Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan
JURNAL PSIMAWA: Diskursus Ilmu psikologi dan Pendidikan merupakan jurnal berkala ilmiah yang dipublikasi oleh Fakultas Psikologi Universitas Teknologi Sumbawa terbit setahun dua kali, yakni bulan Juni dan Desember. Jurnal Psimawa berisikan tulisan ilmiah berupa hasil penelitian, survei, gagasan konseptual atau hasil pemikiran reflektif yang kritis tentang diskursus ilmu-ilmu psikologi dan pendidikan yang disajikan secara sistematik dengan menggunakan gaya selingkung. Jurnal ini menerima tulisan dosen, peneliti, mahasiswa dan serta pemerhati dalam bidang-bidang psikologi dan pendidikan.
Articles
160 Documents
Coping Stress Remaja Perempuan yang Mendapatkan Tuntutan Akademik dari Orang Tua
Ni Kadek Dwi Putri Wahyuni;
Ni Nyoman Ari Indra Dewi;
Diah Widiawati Retnoningtias
JURNAL PSIMAWA Vol 5 No 2 (2022): EDISI 8
Publisher : Fakultas Psikologi dan Humaniora- Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36761/jp.v5i2.2116
Orang tua adalah pembimbing dan pelindung anak, tetapi orang tua juga bisa menjadi stressor utama bagi anaknya. Orang tua yang selalu memaksakan kehendak baik akademik maupun non akademik kepada anak menyebabkan anak mengalami beberapa gejala stres. Seseorang yang mengalami stres akan membutuhkan coping stress untuk mengatasi atau mengurangi stres yang dialaminya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Kasus yang dapat didalami berupa individu, kelompok, sekolah, atau perkumpulan dengan menggunakan metode pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil dari penelitian ini menemukan remaja perempuan yang mendapatkan tuntutan yang bersifat negatif dari orang tua akan melakukan coping stress dengan cara menangis, jalan-jalan, bercerita kepada seseorang, dan melakukan hobi yang dapat membuat mereka bahagia.
Gambaran Resiliensi Pada Single Mother Pasca Kematian Pasangan
Gede Bayu Bimantara;
Diah Widiawati Retnoningtias;
Ni Nyoman Ari Indra Dewi
JURNAL PSIMAWA Vol 5 No 2 (2022): EDISI 8
Publisher : Fakultas Psikologi dan Humaniora- Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36761/jp.v5i2.2117
Gambaran Resiliensi pada single mother pasca kematian pasangan. Menjadi orang tua tunggal bukan hal mudah menghidupi keluarga dan ada banyak tantangan yang dihadapi bagi single mother. Penelitian ini bertujuan mengetahui, mendeskripsikan resiliensi single mother pasca kematian pasangan dan menemukan sumber-sumber resiliensi yang mampu mengembangkan resiliensi single mother. Subjek penelitian ini yaitu single mother yang berdomisili di Bali dan masih berproses mengembangkan resiliensinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Pengambilan data secara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini memperoleh ketiga subjek masih berproses mengembangkan resiliensinya. Pasca ditinggal pasangan ketiga subjek merasa kecewa, sedih, cemas, takut, dan belum ikhlas. Hal ini membuat subjek harus bangkit dari keterpurukan dengan membentuk resiliensinya dengan cara berdoa, mencoba tidak mengeluh, mengingat anak subjek, dan memahami perubahan yang terjadi pada fisik serta emosinya. Sumber resiliensi I have, I am, I can ini terdiri dari aspek yang bisa ditemukan pada sumber resiliensi ketiga subjek dan sebaliknya.
