cover
Contact Name
Zainuddin Nasution
Contact Email
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Phone
+6287877488487
Journal Mail Official
zainuddin.nasution@kemdikbud.go.id
Editorial Address
Pusdatin, Kemendikbud. Jl. R.E. Martadinata, Ciputat, Tangerang Selatan, Telepon (021) 7418808; Faksimilie (7401727; Tromol Pos 7/CPA Ciputat 15411
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknodik
ISSN : 20883978     EISSN : 25794833     DOI : 10.32550
Core Subject : Science, Education,
Scope: The scope of TEKNODIK Journal is about Educational Technology (Learning), as a discipline, subject material, or profession. The process of activities includes Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE). The scope of TEKNODIK Journal is not only in the form of study, research, or development, but also book review on education technology. Focus: 1. Distant and Open Learning; 2. Information and Communication Technology (ICT) for Education; 3. Learning Strategy; 4. Learning Media; 5. Innovative Learning System or Model; 6. Development of Digital Learning Content; 7. Utilization of ICT and other media for Education (Learning)
Articles 406 Documents
PEMANFAATAN TIK DALAM PEMBELAJARAN DI SDN CIPAYUNG 1, CIPUTAT, TANGERANG SELATAN, BANTEN Rahmi Rivalina
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.19 No. 2 Agustus 2015
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.445 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v19i2.155

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di SDN Cipayung 1, Ciputat, dan kontribusinya terhadap hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah bersifat deskriptif dan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, wawancara, pengamatan, dan dokumentasi. Triangulasi data dilakukan dengan membandingkan data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) SDN Cipayung 1, Ciputat telah memanfaakan TIK di dalam kegiatan pembelajaran sesuai dengan hasil pelatihan yang telah diberikan Pustekkom; guru membuat RPP berdasarkan kurikulum, menganalisis dan memilih materi pembelajaran (TVE), mengunduh (downloaded) berbagai materi pelajaran yang tersedia di Portal Rumah Belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik, menyimpan bahan tersebut ke dalam laptop, dan mempresentasikannya di dalam kelas; dan (2) terdapat kontribusi pemanfaatan TIK terhadap hasil belajar peserta didik, yang diindikasikan dengan meningkatnya nilai akhir hasil belajar peserta didik sebelum (tahun ajaran 2012/2013) dan setelah menggunakan TIK (tahun ajaran 2013/2014). Secara khusus, kontribusi pemanfaatan TIK di dalam kegiatan pembelajaran tampak pada peningkatan nilai akhir hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia (0.95%), Matematika (2.03%), dan IPA (0.86%). Di samping itu, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa; (1) meningkat jumlah lulusan yang diterima di sekolah negeri ataupun pesantren dibandingkan tahun sebelumnya; (2) meningkatnya popularitas sekolah di lingkungan sekitarnya; (3) orangtua mendukung kebijakan sekolah di bidang pengadaan komputer; dan (4) peserta didik belajar dengan suasana yang menyenangkan.Kata kunci: pemanfaatan TIK, pembelajaranAbstract: This study aims to reveal the utilization of ICT in learning at SDN Cipayung 1 Ciputat and its contribution towards students’ learning outcomes. The research method used was descriptive analysis with qualitative approach. Data collection used was questionnaires, interview, observation, and documents. The triangulation of data was conducted to compare of the data collected. The result showed that: (1) SDN Cipayung I, Ciputat has been utilizing ICT in learning activities based on the training conducted by Pustekkom; teachers develop the Lesson Plan (RPP) based on curriculum, analyze and chose the learning materials, either offline (TVE) or online (Portal Rumah Belajar) based on the students’ needs, then keep the materials in laptop, and then present in the classroom; (2) there was a contribution of ICT utilization in learning process, showed by the increased of students learning achievement before (2012/2013) and after using ICT (2013/2014). In particular, the contribution of ICT utilization in learning process seemed to increase towards students’ learning outcomes in Bahasa Indonesia (0.95%), Matematika (2.03%), and IPA (0.86%). Besides, this research to determine that: (1) increased number of graduates continuing their studies at Public Primary School and Pesantren compared years before; (2) the school becomes more popular around its environments; (3) the parents support the school policy in procuring computers; and (4) students study an enjoyable learning atmosphere.Key words: utilization of ICT, learning process
MEDIA MASSA PEMBELAJARAN MASYARAKAT oos M Anwas
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 14 No. 1, Juni 2010
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.312 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v14i1.455

