cover
Contact Name
Lalu Nurul Yaqiin
Contact Email
jir@ugr.ac.id
Phone
+6287851923313
Journal Mail Official
jir@ugr.ac.id
Editorial Address
Jln. Raya Mataram Lb. Lombok KM 50 Gapuk Suralaga Lombok Timur
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
ISSN : 24423416     EISSN : 27146049     DOI : -
Jurnal Ilmiah Rinjani diterbitkan mulai tahun 2015 dengan frekuensi 2 kali setahun, yaitu bulan Januari dan Juli oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM), Universitas Gunung Rinjani, berisi hasil penelitian dan ulasan ilmiah dalam bidang ilmu-ilmu sosial, hukum, agribisnis, perikanan, pendidikan dan humaniora
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 284 Documents
TINJAUAN YURIDIS AKIBAT HUKUM PERJANIAN KERJA WAKTU TERTENTU YANG BERTENTANGAN DARI KETENTUAN UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN HAIRUL MAKSUM
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 6 No. 2 (2018): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v6i2.136

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui akibat hukum dari perjanjian kerja waktu tertentu apabila bertentangan dengan ketentuan undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Penelitian ini bersifat Yuridis Normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (library research) yaitu didasarkan pada literatur hukum atau studi dokumen yang diambil dari bahan-bahan kepustakaan hukumh seperti Undang-undang, Buku-buku yang berkaitan dengan masalah yang di teliti dan kamus-kamus hukum. Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) diatur dalam Pasal 56 s.d Pasal 62 UU N0. 13 Tahun 2003. Dalam Pasal 57 berbunyi sebagai berikut :“ayat.(1) Perjanjian kerja untuk waktu tertentu dibuat secara tertulis dan harus menggunakan bahasa indonesia dan huruf latin; ayat (2) perjanjian kerja untuk waktu tertentu yang dibuat tidak tertulis bertentangan dengan ketentuan sebagimana dimaksud pada ayat (1) dinyatakan sebagai perjanjian kerja untuk waktu tidak tertentu; ayat (3) Dalam hal perjanjian kerja dibuat dalam bahasa indonesia dan bahasa asing, apabila kemudian terdapat perbedaan penafsiran antara keduanya, maka yang berlaku perjanjian kerja yang dibuat dalam bahasa indonesia;.” Dan juga diatur dalam pasal 58 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 menerangkan bahwa : (1) Perjanjian kerja untuk waktu tertentu tidak dapat mensyaratkan adanya masa percobaan kerja; (2) Dalam hal disyaratkan masa percobaan kerja dalam perjanjian kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), masa percobaan kerja yang disyaratkan batal demi hukum;Kata Kunci : Akibat Hukum, PKWT, Bertentangan dengan undang-undangThe purpose of this research is to know the legal consequences of the agreement a certain time when contrary to the provisions of Act No. 13 year 2003 concerning Employment. This Juridical Normative nature of the research, using the approach of legislation (library research) that is based on law or literature study of documents captured from hukumh library materials such as legislation, books with regard to the problems in the thorough and legal dictionaries. Agreement time (PKWT) is set in article 56 s. d Article 62 of LAW N0. 13 year 2003. In article 57 reads as follows: "paragraph. (1) a workplace Agreement for a specific time and must be made in writing using English and latin letters; paragraph (2) of the agreement for a specific time that is created is not written is contrary to the provisions of the sebagimana referred to in subsection (1) is expressed as a work agreement for time is not certain; paragraph (3) in the event the agreement is made in English and foreign languages, if then there is a difference of interpretation between the two, then the applicable agreement made in Indonesian language;. " And also regulated in article 58 law No. 13 Year 2003 explained that: (1) employment Agreement for a specified time can not require the existence of a work trial period; (2) in the event of a work trial period is stipulated in the agreement referred to in subsection (1), a work trial period required is annulled by law;Keywords: legal consequences, PKWT, contrary to legislation
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADA USAHATANI TUMPANGSARI ANTARA TEMBAKAU RAKYAT DAN CABAI RAWIT DI KECAMATAN SUKAMULIA KABUPATEN LOMBOK TIMUR RIZAL AHMADI
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 6 No. 2 (2018): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v6i2.137

