cover
Contact Name
Aris Setia Noor, SE.,M.Si
Contact Email
arissetianoor@gmail.com
Phone
+6285247409444
Journal Mail Official
arissetianoor@gmail.com
Editorial Address
Jalan Adhyaksa No 2 Kayu Tangi Banjarmasin Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 26562928     DOI : 1031602
Core Subject : Social,
Dalam rangka memperluas media publikasi dan desiminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Ilmu - Ilmu Sosial, Unit Jurnal dan Publikasi Ilmiah Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-banjary Banjarmasin telah menerbitkan Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial dengan e-ISSN : 2656-2928 dan secara berkala sudah terbit 2 kali dalam satu tahun (bulan Maret dan September). Jurnal ini menampung gagasan ilmiah dan hasil penelitian dari Akademisi Perguruan Tinggi, dan Peneliti dari seluruh Indonesia.
Articles 124 Documents
MANAJEMEN PROGRAM LITERASI UNTUK PENGUATAN KEMAMPUAN MEMBACA DI SD NEGERI 1 AGUNG KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG Marini, Marini; Madihah, Hunul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22641

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen program literasi di SD Negeri 1 Agung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi dilaksanakan secara sistematis melalui pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran, pengadaan pojok baca, serta optimalisasi perpustakaan. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui pengamatan kemampuan membaca, penilaian guru, dan refleksi bersama. Faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah dan guru, ketersediaan sarana literasi, serta kebijakan sekolah. Adapun penghambat mencakup perbedaan kemampuan membaca siswa, rendahnya minat baca, dan keterbatasan koleksi buku. Secara keseluruhan, manajemen program literasi berkontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan membaca, meskipun masih diperlukan penguatan sarana dan motivasi siswa.
Kepemimpinan transformasional Dalam Penguatan Karakter Peduli Sosial Membawa Pahindai Di SMP Negeri 1 Jaro Kabupaten Tabalong Purwanti, Tuti; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22622

Abstract

Kepemimpinan transformasional kepala sekolah di SMP Negeri 1 Jaro menjadi motor penggerak utama dalam mengintegrasikan kearifan lokal "Membawa Pahindai" ke dalam lingkungan sekolah. Melalui keteladanan dan visi yang kuat, tradisi ini berhasil ditransformasikan menjadi instrumen pedagogis yang efektif untuk menanamkan nilai empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial pada siswa. Keberhasilan program ini membuktikan bahwa pendidikan karakter berbasis budaya lokal mampu mengubah kebijakan formal menjadi gerakan moral yang organik dan berkelanjutan bagi seluruh warga sekolah di tengah tantangan globalisasi.
STRATEGI KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIK MELALUI PERENCANAAN BERBASIS DATA RAPOR PENDIDIKAN DI TK NEGERI TUNAS MUDA MAHE KABUPATEN TABALONG Misda, Misda; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22650

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidik melalui perencanaan berbasis data Rapor Pendidikan di TK Negeri Tunas Muda Mahe Kabupaten Tabalong. Rapor Pendidikan digunakan sebagai instrumen utama perencanaan berbasis bukti untuk menindaklanjuti capaian mutu pendidik dan proses pembelajaran yang berada pada kategori sedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah dan pendidik. Analisis data dilakukan dengan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi kepemimpinan integratif yang memadukan kepemimpinan transformasional, instruksional, dan adaptif dalam memanfaatkan Rapor Pendidikan sebagai dasar perencanaan. Strategi tersebut dilaksanakan melalui tahapan pengunduhan dan pembacaan data secara kolaboratif, refleksi berbasis SWOT, perumusan program peningkatan kompetensi pendidik, serta evaluasi dan monitoring berkelanjutan. Implementasi strategi ini berkontribusi pada peningkatan literasi data guru, penguatan budaya reflektif berbasis data, dan perbaikan praktik pembelajaran. Kendala utama yang dihadapi meliputi rendahnya literasi data, resistensi psikologis terhadap data, serta keterbatasan waktu dan beban administratif, yang diatasi melalui pendampingan bertahap, penyederhanaan indikator, dan pendekatan persuasif. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai data sense-maker dalam mendorong peningkatan mutu pendidik secara berkelanjutan di satuan PAUD.
NILAI NILAI ETIS DALAM HUBUNGAN SOSIAL PERSPEKTIF ETIKA IMMANUEL KANT Fadhel Muhammad
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.20749

