cover
Contact Name
Adhi Surya
Contact Email
J.Kacapuri@gmail.com
Phone
+6287782738533
Journal Mail Official
J.Kacapuri@gmail.com
Editorial Address
UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam kalimantan MAB Gd A lt 2, Jalan adhiyaksa No 2 Kayu Tangi Banjarmasin Kalsel-70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil
ISSN : 25023179     EISSN : 26566001     DOI : 10.31602
JURNAL KACAPURI terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Diterbitkan oleh Program Studi (S-1) Teknik Sipil Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari. Redaksi menerima sumbangan artikel ilmiah dari para peneliti, pendidikan dan pemerhati masalah-masalah atau scope and focu
Articles 290 Documents
EVALUASI SISTEM DRAINASE PADA JALAN AIR KABUR-KABUR, KECAMATAN BULA, KABUPATEN SERAM BAGIAN TIMUR Firman Syafputra; Warniyati Warniyati; Monica R Tutkey
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.23142

Abstract

Jalan Air Kabur-Kabur yang terletak di Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, merupakan jalur transportasi utama yang kerap mengalami genangan air dan banjir pada musim hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem drainase eksisting serta merancang ulang dimensi saluran agar mampu mengalirkan debit banjir rencana. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi dan hidraulika. Data curah hujan diperoleh dari Pos Hujan Bula selama 10 tahun (2015–2024). Curah hujan maksimum tahunan dianalisis dengan empat metode distribusi: Normal, Log Normal, Gumbel, dan Log Pearson Type III. Uji kecocokan distribusi dilakukan menggunakan uji Chi-Kuadrat dan Smirnov-Kolmogorov. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi Log Normal paling sesuai, menghasilkan curah hujan rencana sebesar 158,84 mm untuk periode ulang 5 tahun. Dengan menggunakan Metode Rasional, untuk kala ulang 5 tahun diperoleh debit banjir rencana untuk Saluran A sebesar 3,309 m³/d dan Saluran B sebesar 1,770 m³/d. Hasil analisis kapasitas saluran eksisting diperoleh debit 1,222 m³/d sehingga tidak mampu menampung debit rencana. Untuk mengatasi hal ini, dirancang saluran baru dengan Saluran A lebar (b) = 1,8 m, tinggi (h) = 1,5 m, dan Saluran B lebar (b) = 1,4 m, tinggi (h) = 1,3 m. Hasil evaluasi ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merencanakan sistem drainase yang lebih efektif dan berkelanjutan guna meminimalkan risiko banjir.
STABILISASI TANAH LEMPUNG EKSPANSIF DENGAN LUMPUR LAPINDO DAN KAPUR DITINJAU DARI NILAI INDEKS PLASTISITAS DAN CALIFORNIA BEARING RATIO (CBR) Arintha Indah Dwi Syafiarti; Gati Sri Utami; Mila Kusuma Wardani; Laras Laila Lestari; Dewi Kusumaningrum; Theresia Maria Chandra Agusdini; Mahardika Rayo Pravalecano
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.23483

