cover
Contact Name
Wahyu Budi Sabtiawan
Contact Email
wahyusabtiawan@unesa.ac.id
Phone
+6281335090992
Journal Mail Official
jurnal.abdi@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Surabaya, Kampus Ketintang
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 24605514     EISSN : 25026518     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/ja.v6n2
Jurnal ABDI – The ABDI Journal only accepts manuscripts which are based on community services. The journal was published by Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya. It is published periodically, twice a year, in June and January.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2021)" : 16 Documents clear
Rekayasa Mesin Pengolah Limbah Pertanian Dan Perkebunan Sistem Rotary Untuk Pembuatan Pakan Alternatif Ternak Entok Yang Ekonomis musabbikhah - -; Samsul - Bakhri
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p75-79

Abstract

Permasalahan utama Kelompok Tani Harapan Umat (Koptan Harum) yang memiliki usaha pertanian dan peternakan di Gondangrawe adalah proses pengolahan limbah pertanian dan perkebunan untuk pakan ternak entok masih tradisional. Peralatan yang digunakan yaitu alu dan lumpang untuk menumbuk limbah, sedangkan sabit untuk merajang limbah. Dampaknya proses pembuatan pakan alternatif lama, kapasitas terbatas, dan rendahnya mutu pakan ternak. Tujuan Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah rekayasa mesin  pengolah limbah pertanian dan perkebunan menggunakan sistem rotary untuk produksi pakan alternatif ternak entok yang ekonomis agar dapat mengurangi biaya pakan pabrik yang semakin melambung. Spesifikasi mesin ini:  kapasitas 80 kg/jam, penggerak Diesel 22 HP,  pisau baja cold work steel (58-60 hrc), Bahan: besi UNP15, plat eser 15, besi siku, hollow, sistem rotary. Dengan ketersediaan mesin ini, proses pengolahan pakan ternak cepat, hasil pakan berkualitas, meminimasi biaya pakan ternak sehingga kesejahteraan mitra semakin meningkat. Luaran yang dihasilkan dalam kegiatan PKM adalah 1) Mesin pengolah limbah pertanian dan perkebunan kapasitas 80 kg/jam, 2) Pakan alternatif ternak entok yang ekonomis, 3) Perbaikan proses produksi dan sistem usaha. Berdasarkan hasil aplikasi mesin yang telah diterapkan di Koptan Harum menunjukkan bahwa kapasitas produksi pakan ternak meningkat dari 4 kg/jam menjadi 80 kg/jam.  Secara ekonomi, penggunaan pakan alternatif ini dapat menekan biaya pakan dari pabrik sebesar Rp. 7.214.000/100 ekor entok.
Pemberdayaan Kesehatan Melalui Pelatihan Pengolahan Jajanan Sehat, Bergizi, dan Aman Berbasis Pangan Lokal Maure Gitta Miranti Syahrudin
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p80-85

Abstract

Beredarnya pangan yang tidak aman sangat berdampak buruk pada pertumbuhan anak pada usia sekolah. Kondisi lingkungan sekolah di sekitar desa Sedayulawas, Lamongan banyak terdapat penjual dengan kualitas makanan yang kurang baik. Hal ini dapat dilihat penggunaan pewarna makanan yang sangat mencolok atau minyak goreng yang sudah tidak layak pakai.  Oleh karena itu, perlu adanya penyuluhan pemberdayaan kesehatan tentang pemilihan dan pelatihan pembuatan jajanan sehat dan bergizi dengan menggunakan bahan pangan lokal. Kegiatan ini ber tujuan memberikan bekal pengetahuan, sikap dan keterampilan kepada peserta pelatihan untuk mengolah jajanan  berbasis pangan lokal dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan yang berdar. Dalam kegiatan ini dilakukan pengukuran pengetahuan pada sebelum dan sesudah intervensi  (pre-post  test).  Intervensi   berupa  penyuluhan dan pelatihan pembuatan  jajanan.  Peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai jajanan sehat sebesar 14,26%.  Setelah itu dilakukan pelatihan pembuatan jajanan sehat dan bergizi berbasis pangan lokal. Sebesar 87,8%  menyukai  metode  praktik  langsung,  dan nilai rata-rata produk yang dibuat adalah 3,45 yang terdiri dari penilaian kriteria hasil produk, sanitasi dan hygiene, serta penyajian produk. Dari kegiatan pelatihan ini dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan kesehatan melalui pelatihan pengolahan jajanan sehat, bergizi, dan aman sangat dibutuhkan dan perlu didukung oleh masyarakat dan pemerintah melalui kebijakan/peraturan atau melalui kegiatan serupa.
DIVERSIFIKASI PENGOLAHAN IKAN NILA DI KECAMATAN LINGSAR, KABUPATEN LOMBOK BARAT, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Dwi Yuli Pujiastuti; Juni Triastuti; Adriana Monica Sahidu
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p86-93

