cover
Contact Name
SMIPT
Contact Email
seminar.smipt@gmail.com
Phone
+628124100568
Journal Mail Official
seminar.smipt@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan Km 12. Blok EC 10 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SMIPT)
ISSN : 26220520     EISSN : 2622593x     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi adalah publikasi hasil diseminasi ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI) Kerjasama dengan Forum Riset Multidisiplin Indonesia (FORMIN). Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi diterbitkan satu kali dalam satu tahun. Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi mencakup multidisiplin ilmu pengetahuan yang disebarluaskan melalui media cetak dan online.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 320 Documents
DUKUNGAN REKAN KERJA TERHADAP PERILAKU BERISIKO ANAK BUAH KAPAL (ABK) TERTULAR HIV/AIDS Idhar Darlis; Y Yusriani; Mansur Sididi
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.527 KB)

Abstract

Acquired Immun Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan kumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV). Dimana virus HIV yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga tubuh mudah diserang penyakit-penyakit lain yang dapat berakibat fatal, padahal penyakit tersebut tidak akan menyebabkan gangguan yang sangat berarti pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya normal. Rekan Kerja adalah model yang lebih kredibel bagi orang lain. Interaksi dengan rekan sebaya yang berhasil mengatasi atau mengalami penyakit cenderung menyebabkan perubahan perilaku. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan rekan kerja terhadap perilaku berisiko tertular HIV/AIDS pada anak buah kapal (ABK). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan desain cross sectional study. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua anak buah kapal (ABK) yang kapalnya sandar dan berlabuh di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar sebanyak 285 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahawa dukungan rekan kerja terhadap perilaku bersiko tertular HIV/AIDS pada anak buah kapal (ABK), yaitu dukungan postif sebanyak 54 orang (18,9%) dan dukungan negatif sebanyak 231 orang (81,1%). Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai p= 0,000 artinya bahawa ada hubungan antara dukungan rekan kerja dengan perilaku bersiko tertular HIV/AIDS pada anak buah kapal (ABK). Saran peneliti kepada anak buah kapal (ABK) agar bisa menahan atau menolak diri dari ajakan rekan kerja ke tempat prostitusi, cafe dan tempat-tempat hiburan lainnya.
KANDUNGAN SELULOSA, HEMISELULOSA DAN LIGNIN SERBUK GERGAJI KAYU JATI (Tectona grandits L.F) DAN DAUN MURBEI (Morus alba) YANG DIKOMBINASIKAN SEBAGAI PAKAN TERNAK M Mursalim; M Munir; F Fitriani; Intan Dwi Novieta
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.17 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kandungan selulosa, hemiselulosa dan lignin limbah serbuk gergaji kayu jati yang dikombinasikan dengan daun murbei sebagai pakan untuk ternak ruminansia. Limbah serbuk gergaji dan daun murbei difermentasi dengan Trichoderma sp. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap, terdiri atas kombinasi serbuk gergaji dan daun murbei dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Pakan difermentasi menggunakan jamur Trichoderma sp. Parameter yang diamati adalah kandungan selulosa, hemiselulosa dan lignin. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kandungan selulosa, hemiselulosa dan lignin pakan yang dikombinasikan serbuk gergaji dengan daun murbei berbeda nyata pada taraf α 0,05. Kandungan selulosa yang diperoleh berkisar 14,34 sampai 23,74, sedangkan kandungan hemiselulosa berkisar antara 3,65 sampai 12,51, dan kandungan lignin antara 6,11 sampai 10,92. Makin tinggi konsentrasi serbuk gergaji maka semakin tinggi kandungan selulosa dan lignin yang dihasilkan, sedangkan kandungan lignin tertinggi diperoleh pada konsentrasi daun murbei 10%.
