cover
Contact Name
Durinda Puspitasari
Contact Email
jpap@unesa.ac.id
Phone
+6282318003366
Journal Mail Official
jpap@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung G1 lt. 2 Ruang Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya Kampus Ketintang Surabaya 60231 Telp. (031) 8285362/8299945 Fax. (031) 8293416
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)
ISSN : -     EISSN : 23389621     DOI : https://doi.org/10.26740/jpap.v10n1
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) e ISSN 2338-9621 diterbitkan Universitas Negeri Surabaya bekerjasama dengan Asosiasi Sarjana dan Praktisi Administrasi Perkantoran Indonesia (ASPAPI). Jurnal ini menerbitkan hasil penelitian yang berkaitan dengan pengajaran dan pembelajaran Pendidikan Administrasi Perkantoran dan bidang studi Ilmu Administrasi Perkantoran yang dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan, lembaga pendidikan tinggi, dunia usaha dan industri terutama yang berkaitan dengan pengajaran dan pembelajaran manajemen kantor, manajemen arsip, sistem manajemen kualitas, komunikasi kantor, manajemen sumber daya manusia, sistem informasi manajemen, dan perilaku organisasi pendidikan.
Articles 135 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTERAKTIF BERBANTUAN ADOBE FLASH PROFESIONAL CS6 PADA MATA PELAJARAN KEARSIPAN UNTUK KELAS X OTKP DI SMK NEGERI 1 BANGKALAN NIRWANASARI, YULI; NUGRAHA, JAKA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan bahan ajar, menguji kelayakan bahan ajar yang ditinjau berdasarkan validitas ahli media, validitas ahli materi serta evaluasi siswa terhadap bahan ajar interaktif. Penelitian pengembangan ini telah dilakukan pada kompetensi dasar memahami arsip dan kearsipan serta memahami norma, standar, prosedur, dan kriteria kearsipan sebagai sarana belajar bagi siswa kelas X OTKP 2 di SMK Negeri 1 Bangkalan saat mempelajari mata pelajaran kearsipan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4-D berdasarkan Thiagarajan. Analisis data yang digunakan untuk mengukur penilaian validasi ahli dan evaluasi siswa menggunakan skala penelitian Likert. Penyebaran hanya terbatas pada 20 siswa kelas X OTKP 2 SMK Negeri 1 Bangkalan. Hasil penilaian oleh validasi ahli memperoleh rata-rata kelayakan bahan ajar sebesar 86,75% dengan kategori sangat kuat dan pada hasil evaluasi siswa mendapatkan persentase sebanyak 90,67% dengan kategori sangat kuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar interaktif berbantuan adobe flash professional yang telah dikembangkan layak digunakan untuk bahan ajar di SMK Negeri 1 Bangkalan.
PENGEMBANGAN MODUL MELALUI INTERACTIVE LEARNING MODULE (ILM) PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI PERKANTORAN KELAS X OTKP DI SMK NEGERI 4 SURABAYA BIMA SAKTI, MUHAMAD; NUGRAHA, JAKA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan modul melalui interactive learning module (ILM) pada mata pelajaran teknologi perkantoran kelas X OTKP di SMK Negeri 4 Surabaya serta menganalisa modul yang dikembangkan Pengembangan modul dilakukan karena belum adanya bahan ajar modul khususnya mata pelajaran teknologi perkantoran. Jenis penelitian yang dikembangkan menggunakan R&D dengan mengacu pada model penggembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Subjek penelitian adalah 18 peserta didik kelas X OTKP 2 di SMK Negeri 4 Surabaya. Adapun hasil penelitian menunjkan bahwa modul yang di kembangkan yaitu Interactive Learning Module Mata Pelajaran Teknologi Perkantoran kelas X OTKP termasuk dalam kategori sangat layak dari segi aspek materi, Bahasa dan grafis. Hasil persentase dari ahli materi 84,5% dengan kategori sangat kuat, persentase dari ahli Bahasa 77,97% dengaan kategori kuat dan ahli grafis memperoleh persentase 93,33%, serta hasil angket evaluasi siswa sebesar 90,28% dengan kategori sangat layak. Dengan demikian, Modul melalui interactive learning module pada Mata Pelajaran Teknologi Perkantoran Kelas X OTKP di SMK Negeri 4 Surabaya hasil pengembangan ini layak dan dapat digunakan oleh peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar Teknologi Perkantoran. Kata Kunci: Pengembangan Modul, Teknologi Perkantoran, Interactive Learning Modul, Model ADDIE.