cover
Contact Name
Adhi Surya
Contact Email
J.Kacapuri@gmail.com
Phone
+6287782738533
Journal Mail Official
J.Kacapuri@gmail.com
Editorial Address
UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam kalimantan MAB Gd A lt 2, Jalan adhiyaksa No 2 Kayu Tangi Banjarmasin Kalsel-70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil
ISSN : 25023179     EISSN : 26566001     DOI : 10.31602
JURNAL KACAPURI terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Diterbitkan oleh Program Studi (S-1) Teknik Sipil Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari. Redaksi menerima sumbangan artikel ilmiah dari para peneliti, pendidikan dan pemerhati masalah-masalah atau scope and focu
Articles 290 Documents
EVALUASI KINERJA TUKANG PASANG BATA BERDASARKAN SKKNI (STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL INDONESIA) PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KOTA AMBON Rohja Tualeka; C G Buyang; Fauzan A Sangadji
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.20558

Abstract

Di kota ambon masih dipertanyakan apakah tiap-tiap item kompetensi dalam SKKNI cukup dibutuhkan di kota ambon mengingat bahwa kebanyakan tukang yang kita temukan masih minim dengan pendidikan serta standar SKKNI belum semua dapat dikuasai oleh tukang-tukang. Tujuan dari penelitian ini Mengetahui presentase elemen kompetensi dalam pengetahuan dan keterampilan tukang pasang bata berdasarkan SKKNI pada proyek konstruksi gedung di Kota Ambon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Peneliti membagikan kuesioner kepada responden berupa kuesioner yang berisi lembar penyataan mengenai item-item pegetahuan dan ketrampilan sesuai dengan yang ada dalam SKKNI tukang pasang bata. Setelah data-data kuisioner di kumpulkan maka selanjutnya data-data tersebut dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas menggunakan program SPSS. Selanjutnya data-data kuesioner di analisis secara deskriptif untuk mengetahui presentase dari item pengetahuan dan keterampilan. Diperoleh hasil yaitu presentase pengetahuan dan keterampilan tukang pasang bata SKKNI dalam KepMen Ketenagakerjaan RI No 317 Tahun 2016 Kategori Konstrukai Golongan Pokok Konstruksi Khusus Pada Jabatan Kerja Tukang Pasang Bata dari tabulasi data dan hasil penelitian di dapatkan variabel dengan skor presentasi paling tinggi pada item pengetahuan adalah pada X1.1 yaitu " Dapat membaca gambar kerja " dimana skor presentasenya adalah 96%, sedangkan item pengetahuan yang paling rendah pada X2.4 yaitu " Mengetahui Teknik pondasi " dengan presentase 43% Kemudian variabel dengan skor presentase paling tinggi pada item keterampilan adalah pada X4.2 yaitu " Membuat kedudukan tempat kusen pintu dan jendela " denga presentase 87%, sedangkan item keterampilan yang paling rendah pada X7.3 yaitu " Memasang panel blok kaca " dengan presentase 41%. 
STABILISASI TANAH LEMPUNG EKSPANSIF DENGAN LUMPUR LAPINDO DAN KAPUR DITINJAU DARI NILAI INDEKS PLASTISITAS DAN CALIFORNIA BEARING RATIO (CBR) Arintha Indah Dwi Syafiarti; Gati Sri Utami; Mila Kusuma Wardani; Laras Laila Lestari; Dewi Kusumaningrum; Theresia Maria Chandra Agusdini; Mahardika Rayo Pravalecano
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.23483

