cover
Contact Name
Lalu Nurul Yaqiin
Contact Email
jir@ugr.ac.id
Phone
+6287851923313
Journal Mail Official
jir@ugr.ac.id
Editorial Address
Jln. Raya Mataram Lb. Lombok KM 50 Gapuk Suralaga Lombok Timur
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
ISSN : 24423416     EISSN : 27146049     DOI : -
Jurnal Ilmiah Rinjani diterbitkan mulai tahun 2015 dengan frekuensi 2 kali setahun, yaitu bulan Januari dan Juli oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM), Universitas Gunung Rinjani, berisi hasil penelitian dan ulasan ilmiah dalam bidang ilmu-ilmu sosial, hukum, agribisnis, perikanan, pendidikan dan humaniora
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 284 Documents
KAJIAN YURIDIS TERHADAP HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI PNS YANG MENTALAK ISTERI M. ZAINUDDIN
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 5 No. 1 (2017): Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v5i1.159

Abstract

Tujuan dari penelitian yang berjudul kajian yuridis terhadap hak dan kewajiban suamiPNS yang mentalak isteri adalah untuk menetahui hak dan kewajiban suami PNS yangmentalak isteri susuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku diIndonesia. Adapun jenis penelitain ini adalah penelitian yuridis normatiyaitu mengkajihukum yang dikonsepkan sebagainorma atau kaidah yang berlaku dalam masyarakatdan menjadi acuan perilaku setiap orang. Adapun pendekatan yang digunakan adalahdengan pendekatan stauta appriach, dengan bahan hukum primer, skunder dan tertier.Adapun pembahasan terhadap rumusan masalah dalam penelitian ini meliputipengertian pegawai negeri sipil, konsep dan pengertian perkawinan, alasan perceraiandan hak dan kewajiban suami PNS yang mentalak isterinya sesuai dengan ketentuanperundang-undangan yang berlaku di Indonesia.Kata Kunci : Pegawai negeri sipil, perkawinan, perceraian dan hak dan kewajibanThe Purpose Of The study entitled Assessment Against juridical rights and ObligationsThe mentalak PNS husband's wife is to review the rights and Obligations husbandmenetahui PNS The mentalak Wife corresponds to Legislations Applicable in Indonesia.The type of research is penelitain Singer examines the juridical normatiyaitu The draftedlaws or rules Applicable sebagainorma hearts' society Reference And Become Thebehavior of each orangutan. The approach The approach used is to stauta appriach,with the primary legal materials, secondary and tertiary. The Discussion Of ResearchSinger hearts problem formulation involves understanding the Civil Service, concept anddefinition of Marriage, Divorce And the right reason and Liabilities The PNS husbandwife mentalak accordance with the statutory provisions Applicable in Indonesia.Keywords: Civil Servant, marriage, divorce and Rights and Obligations
Grammatical Errors in Writing Recount Texts Committed by the Tenth Grade Students of Madrasah Aliyah (MA) Thohir Yasin Lendang Nangka in the School Year of 2015/2016 ZAENUL FIKRI
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 5 No. 1 (2017): Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v5i1.160

