cover
Contact Name
Mochamad Ridwan
Contact Email
jossae.fik@unesa.ac.id
Phone
+6282118870966
Journal Mail Official
jossae.fik@unesa.ac.id
Editorial Address
Sekretariat JOSSAE. Gedung U1 Lantai 2 FIK - Unesa Lidah Wetan, 60213 Surabaya - Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JOSSAE (Journal of Sport Science and Education)
ISSN : -     EISSN : 25484699     DOI : -
Core Subject : Education,
Sport Science Physical Education Sport Coaching Sport Psychology Strength and conditioning Sport Biomechanic
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 289 Documents
Perspektif Calon Guru Pendidikan Jasmani Terhadap Pembelajaran Online Selama Pandemi Covid-19 Victorian, Ahmad Richard; Aryanti, Silvi; Yusfi, Herri; Solahuddin, Soleh; Bayu, Wahyu Indra
Journal of Sport Science and Education Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Sport and Health Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v6n1.p94-106

Abstract

Currently, the higher education system is in a continuous process of change. There is a change paradigm in learning that is nowadays being carried out online, or what is commonly known as e-learning. The purpose of this study was to discover college students perspective of e-learning that have been applied. An online survey with a semi-structured questionnaire was conducted on 177 (M: 112; F: 65) college students of the Physical Education, Health and Recreation Departement, Faculty of Teacher Training, Sriwijaya University. The results show that 70.06% of students liked the application of e-learning during the Covid-19 pandemic, but on the next semester, 63.84% of students wanted face-to-face (offline) learning. This is because 67.79% & 69.49% of students stated that there were lack of interaction with lecturers and classmates in the application of e-learning, although 64.41% of students think that the application of e-learning can increase their learning independency. The contradiction in the results of the study shows, only when an extraordinary event (pandemic) occurs, the application of e-learning becomes a priority to do, but if the situation returns to normal, students prefer faceto-face (offline) learning. This is because students are accustomed to practice in the field as a PE teacher candidate.
Technical Review of The Role Physical Conditions in Football Firmansyah, Awang; Prasetya, Reza Aziz; Ardha, Muchamad Arif Al
Journal of Sport Science and Education Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Sport and Health Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v6n1.p87-93

Abstract

Football requires good physical condition in playing and competing. There are four phases in football training, namely physical, technical, tactical and mental. This study discusses the physical conditions required in the sport of football and was analyzed using the review method against references published online, related to physical conditions. In this research, it shows that the physical components in football are very influential in the game. Limited this study does not analyze matches. Research related to physical components has been widely used such as strength, flexibility, speed, endurance and anthopometric conditions, namely arm length, leg length.
Halaman Editor JOSSAE, JOSSAE
Journal of Sport Science and Education Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Sport and Health Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v6n1.p%p

Abstract

Analisis Indeks Massa Tubuh dan Kondisi Fisik Atlet Floorball Kota Surabaya Andreanto, Mochamat Rizal; Hariyanto, Agus
Journal of Sport Science and Education Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Faculty of Sport and Health Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v6n2.p125-133

