cover
Contact Name
Andre Rachmat Scabra
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
abdiinsani@unram.ac.id
Editorial Address
http://abdiinsani.unram.ac.id/index.php/jurnal/about/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Abdi Insani
Published by Universitas Mataram
ISSN : 28284321     EISSN : 28283155     DOI : https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v7i1
Jurnal Abdi Insani adalah jurnal ilmiah yang berisi hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diharapkan berfungsi sebagai alat komunikasi ilmiah sehingga dapat menginspirasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang lebih baik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,103 Documents
PERAN DAN PENDAMPINGAN ORANG TUA DALAM PENGGUNAAN SMARTHPHONE TERHADAP ANAK USIA DINI (PENDEKATAN DI SEWON BANTUL YOGYAKARTA) Dyaloka Puspita Ningrum; Syakdiah
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3552

Abstract

Teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan keluarga modern. Hal ini tentu saja ikut mempengaruhi pola komunikasi, ikatan keluarga hingga perkembangan sosial para anggotan di dalamnya. Meskipun menawarkan berbagai manfaat, teknologi menghadirkan tantangan  dalam pengasuhan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diadakan di TK LKMD Marsudi Siwi Sawit, Sewon, Bantul, Yogyakarta ini bertujuan untuk mengedukasi orang tua terkait pentingnya membimbing anak di era digital, sebagaimana penggunaan smarthpone yang berlebihan dalam realitasnya justru berdampak pada perubahan perilaku dan emosional anak. Kegiatan dilakukan secara sistematis dan partisipatif yang terdiri dari : (1) penyuluhan, (2) diskusi, serta (3) ditutup dengan sesi refleksi untuk meningkatkan komunikasi yang lebih terbuka dalam unit keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa orang tua memiliki kecenderungan praktis dalam memberikan akses smartphone terhadap, terutama untuk memudahkan pekerjaan rumah tangganya sehingga dapat membuat anak bisa memiliki aktifitas sendiri secara lebih tenang. Rasanya bahkan sudah tidak asing lagi melihat dunia anak yang terus-menerus menatap layar smartphone. Kondisi itu seakan-akan menjadi solusi sebagai peran pengganti orang tua dalam hal pengasuhan, dan pada akhirnya dapat menurunkan frekuensi dalam mempertahankan interaksi keluarga yang berkualitas. Diikuti sebanyak 25 peserta, kegiatan ini berlangsung lancar. Maka dari itu faktor kedekatan memainkan peranan penting untuk mendukung pemantauan orang tua pada aktifitas digital anak. Secara keseluruhan  program ini  diharapkan dapat menjadi upaya transformatif bagi orang tua untuk mampu beradaptasi, belajar dan memahami informasi dalam pemerataan literasi digital, sehingga nantinya terpenuhinya kemampuan orang tua dengan literasi yang baik, tentu akan mampu membimbing anak-anak dengan literasi yang baik pula.
PENGEMBANGAN EKOWISATA WATER BYUR PONJONG MELALUI EDUKASI DAN DIGITALISASI Septi Kurniawati Nurhadi; Atika Fatimah; Jeki Kuswanto; Dera Milyarta; Marcelinus Erix Nugroho; Muhammad Zakyul Fikri; Anita Kusumaning Tyas
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3553

