cover
Contact Name
SMIPT
Contact Email
seminar.smipt@gmail.com
Phone
+628124100568
Journal Mail Official
seminar.smipt@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan Km 12. Blok EC 10 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SMIPT)
ISSN : 26220520     EISSN : 2622593x     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi adalah publikasi hasil diseminasi ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI) Kerjasama dengan Forum Riset Multidisiplin Indonesia (FORMIN). Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi diterbitkan satu kali dalam satu tahun. Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi mencakup multidisiplin ilmu pengetahuan yang disebarluaskan melalui media cetak dan online.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 320 Documents
TEKNIK TELEKOMUNIKASI PADA PEREKAYASAAN TEKNOLOGI PENGAWASAN WILAYAH KONSERVASI LAUT Salasi Wasis Widyanto; Muhammad Agus; Susilo Wisnugroho; Ari Kuncoro
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1221.987 KB)

Abstract

Telekomunikasi mengandung pengertian sebagai ilmu, teknologi, dan cara-cara atau prosedur pemindahan atau penyebaran informasi berupa sinyal listrik melalui suatu media transmisi dalam jarak jauh. Teknik telekomunikasi bisa dilaksanakan jika terpenuhi elemen dasar komunikasi yang meliputi informasi, transmitter, receiver, dan media transmisi. Teknik yang diimplementasikan pada perekayasaan teknologi pengawasan wilayah konservasi laut ini mengolah informasi berupa data lokasi kapal tradisional, data sinyal bahaya, dan data lokasi ikan yang dilakukan oleh Class B Automatic Identification System (AIS) transceiver melalui media gelombang radio pada frekuensi VHF (Very High Frequency) yang dipancarkan oleh antena transmitter luar dari small ship dan diterima oleh antena receiver luar di onshore station, serta ditampilkan hasilnya di command center. Pemanfaatan teknologi ini untuk nelayan kecil dengan kapal tradisional belum pernah diimplementasikan, sehingga dilakukanlah rekayasa dari perangkat AIS yang memiliki daya pancaran kecil supaya memiliki daya jangkau yang lebih baik dalam rangka menjawab permasalahan tersebut. Metode yang digunakan meliputi desain konseptual, perakitan benda uji, metode eksperimental, dan pengolahan data eksperimen sesuai dengan kaidah-kaidah perekayasaan secara umum. Hasil dari teknik telekomunikasi yang diaplikasikan menunjukkan bahwa perangkat transmisi Class B AIS yang mengintegrasikan antara Evaluation Board DE70321T, STM32F4 Microcontroller, Global Positioning System (GPS) module, Distress Button, Fish Location Button, dan 426-N V-Tronik VHF 3 dB Fibreglass Shakespear Antenna bisa bekerja hingga jarak ujicoba lebih dari 10 nautical mile, sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik telekomunikasi yang direkayasa berhasil memiliki daya jangkau yang lebih baik, meskipun daya pancarannya hanya 2 Watt.
UJI ORGANOLEPTIK DAN NILAI pH BAKSO DAGING KERBAU YANG DITAMBAHKAN KARAGENAN (Eucheuma cottonii) Rul Yashari; N Nurhaedah; F Fitriani; Intan Dwi Novieta
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.656 KB)

Abstract

Bakso adalah produk olahan pangan yang berasal dari daging. Pada umumnya bakso berasal dari daging ternak besar, sala satunya adalah daging kerbau. Penambahan bahan pengenyal seperti karagenan diharapkan dapat meningkatkan kualitas bakso. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karagenan (Eucheuma Cottonii) terhadap uji organoleptik dan nilai pH bakso daging kerbau. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Ternak, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan yang diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 12 unit percobaan. Perlakuan penambahan karagenan (Eucheuma Cottonii) tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap nilai pH bakso daging kerbau, namun berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap uji organoleptik bakso daging kerbau. Nilai rata-rata uji organoleptik bakso daging kerbau yaitu warna 3,10 - 3,60, rasa 3,13 - 3,59, tekstur 3,09 - 3,75 dan kekenyalan 2,84 - 3,59. Penambahan kareganan sebesar 15% diperoleh nilai organoleptik terbaik.
KARAKTERISASI MORFOLOGI CENDAWAN COLLETOTIRICHUM PADA RHIZOSFER TANAMAN CABE J Jahra; Nur Ilmi; Iradhatullah Rahim
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.382 KB)