Abstract

Media massa berpotensi besar menjadi wahana pembelajaran masyarakat. Mengubah perilaku tidak hanya dalam aspek pengetahuan, tetapi dalam sikap dan keterampilan, meningkatkan kualitas kehidupan ke arah yang lebih baik. Untuk dapat mengubah perilaku tersebut media massa harus dapat: mudah diakses oleh sasaran, dilakukan secara kontinyu, memiliki subtansi yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi sasaran, serta memiliki daya tarik bagi sasarannya. Oleh karena itu media massa seperti koran, majalah, radio, televisi, atau internet jika ditujukan untuk mampu membelajarkan masyarakat perlu memenuhi persyaratan tersebut. Di sisi lain masyarakat juga memiliki kekuatan untuk mempengaruhi subtansi media massa. Masyarakat dituntut untuk peduli menyeleksi informasi dan media massa yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
TELAAH NASKAH UN MEDIA AUDIO BAHASA INGGRIS UNTUK SISWA SMP-LB Suparti BPMR
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVI No.4 Desember 2012
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1639.248 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah teks soal Ujian Nasional (UN) mata pelajaran bahasa Inggris tahun 2011-2012 tentang kemungkinan ada-tidaknya kekeliruan dalam pengembangan wacana dan atau teks yang disajikan. Metode yang digunakan adalah melakukan kajian/telaah terhadap dokumen soal-soal Ujian Nasional bahasa Inggris tahun 2011-2012 yang diangkat dalam naskah Media Audio Jelang Ujian Nasional untuk Siswa SMP-LB Tuna Netra dan diproduksi oleh Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan Yogyakarta. Hasil telaah menunjukkan masih terjadi beberapa kesalahan materi pada soal-soal Ujian Nasional bahasa Inggris yang terkait dengan: (1) penggunaan bahasa Inggris yang tidak tepat, (2) pengembangan paragraf dan pengorganisasian ide dalam teks yang tidak runtut dan runut, (3) pemilihan topik yang kurang tepat dan relevan, (4) pemilihan kosa kata yang sulit atau tidak tepat, dan (5) pengembangan teks, pertanyaan, dan jawaban yang tidak logis. Oleh karena itu, perlu ada penyempurnaan dalam pengembangan soal-soal UN bahasa Inggris untuk siswa tuna netra, misalnya dengan melibatkan penutur asli bahasa Inggris sebagai penelaah materi dalam penyusunan soal-soal Ujian Nasional.
Kumpulan Abstrak NFn Tim Redaksi Jurnal
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 2, Desember 2016
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.851 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v20i2.238

Abstract

-
Landasan Teori Dan Teknologi Informasi Dalam Pengembangan Teknologi Pembelajaran Bambang Warsita Bambang Warsita
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XV No.1 Juli 2011
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.841 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.91

Abstract

Abstrak: Setiap teknologi dibangun atas dasar suatu teori tertentu. Demikian pula teknologi pembelajaran, dibangun atas dasar prinsip-prinsip yang ditarik dari teori dan teknologi informasi. Teknologi informasi adalah sarana dan prasarana (hardware, software, useware) sistem dan metode untuk memperoleh, mengirimkan, mengolah, menafsirkan, menyimpan, mengorganisasikan dan menggunakan data secara bermakna. Teknologi Informasi yang dimaksudkan di sini adalah segala bentuk pemanfaatan komputer dan internet untuk pembelajaran. Model pembelajaran berbasis teknologi informasi yang bersifat off line (multimedia) dan yang bersifat on line (internet) misalnya e-learning. Penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran ini diawali oleh B.F Skinner (1958) yang membuat sebuah mesin pembelajaran (teaching machine) dengan konsep pembelajaran terprogram yang dikembangkan berdasarkan teori belajar behaviorisme. Kontribusi atau dukungan teknologi informasi dalam teknologi pembelajaran untuk dapat menjangkau peserta didik di manapun mereka berada. Selain itu untuk melayani sejumlah besar dari peserta didik yang belum memperoleh kesempatan untuk belajar, memenuhi kebutuhan belajar untuk dapat mengikuti perkembangan zaman, dan meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam belajar.Kata kunci: Teknologi informasi, teknologi pembelajaran, multimedia interaktif, internet.Abstract: Each technology is developed on the basis of a certain theory. It also happens to instructional technology. It is developed on the basis of principles drawn from theory and information technology. Information technology is a facilitation and infrastructure, system and method for attaining, sending, processing, interpreting, organizing, and utilizing data in a significant way. Information technology meant here is any form of utilizing computer and internet for learning. E-learning si an example of off-line and online instructional model. The use of information technology in learning initiated by B. F. Skinner (1958) by developing a teaching machine applying programmed instructional concept based on the behaviorism learning theory. The contribution or support of information technology in instructional technology enables a wider coverage of learners wherever they are. Morever, information technology can serve a great number of learners to get opportunity to access to learning, to fulfill learning needs in order to adapt with the changing times and to improve the effectiveness and efficiency in learning. Keywords: Information technology, instructional technology, interactive multimedia, internet.
PENGARUH PEMBERIAN BAHAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATAKULIAH RANGKAIAN DASAR LISTRIK Faried Wadjdi
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 15, Desember 2004
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.992 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v4i15.385

