cover
Contact Name
Usep Sholahudin
Contact Email
sholahudin.usep@gmail.com
Phone
+6285213278644
Journal Mail Official
sholahudin.usep@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Serang-Cilegon. Km. 5. Serang Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 2620956X     EISSN : 26208067     DOI : http://dx.doi.org/10.30656/gauss.v2i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisikan kajian ilmiah dan hasil penelitian dibidang matematika dan pendidikan matematika
Articles 212 Documents
Profil Berpikir Kritis Siswa dalam Memecahkan Soal Higher Order Thinking Berdasarkan Gaya Berpikir Sternberg Menurut Fungsinya Merta Triani Putri; Viktor Sagala; Yuni Listiana
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i1.4741

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif karena tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan berpikir kritis siswa dalam memecahkan soal higher order thinking dilihat berdasarkan gaya berpikir Sternberg menurut fungsinya yaitu legislatif, eksekutif dan yudikatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 18 Surabaya pada tahun ajaran 2018/2019. Subjek penelitian ini adalah tiga siswa kelas VIII, yaitu satu siswa dengan gaya berpikir legislatif, satu siswa dengan gaya berpikir eksekutif, dan satu siswa dengan gaya berpikir yudikatif. Instumen penelitian berupa tes gaya berpikir Sternberg, tes berpikir kritis pada pemecahan masalah (soal HOT), serta pedoman wawancara. Indikator berpikir kritis sesuai dengan enam kriteria bepikir kritis FRISCO milik Ennis yaitu focus, reason, inference, situation, clarity, dan overview pada setiap empat langkah pemecahan masalah milik Polya yaitu memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. Berdasarkan analisis data hasil tes berpikir kritis dalam memecahkan masalah (soal HOT) dan data pada transkrip wawancara maka diperoleh deskripsi berpikir kritis siswa SMP dalam memecahkan masalah higher order thinking sebagai berikut. Siswa legislatif menunjukkan kriteria FRISCO namun tidak menunjukkan kriteria overview pada semua tahap pemecahan masalah, serta tidak menunjukkan kriteria reason dan inference pada tahap membuat rencana. Siswa eksekutif meunjukkan kriteria FRISCO pada setiap tahap pemecahan masalah kecuali kriteria overview pada tahap membuat rencana, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. Siswa yudikatif menunjukkan kriteria FRISCO namun pada tidak menunjukan kriteria inference dan clarity pada tahap melaksanakan rencana, serta tidak menunjukkan kriteria overview pada tahap memahami masalah dan melaksanakan rencana. Kata kunci: Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah, Higher Order Thinking, Gaya Berpikir Sternberg
The learning model Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Materi Menentukan Nilai Fungsi dengan Menggunakan Bentuk Pembelajaran Talking-Stick Waecih
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i2.5166

Abstract

Riset ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektivitas metode talking-stick pada bidang studi matematika dengan materi Menentukan Nilai Fungsi di kelas 8 MTs.N 1 Serang. Metode yang digunakan berupa observasi tindakan kelas (classroom action research) dengan upaya memutar dua siklus tindakan yang dikenal sebagai siklus I dan siklus II. Pengambilan data dilaksanakan malalui pengamatan, intervew, angket, serta studi pengarsipan. Hasil analisis dari dua putaran tersebut menunjukkan pengaruh peningkatan daya tarik pada siswa secara individu sehingga siswa bersemangat untuk terus mengasah pemahamannya dalam menguasai materi. Pengaruh lain ditunjukkan dengan adanya peningkatan prestasi belajar siswa secara signifikan dengan bukti kenaikan rata-rata kelas sebesar 90%. Efektivitas bentuk pembelajaran ini dapat ditiru dengan ragam modifikasi yang ditentukan pengajar terhadap teori yang bersifat abstrak sekaligus dapat mengasah keterampilan motoric siswa.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Pada Materi Trigonometri Berdasakan Self-Regulated Learning Alpusma Winda; Utomo Fajar Hendro
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i2.5263