Abstract

Tanah ekspansif merupakan tanah lempung yang mempunyai level plastisitas yang tinggi, potensi kembang susut tinggi dengan adanya pergantian musim, sehingga sebelum digunakan sebagai tanah dasar di diperlukan stablilisasi untuk menurunkan nilai Indeks Plastisitas dan menaikkan daya dukung. Stabilisasi adalah cara untuk merubah dan memperbaiki sifat-sifat tanah agar memenuhi persyaratan sebagai tanah dasar. Tanah di daerah Lakarsantri, Surabaya Barat memiliki jenis tanah ekspansif, sehingga bangunan sipil terutama jalan mengalami kerusakan walaupun volume lalu lintas rendah. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis tingkat kepadatan dan nilai CBR tanah ekspansif yang distabilisasi menggunakan campuran lumpur lapindo dan kapur padam dengan prosentase campuran lumpur lapindo 15%, 20%, 25, 30% dan kapur padam 7% pada setiap pencampuran serta waktu pemeraman 0,7, dan 14 hari. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut, karakteristik tanah asli termasuk tanah berbutir halus, plastisitas tinggi, tingkat kepadatan sedang dan nilai CBR rendah. Karakteristik tanah lempung setelah distabilisasi menurut hasil uji atterberg limit memiliki nilai liquid limit 45,35%, indeks plastisitas sebesar 11,32%, termasuk katagori cukup baik. Prosentase dan pemeraman terbaik pada campuran lumpur lapindo 30% dan kapur padam 7%, pada pemeraman 14 hari, tanah dalam kondisi paling padat 1,75 gr/cm³ dan nilai CBR terbesar 8,52% termasuk katagori cukup baik.
STUDI PERBANDINGAN AGREGAT KASAR BATU PECAH KATUNUN DAN BATU KORAL BIRAYANG PADA CAMPURAN ASPAL AC-BC TERHADAP UJI MARSHALL adhi surya; Syahdam Ramadhan
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.24617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan penggunaan agregat kasar batu pecah Katunun dan batu koral Birayang pada campuran Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC) terhadap karakteristik Marshall. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian laboratorium berdasarkan standar SNI dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2025. Pengujian meliputi karakteristik agregat, karakteristik aspal, analisis gradasi, dan pengujian Marshall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua agregat memenuhi persyaratan teknis untuk digunakan pada campuran AC-BC. Nilai stabilitas campuran batu koral mencapai 1750 kg, lebih tinggi dibandingkan batu pecah sebesar 1480 kg. Nilai flow, VIM, VMA, dan VFB juga memenuhi spesifikasi yang ditetapkan. Berdasarkan nilai Marshall Quotient, campuran batu koral menunjukkan ketahanan deformasi yang lebih baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa batu koral Birayang berpotensi menjadi alternatif agregat lokal yang efektif untuk konstruksi perkerasan jalan.
ANALISIS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN SARANA TRANSPORTASI SEBAGAI DASAR PENGENDALIAN INFRASTRUKTUR PELABUHAN FERI TAMPO KABUPATEN MUNA LA ODE MUHAMMAD RAZIG; MUH ANADO KOLAWANO; MAHATMA HASULU; ABDUL KADIR; TRY SUGIYARTO SOEPARYANTO
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.23961

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan menjadikan pelabuhan memiliki peranan penting dalam mendukung mobilitas dan pelayanan transportasi masyarakat sehingga diperlukan pengendalian pelayanan yang baik untuk meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik pengguna jasa, tingkat kepuasan pengguna (Customer Satisfaction Index/CSI), serta kinerja pelayanan di Pelabuhan Feri Tampo menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan CSI dengan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui kuesioner dan dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pengguna jasa adalah laki-laki (56%) berusia 21–30 tahun (42%) dan sebagian besar berstatus mahasiswa/pelajar. Analisis IPA menghasilkan 1 atribut pada Kuadran I, 8 atribut pada Kuadran II, 7 atribut pada Kuadran III, dan 1 atribut pada Kuadran IV, dengan nilai rata-rata kesenjangan sebesar -0,45 yang menunjukkan pelayanan pelabuhan sudah mendekati harapan pengguna. Hasil CSI menunjukkan tingkat kepuasan pada dimensi Keselamatan sebesar 67,30%, Keamanan 66,21%, Kehandalan 68,80%, Kenyamanan 64,28%, Kemudahan 74,69%, dan Kesetaraan 57,62%. Secara keseluruhan pengguna jasa merasa puas terhadap pelayanan sarana transportasi, meskipun masih diperlukan peningkatan terutama pada dimensi Kenyamanan dan Kesetaraan sebagai dasar evaluasi pengendalian dan peningkatan kualitas pelayanan serta infrastruktur pelabuhan.
EVALUASI STRUKTUR PELAT LANTAI BETON BERTULANG AKIBAT PERUBAHAN FUNGSI BANGUNAN Adi Susetyo Dermawan; Vaness Jan Ho Antony Djong; Dewi Yuniar
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.24249