Abstract

Water Byur Ponjong merupakan destinasi wisata air yang terdiri atas kolam renang dan wahana permainan air yang terletak di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Kawasan wisata ini memiliki dua site yakni Site 1 (lokasi titik mata air) dan Site 2 (zona publik dan area parkir). Namun tata ruang di kawasan ini masih belum terkonsep dengan baik dan terdapat rencana pengembangan area Kawasan Wisata Water Byur, dengan tujuan dapat menarik wisatawan lebih banyak lagi untuk berkunjung. Selain itu, terdapat kerusakan pada beberapa fasilitas karena tidak adanya dana perbaikan, sementara pendapatan kawasan wisata yang berasal dari penjualan tiket ini terbilang besar. Berdasarkan latar belakang tersebut, perlu adanya kegiatan pelatihan peningkatan kualitas SDM seperti pelatihan perhitungan gaji dan retribusi jasa usaha serta pelatihan peningkatan kualitas kawasan melalui penataan kawasan dengan konsep ekowisata. Selanjutnya untuk pengembangan wisata alam yang berkelanjutan, akan menggunakan fasilitas pengelolaan air melalui inovasi sistem pintar. Hasil dari pengabdian ini yaitu : (1) Masterplan kawasan wisata, (2) Sistem pintar irigasi lahan (SIPILAH), (3) Aplikasi penggajian dan perhitungan tiket masuk wisata, (4) Peningkatan pemahaman masyarakat terkait penggajian dan perhitungan tiket masuk wisata, serta penggunaan aplikasi SIPILAH. Kegiatan ini menunjukkan adanya perubahan positif bagi pengembangan ekowisata Water Byur Ponjong.
PENINGKATAN PENGETAHUAN SEHAT MENTAL UNTUK KELOMPOK GURU DENGAN APLIKASI BERBASIS WEB DI SEKOLAH MENENGAH ATAS PESANGGRAHAN JAKARTA SELATAN Nawindah; Retno Wulandari; Mulyati
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3555

Abstract

Pengetahuan kesehatan mental bagi guru disekolah sangat dibutuhkan hal ini  terlihat dari persentase stres remaja di Indonesia yang mencapai 9,8%. Sekolah merupakan salah satu tempat yang dapat menanggulanginya salah satu caranya dengan melakukan peningkatan pengetahuan sehat mental untuk kelompok guru yang dilakukan di Sekolah Menengah Atas Negeri 108 Jakarta. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah menentukan permasalahan, melakukan studi literatur, memberikan solusi, melakukan pelaksanaan kegiatan dengan persiapan, pelaksanaan solusi kegiatan, penerapan teknologi dan evaluasi. Hasil kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan kesehatan mental bagi guru dengan nilai tinggi, sedangkan untuk siswa yang telah melakukan skrining dengan menggunakan aplikasi berbasis web yaitu terdapat gejala gangguan kesehatan mental dengan presentase terbanyak pada pertanyaan nomor 1,4,12 sebanyak 55,6% yang terkait dengan faktor energi, kecemasan dan kognitif. Kesimpulannya bahwa terjadi peningkatan pengetahuan kesehatan mental Bapak/Ibu Guru dan dapat menggunakan aplikasi kesehatan mental berbasis web sebagai alat bantu skrining untuk siswa sehingga Bapak/Ibu guru dapat memberikan saran serta solusi yang dihadapi oleh siswa yang terdeteksi gangguan kesehatan mental dengan lebih mudah.
PELATIHAN JURU SEMBELIH HALAL (JULEHA) BERBASIS HACCP: UPAYA MITIGASI RISIKO KEAMANAN PANGAN HEWAN QURBAN Nita Rusdiana; Anni Rohimah; Dina Fatma Alia Simbolon; Adelia Dwi Valentin; Nurul Setiani; Banu Kuncoro; Rahmat Saputra; Jaka Supriyanta; Abdul Aziz Setiawan; Dadang; Naufal Putra Yuandrian; Aan
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3556

