cover
Contact Name
Ence Surahman
Contact Email
ence.surahman.fip@um.ac.id
Phone
+6287821191948
Journal Mail Official
ence.surahman.fip@um.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran (JINOTEP) Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran
ISSN : 24068780     EISSN : 26547953     DOI : 10.17977.um031
JINOTEP (Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran): Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran is a journal in the field of educational technology that contains literature review, action research, case study research, and empirical findings in scientific disciplines of educational technology.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2020)" : 8 Documents clear
Pengembangan E-Modul Berbasis Mobile Learning Seni Budaya Materi Konsep Budaya, Seni, dan Keindahan Untuk Siswa Kelas X SMKN 1 Turen Malang Pradana, Rizky Ari; Sulton, Sulton; Husna, Arafah
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.473 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i22020p089

Abstract

Abstrak: Proses pembelajaran seni budaya di SMKN 1 Turen Malang  mengalami kesulitan belajar menggunakan media cetak. Penyajian materi berupa teks, serta media cetak hitam putih menjadi masalah umum yang banyak dipaparkan. Maka dibutuhkan sebuah media yang dapat menuntaskan permasalahan yaitu menyusun aplikasi modul elektronik berbasis mobile learning. Tujuan pengembangan untuk mendapatkan aplikasi e-modul berbasis mobile learning yang valid serta efektif untuk siswa belajar mandiri. Model pengembangan yang digunakan adalah model Lee & Owens (2004) karena memiliki alur lengkap mulai dari tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan dan implementasi, serta tahap evaluasi. Hasil tabulasi data aplikasi e-modul berbasis mobile learning dinyatakan valid oleh ahli media 96,25 %, ahli materi 93,13%, serta audiens siswa dengan uji perseorangan 93,13% uji kelompok 90,47%, uji lapangan 89,25 %. Hasil tabulasi data tes setelah memakai aplikasi dinyatakan efektif dengan presentase 96%  karena 24 dari 25 siswa berhasil mencapai kkm mata pelajaran seni budaya.Abstract: The process of learning art and culture at SMKN 1 Turen Malang has difficulty learning using print media. Presentation of material in the form of text, as well as black-and-white print media is a common problem that is widely presented. Then we need a media that can solve the problem that is compiling the application of electronic modules based on mobile learning. The purpose of the development is to obtain a valid and effective e-module based mobile learning application for independent learning students. The development model used is the Lee & Owens (2004) model because it has a complete flow starting from the analysis phase, the design stage, the development and implementation stage, as well as the evaluation stage. The results of the data tabulation of e-module applications based on mobile learning were declared valid by 96.25% media experts, 93.13% material experts, and student audiences with individual tests 93.13% 90.47% group tests, field tests 89.25% . The results of the tabulation of test data after using the application were declared effective with a percentage of 96% because 24 of the 25 students managed to reach the KKM subject of culture and art.
Pengembangan Media Video Animasi Motion Graphics pada Mata Pelajaran IPA Di SDN Pandanrejo 1 Kabupaten Malang Efendi, Yudha Aldila; Adi, Eka Pramono; Sulthoni, Sulthoni
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.154 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i22020p097

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan media video animasi motion graphics pembelajaran pada mata pelajaran IPA materi benda tunggal dan campuran kelas V di SDN Pandanrejo 1 Kabupaten Malang. Model yang digunakan dalam peneletian ini adalah model Borg and Gall dengan melalui 7 tahapan penelitian yaitu penelitian dan pengumpulan informasi awal, perencanaan, pengembangan format produk awal, uji coba awal, revisi produk, uji coba lapangan, dan revisi produk. Hasil validasi oleh ahli media diperoleh hasil keseluruhan 87,5%, ahli materi diperoleh hasil keseluruhan 83,3%. Sedangkan hasil uji coba pada siswa kelas V di SDN Pandanrejo 1 yaitu uji coba perorangan diperoleh 100%, uji coba kelompok kecil 97%, dan uji coba kelompok besar sebesar 97,3%. Selain itu berdasarkan tes hasil belajar siswa, jumlah siswa yang mencapai KKM mencapai tingkat persentase 81,39%. Dapat disimpulkan bahwa media video animasi motion graphics pembelajaran ini dikatakan valid dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.Abstract: The research aimed to produce a learning motion graphics animation video media on single objects and mixture for fifth grade at Pandanrejo 1 elementary school, Malang regency. Research and development model is Borg and Gall by using seven steps development, i.e. research and information collecting, planning, develop preliminary form of product, operational field testing, operational product revision, main field testing, and main product revision. The results of the validation by media experts obtained overall results of 87.5%, material experts obtained an overall result of 83.3%. While the results of trials on students, which are individual trials were obtained 100%, small-group trials 97%, and large-group trials obtained 97.3%. Morover based on student learning outcomes, the number of students who reached the minimum graduation criteria obtained 81.39%. The conclusions of this research is the product was valid and feasible to use in the learning process.
Pengembangan Multimedia Interaktif Dilengkapi Dengan Simulasi Untuk Memvisualisasikan Reaksi Kimia Pada Materi Larutan Penyangga SMA Kelas XI Iswara, Gian Perdana Saka; Kuswandi, Dedi; Husna, Arafah
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.052 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i22020p058

