cover
Contact Name
Niswatun Hasanah
Contact Email
jipiiaiqgresik@gmail.com
Phone
+6285643629009
Journal Mail Official
jipiiaiqgresik@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Bungah No. 1 Telp/Fax. (031) 3949500 Bungah Gresik.
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
ISSN : 20883048     EISSN : 25809229     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
The focus of JIPI Elementary School Teacher Education includes all aspects of scientific discussions about education at madrasah or school, educational innovations, and educational ideas covering: 1) research article, 2) conceptual idea, 3) review of the literature, and 4) practical experience.
Articles 181 Documents
TIPE SUPERVISI & PROSES SUPERVISI PENDIDIKAN PEMIMPIN DAN SUPERVISI EFEKTIF Erniawati dan Feni Faiqotul Mufarrohah
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 20 No 2 (2022): Desember
Publisher : LPPM IAI QOMARUDDIN GRESIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jipi.v20i2.4007

Abstract

Supervisi merupakan kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh seorang profesional untuk membantu guru dan tenaga pendidikanlainnya dalam memperbaiki bahan, metode dan evaluasi pengajaran dengan melakukan stimulasi, koordinasi dan bimbingan secara konsisten agar guru menjadi lebih profesional dalam meningkatkan pencapaian tujuan sekolah. Kegiatan supervisi pendidikan merupakan kegiatan yang sangat penting untuk diterapkan di lingkungan sekolah. Supervisi pendidikan bertujuan untuk memberikan kemudahan agar siswa bisa menjalankan setiap program pendidikan yang seuai dengan standar yang ditetapkan, dengan memperhatikan tercapainya tujuan berdasarkan nilai-nilai agama islam. Tidak hanya itu supervisi juga bertujuan sebagi perbaikan dan perkembangan dalam proses belajar mengajar secara total. Maka dari itu tujuan supervisi ini sendiri tidak hanya memperbaiki mutu mengajar guru, tetapi juga membina pertumbuhan profesi guru dalam arti luas termasuk didalamnya ada fasilitas-fasilitas yang dapat menunjang kelancaran dalam proses belajar mengajar berlangsung. Supervisor merupakan orang yang melaksanakan supervisi. Supervisi tidak hanya mengawasi seorang guru dalam menjalankan tugasnya, melainkan harus berusaha mengetahui bagaimana cara memperbaiki proses dalam belajar mengajar. Supervisor berfungsi mengawasi dan mengelola tim maupun individu agar bekerja secara efektif dan sesuai dengan perannya. Kata Kunci : Supervisi, Supervisor dan Pendidikan
KONSTRIBUSI KETERAMPILAN 4C TERHADAP PROJEK PENGUATAN PROPIL PELAJAR PANCASILA PADA KURIKULUM MERDEKA Anton dan Ridwal Trisoni
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 20 No 2 (2022): Desember
Publisher : LPPM IAI QOMARUDDIN GRESIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jipi.v20i2.4008

Abstract

Saat ini disekolah kurang maksimal pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar pancasila disinkat dengan P5 pada kurikulum merdeka yang mana pelaksanaan kegiatan proses belajar mengajar masih terpusat kepada guru dan dengan keterampilan 4C akan menjadikan proses belajar mengajar menjadi terpusat kepada sisiwa dan berkarakter. Pada penlitian ini peneliti perlu menkaji lebih dalam tentang konstribusi keterampilan 4C dalam pelaksanaan P5 pada kurikulum merdeka sehingga siswa akan memilki keterampilan bekerja sama , keterampilan kreatifitas, keterampilan berpikir kritis dan mampu berkomunikasi dengan baik sehingga meningkatkan akhlak atau karakter siswa tersebut. Peneliti mengunakan metode kepustakaan dengan cara dikumpulkan bahan bacaan yang relevan sesuai dengan masalah peneliti dan menghasilkan temuan peneliti. Dengan 4C pada pelaksanaan P5 peserta didik bisa menghasil peserta didik akan berkualitas apabila peserta didik cepat memahami apa yang disampaikan pendidik dan teman – teman sekelompok kerja dengan cara komunikasi, karakter gotong – royong bisa terbentuk pada peserta didik dengan kerja sama sehinga melahir peserta didik yang tidak mementingkan diri sendiri. menhasil siswa yang beroikir kritis, berinovasi dan kreativitas. Jadi dengan 4C pada pelaksanaan P5 peserta didik bisa menjadi jawaban dari tantangan abad 21 dan 4C bisa memberi konstribusi pada pelaksanaan P5 pada kurikulum merdeka. Kata Kunci : Keterampilan 4C, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kurikulum Merdeka
PENERAPAN MODEL FLIPPED CLASSROOM DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA ARAB MAHASISWA Nur Indah Rofiqoh
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 1 (2023): Juni
Publisher : LPPM IAI QOMARUDDIN GRESIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jipi.v21i1.4045

