cover
Contact Name
SMIPT
Contact Email
seminar.smipt@gmail.com
Phone
+628124100568
Journal Mail Official
seminar.smipt@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan Km 12. Blok EC 10 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SMIPT)
ISSN : 26220520     EISSN : 2622593x     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi adalah publikasi hasil diseminasi ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI) Kerjasama dengan Forum Riset Multidisiplin Indonesia (FORMIN). Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi diterbitkan satu kali dalam satu tahun. Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi mencakup multidisiplin ilmu pengetahuan yang disebarluaskan melalui media cetak dan online.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 320 Documents
DESAIN PERFORMANCE MANAGEMENT CV STAR SWALAYAN DI KALIMANTAN UTARA Adella Wahyuni; Noviaty Kresna Darmasetiawan
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.036 KB)

Abstract

Saat ini Performance Management menjadi salah satu bagian penting yang perlu untuk diperhatikan oleh perusahaan karena dengan adanya Performance management, perusahaan dapat mengukur, menilai dan mempengaruhi perilaku yang perusahaan inginkan. CV Star Swalayan diketahui belum memiliki KPI, Performance appraisal, remunerasi serta sistem karier yang merupakan bagian dari performance management, sehingga menjadikan alasan bagi penulis untuk mendesain Performace managemet. Hal tersebut juga sesuai dengan pernyataan Armstrong (2009) bahwa performance management merupakan sarana untuk mendapatkan hasil lebih baik dari organisasi, team dan individual dalam pengantar kerja yang disepakati dalam perencanaan tujuan, sasaran dan standard. Dalam tahapan persiapan yaitu dimulai dari Job Analysis yang mengacu pada langkah-langkah menurut Dessler (2016), Job description mengacu pada komponen menurut Mondy (2008), Job specification mengacu pada komponen menurut Dessler (2016), standar kinerja mengacu pada tahapan menurut Wirawan (2009). Kemudian dalam tahap perancangan yaitu rancangan KPI mengacu pada tahapan menurut Moeheriono (2012), rancangan performance appraisal mengacu pada tahapan menurut Cascio (2016), rancangan job evaluation menggunakan metode point system yang mengacu pada tahapan menurut Mondy (2008), rancangan kompensasi mengacu pada tahapan menurut Marihot Tua (2002), kemudian rancangan manajemen karier mengacu pada Gibson et al (2000) bahwa gaji dan posisi merupakan indikator yang populer tentang prestasi karir (Career Performance) sehingga rancangan karier memasukan ruang kompensasi sebagai gradding yang akan menjadi jalur karier/jenjang karier di perusahaan.
PEMODELAN BISNIS UNTUK USAHA KECIL MIKRO DAN MENENGAH (UMKM) DI BIDANG KULINER PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Angelina Natasya Angdika; Bonnie Soeherman
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.268 KB)

Abstract

Dalam mewujudkan revolusi industri 4.0, ada beberapa sektor yang menjadi prioritas dalam revolusi industri 4.0, salah satunya adalah sektor Food and Beverage. Namun, untuk mewujudkan hal tersebut, ada beberapa permasalahan yang harus diselesaikan, di antaranya yakni tertinggalnya usaha mikro kecil, kecilnya penggunaan e-commerce oleh pemilik UMKM, inovasi produk yang kurang diperhatikan, serta kurangnya manajemen dan hanya bertindak dengan pendekatan “pokoknya kerjakan saja”. Penelitian ini bertujuan menyelesaikan permasalahan yang ada dengan merancang sebuah bisnis model untuk startup UMKM kuliner dengan tujuan agar bisa menyesuaikan diri dengan kondisi bisnis kuliner di era revolusi industri 4.0 ini. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi untuk mengetahui kondisi bisnis kuliner saat ini dan permasalahan yang sedang dihadapi. Dari hasil wawancara ditemukan sejumlah poin-poin permasalahan utama, dan dari poin-poin tersebut penulis merancang model bisnis baru yang sesuai untuk UMKM di era revolusi industri 4.0. Dari rancangan ini diharapkan bisa membantu UMKM dalam mengejar ketertinggalannya dan mampu memberikan kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia.
STUDI INTERPRETATIF IMPLIKASI SPIRITUALITAS TERHADAP KUALITAS LAYANAN PENGEMUDI GRAB SURABAYA Sugiharto Gunawan
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.446 KB)

