cover
Contact Name
Muhamad Agus
Contact Email
agus.muhamad0@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agus.muhamad0@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan Jl. Sriwijaya No. 3 Pekalongan
Location
Kota pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
PENA AKUATIKA : JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Published by Universitas Pekalongan
ISSN : 02165449     EISSN : 2301640X     DOI : 10.31941
Pena Akuatika mempublikasikan artikel-artikel yang berisi ide, gagasan, hasil penelitian, kajian pustaka di bidang ilmu perikanan dan kelautan
Articles 196 Documents
Identifikasi Dan Prevalensi Ektoparasit Pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Di Perairan Kota Banda Aceh Akbar, Said Ali; Fhariza, Dasrimal; Melanie, Kavinta
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 24 No. 1 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v24i1.5147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ektoparasit dan menghitung prevalensi serta intensitas infeksi pada udang vaname (Litopenaeus vannamei) di tambak Desa Alue Naga dan Desa Deah Raya, Banda Aceh. Sampel diambil dari dua lokasi dengan total 28 ekor udang yang diperiksa. Zoothamnium sp., Vorticella sp., dan Epistylis sp. adalah ektoparasit yang ditemukan dengan prevalensi tertinggi sebesar 100% untuk Vorticella sp. dan Epistylis sp. di Desa Alue Naga. Intensitas infeksi tertinggi tercatat pada Vorticella sp. di bagian ekor dengan rata-rata 443 individu per ekor. Kualitas air, termasuk suhu, pH, dan salinitas, berada dalam batas normal dengan suhu 32°C, pH 6,25-6,86, dan salinitas 22-42 ppt, mendukung kondisi budidaya udang vaname. Hasil penelitian ini menunjukkan perlunya pengelolaan penyakit yang efektif dalam budidaya udang vaname.
Analisis Risiko Usaha Pada Pembenihan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Pokdakan Cahaya Ulam Desa Ponoragan Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara Hafidh, Muhammad Shafwan; Syafril, Muhammad; Sulistiowati Ningsih, Etik
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 24 No. 1 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v24i1.5391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kelayakan dan tingkat risiko pada usaha pembenihan ikan nila. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2024-November 2024 di Pokdakan Cahaya Ulam Desa Ponoragan Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus, dengan jumlah 14 pembudidaya. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah primer dan sekunder. Analisis data menggunakan analisis kelayakan dengan indikator Break Event Point (BEP) produksi dan harga dan analisis varian. Hasil penelitian pada usaha pembenihan ikan nila dengan nilai BEP produksi sebesar 34.032, BEP harga sebesar 80,75 layak dan menguntungkan untuk dijalankan secara finansial. Pada tingkat risiko terdapat risiko produksi, harga, dan pendapatan diperoleh nilai CV < 0,5 dan nilai L > 0, nilai ini menunjukkan hasil positif, dapat disimpulkan bahwa usaha pembenihan ikan nila di Pokdakan Cahaya Ulam mengalami keuntungan dan terhindar dari kerugian.
PEMANFAATAN LIMBAH NANAS SEBAGAI CRUDE ENZIM BROMELIN PADA PEMBUATAN KECAP DARI ISI PERUT IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN GARAM Rahmaningsih, Sri; Jumiati; Yuyun Suprapti
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 24 No. 1 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v24i1.5603

Abstract

Usaha pembuatan kecap ikan masih belum dilakukan sebagai usaha industri seperti kecap manis dari kedelai, hanya menggunakan metode tradisional dengan penambahan garam dan bersifat usaha rumah tangga. Kecap ikan yang baik memiliki kandungan protein 6%, lemak 1%, karbohidrat 9%, dan kadar air 63%. Pembuatan kecap ikan membutuhkan waktu fermentasi yang lama yaitu 6 sampai 24 bulan. Waktu yang lama dalam pembuatan kecap dirasakan kurang efektif untuk suatu usaha, sehingga dilakukan upaya untuk mengurangi waktu fermentasi, yaitu dengan penggunaan enzim, dari buah nanas sebagai sumber enzim bromelin. Bonggol dan kulit nanas umumnya dibuang, demikian juga dengan isi perut ikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui mutu kecap ikan dari isi perut ikan tongkol dengan penggunaan limbah nanas dan variasi penambahan garam. Parameter mutu berupa lemak, karbohidrat, air, abu, dan Total Plate Count (TPC). Metode experimental, Rancangan Acak Lengkap dengan 2 faktor yaitu komposisi sari nanas sebagai crude enzim bromelin (B) sebesar 10% (B1), 15% (B2), 20% (B3) dan komposisi garam (G) sebesar 10% (G1), 15% (G2), 20% (G3). Analisa data dengan Analysis of Varians (ANOVA) dan menggunakan uji F. Hasil analisa menunjukkan adanya perbedaan yang sangat nyata (P<0.01). Hasil terbaik untuk lemak, dan TPC pada perlakuan B3G3 sebesar 1.76%, dan 1.58 x 102 koloni/gr. Karbohidrat, air, abu yang terbaik pada perlakuan B1G1 sebesar 6.7%, 65.48%, 20.86%.
Efektifitas Penggunaan Diaphanosoma sp. Sebagai Substitusi Artemia sp. Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Larva Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Effectiveness Of Using Diaphanosoma sp. As A Substitution Of Artemia sp. On The Growth And Surviva Bartho, Seldi; Mulyono Baskoro; Sri Harijati
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 24 No. 1 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v24i1.5628

