cover
Contact Name
Iskandar Arfan
Contact Email
jumantik@unmuhpnk.ac.id
Phone
+6285245100200
Journal Mail Official
jumantik@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak, Jalan Ahmad Yani No.111 Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
ISSN : 24072559     EISSN : 25034731     DOI : 10.29406/jjum
Core Subject :
JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan bergerak dari hasil penelitian preventif, promotof, kuratif dan rehabilitas atau bergerak dari hulu ke hilir. Sedangkan ruang lingkupnya antara lain; Epidemiologi, Biostatistik, Kesehatan Lingkungan, Pendidikan Kesehatan dan Perilaku, Administrasi Kesehatan Masyarakat, Gizi Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Kesehatan Reproduksi masyarakat dan Sistem Informasi Kesehatan. Jurnal Jumantik diharapkan menjadi sebuah kawah candra dimuka, solusi efektif dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakt. Selain itu untuk membantu pemerintah, swasta dan masyarakat. Bukan tanpa perjuangan yang panjang, kontribusi yang bersifat sukarela para peneliti baik senior maupun yunior. Jurnal Jumantik juga mengemban tanggung jawab berfungsi untuk mendorong mahasiswa, dosen dan peneliti agar dapat mengembangkan keilmuan secara mandiri dan berdaya guna dalam bidang kesehatan masyarakat.
Articles 180 Documents
ENGARUH PEMBERIAN VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN GIZI PADA MAHASISWA TENTANG SUMBER PANGAN ANTIOKSIDAN Al-khonsa Ulya Hafidz; Ratih Kurniasari
Jumantik Vol 8, No 1 (2021): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v8i1.3578

Abstract

Memiliki sistem imun yang baik merupakan cara untuk melawan virus corona, hal tersebut tentunya harus didorong melalui asupan gizi seimbang dan beragam serta pola hidup yang sehat. Salah satu bahan pangan yang dianjurkan untuk dikonsumsi yang dapat meningkatkan imunitas tubuh yaitu bahan pangan dengan kaya akan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian media berupa video animasi terhadap perubahan tingkat pengetahuan mahasiswa tentang pangan fungsional dalam meningkatkan imunitas tubuh. Rancangan penelitian adalah kuasi eksperimental one group pretest-posttest pada mahasiswa Program Studi Farmasi di Universitas Singaperbangsa Karawang. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perubahan pada tingkat pengetahuan gizi mahasiswa (p=0,000) sebelum dan sesudah diberikan intervensi gizi menggunakan media video animasi. Pengetahuan mahasiswa sesudah diberikan intervensi tentang pangan fungsional dalam meningkatkan imunitas tubuh dengan media video animasi lebih baik dibandingkan dengan sebelum pemberian intervensi.
ANALISIS HIGIENE PERSONAL DAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA SISWI SMA NEGERI 2 SEPONTI KABUPATEN KAYONG UTARA Iskandar Arfan; Ismael Saleh; Siska Siska
Jumantik Vol 8, No 2 (2021): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v8i2.3557

Abstract

Keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang dialami oleh 75% wanita di dunia minimal satu kali selama hidupnya. Hasil survei studi pendahuluan menunjukkan 8 dari 10 orang siswi pernah mengalami keluhan keputihan berupa keluarnya cairan berwarna putih kekuningan disertai rasa gatal pada vagina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan higiene personal (higiene personal organ reproduksi, higiene personal pakaian dalam, higiene personal menstruasi) dengan kejadian keputihan pada siswi SMA Negeri 2 Seponti Kabupaten Kayong Utara. Metode penelitian  menggunakan jenis observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh siswi kelas X,XI,XII sebanyak 42 orang, sampel diperoleh sebanyak 42 orang dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan analisa uji chi square. Hasil penelitian diperoleh terdapat hubungan higiene personal organ reproduksi (p value 0,004 ; PR 7,680 ; CI 1,756-3,583), higiene personal pakaian dalam (p value 0,001 ; PR 10,800 ; CI 2,358-4,464), higiene personal menstruasi (p value 0,000 ; PR 9,872 ; CI 3,248-6,527) terhadap kejadian keputihan abnormal pada siswi SMA Negeri 2 Seponti Kabupaten Kayong Utara. Saran penelitian diharapkan siswi dapat menerapkan higiene personal (higiene personal organ reproduksi, higiene personal pakaian dalam, higiene personal menstruasi) yang baik serta pihak sekolah menjalin kemitraan terhadap instansi kesehatan dalam memberikan pendidikan kesehatan khususnya terkait praktik higiene personal  kesehatan reproduksi pada peserta didik.
Penatalaksanaan Radioterapi pada Kanker Payudara dengan Teknik IMRT Di Instalasi Radioterapi Rumah Sakit Gading Pluit Diana Agustini; Andri Winanda; Legia Prananto
Jumantik Vol 8, No 1 (2021): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v8i1.3579

