cover
Contact Name
Muhamad Agus
Contact Email
agus.muhamad0@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agus.muhamad0@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan Jl. Sriwijaya No. 3 Pekalongan
Location
Kota pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
PENA AKUATIKA : JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Published by Universitas Pekalongan
ISSN : 02165449     EISSN : 2301640X     DOI : 10.31941
Pena Akuatika mempublikasikan artikel-artikel yang berisi ide, gagasan, hasil penelitian, kajian pustaka di bidang ilmu perikanan dan kelautan
Articles 186 Documents
Identifikasi Dan Prevalensi Ektoparasit Pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Di Perairan Kota Banda Aceh Akbar, Said Ali; Fhariza, Dasrimal; Melanie, Kavinta
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 24 No. 1 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v24i1.5147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ektoparasit dan menghitung prevalensi serta intensitas infeksi pada udang vaname (Litopenaeus vannamei) di tambak Desa Alue Naga dan Desa Deah Raya, Banda Aceh. Sampel diambil dari dua lokasi dengan total 28 ekor udang yang diperiksa. Zoothamnium sp., Vorticella sp., dan Epistylis sp. adalah ektoparasit yang ditemukan dengan prevalensi tertinggi sebesar 100% untuk Vorticella sp. dan Epistylis sp. di Desa Alue Naga. Intensitas infeksi tertinggi tercatat pada Vorticella sp. di bagian ekor dengan rata-rata 443 individu per ekor. Kualitas air, termasuk suhu, pH, dan salinitas, berada dalam batas normal dengan suhu 32°C, pH 6,25-6,86, dan salinitas 22-42 ppt, mendukung kondisi budidaya udang vaname. Hasil penelitian ini menunjukkan perlunya pengelolaan penyakit yang efektif dalam budidaya udang vaname.
Analisis Risiko Usaha Pada Pembenihan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Pokdakan Cahaya Ulam Desa Ponoragan Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara Hafidh, Muhammad Shafwan; Syafril, Muhammad; Sulistiowati Ningsih, Etik
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 24 No. 1 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v24i1.5391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kelayakan dan tingkat risiko pada usaha pembenihan ikan nila. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2024-November 2024 di Pokdakan Cahaya Ulam Desa Ponoragan Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus, dengan jumlah 14 pembudidaya. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah primer dan sekunder. Analisis data menggunakan analisis kelayakan dengan indikator Break Event Point (BEP) produksi dan harga dan analisis varian. Hasil penelitian pada usaha pembenihan ikan nila dengan nilai BEP produksi sebesar 34.032, BEP harga sebesar 80,75 layak dan menguntungkan untuk dijalankan secara finansial. Pada tingkat risiko terdapat risiko produksi, harga, dan pendapatan diperoleh nilai CV < 0,5 dan nilai L > 0, nilai ini menunjukkan hasil positif, dapat disimpulkan bahwa usaha pembenihan ikan nila di Pokdakan Cahaya Ulam mengalami keuntungan dan terhindar dari kerugian.
PEMANFAATAN LIMBAH NANAS SEBAGAI CRUDE ENZIM BROMELIN PADA PEMBUATAN KECAP DARI ISI PERUT IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN GARAM Rahmaningsih, Sri; Jumiati; Yuyun Suprapti
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 24 No. 1 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v24i1.5603

Abstract

Usaha pembuatan kecap ikan masih belum dilakukan sebagai usaha industri seperti kecap manis dari kedelai, hanya menggunakan metode tradisional dengan penambahan garam dan bersifat usaha rumah tangga. Kecap ikan yang baik memiliki kandungan protein 6%, lemak 1%, karbohidrat 9%, dan kadar air 63%. Pembuatan kecap ikan membutuhkan waktu fermentasi yang lama yaitu 6 sampai 24 bulan. Waktu yang lama dalam pembuatan kecap dirasakan kurang efektif untuk suatu usaha, sehingga dilakukan upaya untuk mengurangi waktu fermentasi, yaitu dengan penggunaan enzim, dari buah nanas sebagai sumber enzim bromelin. Bonggol dan kulit nanas umumnya dibuang, demikian juga dengan isi perut ikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui mutu kecap ikan dari isi perut ikan tongkol dengan penggunaan limbah nanas dan variasi penambahan garam. Parameter mutu berupa lemak, karbohidrat, air, abu, dan Total Plate Count (TPC). Metode experimental, Rancangan Acak Lengkap dengan 2 faktor yaitu komposisi sari nanas sebagai crude enzim bromelin (B) sebesar 10% (B1), 15% (B2), 20% (B3) dan komposisi garam (G) sebesar 10% (G1), 15% (G2), 20% (G3). Analisa data dengan Analysis of Varians (ANOVA) dan menggunakan uji F. Hasil analisa menunjukkan adanya perbedaan yang sangat nyata (P<0.01). Hasil terbaik untuk lemak, dan TPC pada perlakuan B3G3 sebesar 1.76%, dan 1.58 x 102 koloni/gr. Karbohidrat, air, abu yang terbaik pada perlakuan B1G1 sebesar 6.7%, 65.48%, 20.86%.
Efektifitas Penggunaan Diaphanosoma sp. Sebagai Substitusi Artemia sp. Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Larva Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Effectiveness Of Using Diaphanosoma sp. As A Substitution Of Artemia sp. On The Growth And Surviva Bartho, Seldi; Mulyono Baskoro; Sri Harijati
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 24 No. 1 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v24i1.5628