ANALISIS KANDUNGAN ZAT PEWARNA RHODAMINE B DAN ZAT PEMANIS (SAKARIN) PADA JAJANAN ANAK DAN DAMPAK TERHADAP STATUS GIZI PADA ANAK SEKOLAH SD INPRES BATUA 1 KOTA MAKASSAR Hasriwiani Habo Abbas; S Sulfiani; Andi Nurlinda
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.894 KB)

Abstract

Kualitas pangan sangat penting untuk diperhatikan baik dari segi kandungan zat gizinya, mikroorganisme, dan bahan-bahan kimia lainnya yang merupakan syarat penting yang harus melekat pada pangan yang hendak dikonsumsi oleh semua masyarakat Indonesia. Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sekitar 50% makanan jajanan yang dijual di sekolah sama sekali tidak baik untuk kesehatan karena ditemukan adanya beberapa zat: pewarna tekstil (Rhodamine B), MSG, formalin, boraks, zat pemanis (Sakarin) yang dapat merusak sistem syaraf, hati, dan pernafasan (BPOM, 2017). Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis jajanan anak sekolah SD Inpres Batua 1 dan dampak terhadap status gizi anak Jenis Penelitian ini menggunakan deskriptif dan menggunakan uji laboratorium yaitu tes zat pewarna Rhodamine B dan zat pemanis (Sakarin). Adapun sampel penelitian ini adalah jajanan anak yang berada di kantin sekolah SD Inpres Batua 1 baik jenis makanan basah, kering dan cair, dan sekitar 150 anak kelas 4 dan 5 yang di ukur status gizinya. Hasil penelitian diperoleh bahwa dalam jajanan anak sekolah terdiri dari 11 sampel makan dan untuk makanan yang mengadung Rhodamine dinyatakan negative ada 4 sampel. Dan tidak di temukan mengandung bahan pewarna. Adapun untuk jajanan anak yang mengandung zat pemanis (Sakarin) terdapat 2 yang positif mengandung zat pemanis yaitu Cholatos dengan kadar 21846,95 µg/g dan permen dengan kadar 39821, 14 µg/g. Adapun dampak status gizi siswa SD Inpres Batua 1 rata-rata adalah normal sekitar 52% di karenakan sebelum ke sekolah mereka membiasakan sarapan pagi. Adapun yang sering jajan dengan kriteria status gizi normal sebanyak 44%, kurus sebanyak 29% dan yang gizi lebih yaitu gemuk dan obesitas masing-masing sebanyak 8% dan 2 %. Walaupun siswa SD Inpres sering jajan tetapi status gizi mereka normal di akibatkan makanan yang di konsumsi adalah jajanan yang di beli oleh siswa tidak mengadung rhodamine. Adapun penyakit yang sering di alami oleh anak sekolah terbanyak adalah flu sekitar 40.5% dan Batuk sekitar 15.5%. Hal ini disebabkan siswa SD Inpres 1 sering menkonsumsi makanan yang mengandung zat pemanis sehingga menimbulkan radang di tenggorakan. Disarankan untuk pihak sekolah SD Inpres Batua 1 untuk lebih memperhatikan kualitas makanan serta hyginitas yang di jual oleh kantin sekolah dan pedagang disekitar sekolah, sehingga anak-anak sekolah tidak mendapatkan dampak dari jajanan yang di komsumsi. Siswa SD Inpres Batu 1 adalah generasi penerus bangsa sehingga harus di perhatikan gizi oleh karena itu semua pihak baik dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Pihak produsen makanan untuk saling bersinergis dan berkolaborasi menciptakan generasi sehat dan cerdas, serta bahagia.
