cover
Contact Name
Adhi Surya
Contact Email
J.Kacapuri@gmail.com
Phone
+6287782738533
Journal Mail Official
J.Kacapuri@gmail.com
Editorial Address
UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam kalimantan MAB Gd A lt 2, Jalan adhiyaksa No 2 Kayu Tangi Banjarmasin Kalsel-70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil
ISSN : 25023179     EISSN : 26566001     DOI : 10.31602
JURNAL KACAPURI terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Diterbitkan oleh Program Studi (S-1) Teknik Sipil Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari. Redaksi menerima sumbangan artikel ilmiah dari para peneliti, pendidikan dan pemerhati masalah-masalah atau scope and focu
Articles 290 Documents
ANALISIS PENERAPAN SARANA PENYELAMATAN PADA BANGUNAN PABRIK Silvia Yulita Ratih; Calvin Sih Hari Prakoso
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.16763

Abstract

Pabrik adalah tempat untuk memproses bahan mentah menjadi barang jadi. Intensitas penggunaan daya listrik dan mesin yang tinggi, menyebabkan resiko kebakaran yang terjadi di lingkungan pabrik juga semakin tinggi. Material bahan baku dan bahan kimia yang digunakan juga mudah menimbulkan bahaya kebakaran. Untuk dapat membuat lingkungan pabrik tetap aman dan nyaman bagi karyawan yang bekerja di sana terutama dari bahaya kebakaran, maka diperlukan sistem proteksi kebakaran yang memenuhi standar yang ditetapkan. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui penerapan sistem proteksi pasif dan sarana penyelamatan, mengetahui tingkat reliabilitas sistem keselamatan bangunan terhadap bahaya kebakaran yang sudah diimplementasikan pada bangunan pabrik. Data diperoleh berdasarkan observasi di lapangan dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No:26/PRT/M/2008 dan Pd – T – 11 – 2005 – C tentang Pemeriksaan Keselamatan Kebakaran Bangunan Gedung. Dari hasil analisis didapat bahwa penerapan peraturan sarana penyelamatan pada bangunan pabrik memiliki total nilai rata-rata 4,75 dalam skala likert dan untuk penerapan sistem proteksi pasif memiliki nilai rata-rata 2,47 dalam skala likert.  Tingkat reliabilitas atau nilai keandalan sistem keselamatan bangunan (NKSKB) mendapat nilai 87,32 %. Dari hasil ini sistem keselamatan bangunan dikategorikan baik, hanya ada beberapa komponen yang belum terpasang dengan baik, sehingga perlunya peningkatan dan perbaikan terhadap sarana keselamatan bangunan agar nantinya dapat menjamin keselamatan pengguna bangunan terutama para pekerja di pabrik tersebut.
ANALISIS HIDRAULIKA PADA PERKUATAN TEBING DESA MAUYA KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN Nur Jannah; Noordiah Helda
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.23065

Abstract

Sungai mengalir dari hulu ke hilir dengan kecepatan yang meningkat pada tikungan dan penyempitan, yang menyebabkan erosi tebing. Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut di Desa Mauya, dilakukan perkuatan tebing dengan bronjong. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas perkuatan tebing dengan meninjau aspek hidraulikanya. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran langsung menggunakan pelampung dan Current Meter untuk memperoleh kecepatan horizontal dan vertikal. Metode satu titik digunakan pada semua cross section untuk analisis kecepatan vertikal, sedangkan metode tiga titik diterapkan di lokasi titik C pias T3, tempat perkuatan tebing dibangun. Pengukuran kecepatan horizontal dilakukan di lima titik secara simultan, dan debit sungai dianalisis menggunakan metode Mid Section Area. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kecepatan horizontal dan vertikal pada kondisi normal masing-masing berkisar 0.3–0.8 m/detik dan 0.14–1.11 m/detik. Di titik C, kecepatan menurun signifikan menjadi 0.3 m/detik (horizontal) dan 0.14 m/detik (vertikal). Debit sungai pada kondisi normal adalah 1.66 m³/dtk, sedangkan debit maksimum saat banjir mencapai 88.11 m³/dtk. (asumsi tinggi perkuatan tebing maksimum). Dengan demikian, tujuan perkuatan tebing desa Mauya dapat dikatakan memenuhi tujuan yang diinginkan.
ANALISIS BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE TERHADAP KINERJA PELAKSANAAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN DESA BAHANDANG Tezar Aulia Rachman; Elma Aprianti; Muhammad Gunawan Perdana
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.24391

