Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

STUDI PENGARUH DINAMIKA TUMBUKAN MULTIPLE DROPLETS TERHADAP NILAI SPREADING RATIO PADA PERMUKAAN BIDANG PANAS YANG MIRING Fitrah Qalbina; Deendarlianto Deendarlianto; Indarto Indarto; Teguh Wibowo
Journal of Mechanical Engineering Vol 5, No 1 (2021): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jom.v5i1.3944

Abstract

ABSTRAKSpray cooling merupakan aplikasi dari droplets yang digunakan sebagai salah satu teknik pendinginan. Pemanfaatan dari multiple droplets ini banyak dikaji sebagai sistem pendinginan pada peralatan elektronik dan pembuatan material quenching. Dinamika tumbukan multiple droplets pada permukaan bidang miring yang dipanaskan akan dikaji pada penelitian ini. Material uji yang digunakan adalah stainless steel 304 . Temperatur permukaan yang diamati adalah 120 ºC, 180 ºC dan 220 ºC pada bilangan Weber medium 70 dengan variasi bidang kemiringan adalah  sebesar 10º, 20º dan 30º. Dinamika droplet selama tumbukan diamati menggunakan high-speed camera dengan kecepatan 4000 fps kemudian hasilnya diolah menggunakan image processing. Telah diperoleh hasil bahwa spreading ratio tertinggi terjadi saat temperatur permukaan 180 ºC pada  sudut kemiringan 30 º dan terendah pada temperatur 220 ºC. Fenomena secondary droplet dapat meningkatkan nilai spreading ratio. Adapun fenomena bounching terjadi pada temperatur 220 ºC.Kata kunci: Spray cooling, multiple droplets, stainless steel, image processing, spreading ratio ABSTRACTSpray cooling is an application of the use of droplet on a cooling system. Spray cooling is usually used in a cooling system of electronic devices, and material quenching. In this study, the dynamic behavior of multiple droplets impacting into inclined hot surfaces will be investigated. The material used in the present work is stainless steel 304 with the temperature 120 ºC,180 ºC,dan 220 ºC   at medium Weber number 70. The inclined surface varied at  10º, 20º dan 30º.  The droplet dynamics during the impact have been observed using high-speed camera with the frame rate of 4000 fps then the results were analized by using image processing technique. The result of this study shows that The presence of second droplets and the higher of inclined surfaces can increases value of spreading ratio ,it is noticed that at 180°C, droplet impacting at 30º showed the highest spreading ratio and at 220 ºC is the lowest. The presence of secondary droplet can increases value of spreading ratio and  bouncing phenomena occurs at 220 ºC. Keyword: Spray cooling, multiple droplets, stainless steel, image processing, spreading ratio
ANALISIS PENGARUH ADSORBENT PADAT TERHADAP KUALITAS KANDUNGAN BIOGAS Harmiansyah; Lathifa Putri Afisna; Sugatra Dwi Atmaja; Fitrah Qalbina; Rustam Efendi
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 7 No 2 (2022): SJME Kinematika Desember 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v7i2.238