Abstract

ABSTRAK Hubungan sosial dalam kehidupan manusia menuntut adanya landasan etis yang mampu menjaga keharmonisan dan keadilan antarindividu. Penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa etika Immanuel Kant, dengan konsep deontologisnya, memberikan kerangka moral yang kokoh dalam membangun hubungan sosial yang beradab. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai etis yang terkandung dalam etika Kant dan relevansinya terhadap kehidupan sosial masyarakat modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan library research dengan pendekatan filsafat etika normatif, yaitu menelaah karya-karya primer Immanuel Kant seperti Groundwork of the Metaphysics of Morals serta literatur sekunder yang mendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai etis utama dalam perspektif Kant meliputi kewajiban moral, otonomi, penghormatan terhadap martabat manusia, dan prinsip universalitas. Nilai-nilai tersebut menekankan pentingnya memperlakukan sesama manusia sebagai tujuan, bukan sekadar alat untuk kepentingan pribadi. Dengan demikian, etika Kant memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk tatanan sosial yang berkeadilan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Kata Kunci : Etika Immanuel Kant, nilai etis, hubungan sosial, moralitas, kewajiban. AbstractSocial relationships in human life require an ethical foundation that maintains harmony and justice among individuals. This study is based on the view that Immanuel Kant’s ethics, with its deontological concept, provides a solid moral framework for building civilized social relations. The purpose of this research is to analyze the ethical values contained in Kant’s ethics and their relevance to modern social life. The research method used is library research with a normative ethical-philosophical approach, examining Kant’s primary works such as Groundwork of the Metaphysics of Morals and relevant secondary literature. The results show that the main ethical values in Kant’s perspective include moral duty, autonomy, respect for human dignity, and the principle of universality. These values emphasize the importance of treating other human beings as ends in themselves, not merely as means for personal gain. Thus, Kantian ethics makes a significant contribution to shaping a just social order that upholds moral integrity and human dignity. Keywords: Immanuel Kant’s ethics, ethical values, social relations, morality, duty.
Manajemen Kolaboratif Kepala Sekolah Dalam Mengimplementasikan Program Pendidikan Inklusif Di SMP Negeri 2 Tanjung Kabupaten Tabalong sri yustina; Husnul Madihah; Didi Susanto
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22621

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen kolaboratif kepala sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif di sekolah reguler, dengan fokus pada pola kepemimpinan kolaboratif yang terintegrasi dengan strategi adaptasi kurikulum. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang cenderung menitikberatkan pada kesiapan guru atau kebijakan inklusif, penelitian ini menawarkan perspektif baru mengenai bagaimana kepala sekolah berperan sebagai penggerak kolaborasi lintas peran dalam konteks keterbatasan sumber daya sekolah.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Negeri 2 Tanjung, Kabupaten Tabalong. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling, guru pendamping, serta orang tua peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusif berlangsung secara bertahap dan kontekstual melalui penerapan manajemen kolaboratif yang bersifat partisipatif dan adaptif. Novelty penelitian ini terletak pada temuan pola manajemen kolaboratif kepala sekolah yang tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme koordinatif, tetapi juga sebagai strategi penguatan adaptasi kurikulum inklusif melalui perencanaan partisipatif, supervisi kolaboratif, dan evaluasi reflektif berkelanjutan. Pola ini memungkinkan terbangunnya budaya sekolah inklusif meskipun sekolah belum sepenuhnya didukung oleh sumber daya pendidikan khusus. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual berupa penguatan model manajemen kolaboratif kepala sekolah yang relevan untuk pengembangan praktik pendidikan inklusif di sekolah reguler.
Kepemimpinan transformasional Dalam Penguatan Karakter Peduli Sosial Membawa Pahindai Di SMP Negeri 1 Jaro Kabupaten Tabalong Tuti Purwanti; Husnul Madihah; Didi Susanto
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22622

Abstract

Kepemimpinan transformasional kepala sekolah di SMP Negeri 1 Jaro menjadi motor penggerak utama dalam mengintegrasikan kearifan lokal "Membawa Pahindai" ke dalam lingkungan sekolah. Melalui keteladanan dan visi yang kuat, tradisi ini berhasil ditransformasikan menjadi instrumen pedagogis yang efektif untuk menanamkan nilai empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial pada siswa. Keberhasilan program ini membuktikan bahwa pendidikan karakter berbasis budaya lokal mampu mengubah kebijakan formal menjadi gerakan moral yang organik dan berkelanjutan bagi seluruh warga sekolah di tengah tantangan globalisasi.
PENGELOLAAN DATA ADMINISTRASI PENDIDIKAN DALAM UPAYA PENGUATAN MUTU DI SMA NEGERI 1 TANTA KABUPATEN TABALONG Risna Heriani; Husnul Madihah; Didi Susanto
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22627

