cover
Contact Name
M Dian Hikmawan
Contact Email
demos.ijd@gmail.com
Phone
+6281284963876
Journal Mail Official
demos.ijd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Serang-Pandeglang KM. 5 Pandeglang, Banten
Location
Kab. pandeglang,
Banten
INDONESIA
International Journal of Demos
Published by HK-Publishing
ISSN : -     EISSN : 27210642     DOI : 10.31506/ijd
International Journal of Demos (IJD) is an open access, and peer-reviewed journal. IJD try to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social and political issues: citizenship, civil society movement, environmental issues, gender politics and identity, digital society and disruption, urban politics, community welfare, social development, public management, public policy innovation, international politics & security, media, information & literacy, politics, governance, human rights & democracy, radicalism, and terrorism. Publish three times in a year i.e. April, August, and December. IJD Invites researcher, academician, practitioners, and public to submit their critical writings and to contribute to the development of social and political sciences
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Volume 6 Issue 1 (2024)" : 8 Documents clear
Praktik State Censorship Terhadap Demokrasi Indonesia Ningrat, Shinta Ressmy Cakra; Paskarina, Caroline; Rahmatunnisa, Mudiyati
International Journal of Demos (IJD) Volume 6 Issue 1 (2024)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v6i1.477

Abstract

AbstractDigital authoritarianism operates with various methods used by governments. What has been discovered in Indonesia in recent times is the use of censorship of freedom of expression carried out in the digital realm. This research tries to elaborate on these practices, starting from internet shutdowns and the formation of virtual police to repress citizens, to carrying out digital attacks on citizens. This research uses descriptive qualitative research methods using several theories and concepts, such as the concept of state censorship from Shadmer & Bernhardt, the concept of digital authoritarianism from Diprose and Power. This research proves that the findings of the practice of digital authoritarianism have a significant impact on the resilience, vulnerability and decline of Indonesian democracy. The government carries out the practice of digital authoritarianism through censorship to shape, control and manipulate citizens through cyberspace and is facilitated by communication technology.Key words: digital authoritarianism, internet shutdown, digital repression AbstrakOtoritarianisme digital berjalan dengan berbagai metode yang digunakan oleh pemerintah. Adapun yang sudah ditemukan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir adalah dengan menggunakan penyensoran kepada kebebasan berekspresi yang dilakukan di ranah digital. Penelitian ini mencoba mengelaborasi praktik-praktik tersebut, mulai dari internet shutdown dan pembentukan polisi virtual untuk merepresi warga negara, hingga melakukan serangan digital kepada warga negara. Penelitian ini mengenakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan beberapa teori dan konsep, seperti konsep state censhorship dari Shadmer & Bernhardt konsep otoritarianisme digital dari Polyakova & Meserole (2019). Penelitian ini membuktikan temuan-temuan praktik otoritarianisme digital berdampak signifikan pada ketahanan, kerentanan dan kemunduran demokrasi Indonesia. Praktik otoritarianisme digital melalui penyensoran dilakukan pemerintah untuk membentuk, mengontrol dan memanipulasi warga negara melalui dunia siber dan difasilitasi oleh teknologi komunikasi.Kata kunci: otoritarianisme digital, internet shutdown, represi digital
Praktik Pembatasan Internet Pada Masa Konflik di Papua Silas, Jonah; Agustino, Leo; Hikmawan, M Dian
International Journal of Demos (IJD) Volume 6 Issue 1 (2024)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v6i1.478

Abstract

AbstrakThis research explores the practice of internet restrictions carried out by the state, with a focus on the current socio-political conflict situation. Digital power as a concept is used in this research to look at state control over the internet, especially when socio-political conflicts occur, and the internet becomes a threat to state stability. This research focuses on state control of the internet in the practice of internet restrictions when social conflict is ongoing in Papua. Qualitative research was conducted using a case study approach, using literature studies and interviews with government institutions and private institutions that are related to the issue of internet restrictions. The main finding of this research is that the practice of internet restrictions carried out by the state during the conflict in Papua was to prevent the public from verifying the accuracy of information.Keywords:  Internet Restrictions, Digital Power, Conflict in Papua. AbstrakPenelitian ini mengeksplorasi praktik pembatasan internet yang dilakukan oleh negara, dengan fokus pada situasi konflik sosial politik yang sedang terjadi. Kuasa digital sebagai konsep digunakan pada penelitian ini untuk melihat kendali negara pada internet, terkhusus ketika konflik sosial politik terjadi dan internet menjadi ancaman bagi stabilitas negara. Penelitian ini fokus pada kontrol negara dalam internet pada praktik pembatasan internet ketika konflik sosial sedang berlangsung di Papua. Penelitian kualitatif dilakukan dengan pendekatan studi kasus, menggunakan studi Pustaka dan wawancara dengan lembaga pemerintah serta lembaga swasta yang memiliki keterkaitan dengan isu pembatasan internet. Temuan penelitian ini yang utama ialah, praktik pembatasan internet dilakukan oleh negara pada masa konflik di Papua ialah untuk menghambat publik melakukan verifikasi keakuratan informasi.Kata kunci: Pembatasan Internet, Kuasa Digital, Konflik di Papua.
Pengaruh Lindung Nilai (Derivatif), Kepemilikan Institusional, Pertumbuhan Investasi, dan Risiko Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Annisa, Annisa; Usman, Bahtiar
International Journal of Demos (IJD) Volume 6 Issue 1 (2024)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v6i1.470

