cover
Contact Name
Ari Khususmadewi
Contact Email
jurnalbikotetik@unesa.ac.id
Phone
+628563191981
Journal Mail Official
jurnalbikotetik@unesa.ac.id
Editorial Address
Jurusan Bimbingan dan Konseling Gd. O3 lantai 1, Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya City, East Java 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik)
ISSN : -     EISSN : 25805827     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/bikotetik.v3n1
Bikotetik: This journal is for guidance and counseling practitioners (teacher, counselor, observer, etc), and academics. Access to unpaid journal (FREE) for both reader and author. Articles published for this journal may include research results, community service results in the area of Counseling and Guidance, and literacy studies in counseling guidance.
Articles 239 Documents
HUBUNGAN ANTARA ETIKA BERPERILAKU DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS DAN KONFORMITAS PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI SIDOARJO Rosyikhotul Ilmiyah
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 4 No. 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Mei 2020
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v4n1.p1-9

Abstract

Lingkup sosial yang semakin tidak terbatas membuat remaja kurang memegang teguh aturan dan norma yang berlaku di masyarakat sehingga menimbulkan etika berperilaku yang kurang baik. Penelitian ini dilatarbelakangi masalah pada peserta didik yang merujuk pada maraknya fenomena menurunnya etika dalam berperilaku pada peserta didik kelas VIII SMP œX Sidoarjo. Cara bagaimana individu berperilaku dapat diengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain kemampuan berpikir logis dan keterkaitannya dengan nilai kelompok . Berdasarkan latar belakang masalah tersebut tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara etika berperilaku dengan kemampuan berpikir logis dan konformitas. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan sampel penelitian terdiri dari 184 peserta didik kelas VIII SMP œX Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan satu alat tes berpikir logis dan dua skala yakni skala etika berperilaku dan skala konformitas. Analisis data yang digunakan adalah korelasi Kendalls tau-b  untuk menguji hubungan dua variabel dan korelasi Kendall-W test untuk menguji hubungan tiga variabel. Hasil dari analisis data korelasi Kendalls tau-b antara kemampuan berpikir logis dan etika berperilaku menunjukkan taraf signifikansi 0,161, konformitas dengan etika berperilaku menunjukkan taraf signifikansi 0,019. Hasil analisis data korelasi Kendalls tau-b antara kemampuan berpikir logis dan konformitas menunjukkan taraf signifikansi 0,017. Hasil analisis korelasi Kendall-W test secara bersama-sama antara tiga variabel menunjukkan nilai signifikansi 0,000 yang menunjukkan bahwa kemampuan berpikir logis dan konformitas secara bersama-sama berhubungan secara signifikan dengan etika berperilaku. Perlu adanya usaha pendampingan dan bimbingan bagi peserta didik agar mecapai perkembangan yang optimal di sekolah dengan tanpa mengesampingkan etika.Kata Kunci : Kemampuan Berpikir Logis, Konformitas, Etika Berperilaku
Interpersonal communication analysis of students at Schools that use social media in the New Normal Era Riean Rachma Yuniar; Dosi Juliawati; Ahmad Jamin; Hengki Yandri
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4 Nomor 2 November 2020
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v4n2.p41-45

Abstract

Interpersonal communication is one of the main asset of a person to succeed in daily life including in the school. Good interpersonal communication skills will support students' success in the school, but not all students have interpersonal communication skills, especially those who are active in social media. Thus, the aim of this research is to reveal the interpersonal communication of students who use social media. This research used a descriptive quantitative method with the number of respondents were 31 students of seventh grade at State Junior High School of 24 Kerinci which was taken by using the purposive sampling technique. Data were revealed by using the scale of inter-private communication and then, the data collected were analyzed by using the percentage formula.  Afterwards, the interpretation of the acquisition score of research results done by using the ideal score. The results reveal that in general, the students who use social media in the school have  poor interpersonal communication
HUBUNGAN PERSEPSI HARAPAN ORANG TUA TERHADAP PENGAMBILAN JURUSAN SMA/SMK SISWA KELAS VIII SMPN 1 BALONGBENDO Pief Gustida Aji Rajasa
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4 Nomor 2 November 2020
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v4n2.p46-49

Abstract

Abstract   This research is the result of observations we made in the field about the perspective of elections in high school / vocational high school students held by parents' expectations. The purpose of this study was to examine the expectations of parents of eighth grade students of SMP Negeri 1 Balongbendo in choosing majors in high school / vocational school. This research is a quantitative study using a correlational descriptive method using data collection techniques in the form of a questionnaire with a total of 22 question items and using a Likert scale rating scale. The population of this research is students of class VIII of SMP Negeri 1 Balongbendo taken as a sample with a total sample of 35 students. An interesting result is the child's perception of expectations that have been adjusted to the selection of high school / vocational school majors in junior high school students.Keywords: Parental expectations, career, outlook, decision making.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU BK MELALUI KOMUNITAS MGBK Abdul Muis
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4 Nomor 2 November 2020
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v4n2.p50-54