Abstract

Lombok Timur merupakan salah satu sentra penanaman tembakau dan cabe di Nusa Tenggara Barat. Penanaman tembakau baik tembakau rakyat maupun tembakau virginia dan cabe, baik cabe rawit maupun cabe hibrida tersebar hampir diseluruh Kecamatan yang ada diseluruh Kabupaten Lombok Timur salah satunya di Kecamatan Sukamulia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu metode yang digunakan untuk pemecahan masalah yang terjadi pada saat sekarang, dengan cara mengumpulkan data, menyusun, mengamati dan menarik kesimpulan serta menginterpretasikan. Hasil dari penelitian ini ialah : (a) Hasil analisa regresi berganda diperoleh hasil F hitung (16,48) jauh lebih besar dar F tabel (2,01) hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap perubahan nilai variabel terikat dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,8112, sedangkan secara parsial menunjukkan bahwa ada dua variabel yang tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani, variabel tersebut adalah variabel biaya pupuk (X4), dan variabel biaya pestisida (X5); (b) bahwa rata-rata penerimaan yang diperoleh petani sebesar Rp.14,327.259,- per luas garapan atau sebesar Rp.40,434,407,- per hektar, sedangkan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp.11.145.321,- per luas garapan atau sebesar Rp.31.454.338,- per hektar, sehingga pendapatan yang diterima petani sebesar Rp.3.181.938,- perluas garapan atau sebesar Rp.8.980.069,- per hektar, dan tingkat kelayakan (nilai R/C ratio) sebesar 1,29. Hal ini berarti usahatani tembakau rakyat tumpangsari cabe rawit menguntungkan dan layak untuk diusahakan.Kata kunci : Pendapatan Usahatani, Tembakau Rakyat, Cabe RawitEast Lombok is one of the centers of planting tobacco and chilies in West Nusa Tenggara. Tobacco planting tobacco or tobacco people both virginia and chilli, cayenne pepper or chili either hybrids are spread almost all over town there are throughout the East Lombok Regency one in district Sukamulia. This research uses descriptive methods i.e. method used for solving problems that occur at the present moment, by means of collecting data, compiling, observe and draw conclusions and interpret. The results of this research were: (a) the results of a multiple regression analysis of the obtained results F count (16.48) far bigger dar table F (2.01) this indicates that free variables are simultaneously real effect to changes the value of the variable is bound by the coefficient of determination (R2) of 0.8112, while partially indicate that there are two variables that do not affect significantly to farmer income, variable is the variable costs (X 4), fertilizer and pesticide costs variables (X 5); (b) that the average farmer earned acceptance of Rp. 14, 327.259,-per unit of arable or Rp.,407,-40,434 per hectare, while the cost is Rp. 11.145.321,-per unit of arable or amounting to Rp. 31.454.338 (nett) per hectare, so the revenue earned farmers about Rp. 3.181.938,-expand arable or Rp. 8.980.069,-per acre, and the eligibility level (the value of R/C ratio) amounted to 1.29. This means people's tobacco farming intercropping Cayenne profitable and worth to be organised.Keywords: Farming Incomes, tobacco, cayenne pepper
ANALISA FINANSIAL PEMINDANGAN SECARA TRADISIONAL DI DESA APITAIK KECAMATAN PRINGGABAYA KABUPATEN LOMBOK TIMUR MOHAMMAD SUBHAN
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 6 No. 2 (2018): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v6i2.138