Abstract

Kanker payudara (KPD) merupakan keganasan pada jaringan payudara yang dapat berasal dari epitel ductus. Kanker payudara merupakan jenis kanker terbanyak di Indonesia. Radioterapi merupakan salah satu pengobatan yang digunakan guna mematikan sel kanker, karena prinsip radioterapi yaitu memberikan dosis yang maksimal ke target dan seminimal mungkin ke organ sehat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan teknik penyinaran radioterapi dan mengevaluasi kelebihan serta kekurangan dari teknik penyinaran kanker payudara dengan Teknik IMRT (Intensity Modulated Radiation Therapy). Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yaitu studi kasus dengan melakukan observasi di Instalasi Radioterapi RS Gading Pluit dari tanggal 10 s/d 28 mei 2021 dengan mengambil sampel sebanyak 1 orang pasien
PENYEBAB KUALITAS TIDUR BURUK PADA PEKERJA YANG BEKERJA DARI RUMAH DI JABODETABEK TAHUN 2021 Decy Situngkir; Ira Marti Ayu; Eka Cempaka Putri; Mirta Dwi Rahmah Rusdy
Jumantik Vol 9, No 1 (2022): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v9i1.3839

Abstract

Kualitas tidur yang buruk pada pekerja dapat menyebabkan kinerja berkurang, tidak konsentrasi, gangguan kesehatan baik fisik dan mental serta menurunkan kualitas hidup Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi kualitas tidur pekerja Work From Home, yang dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2021. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang. Sampel pada penelitian sebanyak 87 responden yang diambil dengan Teknik sampling purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner melalui google form yang terkait variabel terkait yaitu usia, jenis kelamin, stres, kelelahan, konsumsi kafein, kebiasaan olahraga, kebiasaan merokok, riwayat penyakit dan screen time. Analisa bivariat dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa usia (p : 0,017; POR : 1,357 ) , kelelahan (p : 0,002; POR : 1,500), dan konsumsi kafein (p : 0,048; POR : 1,409) merupakan penyebab kualitas tidur yang buruk pada pekerja yang bekerja dari rumah. raga. Disarankan agar instansi perlu meninjau prosedur kerja, mengadakan pelatihan mengenai kelelahan, senam online bersama, penerapan peregangan, 20-20-20 dan juga aktivitas berkedip pada mata agar tidak menjadi kering. 
UNMET NEED DI INDONESIA (ANALISIS DATA SDKI, SKAP DAN SUSENAS TAHUN 2017-2020) Annisa Nabila; Rahmi Susanti; Ismail AB
Jumantik Vol 9, No 1 (2022): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v9i1.3996

Abstract

Tingginya kejadian unmet need KB masih menjadi masalah dalam pelayanan KB yang berdampak pada peningkatan kejadian kehamilan yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penerapan data mining dengan metode Kmeans pada pengelompokan provinsi di Indonesia agar dapat diketahui wilayah mana yang menjadi prioritas dalam mengurangi kejadian unmet need. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan provinsi di Indonesia berdasarkan kejadian unmet need dan-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan teknik data mining dengan metode K-means dibantu dengan aplikasi Rapidminer. Data sekunder dalam penelitian ini bersumber dari hasil SDKI, SKAP dan SUSENAS tahun 2017 - 2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat dua kelompok cluster berdasarkan faktor yang mempengaruhi kejadian unmet need terbagi menjadi dua jenis kategori yaitu kategori kejadian unmet need low berada pada cluster 1 (23 provinsi) dan kategori kejadian unmet need tinggi terdapat pada cluster 2 (11 provinsi) dengan jumlah iterasi sebanyak tiga kali. Provinsi Maluku menjadi anggota tetap dengan label cluster event unmet need tinggi. Perlu adanya peningkatan KIE oleh pemerintah dan melakukan kemitraan dengan PKB/PLKB bersama petugas kesehatan KB melalui memperbanyak media KIE.
PENGARUH PENYAKIT KOMORBIT, USIA DAN GENDER DALAM DETERMINAN TERHADAP KESDIAAN VAKSINASI COVID-19 PADA LANSIA Mentes Hartanti; Muhammad Syamsu Hidayat; Tri Ani Marwati
Jumantik Vol 9, No 1 (2022): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v9i1.4631