Abstract

Abstrak: Pemahaman siswa pada konsep larutan penyangga belum sepenuhnya tercapai secara maksimal dan masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahinya. Kesulitan siswa tersebut disebabkan oleh rendahnya tingkat pemahaman siswa dalam tiga level representatif yaitu makroskopik, submikroskopik, dan simbolik. Memahami materi Kimia secara utuh dibutuhkan media yang mampu menyampaikan materi Kimia dalam tiga level representatif tersebut dalam bentuk multimedia interaktif yang dilengkapi dengan simulasi. Tujuan penelitian ini menghasilkan multimedia interaktif dilengkapi dengan simulasi untuk memvisualisasikan reaksi Kimia pada materi larutan penyangga yang layak, praktis, menarik serta menguji keefektifan multimedia interaktif yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan. Penelitian ini memperoleh hasil dari ahli media 98%, ahli materi 97,7%, uji coba kelompok kecil 86,4%, uji coba kelompok besar 85,3%. Pada uji efektivitas, siswa memperoleh rata-rata nilai gain yaitu sebesar 0,60 dengan kategori cukup efektif. Berdasarkan hasil tersebut, multimedia interaktif dilengkapi dengan simulasi untuk memvisualisasikan reaksi Kimia pada materi larutan penyangga dinyatakan valid, layak dan cukup efektif digunakan dalam pembelajaran.Abstract: Students’ understanding on buffer solution material has not fully achieved and many students still have difficulties to understand it. Students’ difficulties on dealing with this topic due to students’ lack understanding on three representative levels, which are macroscopic, submicroscopic, and symbolic. To understand chemical material as a whole, the media is needed to be able to deliver chemical material in the three representative levels in the form of interactive multimedia equipped with simulations. The purpose of the study is to create interactive multimedia which are interesting, practical, and properly applicable in teaching and learning activities, also to test the effectiveness of the developed interactive multimedia. The study uses 4-D research and development model designed by Thiagarajan. This study obtained results from media experts 98%, material experts 97.7%, small group trials 86.4%, large group trials 85.3%. In the effectiveness test, students obtain an average gain value that is equal to 0.60 with category  quite effective. Based on these results, interactive multimedia is equipped with simulations to visualize chemical reactions in buffer solution material is valid, properly applicable and quite effective to use in learning
Pengembangan Multimedia Mobile Learning Berbasis Smartphone Android Materi Huruf Madura untuk SD Negeri 1 Perante Kabupaten Situbondo Nurhidayat, Bayu; Wedi, Agus; Praherdhiono, Henry
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.376 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i22020p103

Abstract

Abstrak: Multimedia Mobile Learning merupakan suatu media pembelajaran yang menggunakan smartphone untuk menyajikan beberapa unsur media yaitu teks,gambar,animasi, dan video.Tujuan Pengembangan ini adalah menghasilkan produk aplikasi mobile learning pembelajaran berbasis smartphone android yang digunakan pada pelajaran Bahasa madura tentang materi huruf madura. Peneltian ini berfokus menghasilkan multimedia pemebalajaran mobile learning untuk meningkatkan pemahaman materi Bahasa madura di SDN 1 Perante Situbondo. Prosedur pengembangan multimedia pembelajaran mobile learning menggunakan model Lee, W.W., & Owens, D.L. (2004) dengan beberapa tahapan yaitu antara lain tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Hasil yang diperoleh dari validasi oleh ahli media hasil keseluruhan yaitu sebesar 79.16% berdasarkan kriteria media termasuk valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil validasi oleh ahli materi diperoleh hasil keseluruhan yaitu sebesar 89,5.7% berdasarkan kriteria media termasuk valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. H Selanjutnya hasil uji coba pada siswa kelas V SDN 1 Perante Situbondo diperoleh hasil keseluruhan 97 % yang berdasarkan kriteria media termasuk valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil pre-test dan post-test siswa terdapat peningkatan nilai sebesar 100% yang berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan medi mobile learning berbasis smartphone termasuk dalam kriteria yang ekertif saat digunakan dalam proses pembelajaran. Saran untuk penelitian lebih lanjut diharapkan mampu membuat aplikasi yang lebih menarik siswa dengan materi yang lebih lengkap agar siswa termotivasi dalam menguasai materi.Abstract: This research focuses on producing multimedia learning for mobile learning to improve understanding of Madurese material in SDN 1 Perante Situbondo. The procedure for developing multimedia learning for mobile learning uses the models of Lee, W.W., & Owens, D.L. (2004) with several stages, namely among others the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results obtained from the validation by media experts as a whole result that is equal to 79.16% based on media criteria including valid and feasible to be used in the learning process. The results of the validation by material experts obtained overall results which amounted to 89.5.7% based on media criteria including valid and feasible to use in the learning process.Furthermore, the results of trials on class V students of SDN 1 Perante Situbondo obtained an overall result of 97% based on media criteria including valid and appropriate to be used in the learning process. Students' pre-test and post-test results have an increase in value of 100% based on predetermined criteria medi smartphone-based mobile learning is included in the strict criteria when used in the learning process. Suggestions for further research are expected to be able to make the application more attractive to students with more complete material so that students are motivated in mastering the material.
Pengembangan Multimedia Tutorial sebagai Suplemen pada Mata Pelajaran Kimia Materi Asam dan Basa Kelas XI Prastiwi, Dyas Nurika; Setyosari, Punaji; Husna, Arafah
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.455 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i22020p069