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan Break Even Poinet (BEP), B/C ratio, Pengambilan modal dan Efesiensi Penggunaan Modal pada usaha pemindangan tradisional. Jenis dan sumber data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi : 1) data primer yang diperoleh dengan cara meninjau langsung objek penelitian dan wawancara dengan pelaku utama usaha pemindangan. (2) data sekunder diperoleh dari studi pustaka , informasi dari pengusaha dan profil desa. Penentuan sampel dilakukan dengan Stratified Random Sampling dari hasil survei awal terhadap pengusaha ikan pindang yang berjumlah 9 orang dan 3 orang masing-masing strata. 1) Strata I, responden dengan produksi 6 < bak, sebanyak 3 orang, 2) strata II, responden dengan produksi 6-10 bak, sebanyak 3 orang, 3) strata III, resaponden dengan produksi > 10 bak, sebanyak 3 orang. Berdasarkan Analisa Finansial dan pembahasan dapat ditarik suatu kesimpulan sebagaii berikut : Break Even Point (BEP), BEP volume produksi 4,57 bak, BEP Harga Produksi adalah Rp.1461, B/C Ratio perbak adalah Rp. 0,2, Pengembalian Modal adalah 5,68%, Efisiensi Penggunaan Modal adalah 2,32%. Dengan demikian dari Analisa Finansial dapat dipastikan usaha pemindangan yang ditekuni masyarakat di Desa Apitaik Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur, sangat menguntungkanKata Kunci : analisa finansial, pemindangan, desa apitaik, kecamatan pringgabaya, kabupaten lombok timur.The purpose of this research is to determine break even point (BEP), B / C ratio, capital expenditure and efficiency of capital utilization in traditional shading business. Types and sources of data collected in this study include: 1) primary data obtained by direct review of the object of research and interviews with the main actors of shade business. (2) secondary data obtained from literature studies, information from employers and village profiles. Determination of sample was done by Stratified Random Sampling from the result of preliminary survey to pindang fish entrepreneurs which amounted to 9 people and 3 persons each strata. 1) Strata I, respondents with 6 units of production, 3 persons, 2) strata II, respondents with 6-10 tubs, 3 people, 3) strata III, resaponden with production> 10 tubs, 3 people. Based on Financial Analysis and discussion can be drawn a conclusion asi below: Break Even Point (BEP), BEP production volume 4.57 tub, BEP Production Price is Rp.1461, B / C Ratio is Rp. 0.2, Return on Capital is 5.68%, Capital Efficiency is 2.32%. Thus from the Financial Analysis can be sure that the effort pengujuni pemekangan community in the Village District Apitaik Pringgabaya East Lombok, is very profitableKeywords: financial analysis, shading, apitaik village, pringgabaya sub-district, east lombok district
KUASA BAHASA PEREMPUAN SASAK: SEBUAH ANALISIS DISPOSITIO RHETORIC HJ. WARTIAH LALU NURUL YAQIN
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 6 No. 2 (2018): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v6i2.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi disposisi retorika dalam pidato dan statemen Hj. Wartiah. Analisis ini difokuskan pada disposisi retorika Hj. Wartiah, yaitu bagian pendahuluan, dan bagian isi. Analisis kajian ini dilakukan berdasarkan teori retorika klasik Aristotle dan menggunakan metode kualitatif. Data dalam kajian ini berasal dari audio/video berupa ujaran-ujaran spontan Hj. Wartiah, dalam berbagai acara. Hasil kajian menunjukkan bahawa Hj. Wartiah menggunakan beberapa jenis retorika disposisi seperti rujukan subjek atau masalah, rujukan tempat kejadian, rujukan pribadi, teknik kejutan, penyelesasaian masalah, dan pola urutan. Bebagai jenis strategi retorik tersebut dilakukan untuk mempengaruhi dan menyakinkan pendengarnya bahawa beliau adalah bagian yang tak terpisahkan dalam memperjuangkan aspirasi mereka.Kata kunci: Kuasa Bahasa, Perempuan Sasak, Retorika, Hj. WartiahThis study aims to examine the rhetorical disposition strategies of Hj Wartiah's speeches and statements. This analysis focuses on the rhetoric disposition of Hj. Wartiah, namely the introduction, and the contents. The analysis of this study was based on Aristotle's classical rhetorical theory and this study used a qualitative method. The data of this study comes from audio/video in the form of spontaneous speeches of Hj. Wartiah, at various events. The study results show that Hj. Wartiah used several types of rhetoric disposition such as subject or problem references, place references, personal references, shock techniques, problem-solving, and sequence patterns. Those types of rhetorical strategies used to influence and convince the interlocutor that she is an integral part of strives for their aspirations.Keywords: Langauge Power, Sasak woman, Rhetoric, Hj. Wartiah
THE EFFECTIVENESS OF TEACHING ENGLISH VOCABULARY USING FLASHCARD FOR II SEMESTER STUDENTS AT GUNUNG RINJANI UNIVERSITY RASYID RIDHO HAMIDY
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 6 No. 2 (2018): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v6i2.140