Abstract

Vaksinasi COVID-19 bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularan COVID-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat dari COVID-19. Beberapa determinan yang menyebabkan kurangnya kesediaan masyarakat terhadap vaksinasi covid-19 pada lansia, oleh karena itu sistematika review ini bertujuan mengidentifikasi terhadap factor-faktor determinan tersebut melalui literatur review melalui penelusuran hasil penelitian dalam bentuk artikel full text dari data base jurnal yaitu pubmed Tahun 2019-2022.  Analisa data menggunakan kerangka PICO dan diagram flow PRISMA. Kesimpulan: Masih banyaknya permasalahan yang perlu dilakukan studi /penelitian terkait determinan yang mempengaruhi kesediaan vaksinasi covid-19 pada lansia  
IDENTIFIKASI DAN PENGUKURAN KEPADATAN LARVA NYAMUK AEDES DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS PONTIANAK BARAT Ismael Saleh; Titi Tarisa Sinarpi
Jumantik Vol 9, No 1 (2022): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v9i1.4117

Abstract

Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Pontianak Barat mengalami peningkatan jumlah kasus sejak tiga tahun terakhir dari tahun 2017-2019, yaitu 11 kasus, 14 kasus menjadi 16 kasus. Indikator angka Bebas Jentik mengalami penurunan dari tahun 2018 ke 2019 yaitu 80,95% ke 72,05%. Indeks entomologi dapat digunakan untuk memudahkan menganalisis upaya pengendalian yang harus dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi larva dan mengukur kepadatan larva aedes di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pontianak Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 37 rumah. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Letak kontainer positif jentik lebih mendominasi di luar rumah (75%) daripada di dalam rumah (25%). Berdasarkan House Index (48,6%), Container Index (7,32%) dan Breteau Index (54%) menunjukkan kepadatan tinggi terhadap risiko penularan penyebaran penyakit DBD. Kemudian tempat perindukan dominan positif jentik terdapat pada kategori controllable sites (100%) dan jenis kontainer dominan positif jentik adalah tempayan (2,9%) serta penemuan kontainer baru yaitu 4 ember yang positif jentik merupakan wadah air untuk cuci tangan di masa pandemi covid-19. Jenis larva nyamuk dari 20 sampel yang diidentifikasi adalah Aedes (100%). Disarankan pihak puskesmas lebih meningkatkan pengendalian DBD pada masa pandemi covid-19, melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) seluruh Rukun Tangga (RT) dan melakukan penggunaan indikator breateu index guna upaya pengendalian vektor.
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEJADIAN HIPERTENSI DI DESA SUNGAI ITIK KECAMATAN SUNGAI KAKAP Wijayanti Wijayanti; Otik Widyastutik; Dedi Alamsyah
Jumantik Vol 9, No 1 (2022): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v9i1.4537