Abstract

AbstractThis research aims to examine factors such as hedging (derivatives), institutional ownership, investment growth, and firm risk on firm value in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2017-2022 period and to find out the most dominant variables for affect firm value. The data used in this research is secondary data. The research sample was selected using purposive sampling so that 26 companies were obtained as samples. When multiplied by the number of years for 6 years, 156 samples of data were obtained. The results of this study show that derivatives have a positive effect on firm value, institutional ownership has a significant positive effect on firm value, investment growth has a significant positive effect on firm value, while firm risk have no effect on firm value. So that each variable can be a concern and consideration for investors in assessing firm and making investment decisions.Keywords: Institutional Ownership; Hedging (Derivative); Firm Value; Investment Growth; Firm Risk AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor seperti lindung nilai melalui derivatif, kepemilikan institusional, pertumbuhan investasi, dan risiko Perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2017-2022 dan untuk mengetahui variabel paling dominan untuk mempengaruhi nilai perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder. Sampel penelitian yang dipilih menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 26 perusahaan yang menjadi sampel apabila dikalikan dengan jumlah tahun selama 6 tahun maka diperoleh data sebanyak 156 sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa derivatif berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, kepemilikan institusional memiliki pengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, pertumbuhan investasi memiliki hasil berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan risiko perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sehingga masing-masing variabel dapat menjadi perhatian dan pertimbangan para investor dalam menilai perusahaan serta penggambilan keputusan investasi.Kata Kunci: Kepemilikan Institusional; Lindung Nilai (Derivatif); Nilai Perusahaan; Pertumbuhan Investasi; Risiko Perusahaan.
Collaborative Governance: Potret Penyelenggaraan Ketenagakerjaan di Kabupaten Karawang Prastio, Luki Oka; Indriyany, Ika Arinia
International Journal of Demos (IJD) Volume 6 Issue 1 (2024)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v6i1.481

Abstract

AbstractThis research is motivated by the high unemployment rate in Karawang Regency, which is higher than the national unemployment rate of 5%, dominated by the local workforce. This condition contradicts the image of Karawang Regency as the area with the most significant industrial area in Southeast Asia. This problem impacts the massive flow of urbanization into Karawang Regency and is exacerbated by discriminatory recruitment of the local workforce. This writing aims to analyze the current achievements of the collaborative governance of the Karawang Regency government together with APINDO (Indonesian Entrepreneurs Association), KADIN (Indonesian Chamber of Commerce), and the community in administering employment. This research uses the collaborative governance theory (Ansell & Gash, 2007), which focuses on Intermediate Outcomes. The results of the study show that the achievements of collaboration in organizing employment in Karawang Regency in the form of apprenticeships have not been able to reduce the high unemployment rate, improve community welfare, and provide guaranteed security for workers with low incomes below the district minimum wage, weak bargaining power of workers, and prone to violations in practice.Keywords:  Collaborative Governance, National Apprenticeship AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi dari tingginya tingkat pengangguran di Kabupaten Karawang lebih tinggi di atas angka pengangguran nasional yang sebesar 5% didominasi oleh angkatan kerja lokal. Kondisi tersebut berkontradiktif dengan citra Kabupaten Karawang sebagai daerah dengan kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara. Ihwal tersebut berdampak dari masifnya arus urbanisasi ke Kabupaten Karawang, dan diperparah dengan rekrutmen yang diskiminatif terhadap angkata kerja lokal Kabupaten Karawang. Tujuan penulisan ini adalah menganalisis capaian saat ini dari collaborative governance pemerintah Kabupaten Karawang bersama APINDO, KADIN, dan masyarakat dalam penyelenggaraan ketenagakerjaan. Penelitian ini menggunakan teori collaborative governance (Ansell & Gash, 2007) yang berfokus terhadap Intermediate Outcomes. Hasil penelitian menunjukkan capaian kolaborasi dalam penyelenggaraan ketenagakerjaan di Kabupaten Karawang dalam bentuk pemagangan belum dapat memangkas tingginya angka pengangguran, memperbaiki kesejahteraan masyarakat dan memberi kepastian jaminan bagi tenaga kerja dengan pendapatan yang rendah di bawah upah minimum kabupaten (UMK), lemahnya daya tawar pekerja, dan rawan pelanggaran dalam praktiknya.Kata kunci: Collaborative Governance, Pemagangan Nasional, Pengangguran
Digital Leadership: Comparative Study of Ridwan Kamil and Wahidin Halim in Government Digitalization Nurrohman, Bayu; Ramadhan, Gilang
International Journal of Demos (IJD) Volume 6 Issue 1 (2024)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v6i1.475

