cover
Contact Name
M Dian Hikmawan
Contact Email
demos.ijd@gmail.com
Phone
+6281284963876
Journal Mail Official
demos.ijd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Serang-Pandeglang KM. 5 Pandeglang, Banten
Location
Kab. pandeglang,
Banten
INDONESIA
International Journal of Demos
Published by HK-Publishing
ISSN : -     EISSN : 27210642     DOI : 10.31506/ijd
International Journal of Demos (IJD) is an open access, and peer-reviewed journal. IJD try to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social and political issues: citizenship, civil society movement, environmental issues, gender politics and identity, digital society and disruption, urban politics, community welfare, social development, public management, public policy innovation, international politics & security, media, information & literacy, politics, governance, human rights & democracy, radicalism, and terrorism. Publish three times in a year i.e. April, August, and December. IJD Invites researcher, academician, practitioners, and public to submit their critical writings and to contribute to the development of social and political sciences
Articles 53 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Issue 1 (2022)" : 53 Documents clear
Kampung Naga Community Education Development Pattern: Traditional Sociology Overview Eni Setyowati
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.230

Abstract

AbstractKampung Naga is one of the traditional villages or cultural villages in Indonesia, besides the kampung naga there are still many other cultural villages in Indonesia. However, this dragon village has an open society to global developments or the times. This can be seen in various aspects, namely the aspect of education where the children of the Naga village community are given the freedom to study outside the village or even outside the city. The thinking of the Kampung Naga community is very broad in thinking about the ideals and hopes of their children to be successful with the abilities and education they get in this formal education. In this study, the aim of this research is to find out how education plays an important role for the community of the Kampung Naga, and how the development of the Kampung Naga community from the aspects of education, health, livelihood and technology. The methods used are qualitative methods and literature. After making observations with various sources and coming to the location directly, the researchers get the results that the role of education is important for the people of the Kampung Naga to arrange a better life in the future for their children.Keywords: Education, Development, Kampung Naga Community AbstrakKampung Naga merupakan salah satu kampung adat atau kampung budaya yang ada di Indonesia, selain kampung naga masih banyak kampung budaya lainnya di Indonesia. Namun, desa naga ini memiliki masyarakat yang terbuka terhadap perkembangan atau perkembangan global. Hal ini terlihat dalam berbagai aspek yaitu aspek pendidikan dimana anak-anak masyarakat desa Naga diberikan kebebasan untuk belajar di luar desa atau bahkan di luar kota. Pemikiran masyarakat Kampung Naga sangat luas dalam memikirkan cita-cita dan harapan anak-anaknya agar sukses dengan kemampuan dan pendidikan yang mereka dapatkan di pendidikan formal ini. Dalam penelitian ini, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pendidikan berperan penting bagi masyarakat Kampung Naga, dan bagaimana perkembangan masyarakat Kampung Naga dari aspek pendidikan, kesehatan, mata pencaharian dan teknologi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan kepustakaan. Setelah melakukan observasi dengan berbagai sumber dan datang ke lokasi secara langsung, peneliti mendapatkan hasil bahwa peran pendidikan penting bagi masyarakat Kampung Naga untuk menata kehidupan yang lebih baik di masa depan bagi anak-anaknya.Kata kunci: Pendidikan, Pengembangan, Komunitas Kampung Naga
The Role of Parents in Improving Children's Pedagogical Aspects of Online Learning: A Sociological Study Lasmaria Nami Simanungkalit; Iham Arief; Pipit Aprilia Susanti; Irwandi Irwandi
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.235