Abstract

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem pendidikan Nasional pasal 1 ayat 6 menyebutkan secara rinci tentang profesi pendidik. Beberapa diantaranya adalah guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara. Disebutkan pula bahwa tutor, instruktur, ataupun fasilitator juga merupakan seorang pendidik. Guru bimbingan dan konseling (BK) sebagai seorang pendidik diharapkan mampu menjalankan tugasnya secara profesional dan menguasai kompetensi sesuai dengan standar dari pemerintah. Wujud nyata guru BK profesional adalah kemampuan untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi Bimbingan dan Konseling di sekolah yang meliputi 17 aspek kompetensi sesuai dengan Permendiknas RI Nomor 27 tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor. Diperlukan wadah organisasi profesi untuk menunjang peningkatan kompetensi ini, salah satunya adalah melalui Komunitas MGBK (Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling).
INOVASI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI MASA PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN MASA PANDEMI COVID-19 Mas Adi Putra; Nurida Shofaria
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4 Nomor 2 November 2020
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v4n2.p55-61

Abstract

Dalam masa pandemi covid-19 model pendidikan yang terbaru yakni peserta didik mengalami Study From Home (SFH) dan guru Bimbingan konseling melaksanakan Work From Home (WFH) Sekolah tidak lagi tempat bertemunya peserta didik dan guru melainkan semua pembelajaran dilakukan melalui daring. Tidak ada alasan apapun dalam masa pandemi covid-19 guru bimbingan konseling/konselor berhenti memberikan layanan kepada peserta didik, bahkan dengan adanya pandemi seperti ini semua guru bimbingan konseling dikenalkan dengan beberapa macam metode aplikasi pembelajaran daring, di tuntut melakukan inovasi-inovasi layanan kepada peserta didik sehingga menambah keterampilan diri dalam menggunakan layanan bimbingan konseling berbasis daring, mengoptimalkan senima konseling, serta meningkatkan peran serta teman dalam konseling sebaya. Sehingga layanan bimbingan dan konseling di masa pandemi covid-19 masih bisa berjalan efektif.
TERAPI REALITAS UNTUK MENANGANI REMAJA YANG MEMBOLOS SEKOLAH (STUDI KASUS) Isabella Hasiana
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4 Nomor 2 November 2020
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v4n2.p62-67

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi di dalam perkembangan yang terjadi antara masa kanak-kanak dan masa dewasa  dan pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. Pada masa transisi ini pula remaja akan mengalami perubahan pada fisik maupun psikisnya. Selain itu remaja juga mengalami perubahan pada lingkungan sosialnya. Pada diri remaja, lingkungan pergaulan membawa pengaruh yang cukup besar dalam kehidupannya dan ia lebih sering menghabiskan waktu untuk berada di luar rumah. Jika remaja berada dalam lingkungan pergaulan yang positif tentu akan membawa perubahan yang baik bagi dirinya. Begitu juga sebaliknya. Penelitian yang dilakukan ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui pengaruh terapi realitas dalam menangani remaja yang membolos sekolah. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yaitu studi kasus. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Subyek dalam penelitian ialah seorang remaja yang berusia 13 tahun dan termasuk remaja yang bermasalah di sekolahnya. Analisis data di dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif komparatif.  Hasil akhir dari proses konseling ini dapat dikatakan cukup berhasil dan ditunjukkan dari perilaku konseli yang memiliki komitmen untuk tidak lagi membolos sekolah.
PLAY THERAPY ART EXPRESSION MEDIA MENGGAMBAR UNTUK MENGURANGI STRESS PESERTA DIDIK DALAM MENGERJAKAN TUGAS PEMBELAJARAN DARING Etik Sulistyowati; Anita Dianasari
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4 Nomor 2 November 2020
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v4n2.p68-73

Abstract

Masa Pandemi Covid-19 merupakan masa tersulit bagi peserta didik. Salah satunya dampak terberat pada peserta didik yakni tekanan pembelajaran jarak jauh system dalam jaringan, yang mana interksi peserta didik dengan guru terbatas tidak selonggar ketika pembelajaran tatap muka di kelas. Secara psikologis anak ketika penerapaan pembelajaran jarak jauh  yaitu tekanan dari orang tua maupun lingkungan sekitar dengan kompleksitas permasalahan yang ada, seringkali tidak dapat dihindari stress yang dialami oleh peserta didik, dalam hal ini stress akibat beban tugas pembelajaran jarak jauh atau daring. Artikel ini ditulis sebagai salah satu upaya untuk membantu memberikan solusi strategi untuk meringankan beban peserta didik tersebut. Play therapy art expression media menggambar dengan lima R tahap terapi ini yakni : Relating (Berhubungan), Releasing (Melegakan) perasaan, Re-Creating (menciptakan kembali), Reexperience (Mengalami kembali), dan Resolving (Memecahkan) harapannya dapat digunakan guru bimbingan konseling sebagai salah satu intervensi dalam membantu mengurangi stress pada peserta didik.ketika mendapat tekanan maupun beban berat dalam mengerjakan tugas pembelajaran daring
DAMPAK CYBER BULLYING PADA PRIBADI SISWA DAN PENANGANANNYA DI ERA PANDEMI COVID-19 Endah Ruliyatin; Dwi Ridhowati
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 5 No. 1 (2021): Volume 5 Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v5n1.p1-5