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas cabe rawit adalah adanya metabolit sekunder yang dihasilkan oleh cendawan di daerah perakaran. Beragam cendawan ini berfungsi sebagai penyedia unsur hara dalam tanah sehingga dapat tersedia untuk tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi morfologi salah satu cendawan yang ada di rhizosfer tanaman cabe, yaitu Colletotirichum sp. Sampel berupa tanah yang melekat di akar tanaman cabe sehat diambil dan diencerkan sampai seri pengenceran 10-5. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 isolat cendawan Colletotirichum sp di rhizosfer tanaman cabe. Colletotirichum sp ini konidia berbentuk bulat silendris, warna hialin, miselium bersepta dan tidak bersepta.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TOMAT YANG DIBERI HORMON TUMBUH ALAMI EKSTRAK JAGUNG DAN EKSTRAK BAWANG MERAH Ade Rinaldi; Abdul Azis Ambar; Nur Ilmi; H Harsani; Iradhatullah Rahim
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.884 KB)

Abstract

Tomat (Solanum esculentum) merupakan komoditi hortikultura yang cukup diminati. Upaya peningkatan produksi tomat dilakukan dengan pembentukan bakal buah, dengan bantuan zat pengatur tumbuh yang berfungsi seperti hormon tumbuh pada tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hormon tumbuh alami untuk pertumbuhan dan produksi tomat. Penelitian berbentuk eksperimen dalam Rancangan Acak Kelompok. Perlakuan pada penelitian ini adalah pemberian hormon tumbuh alami dari ekstrak jagung, bawang merah, dan mix ekstrak jagung dan bawang merah. Bibit tanaman tomat direndam dalam hormon tumbuh alami selama 40 menit. Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak jagung memberi hasil terbaik berat buah tomat. Ekstrak bawang merah memberi hasil terbaik pada panjang akar tomat, sedangkan mix ekstrak memberi hasil terbaik pada jumlah buah tomat. Produksi tomat tertinggi pada ekstrak jagung, yaitu 7.96 ton/ha.
ANALISIS KADAR PROTEIN DAN KADAR LEMAK BAKSO DAGING KERBAU PADA PENAMBAHAN KARAGENAN (Kappaphycus alvarezii) DENGAN LEVEL BERBEDA SEBAGAI BAHAN PENGENYAL J Juhariah; Intan Dwi Novieta; I Irmayani
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.597 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan karagenan (Kappaphycus alvarezii) sebagai bahan pengenyal terhadap kadar protein dan kadar lemak bakso daging kerbau pada level yang berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan yaitu P0= kontrol, P1= penambahan karagenan 5%, P2= penambahan karagenan 10%, P3= penambahan karagenan 15%.hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penambahan karagenan sebagai bahan pengenyal berpengaruh nyata terhadap nilai kadar protein dan kadar lemak bakso daging kerbau. Rata-rata nilai protein tertinggi ke terendah adalah P0 sebesar (13,41), P2 sebesar (12,26), P1 sebesar (12,19) dan P3 sebesar (11,87). Rata-rata nilai kadar lemak tertinggi ke terendah adalah P0 sebesar (0,28), P2 sebesar (0,24), P3 sebesar (0,23) dan P1 sebesar (0,12). Dari hasil penelitian maka dapat diketahui bahwa perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan P2 dengan penambahan karagenan sebagai bahan pengenyal sebanyak 10%.