Abstract

This study was meant to discover the types of grammatical errors commited by the tenth graderof students in writing recount texts, and to discover why those errors happen. This study was acase study with qualitative approach. The subject of this study was 51 students of the tenthgrader of Madrasah AliyahThohirYasinLendangNangka in the School Year of 2016/2017. Theinstrument used in this study was written test of recount text. Data collection method used inthis study was observation, interview, and documentation. The data was analyzed by classifyingthe types of grammatical error into seven categories and then determined the possible causesof those errors according to the theory of Erdogan(2005). The result showed that: (1) Thestudents made 323 grammatical errors in 431 sentences classified into 98 or 30.3% errors inproducing verb groups, 112or 34.7% errors in subject-verb agreement, 46 or 14.2% errors inpluralization, 18 or 5.6% errors in the use of article, 20 or 6.2% errors in the use of preposition,12or 3.7% errors in the use of pronoun, and 17or 5.3% errors in the use of conjunction.(2) Thepossible causes of those errors are: intra-lingual transfer (88%) and inter-lingual transfer (12%).Key words: Grammatical Errors, Recount Text.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis-jenis grammatical errors yang dibuat oleh siswakelas X di dalam menulis recount text, dan untuk menemukan penyebab errors tersebut.Penelitian ini merupakan studi kasus dengan menggunakan pendekatan qualitative. Subjekpenelitian ini sebanyak 51 siswa kelas X Madrasah Aliyah Thohir Yasin Lendang Nangka Th.Pelajaran 2016/2017. Instrument yang digunakan adalah tes tulis dalam bentuk recount text.Metode pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah observasi, interview, dandokumentasi. Data dianalisis dengan mengklasifikasikan jenis-jenis grammatical errors dankemudian menentukan kemungkinan penyebab errors tersebut dengan mengacu kepada teoriErdogan (2005). Hasil yang didapatkan adalah: (1) siswa membuat 323 grammatical errors dari431 kalimat dengan klasifikasi sebagai berikut: 98 atau 30,3 % errors di dalam membuat verbgroups, 112 atau 34,7 % errors pada subject-verb agreement, 46 atau 14,2 % errors padapluralization, 18 atau 5,6 % errors pada penggunaan article, 20 atau 6,2 % errors padapenggunaan preposistion, 12 atau 3,7 % errors pada penggunaan pronoun, dan 17 atau 5,3 %errors pada penggunaan conjunction. (2) kemungkinan penyebab errors tersebut adalah: intralingualtransfer (88%) dan inter-lingual transfer (12%)Kata Kunci: Grammatical Errors, Recount Text
ANALISIS KOMPARATIF LABA OPERASIONAL SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN SAK ETAP (Study Kasus Pada Bank Perkreditan Rakyat di NTB) A.M MATURIDI
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 5 No. 1 (2017): Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v5i1.161

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan laba operasionalsebelum dan sesudah penerapan SAK ETAP, penelitian menggunakan alat analisa T testdengan sampel berpasangan, dengan menggunakan SPSS 23. Dari hasil penelitian dapatdiperoleh bahwa rata-rata laba operasional sebelum SAK ETAP diterapkan 12.50, dansesudah penerapan SAK ETAP 13,67, artinya terdapat perbedaan namun tidak signifikan,sedangkan dari korelasi diperoleh angka -0.110 dan signifikansi 0,564, artinya keduavariabel tidak memiliki korelasi. Uji hipotesis berdasarkan uji t hitung dan t tabel dimana -thitung < -t tabel (-2,045 < - 1,663), dan uji signifikansi 0.107 > 0,05 , maka Ho diterima danHa ditolak, dengan demikian hipotesis yang diajukan tertolak.Kata kunci : SAK ETAP dan Laba OperasionalThe purpose of this study was to determine whether there are differences in operating profitbefore and after implementation of SAK ETAP, research using the analyzer T test withpaired samples, using SPSS 23. From the research results can be obtained that theaverage operating profit before SAK ETAP applied 12.50, and after application of SAKETAP 13.67, meaning that there is a difference but not significant, while the figuresobtained from the correlation and significance -0110 0,564, meaning that both variableshave no correlation. Hypothesis testing based on test t and t table in which t count <t table(-2.045 <- 1.663), and the significance test 0107> 0.05, then Ho is accepted and Harefused, so the hypothesis rejected.Keywords: SAK ETAP and Operating Profit
PERAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM PENINGKATAN PEMBANGUNAN DESA DI DESA GERENENG KECAMATAN SAKRA TIMUR KABUPATEN LOMBOK TIMUR MASYHUR
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 5 No. 1 (2017): Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v5i1.162

