cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 80 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 3 (2022): September" : 80 Documents clear
Penerapan Model Pembelajaran Think, Talk, Write (TTW) dan Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) Pada Pelajaran Biologi Kelas X SMAN 9 Mataram Medina Adrianti; Jamaluddin Jamaluddin; Syamsul Bahri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.703

Abstract

Model pembelajaran Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) dan model pembelajaran Think, Talk, Write (TTW) adalah model pembelajaran kooperatif yang memiliki sintagmatik yang berbeda namun keduanya sama-sama menitikberatkan pada kegiatan berpikir dan berbagi  ide dengan peserta didik lain sehingga memperoleh pemahaman konsep yang lebih dalam terhadap materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh penerapan model pembelajaran TTW dan SQ4R terhadap hasil belajar biologi peserta didik kelas X SMAN 9 Mataram pada topik Perubahan dan Pencemaran Lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu bersifat komparatif dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive  sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan beberapa instrumen untuk memperoleh skor hasil belajar  kognitif, afektif, dan psikomotorik. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan Uji t polled varians dengan taraf signifikasi 5%. Hasil Analisis statistik hasil belajar biologi peserta didik kelas X SMAN 9 Mataram pada penerapan model pembelajaran TTW dan SQ4R secara signifikan lebih tinggi daripada hasil belajar biologi pada penerapan model pembelajaran Teacher-Centered Learning (TCL), sedangkan hasil belajar biologi peserta didik kelas X SMAN 9 Mataram pada penerapan model pembelajaran TTW secara signifikan lebih tinggi daripada hasil belajar biologi peserta didik pada penerapan model pembelajaran SQ4R. Dismpulkan model pembelajaran TTW dan SQ4R secara signifikan meningkatkan hasil belajar biologi.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Multimedia untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Lisdah Wati; Muhammad Taufik; Kosim Kosim; Joni Rokhmat
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.704

Abstract

Pembelajaran fisika salah satu pembelajaran abad 21 yang perlu ditingkatkan kemampuan berpikir dengan mengembangkan perangkat pembelajaran. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan produk perangkat pembelajaran berbasis masalah berbantuan multimedia untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research & Development (R&D) dengan model penelitian 4D (define, desain, develop, dan disseminate). Produk perangkat pembelajaran yang dikembangkan yaitu silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Materi ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), media pembelajaran (multimedia) dan Instrumen tes kemampuan berpikir kritis berupa soal uraian. Tekhnik pengumpulan data menggunakan lembar validasi, angket respon keterlaksanaa pembelajaran dan instrumen tes. Validitas produk dinilai oleh validator ahli dan validator praktisi kemudian dianalisis menggunakan skala likert. Kepraktisan diperoleh dari angket respon yang diberikan terhadap keterlaksanaan perangkat pembelajaran. Hasil keefektifan diperoleh dari pretest dan posttest terhadap instrumen tes yang nilainya dianalisis menggunakan uji N-Gain. Kevalidan perangkat pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan penilaian validator diperoleh nilai rata-rata persentase 93,42% dan 97,27% dengan kategori valid dan reliabel. Hasil kepraktisan berdasarkan angket respon peserta didik diperoleh nilai sebesar 95,5% dengan kategori sangat praktis. Hasil analisis kemampuan berpikir kritis mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata uji N-Gain sebesar 0,52 dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil viliditas dan reliabilitas disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis masalah berbantuan multimedia yang dikembangkan layak digunakan karena dikategorikan valid, reliabel, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Model Kausalitik untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah Peserta Didik Pada Materi Momentum dan Impuls Baiq Maulida Nur Azizah; Joni Rokhmat; Sutrio Sutrio; Susilawati Susilawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.707

