cover
Contact Name
Abdul Ghofur
Contact Email
ghofur70@ulm.ac.id
Phone
+6282139690739
Journal Mail Official
ghofur70@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat Jalan Jenderal Achmad Yani KM 35,5 Banjarbaru, Kalimantan Selatan - 70714
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika
ISSN : 26559048     EISSN : 2655903X     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika (SJME Kinematika) is a mechanical engineering journal that focuses on Energy, Applied Mechanics, Materials, Manufacturing Processes. SJME Kinematics journal publish in Indonesian and receive in English. Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika (SJME Kinematika) is an Open Access Journal that is available for free on online media. We are not only accept journals that focus on the derivatives of the four fields below, but also the possibility of an integrated focus of fields from several fields.
Articles 133 Documents
SIMULASI DAN PERANCANGAN BILAH TURBIN ANGIN SAVONIUS HELIKS DENGAN MEMANFAATKAN FENOMENA ANGIN PADA GEDUNG TINGGI Irfan Muhammad
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 7 No 1 (2022): SJME Kinematika Juni 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v7i1.211

Abstract

The shape of the earth's uneven topography causes many phenomena to occur that can deflect and change the character of wind speed. This phenomenon can occur due to natural factors and human intervention factors. The presence of a high-rise building complex is one of the causes of the downwash and venturi effect phenomena. Both phenomena are famous for producing wind gusts that are significant enough to disturb pedestrian comfort. Therefore, in this study the author will calculate the change in wind speed character with the influence of these two phenomena as the potential driving energy for three variants of helical type vertical axis wind turbines with Computational Fluid Dynamic (CFD) simulation media. The simulation process is divided into two stages, the first is the author runs a simulation of the effect of wind phenomena on the natural wind speed character, which shows an increase in wind speed of 40%. And the last is a simulation of the power output of each wind turbine variant using wind speed data in the previous stage. The results show that a helical type vertical axis wind turbine with a normal blade can produce an optimal power of 447,8 watt.
PENGARUH PENGGUNAAN WIND GATE TERHADAP UNJUK KERJA TURBIN ANGIN DARRIEUS TIPE H Lia Agustina; I Made Susanto; I Wayan Wawan Mariki
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 7 No 1 (2022): SJME Kinematika Juni 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v7i1.216

Abstract

Has performed characterization of the darrieus wind turbine type H through wind speed measurement and rotor rotation speed which can be used to knowing the optimal performance wind turbine. Measurement of wind speed is done with using an anemometer. Measurement of rotor rotation speed using a tachometer. Wind turbines characterized in this study are darrieus wind turbines type H varied into wind turbines using wind gates and wind turbines without wind gates. The results obtained from this study are differences power values and differences in the efficiency values of the wind turbine using the wind gate and without the wind gate. The maximum power value of wind turbines is owned by the darrieus wind turbine type H without using a wind gate which reaches 77.55 watts of power. The highest efficiency value is owned by darrieus wind turbines type H using the wind gate which reaches 36.25%.
ANALISIS POTENSI ENERGI ANGIN MEMANFAATKAN KENDARAAN YANG BERGERAK DI JALAN PB SUDIRMAN PATRANG, JEMBER Ramadhan Al Firdaus; Nasrul Ilminafik; Aris Muttaqin
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 7 No 1 (2022): SJME Kinematika Juni 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v7i1.218

Abstract

Potensi energi angin di jalan raya dengan memanfaatkan kendaraan yang bergerak dapat menghasilkan kecepatan angin hingga 6 m/s tergantung pada kecepatan, intensitas, dan ukuran kendaraan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui potensi energi angin yang dihasilkan di Jalan PB Sudirman berdasarkan kecepatan angin m/s pada tanggal 24-30 November dan 11-17 Desember. Kecepatan angin rata-rata pada tanggal 24-30 November tertinggi 3,1 m/s dan terendah 1,9 m/s dengan potensi hembusan angin pada jam 06-17. Kecepatan angin rata-rata pada 11-17 Desember tertinggi pada 3,8 dan terendah 2 m/s dengan potensi angin rendah, dan hembusan 06-17. Berdasarkan potensi hembusan angin, dua jenis turbin yang dapat berputar pada kecepatan rendah dipilih: HAWT TSD-500 cut-in 3 m/s dan VAWT EN-5KW-H cut-in 2,5 m/s, Potensi daya rata-rata dari November hingga Desember dari TSD-500 adalah 232,9 Watt dan 443,7 Watt. Potensi daya rata-rata EN-5KW-H adalah 456,9 watt dan 844,6 watt. EN-5KW-H dapat memanfaatkan kecepatan angin dengan potensi angin yang lebih baik dari TSD-500.
PERANCANGAN DAN ANALISIS TEGANGAN PRESSURE VESSEL HORIZONTAL SEPARATOR DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Aswin Aswin; Fajar Anggara
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 7 No 2 (2022): SJME Kinematika Desember 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v7i2.219