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan di SMK Sore Tulungagung, ternyata masih banyak siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis matematis yang rendah. Hal ini dipengaruhi oleh kemandirian belajar siswa atau biasa disebut self-regulated learning.Materi trigonometri dianggap sulit oleh sebagian besar siswa pada tingkat kejuruan karena membutuhkan kemampuan berfikir matematis yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuanberpikir kritis matematis siswa kelas X dalam menyelesaikansoal trigonometri berdasarkan tingkat self-regulated learning tinggi, sedang dan rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek yang digunakan adalah 6 siswa kelas X TGB 1. Instrumen yang digunakanadalah angket, soal tes, dan pedoman wawancara.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) subjek yang memiliki self-regulated learning tinggi dapat memenuhi 4 indikator kemampuan berpikir kritis matematis yaitu klarifikasi, asesmen, penyimpulan, dan strategi/taktik. (2) subjek yang memiliki self-regulated learning sedang memenuhi 3 indikator kemampuan berpikir kritis matematis yaitu klarifikasi, asesment, dan strategi/taktik. (3) subjek yang memiliki self-regulated learning rendah memenuhi 1 indikator kemampuan berpikir kritis matematis yaitu klarifikasi.
Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMA pada Materi Trigonometri Handayani Eka Putri; Yosi Adiputra
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i2.5559

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui deskripsi kemampuan koneksi matematis siswa SMA pada materi trigonometri serta kesalahan yang muncul dalam menyelesaikan soal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument tes kemampuan koneksi matematis yang terdiri dari 3 butir soal dengan bentuk uraian. Analisis data kualitatif dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMA di Kabupaten Cirebon, dengan mengambil sampel 3 siswa dengan kemampuan koneksi matematis tinggi, sedang, dan rendah masing-masing satu siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Siswa dengan kemampuan koneksi matematis (KKM) tinggi dan sedang secara bersama-sama mampu menyelesaikan soal koneksi matematis yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, akan tetapi siswa dengan KKM sedang belum mampu dengan sempurna dalam menyelesaikan soal yang memerlukan hubungan antar gagasan dalam matematika. Selain itu, siswa dengan KKM rendah belum mampu menyelesaikan soal instrument KKM dengan baik (2) Kesalahan yang sangat mendasar terlihat dalam melakukan operasi hitung pada pembagian, dimana pada pembilang dan penyebutnya terdapat operasi penjumlahan dan pengurangan. Kata Kunci: Koneksi Matematis, Trigonometri, Deskriptif
Analisis Literasi Matematis dalam Menyelesaikan Soal PISA Ditinjau dari Metacognitive Awareness Tri Bekti Handayani; Nani Ratnaningsih; Puji Lestari
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i2.5622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kemampuan literasi matematis dan proses literasi matematis ditinjau dari Metacognitive Awareness dalam menyelesaikan soal PISA. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Pengambilan subjek dilakukan dengan memberikan angket kesadaran metakognisi kepada 15 peserta didik di SMK Al Huda Turalak kelas IX yang kemudian dari hasil tersebut dipilih secara purposive 3 subjek. Instrumen yang digunakan adalah angket Metacognitive Awareness Inventory (MAI) yang dikembangkan oleh Scraw & Dennison, tes Soal PISA level 1 sampai level 6 dan pedoman wawancara. Indikator proses literasi matematis yaitu 1) Kemampuan matematika dasar pada proses merumuskan masalah secara matematis, 2) Kemampuan matematika dasar pada proses menggunakan konsep, fakta, prosedur, dan penalaran dalam matematika 3) kemampuan matematika dasar pada proses menafsirkan, menerapkan, dan mengevaluasi hasil matematika . Hasil penelitian menunjukkan: 1) Peserta didik dengan Metacognitive Awareness kurang baik, mampu menyelesaikan soal PISA sampai pada level 2 dan proses literasi matematis mampu merumuskan masalah secara matematis dan kurang mampu menggunakan konsep matematika, fakta, prosedur, dan penalaran. 2) Peserta didik dengan Metacognitive Awareness cukup baik mampu menyelesaikan soal PISA sampai pada level 4 dan proses literasi matematis mampu merumuskan masalah matematis dan mampu menggunakan konsep matematika, fakta, prosedur, dan penalaran. Peserta didik dengan Metacognitive Awarenessbaik mampu menyelesaikan soal PISA sampai pada level 5 dan proses lietarasi matematis mampu merumuskan masalah secara matematis, mampu menggunakan konsep matematika, fakta, prosedur, dan penalaran, dan mampu menafsirkan, menerapkan, dan mengevaluasi hasil matematika. Kata Kunci: Literasi Matematis, Metacognitive awereness, soal PISA
Pengembangan E-Modul Berbantuan Geogebra pada Materi Transformasi Geometri SMA Budi Wahyu Agung Pramana; Susanto; Abi Suwito; Nurcholif Diah Sri Lestari; Randi Pratama Murtikusuma
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i2.5694