Abstract

ABSTRACT This study was conducted to determine the effect of applying the flipped classroom model in improving students' speaking skills in communicative Arabic subjects as well as to find out the increase in Arabic speaking skills of students in class 3 PAI B at Qomaruddin University after using the flipped classroom model. This type of research was pre-experimental research with the research sample was 33 students of class 3 PAI B. The data collection methods in this study used an oral test of student learning outcomes in the form of pretest and posttest, questionnaire distribution, and descriptive observation. The data analysis technique was assisted by SPSS program. The research results showed that there was an improvement to the students as they were using the flipped classroom model. From the test data, it could be seen that the improvement in the average posttest score was at 19.61, as it was higher than the average pretest score, at 16.24. The results of the T-test obtained the Sig. (2-Tailed) of -1.656 <0.05. So, it could be concluded that Ho was rejected and Ha was accepted. It meant that there was a difference between the average pretest and posttest results. The results of the analysis of the student questionnaire in the experimental class showed that approximately 63% of the overall student questionnaire item agreed to use the flipped classroom model to improve Arabic speaking skills. Keywords: flipped classroom, speaking skills, Arabic, learning outcomes ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penerapan model flipped classroom dalam meningkatkan keterampilan berbicara mahasiswa pada mata kuliah bahasa Arab komunikatif serta untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara bahasa Arab mahasiswa kelas 3 PAI B Universitas Qomaruddin setelah menggunakan model flipped classroom. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pra eksperimen dengan Sampel dalam penelitian sebanyak 33 mahasiswa kelas 3 PAI B. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes lisan hasil belajar mahasiswa yang berupa pretest dan posttest, penyebaran angket, dan observasi deskriptif. Adapun teknik analisis data menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pada mahasiswa dalam penggunaan model flipped classroom. Dari data tes dapat diketahui peningkatan nilai rata-rata hasil posttest yaitu 19,61, lebih tinggi dibandingkan hasil rata-rata nilai pretest yaitu 16,24. Hasil dari Uji T-test diperoleh nilai Sig. (2-Tailed) sebesar -1,656 < 0,05. Maka, dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya bahwa terdapat perbedaan antara rata-rata hasil pretest dengan hasil posttest. Hasil analisis dari angket mahasiswa di kelas eksperimen menunjukkan bahwa sebanyak 63% dari hasil keseluruhan persentase tiap item angket mahasiswa setuju dengan menggunakan model flipped classroom untuk dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab. Kata Kunci: flipped classroom, keterampilan berbicara, bahasa Arab, hasil belajar
PENGEMBANGAN MADRASAH MODEL DI INDONESIA Mochamad Chairudin
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 1 (2023): Juni
Publisher : LPPM IAI QOMARUDDIN GRESIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jipi.v21i1.4046

Abstract

ABSTRAK Madrasah model memiliki bargaining dalam Pendidikan nasional, sebagai madrasah piloting tidak lagi diremehkan sebagai Pendidikan nomer dua. Tentunya madrasah model tidak luput dari permasalahan baik kecil maupun besar berkenaan dengan pengelolaan sesuai standar Nasional. Kajian penelitian yang ada untuk mengetahui pengembangan madrasah model yang ada di sistem Pendidikan Nasional, problematika, peluang dan tantangan madrasah model. Penelitian studi literatur merupakan metode yang cocok untuk menjawab dan mengetahui tentang madrasah model. Teknik pengumpulan data referensi berupa buku, majalah, artikel jurnal maupun di web Pendidikan dengan pendekatan analisis deskritif. Madrasah model yang berasal dari Madrasah Negeri sebagai madrasah percontohan harus banyak berbenah diri untuk menjadi barometer madrasah unggul dan bermutu. Keyword: Pengembangan, Madrasah, Model
Masyarakat Islam Indonesia: Dalam Prespektif Subkultur Pesantren Nur Faizah dan M. Shaiful Umam
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 1 (2023): Juni
Publisher : LPPM IAI QOMARUDDIN GRESIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jipi.v21i1.4047