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemberian bahan ajar terhadap hasil belajar pada matakuliah rangakain dasar listrik. Penelitian ini dilaksanakan di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Jakarta pada bulan Agustus 2003 sampai dengan September 2004. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Langkah penelitian yang dilakukan dengan membuat dua kelompok sampel, kelompok X1 diberikan bahan ajar, dan kelompok X2 ditugaskan membaca buku literatur diperpustakaan. Sebelum pengujian hipotesis dilakukan uji persyaraatan. Ujian persyaratan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas dilakukan dengan menggunakan uji lilliefors, sedangkan uji homogenitas dengan menggunakan c2 Dari hasil uji normalitas pada taraf signifikan a = 0.05 diperoleh Lhitung < Lhitung atau 0.1721 < 0.190, maka dapat dinyatakan data penelitian berdistribusi normal. Dari hasil uji homogenitas dilakukan dengan c2 pada taraf signifikan a = 0.05 diperoleh Lhitung < Ltabel atau 0.1767 < 0.190 Berdasarkan hasil perhitungan dengan mengunakan t-tes diperoleh thitung sebesar 1,43 dan bila dikonsultasikan pada tabel distribusi t pada taraf signifikan a = 0.05 diperoleh ttabel 0.05: (38) = 1.68, atau thitung < ttabel , 1,43 < 1,48, berarti pengaruh pemberian
MOBILE PHONE DAN FLASHCARDS DALAM MEMPERKAYA KOSAKATA BAHASA INGGRIS SISWA ENRICHING ENGLISH VOCABULARY THROUGH MOBILE PHONE AND FLASHCARDS Baslini Baslini; Zaitun Zaitun
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol,17 No. 3, September 2013
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.967 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v17i3.566

Abstract

Belajar kosakata adalah langkah awal untuk belajar bahasa asing Namun, hasil belajar bahasa Inggris siswa di Indonesia masih dibawah rata-rata. Hal ini mungkin disebabkan oleh keterbatasan kosakata siswa yang mempengaruhi kemampuan mendengar, berbicara, menulis dan membaca. Studi ini bertujuan untuk melihat apakah penggunaan handphone dan flashcards dapat meningkatkan pemerolehan kosakata siswa dan juga untuk melihat persepsi siswa kelas X terhadap penggunaan handphone dalam belajar kosakata. Penelitian ini menggunakan nonrandomized kontrol group pretest dan posttest. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 4 Lahat. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan test dan angket. Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan one-way ANOVA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan dalam pemerolehan kosakata siswa dengan menggunakan handphone dan flashcards setelah diberikan perlakuan. Pemerolehan kosakata siswa dengan menggunakan handphone lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan flashcards. Dari studi ini diketahui juga bahwa siswa kelas X SMA Negeri 4 Lahat memiliki persepsi positif terhadap pembelajaran kosakata dengan menggunakan handphone.Learning vocabulary is the fundamental step to learn a foreign language. Vocabulary gives contribution to the learners to perform or practice their skills better. However, Indonesian students’ English score is still below average. It may be caused by their limited vocabulary which influence their listening comprehension, speaking, writing and reading abilities. Therefore, the objectives of this study were to see whether the use of mobile phone and flashcard could improve students vocabulary achievement and also to see the perceptions of the tenth grade students of learning vocabulary via mobile phone. The nonrandomized control group pretest-posttest design was applied in this study. The sample of the study was 90 first year students of Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Lahat. The primary data were obtained by means of the tests and questionnaire. The obtained data were analyzed using one-way ANOVA. The results of the study showed that there was significant progress in the vocabulary achievement of the students using vocabulary learning program in mobile phones and flashcards after the treatment. The vocabulary achievement of the students using vocabulary learning program in mobile phone was higher than using flashcards. From this study it was also found that the tenth grade students had positive perception of learning vocabulary via mobile phones.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN GAYA KOGNITIF TERHADAP KEMAMPUAN MATEMATIKA ANAK THE INFLUENCE OF THE INSTRUCTIONAL STRATEGY AND COGNITIVE STYLE FOR STUDENT’S MATHEMATICS ABILITY Syamsul Hadi
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol,17 No. 3, September 2013
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.677 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v17i3.597