Abstract

GeoGebra yang valid, praktis, dan efektif. Model pengembangan yang diterapkan merupakan model Thiagarajan (4D) dengan empat tahap yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Luaran penelitian berupa e-modul yang dapat diakses secara daring di situs web GeoGebra dan secara luring melalui modul berformat pdf atau ggb. Subjek penelitian merupakan peserta didik kelas XI MIPA 1 SMAN 2 Tanggul. Berdasarkan hasil pengembangan diperoleh e-modul yang sangat valid dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,85, memenuhi kriteria kepraktisan dengan tingkat cukup praktis ditinjau dari perolehan skor angket respons peserta didik sebesar 76,88%, dan tergolong dalam kategori efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik yang ditinjau dari rata-rata N-Gain sebesar 0,48. E-modul yang dikembangkan mampu meningkatkan pemahaman konsep peserta didik pada materi Transformasi Geometri SMA karena kemudahan dalam mengetahui hasil bayangan objek matematika dari suatu transformasi dan kemudahan dalam mengakses.
Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Literasi Numerasi pada Materi Sebaran Geometrik dan Binomial Negatif Sayyidati Fatimah Az-Zahroh; Hendro Permadi
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i2.5712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal yang berorientasi literasi numerasi pada materi pengantar teori peluang, yaitu sebaran geometrik dan binomial negatif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 Matematika yang berjumlah 25 orang. Pengumpulan data diperoleh melalui tes, observasi dan dokumentasi. Prosedur analisis kesalahan mahasiswa dalam penelitian ini menggunakan prosedur Newman yang terdiri dari lima langkah. Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan kesimpulan bahwa terdapat mahasiswa yang masih melakukan kesalahan sebagai berikut: (1) sebanyak 0% mahasiswa melakukan kesalahan pada tahap membaca (reading error); (2) sebanyak 12% mahasiswa melakukan kesalahan pada tahap memahami soal (comprehension error); (3) sebanyak 76% mahasiswa melakukan kesalahan pada tahap proses transformasi (transform error); (4) sebanyak 12% mahasiswa melakukan kesalahan pada tahap keterampilan proses (weakness in process skill); dan (5) sebanyak 52% mahasiswa melakukan kesalahan pada tahap penyelesaian jawaban akhir (encoding error).
Pengembangan Media Interaktif Berbasis Android Berbantuan Ispring dan Website 2 APK Builder pada Materi Aritmatika Sosial Dede Vika Tsania Safira; Dinda Sintia Marliani; Dida Durotun Nasihah; Novita Nurmaulidiyah; Jajat Fajril Mubarok; Nani Ratnaningsih
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i2.5817

