cover
Contact Name
Julaili Irni
Contact Email
agriprimatech@gmail.com
Phone
+6282276709657
Journal Mail Official
agriprimatech@gmail.com
Editorial Address
Kampus III, Fakultas Agro Teknologi Prodi Agribisnis Universitas Prima Indonesia Jl. Danau Singkarak Gg. Madrasah, Kel. Sei Agul Medan Barat
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Agriprimatech
ISSN : -     EISSN : 26216566     DOI : 10.34012
Agriprimatech merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan publikasi pada bidang pertanian dan manajemen penjualan pasca panen yang dapat menjadi sumber bacaan berstandar nasional. Jurnal ini berupa hasil penilitian secara kualitatif maupun kuantitatif yang terfokus pada bidang sosial dan budaya masyarakat pertanian, manajemen pemasaran, manajemen hasil pertanian, evaluasi pertanian secara berkelanjutan. Agriprimatech terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 189 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI ANYAMAN TIKAR DAUN MENGKUANG DI DESA BANDAR SONO KECAMATAN NIBUNG HANGUS KABUPATEN BATUBARA Mawaddah, Dian; Madya, Efi Brata
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i2.2985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan masyarakat melalui anyaman tikar daun mengkuang, dan untuk mengetahui bagaimana manfaat ekonomis usaha anyaman tikar daun mengkuang dan apa saja penghambat dan pendukung dari usaha anyaman tikar daun mengkuang di desa Bandar Sono Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batubara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif deskritif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik wawancara terstruktur, wawancara mendalam adalah dilakukan dengan kasi kesejahteraan dan ketua pengrajin anyaman tikar. Sebagai pendukung penelitian ini yang dilakukan adalah menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa Pemberdayaan Masyarakat melalui anyaman tikar dengan melakukan pelatihan kepada masyarakat di mana pelatihan berupa penjelasan tentang bagaimana cara pembuatan anyaman tikar daun mengkuang agar masyarakat ikut serta untuk membudidayakan atau memberdayakan anyaman tikar agar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, bisa memberantas pengangguran, menciptakan lapangan pekerjaan, memanfaatkan daun mengkuang dan memanfaatkan waktu sengang masyarakat. Terbukti dengan adanya kerajinan anyaman tikar daun mengkuang ini bisa mencukupi kehidupan keluarga dan sedikit lebih membantu para suami.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT DI KECAMATAN SELESAI KABUPATEN LANGKAT Pinem, Laura Juwita; Aritonang, Andreas
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v6i1.3069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani kelapa sawit dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha tani kelapa sawit di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Populasi dan sampel pada penelitian ini sebanyak 93 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengan pengolahan data menggunakan regresi linear berganda. Berdasarkan data yang dihasilkan pada penelitian, 75,1 persen faktor-faktor seperti luas lahan, tenaga kerja, modal dan manejemen mempengaruhi hasil pendapatan petani kelapa sawit. Sedangkan sisanya 24,9 persen berasal dari faktor-faktor di luar penelitian
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PEMANEN KELAPA SAWIT KEBUN MARJANDI PTPN IV Nasution, Myrna Pratiwi
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v6i1.3070

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh umur, lama pendidikan, jumlah tanggungan, gaji dan premi terhadap produktivitas kerja karyawan pemanen kelapa sawit. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS Versi 22. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sensus Kebun Marjandi. PTPN IV Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa produktivitas kerja karyawan pemanen kelapa sawit tergolong rendah yaitu sebesar 867 Kg/HKP/Bulan. Faktor lama pendidikan formal, jumlah tanggungan, dan gaji tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan pemanen kelapa sawit di Kebun Marjandi PTPN IV sedangkan faktor umur dan premi berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan pemanen kelapa sawit Kebun Marjandi PTPN IV.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PEMANEN KELAPA SAWIT DI PT. INTI INDOSAWIT SUBUR, BUATAN II, KABUPATEN PELALAWAN, RIAU Nadeak, Tonny Hendra hendra
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i2.3492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar produktivitas tenaga kerja pemanen dan faktor-faktor yang mempengaruhinya di PT. Inti Indosawit Subur Buatan II, Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Populasi dalam penelitian ini adalah Tenaga Kerja Pemanen Kelapa Sawit di PT. Inti Indosawit Subur, Buatan II, Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan, provinsi Riau yang berjumlah 145 karyawan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 59 Karyawan. Teknik pengambilan sampel responden dilakukan dengan metode acak sederhana (simple random sampling). pengumpulan data yang di lakukan menggunakan cara penyebaran kuesioner, wawancara, serta dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda, uji F (uji serempak), uji t (uji parsial), dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendidikan, usia, upah, dan pengalaman kerja berpengaruh secara signifikan terhadap variabel produktivitas tenaga kerja pemanen kelapa sawit sehingga hipotesis pada penelitiaan ini dapat diterima. Kata Kunci : Produktivitas; Tenaga Kerja Pemanen Kelapa Sawit.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI DESA RAMBAH KEC RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU -, Saprida
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i2.3493