Abstract

Physical condition is needed to improve physical ability to perform certain tasks, without fatigue. The purpose of this study was to analyze the anthropometry and physical condition of floorball athletes in the city of Surabaya. This study uses a quantitative descriptive approach. The sample in this study were 20 males floorball athletes in the city of Surabaya. The variables analyzed in this study are anthropometry and physical conditions which include agility, speed, endurance and power. The results showed that the average weight of the athletes was 59.35 ± 12.04 kg. The average height of the athletes was 1.69 ± 0.06 m, the average BMI of the athletes was 20.74 ± 3.99. The results of physical condition analysis showed that majority of athletes had agility and speed in the less category, which were 65% and 55% respectively. In term of endurance and power, it was found that 55% of endurance and power level of floorball athletes fell into sufficient category. Thus, the results of the research on floorball athletes in the city of Surabaya should be of special concern to coaches to improve the physical condition of athletes by providing structured and appropriate training programs in order to obtain better results.
Implementasi Model-Model Pembelajaran Penjas dalam Meningkatkan Kemampuan Guru Memilih dan MENGEMBANGKAN STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN Resty Resty Gustiawati
Journal of Sport Science and Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v1n1.p27-31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Model-model Pembelajaran Penjas dalam Meningkatkan Kemampuan Guru Memilih dan Mengembangkan Strategi Pembelajaran Penjasorkes pada Guru Penjasorkes di Sekolah Menengah Pertama PGRI Tegalwaru Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan jenis etnografi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 3 orang informan dari guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan Sekolah Menengah Pertama di wilayah Karawang Selatan. Dari hasil analisa data penelitian yaitu yaitu implementasi  model-model pembelajaran penjas dalam meningkatkan kemampuan guru memilih dan mengembangkan strategi pembelajaran pada guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Menengah Pertama PGRI Kecamatan Tegalwaru Karawang belum diimplementasikan kedalam proses pembelajaran sehingga peningkatan kemampuan guru dalam memilih dan mengembangkan strategi pembelajaran belum optimal.
PERUBAHAN KURIKULUM 2013 TERHADAP SIKAP PROFESIONAL GURU PENJASORKESREK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KABUPATEN KARAWANG fahrudin fahrudin gustiawati
Journal of Sport Science and Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v1n1.p15-18

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui berapa besar persentase Implementasi kurikulum 2013 berpengaruh positif dan negatif terhadap sikap Profesional guru Penjasorkes Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang. Sikap guru adalah tingkah laku yang cenderung menetap pada diri seorang pengajar dalam melakukan tugas-tugas yang terkait dengan kependidikan termasuk tugas mengajarnya. Pelaksanaan perubahan kurikulum yang terjadipun sukses tidaknya pemberlakuan kurikulum tersebut tergantung pada sikap guru dalam penerimaan pembaharuan tersebut sebagai ujung tombak mencapai tujuan pendidikan nasional. Hasil penelitian yang diperoleh dari lapangan yaitu sebagian besar informan menyatakan, perubahan kurikulum 2013 berpengaruh positif terhadap sikap profesional guru penjasorkes sekolah menengah pertama di Kabupaten Karawang.
ANALISIS PENGGUNAAN MODEL AKTIVITAS RUNNING UPHILL TERHADAP PENINGKATAN GLUCOSE UPTAKE PADA MENCIT DIABETES havid yusuf
Journal of Sport Science and Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v1n1.p19-20

Abstract

Diabetes merupakan penyakit dimana terjadi peningkatan glukosa dalam darah. Peningkatan terjadi karena pankreas tidak dapat melepaskan insulin sehingga glukosa tidak masuk ke dalam otot. Reseptor insulin pada diabetes menghambat respon otot terhadap stimulasi insulin, namun otot tetap mampu merespon stimulasi kontraksi. Aktivitas tubuh pada penderita diabetes memiliki peranan yang penting dalam pengendalian kadar glukosa darah, yang mana saat melakukan aktivitas tubuh terjadi peningkatan ambilan glukosa (glucose uptake) oleh otot sehingga secara langsung dapat menyebabkan penurunan glukosa dalam aliran darah. Tipe aktivitas yang dapat dilakukan adalah aktivitas konsentrik dinamik berupa running uphill sebagai langkah untuk menurunkan kadar glukosa dalam aliran darah. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan penggunaan model aktivitas running uphill terhadap peningkatan glucose uptake pada mencit diabetes. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan The Randomize Post Test Only Control Group Design. Sampel penelitian dibagi menjadi 3 kelompok dengan randomisasi Hasil analisis uji beda delta glukosa darah (dGD) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok DM dengan kelompok DM+Konsentrik (p< 0,05) dengan nilai t lebih besar dari 0 (t > 0). Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas running uphill lebih efektif dalam meningkatkan ambilan glukosa (glocose uptake) dari pada tanpa pemberian aktivitas running uphill pada mencit yang mengalami diabetes
PENGEMBANGAN BUKU AJAR TEORI DAN PRAKTEK PENCAK SILAT UNTUK MAHASISWA IKIP BUDI UTOMO MALANG Amjad Elfarabi
Journal of Sport Science and Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v1n1.p24-26