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) adalah komoditas perikanan bernilai tinggi di Indonesia, namun kualitas larva yang rendah akan berpengaruh terhadap tingkat produksi. Pakan alami seperti Artemia sp. mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva, namun harganya mahal. Alternatif ekonomis seperti Diaphanosoma sp. dibutuhkan karena mudah dikultur, tidak merusak kualitas air, dan tumbuh cepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas dan menentukan dosis tepat Diaphanosoma sp. sebagai substitusi Artemia sp. pada larva udang vaname (PL 3). Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Hasil menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik (LPS), dan laju pertumbuhan harian (LPH) antar perlakuan. Pertumbuhan tertinggi t pada perlakuan A (100% Artemia sp.), dengan LPS 5,94% dan LPH 0,68%. Tingkat kelangsungan hidup tertinggi terdapat pada perlakuan C (50% Artemia sp. dan 50% Diaphanosoma sp.) sebesar 91,89%. Keywords: Artemia salina, Diaphanosoma sp , Feed , Larvae, Vannamei shrimp
The Effect Of Providing Dosage Of Feed Of Mackerel Tuna (E. Affinis) On The Level Of Gonad Maturity Of Freshwater Lobster (Cherax Quadricarinatus): The Effect Of Providing Dosage Of Feed Of Mackerel Tuna (E. Affinis) On The Level Of Gonad Maturity Of Freshwater Lobster (Cherax Quadricarinatus) Nur Sa'diyah, Qonita; Muhajir; Hayati, Nurul
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 24 No. 1 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v24i1.5757

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pakan rucah ikan tongkol (Ethynnus affinis) terhadap tingkat kematangan gonad induk lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) pada wadah percobaan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini berupa pemberian pakan rucah ikan tongkol dengan dosis berbeda, perlakuan A ; dosis 2 % dari berat biomas, perlakuan B ;  dosis 3 % dari berat biomas,  perlakuan C ; dosis 4 % dari berat biomas, perlakuan D ; dosis 5 % dari berat biomas, dan perlakuan E ; dosis 6 % dari berat biomas. Hewan ujinya calon induk betina memiliki berat rata-rata 33 gr/ekor dan jantan 39 g/ekor. Setiap wadah penelitian diberi calon induk lobster air tawar berjumlah 3 ekor dengan rasio 1:2 (1 ekor jantan dan 2 ekor betina) dan diberi air tawar denagn kedalaman 5 cm. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan C memberikan hasil terbaik terhadap tingkat kematangan gonad sebesar 4,8. Data kualitas air diperoleh suhu air berkisar 26,90-28,15 0C, derajad keasaman berkisar 7,25-7,50 dan oksigen terlarut berkisar 6,57-7,45 ppm.
Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Telang (Clitoria ternatea) pada Pakan Terhadap Pertumbuhan Ikan Gabus Pulchra (Channa pulchra) Mardiana, Tri Yusufi; Linayati, Linayati; Septianto, Bagus
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 24 No. 1 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v24i1.5923