Abstract

Tanah ekspansif merupakan tanah lempung yang mempunyai level plastisitas yang tinggi, potensi kembang susut tinggi dengan adanya pergantian musim, sehingga sebelum digunakan sebagai tanah dasar di diperlukan stablilisasi untuk menurunkan nilai Indeks Plastisitas dan menaikkan daya dukung. Stabilisasi adalah cara untuk merubah dan memperbaiki sifat-sifat tanah agar memenuhi persyaratan sebagai tanah dasar. Tanah di daerah Lakarsantri, Surabaya Barat memiliki jenis tanah ekspansif, sehingga bangunan sipil terutama jalan mengalami kerusakan walaupun volume lalu lintas rendah. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis tingkat kepadatan dan nilai CBR tanah ekspansif yang distabilisasi menggunakan campuran lumpur lapindo dan kapur padam dengan prosentase campuran lumpur lapindo 15%, 20%, 25, 30% dan kapur padam 7% pada setiap pencampuran serta waktu pemeraman 0,7, dan 14 hari. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut, karakteristik tanah asli termasuk tanah berbutir halus, plastisitas tinggi, tingkat kepadatan sedang dan nilai CBR rendah. Karakteristik tanah lempung setelah distabilisasi menurut hasil uji atterberg limit memiliki nilai liquid limit 45,35%, indeks plastisitas sebesar 11,32%, termasuk katagori cukup baik. Prosentase dan pemeraman terbaik pada campuran lumpur lapindo 30% dan kapur padam 7%, pada pemeraman 14 hari, tanah dalam kondisi paling padat 1,75 gr/cm³ dan nilai CBR terbesar 8,52% termasuk katagori cukup baik.
ANALISIS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN SARANA TRANSPORTASI SEBAGAI DASAR PENGENDALIAN INFRASTRUKTUR PELABUHAN FERI TAMPO KABUPATEN MUNA LA ODE MUHAMMAD RAZIG; MUH ANADO KOLAWANO; MAHATMA HASULU; ABDUL KADIR; TRY SUGIYARTO SOEPARYANTO
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.23961

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan menjadikan pelabuhan memiliki peranan penting dalam mendukung mobilitas dan pelayanan transportasi masyarakat sehingga diperlukan pengendalian pelayanan yang baik untuk meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik pengguna jasa, tingkat kepuasan pengguna (Customer Satisfaction Index/CSI), serta kinerja pelayanan di Pelabuhan Feri Tampo menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan CSI dengan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui kuesioner dan dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pengguna jasa adalah laki-laki (56%) berusia 21–30 tahun (42%) dan sebagian besar berstatus mahasiswa/pelajar. Analisis IPA menghasilkan 1 atribut pada Kuadran I, 8 atribut pada Kuadran II, 7 atribut pada Kuadran III, dan 1 atribut pada Kuadran IV, dengan nilai rata-rata kesenjangan sebesar -0,45 yang menunjukkan pelayanan pelabuhan sudah mendekati harapan pengguna. Hasil CSI menunjukkan tingkat kepuasan pada dimensi Keselamatan sebesar 67,30%, Keamanan 66,21%, Kehandalan 68,80%, Kenyamanan 64,28%, Kemudahan 74,69%, dan Kesetaraan 57,62%. Secara keseluruhan pengguna jasa merasa puas terhadap pelayanan sarana transportasi, meskipun masih diperlukan peningkatan terutama pada dimensi Kenyamanan dan Kesetaraan sebagai dasar evaluasi pengendalian dan peningkatan kualitas pelayanan serta infrastruktur pelabuhan.
IDENTIFIKASI RISIKO REWORK PADA PEKERJAAN RANGKA ATAP UNTUK PROYEK KONSTRUKSI REHABILITASI STADIUN MANDALA AMBON Rivaldi Alan Alfons; Felix Taihuttu; Fauzan A Sangadji; Frengky A Marian
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.23981

Abstract

Rework merupakan salah satu masalah yang umum terjadi dalam proyek konstruksi dan sering kali berdampak pada keterlambatan waktu, pembengkakan biaya, dan penurunan kualitas pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang menyebabkan terjadinya rework pada pekerjaan rangka atap dalam proyek rehabilitasi Stadion Mandala di Kota Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 40 responden, terdiri dari mandor, tukang, pengawas, dan pelaksana proyek yang terlibat langsung dalam pekerjaan rangka atap. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan SPSS, sedangkan data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan penilaian tingkat risiko (risk rating). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap terjadinya rework, yaitu kesalahan desain, perubahan spesifikasi teknis, kurangnya keterampilan tenaga kerja, lemahnya pengawasan lapangan, serta kesalahan dalam metode kerja. Faktor kesalahan desain dan kurangnya keterampilan tenaga kerja menempati urutan tertinggi sebagai penyebab utama terjadinya rework. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi bagi pihak manajemen proyek agar dapat meminimalkan rework melalui perencanaan yang lebih matang, peningkatan kompetensi tenaga kerja, dan pengawasan yang lebih ketat. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu manajemen risiko konstruksi, khususnya dalam konteks proyek rehabilitasi infrastruktur di wilayah Indonesia Timur.Kata kunci : Rework, Risiko, Rangka Atap, Konstruksi, Stadion Mandala
EVALUASI STRUKTUR PELAT LANTAI BETON BERTULANG AKIBAT PERUBAHAN FUNGSI BANGUNAN Adi Susetyo Dermawan; Vaness Jan Ho Antony Djong; Dewi Yuniar
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.24249