Abstract

Kosakata sebagai elemen atau komponen bahasa Inggris sangat penting untuk dipelajaridengan baik, karena ini adalah gerbang dan dasar untuk memahami frasa dan kalimat dalambahasa Inggris. Dalam penelitian ini, penulis tertarik dengan flashcard sebagai salah satu mediadalam pengajaran bahasa Inggris khususnya kosakata. Penelitian ini difokuskan untuk mencaritahu tentang penggunaan flashcard sebagai media pengajaran kosa kata bahasa Inggriskepada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatifdeskriptif. Data yang dianalisis adalah data deskriptif berupa kata-kata tertulis yangmembutuhkan interpretasi karena penelitian ini membahas efektifitas pengajaran kosa katabahasa Inggris menggunakan Flashcard. Dalam pengambilan sampel, penulis mengambilbeberapa tanggapan dari para siswa. Dari tanggapan, ia mengidentifikasi danmengklasifikasikan masing-masing sesuai dengan fungsi media pembelajaran visual yangmencerminkan. Berdasarkan klasifikasi ini dia membuat analisis. Hasil dari penelitian inimenunjukkan bahwa media pembelajaran visual merupakan alat yang sangat berguna dalamproses belajar mengajar, karena menggunakan media pembelajaran merangsang aktivitassiswa dan mampu memahami subjek yang diajarkan dalam komunikasi yang lebih efektif danefisien. Menyelesaikan studi, penulis menyarankan guru harus meningkatkan makna mengajardan menawarkan kesempatan untuk mengenal dan mencoba strategi yang berbeda di sekolahsehingga setiap siswa dapat menemukan strategi terbaik untuk mereka.Kata kunci: Mengajar, Kosakata, Flashcard.Vocabulary as an English element or component is very important to be learned well, because itis the gate and basis to understand phrases and sentences in English. In this study, the writer isinterested in flashcard as one of the media in teaching English especially vocabulary. This studyis focused on finding out about the use of flashcard as a medium of teaching English vocabularyto students. The method which is applied in this research is a descriptive qualitative approach.The data being analyzed are descriptive data in form of written words which need interpretationbecause this study deals with the effectiveness of teaching English vocabulary using Flashcard.In taking the sample, the writer takes several responses from the students. From the responses,he identified and classified each of them according to the function of visual learning media thatreflect. Based on this classification he made the analysis. The result of this study shows that thevisual learning media was a very useful tool in the teaching and learning process, because ofusing learning media stimulated student activity and able to understand the subject being taughtin a more effective and efficient communication. Completing the study, the writer suggeststeachers should enhance the meaning of teaching and offer the opportunity to get to know andtry out the different strategies in school so that each student can find the best strategies forthem.Key words: Teaching, Vocabulary, Flashcard.
COMPARISON OF NON-VERBAL COMMUNICATION IN SASAKNESE (LOMBOK), VIETNAMESE, AND WESTERN ARI SAPUTRA
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 6 No. 1 (2018): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v6i1.141

Abstract

Non-verbal behavior is still becoming an interesting thing to observe about. It has special meaning of each expression which has unique side of it. This article focuses on comparison of some non-verbal behaviors in Sasaknese, Vietnamese, and Western. Before coming to the topic, in introduction this paper explains about definition of cross cultural communication and intercultural communication and how do both differ each other. Both are essential in developing communication especially nonverbal communication. The nonverbal behavior will create misunderstanding and different interpretation among different cultures and places. It is the problems in cross cultural communication where the nonverbal communication among countries are different views each others. Therefore through this paper, I want to say that understanding cross cultural differences in behavior is a perquisite for understanding communication.Keywords : Non-verbal communication, culturePerilaku nonverbal masih menjadi hal yang menarik untuk diperhatikan. Ini memiliki arti khusus dari setiap ekspresi yang memiliki sisi uniknya. Artikel ini berfokus pada perbandingan beberapa perilaku non-verbal dalam bahasa Sasak, Vietnam, dan Barat. Sebelum membahas topik ini, dalam pendahuluan makalah ini menjelaskan tentang definisi komunikasi lintas budaya dan komunikasi antarbudaya dan bagaimana keduanya berbeda satu sama lain. Keduanya sangat penting dalam mengembangkan komunikasi terutama komunikasi nonverbal. Perilaku nonverbal akan menciptakan kesalahpahaman dan perbedaan interpretasi antar budaya dan tempat yang berbeda. Ini adalah masalah dalam komunikasi lintas budaya dimana komunikasi nonverbal antar negara saling berbeda satu sama lain. Oleh karena itu melalui tulisan ini, saya ingin mengatakan bahwa memahami perbedaan lintas budaya dalam perilaku adalah suatu hal yang indah untuk memahami komunikasi.Kata kunci: Komunikasi non verbal, budaya
THE INFLUENCE OF ROMANCE TOWARD TEACHING AND LEARNING PROCESS AT THE THIRD SEMESTER STUDENTS OF GUNUNG RINJANI UNIVERSITY IN ACADEMIC YEAR 2017/2018 RASYID RIDHO HAMIDY
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 6 No. 1 (2018): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v6i1.142