Abstract

Tujuan penelitian adalah menetukan dosis terbaik dan pengaruh ekstrak bunga telang yang dicampurkan ke pakan ikan gabus pulchra untuk pertumbuhan. Masa penelitian dilakukan dalam jangka waktu 30 hari dengan ikan uji berupa ikan gabus dengan spesifik 1.5 g.ekor-1 dengan panjang tubuh  6–7 cm dan pakan uji yaitu dengan mencampurkan pakan berprotein 39% (pellet) dengan tepung bunga telang dengan perlakuan yang ditentukan A (0 g.kg-1), B (10 g.kg-1), C (20 g.kg-1), serta D (30 g.kg-1). Parameter yang diperhatikan selama penelitian berupa pertumbuhan mutlak, FCR, SR, dan kualitas air media pemeliharaan. Hasil yang didapatkan berpengaruh nyatanya ekstrak bunga telang yang dicampurkan kepakan pada pertumbuhan ikan gabus pulchra. Penambahan tepung bunga telang pada pakan dapat meningkatkan biomassa dan FCR. Perlakuan D dengan penambahan tepung bunga telang 30g/kg pakan merupakan dosis terbaik yang menghasilkan nilai biomasa 1,94 dan FCR 1.99, kelulusanhidupan  100%. Parameter kualitas air selama penelitian layak untuk budidaya ikan gabus pulchra. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Penambahan tepung bunga telang dengan dosis berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan benih ikan gabus pulchra secara progresif.
Manajemen Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di CP Prima Medan : Management of Vaname Shrimp Cultivation (Litopenaeus vannamei) at CP Prima Medan Dadang Iskandar; Vito Priyanto; Mahesky Syafikri; Juan Ringgo Sihotang; Juliwati P. Batubara; Khairani Laila; Jan Buhar Hutabarat
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 25 No. 1 (2026): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) menjadi komoditas utama dalam budidaya perikanan karena memiliki keunggulan dalam hal pertumbuhan yang cepat, toleransi lingkungan yang tinggi, serta permintaan pasar yang terus meningkat baik di tingkat nasional maupun internasional. Masalah yang sering dihadapi dalam kegiatan budidaya udang vaname yaitu manajemen budidaya yang kurang tepat seperti persiapan kolam, pemberian pakan, kualitas air, dan hama. Oleh karena itu, kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini bertujuan untuk mengetahui manajemen budidaya udang vaname di Tambak CP Prima Medan, Kota Medan, Sumatera Utara. Metode pengumpulan data dilakukan secara deskriptif. Jenis data yang diambil secara primer yaitu dengan terjun langsung ke lapangan yang didampingi oleh teknisi, asisten teknisi dan feeder (anak kolam) dan data sekunder diperoleh dengan melakukan dokumentasi selama kegiatan budidaya udang vaname berlangsung. Manajemen budidaya udang vaname di Tambak CP Prima Medan dimulai dari persiapan kolam, pengapuran, saluran air inlet dan outlet, pengisian air, pembersihan hama, penebaran benur, pemberian pakan, sampling, kualitas air, kecerahan, panen, dan penjualan.
Tingkat Kepuasan Pengujung Terhadap Objek Wisata Kolam Pemancingan Eks Tambang Batu Bara “Zanira” Di Sempaja Utara Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda: Level of visitor satisfaction with the former coal mine fishing pond tourist attraction in Samarinda City dwi andriyanto tumiati; Elly Purnamasari; Etik Sulistiowati Ningsih
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 25 No. 1 (2026): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Samarinda Utara merupakan contoh dalam pemberdayaan kolam bekas tambang, kolam pemancingan bekas tambang bukan hanya menjadi objek wisata yang menarik, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat sekitarnya. Salah satu pemanfaatan eks tambang yang ada di Samarinda Utara adalah kolam pemancingan Zanira. Kolam pemancingan Zanira merupakan salah satu objek wisata eks tambang yang memanfaatakan lahan eks tambang sebagai destinasi wisata dan pemancingan. kolam pemancingan eks tambang Zanira memainkan peran penting dalam menarik minat pengunjung untuk bersantai dan melepaskan penat dari kesibukan sehari-hari. Tujuan dalam penelitian ini untuk Mengetahui dan menukur tingkat kepuasan pengunjung terhadap fasilitas, pelayanan dan harga yang disediakan di kolam pemancingan eks tambang zanira. Jenis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 31 orang. Analisis data dalam penelitian ini menggunkan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa inidikator yang di ukur yaitu lokasi, harga, fasilitas, pelayanan, invetarisasi menunjukan hasil hasil yang puas.
DAYA TARIK DAN KANDUNGAN GIZI COOKIES IKAN GABUS (Channa striata) SEBAGAI ASUPAN BERGIZI: The Attraction and Nutritional Content of Snakehead Fish Cookies (Channa striata) as a Nutritious Intake Madyasta Rarassari; Ira Gusti Riani; Raudhatus Sa&#039;adah; Viara Ghofaroh; Mia Ramadhini; Ellshadday M. Galingging
