cover
Contact Name
Andre Rachmat Scabra
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
abdiinsani@unram.ac.id
Editorial Address
http://abdiinsani.unram.ac.id/index.php/jurnal/about/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Abdi Insani
Published by Universitas Mataram
ISSN : 28284321     EISSN : 28283155     DOI : https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v7i1
Jurnal Abdi Insani adalah jurnal ilmiah yang berisi hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diharapkan berfungsi sebagai alat komunikasi ilmiah sehingga dapat menginspirasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang lebih baik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,103 Documents
PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DESA ALAI SELATAN MELALUI PENGOLAHAN AIR BAKU MENJADI AIR MINUM BERBASIS TEKNOLOGI MEMBRAN Susi Susanti; Tine Aprianti; Hartati Deviana
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3347

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi oleh tim dari Universitas Sriwijaya dan Politeknik Negeri Sriwijaya dilaksanakan melalui penerapan teknologi membran untuk mengolah air baku menjadi air minum layak konsumsi. Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air minum yang sehat sekaligus membuka peluang pengembangan usaha air minum isi ulang. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Desa Alai Selatan, Kecamatan Lembak, dengan mitra sasaran kegiatan ini adalah Karang Taruna Desa Alai Selatan yang anggotanya berjumlah 28 (dua puluh delapan) orang. Program ini berlangsung selama delapan bulan, terhitung sejak Maret hingga Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan dengan merancang rangkaian alat pengolahan air berteknologi membran lalu dilakukan presentasi dan peragaan/demonstrasi cara kerja unit pengolahan air tersebut agar dapat dimanfaatkan dengan baik. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk memberi manfaat yang signifikan dan turut membantu pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan kelompok masyarakat. Untuk mengevaluasi hasil kegiatan, pada akhir kegiatan disebarkan kuesioner sebanyak 40 (empat puluh) lembar ke masyarakat sasaran yang mengikuti kegiatan ini. Berdasarkan hasil pengolahan kuesioner yang telah dibagikan, sebanyak 90% responden dari Desa Alai Selatan menyatakan bahwa program ini memberikan manfaat yang sangat besar. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat sasaran memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan kegiatan ini.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DESA TANAH PERIUK MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR PHOTOSYNTHETIC BACTERIAL Wahyudi Wahyudi; Dhika Muthmainnah; Rizka Rizka; Veri Febrian Aminullah; Muhammad Ressa Pebrian; Marlina Dwi Setyaningsih; Ahmad Effendi; Nur Syaifudin; Warsito Warsito; Trianto Trianto; Nur Widyaningsih; Anugrahita Melinia Trihaksami
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3348

Abstract

Kenaikan harga pupuk kimia anorganik menjadi permasalahan utama yang dihadapi petani padi di Desa Tanah Periuk, Kabupaten Paser, khususnya kelompok tani yang masih bergantung pada input eksternal pertanian. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya biaya produksi dan menurunnya pendapatan petani. Selain itu, penggunaan pupuk kimia secara berlebihan berkontribusi terhadap degradasi kualitas tanah dan menurunnya keberlanjutan sistem pertanian. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pupuk yang murah, ramah lingkungan, dan dapat diproduksi secara mandiri oleh petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok tani Desa Tanah Periuk melalui pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair Photosynthetic Bacterial (POC PSB). Tujuan kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian petani dalam memproduksi pupuk hayati berbasis sumber daya lokal. Metode kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 25 orang anggota kelompok tani, yang mayoritas merupakan petani padi dengan pengalaman bertani lebih dari lima tahun. Kegiatan meliputi penyuluhan, praktik langsung pembuatan POC PSB, serta pendampingan selama proses inkubasi. Bahan yang digunakan berasal dari sumber lokal, seperti telur, MSG, dan air kolam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mengikuti dan mempraktikkan pembuatan POC PSB secara mandiri. Larutan mengalami perubahan warna menjadi merah bata dalam waktu 14 hari sebagai indikator keberhasilan aktivasi bakteri fotosintetik. Dari sisi petani, kegiatan ini meningkatkan pemahaman tentang pupuk hayati, menumbuhkan sikap positif terhadap pengurangan penggunaan pupuk kimia, serta mendorong minat petani untuk mengaplikasikan POC PSB pada lahan padi. Diskusi dan keterlibatan aktif peserta menunjukkan meningkatnya kepercayaan diri petani dalam mengadopsi teknologi sederhana. Disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan POC PSB tidak hanya berhasil secara teknis, tetapi juga efektif meningkatkan kapasitas dan kemandirian kelompok tani dalam penerapan pertanian ramah lingkungan.
TRANSFORMASI DIGITAL DAN PEMETAAN POTENSI EKONOMI DESA HUNTU BARAT BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT Sitty Ainsyah Habibie; Sri Nuryatin Hamzah; Sri Nilawaty Lahay
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3356