Abstract

The purposes of this research are: 1) to know the factors that cause the students adopting the romance, 2) to know the influence of romance toward teaching and learning process. The subjects of this research is the third semester students of Gunung Rinjani University in Academic Year 2017/2018. This research used qualitative approach, with the data were in the form of interviews result of respondents after conducting observation. To collect the data were analyzed using Miles and Huberman’s model of analysis that consisting of data reduction, data display and conclusion.Data analysis shows that: 1) factors causing the students to adopt the romance: internal factors consisting of the lake provision of religious understanding, uncontrolled lust, catching personal problems and faulty solution, puberty fluctuation, and the external factors consist of poor environment and bad friends, 2) the influence of romance in the psychological side of students; positive influence (learn to socialize, learn the characteristics of various people, students became diligently to come to school and more motivate to study if in good relation with their partner) and negative influence (tend to be a fragile person and lower the concentration if in fight with their partner). So, the researcher conclude that romance indirectly influence teaching and learning process. Therefore the researcher suggest that students should more focus on education to achieve the brilliant future and delay the romance activities until their psychological mature enough to accept all of the consequences of romance, so that undesireable things can be minimized.Key Words: teenager students, romance, psychologycal, teaching and learning process.Peneliti mengadakan penelitian yang bertujuan: 1) untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan siswa melakukan aktivitas percintaan, 2) untuk mengetahui pengaruh percintaan terhadap proses belajar mengajar. Subyek penelitian ini yaitu siswa semester ke tiga Universitas Gunung Rinjani Tahun Akademik 2017/2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana data tersebut berupa hasil wawancara yang diperoleh peneliti terhadap beberapa responden setelah melakukan observasi. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan model analisis data Miles and Huberman yang terdiri dari reduksi data, presentasi data dan kesimpulan. Analisis data menunjukkan bahwa: 1) faktor yang menyebabkan pelajar melakukan hubungan percintaan yaitu: faktor internal terdiri dari lemahnya pembekalan dan pemahaman tentang agama, kelabilan masa remaja, dan faktor eksternal terdiri dari lingkungan dan teman yang buruk. 2) pengaruh percintaan terhadap psikologis pelajar: pengaruh positif (belajar bersosialisasi, belajar mengenal berbagai macam karakteristik orang, lebih rajin dan lebih termotivasi dalam hal belajar jika hubungan dengan pasangannya baik-baik saja), pengaruh negatif (cenderung menjadi pribadi yang rapuh dan menurunkan konsentrasi jika sedang bermasalah dengan pasangan). Jadi, secara tidak langsung percintaan sangat berpengaruh terhadap proses belajar mengajar. Oleh karena itu peneliti menyarankan agar pelajar lebih fokus terhadap pendidikan untuk menggapai masa depan yang gemilang dan menunda bercinta-cintaan sampai mental dan psikologis mereka cukup matang untuk menerima segala konsekuensi dari percintaan tersebut untuk meminimalisir segala sesuatu yang tidak dinginkan.Kata Kunci: siswa remaja, percintaan, psikologis, proses belajar mengajar.
ANALISIS KEUNTUNGAN DAN SERAPAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI TEMBAKAU RAKYAT DI KECAMATAN SURALAGA, KABUPATEN LOMBOK TIMUR MUHAMAD SARLAN
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 6 No. 1 (2018): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v6i1.143