Abstract

Setiap proyek konstruksi, bagaimanapun kondisi pelaksanaannya diperlukan tindakan pengendalian dari segi biaya maupun waktu. Suatu proyek dapat mencapai keberhasilan dilihat dari kemampuan pihak-pihak yang terkait untuk menyelesaikan proyek sesuai jadwal yang telah ditentukan dan biaya yang tersedia. Oleh karena itu, pengendalian proyek dibutuhkan untuk mencapai sasaran keberhasilan tersebut. Proses pengendalian harus dapat dikerjakan secara tepat agar setiap penyimpangan yang terjadi dapat diidentifikasi dan dievaluasi dengan baik. Sebelum dilakukan tindakan yang perlu dalam mengendalikan proyek, perlu diketahui terlebih dahulu kinerja proyek yang telah berlangsung. Salah satu cara untuk mengetahui kinerja dengan menggunakan metode Nilai Hasil (Earned Value). Pada penelitian ini digunakan metode Earned Value. Pada akhir minggu peninjauan yaitu minggu ke-14 didapatkan yaitu nilai Schedule Performance Index (SPI) sebesar 1,830 yang artinya adalah proyek mengalami percepatan sebesar 21,5% dari target rencana sebesar 39,41%. Dilihat dari nilai Cost Performance Index (CPI) didapatkan nilai sebesar 2,570 yang berarti biaya yang dikeluarkan untuk proyek lebih kecil dari biaya yang dianggarkan. Perkiraan biaya yang dikeluarkan hingga akhir proyek (EAC) adalah sebesar Rp. 5.385.451.842,18 jika kecenderungan kinerja proyek sama seperti kinerja pada akhir minggu peninjauan. Dilihat dari waktu penyelesaian proyek, maka didapatkan estimasi waktu penyelesaian proyek (EAS) yaitu 168 hari jika kecenderungan kinerja proyek tetap sama seperti pada akhir peninjauan. 
EVALUASI SISTEM DRAINASE PADA JALAN AIR KABUR-KABUR, KECAMATAN BULA, KABUPATEN SERAM BAGIAN TIMUR Firman Syafputra; Warniyati Warniyati; Monica R Tutkey
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.23142

Abstract

Jalan Air Kabur-Kabur yang terletak di Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, merupakan jalur transportasi utama yang kerap mengalami genangan air dan banjir pada musim hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem drainase eksisting serta merancang ulang dimensi saluran agar mampu mengalirkan debit banjir rencana. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi dan hidraulika. Data curah hujan diperoleh dari Pos Hujan Bula selama 10 tahun (2015–2024). Curah hujan maksimum tahunan dianalisis dengan empat metode distribusi: Normal, Log Normal, Gumbel, dan Log Pearson Type III. Uji kecocokan distribusi dilakukan menggunakan uji Chi-Kuadrat dan Smirnov-Kolmogorov. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi Log Normal paling sesuai, menghasilkan curah hujan rencana sebesar 158,84 mm untuk periode ulang 5 tahun. Dengan menggunakan Metode Rasional, untuk kala ulang 5 tahun diperoleh debit banjir rencana untuk Saluran A sebesar 3,309 m³/d dan Saluran B sebesar 1,770 m³/d. Hasil analisis kapasitas saluran eksisting diperoleh debit 1,222 m³/d sehingga tidak mampu menampung debit rencana. Untuk mengatasi hal ini, dirancang saluran baru dengan Saluran A lebar (b) = 1,8 m, tinggi (h) = 1,5 m, dan Saluran B lebar (b) = 1,4 m, tinggi (h) = 1,3 m. Hasil evaluasi ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merencanakan sistem drainase yang lebih efektif dan berkelanjutan guna meminimalkan risiko banjir.
PENGARUH HAMBATAN SAMPING BERUPA ANGKUTAN BARANG DAN MATERIAL TERHADAP KINERJA LALU LINTAS DI JALAN GAJAH MADA Mareta Dinda Wati; Uti Rustam Effendi; Nur - Aida
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2025): Vol 8, No 2 2025 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v8i2.14199

