cover
Contact Name
Aris Setia Noor, SE.,M.Si
Contact Email
arissetianoor@gmail.com
Phone
+6285247409444
Journal Mail Official
arissetianoor@gmail.com
Editorial Address
Jalan Adhyaksa No 2 Kayu Tangi Banjarmasin Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 26562928     DOI : 1031602
Core Subject : Social,
Dalam rangka memperluas media publikasi dan desiminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Ilmu - Ilmu Sosial, Unit Jurnal dan Publikasi Ilmiah Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-banjary Banjarmasin telah menerbitkan Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial dengan e-ISSN : 2656-2928 dan secara berkala sudah terbit 2 kali dalam satu tahun (bulan Maret dan September). Jurnal ini menampung gagasan ilmiah dan hasil penelitian dari Akademisi Perguruan Tinggi, dan Peneliti dari seluruh Indonesia.
Articles 113 Documents
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KURIKULUM MERDEKA PADA MIN 11 HULU SUNGAI SELATAN DAN MIN 14 HULU SUNGAI SELATAN Alfiannor, Alfiannor; Jarkawi, Jarkawi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v7i1.18536

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi manajemen Kurikulum Merdeka di MIN 11 Hulu Sungai Selatan dan MIN 14 Hulu Sungai Selatan, dengan fokus pada proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi kurikulum. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di kedua madrasah mengikuti KMA 347 Tahun 2022, dengan pendekatan Grass Roots Approach, di mana guru menjadi pusat dalam manajemen kurikulum. Faktor pendukung utama adalah sarana prasarana yang memadai, dukungan stakeholder, serta pola pikir yang progresif. Sementara itu, faktor penghambat meliputi kurangnya kesiapan guru, minimnya pemahaman tentang Kurikulum Merdeka, serta pola pikir yang stagnan. Untuk mengatasi hambatan tersebut, madrasah menerapkan strategi seperti bimbingan teknis (Bimtek), pelatihan internal, konsultasi dengan madrasah lain, serta peningkatan literasi terkait kurikulum baru. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kesiapan SDM dan dukungan dari berbagai pihak.
EVALUASI KURIKULUM PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DI SD NEGERI 2 TAMIANG LAYANG KABUPATEN BARITO TIMUR Rumansyah, Arif; Susanto, Didi; Yuliansyah, Muhammad
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v7i1.18640