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja struktur pelat lantai beton bertulang akibat perubahan fungsi lantai dasar menjadi area parkir pada Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan. Analisis dilakukan dengan menggunakan sistem portal tahan gempa berkonsep Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB). Tebal pelat yang ditinjau adalah 15 cm dengan mutu beton ????′???? = 24,9 MPa dan mutu baja ???????? = 420 MPa. Perhitungan struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000 v22 sesuai acuan standar SNI 2847:2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek momen lentur, pelat dengan tulangan D13 memiliki kapasitas sekitar 38,5 kNm, dari sisi kapasitas geser, pelat dengan D13 mampu menahan sekitar 85,2 kN, gaya geser yang bekerja (Vu = 60,56 kN) masih aman. Sedangkan pada aspek kontrol retak, kapasitas retak lentur (Mcr) pada pelat D13 tercatat 28,1 kNm. pelat lantai dengan tulangan D13 tidak mampu menahan beban dan gaya secara keseluruhan akibat peningkatan beban parkir. Nilai momen lentur dan gaya geser melampaui kapasitas nominal pelat, sehingga menimbulkan potensi kegagalan struktural.  Kata kunci: evaluasi, struktur pelat lantai, perubahan fungsi, SAP2000
ANALISIS LIFE CYCLE COST PADA PEMELIHARAAN PROYEK PEMBANGUNAN SITE DEVELOPMENT SIRKUIT MARIDO DI KABUPATEN TABALONG Mardiyah Mardiyah; Hendra Cahyadi; Ruliana Febrianty
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.24250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pemeliharaan yang diterapkan serta mengestimasi total biaya siklus hidup (Life Cycle Cost/LCC) pada Proyek Pembangunan Site Development Sirkuit Marido di Kabupaten Tabalong selama umur rencana 10 tahun. Fokus penelitian diarahkan pada perkerasan lentur lintasan sirkuit sepanjang Km 0+000 hingga Km 1+731 sebagai bagian utama infrastruktur yang memerlukan pengelolaan pemeliharaan berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan pengawas proyek, observasi lapangan, serta studi dokumentasi yang meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB), Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), dan dokumen teknis proyek. Analisis dilakukan terhadap biaya konstruksi awal, biaya pemeliharaan rutin, biaya pemeliharaan berkala, serta pengaruh inflasi selama periode analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pemeliharaan yang diterapkan terdiri atas pemeliharaan rutin dan pemeliharaan berkala yang direncanakan secara preventif selama umur layanan perkerasan. Biaya konstruksi awal (initial cost) sebesar Rp17.566.100.000,00, sedangkan total biaya pemeliharaan selama umur rencana mencapai Rp2.127.845.000,00. Setelah memperhitungkan inflasi rata-rata 2,86%, biaya pemeliharaan meningkat menjadi Rp2.639.626.000,00. Total biaya siklus hidup pada nilai sekarang sebesar Rp19.693.945.000,00 dan meningkat menjadi Rp20.205.726.000,00 setelah mempertimbangkan inflasi. Biaya pemeliharaan memberikan kontribusi sebesar 13,06% terhadap total biaya siklus hidup, sementara biaya konstruksi awal mencapai 86,94%. Dengan demikian, penerapan strategi pemeliharaan yang terencana dan preventif terbukti mampu menjaga kinerja perkerasan secara lebih efisien dan ekonomis sepanjang umur layanan infrastruktur.
ANALISIS KAPASITAS JALAN PADA JALAN AHMAD YANI-TRIKORA DI KOTA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN Raisa Nur Farida; Nur Azizah; Robiatul Adawiyah
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.24252

