cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 2,483 Documents
Pengaruh Modul Elektronik Kimia terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIPA SMAN 1 Jonggat pada Materi Termokimia Nurwahyu Afriani; Mukhtar Haris; Lalu Rudyat Telly Savalas; Baiq Fara Dwirani Sofia
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.393

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa itu dikarenakan selama proses pembelajaran dimasa Covid-19 guru-guru yang berada di SMAN 1 Jonggat menggunakan whatsapp group dengan media Lembar Kerja Siswa (LKS). Hal inilah yang membuat siswa merasa bosan dan enggan untuk mengikuti kelas, selain itu pembelajaran menggunakan whatsapp group dengan media LKS kurang efisien dalam proses pembelajaran kimia. Tujuan penelitian ini untuk menemukan bagaimana pengaruh modul elektronik kimia terhadap hasil belajar siswa kelas XI MIPA SMAN 1 Jonggat pada materi termokimia. Penelitian ini adalah penelitian experimental. Populasi yang digunakan sebanyak 161 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 65 siswa kelas XI MIPA SMAN 1 Jonggat. Teknik sampel yang digunakan yaitu Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen tes dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, serta uji hipotesis  yaitu menggunakan uji-t. Hasil perhitungan uji hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan nilai thitung = 4,94. Nilai thitung (4,94) > ttabel­ (2,00) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini dapat disimpulkan bahwa penggunaaan modul elektronik kimia dapat memberikan pengaruh yang lebih baik dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MIPA SMAN 1 Jonggat pada materi termokimia.
Pengembangan Pop Up Book untuk Pembelajaran IPA dalam Mengenalkan Bagian Tubuh Hewan Bagi Anak Autisme Aulia Putu Wardhany; Lalan Erlani; Hartini Nara
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.396

Abstract

Siswa autisme mengalami keterbatasan dalam berkomunikasi, interaksi sosial, serta perilaku. Selain itu anak autisme juga mengalami keterbatasan dalam berkonsentrasi serta keterlambatan dalam bidang akademis. Berbagai hambatan yang dialami siswa autisme mempengaruhi pemahaman siswa autisme dalam menerima pembelajaran yang diberikan. Untuk membantu kemampuan siswa autisme dalam memahami materi pembelajaran yang diberikan, diperlukannya media pembelajaran yang menarik serta disesuaikan dengan karakteristik siswa autisme. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran Pop Up Book untuk membantu mengenalkan bagian-bagian tubuh hewan pada siswa autisme. Metode dalam penelitian ini adalah Reasearch and Development dengan menggunakan model ADDIE. Produk yang dikembangkan telah ditinjau oleh ahli materi, ahli media, dan ahli kekhususan autisme. Tinjauan dari para ahli mendapatkan hasil rerata sebesar 87% termasuk ke dalam kategori sangat baik. Evaluasi formatif melalui uji coba one to one evaluation. Peningkatan dan penyempurnaan media pembelajaran Pop Up Book telah dilakukan berdasarkan evaluasi formatif. Uji coba one to one evaluation mendapatkan hasil sebesar 87% termasuk ke dalam kategori sangat baik. Jadi bisa disimpulkan bahwa hasil penelitian ini sudah dapat dimanfaatkan dalam mengenalkan bagian-bagian tubuh pada hewan, namun akan lebih sempurna jika dilakukan uji small group trial dan field trial agar lebih terlihat efektivitas dari media pembelajaran Pop Up Book Mengenal Bagian-Bagian Tubuh Hewan.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Pada Materi Getaran Harmonis Menggunakan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Peserta Didik Elfatihan Egista; Muhammad Taufik; Muhammad Zuhdi; Kosim Kosim
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.397

