cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
lppm@unigha.ac.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
lppm@unigha.ac.id
Editorial Address
Biro Rektorat Lt. 1, Ruang Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur Telp. (0653) 7825201, Fax (0653) 78225202 Kode Pos 24171
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agroristek
ISSN : 2615417X     EISSN : 27210782     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agroristek (JAR) p-ISSN 2615-417X, e-ISSN 2721-0782 adalah media ilmiah primer penyebaran hasil-hasil penelitian pertanian, peternakan dan pengembangan budidaya pertanian berkelanjutan dengan misi meningkatkan pengetahuan dan keterampilan profesional para ahli pertanian, peternakan serta informasi bagi pengambil kebijakan, pelaku, dan pemerhati pembangunan pertanian dan perdesaan. JAR diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur dengan dua nomor dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Agustus.
Articles 72 Documents
ANALISIS PENGARUH SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PENERAPAN E-GOVERMENT PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DI KECAMATAN GLUMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE (STUDI KASUS PADA PERANGKAT GAMPONG COT BAROH) Al Asri Abubakar; Julia Julia; Muhammad Fadhil Adhimi
Jurnal Agroristek Vol 4, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v4i2.468

Abstract

Website milik Gampong Cot Baroh merupakan implementasi dari penerapan program e-goverment yang pertama kali dirintis pada tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan e-goverment pada  era revolusi industri 4.0 oleh perangkat gampong di Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2021 sampai dengan selesai. Sampel penelitian ini sebanyak 15 orang responden dari populasi 15 perangkat gampong di Gampong Cot Baroh Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie. Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebar kuisioner dan wawancara langsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis Regresi Linear sederhana. Pengolahan data menggunakan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan R Square 0,737 atau 73,7%. Hasil ini menunjukkan bahwa hubungan variabel sumber daya manusia (X) terhadap penerapan e-goverment (Y) memiliki kontribusi sebesar 73,7% dan sisanya sebesar 26,3% dijelaskan oleh faktor lain diluar variabel bebas penelitian ini. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Y = 13,958 + 0,695X. Koefisien variabel sumber daya manusia (X) mempunyai pengaruh positif terhadap penerapan e-goverment (Y) dengan koefisien sebsar 0,695. Dari tabel diketahui nilai t hitung variabel sumber daya manusia (X) sebesar  6.030 dengan nilai signifikan 0.000 0,05. Hal ini menunjukkan  variabel sumber daya manusia berpengaruh terhadap penerapan e-goverment, karena dalam penerapan e-goverment dibutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dan memahami teknologi informasi yang baik dalam menjalankan pemerintahan.Kata Kunci : Analisis, E-goverment, Revolusi Industri 4.0
PEMANFAATAN AMPAS SAGU DAN PUPUK HERBAFARM UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mayssaccharata) Nuryulsen Safridar; Sri Handayani; Nurwahyuni Nurwahyuni
Jurnal Agroristek Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v4i2.473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat produksitanaman jagung manis (Zea mays saccharata) akibat pemberian ampas sagu dan pupuk herbafarm serta ada tidaknya interaksi kedua perlakuan yang dicobakan. Penelitian ini di laksanakan di kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur Sigli, yang berlangsung dari tanggal 11 Agustus sampai 07 Oktober 2020.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari Faktor Ampas Sagu dengan tiga taraf yaitu A1(10 ton/ha), A2(20 ton/ha), A3(30 ton/ha).Faktor Pupuk Herbafarm terdiri dari 3 taraf yaitu H1(2 l/ha), H2(4 l/ha), H3(6 l/ha).Perlakuan tersebut dengan 3 ulangan sehingga menghasilkan 9 kombinasi dan 27 satuan percobaan.  Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman umur 10, 20 dan 30 Hari Setelah Tanam  (HST), panjang tongkol per plot, berat tongkol per plot dan produksi perhektarnamun tidak terdapat interaksi yang nyata antara Ampas Sagu dan Pupuk Herbafarm terhadap semua parameter yang diamati.Kata Kunci :ampas sagu, herbafarm, jagung manis
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TRANSFORMASI TENAGA KERJA WANITA DARI PERTANIAN KEINDUSTRI KERAJINAN KUPIAH MEUKEUTOP DI KECAMATAN INDRAJAYA KABUPATEN PIDIE Safrika Safrika; Al Asri Abubakar; Nurul Husna
Jurnal Agroristek Vol 4, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v4i2.469