Abstract

Jalan Gajah Mada merupakan jalan kabupaten dengan kategori jalan yang cukup padat, yang sering digunakan sebagai jalur aktivitas lalu lintas kendaraan atau sebagai jaringan transportasi truk angkutan barang dan material yang memiliki panjang ruas jalan 4,7 km, lebar jalan 5,6 m, dengan kondisi jalan perkerasan aspal dan memiliki tipe jalan 2 lajur 2 arah. Permasalahan kemacetan yang terjadi di ruas jalan Gajah Mada sebagian besar dipengaruhi oleh kendaraan berat yaitu truk angkutan barang dan truk angkutan material, selain karena badan kendaraan yang cukup besar, kapasitas jalan juga merupakan salah satu yang cukup berpengaruh. Sehingga jalan Gajah Mada tepatnya di STA 2+800 – 4+470 dimulai dari simpang 3 Transito sampai Pelabuhan Sukabangun ada terjadi peningkatan arus lalu lintas yang sangat tinggi pada saat jam tertentu. Tujuan dari penelitian ini yaitu : mengetahui pengaruh hambatan samping terhadap angkutan barang dan material di Jalan Gajah Mada Kabupaten Ketapang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Metode dalam pengumpulan data terdiri dari metode literatur, metode observasi, dan wawancara dengan mewawancarai sopir truk angkutan barang dan sopir truk angkutan material untuk mendukung hambatan samping. Besar bobot hambatan samping pada ruas jalan Gajah Mada berkisar antara 152,8 sampai 213,1 sedangkan tingkat pelayanan di jalan Gajah Mada tergolong A sampai C, yang artinya arus masih batas stabil tetapi pengemudi dibatasi memilih kecepatan. Tingkat pelayanan meningkat maka akan berpengaruh terhadap kinerja jalan. 
ANALISIS PENERAPAN SARANA PENYELAMATAN PADA BANGUNAN PABRIK Silvia Yulita Ratih; Calvin Sih Hari Prakoso
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.16763

Abstract

Pabrik adalah tempat untuk memproses bahan mentah menjadi barang jadi. Intensitas penggunaan daya listrik dan mesin yang tinggi, menyebabkan resiko kebakaran yang terjadi di lingkungan pabrik juga semakin tinggi. Material bahan baku dan bahan kimia yang digunakan juga mudah menimbulkan bahaya kebakaran. Untuk dapat membuat lingkungan pabrik tetap aman dan nyaman bagi karyawan yang bekerja di sana terutama dari bahaya kebakaran, maka diperlukan sistem proteksi kebakaran yang memenuhi standar yang ditetapkan. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui penerapan sistem proteksi pasif dan sarana penyelamatan, mengetahui tingkat reliabilitas sistem keselamatan bangunan terhadap bahaya kebakaran yang sudah diimplementasikan pada bangunan pabrik. Data diperoleh berdasarkan observasi di lapangan dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No:26/PRT/M/2008 dan Pd – T – 11 – 2005 – C tentang Pemeriksaan Keselamatan Kebakaran Bangunan Gedung. Dari hasil analisis didapat bahwa penerapan peraturan sarana penyelamatan pada bangunan pabrik memiliki total nilai rata-rata 4,75 dalam skala likert dan untuk penerapan sistem proteksi pasif memiliki nilai rata-rata 2,47 dalam skala likert.  Tingkat reliabilitas atau nilai keandalan sistem keselamatan bangunan (NKSKB) mendapat nilai 87,32 %. Dari hasil ini sistem keselamatan bangunan dikategorikan baik, hanya ada beberapa komponen yang belum terpasang dengan baik, sehingga perlunya peningkatan dan perbaikan terhadap sarana keselamatan bangunan agar nantinya dapat menjamin keselamatan pengguna bangunan terutama para pekerja di pabrik tersebut.
EVALUASI KINERJA TUKANG PASANG BATA BERDASARKAN SKKNI (STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL INDONESIA) PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KOTA AMBON Rohja Tualeka; C G Buyang; Fauzan A Sangadji
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.20558