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan dan analisis perencanaan kurikulum P5 di SD Negeri 2 Tamiang Layang, (2) Mendeskripsikan dan analisis implementasi kurikulum merdeka belajar untuk P5 di SD Negeri 2 Tamiang Layang, (3) Mendeskripsikan dan analisis evaluasi hasil dari implementasi kurikulum merdeka belajar untuk P5 di SD Negeri 2 Tamiang Layang, untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan pendekatan Deskriptif kualitatif, yaitu pengumpulan data dengan menggunakan tekhnik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Pada perencanaan sekolah melakukan sosialisasi kurikulum sebagai tahap perkenalan kepada guru dan stake holder, membentuk tim fasilitasi untuk menyusun LKPD, menyusun modul projek, dan pendampingan kepada peserta didik, (2) implementasi kurikulum merdeka belajar P5 di SD Negeri 2 Tamiang Layang terlaksana kurang lebih 3 tahun untuk pelaksanaannya satu hari full di tiap akhir pekan, tahapan pembelajaran dimulai dari pengenalan dengan kegiatan talkshow atau membuat vidio pemantik, kontekstualisasi peserta didik mencari beberapa topik di lingkungan sekitar dengan tema yang sesuai, aksi nyata dan tindak lanjut, peran guru dan masyarakat sangat di butuhkan dalam pelaksanaan proyek. (3) Evaluasi kurikulum P5 di SD Negeri 2 Tamiang Layang diantaranya peserta didik menyusun laporan aksi nyata yang berbentuk proposal dan telah di tanda tangani untuk di serahkan kepada pihak sekolah, mendokumentasi kegiatan berupa vidio dan foto dari pelaksanaan projek, lembaga membuat laporan akhir proyek selama satu tahun, dan juga laporan yang khusus untuk wali murid yang berupa rapot. Kata Kunci : Evaluasi, Kurikulum, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila AbstractThis research aims to (1) Describe and analyze the planning of the P5 curriculum at SD Negeri 2 Tamiang Layang, (2) Describe and analyze the implementation of the independent learning curriculum for P5 at SD Negeri 2 Tamiang Layang, (3) Describe and analyze the evaluation of the results of the implementation of the independent learning curriculum for P5 at SD Negeri 2 Tamiang Layang, to achieve these goals, the researcher used a qualitative descriptive approach, namely data collection using observation, interview and documentation techniques. The results of this study indicate: (1) In school planning, curriculum socialization is carried out as an introductory stage to teachers and stakeholders, forming a facilitation team to compile LKPD, compile project modules, and mentoring students, (2) the implementation of the P5 independent learning curriculum at SD Negeri 2 Tamiang Layang has been carried out for approximately 3 years for its implementation one full day every weekend, the learning stages start from introduction with talk show activities or making video triggers, contextualization of students looking for several topics in the surrounding environment with appropriate themes, real action and follow-up, the role of teachers and the community is very much needed in project implementation. (3) Evaluation of the P5 curriculum at SD Negeri 2 Tamiang Layang includes students compiling real action reports in the form of proposals and have been signed to be submitted to the school, documenting activities in the form of videos and photos from the implementation of the project, the institution making a final project report for one year, and also a report specifically for guardians in the form of a report card.Keywords: Evaluation, Curriculum, Pancasila Student Profile Strengthening Project
PENGELOLAAN DATA ADMINISTRASI PENDIDIKAN DALAM UPAYA PENGUATAN MUTU DI SMA NEGERI 1 TANTA KABUPATEN TABALONG Heriani, Risna; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22627

Abstract

IntisariPengelolaan data administrasi pendidikan merupakan elemen penting dalam mendukung peningkatan kualitas sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pengelolaan data administrasi pendidikan di SMA Negeri 1 Tanta Kabupaten Tabalong serta kontribusinya terhadap penguatan mutu sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, operator Dapodik, wali kelas, dan tenaga administrasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pengelolaan data administrasi telah dilakukan secara terstruktur melalui rapat kerja dan pengugasan operator. Pelaksanaannya berjalan rutin dan memberikan manfaat dalam mendukung pengambilan keputusan manajerial, perencanaan program sekolah, serta pelaporan akuntabilitas. Namun pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, penguasaan pengelolaan berbasis manual, keterlambatan pemutakhiran data, serta evaluasi yang belum berkelanjutan. Oleh karena itu diperlukan peningkatan kapasitas tenaga administrasi, digitalisasi sistem, dan penguatan evaluasi secara berkala agar pengelolaan data administrasi dapat berkontribusi optimal terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
MANAJAMEN KINERJA DALAM PENGUATAN KUALITAS PELAYANAN TENAGA ADMINISTRASI DI SMA NEGERI 1 MUARA UYA Kustaniah, Kustaniah; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22653

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan manajemen kinerja dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di SMA Negeri 1 Muara Uya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan kepala tata usaha, staf administrasi, dan guru sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta analisis dokumen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kinerja telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Perencanaan kinerja didukung oleh rencana strategis, program kerja tahunan, serta standar operasional prosedur yang jelas. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian tugas berdasarkan struktur organisasi, meskipun masih terdapat keterbatasan jumlah sumber daya manusia. Pelaksanaan pelayanan administrasi memanfaatkan teknologi informasi dan beberapa inovasi layanan, namun masih menghadapi kendala pada waktu tunggu dan keandalan sistem. Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan melalui monitoring, evaluasi kinerja, dan survei kepuasan pengguna. Secara keseluruhan, manajemen kinerja berkontribusi positif terhadap peningkatan mutu pelayanan administrasi sekolah.
IMPLEMENTASI TABALONG SMART DALAM OPTIMALISASI PERAN KEPALA SEKOLAH DI KABUPATEN TABALONG hidayat, syarif; Madihah, Husnul; Rahayu, Iswiyati
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22628