Abstract

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang memberikan sumbangan perekonomian terbesar di Provinsi Aceh. Namun dari tahun ketahun kontribusi sektor pertanian menurun dibandingkan dengan sektor non pertanian. Meskipun upah sektor pertanian menunjukkan kenaikan, namun tetap berada pada tingkat yang lebih rendah daripada sektor industri. Berdasarkan observasi lapangan sementara ditemukan adanya sebagian masyarakat di Kecamatan Indrajaya khususnya perempuan yang beralih mata pencaharian ke industri kerajinan Kupiah Meukeutop. Sampel penelitian ini sebanyak 20 orang responden yang berada di Kecamatan Indrajaya khususnya pemukiman Garot-Tungkop. Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebar kuisioner dan wawancara langsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis data kuantitatif.Faktor usia dan pendidikan formal tidak berpengaruh terhadap transfomasi tenaga kerja wanita dari pertanian ke industri kupiah meukeutop sedangkan faktor alokasi waktu berpengaruh terhadap transformasi tenaga kerja wanita dari pertanian ke industri kupiah meukeutop di Kecamatan Indrajaya.Kata Kunci :transformasi, tenaga kerja wanita, pertanian, industry kupiah meukutop
RESPON MULSA JERAMI DAN KONSENTRASI PUPUK CAIRTOP G2 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (Arachis hypogaeaL.) Karnilawati Karnilawati; Cut Mulia Sari; Muhammad Muhammad
Jurnal Agroristek Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v4i2.470

Abstract

Kacang tanah merupakan salah satu sumber bahan pangan dengan tingkat konsumsi yang tinggi, tetapi produksi masih sangat rendah. Salah satu inovasi untuk meningkatkan produksi kacang tanah dengan menggunakan mulsa jerami dan pupuk organik cair Top G2 yang ramah lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur Glee Gapui Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 3 ulangan. Faktor Mulsa Jerami (M), terdiri dari 3 taraf : M1(10 tonha-1), M2 (20 tonha-1), M3 ( 30 tonha-1) dan Faktor kosentrasi pupuk Top G2 : P1 (2 cc/liter), P2 (4cc/liter), P3 (6 cc/liter). Hasil penelitian menunjukan bahwa mulsa jerami berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 25 dan 35 HST, persentase polong bernas, persentase polong hampa, bobot polong per plot. Pupuk cair Top G2 berpengaruh sangat nyata terhadap persentase polong bernas, polong hampa, bobot polong basah, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 25 dan 35 HST. Tidak terdapat interaksi antara mulsa jerami dan pupuk cair Top G2 terhadap parameter yang diamati.Kata Kunci: Mulsa Jerami, Top G2, Kacang Tanah
POTENSI LIMBAH AIR CUCIAN BERAS SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) PADA PERTUMBUHAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) Ervina Dewi; Rahmi Agustina; Nuzulina Nuzulina
Jurnal Agroristek Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v4i2.471

Abstract

Penelitian yang berjudul Potensi Limbah Air Cucian Beras sebagai Pupuk Organik Cair (POC) pada Pertumbuhan Sawi Hijau ( Brassica juncea L) dilatar belakangi oleh kebutuhan sawi di kalangan masyarakat yang terus meningkat setiap tahunnya. Tingginya kebutuhan sawi disebabkan oleh tersebar luasnya informasi tentang tingginya nilai gizi yang terkandung didalamnya. Namun demikian, Produksi tanaman sawi dari kalangan petani sangat rendah akibat rendahnya harga jual dan besarnya biaya produksi. Untuk mengatasi hal tersebut, pemanfaatan limbah air cucian beras manjadi satu alternatif karena sangat mudah didapat tanpa biaya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Rancangan yang digunakan berupa rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 (lima) perlakuan dan 5 (lima) ulangan.. Perlakuan terdiri dari : P0 (Air cucian beras 0%), P1 (Air cucian beras 60 %), P2 ( Air cucian beras 70%), P3 (Air cucian beras 80%) dan P4 ( Air cucian beras 100%).Parameter yang diukur adalah jumlah helai daun,tinggi tanaman dan berat basah. Analisis data menggunakan ANAVA dan dilanjutkan dengan Uji Berjarak Ganda Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah air cucian beras berpengaruh dalam peningkatan jumlah helai daun, tinggi batang dan berat basah tanaman sawi. Semakin tinggi konsentrasi limbah air cucian beras yang diberikan maka ketiga parameter tersebut semakin meningkat. Hal ini disebabkan oleh semakin tingginya kandungan unsur hara yang terserap. Kesimpulannya, limbah air cucian beras mampu meningkatkan pertumbuhan vegetative tanaman sawi sehingga berpotensi sebagai pupuk organic cair (POC).Kata Kunci : Tanaman sawi, Limbah air cucian beras, Pupuk Organik Cair
APLIKASI PUPUK MAMIGROW DAN UJI BEBERAPA JENIS MEDIA TANAM PADA PERTUMBUHAN BIBIT KOPI (Caffea canephoral L.) Budi Al Hadi; Abdul Gani; Nanda Rahmi
Jurnal Agroristek Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v4i2.472