Abstract

Transformasi digital desa menjadi kebutuhan strategis dalam tata kelola pemerintahan modern untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat. Namun, banyak desa masih menghadapi keterbatasan data yang terdokumentasi secara sistematis dan terintegrasi dengan indikator pembangunan berkelanjutan. Desa Huntu Barat di Kabupaten Bone Bolango memiliki potensi sumber daya alam dan ekonomi lokal yang tinggi, tetapi belum memiliki sistem informasi digital yang mendukung pelayanan publik dan promosi potensi desa. Kegiatan KKN Tematik ini bertujuan mengembangkan sistem informasi desa berbasis website serta mendigitalisasi potensi ekonomi masyarakat guna mendukung tata kelola berbasis data dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif-kolaboratif berbasis Community-Based Participatory Research (CBPR). Tahapan kegiatan meliputi identifikasi masalah dan validasi kebutuhan, digitalisasi layanan informasi (pembuatan website dan digitalisasi arsip), digitalisasi potensi ekonomi (survei usaha mikro, kecil, dan menengah/UMKM), pelatihan dan capacity building, launching website dan sosialisasi publik, serta monitoring dan evaluasi awal. Hasil kegiatan menunjukkan website desa berhasil dikembangkan dengan delapan kategori konten utama, yakni sambutan kepala desa, struktur organisasi, peta desa, layanan desa, berita desa, UMKM desa, galeri, dan infografis. Sebanyak 18 unit UMKM berhasil didata dan dipetakan secara geografis. Dari sembilan peserta pelatihan, 6 orang (66,67%) mampu mengunggah berita secara mandiri dan dapat memperbarui data UMKM tanpa pendampingan. Dalam minggu pertama implementasi, pemerintah desa mengunggah lima berita resmi melalui website sebagai bentuk pemanfaatan aktif. Program ini menunjukkan bahwa digitalisasi berbasis partisipasi dapat memperkuat kapasitas aparatur desa, meningkatkan transparansi informasi, dan mendukung pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
PENYULUHAN PENANGKAPAN DAN PENANGANAN BENIH IKAN KUWE (CARANGIDAE) UNTUK MENEKAN MORTALITAS DI TELUK AMBON Barbara Grace Hutubessy; Jacobus Wilson Mosse
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3362

Abstract

Aktifitas budidaya pembesaran ikan Kuwe (Carangidae) di teluk Ambon sudah hampir mendekati satu dekade. Kebutuhan benih semakin meningkat sejalan dengan bertambahnya usaha keramba jaring apung (KJA) di dalam teluk. Aktifitas penangkapan benih di dalam teluk semakin bertambah walaupun benih yang dihasilkan dari hatchery juga tersedia. Hingga pelatihan dan penyuluhan ini dilaksanakan, masih banyak keluhan dari nelayan tentang tingkat kematian benih yang cukup tinggi, baik benih alam maupun dari hatchery. Kegiatan pengabdian kepada nelayan penangkap benih dan pembudidaya keramba jaring apung  bertujuan untuk mengurangi tingkat mortalitas benih yang baru ditangkap serta yang baru dipelihara di dalam keramba. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan dilaksanakan di Desa Poka Kotamadya Ambon. Kegiatan ini melibatkan 17 nelayan penangkap benih ikan Kuwe dan pembudidaya KJA. Diawali dengan diskusi informal dengan nelayan pembudidaya, pemaparan materi bertujuan untuk menjawab permasalahan yang ada dan diakhiri dengan uji coba. Permasalahan yang diungkapkan adalah tingginya tingkat mortalitas benih yang berkisar antara 10-25%. Benih ikan kuwe hasil tangkapan nelayan baik yang disimpan dalam palka perahu atau ditampung dalam gogona sudah kurang sehat akibat sentuhan tangan, kondisi palka dan kepadatan yang tinggi. Perlakuan ketika pemindahan dari perahu ke keramba dengan menggunakan tudung saji juga menambah penurunan mutu benih akibat sisik ikan yang terlepas. Melalui penyajian materi yang menjelaskan tentang penanganan ikan pasca tertangkap dan pra-pemeliharaan di KJA, hasil uji coba menunjukkan penurunan tingkat mortalitas benih, menjadi kurang dari 2%. Melalui penyuluhan ini, pengetahuan tentang penanganan ikan pasca tangkap dan ketika dipindahkan ke KJA dapat menekan tingkat kematian benih.
PELATIHAN AKSES PERMODALAN KUR DAN LEGALITAS USAHA BAGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI HONG KONG Rosmeli Rosmeli; Shofia Amin; Haryadi Haryadi; Rita Friyani; Novita Ekasari; Devina Ayu Olivia
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3398