ANALISIS KUALITAS JARINGAN MIMO MULTI-RELAY DALAM MENDUKUNG SMART CITY Apriana Toding; Nicolaus Allu
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi data yang sangat pesat telah mendorong pengguna media nirkabel dalam memberikan layanan komunikasi kepada pengguna dengan memperhitungkan kualitas transmisi yang handal, yang dapat ditunjukkan dengan performansi laju kesalahan dalam sebuah parameter pengukuran bit error rate (BER). Dalam memberikan dan mendukung performansi yang handal pada komunikasi data, teknologi Multiple Input Multiple Output (MIMO) multi-relay dan Teknik Detektor MMSE merupakan salah satu teknologi yang dapat mendukung hal tersebut dan juga dapat meningkatkan coverage area dalam mendukung smart city. Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkanan model komunikasi transmisi data pada teknologi MIMO multi-relay pada peningkatan coverage area dalam mendukung smart city lewat penggunaan detector MMSE di receiver. Pada model teknologi MIMO multi-relay dengan detector MMSE di receiver secara simulasi MATLAB di laboratorium dengan focus pada kualitas transmisi, BER dan kapasitas data. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah menghasilkan model teknologi MIMO multi-relay pada peningkatan coverage area dalam mendukung smart city lewat penggunaan detector MMSE di receiver.
ANALISIS KINERJA FIBER-OPTIK MENGGUNAKAN METODE LINK POWER BUDGET PADA STO PANAKUKANG DAN SUDIANG Agnes Rante; Pricilia Adritasani; Charnia Iradat Rapa; Apriana Toding
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Giga Passive Optical Network (GPON) merupakan sebuah teknologi perangkat akses terbaru yang berbasiskan fiber optic. Pada Penelitian ini membahas bagaimana kualitas jaringan fiber optic pada indihome di wilayah Makassar. Hal ini terlihat bahwa karena adanya keterbatasan jaringan cooper (tembaga) yang dinilai belum cukup untuk mengakomodir permintaan kapasitas bandwidth dan bit-rate membuat pengembang layanan mulai untuk transisi pengguna cooper ke pengguna fiber optic. Layanan indihome terdiri dari voice, internet dan usee tv. Sedangkan metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu power link budget sebagai alat ukur untuk melihat kinerja dari jaringan fiber optic yang berada di STO Sudiang Makassar dan STO Panakukkang dengan menggunakan alat ukur OPM yang merupakan suatu alat yang dapat memperlihatkan nilai rugi-rugi terhadap jarak yang digunakan untuk menentukan redaman total saluran (total loss) kabel fiber optik secara akurat. Hasil yang diperoleh dari peneilitian ini bawah nilai dari link power budget pada kedua STO Panakkukang dan Sudiang mengalani berbeda kualitas jaringan, namun gangguan yang dialami oleh kedua STO tersebut sama yakni pada kabel penyambungan dan konektornya sehinga perlu perbaikan.
ANALISIS KUALITAS JARINGAN LTE MENGGUNAKAN APLIKASI CELL TOWER LOCATOR DAN OPEN SIGNAL PADA AREA BIRING ROMANG Marfin Parorongan; Nicolaus Allu; Apriana Toding
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan berkembangnya teknologi berkembang sangat pesat, dimana masyarakat sangat bergantung pada teknologi yang disebut teknologi moderen. Teknologi moderen merupakan hal yang mendominasi kebutuhan masyarakat dalam berkomunikasi yang didukung dengan perkembangan layanan jaringan komunikasi yang telah berkembang sampai generasi ke empat yang di sebut jaringan LTE. Pada Tugas Akhir ini membahas Analisis Kualitas Jaringan LTE Pada Area Biring Romang. Pengukuran kualitas jaringan LTE dilakukan dengan drive test dengan memperhitungkan parameter RSRP, RSRQ, SINR, Unduh dan Unggah. Adapun tujuan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui kualitas jaringan LTE di area Biring Romang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas jaringan LTE pada area Biring Romang memperlihatkan bahwa dari ke lima parameter RSRP, RSRQ, SINR, Unduh dan Unggah diperoleh nilai pada titik Start untuk parameter RSRP bernilai (-73,18 dBm), RSRQ bernilai (-7,90 dB), Unduh bernilai (36,23 mBps) dan Unggah bernilai ( 21,73 mBps) sedangkan pada parameter SINR pada titik L11 bernilai (12,91 dB) memiliki nilai standard paling tertinggi (Baik) dengan standar nilai pada aplikasi untuk parameter RSRP (-50dBm), RSRQ (-3 dBm), SINR (30 dBm) dan Unduh dan Unggah (100.000 Kbps).
RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI KETEBALAN DEBU DENGAN MENGGUNAKAN MICROCONTROLLER ARDUINO MEGA 2560 Crisna Mariangga; David Sari Bunga; Erick Dephtios; Charnia Iradat Rapa
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aplikasi robot dalam rumah tinggal adalah robot penghisap debu (vacuum cleaner).Robot penghisap debu mampu bergerak membersihkan ruangan secara mandiri dan cerdas, tanpa dikendalikan oleh manusia.Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membangun robot vacuum cleaner untuk dapat membersihkan lantai ruangan secara teratur berdasarkan set point yang telah diatur. Sistem yang dibuat terdiri dari motor DC, sensor ultrasonik, vacuum cleaner, mikrokontroler arduino mega 2560, dan motor shield sebagai driver motor. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu suatu alat pembersih ruangan maka cara kerjanya sebagai berikut: jika pada sensor debu terdeteksi ketebalan debu dalam rumah lebih dari 0.30 mg/mm3 (akan muncul dilayar) maka mobil akan berhenti kemudian menyapu dan vacuum clearner on, sedangkan jika sensor debu deteksi ketebalan debu kurang dari 0.30 mg/m3 maka sapu dan vacuum clearner akan off kemudian mobil akan berjalan. Analisis selanjutnya bahwa jika pada sensor infrared berlogika 1 maka mobil akan berhenti kemudian sapu vacuum cleaner on selanjutnya jika sensor infrared berlogika 0 maka sapu dan vacuum cleaner akan off sedangkan mobil akan berjalan.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KONSEP DASAR IPA BERBASIS POE (PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN) UNTUK MEREMEDIASI MISKONSEPSI SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN TANA TORAJA Susanna Vonny N. Rante; Perdy Karuru; Zatman Payung; Harmelia Tulak
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Miskonsepsi merupakan suatu gagasan atau ide yang salah dan tidak sesuai dengan suatu pengertian yang diterima atau yang diakui kebenarannya.Pembentukan konsep awal diperoleh dari lingkungan sekitar dan prakonsepsi siswa. Pembelajaran IPA akan dipengaruhi oleh guru, buku teks, metode, konteks, dan siswa. Sumber miskonsepsi dapat berawal dari penafsiran yang salah pada siswa ataupun penyampaian materi pada guru.Faktor miskonsepsi dapat juga berawal dari siswa yang sudah memiliki konsep sendiri sebelum mengetahui konsep sebenarnya.Konsep siswa yang sudah di tanamkan pada diri siswa biasanya berawal dari sebuah perkataan opini yang faktanya belum di buktikan dengan landasan teori yang benar.kesalahan konsep jika dilakukan oleh guru berarti karena guru yang kurang memahami konsep yang sebenarnya. Tetapi jika kesalahan konsep IPA terjadi dari bahasa buku yang susah dimerngerti, maka guru harus lebih mempelajari konsep IPA tersebut dengan menggunakan sumber-sumber lain yang terkait dari berbagai buku IPA. Untuk memperbaiki terjadinya miskonsepsi pada siswa, guru harus memiliki jiwa profesional dan memahami konsep IPA dengan benar, dan guru harus menyampaikan konsep IPA dengan bahasa yang mudah dimengerti dan dipahami oleh siswa agar tidak terjadi miskonsepsi pada materi IPA. Metode mengajar guru IPA juga harus diperhatikan dan penting dalam berlangsungnya proses belajar mengajar agar siswa mengerti dengan metode yang di ajarkan oleh guru dalam menggunakan konsep IPA yang di sampaikan oleh guru dimengerti oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA yang nantinya digunakan pada guru sekolah dasar.Penelitian ini dirancang dengan menggunakan model pengembangan Dick, Carey, dan Carey. Model ini disebut juga dengan model ADDIE yang merupakan kepanjangan dari Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation yang akan digunakan sebagai perangkat pembelajaran Konsep Dasar IPA di Sekolah Dasar untuk mengurangi miskonsepsi terhadap konsep-konsep IPA yang selama ini keliru diajarkan guru. Target selanjutnya penerbitan jurnal bereputasi nasional dan internasional.