Pengaruh Konformitas Terhadap Impulsive Bullying Pada Mahasiswa Baru 2021 di Asrama Universitas Teknologi Sumbawa
Muhammad Sahidin;
Imammul Insan
JURNAL PSIMAWA Vol 5 No 2 (2022): EDISI 8
Publisher : Fakultas Psikologi dan Humaniora- Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36761/jp.v5i2.2118
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konformitas terhadap impulsive buying pada Mahasiswa Baru 2021 di Asrama universitas teknologi sumbawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yang deskriptif. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik simple homogen dengan jumlah sampel sebanyak 120 sampel. Instrumen penelitian ini terdiri dari dua skala yaitu skala konformitas dan Skala impulsive buying. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat adanya pengaruh positif dan signifikan antara konformitas terhadap impulsive buying pada Mahasiswa baru 2021 di Asrama Universitas Teknologi Sumbawa dengan nilai korelasi sebesar 0,665 dengan nilai Sig. (phitung) = 0.000 atau p < 0,05 yang berarti semakin tinggi konformitas mahasiswa baru 2021 di Asrama Universitas Teknologi Sumbawa maka semakin tinggi pula impulsive buying mahasiswa baru 2021 di Asrama Universitas Teknologi Sumbawa. Begitupun sebaliknya semakin rendah konformitas mahasiswa baru 2021 di Asrama Universitas Teknologi Sumbawa maka akan semakin rendah pula pula impulsive buying mahasiswa baru 2021 di Asrama Universitas Teknologi Sumbawa.
Penerapan Terapi Audio Murotall Al-Qur’an untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal pada Anak Autis DI SLB Negeri 1 Sumbawa
Ivon Arisanti;
Hilda Oktaviana;
Yossi Dwi Erliana
JURNAL PSIMAWA Vol 5 No 2 (2022): EDISI 8
Publisher : Fakultas Psikologi dan Humaniora- Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36761/jp.v5i2.2120
Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mendiskripsikan Pengaruh Penerapan Terapi Audio Murotall Al-Qur’an Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Pada Anak Autis Di SLB Negeri 1 Sumbawa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-eksperiment dengan desain one group prepost-test dengan deskripsi kualitatif. Subjek penelitian adalah 3 anak autis dikelas C, terdiri dari 3 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Teknik analisa data terdiri dari prosedur penelitian dengan menggunakan tahap persiapan dan tahap pelaksanaan, instrument penelitian menggunakan grand teori dari Devito tentang aspek efektifitas komunikasi interpersonal dan penyajian data disajikan menggunakan based line. Hasil penelitian menunjukkan adanya sedikit peningkatan dalam kemampuan komunikasi. Penelitian menunjukkan sebelum dilakukan perlakuan subjek belum menguasai aspek dalam komunikasi. Setelah perlakuan dengan metode penerapan audio murotall al-qur’an, subjek dapat menguasai aspek komunikasi interpersonal dan teknik komunikasi. Dapat diambil kesimpulan bahwa melalui metode terapi menggunakan audio murotall al-qur’an dapat meningkatkan keterampilan komunikasi pada anak autis di SLB Negeri 1 sumbawa.
Hubungan Kelekatan Teman Sebaya Dengan Kematangan Sosial pada Remaja Akhir
Ramida U;
Pratiwi Sakti
JURNAL PSIMAWA Vol 5 No 2 (2022): EDISI 8
Publisher : Fakultas Psikologi dan Humaniora- Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36761/jp.v5i2.2121
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui “hubungan kelekatan teman sebaya dengan kematangan sosial pada remaja akhir di Asrama Universitas Teknologi Sumbawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Teknik Pengambilan sampel penelitian menggunakan karakteristik dengan penentuan jumlah sampel menggunakan tabel krejcie. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 73 remaja akhir putri. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen penelitian berupa dua skala yaitu skala kelekatan teman sebaya dan kematangan sosial. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan (korelasi) positif dan signifikan antara kelekatan aman dan kematangan sosial dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,112 dengan nilai p hitung = 0,345 / p< 0,05 yang berarti semakin tinggi kelekatan teman sebaya remaja akhir, maka kematangan sosial remaja akhir, begitupun sebaliknya. Semakin rendah kelekatan teman sebaya remaja akhir, maka semakin rendah kematangan sosial remaja akhir.