Abstract

The population is getting bigger every year as population growth increases, with population growth the use of fossil energy becomes high so that energy availability is increasingly limited. Renewable energy is one way to overcome the diminishing availability of energy, one of which is biogas. Biogas is a renewable gas fuel produced from the fermentation process of organic matter by anaerobic bacteria in a vacuum, biogas is also included in the energy category which is environmentally friendly and easy to use. Optimization of biogas performance can be carried out by purifying the biogas content using the adsorption method. In this study using natural zeolite adsorbentts and activated carbon with 3 mass variations, namely 250, 500 and 750 grams. Based on the results of the tests that have been carried out, the adsorbentt has an effect on the biogas content, the more adsorbentt used, the greater the CH4 gas (at 250 grams it is 46.29%, 500 grams is 48.33%, and 750 grams is 51.84%) followed by a decrease in CO2 (at 250 grams of 47.38%, 500 grams of 47.47%, and 750 grams of 43.02%) and the better the quality of biogas. The minimum pressure required to pass through the 750 gram adsorbentt is 7 mbar (700 Pa) or the minimum pressure provided by the floating drum.
Desain dan Analisis Mesin Press Komposit Kapasitas 20 Ton Muhammad Syaukani; Fajar Paundra; Fitrah Qalbina; Ilham Dwi Arirohman; Putty Yunesti; Sabar Sabar
Journal of Science, Technology, and Visual Culture Vol 1 No 1 (2021): Juli 2021
Publisher : Jurusan Teknologi Produksi dan Industri, Institut Teknologi Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Composite is a combination of several or more different materials, which produce better properties than their composition properties. The process of making composites can be done with a pressing method which can reduce voids. This pressing method can use a hydraulic press machine. This study aims to design and analyze a hydraulic press machine with a capacity of 20 tons. The design process begins with designing a 3D model using Solidwork Software. Numerical simulation using the finite element method by providing several variations in pressure loads ranging from 5-20 MPa. The results of the analysis show that the maximum von Mises stress is 79.70 MPa with a maximum deformation of 0.0176 mm and the smallest value of safety factor is 2.595. Based on these results, the press machine design is claimed to be safe to operate.
Pengaruh Aplikasi Skigrem (Smart Kids With Great Media) Terhadap Kemampuan Menyimak Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Pautan Hati Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat Fitrah Qalbina; Zulkifli N; Rita Kurnia
Journal on Education Vol 6 No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i3.5734

Abstract

The Skigrem (smart kids with great media) application aims to determine the listening abilities of children aged 5-6 years before and after being treated with the Skigrem application at Pautan Hati Kindergarten, Sijunjung Regency, West Sumatra. This type of research is experimental research using a one group pretest-posttest design model.The research population was 11 children aged 5-6 years at Pautan Hati Kindergarten, Sijunjung Regency, West Sumatra. The sample used was all children, namely 11 children. The data analysis technique used is the t test. Based on the results of the research that has been carried out, the researchers concluded that children's listening ability before being given treatment was 38.64%, then after being given treatment in class increased by a percentage of 75.00%. Based on the test results, it is known that there is an influence of the skigrem application (smart kids with great media) on the listening ability of children aged 5-6 years at Pautan Hati Kindergarten, Sijunjung Regency, West Sumatra.
Pemanfaatan Kotoran Sapi Menjadi Biogas dalam Mendukung Green Environment Farm pada CV Sanjaya Farm Afisna, Lathifa Putri; Guguk, Kardo Raja; Qalbina, Fitrah; Syaukani, Muhammad; Paundra, Fajar
TeknoKreatif: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): TeknoKreatif: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Institut Teknologi Sumatera, Lampung, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/teknokreatif.v1i2.516

Abstract

Limbah kotoran sapi di CV Sanjaya Farm masih banyak menimbulkan masalah bagi pihak peternak maupun warga sekitar. Hal ini dikarenakan pemanfaatan limbah kotoran sapi yang belum maksimal sehingga menimbulkan penumpukan di area kandang dan terjadi polusi udara yang mengganggu warga sekitar. Salah satu alternatif pemanfaatan limbah kotoran sapi adalah sebagai bahan biogas. Hasil dari diskusi dengan pihak peternak maka dibuat reaktor skala rumah tangga untuk mengolah limbah kotoran sapi menjadi biogas menggunakan reaktor portable dengan sistem semi kontinu. Pemanfaatan biogas dapat digunakan oleh peternak dan warga sekitar sebagai pengganti LPG untuk memasak dan menjadi contoh peternakan yang dapat pengelolaan kotoran sapi menjadi biogas.
Faktor-Faktor Kesulitan Belajar Pembuatan Pola Praktis Pada Mata Pelajaran Pembuatan Pola Tata Busana di SMKN 1 Ampek Angkek Qalbina , Fitrah; Ernawati, Ernawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3196