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis model kausalitik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah peserta didik pada materi momentum dan impuls yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) model 4D Model (Define, Design, Develop, and Disseminate) yang di kembangkan oleh Thiagarajan. Data hasil berupa validitas RPP, Tugas Pendahuluan, LKPD, dan instrumen tes. Validitas ini berdasarkan penilaian tiga validator ahli oleh dosen pendidikan fisika FKIP Universitas Mataram dan tiga validator praktisi oleh guru fisika MAN 1 Lombok Tengah.  Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar validasi, lembar observasi keterlaksanaan, dan istrumen tes. Data dianalisis menggunakan skala Likert dan diperoleh persentase 85.9% hingga 96.4% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan produk diperoleh persentase 90.90% hingga 95.45% dengan kategori sangat praktis. Kefektifan produk ini diperoleh dari instrumen tes hasil belajar peserta didik dan dianalisis dengan N-Gain hasilnya kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah berurut 72.46% dan 76.96 % dengan kategori efektif. Kesimpulan, perangkat pembelajaran berbasis model kausalitik yang dikembangkan adalah valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masala peserta didik dalam proses pembelajaran. 
Analisis Hasil Karya Menggambar Kaligrafi Pada Pembelajaran SBDP Kelas V MIN 6 BIMA Tahun Ajaran 2021/2022 Devi Novi Yanti; Nurul Kemala Dewi; Heri Hadi Saputra
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.708

Abstract

Karya kaligrafi  memiliki dua kaidah penulisan yang perlu di perhatikan yaitu kaidah imlaiyyah dan kaidah khathiyyah. Kedua kaidah tersebut wajib terpenuhi dalam sebuah karya kaligrafi. Jika hanya salah satu saja, maka karya kaligrafi dikatakan gagal sebagai sebuah karya kaligrafi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil karya menggambar kaligrafi pada pembelajaran SBDP kelas V MIN 6 BIMA. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian hasil karya siswa kelas V MIN 6 BIMA. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Analsis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode konten analisis yaitu metodologi penelitian yang memanfaatkan seperangkat prosedur untuk menarik sebuah kesimpulan yang benar dari pernyataan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil karya menggambar kaligrafi siswa kelas V MIN 6 BIMA tahun ajaran 2021/2022 sudah cukup memenuhi kriteria penulisan kaligrafi jenis naskhi. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil karya siswa yang dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok kupu-kupu gambar 4.1, kelompok burung unta gambar 4.2, kelompok garuda gambar 4.3, dan kelompok cendrawasih gambar 4.4.  Siswa sudah cukup memahami cara membedakan huruf yang dipisahkan dan huruf yang tidak  bisa dipisahkan, goresan garis pada setiap kaligrafi sudah cukup terlihat  tajam akan tetapi pada pemilihan warna siswa masih kurang memahami perpaduan warna dari warna primer,sekunder dan netral.
Desain dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Guided Inquiry Berbantuan Simulasi PhET untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Usaha dan Energi Peserta Didik Jannatin ‘Ardhuha; Hairunnisyah Sahidu; Siti Maryam Ulfa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.711

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan mendesain dan mengembangkan perangkat pembelajaran model guided inquiry berbantuan simulasi PhET yang layak, praktis dan efektif untuk meningkatkan penguasaan konsep peserta didik pada materi usaha dan energi. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan yaitu silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), bahan ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan instrumen tes penguasaan konsep. Subjek penelitian 30 orang peserta didik. Jenis penelitian yaitu Research and Development (R&D), dengan model 4D yang dikembangkan oleh Thiangaraja (1974). Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi, angket respon guru dan peserta didik dan lembar pretest dan postest instrumen tes penguasaan konsep. Hasil analisis menunjukkan perangkat pembelajaran layak dengan kategori valid dan sangat valid, dengan persentase rata-rata 65,00% dan 93,35% serta reliabel dengan persentase 93,80%. Hasil analisis angket respon guru dan peserta didik secara berturut-turut sebesar 90,30% dan 81,73% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji N-gain penguasaan konsep sebesar 56,00% dengan kategori sedang dan termasuk kriteria cukup efektif. Sehingga, dapat disimpulkan perangkat pembelajaran model guided inquiry berbantuan simulasi PhET yang di desain dan dikembangkan layak, praktis dan cukup efektif untuk meningkatkan penguasaan konsep fisika peserta didik.
Pengaruh Motivasi Belajar Siswa terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Pada Materi Barisan dan Deret Dian Endang Lestari; Amrullah Amrullah; Nani Kurniati; Syahrul Azmi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.719