Abstract

Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada beberapa sekolah binaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Tabalong SMART memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan tata kelola sekolah digital. Kepala sekolah berperan sebagai aktor strategis dalam mengintegrasikan nilai Sejahtera, Maju, Religius, dan Terdepan ke dalam kepemimpinan, kebijakan, serta budaya sekolah. Keberhasilan implementasi didukung oleh komunikasi yang efektif, kolaborasi antaraktor pendidikan, dan komitmen kepala sekolah terhadap inovasi digital. Namun demikian, terdapat kendala berupa keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital, kesenjangan pemanfaatan teknologi antar sekolah, serta kondisi jaringan internet yang belum stabil. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kepemimpinan digital dan pemerataan akses teknologi guna mendukung keberlanjutan implementasi kebijakan pendidikan berbasis smart governance
Manajemen Mutu Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal di SMAN 1 Upau erniyawati, nova; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22666

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi manajemen mutu pendidikan berbasis kearifan lokal Saraba Kawa di SMAN 1 Upau, Kabupaten Tabalong. Saraba Kawa sebagai filosofi budaya Banjar yang mencakup nilai Kawa Baucap (mampu mengemukakan gagasan), Kawa Manggawi (mampu melaksanakan tugas), dan Kawa Manyandang (mampu bertanggung jawab) diintegrasikan dalam pengelolaan mutu pendidikan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Saraba Kawa terimplementasi secara holistik dalam tiga fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Integrasi kearifan lokal tersebut mampu memperkuat budaya mutu sekolah, meningkatkan profesionalisme warga sekolah, serta menumbuhkan budaya tanggung jawab dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model manajemen mutu pendidikan berbasis kearifan lokal yang kontekstual dan relevan untuk diterapkan di sekolah lain.Jika Ibu mau, saya juga bisa:
NILAI NILAI ETIS DALAM HUBUNGAN SOSIAL PERSPEKTIF ETIKA IMMANUEL KANT Muhammad, Fadhel
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.20749

Abstract

ABSTRAK Hubungan sosial dalam kehidupan manusia menuntut adanya landasan etis yang mampu menjaga keharmonisan dan keadilan antarindividu. Penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa etika Immanuel Kant, dengan konsep deontologisnya, memberikan kerangka moral yang kokoh dalam membangun hubungan sosial yang beradab. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai etis yang terkandung dalam etika Kant dan relevansinya terhadap kehidupan sosial masyarakat modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan library research dengan pendekatan filsafat etika normatif, yaitu menelaah karya-karya primer Immanuel Kant seperti Groundwork of the Metaphysics of Morals serta literatur sekunder yang mendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai etis utama dalam perspektif Kant meliputi kewajiban moral, otonomi, penghormatan terhadap martabat manusia, dan prinsip universalitas. Nilai-nilai tersebut menekankan pentingnya memperlakukan sesama manusia sebagai tujuan, bukan sekadar alat untuk kepentingan pribadi. Dengan demikian, etika Kant memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk tatanan sosial yang berkeadilan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Kata Kunci : Etika Immanuel Kant, nilai etis, hubungan sosial, moralitas, kewajiban. AbstractSocial relationships in human life require an ethical foundation that maintains harmony and justice among individuals. This study is based on the view that Immanuel Kant’s ethics, with its deontological concept, provides a solid moral framework for building civilized social relations. The purpose of this research is to analyze the ethical values contained in Kant’s ethics and their relevance to modern social life. The research method used is library research with a normative ethical-philosophical approach, examining Kant’s primary works such as Groundwork of the Metaphysics of Morals and relevant secondary literature. The results show that the main ethical values in Kant’s perspective include moral duty, autonomy, respect for human dignity, and the principle of universality. These values emphasize the importance of treating other human beings as ends in themselves, not merely as means for personal gain. Thus, Kantian ethics makes a significant contribution to shaping a just social order that upholds moral integrity and human dignity. Keywords: Immanuel Kant’s ethics, ethical values, social relations, morality, duty.
STRATEGI MANAJEMEN PENGELOLAAN MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 3 MURUNG PUDAK imam, khotibul; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22637