Abstract

Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan sentra perikanan tawar terutama ikan Nila, Lele dan Mas. Desa Sigerongan dan Saribaye, merupakan sentra perikanan tawar yang cukup maju di Kabupaten Lombok Barat dan karena hal tersebut maka lokasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan di Kelompok Pembudidaya Telaga Biru yang berlokasi di Desa Sigerongan dan Padegirang di Desa Saribaye. Pada hari besar keagamaan, produksi ikan cenderung meningkat karena pembudidaya ikan menaikkan jumlah ikan yang dipelihara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Peningkatan produksi ikan yang melebihi permintaan masyarakat menyebabkan harga ikan menjadi murah. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memanfaatkan sekaligus meningkatkan nilai jual produksi ikan Nila melalui diversifikasi pengolahan ikan Nila menjadi berbagai produk olahan yang mudah diproduksi dan diminati masyarakat sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat di kedua Desa. Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dijalankan melalui proses sosialisasi, pelatihan (workshop), pendampingan dan evaluasi kepada keluarga pembudidaya, yaitu istri dan anak pembudidaya sebagai sasaran antara, selain anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga kedua desa tersebut. Pengujian organoleptik secara hedonik juga dilakukan untuk mengetahui tingkat kesukaan terhadap produk olahan yang telah diproduksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penyuluhan tingkat pengetahuan masyarakat terhadap produk olahan berbasis ikan Nila di dua Desa meningkat serta rata-rata nilai uji hedonik adalah menyukai produk nugget ikan Nila.
DEKOLONISASI MULTIDRUG-RESISTANT ORGANISMS (MDROs) DENGAN CUCI TANGAN SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA KELOMPOK MASYARAKAT DI KABUPATEN BANYUMAS Rani Afifah Nur Hestiyani
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p94-98

Abstract

Resistensi antibiotik menjadi permasalah global, karena dapat menigkatkan risiko penyebaran penyakit infeksi dan biaya pengobatan akibat munculnya Multidrug Resistant Organism (MDROs) tidak hanya di Rumah Sakit tapi juga di masyarakat. Salah satu langkah upaya pengendaliannya, yaitu dekolonisasi MDROs dengan cuci tangan metode World Health Organization (WHO). Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang dekolonisasi MDRO dengan metode cuci tangan. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan masalh resistensi antibiotik dan upaya pengendaliannya dan pelatihan mengenai metode cuci tangan menurut WHO sebagai salah satu langkah pengendalian resistensi antibiotik. Hasil penelitian ini adalah masyarakat mampu mempraktekan secara mandiri metode cuci tangan menurut WHO. Respon mitra terhadap pelatihan cukup tinggi dilihat dari antusiasme dan ketertarikan yang tinggi.
PELATIHAN PEMBUATAN DAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN ALIRAN FLUIDA BAGI GURU MATA PELAJARAN FISIKA DI TINGKAT SMA SE-KOTA PAGARALAM SUMATERA SELATAN Febriyanti Febriyanti; Suhadi Suhadi
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p99-102