Abstract

Kemampuan memecahkan masalah merupakan salah satu keterampilan yang dibutuhkan sumber daya manusia sebagai tolak ukur pelatihan pola pikir. Selain itu, jika ada kemauan untuk belajar maka hasil belajar akan optimal. Semakin siswa termotivasi, semakin tinggi hasil belajar yang akan mereka capai. Kenyataannya, di SMAN 7 Mataram  prestasi masih kurang yang diduga diakibatkan oleh keterampilan pemecahan masalah yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi MIPA Kelas XI SMAN7 Mataram.  Penelitian Ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XIMIPA SMAN 7 Mataram yang menggunakan teknik purfosive sampling sebanyak 67 subjek yang terdiri dari dua kelas yaitu XI MIPA1 dan XI MIPA3. Teknik pengumpulan data adalah angket (kuisioner), soal tes, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil model persamaan regresi Ŷ = 25,130 + 0,598 X dan hasil perhitungan memberikan nilai = 12,133> 3,99 dan nilai = 3,483 >  = 1,999. Hal ini berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa dalam memecahkan masalah matematika kelas XI MIPA SMAN 7 Mataram. Dari model regresi dapat ditegaskan bahwa untuk setiap kenaikan 1% nilai motivasi belajar maka nilai kemampuan bertambah 0,598 untuk menyelesaikan masalah. Selain itu, dilakukan analisis koefisien determinasi untuk mengetahui besarnya pengaruh motivasi belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika, dan kontribusi motivasi belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika yaitu sebesar 15,7%.
Analisis Keterampilan Mengajar Guru Pada Muatan Pembelajar Matematika Kelas V di SD Negeri 1 Kempo Tahun Ajaran 2021/2022: analisis keterampilan mengajar guru pada muatan pembelajar matematika kelas V di SD Negeri 1 Kempo tahun ajaran 2021/2022 Lisa Hariati; Muhammad Turmuzi; Heri Hadi Saputra
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.722

Abstract

Guru memiliki peran yang sangat dalam dunia pendidikan. Salah satunya adalah mengajar. Oleh karena itu guru harus memiliki keterampilan mengajar yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan mengajar guru pada muatan pelajaran matematika peserta didik kelas V di SDN 1 Kempo. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas yang mengajar muatan pelajaran matematika Kelas V di SDN  1 Kempo. Data keterampilan mengajar guru diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Hasil observasi terhadap delapan keterampilan mengajar guru menunjukkan bahwa guru sudah cukup baik dalam melaksanakan keterampilan mengajar dengan skor rata-rata yang diperoleh adalah 3,53. Masih terdapat beberapa komponen keterampilan mengajar yang belum terlaksana dengan cukup baik.
Pengaruh Media PhET dalam Model Discovery Learning Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Peserta Didik Intan Nur Maulida; Muhammad Taufik; Kosim Kosim
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.730

Abstract

Serangkaian proses ilmiah yang ditujukan untuk memperoleh pengetahuan fisika seperti melakukan pengamatan, eksperimen, dan analisis yang melibatkan peserta didik secara langsung pada kegiatan tersebut dapat membantu dalam  penguasaan konsep-konsep fisika peserta didik. Penggunaan media PhET dalam  model discovery learning mengedepankan peran aktif peserta didik dalam proses pembelajaran yang berlangsung, dimana dalam prosesnya guru hanya sebagai fasilitator untuk membantu peserta didik menemukan dan mengknstruksikan pengetahuan yang telah dipelajarinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media PhET dalam model discovery learning terhadap pemahaman konsep peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan ialah Quasi Eksperimen dengan metode penelitian adalah nonequivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Aikmel Tahun Ajaran 2021/2022 dengan populasi penelitian kelas X MIPA. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling, kelas X  MIPA 1 terpilih sebagai kelas ksperimen dan kelas X MIPA 3 terpilih sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran menggunakan model discovery learning, sedangkan kelas kontrol model konvensional. Intrumen penelitian yang digunakan sudah valid, reliabel, memeiliki daya beda, dan memiliki tingkat kesukaran. Sebelum di berikan perlakuan kelas kontrol dan kelas eksperimen terbukti memiliki pengetahuan yang homogen, dan setelah di berikan perlakuan diperoleh data pemahaman konsep dengan t-test polled varians yaitu  7,736 lebih besar dari  2,007 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan fakta tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media PhET dalam model discovery learning terhadap pemahaman konsep fisika peserta didik.
Implementasi PAUD HI (Holistik Integratif) Pada TK di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2022 IKa Rachmayani; Karisniatun Karisniatun; I Nyoman Suarta
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.731