Abstract

Pressure vessel separator merupakan salah satu bejana tekan yang berfungsi untuk memisahkan fluida berupa air, minyak, dan gas yang memiliki densitas berbeda. Perancangan bejana tekan pada penelitian ini bertujuan untuk menghitung kekuatan dan tegangan pada material. Data perancangan menggunakan data sekunder berupa datasheet dan process flow diagram yang menunjukkan spesifikasi dan orientasi dari pressure vessel separator. Tekanan operasi sebesar 5 psi, tekanan desain sebesar 200 psi, temperatur operasi sebesar 90 F dan temperatur desain sebesar 212 F. Material dari saddle, shell, dan head yang digunakan yaitu SA 516 Gr.70, nozzle neck menggunakan A106 Gr. B, dan material nozzle flange menggunakan SA 105. Perancangan dan analisis dilakukan menggunakan perhitungan manual yang mengacu pada standar ASME section VIII yang merupakan standar untuk perhitungan bejana tekan dan analisis tegangan menggunakan software solidworks yang merupakan software untuk pemodelan gambar tiga dimensi dan analisis elemen hingga. Hasil perancangan dan analisis menggunakan perhitungan manual menggunakan standar ASME section VIII, maka diperoleh maximum allowable working pressure 290.934 psi. Analisis tegangan circumferential menggunakan software solidworks diperoleh 21680.2 psi dan tegangan longitudinal diperoleh 25430.7 psi, Sehingga hasil analisis dinyatakan aman karena tidak melewati nilai tekanan desain dan tegangan ijin yaitu 38000 psi.
ANALISIS DESAIN POROS DAN DOCTA EKSENTRIK UNTUK GEARBOX ROTOGRAVURE MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Bagus Adi Prasetyo; Heri Yudiono
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 7 No 2 (2022): SJME Kinematika Desember 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v7i2.220

Abstract

Desain poros dan docta eksentrik gearbox rotogravure harus memiliki konstruksi struktur desain dan jenis material yang tepat sehingga meningkatkan efektivitas dan efisiensi performa gearbox. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui desain poros dan docta eksentrik yang paling aman dan optimum berdasarkan hasil analisis pada simulasi software CATIA V5. Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga dengan menganalisis struktur komponen poros dan docta eksentrik berupa nilai tegangan von Mises, displacement dan perhitungan safety factor yang ditampilkan dalam kontur warna. Hasil analisis menunjukkan bahwa desain poros eksentrik dengan nilai tegangan von Mises terendah memiliki nilai 178,92 MPa, nilai displacement terendah adalah 0,22042 mm, serta hasil perhitungan safety factor tertinggi adalah 2,505. Sedangkan pada hasil analisis desain docta eksentrik dengan nilai tegangan von Mises terendah memiliki nilai 24,29 MPa, dan nilai displacement terendah adalah 0,021661 mm, serta hasil perhitungan safety factor tertinggi adalah 18,45. Disimpulkan bahwa desain poros eksentrik 4 dan docta eksentrik 4 menggunakan material ST 60 menghasilkan nilai tegangan von Mises terendah, nilai displacement terendah dan perhitungan nilai safety factor tertinggi dibanding dengan desain poros dan docta eksentrik lainnya sehingga desain baru ini merupakan desain paling aman dan optimum terhadap model pembebanan yang terjadi.
ANALISIS PENGARUH TEMPERATUR MEDIA PENDINGIN PROSES PENGELASAN SMAW TERHADAP NILAI KEKERASAN DAN PADA BAJA KARBON SEDANG Jefri Aldo; Rijal Surya Rahmany
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 7 No 2 (2022): SJME Kinematika Desember 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v7i2.226