Abstract

Jumlah Pekerja Migran Indonesia terbanyak berada di Hong Kong. Mayoritas PMI di Hong Kong bekerja sebagai seperti house maid (asisten rumah tangga) dan caregiver (penjaga lansia). Di Hong Kong terdapat satu komunitas PMI yaitu Komunitas Masyarakat Tanggap Hukum (KMTH). Sebagian besar PMI di Hong Kong telah memiliki usaha di Indonesia.  Para PMI di Hong Kong ingin menjadikan hari tua mereka sejahtera dan bahagia setelah pulang ke Indonesia. Pengetahuan tentang permodalan dan legalitas usaha sangat diperlukan oleh PMI.  Pengabdian ini diikuti 35 orang  yang semuanya berjenis kelamin perempuan. Metode pelaksanaan kegiatan ini berupa ceramah, praktek dan diskusi. Dari pengabdian yang telah dilakukan maka PMI dapat mengakses berbagai modal usaha (KUR). KUR  dapat diperoleh dari lembaga perbankan dan lembaga non perbankan. Aspek legalitas usaha, dapat dimulai dengan membuat surat keterangan izin usaha dari RT, lurah atau camat. Kemudian dilanjutkan dengan membuat NIB, PIRT, label halal dan BPOM. Terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan PMI untuk mendapatkan KUR dan memiliki legalitas usaha setelah dilaksanakan pelatihan, monitoring dan evaluasi pengabdian. Luaran pengabdian ini adalah pelatihan pengajuan KUR dan pendaftaran online NIB yang dapat digunakan oleh PMI. Dilakukan melalui  zoom meeting. Menindaklanjuti akses modal usaha melalui KUR dan aspek legalitas usaha.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN BAGI UMKM BINAAN RUMAH BUMN YOGYAKARTA Agung Pramayuda; Mesya Dwiyana; Junika Br Meliala; Jelita Ayu Nurillah; Nisrina Nur Duriyah
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3410

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Di tengah dinamika ekonomi nasional dan global, UMKM terbukti mampu menjadi penyangga ketahanan ekonomi, terutama saat terjadi krisis. Namun, UMKM juga merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai risiko, terutama dalam aspek keuangan. Risiko keuangan dalam konteks UMKM mencakup berbagai aspek, mulai dari fluktuasi pendapatan, ketergantungan terhadap satu jenis pelanggan atau pemasok, utang usaha yang tidak terkelola dengan baik, hingga kurangnya perencanaan keuangan jangka panjang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi, pelatihan, dan pendampingan praktis mengenai strategi identifikasi, analisis, mitigasi, dan evaluasi risiko keuangan dalam usaha. Target sasaran dalam kegiatan ini adalah para pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Kota Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu Metode Ceramah dan Tanya Jawab. Dari pelaksanaan kegiatan ini, diperoleh sejumlah hasil yang menunjukkan adanya perubahan positif di kalangan peserta, baik dalam aspek pengetahuan, sikap, maupun perilaku keuangan. Salah satu hasil utama dari program ini adalah meningkatnya pemahaman dari 25 pelaku UMKM mengenai pentingnya pencatatan keuangan yang rutin dan terstruktur. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, yang menunjukkan bahwa sebelum kegiatan peserta masih memiliki pemahaman rendah terkait risiko keuangan, seperti fluktuasi arus kas, ketergantungan pada satu sumber pendapatan, dan minimnya pencatatan. Setelah mengikuti pelatihan praktis dan interaktif, hasil post-test menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi risiko, melakukan pencatatan keuangan sederhana, serta mengambil keputusan usaha secara lebih terukur untuk mendukung keberlanjutan dan peningkatan kinerja keuangan UMKM.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KELOMPOK INDUSTRI RUMAH TANGGA DI MUARAGEMBONG DALAM PEMASARAN ONLINE PRODUK SIRUP PIDADA SERBUK Ari Setiyaningrum; Sri Hapsari Wijayanti; Rahmawati Rahmawati; Diana Lestari; Karren The; Gabriela Sabina Hannyanto; Celline Tabitha Parman
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3414