Abstract

Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD)dalam pembangunan dan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat yang terjadi padaperan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Pembangunan di Desa GerenengKecamatan Sakra Timur. Sedangkan Informan dalam penelitian ini adalah terdiri dari BPD,Kepala Desa, Pemerintah Desa, dan Masyarakat. Metode Penelitian yang digunakan olehpeneliti adalah deskriptif kualitatif, sumber data diperoleh dari data primer yang melakukanwawancara serta data sekunder yang berasal dari arsip dan dokumen-dokumen dari kantorDesa Gereneng Kecamatan Sakra Timur. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagaibadan legislasi, pembuat Peraturan Desa bersama Kepala Desa, dan penampung aspirasimasyarakat sudah baik tetapi belum optimal terlihat dari penilaian masyarakat bahwa masihkurangnya sosialisasi dari anggota Permusyawaratan Desa (BPD), kurang tegasnyaPemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) belum tegas terhadapmasyarakat yang melanggar peraturan yang sudah ditetapkan oleh BadanPermusyawaratan Desa (BPD). Adapun faktor-faktor yang dapat menghambat Peran BadanPermusyawaratan Desa (BPD) dalam Pembangunan di Desa Gereneng adalah di lihat daridua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Adapun faktor secara internal adalahmasih terbatas dan kurangnya sumber daya manusia yang tersedia. Sedangkan faktorsecara eksternal adalah Pelatihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan FaktorSosial Ekonomi yang semua anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berasal darikeluarga bermata pancaharian petani.Kata Kunci: Partisipasi, Peningkatan PembangunanThe purpose of this study To determine the role of the Village Consultative Body (BPD) indevelopment and to determine the factors inhibiting happened to the role of VillageConsultative Body (BPD) in Gereneng Rural Development in the Eastern District of Sakra.While the informants in this study is made up of BPD, the village head, village government,and society. Methods used by researchers descriptive qualitative data sources derived fromprimary data do interviews and secondary data derived from the archives and documentsfrom the office of the District Rural Gereneng East Sakra. Village Consultative Body (BPD) asa body of legislation, maker of Village Regulations together with the village chief, andcontainer aspirations of the community has been good but not optimal seen from the public'sassessment that there is still a lack of socialization of members of the Consultative Desa(BPD), lack of traction on the village authorities and Village Consultative Body (BPD) havenot been firmly against people who violate the rules set forth by the Village Consultative Body(BPD). The factors that could hinder the role of the Village Consultative Body (BPD) inDevelopment in Rural Gereneng is in view of two factors: internal factors and external factors.The internal factors are still limited and the lack of human resources available. While externalfactors are Member Training Village Consultative Body (BPD) and Socio-Economic Factorswhich all members of the Village Consultative Body (BPD) comes from a family of farmerspancaharian eyed.Keywords: Participation, Development Improvement
MALE AND FEMALE ROLE IN CONVERSATION OF THE STUDENTS AT ENGLISH LANGUAGE EDUCATION DEPARTMENT OF GUNUNG RINJANI UNIVERSITY: A LINGUISTIC FEATURE OF SPOKEN DISCOURSE STUDY LALU NURUL YAQIN, M. ZAINUDDIN
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 5 No. 1 (2017): Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v5i1.163

Abstract

This research aims at investigating the characteristics of male language in its comparison tofemale language. The analysis was focused on the analysis of conversations in order to findout any significant features of male and female language which was used in the classroomdiscussion. The research design and analysis was a case study, with a descriptivequalitative approach. This study was focused on discovery, insight and understanding of thelanguage facts in male and female language. Men and Female language here were in theforms of conversations which involved the male and female. The data finding and discussionof the research, which relates to research questions proposed in chapter one. The first andsecond research questions are concerned with the linguistics feature of male and femaledifferences in conversation. Based on the numerous the transcriptions of conversationalfeatures were identified. The transcript of each participant was examined to ascertain whichlinguistics features were exhibited. Out of these, six of these linguistic features wereselected for discussion and analysis, and relevant excerpts were selected as representativeexamples. The linguistics features which have been selected for discussion, such as: (1)minimal responses (2) overlaps (3) repetitions (4) self-repairs (5) interruptions (6)conversational breakdown. The results indicate that there were any linguistic featuresdifferences between male and female in conversation during the question and answersession in the class group discussion of the students in the University of Gunung Rinjani.Keywords: male and female, role in conversation, linguistic featureABSTRAKPenelitian ini bertujuan Investigasi perbandingan karakteristik bahasa laki-laki untuk bahasaperempuan. Analisis ini difokuskan pada analisis percakapan dalam rangka untukmengetahui segala fitur yang signifikan dari bahasa pria dan wanita yang digunakan dalamdiskusi kelas. Desain penelitian dan analisis yang digunakan adalah studi kasus, denganpendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini difokuskan pada penemuan, wawasan danpemahaman tentang fakta bahasa dalam bahasa pria dan wanita. Bahasa Pria danPerempuan di sini adalah dalam bentuk percakapan yang melibatkan laki-laki danperempuan. Data tersebut menemukan dan diskusi tentang penelitian, yang berkaitandengan pertanyaan penelitian yang diajukan dalam bab satu. Pertanyaan penelitian pertamadan kedua prihatin dengan fitur linguistik dari perbedaan laki-laki dan perempuan dalampercakapan. Berdasarkan berbagai transkripsi fitur percakapan diidentifikasi. Transkripsetiap peserta Diperiksa untuk memastikan yang linguistik fitur yang dipamerkan. DariUlasan ini, enam dari Ulasan linguistik fitur ini dipilih untuk diskusi dan analisis, dan Kutipanyang relevan dipilih sebagai contoh representatif. Linguistik fitur yang telah dipilih untukdiskusi, seperti: (1) respon minimal (2) tumpang tindih (3) pengulangan (4) self-perbaikan (5)interupsi (6) rincian percakapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan antarafitur linguistik pria dan wanita dalam percakapan selama sesi tanya jawab dalam diskusikelompok kelas mahasiswa di Universitas Gunung Rinjani.Kata kunci: laki-laki dan perempuan, peran percakapan, fitur linguistik
ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN MANGROVE DI DAERAH PERLINDUNGAN LAUT GILI PETAGAN KABUPATEN LOMBOK TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT MOHAMMAD SUBHAN
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 5 No. 1 (2017): Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v5i1.164