Abstract

AbstractThis paper reveals the role of parents in their children's learning through systems in the network in a covid pandemic 19. The purpose of this study is that the purpose of this study is to determine what roles and contributions have been made and can be done when their children carry out online learning activities. In addition, this research can also describe what is being faced by parents in the midst of a covid-19 pandemic in accompanying their children. The approach and method used in this study uses a qualitative approach with descriptive methods. The findings obtained include the fact that parents face directly when accompanying their children to implement a learning system in the network, the child's response in learning in the network and the analysis of researchers using the theory of sociology. This study concludes the family in mentoring online learning in the covid-19 pandemic as the main spearhead in carrying out a role in encouraging children's enthusiasm for learning.Keywords: Roles, Parents, Online Learning,Technology, Covid 19, Education. AbstrakTulisan ini mengungkap peran orang tua dalam pembelajaran anaknya melalui sistem dalam jaringan di masa pandemi covid 19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dan kontribusi apa saja yang telah dilakukan dan dapat dilakukan ketika anak anak-anak melakukan kegiatan belajar online. Selain itu, penelitian ini juga dapat mendeskripsikan apa yang sedang dihadapi orang tua di tengah pandemi covid-19 dalam mendampingi anaknya. Pendekatan dan metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Temuan yang diperoleh antara lain fakta bahwa orang tua berhadapan langsung saat mendampingi anaknya menerapkan sistem pembelajaran dalam jaringan, respon anak dalam pembelajaran dalam jaringan dan analisis peneliti menggunakan teori sosiologi. Penelitian ini menyimpulkan keluarga dalam pendampingan pembelajaran online di masa pandemi covid-19 sebagai ujung tombak utama dalam menjalankan peran dalam mendorong semangat belajar anak.Kata kunci: Peran, Orang Tua, Pembelajaran Daring, Teknologi, Covid 19, Pendidikan.
Pengembangan Prototype Model Abdomen “Smart” Untuk Menilai Tinggi Fundus Uteri Pada Ibu Post-Partum Herlyssa Herlyssa; Sri Mulyati; Jomima Batlajery
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.240

Abstract

AbstractThe availability of quality, safe, inexpensive, realistic and accurate learning models in assessing uterine fundal height is an urgency that must be immediately fulfilled by every midwifery education institution. This study aims to create and develop a SMART abdominal model in assessing uterine fundal height in postpartum women. The availability of quality, safe, inexpensive, realistic and accurate learning models in assessing uterine fundal height is an urgency that must be immediately fulfilled by every midwifery education institution. This study aims to create and develop a SMART abdominal model in assessing uterine fundal height in postpartum women. This research started with preliminary research through literature study, then continued with planning, designing an abdominal model, making a product in the form of a SMART abdominal model and then testing and validating the model. To determine the precision and reliability of the prototype, phase I and II observations were carried out. The results of the study seen in Observation I showed that the decrease in uterine fundal height and uterine contractions decreased gradually, while in the second observation it was known that the average value of the pump frequency was the same as the average value of 17 pumps so that it can be seen that the SMART abdominal model prototype have good precision.Keywords: SMART abdominal model, uterine fundal height assessment, postpartum period AbstrakTersedianya model pembelajaran yang berkualitas, aman, murah, realistik dan akurat dalam melakukan penilaian tinggi fundus uteri   merupakan urgensi yang harus segera dipenuhi oleh setiap institusi pendidikan kebidanan. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan dan mengembangkan model abdomen SMART dalam penilaian tinggi fundus uteri pada ibu nifas. Tersedianya model pembelajaran yang berkualitas, aman, murah, realistik dan akurat dalam melakukan penilaian tinggi fundus uteri   merupakan urgensi yang harus segera dipenuhi oleh setiap institusi pendidikan kebidanan. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan dan mengembangkan model abdomen SMART dalam penilaian tinggi fundus uteri pada ibu nifas. Penelitian ini dimulai dengan penelitian pendahuluan melalui studi literatur, kemudian dilanjutkan dengan menyusun perencanaan, perancangan model abdomen, pembuatan produk berupa model abdomen SMART dan selanjutnya dilakukan pengujian dan validasi model. Untuk mengetahui presisi dan reabilitas prototype dilakukan pemgamatan tahap I dan II. Hasil Penelitian terlihat pada Pengamatan I menunjukkan bahwa penurunan tinggi fundus uteri dan kontraksi uteri turun secara bertahap, sedangkan pada pengamatan tahap II diketahui bahwa nilai rata-rata frekuensi pompa sama dengan  nilai rata-rata yaitu 17 kali pompa sehingga dapat diketahui bahwa prototype model abdomen SMART memiliki presisi yang baik.Kata Kunci: model abdomen SMART, penilaian tinggi fundus uteri, masa nifas.
Utilizing Educational Technology as a Learning Solution in the New Normal Era of Community Life Fitrani Amin; Pandu Adi Cakranegara; Wiwin Ariesta; Joko Joko
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.231

