cover
Contact Name
Wardana
Contact Email
mediaagribisnis@umbuton.ac.id
Phone
+6282188541480
Journal Mail Official
mediaagribisnis@umbuton.ac.id
Editorial Address
Jl. Betoambari 36, Kota Baubau, Propinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Agribisnis
ISSN : 25278479     EISSN : 26862174     DOI : https://doi.org/10.35326/agribisnis.v3i2
Jurnal Media Agribisnis has a focus to provide a venue for academicians, researchers, and practitioners for publishing the original research articles or review articles related to the agriculture fields. It is open access and peer-reviewed journal, published by Faculty of Agriculture, Muhammadiyah University of Buton. The journal is a biannual which is published on May and November. Articles submitted might cover topical issues in Agricultural Feasibility Studies, Agribusiness Management, Agribusiness Strategy Management, Agribusiness Quality Development, Agricultural Development, Agricultural Policy, Agriculture Marketing, Food Security, Regional Development Planning, Agricultural and Environmental Microbiology, Agricultural Socioeconomics, Agroclimatology, and Agronomy.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2021): November" : 13 Documents clear
Keragaman Genetik Plasma Nutfah Padi Lokal (Oryza sativa L.) Asal Buton Selatan Agus Slamet; Rajab Rajab
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1177

Abstract

Tingginya keragaman genetik padi lokal sangat bermanfaat dalam program pemuliaan tanaman untuk perbaikan varietas padi ladang karena berfungsi sebagai induk silangan yang membawa gen-gen unggul. Buton Selatan merupakan salah satu kabupaten yang sangat kaya akan kultivar padi lokal yang telah dibudidayakan secara turun temurun. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan pendataan plasma nutfah padi lokal asal Buton Selatan serta pra-identifikasi potensi genetik yang dimiliki. Penelitian ini dilakukan mulai dari November 2020 – Februari 2021 dengan mengumpulkan setiap kultivar padi lokal yang dibudidayakan oleh masyarakat setempat. Identifikasi keragaman genetik dilakukan melalui pengamatan bentuk gabah, warna beras dan karakter agronominya. Sebanyak 25 kultivar padi lokal berhasil dieksplorasi yang terdiri dari padi pulut dan padi biasa dengan keragaman genetik padi lokal yang dimiliki meliputi karakter bentuk gabah berdasarkan rasio panjang/lebar gabah mulai dari bold (bulat) < 2.1 , medium (sedang) 2.1 - 3 dan slender (ramping) > 3, karakteristik warna gabah yang beragam dari kuning jerami, bercak coklat kuning jerami hingga merah kecoklatan, dengan variasi warna beras putih, merah dan hitam, karakter agronomi umur tanam berkisar antara 3 – 5 bulan, termasuk tipe padi javanica yang sukar rontok dan padi indica yang mudah rontok serta tipe bobot padi yang bervariasi (kategori berat > 35 g, karegori sedang 20 – 35 g, kategori ringan < 20 g).
Analisis Usahatani Budidaya Tanaman Selada Kepala Secara Konvensional Esty Puri Utami; Nyi Mas Roihani Anwar
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1393

Abstract

Selada kepala merupakan jenis tanaman sayuran daun semusim yang kaya akan kandungan gizi yang baik bagi tubuh manusia serta memiliki prospek yang menjanjikan untuk dikembangkan. Namun tentu selama proses budidayanya tidak sedikit mengalami kendala dan hambatan, baik dari faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini dilakukan di Gapoktan Lembang Agri yang berlokasi di Kp. Pengkolan, Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik budidaya, pemasaran dan kendala yang dihadapi, serta menganalisis kelayakan usaha dengan cara menghitung penerimaan dan pendapatan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualtitatif dan metode kuantitatif dengan cara analisis pendapatan usahatani, kemudian dilanjutkan dengan analisis R/C ratio untuk mengetahi kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukkan teknik budidaya selada kepala secara konvensional meliputi kegiatan persiapan awal diantaranya pengolahan tanah, pemupukan dasar, pembuatan bedengan, pemasangan mulsa dan pembuatan lubang tanam. Kemudian persemaian, pindah tanam, pemeliharaan, panen dan penanganan pasca panen. Pemasaran dilakukan secara saluran langsung (zero levels channel or direct marketing channel) dari produsen ke konsumen, tanpa menggunakan perantara pengepul. Total biaya yang dikeluarkan dan pendapatan yang diperoleh dalam usahatani selada kepala ini berturut- turut adalah sebesar Rp 26.130.000 dan Rp 18.870.000, dengan nilai R/C rasio 1,72. Kendala yang dihadapi meliputi cuaca dan perubahan iklim serta pemasarannya.
Analisis Strategi Pemasaran Cemilan Kacang Tanah (Arachis Hypogaea) Studi Kasus Pada Home Industry Rapo-Rapo Di Kota Raha Kabupaten Muna Waode Alzarliani; Safrin Edy; Takdir Takdir
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1574