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN ADMINISTRASI UMUM SISWA KELAS X OTKP DI SMK PGRI 2 SIDOARJO AHMADI, YAHYA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman tak luput dari arus modernisasi dan globalisasi, maka dari itu sistem pendidikan sekarang harus dirancang dan disesuaikan menurut perkembangan zaman agar tepat sasaran dan berdaya guna. Sistem pendidikan yang paling terbaru adalah kurikulum 2013 revisi 2017 fokus pembelajaran ada pada siswa (student centered) dan guru bertindak sebagai fasilitator. Peran guru selalu mendampingi dan mengawasi siswa agar pembelajaran tetap dalam kondisi yang terkontrol. Namun apabila guru sudah merancang Rencana Program Pembelajan (RPP) yang didalamnya terkandung rencana dari guru masuk dan berdiri di depan kelas sampai evaluasi pembelajaran dilakukan namun jika apa yang diterapkan tidak sesuai dengan yang direncanakan maka perlu adanya suatu bantuan berupa model pembelajaran. Pentingnya pembelajaran evaluasi bertujuan agar mengetahui tolak ukur akhir keberhasilan siswa dalam pemahaman terhadap kemampuan materi yang dijalaninya. Model pembelajaran kooperatif tipe course review horay (CRH) menjawab persoalan tersebut dimana pembelajaran mereview atau mengevaluasi dapat dilakukan dengan waktu yang singkat tanpa memakan banyak waktu. Hal ini dibuktikan dalam presentase rata-rata tes akhir atau post test dalam perbedaan perolehan kelas eksperimen yang mendapat pengaruh perlakuan sebesar 91,45% lebih besar dari kelas yang tidak mendapat pengaruh yaitu kelas kontrol yang hanya sebesar 83,86% memiliki perbedaan yang jauh signifikan sebesar 7,59%. Dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran kooperatif tipe course review horay yang diterapkan mempunyai pengaruh terhadap proses akhir pembelajaran yaitu hasil belajar siswa. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, CRH, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA KOMPETENSI DASAR MENGANALISIS DAN MEMBUAT SURAT NIAGA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X APK SMK PGRI 2 SIDOARJO NAYATUL DIASTAFA, SILVI
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini merupakan untuk melihat bagaimana pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe CIRC pada kompetensi dasar menganalisis dan membuat surat niaga terhadap hasil belajar peserta didik kelas X APK SMK PGRI 2 Sidoarjo. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen kuasi (quasi experimental design) dengan bentuk nonequivalent control group design. Penelitian ini mengambil subjek peserta didik kelas X APK 1 sebagai control class dan kelas X APK 3 sebagai experiment class. Penelitian menunjukkan rata-rata pretest experiment class 55,97 dan control class 55,97 ; rata-rata posttest experiment class 86,82 dan control class 81,53 ; sedangkan gain score experiment class 30,89 dan control class 25,50. Uji t posttest menunjukkan thitung sebesar 5,004 dengan sig. (2-tailed) ,000 (0,00) dan ttabel 1,987. Hasil ini menunjukkan bahwa t-test < 0,05 yaitu 0,00 < 0,05 dan thitung (5,004) > ttabel (1,987). Uji t gain score menunjukkan thitung sebesar 3,946 dengan sig. (2-tailed) ,000 (0,00) dan ttabel 1,987 dengan sig. 0,05. Hasil menunjukkan bahwa t-test < 0,05 yaitu 0,00 < 0,05 dan thitung (3,946) > ttabel (1,987). Berdasarkan hasil analisis uji t di atas, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe CIRC pada kompetensi dasar menganalisis dan membuat surat niaga terhadap hasil belajar peserta didik kelas X APK SMK PGRI 2 Sidoarjo, dimana hasil experiment class yang menggunakan tipe CIRC lebih tinggi daripada control class. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, Tipe CIRC, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG TERHADAP HASIL BELAJAR ADMINISTRASI SARANA PRASARANA SISWA KELAS XI APK DI SMKN 1 SOOKO MOJOKERTO ISNANI, NOVA; PUSPASARI, DURINTA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru harus menguasai keterampilan pedagogik agar tercipta pembelajaran yang efektif dan efisien. Model pembelajaran langsung merupakan sebuah pendekatan mengajar untuk memperoleh penguasan konsep dan keterampilan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran langsung terhadap hasil belajar Administrasi Sarana Prasarana dan untuk mengetahui hasil belajar Administrasi Sarana Prasarana siswa kelas XI APK di SMKN 1 Sooko Mojokerto. