cover
Contact Name
Julaili Irni
Contact Email
agriprimatech@gmail.com
Phone
+6282276709657
Journal Mail Official
agriprimatech@gmail.com
Editorial Address
Kampus III, Fakultas Agro Teknologi Prodi Agribisnis Universitas Prima Indonesia Jl. Danau Singkarak Gg. Madrasah, Kel. Sei Agul Medan Barat
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Agriprimatech
ISSN : -     EISSN : 26216566     DOI : 10.34012
Agriprimatech merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan publikasi pada bidang pertanian dan manajemen penjualan pasca panen yang dapat menjadi sumber bacaan berstandar nasional. Jurnal ini berupa hasil penilitian secara kualitatif maupun kuantitatif yang terfokus pada bidang sosial dan budaya masyarakat pertanian, manajemen pemasaran, manajemen hasil pertanian, evaluasi pertanian secara berkelanjutan. Agriprimatech terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 189 Documents
ANALISIS KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN MINYAK GORENG KEMASAN BIMOLI (STUDI KASUS : PADA IBU-IBU RUMAH TANGGA KECAMATAN MEDAN BARU) Tarigan, Gian Franko Jola
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen minyak goreng kemasan bermerek Bimoli. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan teknik angket (kuisioner) dan wawancara. Bagian pertama berkaitan dengan karakteristik responden yaitu, berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai karakteristik pembelian responden minyak goreng Bimoli. Kedua Kepuasan Responden, dan bagian yang terakhir yaitu Kriteria Loyalitas Responden dengan metode penelitian ada 3 yaitu menggunakan Microsoft Excel, Importance Performance Analysis (IPA), Customer Satisfaction Index (CSI) . Atribut-atribut yang memuaskan konsumen akan produk minyak goreng kemasan bermerek Bimoli. Metode analisis IPA minyak goreng Bimoli adalah terbagi 4 kuadaran yaitu kuadran l atribut yang perlu yang diperhatikan yaitu cepat panas. Atribut yang berada di kuadran II yaitu ada merek,aroma,kejernihan,informasi gizi, dan jaminan halal. Kuadran III ada kemasan menarik,prestise,variasi ukuran produk,layanan informasi,banyak digunakan orang,iklan, promosi, dan kemudahan di dapat. Di kuadran IV ada tidak berbusa saat dipakai,kemampuan membuat renyah,cepat tiris,hargai sesuai kualitas. Metode analisis CSI terbagi 5 tingkatan kriteria yaitu price buyer, habitual buyer, satisfied buyer, liking the brand, committed buyer.
65 IDENTIFIKASI KETERKAITAN SEKTOR PERTANIAN DENGAN KEPARIWISATAAN DI KAWASAN TIGARAS Marbun, Jhonson
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1704

