cover
Contact Name
Rendika Vhalery / RDJE
Contact Email
rdje@unindra.ac.id
Phone
+6281271777755
Journal Mail Official
rdje@unindra.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tengah No.80, RT.6/RW.1, Gedong, Kec. Ps. Rebo, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13760
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE)
ISSN : 24069744     EISSN : 26571056     DOI : http://dx.doi.org/10.30998/rdje.v6i1
Core Subject : Education,
RDJE: Research and Development Journal of Education (ISSN 2657-1056 for the electronic version and ISSN 2406-9744 for the print version) first published in Oct 2014 is a double-blind peer-reviewed scientific open access journal. The journal is dedicated to publishing articles concerned with research, theory development, instructional methods, instructional strategy, instructional materials development, experiment, survey, and teacher development in Education Field. The journal is published by Universitas Indraprasta PGRI.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 674 Documents
ANALISIS MISKONSEPSI PADA BUKU IPAS KELAS V KURIKULUM MERDEKA Rahmadhani, Novi Laila; Rohmah, Nanda Dwi
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.17985

Abstract

Kesalahan konsep dalam proses pembelajaran dapat berasal dari berbagai faktor, seperti peserta didik, pendidik, buku pelajaran, isi materi, maupun strategi pengajaran yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk-bentuk miskonsepsi yang terdapat dalam buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas V Kurikulum Merdeka yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada tahun 2021. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis sejumlah konsep yang berpotensi membingungkan siswa. Kajian ini dilakukan melalui metode studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber literatur relevan. Teknik pengumpulan data mencakup observasi dan dokumentasi terhadap isi buku. Objek utama penelitian adalah buku teks IPAS kelas V yang digunakan dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua kategori miskonsepsi yang ditemukan dalam buku tersebut. Pertama, overgeneralization, yaitu ketika suatu gagasan hanya menggambarkan sebagian dari konsep IPA secara tidak menyeluruh. Kedua, oversimplification, yaitu ketika konsep disederhanakan secara berlebihan hingga mengaburkan atau menyimpangkan makna aslinya. Miskonsepsi oversimplification ditemukan pada konsep "cahaya merambat lurus", Sedangkan overgeneralization muncul pada topik-topik seperti penyakit influenza, sistem pencernaan manusia, gangguan penglihatan seperti rabun dekat dan rabun jauh, serta konsep bahwa cahaya dapat menembus benda bening. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pendidik dan peserta didik melengkapi pembelajaran dengan sumber lain untuk memperkaya pemahaman konsep yang benar.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN HOLISTIK DEEP LEARNING PADA MATA PELAJARAN PAI KELAS VII SMPN 5 PEKANBARU Marfu’ah, Nurry; Alwizar, Alwizar; Dewi, Eva
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.24383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model pembelajaran holistik yang mengintegrasikan joyful learning, mindful learning, dan meaningful learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas VII di SMPN 5 Pekanbaru, serta menganalisis faktor pendukung, penghambat, dan dampaknya terhadap kompetensi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal, mengumpulkan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan 3 guru PAI dan 12 siswa, analisis dokumen pembelajaran, dan focus group discussion. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan teknik kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran holistik dilakukan melalui strategi pembelajaran yang sistematis dengan mengintegrasikan variasi metode interaktif, media pembelajaran beragam, dan pendekatan contextual-experiential learning. Faktor pendukung utama meliputi komitmen guru, dukungan manajemen sekolah, dan antusiasme siswa, sementara penghambat utama adalah keterbatasan waktu dan variasi kemampuan siswa. Implementasi model pembelajaran holistik terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa, menciptakan pembelajaran PAI yang komprehensif, bermakna, dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals dalam bidang pendidikan berkualitas.
DIGITAL DIVIDE DALAM PENERAPAN PENDEKATAN DEEP LEARNING DI SEKOLAH NEGERI KOTA PEKANBARU Rambe, Sari Madani; Risnawati, Risnawati; Yeli, Salmaini
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.23989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manifestasi digital divide dalam implementasi pendekatan deep learning pada institusi pendidikan di Pekanbaru serta mengkaji implikasinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) dan SDG 10 (Reduced Inequalities). Latar belakang penelitian berangkat dari ketimpangan nyata antara sekolah maju yang mampu mengintegrasikan teknologi canggih secara menyeluruh dan sekolah berkembang yang masih terkendala infrastruktur, sumber daya manusia, serta dukungan sosial ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain comparative case study, melibatkan dua lembaga pendidikan yang kontras: SMPN 4 Pekanbaru sebagai representasi sekolah maju dan SMPN 50 Pekanbaru sebagai representasi sekolah berkembang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan kerangka Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahap kondensasi, display, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan signifikan dalam aspek infrastruktur, kompetensi tenaga pendidik, serta profil sosial ekonomi siswa yang berdampak langsung pada kualitas pembelajaran. Sekolah maju berhasil mengimplementasikan sistem pembelajaran adaptif dan berbasis analitik, sementara sekolah berkembang masih bergantung pada metode konvensional. Kesenjangan ini memperlebar jurang kualitas pendidikan, memperkuat stratifikasi sosial, serta berpotensi menciptakan sistem pendidikan dua jalur yang kontraproduktif terhadap visi kesetaraan pendidikan dan pembangunan berkelanjutan.
A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: MATHEMATICAL CONNECTION ABILITY REVIEWED FROM SELF-EFFICACY Ridwan, Muhamad Asep; Kusnandi, Kusnandi
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.21762