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Untuk mengetahui kondisi mangrove diSekitar Daerah Perlindungan Laut (DPL) Gili Petagan dan Untuk mengetahui Faktor sosial yangmempengaruhi kondisi mangrove di sekitar DPL Gili Petagan dalam penelitian ini menggunakanklasifikasi secara digital dengan interpretasi visual langsung ke layar monitor denganmenggunakan penggabungan data multispectral (Color composit), sedangkan untuk mengetahuiberbagai faktor sosial yang mempengaruhi kondisi ekosistem mangrove dilakukan penggalianinformasi dari stakeholder melalui Focus Group Discussion (FGD). Tingkat kerapatansumberdaya Mangrove disekitar Gili Petagan didominasi oleh kategori sangat rapat yaitu65,35% (26,82 ha) rata-rata terdiri dari 1,8626–2,3282 individu/m2, 27,56% (11,31 ha) termasukdalam kategori rapat dengan rata-rata 1,398-1,8626 individu/m2, 4,29% (1,76 ha) termasukkategori sedang dengan rata-rata 0,9315-1,397 individu/m2, 2,19% (0,90 ha) termasuk kategorijarang dengan rata-rata 0,4657-0,9314 individu/m2, dan 0,61% (0,25 ha) termasuk kategorisangat jarang dengan rata-rata 0,0000–0,4656 individu/m2. Kelestraian sumberdaya mangrovedi sekitar Kawasan Gili Petagan dipengaruhi oleh tingkat kesadaran masyarakat yang tinggiterhadap pengelolaan dan manfaat sumberdaya mangrove. Tingkat kesadaran masyarakatyang tinggi ditunjukkan dengan eksistensi POKMASWAS, Kelompok Rumah Ikan dan KelompokPemandu Wisata yang melakukan pengelolaan dan Pengawasan sumberdaya mangroveberbasis lingkungan dengan swadaya.Kata Kunci : Analisis Tingkat Kerusakan; Mangrove; Daerah Perlindungan Laut; Gili Petagan;Lombok Timur; Nusa Tenggara BaratThe purpose of this study is to investigate to determine the condition of mangrove AroundMarine Protected Areas (MPAs) Gili Petagan and to know the social factors that affect thecondition of mangrove around MPAs Gili Petagan in this study using a classification digitally withvisual interpretations directly to the monitor using multispectral data integration (Colorcomposite), while to know the social factors that affect mangrove ecosystems carried extractinginformation from stakeholders through a Focus Group Discussion (FGD). The density ofmangrove resources around Gili Petagan dominated by very dense category is 65.35% (26.82ha) Average consists of 1.8626 to 2.3282 individuals / m2, 27.56% (11.31 ha) including in thecategory of meetings with an average of 1.398 to 1.8626 individuals / m2, 4.29% (1.76 ha)medium category with an average of 0.9315 to 1.397 individuals / m2, 2.19% (0.90 ha)categorized as rare with an average of 0.4657 to 0.9314 individuals / m2, and 0.61% (0.25 ha)categorized as very rare with an average of 0.0000 to 0.4656 individuals / m2. Kelestraianmangrove resources around Gili Region Petagan affected by a high level of public awareness ofthe benefits of resource management and mangrove. A high level of public awareness shown bythe existence Pokmaswas, Group Home Fish and Tour Guide Group performs management andsupervision of the mangrove resource-based environment with self-help.Keywords: Analysis of Damage; mangrove; Marine Protected Areas; Gili Petagan; EastLombok; West Nusa Tenggara
Analisis Kelayakan Usaha Budidaya Udang Lobster Dengan Sistem Keramba Jaring Apung (KJA) di Teluk Jor Desa Jerowaru Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur MUHAMMAD NASHRUDDIN
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 5 No. 1 (2017): Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v5i1.165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha budidaya lobster dengansistem keramba jaring apung (KJA) di Teluk Jor Desa Jerowaru Kecamatan JerowaruKabupaten Lombok Timur. Analisis data dilakukan secara deskirptif. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode angket dengan jumlah sampel respondensebanyak 30 orang sampel yang ditetapkan secara quota sampling, pengambilansampel dilakukan dengan teknik random sampling. Dari hasil penelitian ini didapatkanbahwa biaya tetap yang dikeluarkan petani udang lobster rata-rata sebesarRp.6.303.498, biaya variabel rata-rata sebesar Rp 19.826.500, sehingga total biayayang dikeluarkan dalam musim tebar pertama sebesar Rp.26.129.998. Jumlahpendapatan yang diterima sebesar Rp 29.835.000. Dari hasil perhitungan R/C ratiodidapatan nilai R/C ratio sebesar 1,142 yang artinya bahwa usaha udang lobster dengansistem KJA di Teluk Jor Desa Jerowaru Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timurlayak untuk dikembangkan.Kata kunci: Biaya, pendapatan, kelayakan usahaThis research aim to know the feasibility of cultivation effort of lobster with net floatsystem ( KJA) in Bay of Jor Jerowaru Village District Of Jerowaru Regency of EastLombok. Analysis Data by deskirptif analysis. The method is used in this research isenquette method with amount of responder sampel counted 30 people of sampelspecified by quota sampling, intake of sampel with technique of random sampling. Theresult of this research is got that fixed cost farmer of lobster mean equal toRp.6.303.498, mean variable cost equal to Rp 19.826.500, so that total cost which is infirst disperse season equal to Rp.26.129.998. Amount of accepted earnings equal to Rp29.835.000. From result of calculation of R / C ratio equal to 1,142 with the meaningthat effort of cultivatin of lobster with system of KJA in Bay of Jor Jerowaru VillageDistrict Of Jerowaru Regency of East Lombok feasible to be developed.Keyword: Cost, income, feasibility
AN ANALYSIS OF EDUCATIONAL VALUES FOUND IN UPIN AND IPIN ANIMATED MOVIE ON RAMADAN THEMED SERIES RASYID RIDHO HAMIDY
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 5 No. 1 (2017): Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v5i1.166