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja struktur pelat lantai beton bertulang akibat perubahan fungsi lantai dasar menjadi area parkir pada Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan. Analisis dilakukan dengan menggunakan sistem portal tahan gempa berkonsep Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB). Tebal pelat yang ditinjau adalah 15 cm dengan mutu beton ????′???? = 24,9 MPa dan mutu baja ???????? = 420 MPa. Perhitungan struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000 v22 sesuai acuan standar SNI 2847:2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek momen lentur, pelat dengan tulangan D13 memiliki kapasitas sekitar 38,5 kNm, dari sisi kapasitas geser, pelat dengan D13 mampu menahan sekitar 85,2 kN, gaya geser yang bekerja (Vu = 60,56 kN) masih aman. Sedangkan pada aspek kontrol retak, kapasitas retak lentur (Mcr) pada pelat D13 tercatat 28,1 kNm. pelat lantai dengan tulangan D13 tidak mampu menahan beban dan gaya secara keseluruhan akibat peningkatan beban parkir. Nilai momen lentur dan gaya geser melampaui kapasitas nominal pelat, sehingga menimbulkan potensi kegagalan struktural.  Kata kunci: evaluasi, struktur pelat lantai, perubahan fungsi, SAP2000
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA MATERIAL BATU MORAMO DAN BATU SOPURA SEBAGAI LAPIS PONDASI KELAS A PADA KONSTRUKSI JALAN RAYA La Ode Muhammad Ally Rahman Rere; La Ode Muhammad Razig; Try Sugiyarto Soeparyanto; Ishak Kadir
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.21353

Abstract

Infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung sistem transportasi, pertumbuhan ekonomi, dan mobilitas sosial; oleh karena itu, upaya peningkatan secara berkelanjutan diperlukan untuk menjaga kinerja jalan tetap optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja material agregat Moramo dan Sopura sebagai Lapis Pondasi Kelas A (LPK-A) pada konstruksi jalan di Sulawesi Tenggara. Pengujian laboratorium dilakukan untuk menilai karakteristik fisik, mekanik, gradasi, pemadatan, dan California Bearing Ratio (CBR) berdasarkan Spesifikasi Bina Marga 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua material memenuhi persyaratan teknis untuk digunakan sebagai lapis pondasi atas, dengan agregat Moramo menunjukkan sifat fisik yang lebih baik yang ditunjukkan oleh nilai berat jenis lebih tinggi dan daya serap air lebih rendah, sedangkan agregat Sopura memiliki kekuatan mekanik yang lebih unggul dengan nilai keausan lebih rendah serta nilai CBR lebih tinggi pada tingkat pemadatan 95% dan 100%. Temuan ini mengindikasikan bahwa material Moramo lebih cocok digunakan pada area dengan tingkat kelembaban tinggi atau sebagai lapis pondasi bawah (subbase), sedangkan material Sopura lebih efektif digunakan pada ruas jalan dengan volume lalu lintas tinggi sebagai lapis pondasi atas karena memiliki daya dukung beban yang lebih besar.
KARAKTERISTIK LAYANAN ANGKUTAN KOTA DALAM WILAYAH KOTA KENDARI (Studi Kasus: Jalan H.E.A Mokodompit- Pelabuhan Nusantara Kendari) saharudin saharudin; Muh.Anando Kolawano; Try Sugiyarto Soeparyanto; Ishak Kadir
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.21348