Abstract

The primary purpose of mathematics education is to prepare students to address real-life problems by applying mathematical knowledge and skills. A key competency in this regard is the ability to establish mathematical connections, since mathematics itself is a coherent discipline with interrelated concepts. Confidence in one’s own ability to complete tasks and achieve outcomes—commonly referred to as self-efficacy—is a psychological aspect that strongly influences learning success, particularly in linking mathematical ideas. This research aims to conduct a systematic literature review (SLR) focusing on students’ mathematical connection skills from the perspective of self-efficacy. The SLR method involves identifying, analyzing, and synthesizing relevant academic works. In this study, 12 articles published between 2020 and 2025 were selected from the Google Scholar database using the Publish or Perish application with the keywords “mathematical connection abilities” and “student self-efficacy.” The findings reveal that: (1) self-efficacy significantly influences students’ mathematical connection skills; (2) differences in connection ability are evident depending on students’ levels of self-efficacy; and (3) most studies during this period applied either qualitative or quantitative approaches, with the majority conducted at the junior high school level.
PROBLEMATIKA PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI SMP ISLAM TERPADU BINA INSAN PALU S., Rismawati; Lasawali, Adhriansyah A.; Firmansyah, Eka; Anirah, Andi
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.10090

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi serta menganalisis secara mendalam problematika penerapan Kurikulum Merdeka di SMP Islam Terpadu Bina Insan, sebuah sekolah swasta di Kota Palu yang menghadapi keterbatasan sumber daya manusia dan sarana pendukung. Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru mata pelajaran inti, dan staf kurikulum yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan relevansi pengalaman. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan metode tematik yang divalidasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian mengungkap tiga hambatan utama: (1) rendahnya pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran berdiferensiasi, asesmen formatif, dan pelaksanaan proyek Profil Pelajar Pancasila; (2) lemahnya dukungan kelembagaan, termasuk ketiadaan tim kurikulum internal dan minimnya pemanfaatan teknologi pembelajaran; serta (3) terbatasnya pelatihan dan pendampingan berkelanjutan yang relevan dengan konteks sekolah. Meskipun terdapat inisiatif guru untuk beradaptasi melalui pembelajaran mandiri dan kolaborasi internal, upaya tersebut masih bersifat sporadis dan belum terintegrasi dalam sistem sekolah. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi peningkatan kapasitas guru, penguatan struktur kelembagaan, dan pengembangan model pelatihan berbasis komunitas agar implementasi Kurikulum Merdeka dapat berjalan kontekstual, efektif, dan berkelanjutan.
PEMANFAATAN CHATBOT AI UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Riyadi, Sugeng; Budiyanto, Eko; Hastuti, Hastuti; Nofriansyah, Nofriansyah
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.25003