Abstract

Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui kelemahan, kekuatan, peluang dan ancaman yang mempengaruhi pemasaran cemilan kacang tanah (Arachis hypogaea) pada Home Industry Rapo-Rapo di Kota Raha Kabupaten Muna serta untuk merumuskan strategi pemasaran yang sesuai untuk diterapkan pada Home Industry Rapo-Rapo cemilan kacang tanah di Kota Raha Kabupaten Muna. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2021 di Home Industry Rapo-Rapo, Kota Raha, Kabupaten Muna. Sampel dalam penelitian ini adalah pelaku usaha Home Industry Rapo-Rapo cemilan kacang tanah. Metode yang digunakan adalah analisis strategi pemasaran, analisis faktor internal dan eksternal melalui analisis SWOT dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan matriks SWOT maka prioritas utama startegi pada Home Industry Rapo-Rapo cemilan kacang tanah di Kota Raha Kabupaten Muna adalah berada pada kuadran I (Progresif), yaitu Strategi S-O (Strength-Opportunity) atau strategi kekuatan-peluang “Daya guna Home Industry Rapo-Rapo cemilan kacang tanah yang memiliki status usaha sendiri, memiliki kemasan prodak yang sudah memenuhi standar menyebabkan Rapo-Rapo cemilan kacang tanah berkualitas sangat baik, dalam merebut dan menciptakan peluang inovasi bentuk produk, dan produk sudah dikenal sebagai oleh-oleh melalui penggunaan media sosial sebagai media pemasaran".
Dampak Perubahan Iklim Terhadap Produktivitas Kopi Robusta Di Desa Kurrak Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar Andi Werawe Awe Angka
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1594

Abstract

The production of the local coffee plantation contributes significantly to the national coffee production. The effort in providing production inputs and plantation maintenance has been performed but the optimum productivity has not been achieved yet. The productivity of robusta coffee plantation that depends on the rainwater harvesting can be affected by microenvironment climate changes such as the temperature increase and the rainfall intensity. This research was conducted in the Kurrak Village, Tapango District, Polewali Mandar Regency. The research sample was the robusta coffee farmers who cultivate the young coffee plants. The research method used was a descriptive quantitative study using multiple linear regression for data analysis. The regression results show that temperature and precipitation significantly affected the productivity of Robusta coffee in the Kurrak Village, Tapango District, Polewali Mandar Regency. The impact of climate change affects the growth of robusta coffee and the shift of the cultivation activity time. Keywords: Productivity, Robusta Coffee, Climate Change ABSTRAK Produksi perkebunan kopi rakyat berkontribusi besar bagi produksi kopi nasional. Upaya pemberian input produksi dan pemeliharaan kebun telah dilakukan namun produktivitas belum mencapai optimal. Produktivitas kebun kopi robusta yang bergantung pada tadah hujan dapat dipengaruhi oleh dampak perubahan iklim pada lingkungan mikro yaitu kenaikan suhu dan intensitas curah hujan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kurrak, Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar. Sampel penelitian adalah petani kopi robusta yang mengusahakan tanaman kopi umur muda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. dengan nalisis data regresi linear berganda. Hasil regresi menunjukkan bahwa suhu dan curah hujan berpengaruh nyata terhadap produktivitas kopi Robusta di Desa Kurrak Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar. Dampak perubahan iklim secara kompleks berpengaruh pada pengembangan kopi robusta dan pergeseran waktu aktivitas budidaya. Kata Kunci: Produktivitas, Kopi Robusta, Perubahan iklim
Induksi Pembungaan Jeruk Keprok Siompu dengan Ketinggian Strangulasi yang Berbeda di Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara Muhamad Noor Azizu; Peliyarni Peliyarni
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1610

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menyelesaikan pemasalahan tanaman jeruk keprok Siompu yang telah berumur 5 tahun, namun belum memasuki waktu berbuah dan untuk mendapatkan teknik strangulasi yang tepat bagi tanaman jeruk pada periode transisi. Penelitian dilaksanakan dikebun jeruk milik petani Desa Lasembangi Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara pada bulan Januari sampai Desember 2021. Rancangan percobaan yang diterapkan pada penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK), terdiri dari 5 perlakuan dan masing-masing perlakuan terdiri dari 3 tanaman dan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 45 satuan percobaan. Rancangan penelitian dengan perlakuan apliaksi strangulasi pada ketinggian yang berbeda. Perlakuan adalah S1 = 20 cm dari dasar tanah, S2 = 30 cm dari dasar tanah, S3 = 40 cm dari dasar tanah, S4 = 50 cm dari dasar tanah, dan S5= 60 cm dari dasar tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strangulasi dapat membungakan tanaman jeruk Keprok Siompu yang telah berumur 5 tahaun. Ketinggian strangulasi 60 cm dapat lebih cepat menginduksi pembunggaan tanaman jeruk Keprok Siompu. Jumlah bunga dan buah yang dihasilkan dari perlakuan strangulasi pada ketinggian 60 cm lebih tinggi.
Analisis Tingkat Potensi Berswasembada Pangan Kabupaten Lombok Tengah Provinsi NTB Candra Ayu; Wuryantoro Wuryantoro; Muhammad Nursan
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1622