Abstract

AbstractThis virus disaster has proven to be able to overwhelm almost all the people of the world, especially the people of Indonesia. In addition to having claimed many lives it has also damaged all systems of community life, one of which is the education system. To prevent this pathway from spreading the pandemic, the central government established policies specifically in the field of education which required students to carry out teaching and learning activities carried out at their respective homes online, both at the elementary, junior high, high school, and college level. The High School X educational institution is one of the educational institutions, which was the object of this study, which also experienced the impact of this pandemic and was forced to change its teaching and learning system, namely from offline learning activities and converted into online teaching and learning activities. Also related to the impact of the pandemic on the education system also affects the absence of the National Examination and changes the registration system for new students from High School X who will continue to the next level of education.Keyword: Modernization, Technology, Covid-19 Pandemic, Online AbstrakBencana virus ini terbukti mampu melanda hampir seluruh masyarakat dunia, khususnya masyarakat Indonesia. Selain telah memakan banyak korban jiwa juga telah merusak seluruh sistem kehidupan masyarakat, salah satunya adalah sistem pendidikan. Untuk mencegah jalur penyebaran pandemi ini, pemerintah pusat menetapkan kebijakan khusus di bidang pendidikan yang mewajibkan peserta didik untuk melakukan kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di rumah masing-masing secara online, baik di tingkat SD, SMP, SMA, maupun SMK. tingkat perguruan tinggi. Institusi pendidikan SMA X merupakan salah satu institusi pendidikan yang menjadi objek penelitian ini, yang juga mengalami dampak dari pandemi ini dan terpaksa merubah sistem belajar mengajarnya yaitu dari kegiatan pembelajaran offline menjadi pembelajaran online. dan kegiatan belajar. Selain itu terkait dampak pandemi terhadap sistem pendidikan juga berdampak pada tidak adanya Ujian Nasional dan perubahan sistem pendaftaran siswa baru dari SMA X yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.Kata kunci: Modernisasi, Teknologi, Pandemi Covid-19, Daring
Primary School Character Education: A Sociology Review of Education Rohib Adrianto Sangia; Hendra Kurniawan; I Nyoman Wijana; Fajar Muhamad Ramdan
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.236

Abstract

AbstractThe findings of this study corroborate the researchers' assertion that many aspects of sociology will be examined to aid in the implementation of character education, one of which is the process of socialization, which is a critical factor in shaping and building the nation's character in society. Additionally, sociology is a social science field in which students will undoubtedly study about values and norms, human conduct, and social aberrations from social control. As seen through the lens of sociology, there are several major factors that have a significant impact on the development of a primary school student's character. The research approach employed is literature review, in which all available data is examined and presented from a variety of data additional papers in order to produce conclusions and a study. The data were gathered from materials in the form of books and other scholarly works pertaining to this topic.Keywords: Character, Sociology, Education, Primary School. AbstrakTemuan penelitian ini menguatkan pernyataan peneliti bahwa banyak aspek sosiologi yang akan dikaji untuk membantu pelaksanaan pendidikan karakter, salah satunya adalah proses sosialisasi, yang merupakan faktor kritis dalam membentuk dan membangun karakter bangsa di masyarakat. Selain itu, sosiologi adalah bidang ilmu sosial di mana siswa pasti akan mempelajari tentang nilai dan norma, perilaku manusia, dan penyimpangan sosial dari kontrol sosial. Dilihat dari kacamata sosiologi, ada beberapa faktor utama yang berdampak signifikan terhadap perkembangan karakter siswa sekolah dasar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah literature review, dimana semua data yang ada ditelaah dan disajikan dari berbagai data tambahan makalah guna menghasilkan kesimpulan dan kajian. Data dikumpulkan dari bahan-bahan berupa buku dan karya ilmiah lainnya yang berkaitan dengan topik ini.Kata kunci: Karakter, Sosiologi, Pendidikan, Sekolah Dasar.
Implementation of Educational Policies in Overcoming Juvenile Delinquency Deding Ishak
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.242