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan quasi experimental design. Berdasarkan uji statistik Independet Sample Test diperoleh taraf signifikansi t-test sebesar 0,002<0,05 dan thitung (3,29)>ttabel (2,002), maka H0 ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat pengaruh model pembelajaran langsung pada hasil belajar Administrasi Sarana Prasarana. Selain itu hasil perhitungan dari selisih nilai pretest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan taraf signifikansi sebesar 0,002<0,05 dan thitung (3,24)>ttabel (2,002), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran langsung pada hasil belajar Administrasi Sarana Prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan pada selisih hasil pretest-posttest kelas eksperimen sebesar 24,50 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 17,333.
PENGEMBANGAN MODUL MATA PELAJARAN ADMINISTRASI UMUM BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH PADA KELAS X OTKP 1 DI SMK YPM 3 TAMAN SIDOARJO PUSPASARI, DURINDA; FIRDAUS DAMAYANTI, INGGIT
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengembangan modul Mata Pelajaran Administrasi Umum ini untuk mengetahui Proses Pengembangan Modul Mata Pelajaran Administrasi Umum Berbasis Scientific Approach Pada Kelas X OTKP 1 di SMK YPM 3 Taman Sidoarjo, mengetahui Kelayakan Modul, serta mengetahui Respon Peserta Didik Kelas X OTKP 1 di SMK YPM 3 Taman Sidoarjo yang telah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian jenis pengembangan dimana menggunakan model 4-D yang terdiri dari tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Namun pada tahap penyebaran tidak dilakukan oleh peneliti karena modul yang dikembangkan terbatas pada tiga kompetensi dasar. Subjek peneliian ini yaitu peserta didik X OKTP 1 di SMK YPM 3 Taman Sidoarjo yang berjumlah 20 orang, sedangkan objek penelitian ini yaitu modul Mata Pelajaran Administrasi Umum. Instrumen penelitian ini yaitu validasi ahli dan respon peserta didik. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan skala likert. Proses pengembangan modul ini yaitu dilakukan tahap pendefinisian untuk mengetahui kebutuhan sebelum merancang modul seperti pada SMK YPM 3 Taman Sidoarjo tidak terdapat modul Mata Pelajaran Administrasi Umum, perancangan modul mengunakan format dari BSNP dengan menggunakan teknik adaptasi, pada pengembangan dilakukan validasi oleh ahli materi, bahasa, dan kegrafikan dimana bertujuan untuk menyempurnakan modul yang dikembangkan. Hasil validasi ahli materi memperoleh sebesar 91% dengan kategori sangat layak, hasil validasi oleh ahli bahasa memperoleh 97% dengan kriteria sangat layak, dan hasil validasi ahli kegrafikan memperoleh sebesar 88% dengan kriteria sangat layak. Dari hasil respon peserta didik memperoleh hasil 94% dengan kriteria sangat layak untuk digunakan pada saat pembelajaran. Kata kunci: Pengembangan Modul, Scientific Approach, Administrasi Umum Abstract Development of this General Administration Subject module to determine the Scientific Approach-Based General Administration Subject Development Process in Class X OTKP 1 in YPM Vocational School 3 Taman Sidoarjo, knowing the Feasibility of Modules, and knowing the Response of Class X OTKP 1 Students at YPM 3 Taman Sidoarjo Vocational High School which has been developed. This research is a type of development research which uses a 4-D model consisting of the stages of defining, designing, developing, and distributing. However, at the dissemination stage it was not carried out by researchers because the modules developed were limited to three basic competencies. The subjects of this research are X OKTP 1 students in YPM 3 Vocational School in Sidoarjo Park, amounting to 20 people, while the object of this research is the General Administration Subject module. The instrument of this research is expert validation and student response. Data analysis techniques in this study use a Likert scale. The module development process is done by defining the stage to determine the needs before designing modules such as YPM 3 Taman Sidoarjo Vocational School there is no General Administration Subject module, module design uses the format of BSNP using adaptation techniques, on the development of material, language, expert and graphics which aim to improve the developed modules. Material validation results obtained by 91% with very feasible categories, the results of validation by linguists gained 97% with very feasible criteria, and the results of the graphic expert validation obtained 88% with very reasonable criteria. From the results of the responses, students get 94% results with very feasible criteria for use during learning. Keywords: Modul Development, Scientific Approach, General Administration