Abstract

This study aims to determine the implications of spirituality on the quality of Grab Surabaya driver services. The research paradigm used is qualitative research. The subjects in this study were representatives of GrabTaxi driver partners and representatives of GrabTaxi passengers. The technique of determining the sources in this study was using purposive sampling. The method of data collection conducts field studies through interviews. The data analysis technique used in this study is qualitative data analysis. This study also uses the data validity test in the form of triangulation. The results of this study indicate that Grabcar drivers who have high spirituality will tend to have good ethics at work and not too much pursuit of bonuses in determining the length of their work. Grabcar drivers who have chosen jobs according to their passion will tend to be able to feel pleasure in carrying out the work. The reason and main motivation of the drivers preferring to be the driver of Grabcar is first, the economic factor to meet their needs and their families, besides being a driver of Grabcar, it is known that it also provides great benefits, especially in terms of the economy. Grabcar users' satisfaction with the quality of online taxi services in the city of Surabaya lies in the comfort, accuracy and safety of the passengers of the Grabcar itself.
PENGARUH SERVICE QUALITY TERHADAP PUBLIC SATISFACTION PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT Evelin Watumlawar
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.295 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Service Quality (Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, and Tangible) terhadap Public Satisfaction atas pelayanan perizinan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Perolehan data penelitian ini melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara Barat, lebih khususnya kepada masyarakat yang menggunakan layanan dan juga mengurus perizinan usaha pada Dinas terkait, serta dilakukan juga wawancara singkat dengan pegawai dari Dinas terkait. Setelah dilakukan pengujian, maka dapat disimpulkan hasil dari hipotesisnya adalah variabel Reliability dan Tangible memiliki pengaruh positif terhadap Public Satisfaction, sedangkan untuk varibale Responsiveness, Assurance, dan Empathy tidak memiliki pengaruh terhadap Public Satisfaction.
PENGARUH KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG TERHADAP KUALITAS LAYANAN PADA MASYARAKAT KABUPATEN BELU, NUSA TENGGARA TIMUR Leonardus Joy Phinky Seran
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.486 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitaf yang meneliti tentang pengaruh kinerja ASN yang diukur melalui Efektivitass dan Efisiensi, Otoritas dan Tanggung Jawab, Disiplin, dan Inisiatif terhadap Kualitas Layanan yang diberikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang kepada masyarakat Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data primer dengan cara pembagian kuesioner terhadap masyarakat Kabupaten Belu serta adanya wawancara dan dokumentasi yang memperkuat jawaban dari responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kinerja ASN yang diukur melalui Efektivitas dan Efisiensi, Otoritas dan Tanggung Jawab, Disiplin, dan Inisiatif berpengaruh terhadap Kualitas Layanan yang diberikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Belu.
PERANCANGAN SISTEM PENILAIAN KINERJA DI RESTORAN ABC Yogi Purnomo; Verina Halim
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.943 KB)

