cover
Contact Name
Jurnal Sasindo Unpam
Contact Email
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sastra Universitas Pamulang, Jalan Raya Puspiptek, Buaran, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sasindo Unpam
Published by Universitas Pamulang
Core Subject : Education,
Jurnal Sasindo Unpam merupakan media publikasi penelitian dan kajian pemikiran bidang Sastra, Linguistik, dan kegiatan lainnya yang relevan. Diterbitkan oleh Prodi Sastra Indonesia Universitas Pamulang
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017): SASINDO UNPAM" : 8 Documents clear
PENGGUNAAN BENTUK SAPAAN BERDASARKAN PERSPEKTIF GENDER PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS PAMULANG: KAJIAN SOSIOPRAGMATIK Tri Pujiati
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 5, No 2 (2017): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.541 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v5i2.%p

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengkaji tentang penggunaan sapaan berdasarkan perspektif gender yang digunakan oleh mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Universitas Pamulang. Tujuan dari penelitian ini yaitu : (1) untuk mendeskripsikan bentuk sapaan mahasiswa; (2) untuk mendeskripsikan bentuk sapaan mahasiswi; (3) untuk mendeskripsikan tujuan penggunaan sapaan; dan (4) untuk mendeskripsikan konteks budaya yang melatarbelakangi penggunaan kata sapaan yang digunakan oleh mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Sastra Indonesia Universitas Pamulang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa (1) bentuk sapaan mahasiswa untuk menyapa mahasiswa seusianya adalah dengan “bro” atau “bang”, untuk sapaan terhadap dosen adalah “Pak” atau “ibu”, untuk menyapa satpam dengan kata “Pak”, untuk menyapa OB dengan sapaan “Pak” atau “Mas”; (2) bentuk sapaan yang digunakan oleh mahasiswi ketika menyapa seusianya dengan sapaan “kaka” atau “nama”; untuk memanggil dosen dengan sapaan “Pak” dan “ibu”, untuk memanggil satpam, dengan sapaan “Pak”; untuk memanggil OB dengan sapaan “Pak” atau“Mas”; (3) tujuan penggunaan sapan untuk menunjukkan rasa hormat dan menunjukkan keakraban. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan tentang bentuk sapaan berdasarkan perspektif gender yang terdapat pada percakapan mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Sastra Indonesia Universitas Pamulang.Kata kunci: bentuk sapaan, perspektif gender, dan sosiopragmatik.
KESEPADANAN TERJEMAHAN TINDAK TUTUR TIDAK LANGSUNG DALAM NOVEL SHERLOCK HOLMES KARYA SIR ARTHUR CONAN DOYLE Nurul Fitriani
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 5, No 2 (2017): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.008 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v5i2.%p

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to obtain an overall view of translation equivalence of indirect speech acts from English to Bahasa Indonesia. This study used a qualitative approach using a content analysis method. The data used in this study is dialogues about indirect speech acts found in Sherlock Holmes novel written by Sir Arthur Conan Doyle. Findings of this study are as follows: First, the translation of indirect speech acts found are as many as 136 data. Second, the translation equivalences used are formal equivalence and dynamic equivalence. There are 47 data classified into formal equivalence, while the rest, 89 data are classified into dynamic equivalence.Keywords: Sherlock Holmes, equivalence, translation, indirect speech acts.
THETA ROLES PADA TERJEMAHAN BAHASA JERMAN-INDONESIA Keni Pradianti; Adam Muhammad Nur
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 5, No 2 (2017): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.761 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v5i2.%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa dan membandingkan theta roles tematik yang ada pada Bahasa Indonesia dan Bahasa Jerman. Kemudian, fokus penelitian ini adalah untuk melihat kesamaan dan perbedaaan struktur argumen theta roles tematik pada penggunaan kata kerja dalam bahasa Indonesa dan penggunaan kata kerja dalam Bahasa Jerman. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah beberapa contoh kalimat yang ada pada majalah berbahasa Jerman, Brigitte. Peneliti berkiblat pada dua penelitian sebelumnya yaitu pada penelitian Rappaport Habov (2007) melakukan penelitian theta roles pada bahasa Inggris yang menunjukan hasil hirarki tematik roles Agent>Recipient>Experiencer/Goal>instrument>Patient/theme. Kemudian penelitian Veesar, Kadim, Bagudu (2015) yang meneliti bahasa Shindi dan hasil yang ditemukan pada hirarki bahasa shindi adalah Agent>theme>beneficiary>recipient>locative>goal. Berkaca pada penelitian-penelitian tersebut peneliti ingin melihat dan memaparkan argumen that roles pada bahasa jerman dan Indonesia.Kata kunci: Sintaksis, Theta roles, Jerman, Indonesia, Terjemahan.
PENGGUNAAN MAKIAN BAHASA INDONESIA PADA MEDIA SOSIAL (KAJIAN SOSIOLINGUISIK) Rai Bagus Triadi Bagus Triadi
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 5, No 2 (2017): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.892 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v5i2.%p