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MANUSCRIPT BERBASIS ANDROID PADA MATA PELAJARAN KORESPONDENSI KELAS X MP 1 DI SMKN 2 BUDURAN SUSANTO, FARID; SRI WULANDARI, SITI
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan media Manuscript terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Pada tahap perancangan meliputi pembuatan desain, penetapan materi pokok, penyusunan level soal dan jawaban, pengumpulan bahan aplikasi dan membuat produknya. Tingkat kelayakan media pembelajaran Korespondensi dengan aplikasi Manuscript berbasis android sebagai media pembelajaran berdasarkan penilaian: 1) Ahli materi diperoleh persentase 93,33%, sehingga termasuk kategori ?Sangat Kuat?, 2) Ahli media diperoleh persentase 92,22%, sehingga termasuk kategori ?Sangat Kuat?, dan 3) Ahli bahasa diperoleh persentase 90%, sehingga termasuk kategori ?Sangat Kuat?. Respon siswa terhadap media ini pada saat dilakukan uji coba rata-rata menunjukkan respon positif dengan mendapatkan persentase ? 80% setiap indikatornya. Dengan demikian, media pembelajaran Korespondensi dengan aplikasi Manuscript berbasis android ini layak digunakan sebagai media pembelajaran Korespondensi Kompetensi Dasar Menerapkan Tata Naskah Surat Meyurat Bahasa Indonesia. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Manuscript, Android, Korespondensi, 4D Abstract The results showed that the Manuscript media development process consists of several stages, namely the defining, designing, developing and distributing stage. The designing stage included design making, subject matter determination, questions and answers preparation, application materials collection, and products making. The feasibility level of Correspondence media learning with Android-based Manuscript applications became a learning media based on several assessments from 1) Material experts (93.33%), 2) Media experts (92.22%), and 3) Linguists (90%). Those three percentage results included in "Very Strong" category. Furthermore, the student?s response to this media when it was tested by the average trial showed a positive response ? 80% of each indicator. Regarding it, Correspondence media learning with Android-based Manuscript application is suitable to be used as a Correspondence Basic Competency media learning for Implementing Indonesian Correspondence Text Manuscripts. Keywords: Media Learning, Manuscript, Android, Correspondence, 4D
ANALISIS PENERAPAN E-HEALTH SEBAGAI PERWUJUDAN PELAYANAN PRIMA DI PUSKESMAS PENELEH KECAMATAN GENTENG KOTA SURABAYA JALIYANTI, DWI
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi melahirkan perubahan pada sistem kerja pemerintah daerah yang identik dengan paper- based administration menuju electronic government. Penyelenggaraan pelayanan publik yang efektif dan efisien akan memberikan pelayanan prima pada masyarakat sebagai penerima layanan publik. Pelayanan publik sangatlah beragam satu diantaranya adalah pelayanan kesehatan. Guna meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat maka terbentuk suatu inovasi pelayanan kesehatan melalui e-government. Pelayanan kesehatan melalui e-government ini diwujudkan dalam bentuk e-health. Aplikasi e-health ini mengintegrasikan data dari puskesmas, rumah sakit, DISPENDUKCAPIL Kota Surabaya dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Aplikasi ini dibuat dengan tujuan untuk mempermudah proses pendaftaran awal pasien dengan mengurangi waktu antrian dan memudahkan proses rujukan online melalui resume medik pasien. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh deskripsi tentang bagaimana penerapan e-health di Puskesmas Peneleh Kecamatan Genteng Kota Surabaya; mengetahui upaya Puskesmas Peneleh dalam mewujudkan pelayanan prima pada pendaftaran pasien yang didasarkan pada prinsip pelayanan prima 6A (ability, attitude, appearance, attention, action, dan accountability) dan mengetahui bagaimana penerapan e-health sebagai perwujudan pelayanan prima di Puskesmas Peneleh Kecamatan Genteng Kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian berjumlah 4 orang informan kunci dan 6 masyarakat pengguna layanan e-health di Puskesmas Peneleh. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles & Hubermen dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan penerapan layanan e-health di Puskesmas Peneleh sudah berjalan dengan cukup efektif dan sudah sesuai prinsip-prinsip pelayanan prima dalam pelayanan publik yaitu kesederhanaan, kejelasan, keterbukaan, ekonomis, keamanan, ketepatan waktu dan konsisten. Meskipun pada prinsip kesederhanaan belum seluruhnya masyarakat paham mengenai bagaimana penggunaan e-health dan pada prinsip keterbukaan masih minimnya sosialisai terkait layanan e-health yang diberikan oleh Puskesmas Peneleh kepada masyarakat di wilayah kerja mereka. Kata Kunci: Electronic Health, Pelayanan prima Abstract The development of information and communication technology on local government?s work system which is identical with paper-based administration brings a transformation to electronic government. An effective and efficient public service will provide excellent service to the community as a recipient of public services. One kind of public service is a health service. In order to improve health services to the community, there is an innovation of health services through e-government. Health services through e-government are embodied in the form of e-health. This e-health application combines data from health centers, hospitals, DISPENDUKCAPIL Surabaya City and Health Office of Surabaya City. This application is made with the aim as the initial and the right process to assist the patient through their medical online record. The purpose of this study is to analyze as seen from the characteristic of the e-health system that applied the effectiveness measure of the e-health system applied,: analyzing the efforts of the health center educators in realizing excellent service for patient registration based on the principle of excellent service 6A (ability, attitude, appearance, attention, action, and accountability) and describe how e-health as the embodiment of excellent service at Peneleh Community Health Center Sub-District Genteng Surabaya. This study is descriptive qualitative. The participants consist of 4 key informants and 6 health user services at Peneleh Community Health Center. The data analysis technique uses Miles & Hubermen model by using source triangulation. The results show that the application of e-health services at Peneleh Health Center is fulfilled the characteristic of a good information system and a measure of the effectiveness of the information system and is suitable with its primed public services principles that are simplicity, clarity, openness, economic, safety, punctuality and consistency. However, the principle of simplicity is not yet entirely, especially about the use of e-health. Then, the principle of openness has the lack of socialization of the e-health services which is provided by Peneleh Community Health Center, especially to the local communities in there. Keywords: Electronic Health, Excellent Service
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS SONY VEGAS PADA MATA DIKLAT KEARSIPAN KOMPETENSI DASAR MENJELASKAN SISTEM KEARSIPAN SISWA KELAS X ADM 1 DI SMK NEGERI 2 BUDURAN SIDOARJO ARINI HANDAYANI, FARAH; NUGRAHA, JAKA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan pengembangan media pembelajaran Sony Vegas, dan mengetahui evaluasi siswa terhadap pengembangan media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yaitu analisis (analyze), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 20 siswa kelas X Administrasi 1 pada kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi diperoleh hasil persentase 87,8% dengan kategori sangat layak. Sedangkan untuk hasil validasi ahli media diperoleh hasil dengan persentase 93,6% dengan kategori sangat layak. Dan untuk evaluasi siswa diperoleh hasil dengan persentase 86,8% dengan kategori sangat layak yang diambil dari uji coba terbatas pada 20 siswa kelas X ADM 1 di SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo. Pada penelitian ini terbukti mampu meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran materi sistem kearsipan dengan berbantuan media pengembangan Sony Vegas. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Sony Vegas, Model Pengembangan ADDIE