Abstract

Kabupaten Lombok Tengah merupakan sentra produksi pangan, khususnya beras di Propinsi NTB. Namun potensi untuk berswasembada pangan tersebut terancam akibat alih fungsi lahan untuk aktivitas di luar pertanian. Penelitian ini menggunakan data sekunder terakhir yang tersedia (tahun 2019 dan 2020) untuk menganalisis di tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten (Kabupaten Lombok Tengah) tentang: luas tanam tanaman pangan/kapita/tahun, luas lahan minimal/kapita/tahun untuk mencapai swasembada pangan; jumlah produksi tanaman pangan dan menentukan tingkat potensi berswasembada pangan setiap kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas tanam tanaman pangan per kapita tahun 2020 di Kabupaten Lombok Tengah sebesar 216,67 % dari lahan minimal untuk berswasembada pangan (minimal 0,06 ha/kapita/tahun); tersempit di Kecamatan Praya dan terluas di Kecamatan Praya Barat Daya. Jumlah produksi tanaman pangan setara kalori 2.208.837.325.200 Kilo kalori atau setara 613.565.924 kg beras/tahun. Kecamatan dengan potensi daya dukung berswasembada pangan tinggi (mampu berswasembada pangan dan memberi kehidupan layak) adalah Praya Barat Daya, Pujut, Praya Timur dan Praya Barat; sedangkan yang berdaya dukung sedang (mampu berswasembada minimal sejumlah Kebutuhan Fisik Minimum tapi kehidupan belum layak) adalah kecamatan: Jonggat, Janapria, Praya Tengah, Kopang, Batukliang Utara, Pringgarata, Batukliang, dan Praya. Kecamatan Praya merupakan wilayah yang paling rawan mengalami penurunan potensi berswasembada pangan menjadi rendah akibat dari tingginya laju pembangunan ekonomi dan pertambahan penduduk yang mengkonversi lahan pertanian produktif.
Uji Tetrazolium dan Daya Berkecambah Benih Kedelai (Glycine Max L.) Varietas Anjasmoro dan Biosoy 2 Ayu Oshin Yap Sinaga; Mimi Lindayanti; Putri Gita Lestari; David Septian Sumanto Marpaung
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1651

Abstract

Penurunan hasil produksi kedelai dapat disebabkan karena adanya faktor internal yaitu mutu benih, untuk itu perlu dilakukan pengujian mutu benih sebelum benih kedelai ditanam di lapangan. Pengujian daya kecambah dan tetrazolium dapat dilakukan untuk mengetahui mutu benih kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya berkecambah dan viabilitas benih kedelai varietas anjasmoro dan biosoy 2 serta mengetahui korelasi antara uji tetrazolium (uji TZ) dengan uji daya berkecambah benih kedelai (Glycine max L.) varietas anjasmoro dan biosoy 2. Pengujian vigor benih yang dilakukan menggunakan 2 metode yaitu pengujian vigor dengan uji daya berkecambah dan pengujian vigor dengan uji TZ. Hasil uji TZ yang diperoleh menunjukkan bahwa benih kedelai varietas anjasmoro dan biosoy 2 merupakan benih yang viabel. Benih varietas anjasmoro memiliki persentase benih viabel sebesar 92.75% dan benih biosoy 2 82%. Pengujian daya berkecambah benih kedelai varietas Anjasmoro, ditemukan kecambah normal 80.75%, kecambah abnormal 12.25%, dan benih mati 7%. Sementara benih kedelai varietas Biosoy 2 ditemukan kecambah normal 41.25%, kecambah abnormal 40.75%, dan benih mati 7.72%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa benih kedelai varietas anjasmoro memiliki viabilitas dan daya berkecambah yang lebih tinggi dibandingkan dengan benih kedelai varietas biosoy 2. Penelitian lebih lanjut tetang pengaruh waktu simpan terhadap mutu benih, akan sangat membantu dalam memahami waktu yang tepat untuk penyimpanan kedelai varietas Anjasmoro dan Biosoy 2.
Analisisi Pendapatan Dan Nilai Tambah Usaha Ayami Ras Pedaging (Studii Kasus : UD. Alhamdulillah) Ikrar Mohammad Saleh; Amrullah Amrullah; Muhammad Darwis; Putra Astaman; Muhamad Noor Azizu
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1658