Abstract

Pencak silat merupakan salah satu mata kuliah teori dan praktek. Mengingat media dan aktivitas pembelajaran yang menunjang untuk terlaksananya aktivitas perkuliahan yang mengarah pada ketercapaian tujuan pembelajaran belum memadai dan tidak terlalu banyak. Diperlukan kreativitas seorang dosen untuk mengembangkan sumber belajar pencak silat berupa teori dan praktek dalam bentuk buku ajar yang mengarah pada peningkatan kompetensi bidang pencak silat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku ajar teori dan praktek pencak silat untuk mahasiswa pendidikan jasmani, kesehatan dan rekreasi yang layak menurut persepsi dosen dan mahasiswa. Dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan Research & Development (R&D) dari Borg & Gall. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif dan deskriptif berupa persentase.Hasil pengembangan ini, secara umum termasuk pada kategori baik dengan analisis persentase ahli pembelajaran (83,6 %), ahli kepelatihan (78,4 %), ahli media (84,7 %), dosen pencak silat (88,3 %), uji coba kelompok kecil (79,3 %), uji coba produk i (75,2 %), uji coba produk ii (76,8%), sehingga produk ini dapat digunakan  sebagai sumber belajar dalam proses pembelajaran pencak silat untuk mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang.
MODEL PERMAINAN COLOURFULL BALL TARGET DALAM PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA KECIL BAGI SISWA TUNARUNGU aris mulyono
Journal of Sport Science and Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v1n1.p8-11

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil pembelajaran penjasorkes melalui permainan colourfull ball target dalam pembelajaran permainan bola kecil bagi siswa tunarungu SDLB Negeri di kabupaten Kudus. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan dari Brog & Gall. Hasil penelitian ini adalah validari dari ahli diperoleh data evaluasi produk  awal yaitu, ahli penjas adaptif 72,00% (Baik) dan ahli penjasorkes 74,66% (Baik). Uji kelompok kecil yaitu ahli penjas adaptif 81,33% (Baik) dan ahli penjasorkes 85,33% (Baik). Sedangkan untuk uji coba lapangan rata-rata presentase  89.78% (Baik). Berdasarkan hasil peneltian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa model permainan Colourfull Ball Target ini dapat diterapkan untuk siswa Tunarungu SDLB Negeri di Kabupaten Kudus dan disarankan bagi  guru PJOK SDLB Negeri di Kabupaten Kudus  model permainan ini agar model permainan ini menjadi alternatif penyampaian pembelajaran permainan bola kecil yang dengan adanya permainan ini diharapkan pembelajaran akan lebih menarik dan aman untuk siswa.
GAYA BELAJAR, MOTIVASI BERPRESTASI, LOCUS OF CONTROL DAN ACADEMIC SELF-CONCEPT MAHASISWA FIK UNCEN miftah fariz putra
Journal of Sport Science and Education Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v1n1.p1-7

Abstract

The aim of this research was to find out (1) profile of learning style, achievement motivation, locus of control, academic self-concept of the college student of FIK Uncen, (2) difference of learning style, achievement motivation, locus of control, academic self-concept of the college student of FIK Uncen to view gender.  The result of this research was (1) there was 7 (9,6%) college students that have visual learning style, 19 (26,0%) college students that have aural learning style, 16 (21,9%) college students that have read/write learning style, 31 (42,5%) college students that have kinesthetic learning style. There was no difference learning style to view gender, (2) the mean of achievement motivation of the effort dimension have more higly score (29) than both the choice dimension (21) and the persistence dimension (19). There was no difference achievement motivation to view gender, (3) there was 63 (86,3%) college students that have internal locus of control and 10 (13,7%) college students have external locus of control. There was no difference locus of control to view gender (4) there was 18 (24,7%) college students that have high academic self-concept, 55 (75,3%) college students that have medium academic self-concept, and 0 (0%) college students that have low academic self-concept. There was no difference academic self-concept to view gender. Key words: Gaya belajar, motivasi berprestasi, locus of control, academic self-concept