Abstract

AbstractThis research will photograph how digital leadership is carried out by regional heads in two provinces, namely the Governor of West Java, Ridwan Kamil, and the Governor of Banten, Wahidin Halim. These two figures will be compared from the perspective of digital leadership in administering government in their respective regions. This research will also photograph the achievements of each region in implementing electronic-based government. It is hoped that this research will be able to provide an overview of how digital leadership capabilities have a big impact on the implementation of government digitalization in the regional government organizations they lead. This research uses a qualitative method with a case study approach. The research results illustrate that the two former governors have similarities. Every leader has a vital role and real contribution in encouraging the digitalization of government with the digital resources and capabilities they have. The various appreciations received by both individuals and regional government organizations are clear evidence that their performance in driving digital transformation is recognized by many people as leaders who have good digital abilities and competencies.Keywords: Leadership, Digital Leadership, Banten Province, West Java Province AbstrakRiset ini akan memotret bagaimana kepemimpinan digital yang dilakukan oleh kepala daerah di dua Provinsi yaitu Gubernur Jawa Barat yaitu Ridwan Kamil dengan Gubernur Banten yaitu Wahidin Halim. Kedua tokoh ini akan dikomparasi dari sudut pandang kepemimpinan digital dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah masing-masing. Riset ini juga akan memotret pencapaian daerah masing-masing dalam menyelenggarakan pemerintahan berbasis elektronik. Diharapkan riset ini mampu memberikan gambaran tentang bagaimana kemampuan kepemimpinan digital sangat berdampak pada penyelenggaraan digitalisasi pemerintahan pada organisasi pemerintahan daerah yang dipimpin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menggambarkan bahwa kedua Mantan Gubernur terdapat persamaan. Setiap pemimpin memiliki peran yang vital dan kontribusi yang nyata dalam mendorong terselenggaranya dgitalisasi pemerintahan dengan sumber daya dan kemampuan digital yang dimiliki. Berbagai apresiasi yang didapatkan yang diterima baik individu maupun oraganisasi pemerintahan daerah menjadi salah satu bukti nyata bahwa kinerja keduanya dalam mendorong transformasi digital diaku oleh banyak masyarakat sebagai pemimpin yang memiliki kemampuan dan kompetensi digital yang baik.Kata kunci:Kepemimpinan, Kepemimpinan Digital, Provinsi Banten, Provinsi Jawa Barat
Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Electronic Government pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Mahakam Ulu Surya, Iman; Remon, Yusi; Angun, Indira Reisia; Yuliana, Yuliana; Himang, Willibrordus
International Journal of Demos (IJD) Volume 6 Issue 1 (2024)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v6i1.476