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk melakukan Tinjauan Literatur Sistematis tentang Penggunaan Chatbot AI untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa. Seiring kemajuan teknologi masa kini, chatbot AI diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran mandiri dengan memberikan umpan balik instan, akses fleksibel ke materi, dan pembelajaran yang dipersonalisasi. Proses SLR melibatkan pencarian, pemilihan, dan analisis artikel yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir mengenai penggunaan AI Chatbot dalam konteks pendidikan. Studi ini mengidentifikasi manfaat utama penggunaan AI Chatbot yaitu pengaturan diri, manajemen waktu, dan motivasi. Namun, juga ditemukan bahwa masih ada tantangan dengan pemahaman kontekstual yang terbatas tentang percakapan dan akses yang tidak merata terhadap teknologi. Hasil temuan menunjukkan meskipun Chatbot AI memiliki potensi besar untuk mendukung kemandirian belajar siswa, pengembangan lebih lanjut diperlukan dalam pemahaman kontekstual dan integrasi teknologi yang lebih inklusif. Studi ini mengusulkan untuk mengembangkan chatbot masa depan yang lebih mudah beradaptasi dan relevan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran yang efektif dan mandiri.
PENGARUH SELF-EFFICACY DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA MADRASAH ALIYAH SWASTA INSAN KESUMA MADANI Rahmi, Devi Silvia; Hasanuddin, Hasanuddin; Dewi, Salamiah Sari
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.27952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis; 1) pengaruh self-efficacy terhadap kemandirian belajar siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Insan Kesuma Madani dalam menghadapi asesmen madrasah; 2) pengaruh motivasi berprestasi terhadap kemandirian belajar siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Insan Kesuma Madani dalam menghadapi asesmen madrasah; serta 3) pengaruh self-efficacy dan motivasi berprestasi terhadap kemandirian belajar siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Insan Kesuma Madani dalam menghadapi asesmen madrasah. Pendekatan penelitian menggunakan tipe kuantitatif dengan jenis survei. Pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 104 siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Insan Kesuma Madani. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa; 1) self-efficacy berpengaruh terhadap kemandirian belajar siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Insan Kesuma Madani; 2) motivasi berprestasi berpengaruh terhadap kemandirian belajar siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Insan Kesuma Madani; serta 3) self-efficacy dan motivasi berprestasi berpengaruh terhadap kemandirian belajar siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Insan Kesuma Madani. Kontribusi penelitian diketahui sebesar 19,5%, sedangkan 80,5% merupakan faktor yang tidak terkandung dalam penelitian ini.
CONSUMPTION BEHAVIOR MODEL OF SANTRI AT MODERN PUTRI BOARDING SCHOOL, MALANG REGENCY, EAST JAVA Riski, Dita Suci Novia; Nasikh, Nasikh; Wulandari, Dwi
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.15354