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 25 No. 1 (2026): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cookies merupakan salah satu camilan populer yang dapat dikembangkan menjadi pangan fungsional dengan menambahkan bahan bergizi seperti ikan gabus (Channa striata), yang kaya akan protein. Penelitian ini bertujuan untuk menilai daya tarik cookies ikan gabus berdasarkan uji organoleptik, mengetahui kandungan gizinya, serta mengembangkan produk alternatif tinggi protein. Metode yang digunakan meliputi pembuatan cookies dengan tiga formulasi (P0: kontrol, P1: 20% tepung daging ikan gabus + 10% tulang ikan gabus, dan P2: 10% tepung daging ikan gabus + 20% tulang ikan gabus), dilanjutkan dengan uji hedonik oleh 31 panelis dan analisis kadar protein. Berdasarkan hasil uji hedonik diketahui bahwa sampel P0 merupakan cookies yang paling disukai oleh panelis pada keempat atribut yang dinilai, yaitu tekstur 4,32, rasa 4,22, aroma 4,29, dan warna 4,38. Sampel P2 berada di urutan kedua dengan nilai hedonik lebih tinggi dibanding P1 pada atribut tekstur 3,61, rasa 3,48, dan warna 3,93, namun sedikit lebih rendah pada aroma 3,83 dibandingkan P1 4,00. Sementara itu, sampel P1 memperoleh skor terendah pada atribut tekstur 3,32, rasa 3,25, dan warna 3,74. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi P2 memiliki kadar protein tertinggi sebesar 20,54% dan rata-rata kesukaan panelis 3,71, menunjukkan produk masih disukai secara sensoris. Cookies ikan gabus formulasi P2 berpotensi sebagai camilan bergizi dan praktis yang layak dikembangkan. Kata kunci: Cookies, ikan gabus, pangan fungsional, protein, organoleptik
Karakterisasi Nilai Target Strength terhadap Panjang Tubuh Ikan Sembilang (Plotosus canius) dengan Pendekatan Eksperimen Terkontrol: Characterization of Target Strength in Relation to Body Length of Gray Eel Catfish (Plotosus canius) Using a Controlled Experimental Approach Ellis Nurjuliasti Ningsih; Riris Aryawati; Velia Ayeta Putri; Freddy Supriyadi
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 25 No. 1 (2026): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi hidroakustik telah menjadi salah satu metode yang banyak digunakan dalam penelitian perikanan modern. Metode ini mampu mengestimasi kelimpahan ikan dengan tingkat keterlitian yang lebih baik dibandingkan dengan metode konvensional. Salah satu parameter penting dalam analisis hidroakustik adalah target strength (TS). Nilai ini digunakan sebagai dasar dalam estimasi densitas dan biomassa ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi nilai TS ikan sembilang (Plotosus canius) melalui pendekatan eksperimen terkontrol berupa kurungan untuk menambah basis data TS ikan estuari. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan echosounder Biosonic DTX splitbeam frekuensi 200 kHz, sedangkan analisis data akustik dilakukan dengan Echosview 5.4. Sampel ikan sembilang yang digunakan sebanyak 13 ekor dengan panjang tubuh 36,2-56 cm. Hasil analisis data menunjukkan nilai TS maksimum ikan Sembilan berada pada kisaran -63,5 hingga -49,2 dB. Hubungan antara TS dan panjang tubuh ikan diperoleh dari analisis regresi linier sederhana dengan persamaan TS = 56,829 log (TL) – 147,1 (R2=0,69). Nilai koefisien determinasi menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara panjang tubuh dan nilai TS.

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 1 (2026): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol. 24 No. 2 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol. 24 No. 1 (2025): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol. 23 No. 2 (2024): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol. 23 No. 1 (2024): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 23, No 1 (2024): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 22, No 2 (2023): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 22, No 1 (2023): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 21, No 2 (2022): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 21, No 1 (2022): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 20, No 2 (2021): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 20, No 1 (2021): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 19, No 2 (2020): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 19, No 1 (2020): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 18, No 2 (2019): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 18, No 1 (2019): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 17, No 2 (2018): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 17, No 1 (2018): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 16, No 1 (2017): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 15, No 1 (2017): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 14, No 1 (2016): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 13, No 1 (2016): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 12, No 1 (2015): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 2, No 1 (2010): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 2, No 1 (2007): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 1, No 1 (2010): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 1, No 1 (2009): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 1, No 1 (2008): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Vol 1, No 1 (2007): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN More Issue