Abstract

AbstractMahakam Ulu is a new Regency that was established independently in 2012 apart from West Kutai Regency. This research aims to determine the impact of technology in government agencies which is a challenge that must be overcome by Mahakam Ulu Regency in implementing Electronic Government in the Personnel and Human Resources Development Agency. The need for the use of e-Gov itself has developed from year to year, the Mahakam Ulu Regency government is required to be able to work hard and be proactive in dealing with current developments with the use of modern technology. This research method uses qualitative research, which is research that describes all research events that occur in the field using literature studies. The research results show that the implementation of e-Gov cannot still be said to be optimal because it is still experiencing delays in adapting to the existing technological conditions at BKPSDM Mahakam Ulu Regency: First, employee performance is always increasing, but on a digital document basis, report documents are still often delayed. Second, human resource factors (disposition) or government officials still have difficulty absorbing updated information related to the implementation of e-Gov, so special guidance is needed to be able to survive with the aim of good governance.Keywords: Government Governance, Electronic Government AbstrakMahakam Ulu merupakan Kabupaten baru yang berdiri sendiri pada tahun 2012 terlepas dari Kabupaten Kutai Barat. Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak teknologi di instansi pemerintahan menjadi tantangan yang harus di lalu oleh Kabupten Mahakam Ulu dalam penerapan Electronic Government di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Kebutuhan penggunaan e-Gov sendiri mengalami perkembangan dari tahun ke tahun, pemerintah Kabupetan Mahakam Ulu di tuntut untuk bisa berkerja keras dan proaktif dalam menangani perkembangan zaman dengan penggunaan teknologi modern. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian kualiatatif merupakan penelitian yang mempaparkan segala peristiwa penelitian yang terjadi di lapangan dengan batuan studi literature. Hasil Penelitian menunjukkan penerpan e-Gov masih belum bisa dikatakan optimal karena masih mengalami keterlambatan penyesuaian dengan kondisi teknologi yang ada di BKPSDM Kabupaten Mahakam Ulu : Pertama, Kinerja pegawai selalu mengalami peningkatan tetapi secara basis digital document masih sering mengalami keterlambatan dokumen laporan. Kedua, Faktor sumber daya manusia (disposisi) ataupun aparat pemerintahnya masih kesulitan menyerap informasi pembaruan terkait penerapan e-Gov sehingga diperlukan bimbingan khusus agar bisa survice dengan tujuan good governece.Kata kunci: Tata Kelola Pemerintahan, Electronic Government
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Non Keuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indoneia Rosalina, Linda; Usman, Bahtiar
International Journal of Demos (IJD) Volume 6 Issue 1 (2024)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v6i1.469

Abstract

AbstractThis research aims to analyze the influence of intangible assets, financial policies, managerial ownership and financial performance on firm value in non-financial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2016 to 2022. The research sample was selected using purposive sampling to obtain 17 If the company is multiplied by the number of years of research, the data obtained is 119. The research results show that intangible assets, managerial ownership, liquidity and asset turnover have no effect on firm value, debt policy has a negative effect on Tobins Q but has no effect on PBV, policy dividends have a negative effect on company value, company size has a negative effect on firm value.Keywords: Intangible Assets, Financial Policy, Managerial Ownership, Financial Performance, Firm Value AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aset tidak berwujud, kebijakan keuangan, kepemilikan manajerial, dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2016 hingga tahun 2022. Sampel penelitian dipilih menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 17 perusahaan yang apabila dikalikan dengan jumlah tahun penelitian maka diperoleh data sebanyak 119. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa aset tidak berwujud, kepemilikan manajerial, likuiditas dan asset turnover tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, kebijakan utang berpengaruh negatif terhadap tobins q namun tidak berpengaruh terhadap PBV, kebijakan dividen berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan.Kata Kunci: Aset Tidak Berwujud, Kebijakan Keuangan, Kepemilikan Manajerial, Kinerja Keuangan, Nilai Perusahaan.
Partisipasi Perempuan dalam Perencaan Pembangunan di wilayah Aceh, Kabupaten Banyuasin (Desa Pulai Gading), dan Kabupaten Enrekang (Desa Batu Ke’de) Suhardi, Enjanis
International Journal of Demos (IJD) Volume 6 Issue 1 (2024)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v6i1.480

Abstract

Abstrak : Partisipasi perempuan dalam perencanaan pembangunan terlebih pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa di wilayah Aceh, Kabupaten Musi Banyuasin, dan Kabupaten Enrekang belum optimal dan tergolong rendah dengan bentuk partisipasi pikiran, keahlian, tenaga, pemikiran dan tenaga. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis indikator partisipasi perempuan dalam perencanaan pembangunan mengenai bagaimana partisipasi perempuan dalam Musrenbangdes. Adapun ruang lingkup dalam penelitian yakni partisipasi perempuan pada Musrenbangdes yang diselenggarakan, akses perempuan dalam Musrenbangdes, kontrol atas perempuan dalam Musrenbangdes serta suara perempuan dalam Musrenbangdes. Penelitian difokuskan pada 3 (tiga) wilayah di Indonesia yakni Aceh, Kabupaten Musi Banyuasin, dan Kabupaten Enrekang. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi literature yang kemudian data diperoleh akan direduksi dan mendapatkan sebuah kesimpulan. Hasil dari studi literature adalah tingkatan pada perempuan berpartisipatif dalam Musrenbangdes terbilang rendah dengan dibuktikan masih kurangnya kesadaran bagi perempuan untuk turut andil dalam program Musrenbangdes.

Page 1 of 1 | Total Record : 8