Abstract

Transportasi perkotaan berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Penelitian ini menganalisis karakteristik layanan angkutan kota di Kota Kendari dengan Studi Kasus Rute Jln H.E.A. Mokodompit–Pelabuhan Nusantara, menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-komparatif melalui survey lalu lintas primer. Analisis dilakukan pada tiga periode waktu (pagi, siang, dan malam) selama tiga hari kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koridor Mandonga–Pelabuhan Nusantara merupakan pusat utama mobilitas angkutan kota dengan frekuensi >100 kendaraan/jam dan Headway <1 menit. Namun, proporsi angkot terhadap total kendaraan masih rendah (2–6%), menandakan dominasi kendaraan pribadi. Segmen Sao-Sao–Wua-Wua dan Pasar Baru–Sao-Sao memiliki frekuensi rendah dan Headway panjang, mencerminkan rendahnya aktivitas transportasi. Secara keseluruhan, terdapat ketimpangan spasial layanan, di mana aktivitas angkutan kota terpusat pada area ekonomi utama. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi frekuensi dan pemerataan jaringan rute untuk meningkatkan efisiensi serta aksesibilitas transportasi perkotaan di Kota Kendari.
ANALISIS KAPASITAS JALAN PADA JALAN AHMAD YANI-TRIKORA DI KOTA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN Raisa Nur Farida; Nur Azizah; Robiatul Adawiyah
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.24252

Abstract

Peningkatan aktivitas masyarakat di Kota Banjarbaru menyebabkan bertambahnya volume lalu lintas pada ruas Jalan Ahmad Yani–Trikora sehingga berpotensi memengaruhi kapasitas dan tingkat pelayanan jalan. Kondisi tersebut perlu dianalisis untuk mengetahui kemampuan ruas jalan dalam melayani arus lalu lintas sebagai dasar perencanaan dan pengelolaan transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas ruas Jalan Ahmad Yani–Trikora di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, melalui perhitungan kapasitas jalan, derajat kejenuhan (DJ), dan tingkat pelayanan jalan (Level of Service/LOS). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui survei lalu lintas pada sembilan periode waktu pengamatan. Data volume kendaraan dikonversi ke satuan mobil penumpang (smp/jam) dan dianalisis berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 untuk menentukan kapasitas jalan, nilai derajat kejenuhan, dan tingkat pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada pukul 17.00–18.00 WITA sebesar 2.763,6 smp/jam, sedangkan volume terendah sebesar 1.330,4 smp/jam terjadi pada pukul 06.00–07.00 WITA. Nilai derajat kejenuhan berkisar antara 0,39–0,82, dengan tingkat pelayanan didominasi oleh LOS C, LOS B pada kondisi arus rendah, dan LOS D pada jam puncak sore. Secara keseluruhan, ruas Jalan Ahmad Yani–Trikora masih mampu melayani arus lalu lintas dalam kondisi stabil, namun pada jam sibuk kapasitas jalan mulai mendekati batas pelayanan sehingga diperlukan upaya manajemen lalu lintas untuk mempertahankan kinerja ruas jalan.
ANALISIS LIFE CYCLE COST PADA PEMELIHARAAN PROYEK PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT SIRKUIT MARIDO DI KABUPATEN TABALONG Mardiyah Mardiyah; Hendra Cahyadi; Ruliana Febrianty
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.24250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pemeliharaan yang diterapkan serta mengestimasi total biaya siklus hidup (Life Cycle Cost/LCC) pada Proyek Pembangunan Site Development Sirkuit Marido di Kabupaten Tabalong selama umur rencana 10 tahun. Fokus penelitian diarahkan pada perkerasan lentur lintasan sirkuit sepanjang Km 0+000 hingga Km 1+731 sebagai bagian utama infrastruktur yang memerlukan pengelolaan pemeliharaan berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan pengawas proyek, observasi lapangan, serta studi dokumentasi yang meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB), Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), dan dokumen teknis proyek. Analisis dilakukan terhadap biaya konstruksi awal, biaya pemeliharaan rutin, biaya pemeliharaan berkala, serta pengaruh inflasi selama periode analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pemeliharaan yang diterapkan terdiri atas pemeliharaan rutin dan pemeliharaan berkala yang direncanakan secara preventif selama umur layanan perkerasan. Biaya konstruksi awal (initial cost) sebesar Rp17.566.100.000,00, sedangkan total biaya pemeliharaan selama umur rencana mencapai Rp2.127.845.000,00. Setelah memperhitungkan inflasi rata-rata 2,86%, biaya pemeliharaan meningkat menjadi Rp2.639.626.000,00. Total biaya siklus hidup pada nilai sekarang sebesar Rp19.693.945.000,00 dan meningkat menjadi Rp20.205.726.000,00 setelah mempertimbangkan inflasi. Biaya pemeliharaan memberikan kontribusi sebesar 13,06% terhadap total biaya siklus hidup, sementara biaya konstruksi awal mencapai 86,94%. Dengan demikian, penerapan strategi pemeliharaan yang terencana dan preventif terbukti mampu menjaga kinerja perkerasan secara lebih efisien dan ekonomis sepanjang umur layanan infrastruktur.
PENGARUH PENAMBAHAN KAWAT BENDRAT TERHADAP KUAT LENTUR BETON SEBAGAI BAHAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) M. Saufi; Muhammad Gunawan Perdana; Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.24778