Hubungan Antara Sensation Seeking Dengan Konformitas Pada Pendaki Gunung Di Kota X
Imammul Insan;
Moh Chaeru Jihad;
Lukmanul Hakim
JURNAL PSIMAWA Vol 5 No 2 (2022): EDISI 8
Publisher : Fakultas Psikologi dan Humaniora- Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36761/jp.v5i2.2123
Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui hubungan antara sensation seeking dengan konformitas pada pendaki gunung di kota X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan total sampling sebanyak 73 sampel. Instrumen penelitian yakni dua skala psikologi yaitu skala sensation seeking dan konformitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan positif antara sensation seeking dengan konformitas, variabel sensation seeking dapat memberikan hubungan yang signifikan dengan variabel konformitas pada pendaki gunung di kota X, dengan nilai p hitung = 0,045/ (p<0,05). Hubungan positif menunjukkan bahwa hubungan yang terjadi bersifat searah, yang berarti semakin tinggi sensation seeking seorang pendaki gunung, maka semakin tinggi pula konformitas yang dimiliki seorang pendaki gunung. Dan sebaliknya, semakin rendah sensation seeking seorang pendaki gunung, maka semakin rendah konformitas yang dimiliki seorang pendaki gunung. Tetapi nilai koefisien korelasi sebesar 0,236 masuk kategori rendah, artinya variabel sensation seeking belum menjadi variabel inti yang berkorelasi kuat dengan variabel konformitas.
ANALISIS FENOMENA KOREAN WAVE TERHADAP SIKAP FANATISME PADA REMAJA INDONESIA
Hafiidz Aditama
JURNAL PSIMAWA Vol 6 No 1 (2023): EDISI 9
Publisher : Fakultas Psikologi dan Humaniora- Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36761/jp.v6i1.2611
Akhir-akhir ini banyak kalangan remaja yang menyukai K-Pop dan Drama Korea, 2 budaya tersebut diboomingkan pada daerah asalnya, yakni Korea Selatan yang termasuk dalam jenis Hallyu/Korean Wave. Alasan dari K-Pop atau pun Drama Korea ini disukai oleh banyak orang khususnya kaum remaja dikarenakan lagunya banyak memotivasi dan koreografi yang memukau serta penyanyinya bertalenta, untuk filmnya memiliki alur menarik dan tidak membosankan serta antusias serta totalitas tinggi dari para pemerannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana perkembangan remaja dalam antusiasme menerima dan memperkenalkan K-Pop atau pun Drama Korea di Indonesia. Metode pada penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif yang berdasarkan pada fenomena atau fenomenologi dan melalui penelitian pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja Indonesia sering menonton konser-konser dari artis Korea atau K-Pop melalui beberapa media ataupun secara langsung ke tempatnya dan untuk Drama Korea mereka sering melihat di berbagai macam media.
STRATEGI COPING STRESS REMAJA DALAM MENGHADAPI PERCERAIAN ORANGTUA
Ayuning Atmasari;
Tsarwah Adzkia
JURNAL PSIMAWA Vol 6 No 1 (2023): EDISI 9
Publisher : Fakultas Psikologi dan Humaniora- Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36761/jp.v6i1.2777
Remaja yang menghadapi perceraian orang tua sangat memungkinkan untuk mengalami stres, di mana stres merupakan salah satu respons psikologis atau reaksi manusia saat dihadapkan pada hal-hal yang melampaui batas atau sulit dihadapi. Respons terhadap stres yang dialami oleh remaja dapat beragam tergantung dari bagaimana strategi coping stres yang mereka lakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk strategi coping stress yang dilakukan oleh remaja dalam menghadapi perceraian orang tua. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Di mana subjek dan informan diberikan sejumlah pertanyaan wawancara guna memperoleh informasi yang akurat. Subjek penelitian ini sebanyak dua subjek yang memiliki kriteria remaja dengan orang tua yang akan bercerai dan satu informan dari masing-masing subjek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek mengalami stres berat yang dinyatakan melalui kuesioner Perceived Stress Scale dengan hasil skor 30 dan 29. Sumber stres yang dialami oleh kedua subjek adalah perkelahian di antara kedua orang tua yang berujung pada proses perceraian. Bentuk coping stress yang digunakan oleh subjek pertama adalah problem-focused coping dan emotion-focused coping. Sedangkan, subjek kedua menggunakan bentuk emotion-focused coping.