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Nagori Tigaras dan Nagori Buttu Bayu Panei Raja Kecamatan Dolok Pardamean yang dalam penelitian ini dibagi menjadi dua objek wisata penelitian yaitu objek wisata alam dan objek wisata buatan. Untuk Objek wisata alam sendiri yaitu dilakukan di objek wisata Pantai Garoga, Pantai Paris, dan Pantai Raya, kemudian untuk objek wisata buatan yaitu penelitian dilakukan di Bukit Indah Simarjarunjung dan Monumen KM Sinar Bangun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi pengeluaran wisatawan, proporsi pengeluaran terkait atraksi, amenitas dan aksesibilitas, penggunaan hasil pertanian lokal dalam kuliner dan cenderamata serta kepuasan wisatawan diobjek wisata.Penelitian ini menggunakan metode gabungan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata pengeluaran wisatawan di objek wisata alam dengan objek wisata buatan di kawasan Tigaras. Hal ini di uji dari hasil perhitungan uji independent sample t-test dengan program SPSS 22.Berdasarkan hasil penelitian di kawasan Tigaras bahwa proporsi pengeluaran wisatawan untuk aksesibilitas, atraksi dan amenitas diobjek wisata alam dengan objek wisata buatan tidak berimbang, karena di setiap objek wisata memiliki harga yang berbeda-beda di setiap fasilitasnya dan daerah asal wisatawan yang berbeda-beda. Penggunaan hasil pertanian lokal dalam kuliner dan cenderamata di kawasan Tigaras lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan hasil pertanian luar daerah, hal ini terjadi karena hampir keseluruhan dari setiap bahan baku yang didapatkan dari pengelola kuliner maupun cenderamata berasal dari luar daerah. Tingkat kepuasan wisatawan diobjek wisata alam dan diobjek buatan relatif sedang terkait atraksi, amenitas dan aksesibilitas di kawasan Tigaras.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SANG PISANG (Studi Kasus : Kedai Rakyat Jalan Iskandar Muda No. 47 A, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan) Simbolon, Friska Juliana
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan usaha sang pisang di daerah penelitian dan untuk menganalisis alternatif strategi yang perlu dilakukan dalam upaya pengembangan usaha sang pisang didaerah penelitian. Metode analisis data yang digunakan menggunakan analisis deskriptif kualitatif yaitu dengan menguraikan dan menginterprestasikan data yang di peroleh dari hasil wawancara langsung kepada produsen. Kemudian data tersebut dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk menentukan strategi pengembangan. Informan dalam penelitian ini adalah informan kunci yaitu pengusaha sang pisang dan informan utama yaitu sebelas orang karyawan sang pisang dan 50 orang konsumen yang datang membeli sang pisang secara langsung ke outlet. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usaha sang pisang berada pada kuadran 1 (satu) dalam matriks analisis SWOT. Strategi yang tepat untuk usaha ini adalah strategi agresif yang merupakan situasi yang sangat menguntungkan bagi usaha sang pisang karena usaha sang pisang memiliki peluang yaitu: menggunakan media sosial sebagai kegiatan promosi, konsumen dapat membeli sang pisang secara online, permintaan konsumen untuk mengkonsumsi sang pisang tinggi, produk sang pisang sudah terkenal dikalangan masyarakat, akses transportasi memadai, dengan memanfaatkan kekuatan pada usaha sang pisang tersebut yaitu : ketersedian bahan baku, memiliki varian rasa yang berbeda-beda, pengelolaan sang pisang mudah, kemasan yang menarik, pelayanan karyawan ramah terhadap konsumen, lokasi penjualan strategis, menggunakan mobil food truck dalam penjualan sang pisang, dapat dikonsumsi oleh semua kalangan masyarakat.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TERNAK SAPI POTONG SEBAGAI USAHA KELUARGA DI NAGORI SILAMPUYANG KECAMATAN SIANTAR KABUPATEN SIMALUNGUN Siadari, Martua
Agriprimatech Vol. 4 No. 1 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v4i2.1706

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan usaha ternak sapi potong yang berada di Nagori Silampuyang. Penelitian ini mendapatkan rata-rata total biaya yang dikeluarkan oleh 27 peternak sebesar Rp.23.808.331, total penerima rata-rata sebesar Rp.99.562.111 dan rata-rata pendapatan bersih yang diperoleh para peternak sebesar Rp.75.753.708. Pada penelitian ini didapatkan kelayakan usaha ternak sapi potong didaerah penelitian sebesar 4,182 yang artinya setiap biaya yang dikeluarkan 1 rupiah akan menghasilkan penerimaan sebesar 4,182 rupiah, dan usaha ternak sapi potong di Nagori Silampuyang Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun dapat dikatakan menguntungkan dan layak dikembangkan sesuai dengan R/C sebesar 4,182 > 1.
PENGARUH KARAKTERISTIK TERHADAP PENDAPATAN PETANI KELAPA SAWIT Pinem, Laura Juwita
Agriprimatech Vol. 4 No. 2 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i1.2072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, lama berusahatani dan luas lahan yang dimiliki petani kelapa sawit terhadap pendapatan petani kelapa sawit. Penelitian ini dilakukan di Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini melibatkan 91 responden yang keseluruhannya merupakan petani kelapa sawit. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, lama berusahatani dan luas lahan mempengaruhi pendapatan petani di Desa Marjanji pada selang kepercayaan 95 persen. Model penelitian yang digunakan menunjukkan koefisien determinasi sebesar 70 persen yang menunjukkan bahwa faktor tingkat pendidikan, lama berusahatani, dan luas lahan merupakan 70 persen dari faktor yang mempengaruhi tingkat pendapatan petani kelapa sawit di Desa Marjanji sementara 30 persen lainnya berasal dari luar model yang digunakan.
Pengaruh Idle Time dan Berth Output terhadap Berth Occupancy Ratio dalam Menunjang Kegiatan Operasional Kapal di PT Pelabuhan Indonesia I cabang Belawan Nur, Muhammad
Agriprimatech Vol. 4 No. 2 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i1.2073