Abstract

Abstrak: Guru dan peserta didik membutuhkan media pembelajaran tambahan (suplemen) yang menarik perhatian, mampu meningkatkan antusiasme peserta didik, mengoptimalkan pembelajaran, serta dapat membantu mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa multimedia tutorial yang layak sebagai suplemen pada mata pelajaran Kimia materi Asam dan Basa kelas XI. Pengembang memilih model penelitian dan pengembangan William W.Lee dan Diana L.Owens yang terdiri dari tahap analisis kebutuhan, desain multimedia, pengembangan multimedia, implementasi multimedia dan evaluasi multimedia. Berdasarkan hasil validasi multimedia tutorial sebagai suplemen oleh ahli media didapatkan persentase sebesar 95,78%, ahli materi 83,52%, guru 85,88%, serta uji coba kelompok kecil 84,47% dan uji coba kelompok besar 85,58%. Dapat disimpulkan bahwa multimedia tutorial sebagai suplemen pada mata pelajaran Kimia materi Asam dan Basa kelas XI SMA sangat layak digunakan.Abstract: Teacher and students need learning media as a supplement that can attract attention, rising enthusiasm of students, optimize learning, and help them to achieve learning goals. The purpose of this research and development is to produce a product of multimedia tutorial as a proper and valid supplement used in Chemistry subject Acid and Bases material for class XI. The developer chooses the research and development model William W. Lee and Diana L. Owens which consists of the needs analysis, multimedia design, multimedia development, multimedia implementation and multimedia evaluation stages. Based on the results of the multimedia tutorial validation as a supplement by media experts, there was a percentage of 95.78%, 83.52% from material experts, 85.88% from teachers, also 84.47% and 85.58% from trial test of students. It can be concluded that multimedia tutorials as a supplement in the Chemistry subject, Acid class Base material of XI SMA are very suitable to use.
Pengembangan Buku Suplemen dengan Teknologi 3D Augmented Reality sebagai Bahan Belajar Tematik untuk Siswa Kelas 4 SD Abdillah, Akhmad Faiq; Degeng, I Nyoman Sudana; Husna, Arafah
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.811 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i22020p111

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan dan mengetahui kelayakan serta keefektifan bahan belajar berupa buku suplemen  yang dilengkapi 3D Augmented Reality pada mata pelajaran Tematik tema peduli terhadap makhluk hidup untuk siswa kelas IV SD. Model pengembangan yang digunakan adalah model Borg and Gall (Sugiyono,2012:297) yang sudah di modifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan pelatihan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Polehan 3 Malang. Penelitian ini menghasilkan kriteria valid dengan perolehan total persentase ahli media 93,75% (valid), ahli materi 72,18% (cukup valid) , uji coba perseorangan 100% (valid), uji coba kelompok kecil 100% (valid), uji coba kelompok besar 99,1% (valid). Buku suplemen siswa juga dinyatakan cukup efektif digunakan sebagai bahan ajar karena 66,66% siswa telah mencapai KKM.Abstract: The purpose of this research is to develop and find out the feasibility and effectiveness of learning materials in the form of supplementary books equipped with 3D Augmented Reality on Thematic subjects that care about living things for fourth grade elementary school students. The development model used is the Borg and Gall model (Sugiyono, 2012: 297) which has been modified and adapted to training needs. The subjects of this study were fourth grade students of Polehan 3 Public Elementary School Malang. This study produces valid criteria with the acquisition of the total percentage of media experts 93.75% (valid), material experts 72.18% (quite valid), 100% individual trial (valid), small group trial 100% (valid), test try a large group 99.1% (valid). Student supplement books were also stated to be quite effective as teaching materials because 66.66% of students had reached the KKM.
Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Instruksional Tari Reog Kendang Di Sekolah Dasar Negeri 2 Pucangan Febrianysah, Andhika Ramadhani; Wedi, Agus; Husna, Arafah
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.787 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i22020p081