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti melihat fenomena kebahasaan yang terjadi yaitu penggunaan makian pada media sosial. Media sosial yang awal mulanya digunakan untuk berkomunikasi satu sama lain dalam dunia maya, kini banyak bergeser. Salah satunya digunakan untuk mencibir orang lain atau mengungkapkan kekesalan dengan mengunakan kata yang dikategorikan sebagai makian. Dalam era teknologi dan komunikasi dewasa ini, penggunaan makian tampaknya semakin mewarnai aktivitas berbahasa manusia, penggunaan makian yang identik dengan bahasa lisan, kini bergeser kepada ragam bahasa tulis. Pada penelitian ini peneliti menggunakan kajian sosiolinguistik untuk mendekati fenomena makian ini. Peneliti berupaya mengaitkan antara pemilihan ragam dan variasi pemilihan bentuk makian dengan tingkat sosial masyarakat tersebut. Tingkat sosial masyarakat tersebut dikategorikan berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan pekerjaan. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, artinya dalam penelitian ini peneliti berupaya memaparkan data pengunaan makian pada media sosial dengan cara teknik simak, sedangkan untuk memperoleh data tingkat sosial pengguna media sosial, peneliti menggunakan teknik simak dan wawancara. Berdasarkan proses analisis data, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa terdapat karakteristik yang sama terhadap penggunaan variasi dan ragam makian bila dilihat dari tingkat sosial masyarakat tersebut.Kata kunci: Makian, Media sosial, sosiolinguistik.
PENGARUH KEMAMPUAN MENULIS NARASI TERHADAP MOTIVASI BERWIRAUSAHA MAHASISWA Ajimat Ajimat
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 5, No 2 (2017): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.718 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v5i2.%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan menulis narasi terhadap motivasi berwirausaha. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa program studi sastra indonesia universitas pamulang semester 7. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah populasi 107 dan dengan rumus slovin diperoleh sampel sebanyak 85. Metode analisis data yang digunakan adalah korelasi  sederhana, koefisien determinasi, persamaan regresi linier dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang kuat dengan kontribusi kemampuan menulis narasi terhadap motivasi berwirausaha sebesar 66%. Penelitian ini juga menunjukan adanya pengaruh yang signifikan antara kemampuan menulis narasi terhadap motivasi berwirausaha mahasiswa.  Implikasi penelitian ini menunjukan peningkatan kemampuan menulis narasi mampu meningkatkan motivasi berwirausaha mahasiswa. Kata kunci: menulis narasi dan motivasi berwirausaha
PANCASILA DALAM BINGKAI MEDIA INDONESIA: ANALISIS WACANA KRITIS Shilva Lioni
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 5, No 2 (2017): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.512 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v5i2.%p