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan kesulitan belajar yang dialami oleh siswa kelas XI Tata Busana tahun ajaran 2023/2024 pada mata pelajaran pembuatan pola. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor-faktor penyebab kesulitan belajar pembuatan pola parktis pada mata pelajaran pembuatan pola di SMKN 1 Ampek Angkek ditinjau dari faktor internal yang meliputi sikap terhadap  belajar, motivasi dan rasa percaya diri (2) faktor-faktor penyebab kesulitan belajar pembuatan pola praktis pada mata pelajaran pembuatan pola di SMKN 1 Ampek Angkek ditinjau dari faktor eksternal yang meliputi  keluarga, sekolah dan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Tata busana SMKN 1 Ampek Angkek tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 54 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan nonprobability sampling (sampel jenuh), sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert yang telah diuji validitas dan realibilitasnya. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif menggunakan aplikasi SPSS dan microsoft excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor kesulitan belajar ditinjau dari faktor internal adalah sebagai berikut: indikator sikap terhadap belajar sebesar 43% atau 23 siswa dalam kategori sedang, indikator motivasi sebesar 41% atau 22 siswa dalam kategori sedang dan indikator rasa percaya diri sebesar 54%. Atau 29 siswa dalam kategori sedang (2) faktor kesulitan belajar ditinjau fari faktor eksternal sebagai berikut:  indikator keluarga sebesar 37% atau 20 siswa dalam kategori tinggi, infikator sekolah sebesar 39% atau 21 siswa dalam kategori sedang dan indikator masyarakat sebesar 41%  atau 22 siswa dalam kategori rendah.
Hubungan Kesiapan Belajar Siswa Dengan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Las SMAW di SMK Negeri 2 Payakumbuh Ramadan, Ryan; Irzal, Irzal; Syahri, Budi; Qalbina, Fitrah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.17671

Abstract

Persiapan pembelajaran merupakan suatu kondisi bagi siswa untuk mempersiapkan diri mengikuti pengalaman yang berkembang di sekolah. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di bidang teknik terkait pengelasan SMAW menunjukkan bahwa kesiapan belajar siswa pada mata pelajaran teknik las SMAW masih tergolong rendah, berdasarkan pengamatan yang peneliti laksanakan di SMK Negeri 2 Payakumnuh. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan gambaran kesiapan mahasiswa pada mata kuliah teknik las SMAW. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode korelasional merupakan metode yang digunakan, atau penelitian yang menggunakan mode statistik untuk mengevaluasi pengoperasian dua variabel atau lebih saling mempengaruhi. Kesiapan Belajar menjadi faktor bebas penelitian , dan Variabel terikat penelitian adalah hasil belajar siswa. Penelitian ini melibatkan 59 siswa dari dua kelas, XI TPL 1 dan XI TPL 2, sebagai subjek. Perangkat lunak SPSS digunakan untuk menganalisis data. Hasil pengujian variabel persiapan pembelajaran memperoleh nilai tipikal sebesar 105,10, standar deviasi sebesar 3,990. Sedangkan variabel Hasil Belajar mempunyai 0,993 simpangan baku dan rerata sebesar 72,24. Dari hasil spekulasi diperoleh koefisien koneksi sebesar 0,681 dan nilai pentingnya (2-diikuti) sebesar 0,000 yang berarti bahwa persiapan pembelajaran mempunyai hubungan yang sangat besar antara status belajar dengan hasil belajar.
Uji Eksperimental Pengaruh Jumlah Sudu terhadap Daya dan Efisiensi pada Turbin Angin Jenis Cross Flow Sumbu Vertikal Zikri, Khairul; Purnama Putra, Randi; Purwantono, Purwantono; Qalbina, Fitrah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan energi global terus meningkat, didorong oleh pertumbuhan populasi, pembangunan ekonomi, dan pola konsumsi energi. Namun, bahan bakar fosil merupakan sumber daya yang ketersediaannya terbatas. Energi terbarukan memainkan peran penting dalam mencapai ketahanan energi. Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang cukup besar. Energi angin cukup menonjol sebagai salah satu sumber energi terbarukan yang signifikan. Salah satu cara untuk memanfaatkan energi angin adalah dengan menggunakan turbin angin. Turbin angin secara umum dibagi menjadi dua jenis, berdasarkan pada sumbu putarannya turbin angin sumbu horizontal dan turbin angin sumbu vertikal. Turbin angin crossflow merupakan salah satu jenis turbin angin sumbu vertical. Keunggulan turbin ini adalah torsinya yang tinggi memungkinkannya berputar pada kecepatan angin rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Variasi jumlah blade yang digunakan pada penelitian yaitu 6, 10, dan 14 buah. Pengujian dilakukan dengan bantuan fan sebagai penggerak turbin dengan kecepatan yang berbeda yaitu 5m/s, 5,5m/s, 6m/s, 6,5m/s, dan7 m/s. Dari pengujian di dapat hasil daya generator tertinggi diperoleh turbin angin dengan variasi sudu 14 yaitu 3,01 watt saat kecepatan angin 7m/s. Nilai TSR tertinggi diperoleh dari turbin angin dengan variasi sudu 14 saat kecepatan angin 7m/s. Efisiensi tertinggi diperoleh dari dari turbin angin dengan variasi sudu 14 dengan nilai 11,41% saat kecepatan angin 7 m/s. Turbin yang paling baik dan optimal pada penelitian ini turbin angin dengan variasi sudu 14. Karena dari seluruh aspek hampir mengungguli turbin dengan variasi jumlah sudu lainnya.
Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja di Jurusan Teknik Permesinan SMK Negeri 5 Padang Kelvin Permana Saputra, Dwi; Irzal, Irzal; Yuvenda, Dori; Qalbina, Fitrah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26384