Abstract

Pengabdian masyarakat yang merupakan salah satu tridharma perguruan tinggi ini adalahkegiatan Penelitian Pengabdian Berbasis Program Studi. Kegiatan ini dilaksanakan di lokasi pondok pesantren Daarul Muttaqien. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah guru fisika SMA/MA/SMK khususnya yang ada di kota Pagaralam. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan stimulus kepada guru tentang pemanfaatan alat peraga berbasis IT dalam media pembelajaran. Alat peraga berbasis IT yang dimaksud adalah penggunaan Arduino dan Water Flow Sensor untuk media pembelajaran. Kegiatan ini terdiri dari tiga bagian yaitu : (1) penyampaian teori tentang fluida; (2) penyampaian materi tentang arduino dan cara membuat programnya; (3) praktek penggunaan media untuk mensimulasikan aliran fluida. Agar kegiatan ini juga didampingi dosen prodi, staf dan mahasiswa. Hasil yang diperoleh bagi guru pada pengabdian ini, selain pengetahuan awal tentang Arduino dan Water Flow Sensor, guru juga diberikan kit alat peraga yang digunakan.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN BLENDED LEARNING DI SMAN 4 SINGARAJA I Wayan Redhana; I Nyoman Suardana
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p103-109

Abstract

The purpose of this Community Partnership Program was to describe the effectiveness of the implementation of blended learning at SMAN Singaraja, Buleleng, Bali. For that, five subjects were used as pilots for the implementation of blended learning projects. They were Chemistry, Physics, Biology, English and Religion. The selection of them as pilot projects was based on the readiness of subject matter partners to carry out blended learning and partners competencies in mastering information technology. Before implementing the blended learning, the partners created online contents of the subjects. During the creation of these online contents, the partners were guided by Community Partnership Program implementers. The platform used to create online content was google classroom. The implementation of blended learning used the flipped classroom model. In this model, students learnt the contents first at home uploaded online by partners. The contents uploaded online in the forms of learning materials, textbooks, learning videos, students worksheets, and assignments related to the topic being studied. The results of implementation of the blended learning were as follows. The average score of partners' skills in implementing the blended learning were 2.72 and 4.38, respectively, with a normalized gain score of 0.73 (relatively high). Students learning outcomes had reached the classical learning completeness of 87.50% (exceeding the classical completeness criteria of 85%). Students responded to the implementation of blended learning very well (the average score of 4.35).
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS POWER POINT UNTUK GURU SMA DALAM MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 I Nyoman Buda Hartawan
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p110-116

Abstract

Tingkat pendidikan masyarakat di suatu Negara menentukan perkembangan dari Negara tersebut. Peserta didik saat ini merupakan generasi yang secara karakter memiliki perbedaan dengan generasi sebelumnya, sehingga memerlukan metode pembelajaran yang juga berbeda. Penyajian materi secara menarik dan interaktif menjadi salah satu cara untuk mampu menarik perhatian peserta didik selama kegiatan belajar mengajar. Pada kegiatan tersebut terjadi proses transformasi pengetahuan dari guru kepada peserta didiknya. Hal ini menyebabkan perlu adanya media pembelajaran yang tepat agar proses transformasi pengetahuan dapat berjalan dengan lancar. Kegiatan pelatihan yang dilakukan adalah pembuatan media interaktif berbasis power point untuk guru SMA. Pelatihan ini menjadi solusi praktis yang mampu membantu guru dalam menyajikan materi pembelajaran  yang menarik, interaktif, dan berbasis teknologi. Untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan ini, peserta pelatihan diberikan tugas untuk menyelesaikan sebuah project membuat media interaktif. Dari hasil penilaian yang dilakukan terdapat 78% peserta selesai mengerjakan project sesuai dengan waktu yang ditentukan, sedangkan 22% belum selesai mengerjakan project. Meskipun demikian, kegiatan ini dinilai bermanfaat dan berhasil membantu guru dalam membuat media interaktif dengan memanfaatkan teknologi sesuai dengan bidang ilmunya masing-masing
Exit Strategy Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Abdurahman Abdurahman Abdurahman
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p117-124