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan angka kesakitan yang tinggi. Menurut data WHO  prevalensi terus meningkat secara g lobal dan 9.4 juta orang meninggal setiap tahun akibat hipertensi dan komplikasinya. Hipertensi pada lansia memiliki dampak diantaranya memperparah keadaan suatu penyakit seperti timbulnya penyakit jantung dan ginjal. Berdasarkan pengumpulan data menggunakan kobocollect  bulan Maret 2020 sebanyak 90 responden di Desa Sungai Itik, ditemukan penyakit tertinggi yaitu kasus hipertensi sebanyak 27 kasus pada lansia (56-65 tahun) 19 orang  (21,11 %) dan anggota lainnya sebanyak 8 (8,89%).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kejadian hipertensi pada lansia (56-65 tahun) di Desa Sungai Itik. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 64 orang yang diambil dengan teknik proportional sampling. Dengan melakukan pengukuran tekanan darah, berat badan dan tinggi badan.Uji statistik yang digunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%.hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna konsumsi makanan asin (p value= 0,041. PR=1,883) dan kebiasaan merokok (p value = 0,002, PR = 2,333) dengan kejadian hipertensi.Variabel yang tidak berhubungan diantaranya aktivitas fisik (p value = 0,918, PR =0,911) dan obesitas (p value= 0,441, PR = 1,278). Kesimpulannya konsumsi makanan asin dan kebiasaan merokok merupakan faktor risiko kejadian hipertensi. Disarankan kepada lansia yang mengalami hipertensi untuk membatasi  konsumsi ikan asin maksimal 2 kali dalam seminggu dan memperbanyak konsumsi buah-buahan sepeti pisang dan semangka dan sayuran seperti sawi dan bayam serta mengurangi kebiasaan merokok dengan cara metode pengobatan yaitu mencari obat yang bisa menyembuhkan kecanduan terhadap rokok, seperti bupropion dan varenicline.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita (12-59 Bulan) Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Saigon Edi Roli; Dedi Alamsyah
Jumantik Vol 9, No 2 (2022): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v9i2.4326

Abstract

Data prevalensi balita stunting yang dikumpulkan WHO menyebutkan Indonesia termasuk ke dalam negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di regional Asia Tenggara/South-East Asia Regional. Kalimantan barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki masalah prevalensi stunting yang tinggi dibandingkan dengan prevalensi stunting nasional yaitu sebesar 36,5 persen. Prevalensi Kejadian Stunting berdasarkan indicator TB/ U di Kota Pontianak sebesar 22,1%. Sedangkan untuk kejadian stunting di Kota Pontianak dengan kasus tertinggi terjadi di Pontianak Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita (12-59 bulan) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Saigon. Jenis penelitian ini adalah studi observasional analitik dan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah Purposive Sampling. Pada penelitian ini ditemukan 27 balita dengan kasus stunting dari total 88 balita yang diteliti. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita (12-59 bulan) antara lain ialah riwayat ASI eksklusif (P-Value 0,045 PR = 3,7), riwayat BBLR (P-Value = 0,006; PR = 2,7), riwayat penyakit infeksi (P-Value = 0,024; PR = 2,2) dan sanitasi lingkungan (P-Value = 0,042; PR = 2,7). Sedangkan untuk variabel usia ibu saat hamil tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting pada balita (12-59 bulan). Perlunya peningkatan imunitas tubuh ibu, pemantauan terkait riwayat penyakit infeksi pada balita, perlunya melakukan perilaku hidup bersih dan sehat dalam rumah tangga yang meliputi memiliki jamban sehat, ketersedian air bersih, memiliki pembuangan sampah dan SPAL, serta mencuci tangan ketika makan atau mengelola makanan
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Perawat Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak Indah Amalia; Ismael Saleh; Abduh Ridha
Jumantik Vol 9, No 2 (2022): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v9i2.4665

Abstract

Kelelahan kerja pada perawat dapat berpengaruh pada tubuh secara fisik dan mental serta membahayakan pasien, perawat, dan rekan sejawat sehingga berisiko terjadinya kesalahan dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 60 orang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2022. Uji statistik yang digunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang berhubungan dengan dengan kelelahan kerja perawat, yaitu status kawin (p = 0,023), status gizi kurus (p = 0,010), masa kerja (p = 0,005), lama kerja (p = 0,021), beban kerja mental (p = 0,006), dan shift kerja (p = 0,016).  Saran penelitian diperlukan pengaturan jam kerja, pembagian waktu kerja yang seimbang, dan rotasi pekerjaan dari manajemen rumah sakit untuk mengatasi kelelahan kerja perawat.

Filter by Year

2014 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2023): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 9, No 2 (2022): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 9, No 1 (2022): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 8, No 2 (2021): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 8, No 1 (2021): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 7, No 2 (2020): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 7, No 1 (2020): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 6, No 2 (2019): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 6, No 1 (2019): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 5, No 1 (2018): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 4, No 2 (2017): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 4, No 1 (2017): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 3, No 2 (2016): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 3, No 1 (2016): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 4 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 3 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 2 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 2, No 1 (2015): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 1, No 02 (2014): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Vol 1, No 1 (2014): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan More Issue