Abstract

Konsep Halal dalam Islam harus terintegrasi dengan prinsip Thayyib (baik dan aman), sering kali terjadi kesenjangan antara pengetahuan fikih penyembelihan dan penerapan prosedur hygiene sanitasi berbasis ilmiah modern, yang berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi mikroba (E. coli atau Salmonella). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kesadaran Juru Sembelih Halal (Juleha), jagal pasar, dan panitia DKM di Kabupaten Tangerang dalam mengimplementasikan praktik penyembelihan yang sesuai syariat sekaligus menerapkan prinsip Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) sebagai mitigasi risiko keamanan pangan. Pelatihan ini menggunakan desain Pretest-Posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Total 38 peserta yang berasal dari RPH, jagal pasar, dan DKM Qurban Kabupaten Tangerang, berpartisipasi dalam sesi ceramah, demonstrasi praktik higienis, dan diskusi interaktif. Materi pelatihan berfokus pada identifikasi Titik Kritis Kontrol (CCP) utama pada proses penyembelihan, meliputi sanitasi alat, teknik penyembelihan, dan penanganan daging postmortem. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 28,8% (nilai Pretest 63,2% menjadi Posttest 92,0%). Peningkatan tertinggi teramati pada domain HACCP dan Keamanan Pangan (42,5%), mengindikasikan keberhasilan pelatihan dalam menjembatani kesenjangan ilmu pengetahuan. Praktik mitigasi risiko yang diadopsi peserta meliputi sanitasi alat wajib di antara penyembelihan dan pemisahan ketat antara area penanganan jeroan dan karkas. Pelatihan Juleha terbukti efektif meningkatkan kompetensi Juru Sembelih dan pemangku kepentingan lainnya. Pengintegrasian fikih penyembelihan dengan ilmu keamanan pangan modern adalah langkah krusial untuk memastikan bahwa produk daging halal yang dihasilkan tidak hanya sah secara syariat tetapi juga secara konsisten aman (thayyib), sehingga memberikan jaminan dan perlindungan kesehatan bagi konsumen Muslim di Kabupaten Tangerang.
PELATIHAN MEMBANGUN RELASI POSITIF UNTUK MENGELOLA STRESS KERJA PADA GURU SD DI KABUPATEN SIDOARJO Rudi Cahyono; Yokebeth Patria Senadi; Anggita Aryo Putri; Fathaniah Ghaisani Aksan Putri; Prima Manggala Iskandar; Sucipto; Kanina Hitasukha; Virgiata Adzani Susanto; Heaven Angel; Wiwin Hendriani; Primatia Yogi Wulandari
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3561

Abstract

Guru merupakan ujung tombak untuk keberhasilan pendidikan. Guru diharuskan memiliki kompetensi pedagogi, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian, dan kompetensi profesional. Jika guru tidak memenuhi kompetensi tersebut, maka guru berkewajiban untuk melakukan upaya pengembangan diri. Dengan kata lain, guru dituntut untuk memiliki kemampuan mengajar, memfasilitasi proses belajar siswa, memiliki pribadi yang mengayomi, dan menjalin relasi yang baik dengan rekan kerja sesama guru, tenaga administrasi, jajaran manajemen sekolah, serta orang tua atau wali siswa. Berbagai kewajiban ini merupakan sumber stres bagi guru. Jenjang pendidikan yang memberikan tekanan paling tinggi adalah pada pendidikan dasar. Para guru sekolah dasar diberikan tugas untuk melanjutkan pembentukan diri siswa dari pendidikan usia dini sekaligus mendapatkan tuntutan untuk membuat fondasi bagi anak untuk siap belajar menggunakan operasi kognitif yang lebih kompleks (high order thinking). Usaha yang paling mungkin dilakukan oleh guru adalah dengan melakukan perubahan diri dan relasi di lingkungan kerja. Berdasarkan persoalan tersebut, solusi yang ditawarkan adalah Pelatihan Membangun Relasi Positif untuk Mengelola Stress Kerja pada Guru SD di Kabupaten Sidoarjo. Dengan mengikuti pelatihan ini, para guru diharapkan akan dapat membangun pribadi yang kuat dalam mengelola tekanan, serta mampu membangun relasi positif dengan rekan kerja, yang dapat berdampak pada pembentukan lingkungan kerja yang suportif. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan ABC Model dan latihan pernapasan relaksasi. Partisipan dalam pelatihan ini terdiri dari 12 guru. Hasil uji paired-sample T-Test menunjukkan nilai t = -5,64 dengan signifikansi p < 0,001, yang berarti program pelatihan efektif untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan stres.
PELATIHAN DIGITALISASI SISTEM PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL) PADA SMKN 1 BANTUL Lukman; Bhanu Sri Nugraha; Angga Intueri Mahendra; Dewi Dini Damayanti; Ambar Rahmawati
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3565