Abstract

Rendahnya penguasaan konsep fisika peserta didik mengakibatkan pembelajaran fisika menjadi terkesan sulit dan banyak rumus, selain itu proses pembelajaran yang masih berpusat pada pendidik menyebabkan peserta didik kurang aktif dalam melakukan proses belajar, sedangkan dalam kurikulum 2013, peserta didik di tuntut aktif dalam memperoleh sendiri pengetahuannya. Oleh karenanya, dibutuhkan suatu perubahan agar keaktifan peserta didik semakin meningkat, sehingga penguasaan konsep fisika dapat tercapai. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran model discovery learning yang layak untuk meningkatkan penguasaan konsep peserta didik pada materi getaran harmonis. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja peserta didik (LKPD), dan instrument penilaian. Desain penelitian yang digunakan yaitu desain penelitian dengan model 4D yaitu tahap define,  tahap design, tahap develop dan tahap dissiminate, tetapi dalam penelitian ini hanya lakukan sampai dengan tahap develop.  Validasi perangkat pembelajaran dinilai oleh 3 validator ahli dan 2 validator praktisi. Hasil validitas perangkat pembelajaran menggunakan skala Likert 1 sampai 4 menunjukkan rata-rata 89,39% sampai dengan 97,73% dengan kategori sangat valid. Hasil perhitungan reliabilitas menggunakan persamaan Percentage of Agreement (PA) menunjukkan rata-rata 93,65% sampai dengan 97,80% dengan kategori reliabel. Berdasarkan analisis hasil uji coba terbatas instrument penilaian penguasaan konsep menggunakan SPSS seri-26 diperoleh 10 soal valid dan 5 soal tidak valid dengan rtabel sebesar 0,468, serta 11 soal reliabel dan 4 soal tidak reliabel dengan Cronbach Alpha sebesar 0,632. Berdasarkan analisis respon peserta didik terhadap LKPD dan instrument penilaian penguasaan konsep menunjukan rata-rata sebesar 81,21% dan 77,99% dengan kategori sangat positif dan positif. Berdasarkan hasil analisis data, perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan untuk meningkatkan penguasaan konsep fisika peserta didik pada materi getaran harmonis dalam proses pembelajaran daring.
Improving Students’ Ability in Writing Descriptive Text Through Contextual Teaching and Learning Approach Windi Windi; Maman Suryaman
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.399

Abstract

Contextual Teaching and Learning Approach is a holistic educational process that aims to motivate students to understand the meaning of the subject matter being studied by connecting the material to the context of their daily lives so that students have knowledge/skills that can be flexibly applied (transferred) from one problem/context to another. This study aims to determine the improvement students' ability in writing descriptive texts through CTL and the advantages of using the CTL approach. Contextual Teaching and Learning techniques to teach descriptive writing is proven to be helpful in increasing student progress. Therefore, this study uses a qualitative research approach as a research strategy, so a literature review will be used. Based on these data, the training approach is effective in developing descriptive text writing skills, with the results of the activities covering library data collection methods, reading and taking notes, and material management. The results of this study reveal a number of advantages of CTL. This includes, involving students in writing activities; improve students' enthusiasm to engage actively in writing classes; assist students in constructing their writing; assist students in problem solving; give a venue for students to communicate or discuss with their classmates; and assist students in summarizing and reflecting on lesson content. it can be concluded that The contextual approach is a very appropriate vehicle for teachers to empower the potential of students according to the needs and the school environment and their lives. According to these findings, it is suggested the CTLcan be used in the classroom to improve students' descriptive text writing skills.
Analisis Pola Belajar Luring dan Daring pada Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Mataram Hikmah Tullah; Kosim Kosim; Muhammad Zuhdi; Muh. Makhrus
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.400

Abstract

Indonesia saat ini sedang dilanda oleh musibah pandemi covid-19 dimana mengharuskan pemerintah untuk mengubah kegiatan pembelajaran yang semula dilaksanakan secara luring menjadi sistem daring. Keberhasilan dalam belajar baik secara luring ataupun daring adalah dengan adanya pola belajar yang baik agar proses belajar berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang pola belajar yang terjadi selama belajar luring dan belajar daring pada mahasiswa Pendidikan fisika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Responden yang berkaitan adalah mahasiswa semester VII Pendidikan Fisika. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner yang terstruktur, pertanyaan disusun dan dikaitkan serta dikembangkan dengan literatur terkait, menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian analisis pola belajar luring dan daring pada mahasiswa pendidikan fisika adalah terjadi pola belajar berdasarkan indikator yang telah ditentukan yaitu persiapan belajar, cara mengikuti pelajaran, pembuatan jadwal dan catatan dan pengerjaan tugas. Terdapat perubahan berdasarkan indikator pola belajar yaitu pada persentase kemunculan pola belajar. Ditinjau dari prestasi ada perbedaan yang terlihat yaitu rata-rata nilai mahasiswa yang mengikuti pembelajaran secara luring lebih tinggi jika dibandingkan dengan nilai rata-rata mahasiswa yang mengikuti pembelajaran secara daring. 73,7 merupakan rata-rata nilai mahasiswa saat pembelajaran luring dan 69,2 merupakan rata-rata nilai mahasiswa saat pembelajaran daring. Penelitian ini didapatkan pola belajar mahasiswa saat pembelajaran luring dan daring dalam menunjang prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah instrument pengukuran fisika.
Analisis Kesulitan Guru Kelas Rendah dalam Melaksanakan Pembelajaran Tematik di SDN 23 Ampenan Ania Nur Infantry; Khairun Nisa; Nurul Kemala Dewi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.401