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana makna “Pancasila” dibingkai dan direpresentasikan dalam pemberitaan online editorial Media Indonesia, dimana adanya pergeseran dan perubahan pada proses pemaknaan terhadap Pancasila yang terjadi dewasa ini menjadi isu krusial dalam penelitian ini. Pergeseran dan perubahan dalam pemaknaan ditemukan dengan membandingkan dua artikel pada pemberitaan online Media Indonesia yakni pada tahun 2016 dan 2017 yang mana diasumsikan mengindikasikan waktu kapan nilai atau proses pemakanaan mulai bergeser. Dalam menganalisis teks secara keseluruhan, penulis menggunakan metode kombinasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penulis mengambil dan melakukan analisis dari data berbasis korpus untuk menelaah frekuensi kemunculan kata dominan yang hadir dan diperoleh dari telaah kemunculan pemarkah leksikal “Pancasila” dalam dua artikel berita ini. Hasil analisis menunjukkan adanya pergeseran dan perubahan pada proses pemaknaan terhadap Pancasila, dimana makna “Pancasila” yang ditampilkan diidentikkan dengan konsep “persatuan”, “agama” dan “toleransi” dari yang sebelumnya dimaknai sebagai “landasan”, “falsafah”, dan “dasar Negara”. Penelitian ini kemudian menyoroti dan menganalisis beberapa pertimbangan yang diduga berkaitan erat dan melatar-belakangi terjadinya fenomena ini, yakni realita sosial, konteks situasi dan faktor-faktor kepentingan lainnya dalam rangka untuk menyoroti dan membongkar makna keseluruhan dan kepentingan dibalik pergeseran dan perubahan pada proses pemaknaan yang terjadi. Secara garis besar, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Dimana metode deskriptif adalah sebuah metode penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan, menjelaskan keadaan yang ada berdasarkan data dan fakta yang dikumpulkan yang mana kemudian disusun secara sistematis dan selanjutnya dianalisis untuk mendapatkan kesimpulan secara rinci, penuh makna dan mendalam.Kata kunci: Pancasila, pergeseran makna, wacana, propaganda, teks framing, Media Indonesia.
ANALISIS GENRE DALAM KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER PERIODE 1950-AN Novi Sri Purwaningsih
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 5, No 2 (2017): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.398 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v5i2.%p

Abstract

AbstrakSebuah karya tidak pernah dilahirkan dari kekosongan budaya. Kenyataan atau realitas menjadi acuan dan sumber inspirasi bagi penciptanya. Pramoedya Ananta Toer merupakan salah satu sastrawan Indonesia yang tidak pernah memiliki akhir untuk diperbincangkan, baik karena karyanya maupun pandangan dunianya. Penelitian terhadap karya-karyanya tak terhitung lagi jumlahnya dengan berbagai sudut pandang dan isu yang diangkat. Namun, belum banyak penelitian yang memfokuskan pada macam-macam tema (analisis genre) yang diangkat atau diceritakan Pramoedya dalam karya-karyanya. Dengan melihat dari keterjalinan unsur-unsur pembangun prosa pada tiga novelnya, yakni Midah Si Manis Bergigi Emas, Korupsi, dan Calon Arang, peneliti mendapatkan simpulan bahwa karya-karya Pram banyak menyoroti ketimpangan-ketimpangan sosial, percintaan antar kelas sosial, dan menyerang mentalitas salah satu kelas tertentu, priyayi misalnya.Kata kunci: Pandangan Dunia, Genre, Priyayi, Kelas Sosial.
KAJIAN EKOKRITIK PADA NASKAH DRAMA KISAH PERJUANGAN SUKU NAGA KARYA RENDRA Zaky Mubarok
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 5, No 2 (2017): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.505 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v5i2.%p

Abstract

AbstrakTulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kepedulian Rendra terhadap lingkungan hidup strategis dalam naskah drama Kisah Perjuangan Suku Naga (1975) karya Rendra. Tulisan ini menggunakan sudut pandang ekokritik dan metode deskripsi. Ekokritik bertujuan untuk menemukan fakta-fakta dalam teks sastra yang berkaitan atau membicarakan lingkungan hidup. Metode deskriftif diganakan untuk mendeskripsikan fakta yang ditemukan. Fakta yang ditemukan pada naskah Kisah Perjuangan Suku Naga, menjelaskan bahwa Rendra, sebagai seorang seniman, sangat peduli terhadap lingkungan hidup baik sebagai sistem tata masyarakat atau lingkungan hidup sebagi bentuk fisik, Rendra juga menolak bentuk eksploitasi alam dalam segala bentuk, terutama pertambangan tanpa kajian AMDAL yang benar dan bisa mengakibatkan kerusakan alam. Selain itu, Rendra menolak menjadikan desa dan khasanh ritual suatu kebudayaan dijadikan komoditi pariwisata meskipun menjadi devisa bagi negara.Kata kunci: Rendra, Kisah Perjuangan Suku Naga, Ekokritik, kajian Drama, Telaah Drama.

Page 1 of 1 | Total Record : 8