Abstract

AbstractThe role of education in the moral development of students is very strategic because shaping the morale of practical students can only be done through education; in this case, school members (principals, teachers, employees, and students) have a significant role in the development of character values. And student morale. Therefore, as a manager and leader, the principal is responsible for translating and implementing educational policies to shape the nature and morals of students, in this case, minimizing juvenile delinquency. This study aims to analyze the implementation of educational policies in overcoming juvenile delinquency. This study uses a qualitative method with a descriptive type of research approach to document/text studies. The study results show that in realizing the successful implementation of educational policies to overcome juvenile delinquency, three things can be influenced: the logic used by a policy, the nature of the cooperation needed, and substantial human resources. Besides that, in the elaboration of implementation, it will be successful if it also pays attention to communication, resources, school residents' attitudes, and the prevailing bureaucratic structure.Keywords: Education Policy, Students, Juvenile Delinquency. AbstrakPeran pendidikan dalam pengembangan moral siswa sangat strategis karena pembentukan moral siswa praktis hanya dapat dilakukan melalui pendidikan; dalam hal ini warga sekolah (kepala sekolah, guru, karyawan, dan siswa) memiliki peran yang signifikan dalam pengembangan nilai-nilai karakter. Dan moral siswa. Oleh karena itu, sebagai manajer dan pemimpin, kepala sekolah bertanggung jawab menerjemahkan dan melaksanakan kebijakan pendidikan untuk membentuk watak dan akhlak siswa, dalam hal ini meminimalkan kenakalan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pendidikan dalam mengatasi kenakalan remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan studi dokumen/teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mewujudkan keberhasilan implementasi kebijakan pendidikan untuk mengatasi kenakalan remaja, ada tiga hal yang dapat dipengaruhi: logika yang digunakan oleh suatu kebijakan, sifat kerjasama yang dibutuhkan, dan sumber daya manusia yang cukup besar. Selain itu, dalam penjabaran pelaksanaannya akan berhasil jika juga memperhatikan komunikasi, sumber daya, sikap warga sekolah, dan struktur birokrasi yang berlaku.Kata kunci: Kebijakan Pendidikan, Siswa, Kenakalan Remaja.
The Impact of Distance Learning Media on the Educational Process of Learners During the Pandemic Margareth Sylvia Saborofek; Myristica Imanita; Fitra Saleh; Eko Lianto Rihardi
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.232

Abstract

AbstractThe covid-19 disease has become a scourge of international life. All aspects of life are affected by it, from economic, social, religious, political, and environmental elements. There is no exception in Indonesia. One way to break the spread of the covid-19 chain is by transforming the education system into a virtual and carried out in their own homes. The purpose of this research is to know the impact of distance learning media on the education process of learners. The approach used in this study is qualitative data collection techniques with literature studies. From the search results, the author divides into three major themes, namely (1) inefficiency in online learners (2). The provision of materials submitted by lecturers is not fully understood (3). The lecturer only listened and did not respond.Keywords: Covid-19, Impact, Online learning. AbstrakPenyakit covid-19 telah menjadi momok kehidupan internasional. Semua aspek kehidupan dipengaruhi olehnya, mulai dari elemen ekonomi, sosial, agama, politik, dan lingkungan. Tak terkecuali di Indonesia. Salah satu cara memutus mata rantai penyebaran covid-19 adalah dengan mentransformasikan sistem pendidikan menjadi virtual dan dilaksanakan di rumah masing-masing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran jarak jauh terhadap proses pendidikan peserta didik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengumpulan data kualitatif dengan studi kepustakaan. Dari hasil penelusuran, penulis membagi menjadi tiga tema besar, yaitu (1) inefisiensi dalam pembelajar online (2). Pemberian materi yang disampaikan oleh dosen belum sepenuhnya dipahami (3). Dosen hanya mendengarkan dan tidak menanggapi.Kata kunci: Covid-19, Dampak, Pembelajaran daring.
Cultural Ritual as Local Activity and Cultural Learning: Society of Padepokan Girijaya Village Girijaya Sofia F Rahmani; Abd. Rahman Rahim; Eksa Rusdiyana; Avid Leonardo Sari
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.237