PENAMBAHAN KARAGENAN (Kappaphycus alvarezii) SEBAGAI BAHAN PENGENYAL TERHADAP KADAR AIR DAN KADAR GARAM BAKSO DAGING KERBAU Eka Syapitriani; Intan Dwi Novieta; I Irmayani
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.255 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan karagenan (Kappaphycus alvarezii) dengan level yang berbeda sebagai bahan pengenyal terhadap kadar air dan kadar garam bakso daging kerbau. Penelitian ini menggunakan rancangan dasar acak lengkap dengan 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan yaitu kontrol (P0), penambahan karagenan 5% (P1), penambahan karagenan 10% (P2), penambahan karagenan 15% (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penambahan karagenan sebagai bahan pengenyal berpengaruh tidak terhadap nilai kadar air, namun berpengaruh nyata pada kadar garam bakso daging kerbau. Rata-rata kadar air tertinggi adalah P0 sebesar (73,27) dan terndah pada P3 sebesar (67,58). Rata-rata nilai kadar garam tertinggi adalah P2 (0,038), dan terendah pada P1 sebesar (0,031). Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan P2 dengan penambahan karagenan sebagai bahan pengenyal sebanyak 10%.
PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN JAMBU (Psidium guajava) TERHADAP pH DAN KADAR PROTEIN TELUR ITIK ASIN Z Zulfikar; Intan Dwi Novieta; R Rasbawati; Felicia Fitriani
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.761 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak daun jambu (Psidium guajava) dengan level yang berbeda terhadap nilai pH dan kadar protein telur itik asin. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Ternak Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare selanjutnya sampel penelitian di analisis di Laboratorium Nutrisi, Kimia dan Makanan Ternak Universitas Hasanuddin, Makassar. Media telur asin menggunakan abu gosok, batu bata merah, garam, air dan ekstrak daun jambu, dimana ekstrak daun jambu sebagai perlakuan. Rancangan yang diguanakan adalah acak lengkap dengan ulangan 3 kali dan 4 taraf perlakuan daun jambu yaitu J0 sebagai kontrol (0%), J1 (10% ekstrak daun jambu), J2 (20% ekstrak daun jambu) dan J3 (30% ekstrak daun jambu). Hasil penelitian ekstrak daun jambu dengan level yang berbeda tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai pH akan tetapi sangat berpengaruh nyata (P<0,01) terhadap kadar protein telur itik asin. Kandungan kadar protein telur itik asin yang terbaik diperoleh pada perlakuan J2 yaitu 20,86%.
UJI ORGANOLEPTIK DAN TINGKAT KESUKAAN NUGGET AYAM BROILER DENGAN PENAMBAHAN SUSU BUBUK SKIM PADA LEVEL YANG BERBEDA Dewi Sinta; N Nurhaeda; R Rasbawati; F Fitriani
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.166 KB)