Abstract

Analisis Klayakan Finansial Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Di Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. Universitas Prima Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Klayakan Finansial Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Di Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. Populasi dalam penelitian ini adalah para Petani Kelapa Sawit Di Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu yang berjumlah 100 KK. Sampel dalam penelitian ini adalah 31 KK. Teknik pengambilan sampel responden dilakukan dengan teknik simple random sampling yang mengandung makna bahwa tiap elemen populasi memiliki kesempatan yang sama menjadi sampel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara kuesioner, wawancara serta dokumentasi. Net Present Value (NPV), Net Benefit Rasio (B/C), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Net Present Value (NPV) bernilai positif, pada Net Benefit Rasio (B/C diperoleh sebesar 1,42 Net B/C>1) maka usaha perkebunan kelapa sawit yang menggunakan bibit kelapa sawit bersertifikat layak untuk dikembangkan, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 15% maka layak untuk di kembangkan, dan Payback Period (PP) selama 15 tahun 7 bulan.
TINGKAT PENDAPATAN MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PEMANEN DI PERKEBUNAN RAKYAT KECAMATAN KOTARIH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Aji, Seno
Agriprimatech Vol. 5 No. 2 (2022): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v5i2.3494

Abstract

Produktivitas tenaga kerja adalah kemampuan tenaga kerja dalam menghasilkan barang produksi. Metode Penghitungan adalah Nilai Tambah dibagi dengan Jumlah tenaga kerja yang dibayar. Produktivitas tenaga kerja adalah kemampuan tenaga kerja dalam menghasilkan barang produksi. Metode penelitian menggunakan analisis deskriftif kualitatif. Sedangkan produktivitas dihitung dari perbandingan output dan input. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa jumlah pendapatan berpengaruh signifikan < 0,005 terhadap produktivitas tenaga kerja pemanen kelapa sawit.
MEASUREMENT OF WILLINGNESS TO PAY LEVEL OF ORGANIC RICE CONSUMERS IN BANDAR LAMPUNG CITY Desfaryani, Rini; Humaidi, Edy; Anggraini, Nuni
Agriprimatech Vol. 6 No. 1 (2023): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v6i2.3533

Abstract

Consuming healthy food has become a trend in the community, but healthy products tend to have high prices, while information on consumers' willingness to pay or the maximum price that consumers can afford is not yet available. This study aims to analyze the value of consumers' willingness to pay for organic rice. Analysis of the data used is descriptive analysis, and Contingent Valuation Method (CVM). The study was carried out in Bandar Lampung for six months, namely April - September 2022 and the sampling method used non-probability sampling, namely accidental sampling. The number of respondents in this study was 30. The results showed that consumers were willing to pay at a price 6% greater than the average price. The average organic rice is 26,670. Keywords: Willingness to pay, organic rice, Contingent Valuation Method
ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT DESA LUBUK JAWI KECAMATAN BALAI JAYA KABUPATEN ROKAN HILIR TERHADAP KEBERADAAN PERUSAHAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PTPN V KEBUN TANAH PUTIH Nadeak, Tonny Hendra hendra; Siregar, Nuraini
Agriprimatech Vol. 6 No. 1 (2023): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v6i1.3542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap perusahaaan perkebunan kelapa sawit dan untuk mengetahui bagaimana kondisi sosial masyarakat dengan adanya perusahaan perkebunan kelapa sawit, dan untuk mengetahui bagaimana kondisi ekonomi masyarakat dengan adanya perusahaan perkebunan kelapa sawit, di Desa Lubuk Jawi. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat di Desa Lubuk Jawi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara acak (simple random sampling). Penelitian ini menggunakan data primer yaitu data yang diambil langsung dengan menggunakan kuisioner dan data sekunder yang berasal dari jurnal dan peneliti sebelumnya. Penelitian ini menggunakan Metode deskriptif kualitatif yang digunakan untuk mendeskripsikan kondisi sosial dan kondisi ekonomi masyarakat, dan teknik analisis persepsi di lakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dengan pengukuran skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari persepsi masyarakat, keberadaan perusahaan perkebunan PTPN V memberikan dampak positif terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat
Analisis Strategi Pengembangan Tanaman Pangan dan Hortikultura di Provinsi Sumatera Utara Abdina, Muhammad Fadly; Sembiring, Sarim
Agriprimatech Vol. 6 No. 1 (2023): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v6i1.3543