Abstract

Muaragembong merupakan salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Bekasi dan dikenal kaya akan sumber daya alam berupa buah pidada dari pepohonan mangrove. Mitra dalam program pengabdian masyarakat adalah Kelompok Usaha Mangrove Senturi, sebuah industri berskala rumah tangga yang mengolah buah pidada menjadi beragam produk makanan dan minuman. Salah satu inovasi yang dihasilkan adalah sirup pidada serbuk, yang merupakan bentuk diversifikasi dari produk sirup pidada cair yang sebelumnya telah diproduksi. Meskipun produk ini memiliki prospek yang baik, mitra masih mengalami permasalahan dalam memperluas jangkauan pemasaran melalui platform online. Hal ini disebabkan adanya keterbatasan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pemasaran online. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk memperkuat kapasitas mitra dalam memasarkan produknya secara online melalui pelatihan terstruktur, praktik langsung, serta pendampingan berkelanjutan. Pelaksanaan program dilakukan di Desa Muaragembong Bekasi pada Juli-Oktober 2025 melalui beberapa tahapan metode, yaitu sosialisasi awal, pelatihan pemasaran online, pendampingan, dan evaluasi akhir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mitra yang berjumlah tujuh peserta untuk memasarkan produk sirup pidada serbuk secara online. Peningkatan ini dibuktikan dengan kenaikan skor rata-rata pelatihan, yaitu dari 68,57 pada pretest menjadi 85,71 pada posttest. Adanya peningkatan kemampuan dalam pemasaran online ini diharapkan akan berdampak positif terhadap kesejahteraan ekonomi mitra untuk ke depannya, terutama melalui keberhasilan pemasaran produk sirup pidada serbuk sebagai bentuk diversifikasi usaha.
PENDAMPINGAN REVITALISASI KIM : PERBAIKAN ALAT PRODUKSI, REDISAIN KEMASAN, DAN PERLUASAN PEMASARAN KOPI BUBUK DI BENGKULU TENGAH Damres Uker; Mira Yanuarti; Fitri Yuwita; Aliyah Anada Saputri; Ulfa Tania
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3425

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan merevitalisasi Industri Rumah Tangga Kopi Indonesia Makmur (KIM) di Desa Dusun Baru II, Kabupaten Bengkulu Tengah, yang mengalami penurunan produksi akibat kerusakan alat, keterbatasan kemasan, dan pemasaran yang terbatas. Kegiatan dilaksanakan selama 4 bulan (Agustus–Desember 2025) melalui metode survei, pendampingan teknis, pelatihan, dan praktik langsung. Sebelum pendampingan, kapasitas produksi KIM hanya 30–40 kg kopi bubuk per bulan dengan waktu proses roasting dan penggilingan yang tidak stabil akibat alat rusak. Setelah revitalisasi alat roasting dan pendampingan proses produksi, kapasitas produksi meningkat menjadi ±130 kg per bulan dengan mutu produk yang lebih konsisten. Inovasi kemasan menghasilkan 2 varian ukuran (100 g dan 125 g) dengan kemasan standing pouch berlabel, menggantikan kemasan lama plastik PP. Selama periode pendampingan, dihasilkan ±1.560 kemasan kopi bubuk, yang dipasarkan ke 5 outlet ritel dan toko oleh-oleh di Bengkulu, Kepahiang, dan Curup. Perbaikan kemasan juga menurunkan potensi kerusakan produk dan meningkatkan margin jual dibandingkan kemasan sebelumnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa revitalisasi teknologi sederhana, kemasan, dan pemasaran mampu meningkatkan kinerja produksi, mutu produk, dan daya saing industri rumah tangga kopi lokal.
IMPLEMENTASI POC BERBAHAN DASAR LIMBAH ORGANIK DAPUR DALAM MENDUKUNG PROGRAM NENEMO MANDIRI PANGAN DI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT Desty Aulia Putrantri; Mustika Adzania Lestari; Hevia Purnama Sari; Annisa Fitri; Henni Elfandari; Reza Zulfahmi; Ferziana; Desryan Irawan
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3431