Abstract

IntisariPengelolaan data administrasi pendidikan merupakan elemen penting dalam mendukung peningkatan kualitas sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pengelolaan data administrasi pendidikan di SMA Negeri 1 Tanta Kabupaten Tabalong serta kontribusinya terhadap penguatan mutu sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, operator Dapodik, wali kelas, dan tenaga administrasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pengelolaan data administrasi telah dilakukan secara terstruktur melalui rapat kerja dan pengugasan operator. Pelaksanaannya berjalan rutin dan memberikan manfaat dalam mendukung pengambilan keputusan manajerial, perencanaan program sekolah, serta pelaporan akuntabilitas. Namun pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, penguasaan pengelolaan berbasis manual, keterlambatan pemutakhiran data, serta evaluasi yang belum berkelanjutan. Oleh karena itu diperlukan peningkatan kapasitas tenaga administrasi, digitalisasi sistem, dan penguatan evaluasi secara berkala agar pengelolaan data administrasi dapat berkontribusi optimal terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
IMPLEMENTASI TABALONG SMART DALAM OPTIMALISASI PERAN KEPALA SEKOLAH DI KABUPATEN TABALONG syarif hidayat; Husnul Madihah; Iswiyati Rahayu
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22628

Abstract

Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada beberapa sekolah binaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Tabalong SMART memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan tata kelola sekolah digital. Kepala sekolah berperan sebagai aktor strategis dalam mengintegrasikan nilai Sejahtera, Maju, Religius, dan Terdepan ke dalam kepemimpinan, kebijakan, serta budaya sekolah. Keberhasilan implementasi didukung oleh komunikasi yang efektif, kolaborasi antaraktor pendidikan, dan komitmen kepala sekolah terhadap inovasi digital. Namun demikian, terdapat kendala berupa keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital, kesenjangan pemanfaatan teknologi antar sekolah, serta kondisi jaringan internet yang belum stabil. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kepemimpinan digital dan pemerataan akses teknologi guna mendukung keberlanjutan implementasi kebijakan pendidikan berbasis smart governance
STRATEGI MANAJEMEN PENGELOLAAN MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 3 MURUNG PUDAK khotibul imam; Husnul Madihah; Didi Susanto
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22637

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan nasional yang dirancang untuk menjamin pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik sebagai bagian integral dari peningkatan kualitas pelayanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 3 Murung Pudak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental tunggal, yang melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, petugas SPPG, perwakilan orang tua, dan peserta didik sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis data interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Program MBG telah dilaksanakan secara sistematis melalui penerapan fungsi manajemen yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang bersifat adaptif dan kolaboratif. Implementasi program memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kehadiran siswa, konsentrasi belajar, serta kepuasan warga sekolah terhadap layanan pendidikan. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait keterbatasan sarana pendukung dan koordinasi lintas pemangku kepentingan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat ditentukan oleh kapasitas manajerial sekolah dalam mengintegrasikan kebijakan nasional ke dalam praktik pelayanan pendidikan yang kontekstual dan berkelanjutan. Temuan penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian manajemen pendidikan dengan memosisikan program gizi sekolah sebagai instrumen strategis dalam peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.
MANAJEMEN PROGRAM LITERASI UNTUK PENGUATAN KEMAMPUAN MEMBACA DI SD NEGERI 1 AGUNG KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG Marini Marini; Hunul Madihah; Didi Susanto
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22641

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen program literasi di SD Negeri 1 Agung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi dilaksanakan secara sistematis melalui pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran, pengadaan pojok baca, serta optimalisasi perpustakaan. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui pengamatan kemampuan membaca, penilaian guru, dan refleksi bersama. Faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah dan guru, ketersediaan sarana literasi, serta kebijakan sekolah. Adapun penghambat mencakup perbedaan kemampuan membaca siswa, rendahnya minat baca, dan keterbatasan koleksi buku. Secara keseluruhan, manajemen program literasi berkontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan membaca, meskipun masih diperlukan penguatan sarana dan motivasi siswa.

Page 12 of 13 | Total Record : 124