Abstract

ABSTRAK Indonesia is a country with a majority Muslim population, and pesantren is one of the most important institutions in shaping the character and life of Indonesian society. In the perspective of the pesantren subculture, Indonesian society has a strong characteristic of deep religious culture, which originates from pesantren. Pesantren, which are spread throughout the archipelago, are the oldest educational institutions in Indonesia that teach religious values and shape the character of santri. Pesantren is a unique institution with a strong and ingrained characteristic in Indonesian Islamic society. The existence of pesantren in the social life of Indonesian Muslim society is different from the general way of life in this country. Therefore, pesantren must be present to respond to the situation and conditions of society that are faced with modernity issues, including the emergence of several transnational ideologies that seem to be contradictory to the character and disposition of pesantren. With a solid cultural foundation rooted in the traditions of the society itself, the Islamic religion taught in pesantren can be felt by all Indonesian people, not only by the santri community. The traditions that exist in pesantren are one of the most determining and influential factors in social change. Through traditions and education taught in pesantren, it is hoped to produce santri with a high level of nationalism awareness and prioritizing peace for the realization of a more prosperous and dignified Indonesia. Keywords: Indonesian Islamic Society, Subculture, Islamic Boarding School. ABSTRAK Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya Muslim, pesantren menjadi salah satu institusi yang sangat penting dalam membentuk karakter dan kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam perspektif subkultur pesantren, masyarakat Indonesia memiliki ciri khas yang sangat kuat, yaitu adanya budaya religius yang mendalam dan ini berasal dari pesantren. Pesantren yang tersebar di pelosok nusantara merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang mengajarkan nilai-nilai keagamaan dan membentuk karakter santri. Pesantren menjadi suatu institusi unik dengan ciri khas yang sangat kuat dan lekat dalam masyarakat Islam Indonesia. Eksistensi pesantren dalam kehidupan sosial masyarakat Islam Indonesia menjadi instansi kehidupan yang berbeda dengan pola kehidupan umum di negeri ini. Oleh sebab itu pesantren harus hadir untuk merespon terhadap situasi dan kondisi masyarakat yang dihadapkan pada isu-isu modernitas, termasuk munculnya beberapa ideologi transnasional yang terlihat bertentangan dengan karakter dan disposisi pesantren. Dengan adanya topangan budaya yang mapan dan berakar dari tradisi masyarakat sendiri, maka agama Islam yang diajarkan di pesantren bisa dirasakan masyarakat Indonesia seluruhnya tidak hanya pada kalangan santri saja. Tradisi yang ada dalam pesantren menjadi salah satu faktor yang sangat menentukan dan berpengaruh terhadap perubahan sosial. Melalui tradisi dan pendidikan yang diajarkan dalam pesantren, maka diharapkan bisa menghasilkan santri dengan kesadaran nasionalisme yang tinggi dan lebih mengedepankan perdamaian demi terwujudnya Indonesia yang lebih sejahtera dan bermartabat. Kata kunci: Masyarakat Islam Indonesia, Subkultur, Pesantren.
IMPLEMENTASI WIRAUSAHA MERDEKA BERBASIS EDUPRENEURSHIP DI FKIP UNIVERSITAS QOMARUDDIN Ahmad Thoyyib Shofi
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 1 (2023): Juni
Publisher : LPPM IAI QOMARUDDIN GRESIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jipi.v21i1.4048

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami persepsi mahasiswa terhadap program Wirausaha Merdeka dan memberikan wawasan bagi pengambil kebijakan dan mahasiswa dalam mengembangkan potensi wirausaha merdeka di kalangan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik Focused Group Discussion (FGD). FGD melibatkan kelompok mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dari FKIP untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang persepsi mahasiswa terhadap program Wirausaha Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi dan pedoman pelaksanaan program Wirausaha Merdeka sudah cukup jelas dan telah disosialisasikan oleh Program Studi dan Biro Kemahasiswaan. Mahasiswa merasakan dampak positif dari program ini, seperti peningkatan keterampilan wirausaha, rasa percaya diri, dan peluang usaha yang inovatif. Antusiasme dan minat mahasiswa terhadap program ini juga tinggi, dan mereka merekomendasikan program ini kepada mahasiswa lain. Program Wirausaha Merdeka memiliki keterkaitan yang signifikan dengan dunia usaha dan perkembangan industri, karena memberikan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan saat ini. Meskipun demikian, ada beberapa kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program, seperti perbedaan jadwal perkuliahan antara kampus asal dan kampus penyelenggara serta minimnya waktu untuk berkoordinasi antara dosen pembimbing dan kampus penyelenggara. Kesimpulannya, program Wirausaha Merdeka di FKIP Universitas Qomaruddin memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan memiliki keterkaitan yang baik dengan dunia usaha. Meskipun ada kendala, program ini tetap menjadi kesempatan yang berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan wirausaha dan mempersiapkan masa depan mereka sebagai wirausahawan yang sukses Kata Kunci: Edupreneurship, Wirausaha Merdeka
STRATEGI PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Ainul Khalim
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 1 (2023): Juni
Publisher : LPPM IAI QOMARUDDIN GRESIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jipi.v21i1.4049