Abstract

Tembakau merupakan salah satu komoditas perkebunan yang sangat penting bagi Indonesia. Komoditas ini disamping sebagai penghasil devisa negara dan cukai, juga dapat menyerap tenaga kerja yang cukup besar terutama di sektor agribisnis primer (budidaya), agribisnis skunder (industri rokok), maupun jasa (perdagangan, transportasi, dan perbankan). Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui besarnya keuntungan petani pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur. (2) Mengetahui besarnya serapan tenaga kerja pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur. (3) Mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh petani dalam pengembangan usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur. Hasi penelitian menunjukkan bahwa (1) Besarnya keuntungan petani pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur adalah sebesar Rp 4.427.941 Llg atau Rp 8.682.237/ ha/ MT. (2) Besarnya serapan tenaga kerja pada usahatani tembakau rakyat di Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur sebesar 107 HKO/ Llg atau 209,803 HKO/ Ha dari tenaga kerja yang terserap. (3). Kendala utama yang dihadapi petani pada usahatani tembakau rakyat adalah pemasaran hasil (harga jual), kemudian diikuti oleh kendala modal, dan tenaga kerja.Kata Kunci : Serapan tenaga kerja, usaha tani, tembakau rakyatTobacco plantation commodities is one that is very important for Indonesia. This commodity foreign exchange earner beside as countries and customs, can also absorb a large enough labor especially in the agribusiness sector primary (farming), agribusiness skunder (industrial smoking), and services (trade, transportation, and banking) . This research aims to: (1) find out the magnitude of the benefits farmers on farming tobacco people in district Suralaga East Lombok Regency. (2) know the magnitude of labor absorption in tobacco farming people in district Suralaga East Lombok Regency. (3) find out the constraints faced by farmers in the development of tobacco farming people in district Suralaga East Lombok Regency. "Research shows that (1) the magnitude of the benefits farmers on farming tobacco people in district Suralaga East Lombok Regency is amounting to Rp 4,427,941 or Rp Llg 8.682.237/ha/Mt. (2) magnitude of absorption of labor in farming tobacco the people in district Suralaga East Lombok Regency of 107 HKO/Llg or 209.803 HKO/Ha of the labor absorbed. (3) major obstacles faced by farmers on farming tobacco people are marketing results (selling price), then followed by capital constraints, and labor.Key words: Absorption of labor, farmer, tobacco people
MUTU PENDIDIKAN PESANTREN BERBASIS MASYARAKAT DI PONDOK PESANTREN DĀRUSY SYIFĀ TIRTANADI LOMBOK TIMUR TAUFAN ISWANDI
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 5 No. 2 (2017): Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v5i2.144

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan adalah sebuah pilihan, sekaligus orientasi pengembangan peradaban bangsa sebagai investasi masa depan pembangunan bangsa berjangka panjang. Orientasi ini harus dilakukan arena pendidikan pesantren diyakini sebagai sarana utama pengembangan kualitas sumber daya manusia yang berintelektual tinggi dan budi pekerti yang mulia. Penelitian menggunakan metode penilitian deskriftif dan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan melakukan tekhnik observasi, wawancara dan dokumentasi sebgai pelengkap data yang di butuhkan untuk mengungkap mutu pendidikan berbasis masyarakat di Pondok Pesantren Dārusy Syifā Tirtanadi Lombok Timur. Penerapan dan pengembangan mutu pendiidkan di Pondok Pesantren Dārusy Syifā Tirtanadi dalam proses peningkatan mutu di lembaganya terlebih dahulu melakukan analisis lingkungan internal dan eksternalnya, dengan menggunakan tekhnik analisis “SWOT” demi tercapainya visi, misi dan tujuan pendidikannya. Keterlibatan masyarakat sebagai pendukung memberikan kontribusi bagi pembinaan rohani di tengah masyarakat.Kata kunci : Mutu Pendidikan Berbasis MasyarakatImproving the quality of education schools is an option, as well as the orientation of the development of civilization as an investmen in the future of long-term nation-building. This orientation should be done because the boarding school education is believed to be the primary means of improving the quality of human resources and high intellectual noble manners. The study used descriptive research methods and qualitative research approaches. Data were collected by observation techniques, interview and documentation to complement the data needed to reveal the quality of community based schools of education in boarding school Dārusy Syifā Tirtanad East Lombok. Application and development of quality education in boarding school Dārusy Syifā Tirtanadi in the process of improving the quality of education at the institution prior to analyze internal and external environment, using analytical techniques “SWOT” to achieve the vision, mission and goals of education. Community involvement as asupport to contribute to the spiritual development in the community.Key Word : Quality Of Community Based Schools Of Education In Boarding School
STUDI MUTU IKAN KARANG (Achanturus Sp. Dan Elagatis Sp.) SEBAGAI BAHAN BAKU PRODUK FISH NUGGET YANUAR RUSTRIANTO BUWONO, MOHAMMAD SUBHAN
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 5 No. 2 (2017): Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v5i2.145