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan nasional yang dirancang untuk menjamin pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik sebagai bagian integral dari peningkatan kualitas pelayanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 3 Murung Pudak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental tunggal, yang melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, petugas SPPG, perwakilan orang tua, dan peserta didik sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis data interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Program MBG telah dilaksanakan secara sistematis melalui penerapan fungsi manajemen yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang bersifat adaptif dan kolaboratif. Implementasi program memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kehadiran siswa, konsentrasi belajar, serta kepuasan warga sekolah terhadap layanan pendidikan. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait keterbatasan sarana pendukung dan koordinasi lintas pemangku kepentingan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat ditentukan oleh kapasitas manajerial sekolah dalam mengintegrasikan kebijakan nasional ke dalam praktik pelayanan pendidikan yang kontekstual dan berkelanjutan. Temuan penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian manajemen pendidikan dengan memosisikan program gizi sekolah sebagai instrumen strategis dalam peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.
STRATEGI MEMBANGUN KOMUNIKASI UNTUK PENINGKATAN PENGEMBANGAN KAWASAN PARIWISATA DI KECAMATAN BANJARMASIN UTARA KOTA BANJARMASIN Bahdiah, Bahdiah
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22870

Abstract

This study aims to analyze communication strategies to enhance tourism development in North Banjarmasin District, Banjarmasin City. The focus of the study is directed at communication patterns between the government, the private sector, and the community in supporting the development of the Sungai Jingah tourist area and the factors that influence its success. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, documentation, and literature studies. Data analysis is carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification with validity tests through triangulation. The results show that effective communication between the government, the private sector, and the community is a crucial factor in tourism area development. Synergy between stakeholders plays a role in identifying tourism potential, developing attractions, promoting destinations, and organizing tourism events that have an impact on increasing tourist visits and the local economy. However, tourism area development still faces obstacles such as limited infrastructure, suboptimal coordination between stakeholders, and less than optimal promotional and investment support. Therefore, a more integrated and collaborative communication strategy is needed to support sustainable tourism development in the area.
Manajemen Kolaboratif Kepala Sekolah Dalam Mengimplementasikan Program Pendidikan Inklusif Di SMP Negeri 2 Tanjung Kabupaten Tabalong yustina, sri; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22621

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen kolaboratif kepala sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif di sekolah reguler, dengan fokus pada pola kepemimpinan kolaboratif yang terintegrasi dengan strategi adaptasi kurikulum. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang cenderung menitikberatkan pada kesiapan guru atau kebijakan inklusif, penelitian ini menawarkan perspektif baru mengenai bagaimana kepala sekolah berperan sebagai penggerak kolaborasi lintas peran dalam konteks keterbatasan sumber daya sekolah.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Negeri 2 Tanjung, Kabupaten Tabalong. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling, guru pendamping, serta orang tua peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusif berlangsung secara bertahap dan kontekstual melalui penerapan manajemen kolaboratif yang bersifat partisipatif dan adaptif. Novelty penelitian ini terletak pada temuan pola manajemen kolaboratif kepala sekolah yang tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme koordinatif, tetapi juga sebagai strategi penguatan adaptasi kurikulum inklusif melalui perencanaan partisipatif, supervisi kolaboratif, dan evaluasi reflektif berkelanjutan. Pola ini memungkinkan terbangunnya budaya sekolah inklusif meskipun sekolah belum sepenuhnya didukung oleh sumber daya pendidikan khusus. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual berupa penguatan model manajemen kolaboratif kepala sekolah yang relevan untuk pengembangan praktik pendidikan inklusif di sekolah reguler.

Page 11 of 12 | Total Record : 113