Abstract

Dunia bisnis yang penuh dengan twist yang tak terduga, ada banyak hal yang bisa salah di dunia pengusaha dan ada banyak industri yang trhive di Indonesia, salah satunya bisnis kuliner atau restoran. Peningkatan pertumbuhan per kapita di Indonesia mendorong orang untuk memiliki pendapatan yang semakin meningkat untuk hiburan dan ini berhubungan dengan peningkatan jumlah bisnis restoran baru di seluruh Indonesia. Meningkatnya persaingan dalam bisnis kuliner atau restoran berarti bahwa bisnis harus efisien dan efektif dalam strategi untuk mengoperasikan operasi harian atau berkala. Kinerja adalah salah satu dari banyak faktor dalam bisnis yang harus dikembangkan ketika berhadapan dengan banyak persaingan dan bagi bisnis untuk beroperasi dalam kapasitas maksimum, pengusaha perlu mengevaluasi kinerja karyawan secara berkala, ketika datang untuk mengevaluasi kinerja, bisnis perlu melakukan kinerja penilaian. Objek penelitian ini adalah restoran ABC yang terletak di kota Bojonegoro, Restoran ABC adalah restarant terbesar di kota. Dari hasil wawancara penulis menemukan sejumlah titik masalah utama di dalam restoran ABC, dan dari titik-titik ini, penulis merancang bentuk baru penilaian kinerja yang cocok untuk restoran di era persaingan yang semakin meningkat, diharapkan dapat membantu restoran ABC dan meningkatkan kinerja di dalam restoran ABC.
INTEGRASI SISTEM PT. XYZ SURABAYA DENGAN MICROSOFT DYNAMIC NAVISION Frederik Christian Hadi
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

XYZ Surabaya merupakan salah satu distributor dari sebuah merek jam yang memiliki tanggung jawab pendistribusian barang ke seluruh Indonesia bagian timur. Produk yang dijual adalah jam tangan, jam dinding, jam meja dan beberapa aksesoris untuk jam tangan seperti rantai atau kalep jam tangan. PT. XYZ Surabaya melayani penjualan produk secara grosir maupun eceran, serta melayani jasa perbaikan jam yang mengalami kerusakan, penggantian baterai dan sebagainya. Selama ini perusahaan belum menerapkan sistem terintegrasi yang efektif dan efisien, sehingga menyebabkan berbagai kegiatan dalam proses bisnisnya tidak berjalan dengan baik. Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam merancang software sistem terintegrasi adalah sistem dan prosedur perusahaan. Tidak adanya sebuah sistem terintegrasi menyebabkan pencatatan dan pengecekan barang dilakukan secara manual, sehingga rentan terjadi kesalahan. Pencetakan faktur penulisannya masih dilakukan dengan pengetikan secara manual. Faktur yang dibuat secara manual dapat berpotensi menyebabkan kesalahan penulisan. Permasalahan tidak adanya sistem terintegrasi ini menyebabkan kesalahan pengiriman tipe barang ke pelanggan (order accuracy), dan keterlambatan pengiriman barang (long lead time). Kesalahan yang terjadi menyebabkan perusahaan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menarik dan mengirim ulang produk yang dijual kepada pelanggan. Berdasarkan masalah – masalah yang terjadi, perusahaan membutuhkan perbaikan sistem prosedur dan perancangan sebuah sistem software yang terintegrasi dan terkomputerisasi dengan baik. Delapan sistem dan prosedur yang ada di PT. XYZ Surabaya akan dianalisis untuk diberikan usulan perbaikan. Adapun delapan sistem dan prosedur yang dianalisis antara lain; (1) sistem dan prosedur pemesanan kepada supplier, (2) sistem dan prosedur penyimpanan barang, (3) sistem dan prosedur pemesanan oleh pelanggan, (4) sistem dan prosedur pembayaran oleh pelanggan, (5) sistem dan prosedur pengiriman kepada pelanggan, (6) sistem dan prosedur retur dari pelanggan, (7) sistem dan prosedur servis dari pelanggan, (8) sistem dan prosedur pemberian bonus kepada pelanggan. Setelah melakukan analisis dan usulan perbaikan atas setiap sistem dan prosedur di PT. XYZ Surabaya, dilakukan perancangan sistem terintegrasi menggunakan software ERP dari Microsoft Dynamic Navision. Sistem software dynamic Navision ini mampu untuk mengintegrasikan seluruh proses kerja di dalam perusahaan, mulai dari pembuatan purchase order, sales order, sales return order, sales shipment, pengecekan stok secara real time, dokumentasi transaksi hingga mampu mencetak faktur dari sejumlah transaksi dengan pelanggan maupun supplier. Dengan demikian, hadirnya sebuah sistem ERP microsoft dynamic Navision akan membantu meningkatkan kinerja perusahaan.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PT MARUKI INTERNATIONAL INDONESIA MAKASSAR TAHUN 2018 Susi Susanti; A. Rizki Amelia
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.174 KB)