DESAIN MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA SDN 189 MALIMBONG TANA TORAJA Zatman Payung; Theresyam Kabanga; Lutma Rante Allolinggi; Susanna Vonny
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti akan membahas mengenai desai model pembelajaran pendidikan karakter pada SDN 189 Malimbong, Toraja Utara. Adapun yang akan dihasilkan dalam penelitian ini adalah suatu model yang dapat diterapkan pada proses belajar mengajar untuk meningkatkan kreatifitas siswa. Tujuan penelitian adalah untuk mendesain model pembelajaran pendidikan karakter pada siswa SD dalam mendukung pembelajaran yang aktif dan kreatif para siswa untuk percaya diri dalam bentuk karakter yang postif. Hasil pada penelitian ini adalah menghasilkan model pembelajaran pendidikan karakter pada siswa SDN 189 Malimbong dalam mendukung pembelajaran yang aktif dan kreatif para siswa untuk percaya diri dalam bentuk karakter yang postif. Disamping itu juga, tulisan ini akan menjelaskan grand theory, langkah-langkah model pembelajaran, dan model hipotetik pengembangan model pembelajaran pendidikan karakter. Tulisan ini adalah gagasan awal yang akan membantu dalam penelitian Research and Development dalam pengembangan model pembelajaran pendidikan karakter kearah berbasis media sosial
IMPLEMENTASI TINDAKAN ADMINISTRATIF KEIMIGRASIAN OLEH PEJABAT ADMINISTRATIF NEGARA DI KANTOR IMIGRASI KELAS I MAKASSAR Liberthin Palullungan; Marini Olivia Pandean
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Tindakan Administratif Keimigrasian Oleh Pejabat Adminstrasi Negara Di Kantor Imigrasi Kelas I Makassar dan apa saja kendala-kendala yang menghambat Tindakan Administratif Keimigrasian terhadap orang asing yang melakukan pelanggaran Keimigrasian Tipe penelitian ini adalah merupakan tipe penelitian yuridis normatif dan yuridis empiris . Yuridis normatif dilakukan dengan cara mengkaji atau menelaah peraturan perundang-undangan dan teori-teori yang berkaitan dengan hukum Keimigrasian .Sedangkan penelitian yuridis empiris dilakukan dengan melihat kenyataan-kenyataan (di lapangan) yang temukan dikantor Imigrasi Kelas I Makassar.Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data yakni studi kepustakaan, teknik wawancara dan observasi langsung. Subjek dalam penelitian ini adalah orang asing yang melakukan pelanggaran keimigrasian dibawah wilayah kerja kantor imigrasi kelas I Makassar dari bulan januari sampai dengan bulan Desember tahun 2018 yang berjumlah 19 pelanggaran. Hasil penelitian menunjukkan tindakan Administratif keimigrasian belum efektif dalam meminimalisir pelanggaran keimigrasian yang dilakukan oleh orang asing namun jika ditinjau dari segi waktu dan biaya, pelaksanan tindakan Tindakan Administratif keimigrsian lebih efisien dibandingkan tindakan pro justitia. Kendala-kendala dalam pelaksanaan tindakan Administratif keimigrasian yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) fasilitas sarana dan prasarana , Standard Operational Procedure (SOP) dan Alokasi Sumber Daya Anggaran. Oleh karena itu diperlukan pengaturan, bentuk tindakan dan mekanisme penindakan yang lebih tegas. Perbaikan terhadap sarana prasarana, sementara untuk meningkatkan kinerja petugas imigrasi diperlukan , pelatihan khusus, meningkatkan fasilitas operasional, adanya SOP penindakan, dan Alokasi sumber daya anggaran.