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas  Jabal Ghafur Kabupaten Pidie, bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk mamigrow dan uji beberapa jenis media tanam terhadap pertumbuhan bibit kopi. Faktor yang diteliti adalah: Faktor jenis media tanam (J), tiga taraf yaitu: J1= tanah+sekam padi (4:1), J2= tanah+serbuk gergaji (4:1), J3= tanah+pupuk kandang(4:1). Faktor pupuk mamigrow (M), empat taraf yaitu: M0=  0 gr/liter air, M1= 2 gr/liter air/plot, M2= 4 gr/liter air/plot, M3= 6 gr/liter air/plot. Terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan dan diperoleh 36 satuan percobaan dengan masing-masing satuan percobaan ditanami 5 tanaman, jumlah tanaman seluruhnya 180 tanaman. Parameter yang diamati meliputi: tinggi tanaman, jumlah daun, diameter pangkal batang dan panjang akar. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa jenis media tanam tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun panjang akar. Pupuk mamigrow berpengaruh nyata terhadap diameter batang tanaman kopi umur 70 HST, namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter lainnya.  Perlakuan terbaik dijumpai pada M3 (pupuk mamigrow konsentrasi 6 gr/l air/plot). Tidak terdapat interaksi yang nyata antara jenis media tanam dan pupuk mamigrow terhadap semua parameter yang diamati Kata Kunci: pupuk mamigrow, bibit kopi, media tanam
ANALISIS KELAYAKAN TEKNIS DAN FINANSIAL USAHA AIR MINUM DENGAN SISTEM STERILISASI PEREBUSAN (Studi Kasus Di Depot Kang Santri Gampong Rhieng Blang Kecamatan Meureudu Pidie Jaya) Al Asri Abubakar; Hamdani Hamdani; Aditya Saputra
Jurnal Agroristek Vol 4, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v4i1.408

Abstract

Depot air masak merupakan industri yang melakukan proses pengolahan air mentah menjadi air masak yang dikemas kegalon, dan dijual langsung kepada konsumen untuk mengetahui kelayakan finansial usaha air masak dengan sistem sterelisasi perebusan (Studi Kasus Di Depot Kang Santri Gampong Rhieng Blang Kecamatan Meureudu Pidie Jaya). Objek penelitian ini adalah di depot Kang Santri Gampong Rhieng Blang Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analisis dengan menggunakana pendekatan analisis pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jumlah sampel yang diambil 5 orang. Berdasarkan kelayakan finansial usaha air masak dengan sistem sterilisasi perebusan di depot Kang Santri Gampong Rhieng Blang Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya memiliki rata-rata biaya produksi RP. 7.972.500 yang terdiri dari rata-rata penerimaan sebesar Rp. 10.192.000/bulan bersih pendapatan dan rata-rata pendapatan usaha Rp. 2.219500/bulan dari pendapatan bersih. Nilai R/Ratio 1,28 memberikan arti bahwa dengan modal Rp. 1 menghasilkan pendapatan sebesar 1,28 hal ini menunjukan usaha air masak Kang Santri layak untuk di usahakan. Kata kunci: Pendapatan, Kelayakan, Finansial, Air Masak
EFEKTIVITAS MOL BONGGOL PISANG UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L) Sri Handayani; Mawardiana Mawardiana
Jurnal Agroristek Vol 3, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v3i1.225