Abstract

Di kota ambon masih dipertanyakan apakah tiap-tiap item kompetensi dalam SKKNI cukup dibutuhkan di kota ambon mengingat bahwa kebanyakan tukang yang kita temukan masih minim dengan pendidikan serta standar SKKNI belum semua dapat dikuasai oleh tukang-tukang. Tujuan dari penelitian ini Mengetahui presentase elemen kompetensi dalam pengetahuan dan keterampilan tukang pasang bata berdasarkan SKKNI pada proyek konstruksi gedung di Kota Ambon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Peneliti membagikan kuesioner kepada responden berupa kuesioner yang berisi lembar penyataan mengenai item-item pegetahuan dan ketrampilan sesuai dengan yang ada dalam SKKNI tukang pasang bata. Setelah data-data kuisioner di kumpulkan maka selanjutnya data-data tersebut dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas menggunakan program SPSS. Selanjutnya data-data kuesioner di analisis secara deskriptif untuk mengetahui presentase dari item pengetahuan dan keterampilan. Diperoleh hasil yaitu presentase pengetahuan dan keterampilan tukang pasang bata SKKNI dalam KepMen Ketenagakerjaan RI No 317 Tahun 2016 Kategori Konstrukai Golongan Pokok Konstruksi Khusus Pada Jabatan Kerja Tukang Pasang Bata dari tabulasi data dan hasil penelitian di dapatkan variabel dengan skor presentasi paling tinggi pada item pengetahuan adalah pada X1.1 yaitu " Dapat membaca gambar kerja " dimana skor presentasenya adalah 96%, sedangkan item pengetahuan yang paling rendah pada X2.4 yaitu " Mengetahui Teknik pondasi " dengan presentase 43% Kemudian variabel dengan skor presentase paling tinggi pada item keterampilan adalah pada X4.2 yaitu " Membuat kedudukan tempat kusen pintu dan jendela " denga presentase 87%, sedangkan item keterampilan yang paling rendah pada X7.3 yaitu " Memasang panel blok kaca " dengan presentase 41%. 
KARAKTERISTIK LAYANAN ANGKUTAN KOTA DALAM WILAYAH KOTA KENDARI (Studi Kasus: Jalan H.E.A Mokodompit- Pelabuhan Nusantara Kendari) saharudin saharudin; Muh.Anando Kolawano; Try Sugiyarto Soeparyanto; Ishak Kadir
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.21348

Abstract

Transportasi perkotaan berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Penelitian ini menganalisis karakteristik layanan angkutan kota di Kota Kendari dengan Studi Kasus Rute Jln H.E.A. Mokodompit–Pelabuhan Nusantara, menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-komparatif melalui survey lalu lintas primer. Analisis dilakukan pada tiga periode waktu (pagi, siang, dan malam) selama tiga hari kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koridor Mandonga–Pelabuhan Nusantara merupakan pusat utama mobilitas angkutan kota dengan frekuensi >100 kendaraan/jam dan Headway <1 menit. Namun, proporsi angkot terhadap total kendaraan masih rendah (2–6%), menandakan dominasi kendaraan pribadi. Segmen Sao-Sao–Wua-Wua dan Pasar Baru–Sao-Sao memiliki frekuensi rendah dan Headway panjang, mencerminkan rendahnya aktivitas transportasi. Secara keseluruhan, terdapat ketimpangan spasial layanan, di mana aktivitas angkutan kota terpusat pada area ekonomi utama. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi frekuensi dan pemerataan jaringan rute untuk meningkatkan efisiensi serta aksesibilitas transportasi perkotaan di Kota Kendari.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA MATERIAL BATU MORAMO DAN BATU SOPURA SEBAGAI LAPIS PONDASI KELAS A PADA KONSTRUKSI JALAN RAYA La Ode Muhammad Ally Rahman Rere; La Ode Muhammad Razig; Try Sugiyarto Soeparyanto; Ishak Kadir
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.21353