Abstract

// Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap kemampuan matematika anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 44 orang anak, terdiri dari 24 anak yang memiliki gaya kognitif field independent dan 24 anak yang memiliki gaya kognitif field dependent. Data penelitian tentang kemampuan matematika, dianalisis dengan analisis varians (ANAVA) dua jalan pada taraf signifikansi   = 0,05 dan dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf signifikan   = 0,05. Hasil analisis menyimpulkan: pertama, terdapat perbedaan kemampuan matematika antara anak yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran kontekstual dan strategi pembelajaran konvensional (Fhitung = 2,96 > Ftabel = 2,86). Kedua, kemampuan matematika antara anak yang memiliki gaya kognitif field independent lebih tinggi dengan anak yang memiliki gaya kognitif field dependent (Fhitung sebesar 5,763 lebih besar dari Ftabel = 4,06). Ketiga, anak yang memiliki gaya kognitif field independent yang mengikuti pembelajaran dengan strategi kontekstual memiliki kemampuan matematika lebih tinggi daripada anak yang memiliki gaya kognitif field dependent (Fhitung = 9,70 > Ftabel = 2,86). Keempat, anak yang memiliki gaya kognitif field dependent yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran konvensional lebih tinggi daripada anak yang mengikuti pembelajaran strategi konvensional (Fhitung = 4,37 > Ftabel = 2,86). Kelima, terdapat pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap kemampuan matematika anak (Fhitung = 30,19 > Ftabel = 4,08). This study aims to determine the effect of learning strategies and cognitive styles on children’s mathematical ability. This research using experimental method of a factorial design of 2x2 it employed 44 student as samples. They were segregated into four groups, each had 12 members. The research data were analyzed by using ANAVA techniques and further by Tukey test to understand the comparison between the experimented parties as the level significance  = 0,05. As to the measurement of the analysis conditions, it was done through the measurement of normality and homogenety. The research was concluded that: first, there was difference in ability of mathematics of students who use contextual learning and using convensional learning (Fhitung = 2,96 > Ftabel = 2,86). second, the mathematical ability of children who have field independent cognitive style higher than children who have a field-dependent cognitive style (F value of 5.763 is greater than the F table (0.05) (1.44) = 4.06). third,  the mathematical ability of student with field independent using kontextual learning was higher than using konvensional leraning (Fhitung = 9,70 > Ftabel = 2,86). fifth, the ability of mathematics of student with field dependent who using konvensional learning was higher than using kontextual leraning (Fhitung = 4,37 > Ftabel = 2,86). And fourt, there was interaction between the use of intructional strategy and learning style differences for ability of mathematics of student (Fhitung = 30,19 > Ftabel = 4,08).//
EVALUASI KOMITMEN BALITBANG KEMDIKBUD TERHADAP PENGEMBANGAN PROGRAM APEC Learning Community Builders (ALcoB) Subijanto Balitbang
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVI No.1 Maret 2012
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.381 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.6

Abstract

Tujuan evaluasi ini dimaksudkan untuk mendapatkan data dan informasi tentang komitmennya Balitbang sebagai anggota APEC-HRD Working Group dalam menyosialisasikan dan mengembangkan TIK (ICT) selama satu dasawarsa. Metode evaluasi dilakukan dengan cara desk evaluation yaitu melakukan evaluasi terhadap dokumen sosialiasasi dan pengembangan materi pelatihan ALCoB. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa: 1) selama satu dasawarsa, Baltbang masih memiliki komitmen melakukan pelatihan di bidang Information, Communication, and Technology (ICT) sebagai e-pembelajaran (e-learning) di komunitas ALCoB. Komitmen tersebut diwujudkan dalam bentuk pelatihan, bimbingan teknis, dan konsultasi bagi guru SD/MI; SMP/MTs; SMA/MA/SMK di tingkat provinsi/kabupaten/kota secara terprogram dan bebas biaya; 2) Kendala dalam pengembangan program e-learning pada umumnya lebih disebabkan oleh faktor guru yang telah mengikuti pelatihan, tidak adanya petugas khusus tenaga TIK, kurang tersedianya infra struktur TIK, dan terbatasnya dukungan sekolah.
PENGARUH EFIKASI DIRI TERHADAP MOTIVASI MENJADI GURU PADA MAHASISWA PGSD UMJ Muhammad Hayun
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.19 No. 1 April 2015
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.058 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v19i1.146