Abstract

PAUD HI (Holistik Integratif) adalah pendidikan yang menyeluruh dan utuh yang mencangkup layanan pembelajaran, layanan gizi dan kesehatan, layanan peran orang tua dan pengasuhan layanan perlindungan anak, layanan keamanan dan kenyamanan. Tujuan penelitian ini mengimplementasikan perkembangan PAUD holistik integratif yang berada di kabupaten Lombok Tengah tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Dengan metode survei. Dengan populasi sebanyak 219 dan sampel 24 lembaga. Teknik pengumpulan data menggunakan Angket, Wawancara, Dokumentasi. Adapun hasil penelitian implementasi PAUD holistik Integratif pada 24 lembaga. Berdasarkan hasil rata –rata presentase pada layanan pembelajaran sebanyak 75% yang berarti sudah cukup terlaksana secara Holistik Integratif, layanan kesehatan dan gizi belum bersifat holistik Integratif, dikarenakan dari 87,5% yang sudah bekerjasama dengan instansi atau organisasi atau kelompok bidang kesehatan lainnya hanya 12,5% yang sudah menjalin hubungan kerjasama secara formal yang dikuatkan dengan kerjasama antara kedua belah pihak. Layanan peran orang tua dan pengasuhan belum terlaksana secara holistik integratif karena dari 24 lembaga hanya 12,5% yang sudah bekerjasama secara resmi, layanan perlindungan anak belum terlaksana secara holistik Integratif dikarenakan belum ada kerjasama dengan pihak perlindungan anak, dan layanan keamanan dan kenyamanan juga belum terlaksana secara holistik integratif karena hanyak sebanyak 45% yang bersifat Holistik integratif. Sebaiknya untuk layanan perlindungan anak dibuatkan perjanjian kerjaama dengan lembaga perlindungan anak berupa KPAI.
Implementasi PAUD HI (Holistik Integratif) di TK Se-Lombok Timur Tahun 2022 Lis Mardiana; I Nyoman Suarta; Ika Rachmayani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi PAUD Holistik Integratif, yang terdiri dari layanan pembelajaran (pendidikan), layanan kesehatan, gizi dan perawatan, layanan peran orang tua dan pengasuhan, layanan perlindungan anak, dan juga layanan keamanan dan kenyamanan di TK Se-Lombok Timur Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembaga PAUD yang ada di Kabupaten Lombok Timur, terdiri dari 26 lembaga PAUD. Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan angket campuran.  Teknik analisis data menggunakan formula persentase. Hasil penelitian menunjukkan hal berikut ini, diantaranya implementasi layanan pembelajaran ditemukan kurang holistik integratif dengan perbandingan 57% (15) lembaga melaksanakan dengan kurang holistik integratif dengan 42% (11) lembaga lainnya melaksanakan dengan cukup holistik integratif. Kemudian implementasi layanan kesehatan, gizi dan perawatan, ditemukan implementasinya cukup holistik integratif dengan persentase tertinggi, yaitu 46% (12) lembaga dan kurang holistik integratif. 34% (9) lembaga lainnya sudah holistik integratif dan 19% (5) lembaga lainnya kurang holistik integratif. Layanan peran orang tua dan pengasuhan, implementasinya kurang holistik integratif dengan persentase tertinggi, yaitu 86% (22) lembaga. Layanan perlindungan anak, implementasinya belum holistik integratif dengan persentase tertinggi, yaitu 76% (20) lembaga. Layanan keamanan dan kenyamanan, implementasinya kurang holistik integratif dengan persentase tertinggi, yaitu 73% (19) lembaga dari 26 lembaga yang diteliti. Sehubungan dengan hasil tersebut, lembaga PAUD yang ada di Lombok Timur perlu diadakannya kerjasama layanan perlindungan anak dengan instansi bidang pelindungan anak