Abstract

SMKN 1 Bantul merupakan salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Vokasi yang ditetapkan sebagai salah satu Sekolah Pusat Keunggulan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang terletak di kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam upaya mencetak lulusan yang kompeten, siap kerja, berdaya saing, dan berkarakter, pihak sekolah melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) memberikan kesempatan kepada para siswa agar memiliki pengalaman nyata di dunia kerja, dunia usaha dan dunia industri. Sayangnya pengelolaan manajemen PKL di sekolah masih dilakukan dengan manual mulai dari penempatan siswa, ploting dudika, rekap kegiatan PKL sampai dengan penilaian PKL yang dilakukan antara guru pendamping PKL dan mitra dudika terhadap aspek-aspek nilai PKL. Metode pelaksanaan pengabdian yang pertama adalah pembuatan sistem yang disesuaikan dengan proses bisnis yang ada di sekolah serta parameter-parameter yang ada, setelah sistem telah jadi, maka dilanjutkan dengan pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan digitalisasi sistem PKL yang telah dibuat, yang ditujukan untuk para pengguna sistem dan pihak sekolah sebagai admin. Pengabdian ini akan menghasilkan sebuah sistem informasi pengelolaan PKL di sekolah yang juga akan dilengkapi dengan modul cara penggunaan sistem agar lebih memudahkan siapa pun pengguna sistem kedepan. Kesimpulan dari pengabdian ini berhasil dilaksanakan untuk sosialisasi penggunaan sistem informasi untuk manajemen PKL di SMKN 1 Bantul, Dimana kualitas sistem menunjukkan sebesar 95% yang diambil dari rata-rata pengujian dari 4 aktor dan 4 parameter pengujian.
OPTIMALISASI POTENSI BELIMBING WULUH MELALUI PELATIHAN PENGEMBANGAN PRODUK PANGAN BERNILAI TAMBAH Nursini; I Gusti Ayu Wita Kusumawati; I Gusti Ayu Ika Monika Prastyandhari
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3567

Abstract

Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) merupakan slah satu tanaman hasil pertanian yang kurang mendapat perhatian dan penanganan yang baik dan terkadang buah ini dianggap sebagai tanaman pekarangan. Sari Boga Pecatu merupakan kelompok masyarakat selaku mitra dari kegiatan ini berkeinginan untuk mengolah buah belimbing wuluh yang ada di sekitar lingkungan mereka. Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan pendampingan dan pelatihan dalam pembuatan diversifikasi olahan belimbing wuluh. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini yang dilaksanakan di Desa Pecatu, Badung ini adalah Community Develovment yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dalam suatu komunitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di kelompok Sari Boga Pecatu terkait diversifikasi olahan belimbing wuluh menghasilkan produk manisan dan sirop belimbing wuluh. Edukasi diversifikasi olahan belimbing wuluh meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar 62,5%, dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengemasan pangan sebesar 37,5%. Melalui kegiatan ini masyarakat dapat memanfaatkan belimbing wuluh selaku pangan lokal potensial menjadi produk olahan yang sehat, bergizi dan bermanfaat.
PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BERBASIS MATERI ESENSIAL MELALUI KOMUNITAS BELAJAR MGMP KOTA SEMARANG Atika Wijaya; Hartati Sulistyo Rini; Nurul Fatimah; Amrin Ma'ruf; Ismail; Fadia Auni Firzana; Fian Amalina Hasni; Nugraheni Viskatama; Syifa Artika Dewi
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3568

Abstract

Dalam setiap mata pelajaran, terdapat beberapa pokok materi utama yang disebut dengan materi esensial. Materi esensial harus dipahami dan dikuasai oleh para siswa dari proses pembelajaran yang dilakukan. Materi ini juga merupakan bagian fundamental yang menjadi fondasi untuk masuk ke pembelajaran yang lebih kompleks. Mengingat signifikansinya, maka penguasaan materi dan ketrampilan menyampaikan materi esensial dalam pembelajaran perlu menjadi perhatian bagi guru pengampu, terutama di era transisi perubahan kurikulum yang saat ini sedang berlangsung. Bekerja sama dengan MGMP Sosiologi Kota Semarang, tim pengabdian FISIP UNNES menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru sosiologi dalam menjelaskan materi esensial sulit kepada siswa. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan pola terstruktur, monitoring, dan evaluasi untuk materi esensial Sosiologi yang dibahas. Peserta dalam kegiatan ini adalah guru-guru yang tergabung dalam MGMP Sosiologi di Kota Semarang. Hasil dari kegiatan ini cukup berhasil meningkatkan kompetensi profesional guru Sosiologi di Kota Semarang, khususnya dalam pemahaman dan penguasaan materi esensial (metode penelitian sosial) yang relevan dengan kurikulum saat ini. Melalui komunitas belajar yang ada di setiap sekolah dan forum MGMP, para guru mendapatkan wadah untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan menyusun perangkat media pembelajaran yang inovatif dan kreatif.  
PENDAMPINGAN DIGITALISASI PEMASARAN BAGI UMKM KOPI TRADISIONAL MANJEHE MELALUI WEBSITE RESPONSIF Eka Prakarsa Mandyartha; Eva Yulia Puspaningrum; Iswanda Fauzan Satibi; Hendra Maulana
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3569