Abstract

Infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung sistem transportasi, pertumbuhan ekonomi, dan mobilitas sosial; oleh karena itu, upaya peningkatan secara berkelanjutan diperlukan untuk menjaga kinerja jalan tetap optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja material agregat Moramo dan Sopura sebagai Lapis Pondasi Kelas A (LPK-A) pada konstruksi jalan di Sulawesi Tenggara. Pengujian laboratorium dilakukan untuk menilai karakteristik fisik, mekanik, gradasi, pemadatan, dan California Bearing Ratio (CBR) berdasarkan Spesifikasi Bina Marga 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua material memenuhi persyaratan teknis untuk digunakan sebagai lapis pondasi atas, dengan agregat Moramo menunjukkan sifat fisik yang lebih baik yang ditunjukkan oleh nilai berat jenis lebih tinggi dan daya serap air lebih rendah, sedangkan agregat Sopura memiliki kekuatan mekanik yang lebih unggul dengan nilai keausan lebih rendah serta nilai CBR lebih tinggi pada tingkat pemadatan 95% dan 100%. Temuan ini mengindikasikan bahwa material Moramo lebih cocok digunakan pada area dengan tingkat kelembaban tinggi atau sebagai lapis pondasi bawah (subbase), sedangkan material Sopura lebih efektif digunakan pada ruas jalan dengan volume lalu lintas tinggi sebagai lapis pondasi atas karena memiliki daya dukung beban yang lebih besar.
ANALISIS HIDRAULIKA PADA PERKUATAN TEBING DESA MAUYA KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN Nur Jannah; Noordiah Helda
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.23065

Abstract

Sungai mengalir dari hulu ke hilir dengan kecepatan yang meningkat pada tikungan dan penyempitan, yang menyebabkan erosi tebing. Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut di Desa Mauya, dilakukan perkuatan tebing dengan bronjong. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas perkuatan tebing dengan meninjau aspek hidraulikanya. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran langsung menggunakan pelampung dan Current Meter untuk memperoleh kecepatan horizontal dan vertikal. Metode satu titik digunakan pada semua cross section untuk analisis kecepatan vertikal, sedangkan metode tiga titik diterapkan di lokasi titik C pias T3, tempat perkuatan tebing dibangun. Pengukuran kecepatan horizontal dilakukan di lima titik secara simultan, dan debit sungai dianalisis menggunakan metode Mid Section Area. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kecepatan horizontal dan vertikal pada kondisi normal masing-masing berkisar 0.3–0.8 m/detik dan 0.14–1.11 m/detik. Di titik C, kecepatan menurun signifikan menjadi 0.3 m/detik (horizontal) dan 0.14 m/detik (vertikal). Debit sungai pada kondisi normal adalah 1.66 m³/dtk, sedangkan debit maksimum saat banjir mencapai 88.11 m³/dtk. (asumsi tinggi perkuatan tebing maksimum). Dengan demikian, tujuan perkuatan tebing desa Mauya dapat dikatakan memenuhi tujuan yang diinginkan.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP Vol 8, No 1 (2025): Vol 8, No 1 2025 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2025 Vol 8 No 2 (2025): Vol 8, No 2 2025 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2 Vol 8, No 2 (2025): Vol 8, No 2 2025 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember Vol 7, No 1 (2024): Vol 7, No 1 (2024 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 202 Vol 7, No 2 (2024): Vol 7, No 2 2024 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember Vol 6, No 1 (2023): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2023) Vol 5, No 2 (2022): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2022) Vol 5, No 1 (2022): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2022) Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2021) Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021) Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2020) Vol 3, No 1 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2020) Vol 2, No 2 (2019): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL Vol 2, No 1 (2019): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL Vol 1, No 2 (2018): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL More Issue