Abstract

Perkerasan kaku (rigid pavement) memerlukan beton dengan kuat lentur yang tinggi agar mampu menahan beban lalu lintas dan mengurangi risiko terjadinya retak dini. Salah satu upaya untuk meningkatkan kuat lentur beton adalah dengan menambahkan serat kawat bendrat ke dalam campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik agregat yang digunakan, menentukan nilai kuat lentur beton dengan penambahan kawat bendrat sepanjang 1 cm pada variasi 0%, 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%, serta menganalisis pengaruhnya terhadap kuat lentur beton sebagai bahan perkerasan kaku sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2025 Divisi 5 Perkerasan Beton Semen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental di Laboratorium Struktur dan Bahan Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin. Benda uji berupa balok beton berukuran 15 × 15 × 60 cm yang diuji pada umur 28 hari menggunakan metode dua titik pembebanan berdasarkan SNI 4431:2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton normal memiliki kuat lentur rata-rata sebesar 3,78 MPa. Penambahan kawat bendrat meningkatkan kuat lentur beton menjadi 4,89 MPa, 4,93 MPa, 5,07 MPa, 5,56 MPa, dan 5,69 MPa masing-masing untuk variasi 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%. Nilai tertinggi diperoleh pada variasi 5% dengan peningkatan sebesar 50,53% dibandingkan beton normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kawat bendrat berpengaruh positif terhadap kuat lentur beton dan seluruh variasi 1%–5% telah memenuhi persyaratan kuat lentur minimum 4,5 MPa untuk perkerasan kaku.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP Vol 8, No 1 (2025): Vol 8, No 1 2025 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2025 Vol 8 No 2 (2025): Vol 8, No 2 2025 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2 Vol 8, No 2 (2025): Vol 8, No 2 2025 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember Vol 7, No 1 (2024): Vol 7, No 1 (2024 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 202 Vol 7, No 2 (2024): Vol 7, No 2 2024 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember Vol 6, No 1 (2023): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2023) Vol 5, No 2 (2022): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2022) Vol 5, No 1 (2022): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2022) Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2021) Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021) Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2020) Vol 3, No 1 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2020) Vol 2, No 2 (2019): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL Vol 2, No 1 (2019): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL Vol 1, No 2 (2018): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL More Issue