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan yang ditemukan di filmseri animasi Upin dan Ipin yang bertema Ramadhan, dan 2) untuk mengetahui manfaat darimenonton film seri animasi Upin dan Ipin film yang bertema Ramadhan. Bentuk penelitian ini adalahdeskriptif kualitatif dan penelitian perpustakaan. Data dalam penelitian ini berupa dialog yangmengandung nilai-nilai yang diucapkan oleh karakter dalam film seri animasi Upin dan Ipin yangbertema Ramadhan. Data diambil dari skenario dari fim seri animasi Upin dan Ipin. Untukmengumpulkan data yang diperlukan, tehnik yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi.Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui beberapa langkah: 1) menafsirkan data yangditemukan dalam dialog, 2) menganalisis dialog dan mengklasifikasikan mereka sesuai dengankategori berdasarkan nilai pendidikan, 3) memverifikasi dialog dengan teori terkait dalam penelitianini, dan 4 ) memberikan kesimpulan tentang nilai-nilai pendidikan yang ditemukan dalam film.Analisis data menunjukkan bahwa ada 12 nilai pendidikan dalam film animasi ini. Nilai-nilaipendidikan tersebut adalah: kejujuran, berani, perdamaian, percaya diri, disiplin, kemurnian,kesetiaan, rasa hormat, cinta dan kasih sayang, tidak mementingkan diri sendiri, baik dan ramah,adil dan humanis. Selanjutnya, peneliti menemukan ada tiga keuntungan utama dari menonton Upindan Ipin film animasi; keuntungan tersebut adalah: 1) media hiburan, 2) sumber inspirasi, dan 3)media pendidikan.Kata kunci: Sastra, Nilai Pendidikan, Film Animasi, Upin dan Ipin.The purposes of this research are: 1) to analyze the educational values found in Upin and Ipinanimated movie on Ramadan themed series, and 2) to know the benefits of watching Upin and Ipinanimated movie on Ramadan themed series. The research design of this research is descriptivequalitative and library research. In this research the data were in the form of dialogues containingvalues presented by the characters in Upin and Ipin animated movie which focused on Ramadanthemed series. The data were taken from screenplay of the Upin and Ipin animated movie. To collectthe data needed, observation and documentation techniques were used. The collected data werethen analyzed through some steps: 1) interpreting the data found in the dialogues, 2) analyzing thedialogues and classifying them according to categories based on educational value, 3) verifying thedialogues with related theory in this research, and 4) giving the conclusion about the educationalvalues found in the movie. Data analysis shows that there are 12 educational values in this animatedmovie. Those 12 educational values are: honesty, brave, peace, confident, discipline, purity, loyalty,respect, love and affection, unselfish, kind and friendly, fair and humanist. Furthermore, theresearcher finds there are three major advantages of watching Upin and Ipin animated movie; theyare: 1) medium of entertainment, 2) source of inspiration, and 3) medium of education.Keywords: Literature, Educational Value, Animated Movie, Upin and Ipin.
IMPROVING STUDENTS’ READING COMPREHENSION USING COOPERATIVE LEARNING - STAD METHOD AT THE ELEVENTH GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 1 KERUAK IN THE ACADEMIC YEAR OF 2012/2013 ARI SAPUTRA
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 4 No. 1 (2016): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v4i1.167