Abstract

Perekonomian Indonesia masih dalam keterpurukan semenjak terjadinya krisis moneter sejak pertengahan tahun 1997 yang membuat bangsa Indonesia harus berupaya secara maksimal untuk keluar dari krisis ekonomi dan krisis lainnya. Dari perspektif ekonomi, salah satu upaya untuk mengatasi krisis ini adalah mengembangkan berbagai sektor riil (Dahuri R, 2002). Dengan memanfaatkan sumber daya alam, kekayaan laut dan jasa lingkungan perikanan. (Soeseno, 1993). Perkembangan sector riil diikuiti dengan meningkatnya pengetahuan manusia yang menyebabkan penilaian keberhasilan suatu pengolahan perikanan salah satunya adalah produk berbahan baku ikan karang namun tidak cukup hanya didasarkan pada penilaian organoleptik saja tetapi juga kandungan nilai gizi dan hasil olahan akan semakin penting apabila memiliki nilai gizi yang tinggi dan aspek kesehatan yang baik serta dapat diterima di pasaran. Salah satu jenis olahan hasil perikanan yang saat ini mulai dikembangkan yaitu fish nugget dengan menggunakan bahan baku ikan karang. Fish nugget adalah suatu bentuk olahan dari daging lumat dan diberi bumbu serta dicampur dengan tepung kemudian dicetak menjadi bentuk tertentu selanjutnya dilumuri dengan tepung roti dan akhirnya dilakukan penggorengan. Pengamatan ini bertujuan untuk mempelajari teknik pengolahan produk perikanan dari ikan karang seperti ikan malelang (Acanthurus sp.) dan ikan gontoran (Elagatis sp.) selanjutnya dilakukan pengujian kualitas mutu mutu organoleptik dan kimia (proksimat) fish nugget ikan malelang (Acanthurus sp.) dan ikan gontoran (Elagatis sp.)Kata-kata kunci: nugget, ikan karang, mutuIndonesia's economy is still in decline since the monetary crisis since mid-1997 that makes the Indonesian nation should strive to get out of the economic crisis and other crises. From an economic perspective, one of the efforts to overcome this crisis is to develop various real sectors (Dahuri R, 2002). By utilizing natural resources, marine wealth and environmental services fisheries. (Soeseno, 1993). The development of the real sector is accompanied by increased human knowledge that leads to the assessment of the success of a fishery processing one of which is a product made from raw reef fish but not only based on organoleptic assessment alone but also the content of nutritional value and processed products will be more important if it has high nutritional value and Aspects of good health and acceptable in the market. One type of processed fishery products that are currently being developed are fish nuggets using reef fish raw materials. Fish nuggets are a processed form of pulverized meat and seasoned and mixed with flour and then molded into certain shapes then dilumuri with bread flour and finally done frying. This observation aims to study the techniques of processing fishery products from reef fish such as malelang fish (Acanthurus sp.) And gontoran fish (Elagatis sp.) Then testing the quality quality of organoleptic and chemical (proksimat) fish nugget fish malelang (Acanthurus sp.) And Fish gontoran (Elagatis sp.)Key words: nuggets, reef fish, quality

Page 11 of 29 | Total Record : 284


Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 13 No. 1 (2025): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 12 No. 2 (2024): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 12 No. 1 (2024): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 11 No. 2 (2023): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 11 No. 1 (2023): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 10 No. 2 (2022): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 10 No. 1 (2022): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 9 No. 2 (2021): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 9 No. 1 (2021): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 8 No. 2 (2020): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 8 No. 1 (2020): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 7 No. 2 (2019): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 6 No. 2 (2018): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 6 No. 1 (2018): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 4 No. 1 (2016): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 7 No. 1 (2019): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 5 No. 2 (2017): Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 5 No. 1 (2017): Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 3 No. 1 (2016): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 2 No. 2 (2015): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani More Issue