Abstract

Kelelahan (fatigue) adalah suatu mekanisme perlindungan tubuh agartubuh terhindar dari kerusakan lebih lanjutsehingga terjadi pemulihan setelah istirahat. Penyebab kelelahan kerja biasanya di tandai dengan beberapa faktor internal dan eksternal, seperti pengaruh usia, masa kerja, lama kerja, dan kebisingan. Kelelahan biasanya menunjukkan kondisi yangberbeda-beda dari setiap individu, tetapi semuanyabermuara pada kehilangan efisiensi dan penurunankapasitas kerja serta ketahanan tubuh. Jenis penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study dan pengambilan sampel menggunakan metode total samplingsebanyak 77 orang. Analisis data menggunakan uji bivariate dengan uji korelasi Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (p=0,05) Ada hubungan antara umur antara factory 2 dan 3 dengan kelelahan (p value=0,001), tidak ada hubungan masa kerja antara factory 2 dan 3 dengan kelelahan (p value=0,322), tidak ada hubungan antara lama kerja dengan dengan factory 2 dan factory 3 dengan kelelahan (pvalue= konstan) dan tidak ada hubungan kebisingan antara factory 2 dan factory 3 dengan kelelahan (p value=konstan). Penulis menyarankan kepada pihak perusahaan memberikan pelatihan kepada pekerja PT. Maruki Internasional Indonesia tentang kelelahan kerja dan bagi perusahaanmemberikan teguran dan sanksi kepada pekerja yang tidak menggunakan alat pelindungan diri (APD) seperti alat pelindung telinga (ear plug) pada pekerja dengan suara mesin yang beroperasi dilingkungan kerja dan bagi pekerja menerapkan pola hidup sehat seperti tidak merokok, tidak begadang dan melakukan olahraga secara teratur.
RANCANGAN KONSEPTUAL GAMIFIKASI UNTUK MENGATASI MASALAH TURNOVER KARYAWAN DAN KETERLIBATAN KARYAWAN DI RESTORAN ADELIA CAFE ‘N RESTO Felicia Susanto; Bonnie Soeherman
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RANCANGAN KONSEPTUAL GAMIFIKASI UNTUK MENGATASI MASALAH TURNOVER KARYAWAN DAN KETERLIBATAN KARYAWAN DI RESTORAN ADELIA CAFE ‘N RESTO
POTENSI JAMUR TRICHODERMA SP DALAM PENGENDALIAN PHYTOPTHORA PALMIVORA SECARA IN VITRO Zelvi Armila; Abdul Azis Ambar; Nur Ilmi; H Harsani; Iradhatullah Rahim
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.345 KB)

Abstract

Penyakit busuk buah kakao merupakan salah satu penyakit utama yang menyerang tanaman kakao dan menyebabkan kehilangan hasil mencapai 90% pada musim hujan, dengan peningkatan populasi semut yang tinggi pada musim kemarau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui laju penghambatan jamur Trichoderma sp terhadap jamur Phytopthora palmivora secara in vitro. Penelitian ini menggunakan metode in vitro yaitu Trichodermasp dan Phytopthora palmivora berdiameter 3 mm diinokulasikan pada media PDA pada cawan petri dengan jarak 4 cm, selanjutnya diinkubasi di ruang gelap pada suhu ruang. Pengamatan dilakukan dengan menghitung persentase penghambatan Trichoderma spterhadap Phytopthorapalmivora dan membandingkan dengan kontrol. Interaksi yang terbentuk diamati pada hari ke-7 setelah inokulasi. Persentase tertinggi yaitu 0.58 % terjadi pada hari ke-7 dan bentuk interaksi terlihat jamur Trichoderma sp melilit dan menembus hifa dari jamur Phytopthora palmivora.

Page 10 of 32 | Total Record : 320