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran dan pengajaran CTL (Contextual Teaching and Lerning) adalah salah satu topik hangat dalam dunia pendidikan saat ini. Anehnya, sejauh ini tidak ada paduan menyeluruh mengenai CTL yang menjelaskan secara tepat apa CTL dan mengapa metode itu berhasil. Tujuan buku ini adalah untuk memberikan panduan semacam itu. Penting sekali bagi para pendukung dan pratisi CTL untuk menetapkan definisi CTL yang di terima secara universal, menyetujui ciri khasnya, asal-nya, dan alasan keberhasilannya Menurut Zakiyah Daradjat pendidikan agama islam adalah suatu usaha untuk membina dan mengasuh peserta didik agar senantiasa dapat memahami ajaran islam secara menyeluruh. Lalu menghayati tujuan, yang perlu akhirnya dapat mengamalkan serta menjadikan islam sebagai pandangan hidup Kata Kunci: Strategi, Pembelajaran, Contextual Teaching And Learning
MANAJEMEN BUDAYA RELIGIUS Qomaruddin Qomaruddin
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 1 (2023): Juni
Publisher : LPPM IAI QOMARUDDIN GRESIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jipi.v21i1.4050

Abstract

ABSTRAK Pendidikan di Indonesia diharapkan tidak hanya menitik beratkan pada kecerdasan intelektual saja namun penting memperhatikan penanaman nilai-nilai karakter pada peserta didik dan pengembangan budaya disekolah sebagai aspek pembentukan karakter. Namun realitasnya dilapangan fungsi dan nilai-nilai eksternal yang dapat membentuk karakter yang diharapkan dalam pendidikan nasional belum terwujud secara optimal. bahwa pengembangan pendidikan belum sepenuhnya fokus pada pembentukan karakter peserta didik. Kebijakan kepala sekolah untuk membiasakan siswa berangkat tepat waktu, salat dhuha berjamaah, salat dhuhur berjama’ah, membaca Al-Qur’an, One Day One Surah, salat qobliyah dan ba’diyah dhuhur, muhadhoroh, membaca doa sebelum pelajaran, membayar infax dansalam sapa senyum kepada teman atau guru diharapkan semua itu mampu membentuk karakter peserta didik dengan baik. Kata Kunci: Manajemen, Budaya, Religius
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA, MOTIVASI DAN KEPEMIMPINAN MEMPENGARUHI KINERJA PEGAWAI DI SEKOLAH Alimin dan Muhammad Mahbub
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 1 (2023): Juni
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS QOMARUDDIN GRESIK - JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jipi.v21i1.4051

Abstract

ABSTRAK Faktor lain yang mempengaruhi kinerja seorang pegawai selain motivasi adalah pemberian kompensasi, pemberian kompensasi kepada seorang pegawai dalam sebuah instansi pemerintahan juga harus diperhatikan. “Kompensasi adalah semua pendapatan yang berbentuk uang, barang langsung atau tidak langsung yang diterima karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan” Pemberian atau imbalan tersebut bisa berupa gaji, hadiah, tunjangan, cuti, ataupun jaminan kerja. Pemberian kompensasi ini sudah merupakan bentuk kewajiban yang harus dipenuhi. Bagi seorang pegawai tentu akan mengharapkan adanya pemberian kompensasi yang layak, karena bila kompensasi diberikan dengan tepat dan layak sesuai dengan keinginan tentu akan membuat pegawai bersemangat untuk bekerja secara optimal dan semaksimal mungkin, karena mereka yakin bahwa mereka akan memperoleh imbalan yang sebanding dengan apa yang mereka kerjakan, dan begitupun sebaliknya. Kata Kunci: Manajemen Sumber Daya Manusia, Motivas, Kepemimpinan dan Kinerja Pegawai
UPAYA PENINGKATAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Moh. Maghfur dan Nur Fatih Ahmad
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 21 No 1 (2023): Juni
Publisher : LPPM IAI QOMARUDDIN GRESIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jipi.v21i1.4052

Abstract

ABSTRAK Ada beberapa alasan kenapa orang Islam belajar bahasa Arab, pertama, bahasa Arab sebagai bahasa ibadah ritual keagamaan seperti sholat, dzikir, doa – doa, dan lain – lainnya dengan menggunakan bahasa Arab. Kedua, dengan menguasai bahasa Arab, maka akan dapat memahami Al Qur’an dan Hadits Nabi SAW. Dimana keduanya adalah sumber pokok ajaran dan hukum Islam. Yang ketiga, dengan menguasai bahasa Arab, maka wawasan kajian Islam akan berkembang karena dapat mengkaji Islam dari kitab klasik yang kaya dengan kajian Islam dan alasan lainya. Kata Kunci: Peningkatan, Pembelajaran, Bahasa Arab

Page 11 of 19 | Total Record : 181