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis biaya, penerimaan, ipendapatan, efisiensiiusaha, dan nilai tambah pada lembaga ayam rasi pedaging di UD. Alhamdulillah pasari Daya Kota Makassar. Analisa data menggunakan statistik deskriptif yaitu analisisi pendapatan dani nilai tambah metodei hayami. Hasil menunjukkan terdapat tiga lembaga pemasaran yaitu UD. Alhamdulillah, Pedagang Pengecer Pemotong, dan Pedagang Pengecer. Pendapatan masing-masing lembaga pemasaran adalah UD. Alhamdulillah Rp. 99.980.472/periode, Pedagang Pemotong Pengecer Rp. 241.652.306/periode, dan Pedagang Pengecer Rp. 99.007.956/periode. Nilai tambah yang diperoleh tiap lembaga pemasaran di UD. Alhamdulillah antara lain; lembaga yang memiliki nilai tambah tertinggi adalah Pedagang pengecer Rp. 16.681,00/ekor (tingkat keuntungan 55,94%). Sedangkan Lembaga pemasaran yang memperoleh keuntungan tertinggi adalah UD. Alhamdulillah Rp. 13.165,46/ekor (tingkat keuntungan 78,36%).
Strategi Pengembangan Jeruk Manis Di Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan Suriadi Suriadi; Rabiyatul Jasiyah; La Kasman
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan jeruk manis di Desa Waindawula Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh petani jeruk manis sebanyak 20 orang. Metode analisis data menggunakan analisi matriks Strength, Weakness, Opportunities, dan Threat. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi yang baik berada pada kuadran I menandakan keadaan yang sangat bermanfaat mempunyai peluang dan kekuatan untuk mendukung metode perkembangan yang agresif (cenderung, kebutuhan) dan pada matriks SWOT menerapkan strategi S-O yaitu adanya kesediaan lahan yang masih luas sehingga petani dapat memperoleh produksi yang tinggi dengan meningkatkan budidaya jeruk manis, adanya SDM anggota keluarga sendiri agar dapat dimanfaatkan sebagai tenaga kerja untuk proses penjualan jeruk manis melalui media sosial, adanya pengetahuan dan keterampilan petani sehingga menghasilkan jeruk manis yang berkualitas, dan petani dapat mempromosikan hasil jeruk manis karena mempunyai cita rasa yang khas sehingga mampu dikenal oleh masyarakat secara umum. Kemudian hasil analisis data dalam matriks SWOT menerapkan strategi S-O yaitu dengan total skor 3.69. Adapun dalam matriks IFAS memiliki total skor kekuatan 1.97 dan total skor kelemahan 0.5 sedangkan dalam matriks EFAS memiliki total skor peluang 1.72 dan total skor ancaman 0.56.
Tren Penelitian Pangan Halal Guna Mewujudkan Ketahanan Pangan di Masa dan Sesudah Pandemi COVID-19 Antasalam Ajo
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1713

Abstract

Penelitian pangan halal yang sedang berkembang tidak selalu selaras dengan peningkatan kinerja pangan halal tradisional yang berkembang di masyarakat. Kajian ini bertujuan diperolehnya gambaran dan informasi yang menjadi tren penelitian dalam mengembangkan pangan halal di Indonesia dan dunia pada umumnya yang seharusnya langsung atau tidak langsung berdampak secara ekonomis terutama pada masyarakat bawah. Penelitian ini merupakan kajian artikel yang terdiri dari 200 artikel nasional Indonesia yang dihimpun melalui Google Scholar dan 200 artikel yang dihimpun dari website berbasis Scopus. Artikel dihimpun menggunakan Publish or Perish lalu diekspor pada aplikasi Mendeley untuk melakukan pengisian meta data artikel terutama abstrak dan kata kunci, untuk selanjutnya dianalisis menggunakan Vosviewer. Hasil kajian menyimpulkan bahwa tren penelitian pangan halal masih akan terjadi. Pada lingkup Indonesia kajian halal lebih banyak terjadi secara umum dibandingkan kajian halal khususnya pada produk pangan. Pada masa pandemi ini tema penelitian berfokus pada minat pembelian pangan halal, norma subyektif konsumen, dan misalnya label halal. Pada penelitian tingkat dunia atau internasional puncak penelitian pangan halal terjadi pada sekitar tahun 2018, dan mulai tahun 2019 hingga sekarang ini antara lain berfokus pada keamanan pangan, satisfaction, halal awareness, muslim consumers, halal tourism, hingga islamic marketing. Menindaklanjuti penelitian ini diperlukan kajian pemberdayaan pangan halal khususnya pangan halal tradisional di masyarakat.

Page 1 of 2 | Total Record : 13