Abstract

Abstrak: Tujuan dikembangkannya kurikulum ini adalah menghasilkan produk kurikulum muatan lokal Reog Kendang yang tervalidasi sehingga layak dugunakan dalam pembelajaran muatan lokal di SDN 2 Pucangan. Validasi produk kurikulum muatan lokal ini dilakukan oleh ahli kurikulum, ahli materi dan guru muatan lokal. Penelitian ini menggunakan model Beuchamp’s dengan pengumpulan data menggunakan metode kuantitatif (instrumen ahli kurikulumk, ahli materi) dan kualitatif (observasi dan wawancara), subjek penelitian pengembangan kurikulum muatan lokal ini yaitu SDN 2 Pucangan. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari validasi yang dilakukan oleh ahli kurikulum dan ahli materi dapat disimpulkan bahwa silabus kurikulum muatan lokal tari Reog Kendang dapat dikatagorikan valid. Selain itu juga dari hasil validasi yang diperoleh dari guru muatan lokal bahwa RPP kurikulum muatan lokal tari Reog Kendang tergolong dalam katagori valid. Jadi dapat disimpulkan bahwa kurikulum muatan lokal tari Reog Kendang ini layak digunakan di SDN 2 Pucangan.Abstract: The purpose of developing this curriculum is to produce a validated curriculum product for local Reog Kendang content so that it is suitable to be used in learning local content at SDN 2 Pucangan. Validation of local content curriculum products is carried out by curriculum experts, material experts and local content teachers. This study uses the Beuchamp's model with data collection using quantitative methods (curriculum expert instruments, material experts) and qualitative (observation and interviews), the subject of this local curriculum development research is SDN 2 Pucangan. Based on the results obtained from the validation carried out by curriculum experts and material experts, it can be concluded that the curriculum syllabus of local content of Reog Kendang dance can be categorized as valid. In addition, from the results of validation obtained from the local content teacher that the lesson plan curriculum of local content drum reog dance is classified as a valid category. So it can be concluded that the curriculum of the local content of the Reog Kendang dance is worthy of being used at Pucangan 2 Elementary School.
Perbedaan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Berdasarkan Gaya Belajar pada Mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang Angkatan 2017 Mustafid, Mohammad Fahmil; Wedi, Agus; Adi, Eka Pramono
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.76 KB) | DOI: 10.17977/um031v6i22020p119

Abstract

Abstrak: Dalam proses pembelajaran, salah satu hal yang harus dipertimbangkan pendidik adalah gaya belajar peserta didik karena gaya belajar sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran Gaya belajar terbagi menjadi tiga: visual, auditori, dan kinestetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan IPK berdasarkan gaya belajar pada mahasiswa TEP UM angkatan 2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa TEP UM angkatan 2017. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji One Way Anova. Dari uji One Way Anova didapatkan rata-rata IPK untuk gaya belajar visual adalah 3,4550, gaya belajar auditori rata-rata IPKnya 3,4584, gaya belajar kinestetik rata-rata IPKnya 3,5467, gaya belajar visual-auditori rata-rata IPKnya 3,3588, sedangkan gaya belajar visual-kinestetik rata-rata IPKnya adalah 2,9860. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat perbedaan IPK yang signifikan berdasarkan gaya belajar pada mahasiswa TEP UM angkatan 2017.Abstract: In the learning process, one of the things that educators must consider is the learning style of students because learning styles are very influential in the learning process Learning styles are divided into three: visual, auditory, and kinesthetic. This study aims to determine the differences in the GPA based on learning styles in the TEP UM students of 2017. This research uses a quantitative approach with a comparative method. The respondents in this study were all students of TEP UM batch 2017. The data analysis technique used in this study was the One Way Anova test. From the One Way Anova test it was found that the average GPA for the visual learning style was 3.4550, the average auditory learning style was 3.4584, the average kinesthetic learning style was a GPA of 3.5467, the average visual-auditory learning style was a GPA 3.3588, while the average visual-kinesthetic learning style of GPA is 2.9860. From the results of the study, it was concluded that there were significant differences in GPA based on the learning styles of the 2017 TEP UM students.

Page 1 of 1 | Total Record : 8