Abstract

UMKM kopi tradisional Manjehe Coffee di Banyuwangi memiliki potensi ekonomi dan budaya yang khas melalui proses sangrai manual menggunakan wajan tanah liat dan kayu pilihan. Namun strategi pemasarannya masih terbatas pada promosi konvensional dan penyebaran nomor WhatsApp secara mulut ke mulut, sehingga jangkauan pasar dan identitas merek belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung digitalisasi pemasaran UMKM melalui pengembangan website responsif sebagai media branding dan katalog produk. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, analisis kebutuhan mitra, perancangan dan implementasi website, serta pelatihan pengelolaan konten kepada pemilik usaha. Website yang dikembangkan memuat etalase produk, tombol pemesanan langsung via WhatsApp, narasi proses sangrai tradisional sebagai elemen penguat identitas budaya kopi Manjehe, serta halaman admin untuk pembaruan konten mandiri. Hasil kegiatan ditunjukkan melalui testimoni mitra yang menyatakan bahwa website mempermudah pemasaran ke konsumen luar daerah dan membuka peluang perluasan pasar di luar jaringan pelanggan sebelumnya. Mitra juga telah mampu memperbarui konten secara mandiri.
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN DI SEKOLAH DASAR KOTA SEMARANG MELALUI PROGRAM APOTEKER CILIK: DAGUSIBU DAN TANYA 5O Annnisa Aulia Savitri; Willy Tirza Eden; Neli Syahida Ni'ma; Ranita Rahmaniar; Arroyani Asa Dilaga; All Fine Loretha; Gavriel Fauzan Faturachman; Kevin Apriadi; Susi Anjari Haryan Dewi; Eva Ulfiatus Shofia; M. Kholid Baror Abadi
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3571

Abstract

Program peningkatan literasi kesehatan di sekolah dasar diperlukan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar terkait penggunaan obat yang benar sejak dini. Rendahnya pemahaman tentang informasi DAGUSIBU dan prinsip Tanya 5O berpotensi menimbulkan penggunaan obat yang tidak rasional di lingkungan rumah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan siswa melalui edukasi interaktif berbasis Program Apoteker Cilik. Metode pelaksanaan meliputi pemberian pre-test, penyampaian materi terkait profesi apoteker, DAGUSIBU, dan Tanya 5O, praktik keterampilan dasar meracik obat, permainan edukatif, diskusi, serta post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai penggolongan obat, aturan pakai, penyimpanan, dan keamanan penggunaan obat. Nilai rata-rata post-test seluruh peserta berada di atas 80, menunjukkan efektivitas pendekatan edukatif dan partisipatif yang diterapkan. Siswa juga menunjukkan perubahan sikap, termasuk meningkatnya kewaspadaan terhadap penggunaan obat tanpa pendampingan dan kemampuan mengajukan pertanyaan berdasarkan konsep 5O sebelum menggunakan obat. Program ini terbukti meningkatkan literasi kesehatan siswa sekolah dasar dan mendorong keterlibatan aktif mereka dalam pembelajaran kesehatan. Kesimpulannya, Program Apoteker Cilik efektif sebagai model edukasi kesehatan di sekolah dasar untuk memperkuat pemahaman dan perilaku siswa terkait penggunaan obat yang aman dan bertanggung jawab.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 9 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 8 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 4 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 3 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 3 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 7 No 3 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 3 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 5 No 2 (2018): Jurnala Abdi Insani Universitas Mataram Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram More Issue