Abstract

AbstractThis paper describes the seren year culture in society. In this Seren Year culture, it has its characteristics or uniqueness. The relationship between them is based on personal and mutual trust. This research also uses a descriptive method with a qualitative approach. The research results are the key to the success of a collaboration, which is strongly influenced by the size of the level of trust (radius of trust) established between the parties involved. Good communication will be easy to do, and cooperation can last a long time if it builds high values and norms of belief. Conversely, collaboration and culture will also be destroyed if they have low values and standards of faith. Thus the level of cooperation and high cultural traditions is closely related to how much value and trust norms are formed between the parties involved. And early childhood learning by teaching the art of aklung or nabeh from grade 1 elementary school is introduced until it is taught up to grade 6 elementary school with traditional self-taught methods and other skills.Keywords: culture, interaction, social capital, learning arts and culture  AbstrakTulisan ini menjelaskan tentang budaya tahun tenang di masyarakat. Dalam budaya Tahun Seren ini memiliki ciri khas atau keunikan tersendiri. Hubungan di antara mereka didasarkan pada kepercayaan pribadi dan timbal balik. Penelitian ini juga menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian merupakan kunci keberhasilan suatu kolaborasi, yang sangat dipengaruhi oleh besar kecilnya tingkat kepercayaan (radius of trust) yang terjalin antara pihak-pihak yang terlibat. Komunikasi yang baik akan mudah dilakukan, dan kerjasama dapat bertahan lama jika membangun nilai dan norma kepercayaan yang tinggi. Sebaliknya, kolaborasi dan budaya juga akan hancur jika memiliki nilai dan standar keimanan yang rendah. Dengan demikian tingkat kerjasama dan tradisi budaya yang tinggi erat kaitannya dengan seberapa besar nilai dan norma kepercayaan yang terbentuk antara pihak-pihak yang terlibat. Dan pembelajaran anak usia dini dengan mengajarkan seni aklung atau nabeh dari kelas 1 SD diperkenalkan sampai diajarkan sampai kelas 6 SD dengan metode otodidak tradisional dan keterampilan lainnya.Kata kunci: budaya, interaksi, modal sosial, pembelajaran seni budaya
Strategi Implementasi Kebijakan Konservasi Keanekaragaman Hayati di Kabupaten Kuningan: Studi Kasus Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Ciremai Nana Diana; Bambang Heru Purwanto; Ipik Permana
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.228