Abstract

Perubahan luas lahan sawah di sumatera Utara sejak tahun 2006 sampai tahun 2012 secara keseluruhan mengalami peningkatan. Pada tahun 2006 luas lahan sawah di Sumatera Utara sekitar 236826,96 hektar atau sekitar 3,34 % dari luas wilayah Provinsi Sumatera Utara menjadi sekitar 284906,3 hektar atau 4,02 % pada tahun 2009. Setelah itu tidak mengalami perubahan luas lahan hingga tahun 2012. Alih fungsi lahan sawah umumnya dimulai sejak tahun 1996-2009 sebagaimana dilihat pada Tabel 1. Alih fungsi lahan terbanyak untuk tanaman pertanian kering sebanyak 35 %, untuk tanaman sawit 30 % ,untuk bangunan 15 %, kebun kakao 7,5 %, untuk pembuatan batu bata 5 %, untuk tanaman gaharu dan rambutan 5 %, serta untuk kolam ikan 2,5 %. Strategi Memanfaatkan Peluang dengan Kekuatan (SO) diantaranya : Perluasan areal tanam dan areal panen dengan cara mempertahankan lahan sesuai dengan perda alih fungsi lahan yang memberi peluang untuk tanaman padi, Peningkatan produkstivitas dengan penggunaan benih bermutu dan varietas yang sesuai dengan teknologi budidaya yang efektif dan efisien, dan Keterlibatan pemerintah untuk memberikan bantuan dengan mempertimbangkan ketepatan waktu dan kebutuhan yang specifik dengan lokasi yang menjadi sasaran pengembangan Strategi Memanfaatkan Peluang dengan Kelemahan (WO) diantaranya : Meningkatkan pengetahuan petani, Pemberian kredit petani, Kemitraan dengan pengelola dan pemasaran padi, dan Pembentukan lembaga petani yang efektif. Strategi Menghadapi Ancaman dengan Kekuatan (ST) diantaranya : Penyediaan Saprodi yang mudah dan murah didapatkan, Peningkatan sistem Mekanisasi, Jaminan harga dari pemerintah, Kebijakan Ketahanan pangan, dan Penyediaan teknologi.Kebijakan Mensiasati Ancaman dengan Kelemahan (WT) diantaranya : Pemberian bantuan saprodi dan mekanisasi, Peningkatan produksi pupuk, dan Perbaikan sarana dan prasarana.
Produktivitas Crude Palm Oil (CPO) Pada Perkebunan Kelapa Sawit Junaidi, Koko
Agriprimatech Vol. 6 No. 1 (2023): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v6i1.3544

Abstract

Indonesia merupakan produsen kelapa sawit terbesar dan luas lahan sawit yang dimiliki Indonesia saat ini merupakan yang terluas di dunia. Namun dibandingkan dengan luas lahan yang ada, produktivitas yang dihasilkan masih tergolong rendah. Dari data Direktorat Jenderal Perkebunan tahun 2011 dapat dilihat bahwa produktivitas per Ha TBS Tahun 2010 adalah 19.844.901 ton / 7.824.623 ha sebesar 2,54 ton / ha / tahun. Hasil tahun 2011 tersebut jauh dari rekomendasi PPKS 25,93 ton / ha / tahun. Tingkat produktivitas tanaman kelapa sawit Indonesia bervariasi menurut jenis kepemilikan. Menurut Departemen Pertanian, pada umumnya tingkat produktivitas perkebunan rakyat (PR) paling rendah dibandingkan perkebunan negara (PBN) dan perkebunan swasta (PBS). Diperkirakan produktivitas perkebunan rakyat hanya mencapai rata-rata 2,5 ton CPO per hektar dan 0,33 ton minyak inti sawit (PKO) hal ini disebabkan kurangnya perawatan perkebunan tersebut. Sementara itu, perkebunan negara memiliki produktivitas tertinggi yang mampu menghasilkan rata-rata sekitar 4,82 ton CPO per hektar dan 0,91 ton PKO per hektar. Sedangkan untuk perkebunan swasta rata-rata menghasilkan 3,48 ton CPO per hektar dan 0,57 ton PKO per hektar.