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menganalisa akibat dari perbandingan temperatur media pendingin yang digunakan pada proses pendinginan baja karbon sedang yang dilas menggunakan mesin las SMAW terhadap angka nilai kekerasan. Media pendingin yang dipakai ialah oli SAE 5W 30 dengan temperatur yang berbeda ialah 80°C, 90°C, 100°C. Riset dilaksanakan dengan metode melakukan cara pengelasan pada baja karbon sedang serta didinginkan dengan media oli dengan temperatur yang berlainan, setelah itu dicoba pengujian kekerasan vickers dengan beban 40 kgf. Periset mengunakan media pendingin oli tanpa pemanasan, serta temperatur ruang selaku pembeda, alhasil lewat riset ini diperoleh pada umumnya hasil yang berbeda- beda ialah angka kekerasan material non media 103, 584972 VHN, oli tanpa pemanasan 108, 127134 VHN, oli 80°C 108, 36668 VHN, oli 90°C 110, 5910479 VHN, oli 100°C 101, 4692936 VHN.
UNJUK KERJA MOTOR BENSIN GENERATOR-SET BERBAHAN BAKAR CAMPURAN BIOETANOL NIRA TEBU Abdi Hanra Sebayang; Aditya Pangestu; Rico Aditia Prahmana
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 7 No 2 (2022): SJME Kinematika Desember 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v7i2.233

Abstract

Peningkatan konsumsi bahan bakar minyak terjadi setiap tahunnya, hal ini disebabkan oleh peningkatan jumlah penduduk. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan bahan bakar alternatif seperti bioetanol. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen untuk menganalisis unjuk kerja motor SI silinder tunggal berbahan bakar campuran bioetanol. Bioetanol dihasilkan dari nira tebu melalui fermentasi dengan bantuan bakteri Saccharomyces cerevisiae. Komposisi campuran bahan bakar yang digunakan adalah 5% bioetanol+95% Premium (Ron 88), 5% bioetanol+95% Pertalite (Ron 90) dan 5% bioetanol+95% Pertamax (Ron 92) yang kemudian dianalisis kinerja genset motor bensin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Premium sebesar 240,9 W memperoleh daya tertinggi dari campuran bioetanol. Konsumsi bahan bakar spesifik berkurang, diperoleh untuk Premium sebesar 1,417 kg/Wh, dan daya campuran bioetanol tertinggi diperoleh untuk Pertalite. Hasilnya menunjukkan daya tertinggi 218,67 W dan torsi 0,803 Nm. Efisiensi termal diperoleh sebesar 38,711% untuk Pertalite. Campuran bioetanol Pertamax memiliki tenaga dan torsi masing-masing 220 W dan 0,875 Nm. Sedangkan nilai konsumsi bahan bakar yang diperoleh adalah 1,573 kg/Wh, dan efisiensi termal campuran adalah 42,524%. Hasil dari penelitian ini akan memberikan wawasan tentang potensi penggunaan campuran bioetanol untuk aplikasi mesin generator dan menawarkan jalur untuk penelitian selanjutnya dalam rasio bioetanol yang berbeda untuk mewujudkan manfaat signifikan dari mesin generator untuk mesin pembakaran dalam.
ANALISIS PENGARUH ADSORBENT PADAT TERHADAP KUALITAS KANDUNGAN BIOGAS Harmiansyah; Lathifa Putri Afisna; Sugatra Dwi Atmaja; Fitrah Qalbina; Rustam Efendi
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 7 No 2 (2022): SJME Kinematika Desember 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v7i2.238