PENINGKATAN HARGA DIRI DENGAN COGNITIVE BEHAVIOR GROIP THERAPY
Aisyah Putri Rawe Mahardika
JURNAL PSIMAWA Vol 6 No 1 (2023): EDISI 9
Publisher : Fakultas Psikologi dan Humaniora- Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36761/jp.v6i1.2792
Rendahnya harga diri pada remaja berdampak pada banyak aspek yang ditandai dengan penilaian diri tidak mampu, merasa lingkungannya kurang dapat menerima, kurang memiliki kemampuan dibandingkan teman-teman lainnya dan perasaan takut salah dan malu yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan harga diri pada subjek remaja. Subjek pada penelitian ini terdiri dari empat siswa Sekolah Menengah Pertama yang memiliki permasalahan sama yaitu rendahnya harga diri. Metode yang digunakan ialah wawancara, observasi, skala Coopersmith Self Esteem Inventory form school dan tes grafis. Intervensi yang digunakan ialah Cognitive Behavior Group Therapy yang disusun dalam tujuh sesi untuk meningkatkan harga diri subjek. Hasil intervensi Cognitive Behavior Group Therapy subjek memperlihatkan peningkatan harga diri ditandai dengan pemikiran positif yang dikembangkan subjek berdampak pada skor post test pada skala harga diri coopersmith self esteem inventory form school yang meningkat pada setiap subjek dengan rentang peningkatan skor dari enam hingga 25 skor.
Penerapan Terapi Ekspresif untuk Menurunkan Gejala Depresi pada Remaja
Igriya Fauzi Nabilah;
Amelia Putri Nirmala
JURNAL PSIMAWA Vol 6 No 1 (2023): EDISI 9
Publisher : Fakultas Psikologi dan Humaniora- Universitas Teknologi Sumbawa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36761/jp.v6i1.2948
Usia remaja merupakan kelompok rentan yang memiliki resiko cukup tinggi mengalami permasalahan psikologis, salah satunya depresi. Dampak dari depresi yang dialami anak usia remaja cukup menghambat proses perkembangan secara social, emosi, bahkan kognitif. Setelah dilakukan proses assessment mulai dari observasi wawancara dan tes psikologi maka hasilnya diketahui bahwa subjek mengalami gangguan depresi menurut PPDGJ III. Subjek memenuhi beberapa kriteria gangguan suasane perasaan atau depresi, salah satunya mulai kehilangan minat social, menarik diri dari lingkungan, kehilangan nafsu makan, mengalami gangguan tidur, adanya pemikiran untuk menyakiti diri sendiri dan merasa bahwa hidupnya tidak berguna dan bermakna. Berdasarkan hasil asesmen kemudian dilakukan proses intervensi dengan metode terapi ekspresif dimana subjek berikan kesempatan untuk mengungkapkan apa yang selama ini dirasakan melalui imajinasi visual dan juga relaksasi hal tersebut dilakukan guna mengekspresikan emosi yang selama ini dipendamnya, dan membatunya untuk kembali berdaya. Berdasarkan hasil dari terapi ekspresif terlihat bahwa hasilnya cukup signifikan, hal tersebut dibuktikan dengan dilakukannya pre-test dan post-tes sebelum dan sesudah dilakukannya proses terapi. Berdasarkan hal dari post-testnya subjek terlihat adanya penurunan skor dari sebelum dan sesudah dilakukannya terapi, selain itu ketika dilakukan proses evaluasi subjek juga menyampaikan bahwa gejala-gejala depresi yang dirasakanya saat ini mulai berkurang dan subjek mulai kembali memiliki semangat untuk menjalani hari-harinya.