cover
Contact Name
Rendika Vhalery / RDJE
Contact Email
rdje@unindra.ac.id
Phone
+6281271777755
Journal Mail Official
rdje@unindra.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tengah No.80, RT.6/RW.1, Gedong, Kec. Ps. Rebo, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13760
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE)
ISSN : 24069744     EISSN : 26571056     DOI : http://dx.doi.org/10.30998/rdje.v6i1
Core Subject : Education,
RDJE: Research and Development Journal of Education (ISSN 2657-1056 for the electronic version and ISSN 2406-9744 for the print version) first published in Oct 2014 is a double-blind peer-reviewed scientific open access journal. The journal is dedicated to publishing articles concerned with research, theory development, instructional methods, instructional strategy, instructional materials development, experiment, survey, and teacher development in Education Field. The journal is published by Universitas Indraprasta PGRI.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 674 Documents
KONSEP DASAR DAN METODE PENGAJARAN FISIKA, BIOLOGI, KIMIA, ILMU PENGETAHUAN BUMI DAN ANTARIKSA DALAM IPA DI SD/MI Lestari, Sukma; Damanik, Muhd. Hayyanul; Manurung, Azhar Azmi
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.21140

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam terkait Konsep dasar Ilmu Pengetahuan Alam di Tingkat SD/MI yang memiliki peran penting dalam membangun fondasi pengetahuan ilmiah dan keterampilan berpikir kritis siswa. Artikel ini membahas konsep dasar dan metode pengajaran lima cabang IPA, yaitu Fisika, Biologi, Kimia, Ilmu Pengetahuan Bumi, dan Ilmu Antariksa, yang diajarkan di SD/MI. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai literatur ilmiah, seperti buku, jurnal, dan dokumen resmi terkait pendidikan IPA di tingkat dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap cabang ilmu memiliki konsep dasar yang unik dan metode pengajaran yang relevan. Fisika berfokus pada fenomena seperti gerak, gaya, dan energi, dengan metode pengajaran berbasis eksperimen dan demonstrasi. Biologi mengajarkan tentang makhluk hidup dan ekosistem melalui observasi dan inkuiri. Kimia menekankan pada perubahan materi dan reaksi sederhana menggunakan pendekatan eksperimen praktis. Ilmu Pengetahuan Bumi memperkenalkan siswa pada struktur bumi dan fenomena geosains melalui model visual dan karya wisata, sementara Ilmu Antariksa mengajarkan tata surya dan fenomena astronomi menggunakan simulasi digital dan animasi. Metode pembelajaran yang interaktif dan kontekstual, seperti pembelajaran berbasis proyek, diskusi, dan teknologi digital, terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap IPA. Artikel ini memberikan panduan praktis bagi guru untuk mengoptimalkan pembelajaran IPA di SD/MI, sekaligus menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitas dan sumber daya. Dengan pendekatan yang tepat, pembelajaran IPA dapat membangun dasar ilmiah yang kokoh dan menginspirasi siswa untuk terus belajar di masa depan.
RELEVANSI TEORI HUMANISME ABRAHAM MASLOW DENGAN PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER DI SEKOLAH KAWASAN 3T Aswandi, Aswandi
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.27977

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji relevansi teori humanisme Abraham Maslow dengan pendidikan Islam kontemporer di sekolah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), mengeksplorasi mekanisme implementasi dan faktor-faktor yang mendukung keberhasilan pendekatan humanistik-religius dalam konteks keterbatasan sumber daya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik, mengumpulkan data melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori humanisme Maslow diimplementasikan melalui mekanisme bertahap yang dimulai dari identifikasi dan pemenuhan kebutuhan dasar siswa secara komunal, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif, membangun komunitas pembelajaran kolaboratif, memberikan apresiasi terhadap setiap pencapaian siswa, hingga memfasilitasi aktualisasi diri yang berorientasi pada kemaslahatan umat. Keberhasilan pendekatan ini didukung oleh komitmen kuat pendidik, dukungan komunitas lokal, fleksibilitas kurikulum, integrasi nilai-nilai Islam, manajemen partisipatif, dan orientasi jangka panjang. Relevansi teori Maslow dengan pendidikan Islam terletak pada keselarasan hierarki kebutuhan dengan maqāṣid al-syarī'ah, menghasilkan model pendidikan humanistik-religius adaptif yang holistik, kontekstual, dan berkelanjutan. Model ini berkontribusi signifikan terhadap pencapaian SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 10 tentang pengurangan kesenjangan, menawarkan solusi efektif untuk transformasi pendidikan di wilayah marginal yang dapat direplikasi untuk mempercepat pembangunan manusia seutuhnya dan kesejahteraan sosial berkelanjutan
PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL DAN PEMBIASAAN KEGIATAN KEAGAMAAN TERHADAP KEDISIPLINAN SANTRI DI PONPES BIDAYATUL HIDAYAH ROHIL Putra, Syahriwal; Risnawati, Risnawati; Yeli, Salmaini
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.27961

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan sosial dan pembiasaan kegiatan keagamaan terhadap kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Bidayatul Hidayah Rokan Hilir, baik secara parsial maupun simultan, serta mengidentifikasi efek interaksi antara kedua variabel tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan desain eksperimental faktorial melalui analisis Two Way ANOVA. Sampel dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling dari seluruh santri aktif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik inferensial setelah memenuhi uji prasyarat normalitas, homogenitas, dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sosial dan pembiasaan kegiatan keagamaan masing-masing berpengaruh signifikan terhadap kedisiplinan santri secara parsial. Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh sangat signifikan terhadap kedisiplinan santri, mengindikasikan bahwa kedua faktor mampu menjelaskan sebagian besar varians kedisiplinan. Temuan penting lainnya adalah adanya efek interaksi signifikan antara lingkungan sosial dan pembiasaan kegiatan keagamaan, membuktikan bahwa keduanya tidak hanya berpengaruh secara aditif, tetapi saling memoderasi dan memperkuat. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan model pembinaan karakter berbasis integrasi dimensi sosial dan spiritual di pesantren.
EXPLORING UNIVERSITY STUDENTS’ PERCEPTION AND PREFERENCE IN READING DIGITAL AND PRINTED TEXTS Tracy, Nafissa; Kadarizman, A. Effendi; Dzulfikri, Dzulfikri; Giffari, Wildana M.
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.17152

Abstract

The rapid shift to digital learning media has sparked debate over which medium students prefer and understand better for reading. Digital texts provide easier access and convenience; however, studies increasingly indicate cognitive costs associated with such Reading for deeper processing. This study explores university students’ attitudes and preferences toward digital versus print Reading, with a particular focus on the attitudes and life experiences associated with each format. Using a mixed-methods design, questionnaire data were gathered from 62 ELLs and supported by semi-structured interviews with several participants. The results support a clear preference for printed text, especially when reading for prolonged periods and annotating. Surveyed students are not alone in reporting that concentration, comprehension, and memory retention all improve when reading from printed rather than digital materials because of extraneous cognitive load; dual-processing theories suggest that more extraneous mental effort may be required in a written rather than a digital environment. However, the research suggests that students find digital texts convenient for Reading preparation and for flexible contributions to seminar discussion. Differences among these perceptions highlight the interaction among cognitive, affective, and situational factors that influence Reading preferences. The research concludes that the two formats have complementary roles; however, hard copy remains preferred for extended academic Reading. Pedagogical implications: Students can benefit from format-specific Reading approaches in order to maximize their gains.