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman, kesadaran, dan kepedulian siswa SMK Negeri 5 Padang terhadap bahaya kerja saat praktik, khususnya dalam mematuhi aturan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan SMK3 di Jurusan Teknik Permesinan SMK Negeri 5 Padang, sehingga dapat meningkatkan kepatuhan siswa terhadap prosedur keselamatan kerja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dokumentasi. Responden terdiri dari siswa kelas XI dan XII Teknik Permesinan yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan SMK3 dalam indikator perencanaan memperoleh kategori “sesuai” dengan rata-rata skor 25,6 dari skor maksimal 36. Pada indikator penerapan, hasilnya masuk dalam kategori “kurang sesuai” dengan rata-rata skor 42,09 dari skor maksimal 68. Sedangkan pada indikator evaluasi, hasilnya juga termasuk “kurang sesuai” dengan rata-rata skor 10,3 dari skor maksimal 16. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan dan evaluasi SMK3 di jurusan tersebut masih memerlukan peningkatan, terutama dalam hal implementasi nyata di lingkungan praktik siswa.
Using hand painting in the fabrication of a negative refractive index metamaterial based on circular shape with paper as the dielectric Hamonangan M , Felix R.M. Hamonangan M; Yudistira , Hadi Teguh Yudistira; Qalbina , Fitrah; Saputro , • Adhitya Gandaryus; Faisal , Amir
Greensusmater Vol. 1 No. 1 (2024): Inaugural issue
Publisher : Green and Sustainable Materials Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62755/greensusmater.2024.1.1.15-19

Abstract

This study aims to use the hand-painting method in designing and fabricating a metamaterial based on a circular shape that exhibits a negative refractive index over the microwave spectrum. Hand painting is a simple and inexpensive fabrication method. This study applies silver ink as a periodic conductor to glossy paper as the dielectric substrate. The spectrum of investigation in this study is 3–6 GHz, and the experiment results are compared with the simulation results. The slight error obtained between transmission results from the simulation and the experiments reflects limitations in the fabrication methods used. Overall, the experiment results have a similar trend to the simulation results. The electrical properties of the metamaterial are retrieved from the transmission and reflection simulation results. The simulation results are employed instead of the experimental results because of the fluctuating data provided by the latter. The refractive index presents a negative value at 3–3.6 GHz.