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING PADA MATA PELAJARAN ADMINISTRASI HUMAS DAN KEPROTOKOLAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI APK DI SMK PGRI 2 SIDOARJO , SULIKAH; PUSPASARI, DURINDA
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran role playing terhadap keaktifan belajar siswa dan pengaruh metode pembelajaran role playing terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran administrasi humas dan keprotokolan siswa kelas XI APK di SMK PGRI 2 Sidoarjo. Desain yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian eksperimen kuasi yang berbentuk nonequivalent control group design. Subjek yang digunakan adalah kelas XI APK 1 yang menjadi kelas eksperimen dan XI APK 2 menjadi kelas kontrol. Hasil dari penelitian diketahui rata-rata nilai keaktifan kelas eksperimen 86,86 dan rata-rata nilai keaktifan kelas kontrol 80,17. Uji-t nilai keaktifan thitung sebesar 5,816 sedangkan ttabel adalah 1,989. Hasil tersebut menunjukkan t-test < 0,05, yaitu 0,00 < 0,05 dan thitung (5,816) > ttabel (1,989). Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha1 diterima dan tolak Ho1, yaitu terdapat pengaruh keaktifan belajar siswa setelah menerapkan Metode Pembelajaran Role Playing. Sedangkan rata-rata pre-test kelas eksperimen 64,29 dan kelas kontrol 66,43 ; rata-rata post-test kelas ekserimen 88,93 dan kelas kontrol 81,67 ; sedangkan gain score kelas ekserimen 24,64 dan kelas kontrol 15,24. Uji-t post-test menunjukkan bahwa taraf signifikansi sebesar ,000 (0,00), thitung sebesar 4,882, dan ttabel sebesar 1,982. Hal tersebut diartikan t-test < 0,05 yaitu 0,00 < 0,05 dan thitung (4,882) > ttabel (1,982). Sedangkan hasil uji-t gain score yaitu taraf signifikansi sebesar ,000 (0,00), thitung sebesar 3,827 dan ttabel sebesar 1,982. Hal tersebut diartikan bahwa t-test < 0,05 yaitu 0,00 < 0,05 dan thitung (3,827) > ttabel (1,982), sehingga tolak Ho2 dan terima Ha2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa setelah menerapkan Metode Pembelajaran Role Playing pada Mata Pelajaran Administrasi Humas dan Keprotokolan. Kata Kunci: Metode Pembelajaran Role Playing, Keaktifan Belajar, Hasil Belajar Abstract The purpose of the study was to determine the effect of role playing learning methods on student learning activity and the influence of role playing learning methods on student learning outcomes in public relations and protocol administration subjects of class XI APK students at the PGRI 2 SMK Sidoarjo. The design used in the study was a quasi experimental design in the form of nonequivalent control group design. The subjects used were class XI APK 1 which became the experimental class and XI APK 2 became the control class. The results of the study revealed that the average activeness value of the experimental class was 86.86 and the average activity value of the control class was 80.17. The t-test of the activity value of tcount is 5.816 while the ttable is 1.989. These results show the t-test <0.05, which is 0.00 <0.05 and tcount (5.816)> ttable (1.989). So that it can be concluded that Ha1 is accepted and rejected by Ho1, that is, there is an effect of student learning activeness after applying the Role Playing Learning Method. While the average pre-test value of the experimental class is 64.29 and the control class is 66.43; the average post-test value of the experimental class is 88.93 and the control class is 81.67; while the gain score of the experimental class is 24.64 and the control class is 15.24. The post-test t-test showed that the significance level was, 000 (0.00), tcount was 4.882, and ttable was 1.982. This means that the t-test <0.05 is 0.00 <0.05 and tcount (4.882)> ttable (1.982). While the results of the t-test gain score are the significance level of, 000 (0.00), tcount of 3.827 and ttable of 1.982. This means that the t-test <0.05 is 0.00 <0.05 and tcount (3.827)> ttable (1.982), so reject Ho2 and accept Ha2. So it can be concluded that there is an effect of student learning outcomes after applying Role Playing Learning Methods to Public Relations and Protocol Administration. Keywords:Role Playing Learning Method, Students? Learning Activity, Learning Outcomes.

Page 2 of 14 | Total Record : 135