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) adalah komoditas perikanan bernilai tinggi di Indonesia, namun kualitas larva yang rendah akan berpengaruh terhadap tingkat produksi. Pakan alami seperti Artemia sp. mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva, namun harganya mahal. Alternatif ekonomis seperti Diaphanosoma sp. dibutuhkan karena mudah dikultur, tidak merusak kualitas air, dan tumbuh cepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas dan menentukan dosis tepat Diaphanosoma sp. sebagai substitusi Artemia sp. pada larva udang vaname (PL 3). Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Hasil menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik (LPS), dan laju pertumbuhan harian (LPH) antar perlakuan. Pertumbuhan tertinggi t pada perlakuan A (100% Artemia sp.), dengan LPS 5,94% dan LPH 0,68%. Tingkat kelangsungan hidup tertinggi terdapat pada perlakuan C (50% Artemia sp. dan 50% Diaphanosoma sp.) sebesar 91,89%. Keywords: Artemia salina, Diaphanosoma sp , Feed , Larvae, Vannamei shrimp
The Effect Of Providing Dosage Of Feed Of Mackerel Tuna (E. Affinis) On The Level Of Gonad Maturity Of Freshwater Lobster (Cherax Quadricarinatus): The Effect Of Providing Dosage Of Feed Of Mackerel Tuna (E. Affinis) On The Level Of Gonad Maturity Of Freshwater Lobster (Cherax Quadricarinatus) Nur Sa'diyah, Qonita; Muhajir; Hayati, Nurul
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 24 No. 1 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v24i1.5757

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pakan rucah ikan tongkol (Ethynnus affinis) terhadap tingkat kematangan gonad induk lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) pada wadah percobaan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini berupa pemberian pakan rucah ikan tongkol dengan dosis berbeda, perlakuan A ; dosis 2 % dari berat biomas, perlakuan B ;  dosis 3 % dari berat biomas,  perlakuan C ; dosis 4 % dari berat biomas, perlakuan D ; dosis 5 % dari berat biomas, dan perlakuan E ; dosis 6 % dari berat biomas. Hewan ujinya calon induk betina memiliki berat rata-rata 33 gr/ekor dan jantan 39 g/ekor. Setiap wadah penelitian diberi calon induk lobster air tawar berjumlah 3 ekor dengan rasio 1:2 (1 ekor jantan dan 2 ekor betina) dan diberi air tawar denagn kedalaman 5 cm. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan C memberikan hasil terbaik terhadap tingkat kematangan gonad sebesar 4,8. Data kualitas air diperoleh suhu air berkisar 26,90-28,15 0C, derajad keasaman berkisar 7,25-7,50 dan oksigen terlarut berkisar 6,57-7,45 ppm.
Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang (Clitoria ternatea) pada Pakan Terhadap Pertumbuhan Ikan Gabus Pulchra (Channa pulchra) Mardiana, Tri Yusufi; Linayati, Linayati; Septianto, Bagus
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 24 No. 1 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v24i1.5923

Abstract

Tujuan penelitian adalah menetukan dosis terbaik dan pengaruh ekstrak bunga telang yang dicampurkan ke pakan ikan gabus pulchra untuk pertumbuhan. Masa penelitian dilakukan dalam jangka waktu 30 hari dengan ikan uji berupa ikan gabus dengan spesifik 1.5 g.ekor-1 dengan panjang tubuh  6–7 cm dan pakan uji yaitu dengan mencampurkan pakan berprotein 39% (pellet) dengan tepung bunga telang dengan perlakuan yang ditentukan A (0 g.kg-1), B (10 g.kg-1), C (20 g.kg-1), serta D (30 g.kg-1). Parameter yang diperhatikan selama penelitian berupa pertumbuhan mutlak, FCR, SR, dan kualitas air media pemeliharaan. Hasil yang didapatkan berpengaruh nyatanya ekstrak bunga telang yang dicampurkan kepakan pada pertumbuhan ikan gabus pulchra. Penambahan tepung bunga telang pada pakan dapat meningkatkan biomassa dan FCR. Perlakuan D dengan penambahan tepung bunga telang 30g/kg pakan merupakan dosis terbaik yang menghasilkan nilai biomasa 1,94 dan FCR 1.99, kelulusanhidupan  100%. Parameter kualitas air selama penelitian layak untuk budidaya ikan gabus pulchra. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Penambahan tepung bunga telang dengan dosis berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan benih ikan gabus pulchra secara progresif.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 24 No. 2 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol. 24 No. 1 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol. 23 No. 2 (2024): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol. 23 No. 1 (2024): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 23, No 1 (2024): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 22, No 2 (2023): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 22, No 1 (2023): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 21, No 2 (2022): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 21, No 1 (2022): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 20, No 2 (2021): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 20, No 1 (2021): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 19, No 2 (2020): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 19, No 1 (2020): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 18, No 2 (2019): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 18, No 1 (2019): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 17, No 2 (2018): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 17, No 1 (2018): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 16, No 1 (2017): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 15, No 1 (2017): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 14, No 1 (2016): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 13, No 1 (2016): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 12, No 1 (2015): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 2, No 1 (2010): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 2, No 1 (2007): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 1, No 1 (2010): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 1, No 1 (2009): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 1, No 1 (2008): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 1, No 1 (2007): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN More Issue