Abstract

Program Nenemo Mandiri Pangan merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam menjaga ketahanan dan kemandirian pangan. Dalam pelaksanaannya, masih terdapat kendala seperti rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pertanian ramah lingkungan dan tingginya ketergantungan pada pupuk kimia. Oleh karena itu, diperlukan hilirisasi inovasi pemanfaatan sumber daya lokal dengan pengolahan limbah dapur organik menjadi pupuk organik cair (POC) melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan limbah dapur organik menjadi pupuk organik cair (POC) guna mendukung pertanian berkelanjutan dan kemandirian pangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Gapoktan Lestari Makmur, Tiyuh Candra Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat pada bulan Juni - November 2025. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan technical assistance dan learning by doing, dengan tahapan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan POC, aplikasi pada tanaman pekarangan, serta monitoring dan pendampingan berkelanjutan. Sebanyak 35 peserta yang terdiri dari anggota Gapoktan Lestari Makmur dan kelompok wanita tani terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 72,5% menjadi 92,8%. POC yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik yang baik, yaitu berwarna coklat tua, beraroma fermentasi segar, dan tidak berbau busuk. Kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mengelola limbah dapur, serta mengurangi timbulan sampah. Kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung pertanian organik, efisiensi biaya produksi, dan penguatan kemandirian pangan masyarakat berbasis sumber daya lokal.
PENGUATAN JEJARING KERJA PENGUATAN JEJARING RUJUKAN PEMERINTAH-GEREJA UNTUK PEMULIHAN PEREMPUAN DAN ANAK KORBAN KEKERASAN DI KABUPATEN KUPANG Juliana S. Ndolu; Helsina Fransiska Pello; Husni Kusuma Dinata; Petronius Damat; Chatryen M Dju Bire
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3457

Abstract

Tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak berdampak serius pada kondisi fisik, kesehatan, psikologis, serta relasi sosial korban dengan masyarakat sekitar. Pemulihan korban, khususnya pada aspek kesehatan, psikologis, dan sosial, merupakan kebutuhan yang sangat mendesak dan tidak dapat ditunda. Namun, keterbatasan jumlah tenaga konselor dan psikolog, serta lemahnya koordinasi antar penyedia layanan, menjadi tantangan utama dalam pemenuhan hak korban atas pemulihan yang optimal. Kondisi tersebut mendorong penyelenggaraan lokakarya ini sebagai langkah penting.  Tujuan lokakarya  untuk 1) Membangun pemahaman bersama tentang pentingnya jejaring kerjasama untuk pemulihan korban kekerasan 2) Mengidentifikasi peran para pihak dalam pemulihan korban 3) Menyusun mekanisme kerja berjejaring dalam merujuk korban kekerasan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk lokakarya partisipatif dengan metode penyampaian materi oleh narasumber, sesi tanya jawab interaktif, diskusi kelompok terarah berdasarkan wilayah kerja, serta presentasi hasil diskusi. Metode ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta, mendorong pertukaran pengalaman, dan memperkuat kapasitas peserta. Hasil dari kegiatan ini meliputi: 1) Terpetakannya secara jelas peran UPTD-PPA Kabupaten Kupang, Rumah Harapan Gemainti, Satuan Kerja (Gereja) pada dua wilayah kerja dan Puskesmas dalam proses pemulihan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak, sehingga tidak terjadi tumpang tindih layanan; 2) Terbangunnya kesepakatan bersama untuk saling merujuk korban sesuai kebutuhan layanan pemulihan dan ketersediaan layanan pada masing- masing lembaga; 3) Tersusunnya mekanisme kerja jejaring yang sistematis dan terkoordinasi untuk merujuk kasus yang didampingi. Mekanisme layanan disusun berdasarkan peran masingmasing lembaga guna memastikan korban memperoleh layanan pemulihan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan secara menyeluruh. Pengabdian masyarakat ini berhasil membangun pemahaman bersama dan jejaring kerja pemulihan psikososial bagi perempuan dan anak korban kekerasan. Koordinasi, monitoring, dan evaluasi berkelanjutan diperlukan untuk memastikan layanan pemulihan korban berjalan optimal dan terpadu.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 9 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 8 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 4 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 3 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 3 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Abdi Insani Vol 7 No 3 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 3 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 5 No 2 (2018): Jurnala Abdi Insani Universitas Mataram Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram More Issue