Abstract

Peningkatan aktivitas masyarakat di Kota Banjarbaru menyebabkan bertambahnya volume lalu lintas pada ruas Jalan Ahmad Yani–Trikora sehingga berpotensi memengaruhi kapasitas dan tingkat pelayanan jalan. Kondisi tersebut perlu dianalisis untuk mengetahui kemampuan ruas jalan dalam melayani arus lalu lintas sebagai dasar perencanaan dan pengelolaan transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas ruas Jalan Ahmad Yani–Trikora di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, melalui perhitungan kapasitas jalan, derajat kejenuhan (DJ), dan tingkat pelayanan jalan (Level of Service/LOS). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui survei lalu lintas pada sembilan periode waktu pengamatan. Data volume kendaraan dikonversi ke satuan mobil penumpang (smp/jam) dan dianalisis berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 untuk menentukan kapasitas jalan, nilai derajat kejenuhan, dan tingkat pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada pukul 17.00–18.00 WITA sebesar 2.763,6 smp/jam, sedangkan volume terendah sebesar 1.330,4 smp/jam terjadi pada pukul 06.00–07.00 WITA. Nilai derajat kejenuhan berkisar antara 0,39–0,82, dengan tingkat pelayanan didominasi oleh LOS C, LOS B pada kondisi arus rendah, dan LOS D pada jam puncak sore. Secara keseluruhan, ruas Jalan Ahmad Yani–Trikora masih mampu melayani arus lalu lintas dalam kondisi stabil, namun pada jam sibuk kapasitas jalan mulai mendekati batas pelayanan sehingga diperlukan upaya manajemen lalu lintas untuk mempertahankan kinerja ruas jalan.
ANALISIS BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE TERHADAP KINERJA PELAKSANAAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN DESA BAHANDANG Tezar Aulia Rachman; Elma Aprianti; Muhammad Gunawan Perdana
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.24391

Abstract

Setiap proyek konstruksi, bagaimanapun kondisi pelaksanaannya diperlukan tindakan pengendalian dari segi biaya maupun waktu. Suatu proyek dapat mencapai keberhasilan dilihat dari kemampuan pihak-pihak yang terkait untuk menyelesaikan proyek sesuai jadwal yang telah ditentukan dan biaya yang tersedia. Oleh karena itu, pengendalian proyek dibutuhkan untuk mencapai sasaran keberhasilan tersebut. Proses pengendalian harus dapat dikerjakan secara tepat agar setiap penyimpangan yang terjadi dapat diidentifikasi dan dievaluasi dengan baik. Sebelum dilakukan tindakan yang perlu dalam mengendalikan proyek, perlu diketahui terlebih dahulu kinerja proyek yang telah berlangsung. Salah satu cara untuk mengetahui kinerja dengan menggunakan metode Nilai Hasil (Earned Value). Pada penelitian ini digunakan metode Earned Value. Pada akhir minggu peninjauan yaitu minggu ke-14 didapatkan yaitu nilai Schedule Performance Index (SPI) sebesar 1,830 yang artinya adalah proyek mengalami percepatan sebesar 21,5% dari target rencana sebesar 39,41%. Dilihat dari nilai Cost Performance Index (CPI) didapatkan nilai sebesar 2,570 yang berarti biaya yang dikeluarkan untuk proyek lebih kecil dari biaya yang dianggarkan. Perkiraan biaya yang dikeluarkan hingga akhir proyek (EAC) adalah sebesar Rp. 5.385.451.842,18 jika kecenderungan kinerja proyek sama seperti kinerja pada akhir minggu peninjauan. Dilihat dari waktu penyelesaian proyek, maka didapatkan estimasi waktu penyelesaian proyek (EAS) yaitu 168 hari jika kecenderungan kinerja proyek tetap sama seperti pada akhir peninjauan. 
STUDI PERBANDINGAN AGREGAT KASAR BATU PECAH KATUNUN DAN BATU KORAL BIRAYANG PADA CAMPURAN ASPAL AC-BC TERHADAP UJI MARSHALL adhi surya; Syahdam Ramadhan
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.24617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan penggunaan agregat kasar batu pecah Katunun dan batu koral Birayang pada campuran Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC) terhadap karakteristik Marshall. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian laboratorium berdasarkan standar SNI dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2025. Pengujian meliputi karakteristik agregat, karakteristik aspal, analisis gradasi, dan pengujian Marshall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua agregat memenuhi persyaratan teknis untuk digunakan pada campuran AC-BC. Nilai stabilitas campuran batu koral mencapai 1750 kg, lebih tinggi dibandingkan batu pecah sebesar 1480 kg. Nilai flow, VIM, VMA, dan VFB juga memenuhi spesifikasi yang ditetapkan. Berdasarkan nilai Marshall Quotient, campuran batu koral menunjukkan ketahanan deformasi yang lebih baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa batu koral Birayang berpotensi menjadi alternatif agregat lokal yang efektif untuk konstruksi perkerasan jalan.
PENGARUH PENAMBAHAN KAWAT BENDRAT TERHADAP KUAT LENTUR BETON SEBAGAI BAHAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) M. Saufi; Muhammad Gunawan Perdana; Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v9i1.24778