Abstract

Tujuan penelitian untuk megetahui  konsentrasi dan frekuensi MOL bonggol pisang yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai dan serta ada tidaknya interaksi antara kedua faktor yang dicobakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor konsentrasi MOL bonggol pisang yang terdiri dari tiga taraf yaitu control,  10 cc per plot-1, dan 20 cc per plot-1 dan faktor frekuensi MOL bonggol pisang juga sebanyak tiga taraf yaitu ada plot yang diberikan 1 minggu sekali, 2 minggu sekali, dan 3 minggu sekali, dengan 3 ulangan sehingga menghasilkan 9 kombinasi dan 27 plot perlakuan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, berat biji per plot, persentase polong hampa, dan persentase polong bernas. Konsentrasi MOL bonggol pisang berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 25 HST, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 39 HST, dan umur 53 HST, berat biji per plot, presentase polong hampa, dan presentase polong bernas tidak berpengaruh nyata, dan pengamatan 25 dan 39 HST, yang terbaik di jumpai pada perlakuan K2 (20 cc plot-1). Frekuensi MOL bonggol pisang tidak berpengaruh nyata terhadap parameter yang diamati. Tidak terdapat interaksi yang nyata antara konsentrasi dan frekuensi MOL bonggol pisang terhadap semua prameter yang diamati.Kata kunci :  MOL (Mikroorganisme lokal) bonggol pisang, konsentrasi, frekuensi dan kedelai
POTENSI BAHAN-BAHAN HAYATI SEBAGAI SUMBER ZAT PENGATUR TUMBUH (ZPT) ALAMI Emilda, Emilda
Jurnal Agroristek Vol 3, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v3i2.261

Abstract

Pertanian organik makin diminati karena kecenderungan masyarakat untuk hidup sehat, termasuk di masa pandemi Covid 19 saat ini. Salah satu ciri pertanian organik adalah menghindari penggunaan zat pengatur tumbuh (growth regulator) sintetis. Bahan-bahan hayati dari tumbuhan dan hewan diketahui memiliki potensi sebagai sumber ZPT alami. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menjelaskan potensi beberapa bahan hayati sebagai ZPT alami dan mengetahui senyawa ZPT yang terkandung didalamnya. Sedangkan metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan. Berdasarkan sejumlah hasil penelitian yang dikaji diketahui bahwa ekstrak bawang merah, air kelapa, ekstrak tauge (kecambah kacang hijau) serta ekstrak dari hewan moluska memiliki potensi sebagai ZPT alami. Ekstrak bawang merah, tauge dan hewan-hewan moluska mengandung auksin yang dapat memacu pertumbuhan akar, tunas dan bibit. Sedang air kelapa mengandung auksin, berbagai sitokinin, giberelin dan asam absisat. Hanya saja pengaplikasiannya belum mencapai hasil yang optimal, sehingga perlu penelitian lebih lanjut untuk pengembangan.Kata kunci: ZPT alami, ekstrak bawang merah, air kelapa, auksin, sitokinin
PERLAKUAN SISTEM OLAH TANAH DAN APLIKASI URIN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG UNGU (Solanum melongena. L.) Budi Alhadi; Jamilah Jamilah; Abdul Hadi
Jurnal Agroristek Vol 4, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jar.v4i1.407

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengkaji perlakuan sistem olah tanah dan aplikasi urin sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu. Penelitian dilaksanakan di kebun warga Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie. Bahan yang digunakan adalah urin sapi, benih terung ungu cap panah merah varietas YUMI F1, plastik PE, pupuk kandang, air serta kelengkapan lain dalam menunjang penelitian. Penelitian ini menggunakan Rancanagan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial, yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor pertama sistem olah tanah  (T) yang terdiri dari 3 taraf; T0= tanpa olah tanah, T1= olah tanah minimum, T2= olah tanah konvensional, dan faktor kedua aplikasi urin sapi (U) yang terdiri dari 4 taraf; U0= 0 cc/l air, U1= 20 cc/l air, U2= 40 cc/l air, U3= 60 cc/l air. Hasil penelitian menunjukkan sistem olah tanah  berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 20 dan 60 HST dan berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah buah per plot dan berat buah per plot serta berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 40 HST. Sistem olah tanah yang terbaik dijumpai pada perlakuan sistem olah tanah konvensional. Urin sapi berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah buah per plot dan berat buah per plot, berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman. Urin sapi  yang terbaik dijumpai pada perlakuan konsentrasi urin sapi 20 cc/L air.Kata kunci: sistem olah tanah, urin sapi, terung ungu