Abstract

Peran guru adalah segala bentuk ikut sertaan guru dalam mengajar dan mendidik anak murid untuk tercapainya tujuan belajar. Sedangkan Pembelajaran tematik adalah program pembelajaran yang berangkat dari satu tema/topik tertentu dan kemudian dielaborasi dari berbagai aspek atau ditinjau dari berbagai perspektif mata pelajaran yang biasa diajarkan di sekolah. Kesulitan yang biasa dialami oleh seorang guru biasanya terdapat pada Kesiapan guru dalam mengajar baik sebelum mengajar yang meliputi pembuatan RPP, materi yang akan dipelajari, menyiapkan bahan ajar, dan media ajar  Aisyah Nur Rahmawati ( 2018). Tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi guru kelas rendah dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian dalam melaksanakan pembelajaran tematik. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan wujud data berupa deskripsi sitematis menyuguhkan apa yang sebenarnya terjadi. Hasil dari penelitian ini adalah: Hasil penelitian menunjukkan terkait kesulitan yang dialami oleh guru, yaitu kesulitan dalam penyediaan media pembelajaran, penggunaan metode yang kurang tepat, berbagai macam penilaian , dan memadukan tema antar muatan serta. Kendala-kendala lainnya berupa kurang tersedianya buku yang sesuai. Upaya yang dilakukan oleh guru kelas rendah dalam mengatasi kesulitan yaitu dengan saling berbagi informasi dengan teman sejawat mengenai kesulitan yang dialami, melatih diri membuat media pembelajaran yang kreatif ddan lain sebagainya.
Pengaruh Kecerdasan Interpersonal dan Kecerdasan Matematis-Logis Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Lely Santika Putri; Syahrul Azmi; Nilza Humaira Salsabila; Nurul Hikmah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.411

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis menjadi salah satu kemampuan matematika yang wajib dimiliki siswa. Salah satu faktor yang  dapat mempengaruhi kemampuan komunikasi matematis siswa adalah kecerdasan, diantaraya kecerdasan interpersonal dan kecerdasan matematis-logis. Kecerdasan interpersonal dibutuhkan untuk dapat memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Sedangkan kecerdasan matematis-logis dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan matematis dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kecerdasan interpersonal dan kecerdasan matematis-logis terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Praya baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Praya tahun ajaran 2021/2022. Pengambilan sampel ditentukan menggunakan simple random sampling sehingga diperoleh sampel penelitian yaitu siswa kelas VIII.2 dan VIII.5. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana dan analisis regresi ganda. Sebelum melakukan uji hipotesis, peneliti terlebih dahulu melakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) kecerdasan interpersonal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa dengan kontribusi sebesar 9,3%; 2) kecerdasan matematis-logis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa dengan kontribusi sebesar 15,1%; 3) kecerdasan interpersonal dan kecerdasan matematis-logis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa dengan kontribusi sebesar 16,7%.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa kecerdasan interpersonal dan kecerdasan matematis-logis memiliki pengaruh posistif dan signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Praya tahun ajaran 2021/2022 baik secara parsial maupun simultan.
Pengaruh Media Interaktif terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas 2 SD Se-Gugus I Kecamatan Narmada Aulia Handini; Ida Ermiana; Itsna Oktaviyanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.412