Abstract

Penyebaran corona virus disease (covid-19) belum menunjukkan tanda-tanda akan menurun. Laporan WHO 19 agustus 2020 angka terkonfirmasi positif lebih dari 22 juta dan meningggal 778.000  orang, sedangkan di Indonesia sendiri  per 19 agustus kasus 144.945 terkonfirmasi, 98.657 sembuh dan 6.346 meninggal. Wilayah Jawa Timur yang terkonfirmasi per 18 agustus 28.551, sembuh, 21.632, dan 2.055 , serta dirawat 4.864. Sedangkan di kabupaten sampang pasien positif pertanggal 18 agustus mencapai 219 Terkonfirmasi, 13 Meninggal, 186 sembuh dan 18 dirawat. Kabupaten Sampang merupakan daerah terakhir di Jawa Timr yang diketahui ada pasien positif dari klaster pasar tradisional, sebelumnya daerah ini selama kurang lebih dua bulan bersama kabupaten sumenep bertahan dengan zona hijau.
STRATEGI PENGEMBANGAN WIRAUSAHA MANDIRI MAHASISWA DI MASA PANDEMI COVID-19 Ahmad Mustamil Khoiron
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p125-134

Abstract

Penyebaran virus COVID-19 sangat berdampak diseluruh aspek kehidupan masyarakat, khususnya dibidang ekonomi diseluruh dunia termasuk di Indonesia. Tidak terkecuali pada pelaku usaha mahasiswa yang telah dibina oleh Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang tahap pertama. Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) merupakan salah satu program pengabdian kepada masyarakat yakni dibidang pengembangan usaha mandiri mahasiswa khususnya. Program PPK bertujuan untuk mengembangkan jiwa dan potensi mahasiswa dalam berwirausaha dengan bersinergi dengan penguasaan teknologi yang dimiliki oleh mahasiswa. Metode pelaksanaan kegiatan PPK adalah secara demonstrasi dan pembinaan tenant. Proses pelaksanaan terdiri atas tujuh tahapan yakni: (1) rekruitment tenant dan pembentukan kelompok usaha, (2) webinar study banding, (3) webinar sertifikasi produk dan kegalitas usaha, (4) pemberian dana stimulus tenant, (5) pendampingan usaha, (6) monitoring dan evaluasi. Berdasarkan pelaksanaan Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) di Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang diperoleh hasil bahwa terdapat wirausaha mahasiswa yang mampu bertahan dan stabil pada masa pandemi COVID-19 antara lain dibidang kuliner, jasa kecantikan, dan produk busana. Pendampingan kewirausahaan mahasiswa yang dilakakukan memberikan sumbangsi dalam penguatan kegiatan berwirausaha dimasa pandemi COVID-19.
BAJU HAZMAT UNESA UNTUK GARDA TERDEPAN PENANGANAN COVID-19 Indarti Indarti; Urip Wahyuningsih; Yulistiana Yulistiana; Yuhri Inang Prihatina; Imami Arum Tri Rahayu; Peppy Mayasari
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p135-139

Abstract

Pencegahan penyebaran infeksi virus COVID-19 pasien ke petugas bergantung pada penggunaan alat pelindung diri (APD), salah satunya baju hazmat. Dokter serta tenaga medis lainnya merupakan garda terdepan yang menangani penyakit COVID-19, sehingga kebutuhan APD adalah paling penting bagi mereka. Untuk melindungi tenaga medis dari virus dalam ruangan serta mencegah virus tersebut keluar ruangan, para tenaga medis harus mengganti APD setiap kali menangani pasien di ruangan yang berbeda. Sehingga APD yang berupa baju (hazmat), masker, sarung tangan dan penutup kepala digunakan sering hanya sekali pakai. Tujuan kegiatan PkM ini adalah untuk menyumbangkan baju hazmat pada tenaga medis yang merupakan garda terdepan yang menangani virus COVID-19. Dalam kegiatan PkM ini, metode yang digunakan adalah pembuatan dan penyaluran alat pelindung diri (APD) berupa hazmat untuk tenaga medis di Rumah Sakit.          Tim kami dari prodi Tata Busana UNESA, mendesain alternatif baju hazmat yang terbuat dari kain spundbond polypropylene dengan ketebalan 75 gsm, yang ramah lingkungan, coating waterproof, dan breathable sehingga lebih nyaman dipakai oleh tenaga medis. Kelebihan dari non-woven ini antara lain dapat menyaring udara, anti bakteri, ramah lingkungan, tahan kelembaban air. Sebanyak 250 baju hazmat telah disumbangkan ke beberapa rumah sakit di Surabaya dan sekitarnya bersam produk-produk hasil dari PkM kelompok lain oleh tim Unesa Crisis Center.

Page 1 of 2 | Total Record : 16