Abstract

Setiap pelabuhan termasuk PT Pelabuhan Indonesia I atau lebih dikenal dengan PT Pelindo I merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PT Pelindo I dituntung untuk memberikan pelayanan prima, inovatif, profesional dan peningkatan secara berkesinambungan kepada pengguna jasa sehingga harus dilakukan untuk menjaga mutu serta kualitas pelayanan dan mengutamakan kepuasan pelanggan. Dalam kinerja pelabuhan salah satunya ada idle time ditemukan masih tinggi sehingga menghambat kegiatan bongkar muat di dermaga konvensional untuk komoditas yang masuk dan keluar. Selain idle tim, berth output juga mempengaruhi kegiatan operasional di pelabuhan, sedikit banyaknya barang yang di muat maupun yang di bongkar dapat mempengaruhi waktu yang digunakan untuk melakukan kegiatan operasional. Dari kedua hal tersebut dapat mempengaruhi besar kecilnya berth occupancy ratio yang dihasilkan.Kurang maksimalnya fasilitas dermaga sangat mempengaruhi kegiatan operasional, karena banyak ditemukan alat bongkar muat yang kurang memadai untuk digunakan sehingga dapat menghambat kegiatan operasional dan waktu yang diperlukan menjadi lebih lama dari perkiraan. Serta cuaca yang kurang mendukung untuk memulai proses kegiatan operasional. Barang yang masuk maupun yang keluar berpengaruh besar kecilnya terhadap proses kegiatan operasional kapal, semakin memadai alat yang digunakan maka semakin banyak dan baik barang yang di muat maupun di bongkar. Cara yang tepat untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan pemeliharaan dan perawatan peralatan dengan semaksimal mungkin, meningkatkan kinerja SDM terutama dalam hal disiplin waktu dan memberikan pengarahan atau evaluasi kepada operator ataupun TKBM, dengan menempatkan SDM yang berkualitas di posos yang tepat, mempercepat waktu kegiatan bongkar muat dengan menambah alat bongkar muat yang memadai sehingga semakin banyak barang yang dibongkar ataupun yang dimuat, dan melakukan penyeimbangan diantara ketiga hal tersebut untuk pencapain berth occupancy ratio yang sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
PENANGANAN PENGANGKUTAN BARANG MELALUI CONTAINER PADA PT. ELANG SRIWIJAYA PERKASA PALEMBANG Ginting, Dafid
Agriprimatech Vol. 4 No. 2 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i1.2074

Abstract

Pengangkutan adalah kegiatan pemuatan kedalam alat pengangkut, pemindahan ke tempat tujuan dengan alat pengangkut, dan penurunan/pembongkaran dari alat pengangkut baik mengenai penumpang ataupun barang.Pihak penunjang dalam pengangkutan salah satunya adalah Ekspedisi Muatan Kapal Laut ( EMKL) adalah usaha pengurusan dokumen dan muatan yang akan diangkut melalui kapal atau muatan yang berasal dari kapal yang di angkut dan dibawa ke gudang bongkar atau membawa barang melalui container dari gudang muat ke pelabuhan.PT.Elang Sriwijaya Perkasa Palembang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut) menyediakan jasa angkutan transportasi kargo, dalam memenuhi jasa pengiriman barang melaluicontainer serta bongkar muat.Untuk itu perusahaan Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) bertanggung jawab atas keselamatan barang, kelambatan datang nya barang, kerusakan dan kehilangan suatu barang yang diangkut pada saat pengangkutan, kecuali kerusakan kerusakan yang diakibatkan oleh pengirim karena suatu cacat pada barang itu sendiri disebabkan oleh beberapa factor baik cuaca, keadaan maupun pada saat melakukan kegiatan Stuffing atau memuat barang ke containerpada saat di gudang. Dalam makalah ini, metode penulisan yang digunakan yaitu penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan pada sumbernya dengan melakukan kegiatan di lapangan selama melakukan praktek di PT. Elang Sriwijaya Perkasa Palembang dan Instansi yang terkait seperti gudang muat barang stuffing, gudang bongkar barang stripping, dan lapangan penumpukan / Depo seperti BGR (Bhanda Graha Reksa) Depo MTKI (Masaji Tatanan Kontainer Indonesia).
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR yang MEMPENGARUHI MINAT BELI MIE BALAP di KECAMATAN SIANTAR MARTOBA SITINJAK, WAHYUNITA
Agriprimatech Vol. 4 No. 2 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i1.2075