Abstract

Hakekat anak usia 6-11 atau usia Sekolah Dasar umumnya belum bisa diajak untuk berfikir secara abstrak, sehingga diperlukan perantara atau alat bantu dalam pembelajaran. Fakta dilapangan menujukkan masih ada beberapa guru yang belum menghadirkan media dalam proses pembelajaran, jika ada media yang digunakan masih bersifat sederhana seperti benda-benda konkret yang ada disekitar seperti lidi, batu pulpen dan sebagainya. Media yang baik seharusnya mampu digunakan secara aktif oleh dua pihak (guru dan siswa) atau bersifat interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media interaktif terhadap hasil belajar  siswa kelas 2 SD se-gugus 1 di kecamatan Narmada. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif jenis eksperimen dengan desain quasi eksperimen tipe non equivalen control grup design dengan pretes dan posttes. Teknik sampling menggunakan jenis non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah SDN 3 Lembuak dan SDN 4 Lembuak. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U dan uji effect size. Hasil analisis data, diperoleh rata-rata pretes kelompok eksperimen 36,73 dan rata-rata pretes kelompok kontrol 33,67 dan rata-rata posttes kelompok eksperimen 78,56 dan rata-rata posttes kelompok kontrol 72,96. Rata-rata kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol yang menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa media interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas 2 SD se-gugus I kecamatan Narmada dengan menggunakan uji non-parametrik dengan rumus Mann-Whitney U diketahui nilai Asymp.Sig (2-tailed) 0,000<0,05 maka hipotesis diterima. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang diberikan, dilakukan uji effect size. Diperoleh nilai effect size 0,273 menujukkan pengaruh yang diberikan berinterpretasi rendah (small effect). Maka dapat disimpulkan bahwa media interaktif berpengaruh (small effect) terhadap hasil belajar siswa kelas 2 SD se-gugus I kecamatan Narmada.
Analisis Fenomena Resonansi pada Pembelajaran Sains: Catatan Perkuliahan pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Muhammad Syazali; Umar Umar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.413

Abstract

Terbatasnya data karakteristik mahasiswa berdampak pada tidak optimalnya penyusunan RPS dan implementasinya dalam pembelajaran, sehingga hasil belajar sains pada aspek keterampilan proses menjadi rendah. Salah satu bentuk karakteristik mahasiswa adalah respon yang mereka berikan terhadap dinamika yang terjadi dalam pembelajaran. Apakah dinamika seperti rajin atau malas belajar, keaktifan atau kepasifan dalam pembelajaran dan prestasi yang lebih tinggi atau lebih rendah menular pada mahasiswa? Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan fenomena resonansi pada pembelajaran sains. Penelitian deskriptif yang menggunakan metode survey ini melibatkan 106 mahasiswa PGSD Universitas Mataram sebaga responden. Untuk mendapatkan data, digunakan instrumen angket yang disebarkan melalui google form. Data kemudian dianalisis untuk menentukan tren/kecenderungan dari data tersebut. Hasil survey menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa terdorong untuk melakukan hal yang dilakukan atau dapat menyamai capaian yang diraih oleh mahasiswa lain. Dari aspek belajar, proporsi mahasiswa yang termotivasi karena melihat mahasiswa lain rajin belajar (99.1%) lebih besar dibandingkan dengan proporsi untuk menjadi malas karena melihat mahasiswa lain malas belajar (57.5%). Dari aspek partisipasi dalam pembelajaran, proporsi mahasiswa yang termotivasi untuk aktif sebesar 100%. Ini lebih besar dari proporsi mahasiswa yang terpengaruh untuk ikut pasif dalam pembelajaran (38.7%). Adapun dari aspek prestasi, proporsi mahasiswa yang termotivasi untuk menyamai atau melampaui temannya yang lebih berprestasi lebih besar dibandingkan dengan proporsi yang yang kurang termotivasi karena ada temannya yang kurang berprestasi.  Dari hasi penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terjadi fenomena resonansi pada pembelajaran sains diitnjau dari respon mahasiswa terhadap rangsangan dari mahasiswa lain yang berbentuk rajin dan malas belajar, aktif dan pasif dalam pembelajaran, serta lebih berprestasi dan kurang berprestasi.
Implementasi Pendidikan Karakter Muatan IPS Kelas IV SDN 1 Kawo Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Mira Mutiara Sapira; I Ketut Widiada; Moh. Irawan Zain
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.414

Abstract

Pendidikan karakter dimulai sedini mungkin karena penanaman karakter akan berdampak ketika dia sudah dewasa. SD merupakan tempat penanaman pendidikan karakter selain dirumah atau pada pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan implementasi pendidikan karakter pada pembelajaran muatan IPS siswa kelas IV di SDN 1 Kawo Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Jenis peneilitian ini adalah penelitian kualitatif dan metode deskriptif, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan cara mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter di SDN 1 Kawo persentase 70%. Dengan sebaran: karakter religius muncul pada pengenenalan keanekaragaman suku bangsa; karakter nasionalisme muncul pada pelesetarian sumber daya dan sikap patriotisme; karakter gotong royong muncul pada sumber daya dan pengenalan bentuk alam; karakter mandiri muncul pada pengenalan bentuk alam dan karakter integritas muncul pada pelestarian sumber daya alam dan pengembangan sikap patriotisme.. Adapun faktor penghambat guru dalam proses implementasi pendidikan karakter adalah rata-rata 20% dan faktor lainnya 10%.faktor penghambat ersebut yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

Page 74 of 249 | Total Record : 2483