Abstract

Perkerasan kaku (rigid pavement) memerlukan beton dengan kuat lentur yang tinggi agar mampu menahan beban lalu lintas dan mengurangi risiko terjadinya retak dini. Salah satu upaya untuk meningkatkan kuat lentur beton adalah dengan menambahkan serat kawat bendrat ke dalam campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik agregat yang digunakan, menentukan nilai kuat lentur beton dengan penambahan kawat bendrat sepanjang 1 cm pada variasi 0%, 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%, serta menganalisis pengaruhnya terhadap kuat lentur beton sebagai bahan perkerasan kaku sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2025 Divisi 5 Perkerasan Beton Semen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental di Laboratorium Struktur dan Bahan Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin. Benda uji berupa balok beton berukuran 15 × 15 × 60 cm yang diuji pada umur 28 hari menggunakan metode dua titik pembebanan berdasarkan SNI 4431:2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton normal memiliki kuat lentur rata-rata sebesar 3,78 MPa. Penambahan kawat bendrat meningkatkan kuat lentur beton menjadi 4,89 MPa, 4,93 MPa, 5,07 MPa, 5,56 MPa, dan 5,69 MPa masing-masing untuk variasi 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%. Nilai tertinggi diperoleh pada variasi 5% dengan peningkatan sebesar 50,53% dibandingkan beton normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kawat bendrat berpengaruh positif terhadap kuat lentur beton dan seluruh variasi 1%–5% telah memenuhi persyaratan kuat lentur minimum 4,5 MPa untuk perkerasan kaku.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SI Vol 9 No 1 (2026): Vol 9, No 1 (2026): Vol 9, No 1 2026 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIP Vol 8, No 1 (2025): Vol 8, No 1 2025 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2025 Vol 8 No 2 (2025): Vol 8, No 2 2025 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2 Vol 8, No 2 (2025): Vol 8, No 2 2025 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember Vol 7, No 1 (2024): Vol 7, No 1 (2024 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 202 Vol 7, No 2 (2024): Vol 7, No 2 2024 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember Vol 6, No 1 (2023): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2023) Vol 5, No 2 (2022): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2022) Vol 5, No 1 (2022): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2022) Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2021) Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021) Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2020) Vol 3, No 1 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2020) Vol 2, No 2 (2019): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL Vol 2, No 1 (2019): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL Vol 1, No 2 (2018): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL More Issue