Abstract

The purpose of this study was to determine the factors that influence buying interest in racing noodles in Siantar Martoba District. The object of ths research is consumers who visit the noodle racing stall with a total of 50 respondents. The data analysis method used in this study is multiple linier regression, F test, T test with SPSS 22 tools. The results of the study showed that the independent variable was able to explain the interest in buying racing noodles in Siantar Martoba District by 74.5% while the remaining 25.5% was explained by other factors not examined in this study. Simultaneously or together, all independent variables (business location, product quality, lifestyle, and customer service) have a significant effect on buying interest in racing noodles in Siantar Martoba District with a sig value of 0.000 < 0.05.
PERBANDINGAN CURAHAN DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DALAM KELUARGA PADA USAHA TANI LAHAN KERING, LAHAN BASAH DAN PEKERJAAN LAIN DI KECAMATAN PANEI KABUPATEN SIMALUNGUN Marbun, J A
Agriprimatech Vol. 4 No. 2 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i1.2076

Abstract

Penelitian bertujuan untuk Menganalisis dan membandingkan curahan tenaga kerja dalam keluarga pada usaha tani lahan kering dan usaha tani lahan basah luar usaha tani; Menganalisis dan membandingkan produktivitas tenaga kerja dalam keluarga pada usaha tani lahan kering dan usaha tani lahan basah luar usaha tani; Menganalisis penggunakan surplus tenaga kerja dalam keluarga di luar usaha tani. Penelitian dilaksanakan Penelitian dilaksanakan pada november Juli s/d Desember 2020 dimana daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive), yaitu di Nagori Sigodang, Rata-rata tenaga kerja dalam keluarga pada lahan ladang adalah 12,24 HKP/musim dengan rata-rata luas lahan 0,35 rante dan rata-rata tenaga kerja dalam keluarga pada lahan sawah adalah 24,05 HKP/musim dengan rata-rata luas lahan 0,62 HKP, sedangkan pada luar usahatani yaitu sebesar 104,85 HKP/musim tanam; Rata-rata produktivitas tenaga kerja dalam keluarga pada lahan ladang adalah Rp.13.003/HKP, dan lahan sawah adalah Rp.42.407/HKP, sedangkan pada luar usahatani aadalah Rp.60.362/HKP; Potensi TKDK per musim sebanyak 249 HKP. Maka, Surplus sebanyak 121,71 HKP dengan kelebihan TKDK petani mencari pekerjaan lain dengan menjadi buruh tani untuk memaksimalkan TKDL sebanyak 104,85 HKP atau 50,95%. Dapat kita tarik kesimpulan penggunaan TKDK belum maksimal karena surplus TKDK sebanyak 50,95%, artinya lebih banyak TKDK yang digunakan dari pada menganggur
DAMPAK SANITARY AND PHYTOSANITARY (SPS) DAN TECHNICAL BARRIER TO TRADE (TBT) TERHADAP EKSPOR KOMODITAS TEH DI INDONESIA karosekali, Abednego
Agriprimatech Vol. 4 No. 2 (2021): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i1.2077

Abstract

Komoditas teh Indonesia ditenggarai terdampak pada hambatan non tarif di beberapa tujuan eksport. Hal ini sangat merugikan Indonesia karena Teh merupakan komoditas potensial dan strategis dalam perekonomian Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Sanitary and Phytosanitary (SPS) dan Technical Barrier to Trade (TBT) terhadap ekspor teh di beberapa negara tujuan utama periode 2013-2017. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif menggunakan pendekatan inventory (frequency index dan coverage ratio) dan gravity model. Hasil pendekatan inventory menunjukkan Amerika Serikat sebagai negara yang memberlakukan hambatan non tariff terbanyak. Hasil estimasi menunjukkan coverage ratio SPS dan coverage ratio TBT berpengaruh nyata terhadap nilai ekspor teh Indonesia selain variabel GDP riil negara tujuan utama, nilai tukar riil negara tujuan utama, jarak ekonomi,.Variabel SPS menunjukkan nilai koefisien negatif, sementara variabel TBT menunjukkan nilai koefisien positif. Kata kunci: ekspor, gravity model, hambatan non tarif, pendekatan inventory, teh.