Abstract

Jumlah penduduk semakin besar setiap tahun dengan seiring pertumbuhan penduduk yang meningkat, dengan pertumbuhan penduduk maka penggunaan senergi fosil menjadi tinggi sehingga ketersediaan energi semakin terbatas. Energi terbarukan merupakan salah satu cara dapat mengatasi ketersediaan energi yang semakin berkurang, salah satunya yaitu biogas. Biogas merupakan bahan bakar gas dapat diperbaharui (renewable) yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan organik oleh bakteri anaerob yang hampa udara, biogas juga termasuk kategori energi yang ramah lingkungan dan mudah digunakan. Tujuan penelitian ini adalah mengoptimalkan kinerja biogas dengan menggunakan variasi adsorbent. Optimalisasi kinerja biogas dapat dilakukan dengan pemurnian kandungan biogas menggunakan metoda adsorpsi. Pada penelitian ini menggunakan adsorbent zeolit alam dan karbon aktif dengan 3 variasi massa yaitu 250, 500 dan 750 gram. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, adsorbent berpengaruh terhadap kandungan biogas, semakin banyak adsorbent yang digunakan maka semakin besar gas CH4 (pada 250 gram sebesar 46,29%, 500 gram sebesar 48,33%, dan 750 gram sebesar 51,84%) diikuti menurunnya CO2 (pada 250 gram sebesar 47,38%, 500 gram sebesar 47,47%, dan 750 gram sebesar 43,02%) dan semakin bagus pula kualitas biogas. Tekanan minimum yang dibutuhkan untuk melewati adsorbent sebanyak 750 gram adalah 7 mbar (700 Pa) atau tekanan minimum yang diberikan oleh floating drum.
ANALISIS UNJUK KERJA AGITATOR BLADE HELICAL RIBBON UNTUK PENGADUKAN BAHAN BAKU BIOGAS Ilham Dwi Arirohman; Shintha Sarmila A.S Yahya; Lathifa Putri Afisna
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 7 No 2 (2022): SJME Kinematika Desember 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v7i2.239

Abstract

Biogas adalah sumber energi alternatif yang sangat terjangkau. Untuk meningkatkan hasil produksi biogas, beberapa penelitian menerapkan proses pengadukan, salah satunya adalah proses pengadukan secara mekanis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun dan menguji efektivitas dari agitator blade helical ribbon terhadap homogenitas bahan baku biogas. Parameter desain yang diperhatikan antara lain torsi, gaya, dan daya untuk menggerakkan agitator. Parameter unjuk kerja agitator adalah kestabilan kecepatan putaran dan total dissolved solid (TDS) dari campuran kotoran sapi dan air (slurry). Agitator yang telah dirancang memiliki torsi 8,203 N.m, gaya pengadukan 372,849 N, dan daya yang diperlukan untuk menggerakkan agitator adalah sebesar 143,491 watt atau 0,192 HP. Nilai rasio TDS rerata pada kecepatan putaran 10 rpm adalah 1,35 dengan simpangan baku 0,20; pada kecepatan putaran 30 rpm nilai rasio TDS rerata adalah 1,37 dengan simpangan baku 0,07; dan pada kecepatan putaran 50 rpm nilai rasio TDS rerata adalah 1,80 dengan simpangan baku 0,04. Semakin tinggi kecepatan putaran agitator maka rasio TDS slurry juga akan semakin tinggi. Semakin tinggi nilai rasio TDS, maka semakin efektif proses pengadukan. Semakin kecil simpangan baku nilai rasio TDS, maka semakin homogen slurry di dalam biodigester.
KOMPARASI KONSENTRASI HIDROGEN SENSOR MQ-2 TERHADAP LUAS DAN WARNA NYALA API HASIL ELEKTROLISIS AIR Mbulu, Bernardus Crisanto Putra; Danang Murdiyanto; Anggara, Mietra
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 8 No 1 (2023): SJME Kinematika Juni 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v8i1.234

Abstract

Hydrogen is a fuel that is being developed today as a substitute for fossil fuels that are depleting. One way to produce hydrogen fuel is through the electrolysis method using a water-based HHO generator. This study aims to determine how much hydrogen is produced from each electrolyte solution, which is then compared to the area and color of the resulting flame. The comparison of each electrolyte solution comes from the ratio of moles of solute and solvent (H2O), which is 1:12, with the solutes used being NaCl, CH3COOH, and NaHCO3. The concentration of hydrogen gas produced is detected using the MQ-2 sensor. At the same time, the area and color of the flames are obtained through the results of a 20-minute combustion video, which is made into 100 photo frames for each electrolyte solution. The results of this study showed that the average hydrogen production for NaCl solute was 891.0 ppm and the flame area was 12.64 mm2 without blue color, the solute CH3COOH was 917.33 ppm, the flame area was 16.46 mm2 with 40.52% blue color, and NaHCO3 solute was 980.67 ppm with a flame area of 17.47 mm2 with 76.19% blue color

Page 9 of 14 | Total Record : 133