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada kelas sebelas program studi IPS SMA Negeri 1Keruak. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana metode CLSTADmeningkatkan pemahaman membaca siswa yang termasuk pada mengenalkanproses dan hasil dari pembelajaran menggunakan metode ini. Untuk identifikasi proses,peneliti mengamati semangat siswa, aktifitas individu dan kelompok siswa ketika prosespembelajaran. Pada siklus pertama, didapatkan siswa dengan semanga yang rendah, kerjakelompok tidak efektif, dan beberapa siswa mengabaikan aturan tugas individu. Ketikamelakukan siklus kedua, mereka terlihat sangat bersemangat, kerja kelompok menjadi lebihefektif dan masing-masing iswa mengerjakan tugas individu dengan percaya diri. Jumlahsiswa yang mencapai standar penguasaan pembelaran yaitu 70%, naik dari siklus pertamake siklus kedua. Ini membuktikan bahwa hasil tes dari 8 (32%) dari 25 siswa yang mencapaipenguasaan standar pada siklus pertama menjadi 19 siswa (76%) pada siklus kedua.Dengan kata lain, kelas tersebut berhasil mencapai penguasaan standar belajar. Ini berartipencapaian pemahaman membaca siswa benar-benar bertambah dengan menggunakanmetode CL-STAD.Kata Kunci: Membaca, belajar kelompok, STAD.This Classroom Action Research was conducted at the eleventh grade of SMA Negeri 1Keruak. This classroom action research is aimed at finding out how CL – STAD methodimprove students’ reading comprehension which implies at identifying the process and theresult of teaching learning using the method. To identify the process, the researcherobserved students’ enthusiasm, students’ cooperative and individual activities while teachinglearning process. In the first cycle, it was found that the students were less enthusiastic yet,the cooperative work was not effective, and some of them ignored the role of individual task.When conducting the second cycle, they seemed very enthusiastic, the cooperative workbecame more effective, and each student did his individual task confidently. While thenumber of students who reached the mastery learning standard, 70 %, increased from thefirst to the second cycle. It is proved by the result of the tests that from 8 (32 %) of 25students who gained the mastery learning standard in the first cycle became 19 (76 %)students in the second cycle. In other words, the class was successfully reached the masterylearning standard. It means that students’ reading comprehension achievement is trulyimproved by the use of CL – STAD Method.Keywords: Reading, Cooperative learning, STAD.
DIALEKTIKA-INHARMONI PEMIMPIN FORMAL DAN NON FORMAL DALAM GELIAT PEMBAGUNAN MASYARAKAT PEDESAAN (Studi Fenomenologis Pada Masyarakat Desa Kabupaten Lombok Timur) WIRASANDI
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 4 No. 1 (2016): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v4i1.168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan secara deskriftif-faktual atas segala fenomenadalam masyarakat pedesaan di wilayah kabupaten Lombok Timur. Jenis penelitian ini adalahstudi fenomenologis. Dimana data yang dihasilkan adalah data realistic fenomenologismeliputi tindakan, motif tindakan serta nilai-nilai kepribadian dalam masyarakat. Hasil daripenelitian ini adalah : Sering kali keputusan dari pemimpin formal (kepala desa), yang sudahjelas hukum formalnya dapat dengan mudah dimentahkan oleh arti dari nilai sebuah adat.Persepsi masyarakat yang bergantung dari pemanfaatan hutan sebagai bagian dari alurhidup banyak dipengaruhi oleh hukum adat. Persepsi tentang kelestarian menurut adatseringkali berbenturan dengan hukum adat formal yang dipegang oleh kepala desa. Namundalam prakteknya hal ini tidak pernah menuai kontroversi antara pemimpin formal danpemimpin non-formal. Pemimpin non formal dilibatkan sebagai katup penyelamat untukberbicara menyangkut kepentingan hak-hak masyarakat adat di daerah.Pemimpin formal diwilayah kabupaten Lombok Timur sadar dengan posisi kuat yang dimiliki