Abstract

AbstractThe conservation of Gunung Ciremai National Park is based on Law Number 5 of 1990 concerning the Conservation of Biological Natural Resources and Their Ecosystems. In practice, many conflicts occur between local governments, local communities and the management of TNGC. This is generally due to restrictions on local community access to the area and the lack of fair use of natural resources in the area. This research aims to analyze the problems and obstacles in the implementation of biodiversity conservation policies in the utilization zone in Gunung Ciremai National Park. The research method used is a mix method with a concurrent embedding strategy. Collecting data using survey methods, interviews, documentation, and questionnaires as supporting data. The research uses the MSN-Approach Kadji theory with data analysis using the Miles and Huberman approach. The implementation strategy is formulated using SWOT analysis. From the results of the research, it can be concluded that the implementation of conservation policies has not been effective due to several factors: policy implementers have not implemented policies in a fair and balanced manner and the central government's role in management is still dominant. For this reason, several implementation strategies are formulated to overcome the existing problems.Keywords: Strategy, Policy Implementation, Conservation. AbstrakKonservasi Taman Nasional Gunung Ciremai didasarkan pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dalam praktiknya, banyak terjadi konflik antara pemerintah daerah, masyarakat lokal dan pengelola TNGC. Hal ini umumnya disebabkan oleh terbatasnya akses masyarakat lokal ke kawasan tersebut dan kurangnya pemanfaatan sumber daya alam di kawasan tersebut secara adil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan dan hambatan dalam implementasi kebijakan konservasi keanekaragaman hayati pada zona pemanfaatan di Taman Nasional Gunung Ciremai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran dengan strategi embedding konkuren. Pengumpulan data menggunakan metode survei, wawancara, dokumentasi, dan angket sebagai data pendukung. Penelitian ini menggunakan teori MSN-Approach Kadji dengan analisis data menggunakan pendekatan Miles dan Huberman. Strategi implementasi dirumuskan dengan menggunakan analisis SWOT. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi kebijakan konservasi belum efektif karena beberapa faktor: pelaksana kebijakan belum menerapkan kebijakan secara adil dan seimbang dan peran pemerintah pusat dalam pengelolaan masih dominan. Untuk itu, beberapa strategi implementasi dirumuskan untuk mengatasi permasalahan yang ada.Kata Kunci: Strategi, Implementasi Kebijakan, Konservasi.
The Role of the Social Community through Nonformal Education to Improve Social Welfare Zulkarnain Zulkarnain; Fakhry Amin; Pandu Adi Cakranegara; Muhamad Rajab
ijd-demos Volume 4 Issue 1 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i1.233

Abstract

AbstractThis study aims to determine the process of empowerment throu gh nonformal education in improving social welfare, seeing the poor in empowerment strategies and empowerment models through nonformal education, knowing the programs developed by the social community in overcoming poverty through nonformal education, the role of social communities, barriers and community social support in carrying out the program. This research approach uses a descriptive qualitative approach to study literature several observations and interviews in a conclusion analysis. The results obtained are programs developed such as training and the role of the social community as a center for information, community learning, education and skills training, and the existence of community independence that is formed. The common obstacles from all expected expectations are still not maximal for the empowerment process. The results that are not so significant, the cooperation relationship needs to be rebuilt so that internal and external support is strong, especially in the aspect of financing and support from parties such as the government, private sector or work partners, to be able to participate, as well as in publications.Keywords: Role, Empowerment, Non-Formal Education. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemberdayaan melalui pendidikan nonformal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melihat masyarakat miskin dalam strategi pemberdayaan dan model pemberdayaan melalui pendidikan nonformal, mengetahui program-program yang dikembangkan oleh masyarakat sosial dalam mengatasi kemiskinan melalui pendidikan nonformal, peran sosial masyarakat, hambatan dan dukungan sosial masyarakat dalam melaksanakan program. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan beberapa observasi dan wawancara dalam suatu analisis kesimpulan. Hasil yang diperoleh adalah program-program yang dikembangkan seperti pelatihan dan peran masyarakat sosial sebagai pusat informasi, pembelajaran masyarakat, pendidikan dan pelatihan keterampilan, dan adanya kemandirian masyarakat yang terbentuk. Kendala umum dari semua harapan yang diharapkan masih belum maksimal untuk proses pemberdayaan. Hasil yang tidak begitu signifikan, hubungan kerjasama perlu dibangun kembali agar dukungan internal dan eksternal kuat, terutama dalam aspek pembiayaan dan dukungan dari pihak-pihak seperti pemerintah, swasta atau mitra kerja, untuk dapat berpartisipasi. , serta dalam publikasi.Kata kunci: Peran, Pemberdayaan, Pendidikan Non Formal.