Abstract

Nugget merupakan rekonstruksi dari olahan serpihan daging yang dibentuk sedemikian rupa dengan penambahan bahan-bahan tertentu sehingga membentuk produk baru yang diterima oleh masyarakat serta menjadi makanan favorit bagi anak-anak dan remaja. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan susu bubuk skim pada level yang berbeda terhadap kualitas organoleptik dan tingkat kesukaan nugget ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2019 bertempat di Laboratorium Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan, Kampus II Universitas Muhammadiyah Parepare, Parepare. Penelitian ini menggunakan daging ayam broiler, tepung maizena, tepung kanji, merica bubuk, penyedap rasa, bawang putih selain itu digunakan tepung roti, telur, label, susu bubuk skim, es, air dan kertas kuesioner. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat taraf perlakuan dan tiga kali ulangan yaitu P0 = Daging Ayam Broiler 95% + Bahan Tambahan 5% (kontrol), P1 = Daging Ayam Broiler 95% + Bahan Tambahan 5% + Susu Bubuk Skim 5%, P2 = Daging Ayam Broiler 95% + Bahan Tambahan 5% + Susu Bubuk Skim 10%, P3 = Daging Ayam Broiler 95% + Bahan Tambahan 5% + Susu Bubuk Skim 15%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan susu bubuk skim 5% berpengaruh nyata terhadap kualitas uji organoleptik dan tingkat kesukaan nugget ayam broiler perlakuan terbaik terdapat pada P1 dengan penambahan 5%.
KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber officinale R) YANG BERBEDA TERHADAP NILAI pH DAN SUSUT MASAK DAGING ENTOK (Cairina moschata) Mustika Anas; Intan Dwi Novieta; F Fitriani
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.529 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak jahe merah (Zingiber officinale R) yang digunakan sebagai enzim terhadap nilai pH dan susut masak. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2018 di Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Ternak, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, dimana faktor A (level ekstrak jahe merah) 0 %, 20 %, 30 %, 40% di interaksikan dengan faktor B (lama perendaman) 10 menit, 20 menit dan 30 menit yang diulangi sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai susut masak. Perlakuan pemafaatan ekstrak jahe merah (Zingiber officinale R.) sebagai enzim alami tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai pH. pada faktor A (level ekstrak) tehadap nilai pH, hal ini dapat dilhat dari rata-rata pengaruh A ialah P0=6,25%, P1=6,24%, P2=6,24% dan P3=6,31%. Pada faktor B (lama perendaman) tidak berpengaruh tehadap nilai pH yang dapat dilhat dari rata-rata pengaruh B ialah W1=6,25, W2=6,30 dan W3=6,22. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian ekstrak jahe merah pada susut masak dapat menurun pada perlakuan P3=3,54% dan pH tidak berpengaruh nyata terhadap esktrak jahe merah lama perendaman.
DESAIN PID CONTROLLER PADA MOTOR DC DENGAN MENGGUNAKAN SIMULINK MATLAB Gustria Emanuela; Rismawaty Arunglabi; Nicolaus Allu
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.342 KB)

Abstract

Motor DC merupakan jenis motor yang paling banyak digunakan dibidang industri,elektronik dan lain-lain. Penelitian banyak dilakukan dalam pengembangan pengendali Proportional Integral Derivative (PID). Pengendali yang sudah dikembangkan kemudian di uji menggunakan model matematis yang mempunyai karakteristik yang berbeda-beda yang mendekati karakteristik beberapa sistem yang nyata kemudian dilakukan analisis secara matematis dan simulasi dengan sebuah perangkat lunak. PID sering digunakan dalam dunia industri disebabkan ketangguhannya dalam mengatasi permasalahani. Terdapat kekurangan dalam PID yaitu pada metode penalaan yang dilakukan dengan cara coba-coba(trial and error). Prosedur penalaan dilakukan dengan cara manual yaitu metode trial and error yang hasilnya belum tentu benar, untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan suatu pendekatan alternatif yang dapat mencapai suatu nilai yang relatif lebih baik dan cepat untuk melakukan proses penalaan. Penelitian ini menggunakan metode penalaan Ziegler Nichols. Berdasarkan hasil simulink diperoleh nilai besaran gangguan tanpa pengendali pada putaran motor, untuk gangguan putaran terendah terjadi pada 1904RPM dan gangguan putaran tertinggi mencapai 2213 RPM. Pada pengendali tertala diperoleh nilai besaran gangguan dengan pengendali Kp= 3.6, Ki=2.857, Kd=1.134 diperoleh untuk putaran motor pada gangguan putaran terendah pada 1818 RPM dan gangguan putaran tertinggi mencapai 2176 RPM. Terlihat bahwa pada motor DC dengan pengendali menghasilkan putaran terendah dan putaran tertinggi mengalami penurunan dari putaran nominalnya sebesar 2000 RPM selama 80 detik dan mengalami gangguan koefisien gesek sekitar 20 detik.

Page 11 of 32 | Total Record : 320