Abstract

This study examines the consumption behavior model of santri (Islamic boarding school students) at a Modern Putri Boarding School in Malang Regency, East Java, as well as analyzing its impacts and the pesantren's policies regarding it. This qualitative research, employing an iterative thematic inquiry method, was conducted using in-depth interviews, observation, and documentation studies. The findings indicate that santri consumption behavior is complex, influenced by the interaction between personal needs, accessibility, preferences shaped by trends and peer influence, and the ability to manage pocket money. The impacts of this behavior encompass financial, social, and psychological aspects. Financially, santri show variations in pocket money management, with some successfully saving while others experience difficulties. There are differences in daily expenditures within the boarding school and during student visits, indicating a "release" of consumption when access is broader. Socially, peer influence can be both positive (financial discipline) and negative (encouraging consumerism), while psychologically, santri experience self-control but also the potential for impulsive urges due to trends. The pesantren's policies in regulating santri consumption tend to be informal, through the guidance of ustadzah (female teachers) and regulation of access to resources. However, there is no structured formal financial literacy education. This study concludes the importance of developing comprehensive financial literacy programs in pesantren to equip santri with wise money management skills in accordance with Islamic values.
PENGEMBANGAN SLIDING PUZZLE PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA KELAS III DI MADRASAH IBTIDAIYAH PANGKALAN DODEK Husna, Miftahul; Safran, Safran
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.21736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran sliding puzzle dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas III di Madrasah Ibtidaiyah Pangkalan Dodek. Media ini diharapkan dapat memberikan alternatif pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa, serta mengatasi tantangan dalam pembelajaran membaca yang dihadapi oleh siswa. Lokasi penelitian dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Pangkalan Dodek, dengan objek penelitian adalah siswa kelas III yang mengalami kesulitan dalam membaca dan pelafalan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian dan pengembangan (RnD) dengan pendekatan desain ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Peneliti melakukan validasi media oleh ahli materi dan media, diikuti dengan uji coba kepada siswa untuk mengukur kepraktisan dan efektivitas media yang dikembangkan. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan tes untuk mengukur keterampilan membaca siswa sebelum dan setelah menggunakan media sliding puzzle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran sliding puzzle yang dikembangkan mendapatkan validitas yang sangat tinggi dengan skor rata-rata 92%, yang dikategorikan sebagai "Sangat Valid". Hasil uji coba kepraktisan menunjukkan skor rata-rata 88%, yang dikategorikan sebagai "Efisien," menunjukkan bahwa media ini mudah digunakan dan efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa. Penelitian ini juga menunjukkan potensi sliding puzzle dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa, meskipun hasil perhitungan N-gain yang lebih mendalam diperlukan untuk menilai peningkatan keterampilan membaca secara kuantitatif
KONSTRUKSI SIKAP INKLUSIF MELALUI PEMBELAJARAN TAFSIR AL-QUR'AN DI PONDOK PESANTREN DAARUN NAHDHAH THAWALIB BANGKINANG Arif, Muhammad
Research and Development Journal of Education Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v11i2.26876

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme pedagogis dan faktor kontekstual yang memungkinkan pembelajaran tafsir Al-Qur'an di Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang mencapai keberhasilan tinggi dalam mengonstruksi sikap inklusif santri, serta mengidentifikasi strategi adaptif yang dikembangkan untuk mempertahankan resiliensi sikap inklusif di tengah paparan narasi intoleran di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan Pondok Pesantren Daarun Nahdhah sebagai unit analisis utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan ustadz, kyai, dan santri, focus group discussion, dan studi dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model interaktif Miles yang mencakup kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pembelajaran dicapai melalui integrasi pendekatan hermeneutika kontekstual dengan kearifan lokal Melayu, penggunaan kitab tafsir kontemporer Indonesia, keteladanan personal ustadz, dan dukungan ekosistem pesantren yang kondusif, menghasilkan konstruksi sikap inklusif santri yang signifikan. Resiliensi sikap inklusif dipertahankan melalui strategi verifikasi aktif informasi, pembentukan komunitas dukungan sosial, pengembangan kemampuan analisis kritis, reframing kognitif, dan internalisasi nilai inklusif sebagai identitas religius. Temuan ini memperluas pemahaman teoretis tentang hermeneutika tafsir dengan menunjukkan pentingnya indigenisasi metodologi dan dimensi relasional kurikulum pesantren, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap pendidikan karakter inklusif melalui penyediaan model pembelajaran berbasis bukti empiris untuk membangun masyarakat yang toleran, harmonis, dan berkelanjutan di tengah keberagaman sosial kontemporer.