Abstract

Semakin pesat perkembangan teknologi digital saat ini,  secara tidak langsung berdampak  lajaran pada perkembangan komunikasi dan gaya hidup masyarakat. Seperti halnya penggunaan internet dalam masa pandemi covid-19 saat ini dalam kehidupan sehari-hari masyarakat tidak bisa terlepas dari gawai, khususnya pada  anak-anak dan siswa usia pelajar mereka pembelajarannya melalui daring, otomatis komunikasi antar teman, guru semuanya di lakukan dengan chat online. Penggunaan internet pada siswa yang di luar kendali pengawasan orang tua, bisa saja menyebabkan salah satu ancaman pada peekembangan komunikasi siswa itu sendiri, yang sering terjadi ancaman komunikasi berbentuk Cyber Bullying.Cyber Bullying merupakan bagian dari problematika siswa, terkadang pelaku tidak menyadari dan bertindak di luar batas norma kepada orang lain dengan cara mengirim statement atau memosting gambar/foto yang menjatuhkan kredibilitas harga diri orang lain, melakukan ancaman, menghina, serta melakukan serangan sosial media dalam berbagai bentuk, dengan memanfaatkan jaringan internet atau teknologi digital lainnya sebagai medianya. Selama pembelajaran daring, orang tua/anggota keluarga wajib memantau putra-putrinya dalam menggunakan media sosial untuk meminimalisir tindakan Cyber Bullying. Oleh karen itu, artikel ini ditulis sebagai salah satu upaya menjawab isu permasalahan sosial tersebut.
IMPLEMENTASI TEKNIK SELF CONTROL UNTUK MENGURANGI KECANDUAN GAME ONLINE PADA PESERTA DIDIK DI MASA PANDEMI COVID-19 Eva Yuanita Ferdian; Fitriana Dyah Wulandari
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 5 No. 1 (2021): Volume 5 Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v5n1.p6-12

Abstract

Sebagian besar peserta didik pada saat pandemi covid-19 mengalami kebosanan dengan situasi yang belum normal, oleh sebab itu salah satu dampak dari kebosanan peserta didik dalam melakukan pembelajaran daring yakni dengan bermain game online, permainan game online meningkat penggunaannya ketika di masa pandemi covid-19. Ada perbedaan yang signifikan dari jumlah pengguna game online antara sebelum dan pada saat pandemi covid-19,  waktu lama bermain pengguna game online juga mengalami peningkatan signifikan yakni sebesar 47 persen. Kondisi mental pada anak/peserta didik rata-rata masih labil sehingga mudah lepas kontrol ketika sedang asyik dengan bermain game online, Untuk menangani masalah kecanduan game online peserta didik agar tidak berkelanjutan, maka perlu diberikan suatu teknik untuk membimbing peserta didik dalam upaya mengurangi tingkat kecanduan game online. Dengan diberikannya suatu teknik pengubahan perilaku, maka peserta didik dapat mengontrol dan mengarahkan perilakunya ke arah asertif  yang lebih positif. Pemilihan teknik yang berfungsi untuk mengubah perilaku dapat digunakan pendekatan kognitif behavior. Salah satu teknik yang digunakan adalah teknik self control. Guru bimbingan Konseling bisa mengimplementasikan self control untuk mengurangi kecanduan game online pada peserta didiknya di masa pandemi covid-19 ini dengan menggunakan metode konseling daring.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA TERHADAP PERENCANAAN KARIER SISWA Heni Sulusyawati
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 5 No. 1 (2021): Volume 5 Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v5n1.p13-16

Abstract

This research is motivated by the finding of students who are still confused in choosing a major to enter higher education. The purpose of this study was to describe the effect of peer social support on student career planning. This type of research is a qualitative descriptive study, using a natural setting approach, which places more emphasis on what the informants experience naturally. Determination of informants in this study using purposive sampling method. Collecting data using observation, interview, documentation, and tri-accounting techniques. Data analysis uses the Miles Hurberman method, in which Miles Huberman divides 3 stages in data analysis, namely data reduction, display data, and conclusion drawing / verification. The results showed that there was an effect of peer social support on student career planning, it was shown from emotional support, support, appreciation, information support.