Abstract

Abstrak:Profesi keguruan (pendidik) merupakan profesi yang banyak diminati oleh sebagian masyarakat kita di tengah tuntutan terhadap peningkatan kesejahteraan guru (pendidik). Hal itu juga berimplikasi terhadap efikasi diri mahasiswa dalam mempersiapkan diri untuk memilih profesi keguruan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pengaruh efikasi diri mahasiswa terhadap motivasi mahasiswa dalam memilih profesi keguruan pada mahasiswa PGSD semester akhir FIP-UMJ. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai dengan pendekatan regresi-korelasi. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PGSD semester akhir FIP UMJ dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh efikasi diri mahasiswa terhadap motivasi mahasiswa menjadi guru dengan nilai korelasi 0,525 dan determinasi 27,5% yang artinya kontribusi efikasi diri terhadap motivasimahasiswa menjadi guru dapat dijelaskan sebesar 27,5% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain.Kata Kunci: Efikasi diri, motivasi mahasiswa, profesi guru.Abstract: Teaching profession (educators) is a profession that is highly demanded by a part of community whilst the demands on improving teachers’ welfare (educators). It also has implications for self-efficacy in preparing students to choose the teaching profession. This study aims to examining the extent of students self-efficacy influence to student motivation in choosing teaching profession at the end of the semester students PGSD FIP-UMJ. The method used is a survey method with regression-correlation approach. The research population is the entire student population at PGSD final semester FIP UMJ by using simple random sampling technique. The results showed that there is an influence of student self-efficacy on the motivation of students in being teachers with a value of 0.525 and determination correlation 27.5% which means that the contribution of self-efficacy to motivate students to be teachers can be explained by 27.5% while the rests are influenced by other variables.Keywords: Self-efficacy, student motivation , professional teacher.

Page 10 of 41 | Total Record : 406


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Jurnal Teknodik Vol. 29 No. 1, Juni 2025 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 2, Desember 2024 Jurnal Teknodik Vol. 28 No. 1, Juni 2024 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 2, Desember 2023 Jurnal Teknodik Vol. 27 No. 1, Juni 2023 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 2, Desember 2022 Jurnal Teknodik Vol. 26 No. 1, Juni 2022 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.4 Desember 2012 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.3 September 2012 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 2, Desember 2021 Jurnal Teknodik Vol. 25 No. 1, Juni 2021 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 2, Desember 2020 Jurnal Teknodik Vol. 24 No. 1, Juni 2020 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 2, Desember 2019 Jurnal Teknodik Vol. 23 No. 1, Juni 2019 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 18, Juni 2006 Jurnal Teknodik Vol. 09 No. 16, Juni 2005 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 14, Juni 2004 Jurnal Teknodik Vol. 17 No. 4, Desember 2013 Jurnal Teknodik Vol,17 No. 3, September 2013 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 2, Desember 2008 Jurnal Teknodik Vol. 10 No. 19, Desember 2006 Jurnal Teknodik Vol. 8 No. 15, Desember 2004 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 2, Desember 2018 Jurnal Teknodik Vol. 22 No. 1, Juni 2018 Jurnal Teknodik Vol. 14 No. 1, Juni 2010 Jurnal Teknodik Vol. 13 No. 1, Juni 2009 Jurnal Teknodik Vol. 12 No. 1, Juni 2008 Jurnal Teknodik Vol. 11 No. 3, Agustus 2007 Jurnal Teknodik Vol. 21 No. 2, Desember 2017 Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 2, Desember 2016 Juni Jurnal Teknodik Vol. 20 No. 1 Juni 2016 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 2 Agustus 2015 Jurnal Teknodik Vol.19 No. 1 April 2015 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 3 Desember 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No. 2 Agustus 2014 Jurnal Teknodik Vol.18 No.1 April 2014 Jurnal Teknodik Jurnal Teknodik Vol.XVII No.2 Juni 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVII No.1 Maret 2013 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.2 Juni 2012 Jurnal Teknodik Vol. XV No.2 Desember 2011 Jurnal Teknodik Vol.XVI No.1 Maret 2012 Jurnal Teknodik Vol.XV No.1 Juli 2011 More Issue