oleh setiap tokohadat yang memegang peran penting dalam setiap dimensi dinamika masyarakat di masingmasingwilayah di kabupaten Lombok Timur. Sehingga dengan arif pemimpin formal harustetap mau “berbagi” kuasa dengan para pemimpin non formal (adat) demi tetapterselenggaranya pemerintahan desa yang baik. Sehingga keterlibatan para pemimpin nonformal selalu dilibatkan dalam hal penentuan hak-hak masyarakat desa. Disisi lain haltersebut dianggap sebagai sesuatu yang baik oleh masyarakat. Meminjam teori cosserdengan istilah “katup penyelamatnya”, keterlibatan pemimpin non-formal dalam hal ini tokohadat dianggap sebagai katup penyelamat oleh sebagian besar masyarakat desa diwilayahkabupaten Lombok timur.Kata Kunci : Dialektika-Inharmoni, Pemimpin Formal, Non FormalThis study aims to reveal the factual basis for any descriptive-phenomenon in ruralcommunities in East Lombok regency. This research is a phenomenological study. Wheredata is data generated realistic phenomenological includes actions, motives for action as wellas the values of personality in society. The results of this study are: Often the decision offormal leaders (village head), the obvious formal law can easily be countered by a sense ofthe value of a custom. The public perception that relies on the use of forests as part of theflow of life is heavily influenced by customary law. Perceptions about sustainability as thecustom is often in conflict with customary law formally held by the village head. However, inpractice this is never the controversy between the leaders of non-formal and formal leaders.Non-formal leaders involved as a safety valve to speak concerning the interests of indigenouspeoples' rights in formal daerah. Pemimpin in East Lombok district aware of the strongposition held by any traditional leader plays an important role in every dimension ofcommunity dynamics in each region in East Lombok district. So wisely formal leaders mustremain willing to "share" power with the leaders of non-formal (traditional) in order to remain agood implementation of the village administration. So that the involvement of non-formalleaders are always involved in determining the rights of the villagers. On the other hand it isconsidered as a good thing by the community. Borrowing theory cosser with the term "valverescuer", the involvement of non-formal leaders in this custom figure regarded as a safetyvalve by most rural region of eastern Lombok district.Keywords: In-harmony Dialectics, Formal Leader, Non-Formal

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 13 No. 1 (2025): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 12 No. 2 (2024): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 12 No. 1 (2024): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 11 No. 2 (2023): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 11 No. 1 (2023): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 10 No. 2 (2022): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 10 No. 1 (2022): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 9 No. 2 (2021): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 9 No. 1 (2021): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 8 No. 2 (2020): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 8 No. 1 (2020): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 7 No. 2 (2019): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 6 No. 2 (2018): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 6 No. 1 (2018): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 4 No. 1 (2016): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 7 No. 1 (2019): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 5 No. 2 (2017): Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 5 No. 1 (2017): Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 3 No. 1 (2016): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 2 No. 2 (2015): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani More Issue