Abstract

Salah satu bagian penting dalam pembelajaran adalah penggunaan media pembelajaran. Pemahaman ide oleh siswa dapat ditingkatkan melalui penggunaan media interaktif yang tepat. Karena portabel dan lebih mudah digunakan, Android menjadi alat pembelajaran yang baik. Dengan menggunakan I-Spring dan APK Builder, penelitian ini mempunyai tujuan untuk membuat bahan ajar interaktif berbasis Android untuk materi aritmatika sosial kelas VII. Eksplorasi ini merupakan penelitian dengan menggunakan teknik pengembangan model Borg and Gall Procedural yang dimodifikasi dengan tahapan analisis kebutuhan, desain, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk dan produk akhir. SMP Negeri SATAP 3 Sodonghilir menjadi tempat penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media interaktif yang dihasilkan dapat digunakan untuk mengajarkan materi Aritmatika Sosial.
Analisis Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VII berdasarkan Taksonomi Solo (Structure Of Observed Learning Outcomes) pada Materi Perbandingan Naifio, Elvira Riyani Mau; Fitriani; Siahaan, Meiva Marthaulina Lestari
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v6i1.5441

Abstract

Abstrak Pemahaman konsep matematika terlihat dari cara berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Mulai dari cara menuliskan langkah-langkah penyelesaian, jawaban akhir, sampai kepada mendapatkan alternatif penyelesaian masalah. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Malaka Timur dan bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pemahaman konsep matematika yang diklasifikasikan dari level berpikirnya berdasarkan taksonomi SOLO. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan tes pemahaman konsep pada 18 siswa Kelas VII kemudian dilakukan reduksi data dan dipilih 5 responden yang mewakili masing-masing level berpikir. Hasil penelitian menunjukkan subjek 1 memiliki level berpikir prastruktural dan tidak memenuhi indikator pemahaman konsep, subjek 2 memiliki level berpikir unistruktural dan memenuhi salah satu indikator pemahaman konsep, subjek 3 memiliki level berpikir multistruktural dan memenuhi dua indicator pemahaman konsep, subjek 4 memiliki level berpikir relasional dan memenuhi semua indikator pemahaman konsep dan subjek 5 merupakan level berpikir extended abstract dan memenuhi semua indicator pemahaman konsep. Kata kunci: level berpikir, pemahaman konsep matematika, taksonomi SOLO
Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom terhadap Penalaran Matematis Siswa Kelas VII SMP Negeri 8 Purworejo Purwijaya, Maulidya Fernanda; Darmono, Prasetyo Budi; Maryam, Isnaeni
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v6i1.5494

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan memahami apakah model belajar flipped classroom berpengaruh atas penalaran matematis pelajar.Jenis penelitian ini ialah penelitian kuantitatif memakai pendekatan eksperimen. Penelitian dilakukan pada SMP N 8 Purworejo. Populasi penelitian yaitu pelajar kelas VII TA 2021/2022. Metode penarikan sample memakai Cluster Random Sampling yang menghasilkan kelas VII F (kelas eksperimen) serta kelas VII E (kelas kontrol). Perlakuan yang dipakai dalam penelitian ini ialah gaya kegiatan belajar mengajar flipped classroom dan model pembelajaran tradisional. Metode penghimpunan data yang dipakai ialah tes serta dokumentasi. Instrumen yang peneliti pakai yaitu test uraian mencakup pertanyaan penalaran matematis. Metode analisis data uji hipotesis memakai uji-t dengan α = 0,05. Hasil analisis data uji hipotesis didapat nilai thitung = 2,5910 dengan taraf signifikansi (α = 0,05) dan ttabel = 1,9989. Nilai thitung> ttabel sehingga H0 ditolak serta H1 diterima, maka ditarik kesimpulan ada pengaruh model kegiatan belajar mengajar flipped classroom terhadap penalaran matematis pelajar kelas VII SMP Negeri 8 Purworejo. Siswa yang diberikangaya kegiatan belajar mengajar flipped classroom mempunyai kemahiran penalaran matematis yang bagus dibandingkan pelajar diberikan model kegiatan belajar mengajar tradisional. Kata kunci: flipped classroom, model pembelajaran, dan penalaran matematis.

Page 10 of 22 | Total Record : 212