cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
MEASUREMENT OF INTELLIGENCE QUOTIENTS (IQ) TO INCREASE ADOLESCENT SELF-UNDERSTANDING IN KOBEBESA VILLAGE Erly Oviane Malelak; Benediktus Labre; Arsya A. Huan
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.7198

Abstract

Sepanjang rentang kehidupan manusia terdapat tugas perkembangan yang perlu dientaskan. Pemahaman diri yang baik membuat individu mengenal kelebihan dan kelemahannya, serta memanfaatkan potensi dirinya dalam mengatasi kelemahan yang menjadi hambatan dalam mencapai tugas perkembangan. Perlu adanya pemahaman akan tingkat intelegensi/IQ. Kobebesa merupakan salah satu desa di kabupaten Timur Tengah Selatan, provinsi NTT dengan akses jalan yang sangat terbatas. Hal ini berdampak bagi remaja ketika bersekolah. Setiap harinya mereka berjalan berkilo-kilo meter dengan letak geografis yang berbukit-bukit untuk mencapai sekolah. Hal ini menjadi tantangan bagi remaja di desa tersebut. Remaja perlu mengenal potensi dirinya dengan baik sehingga mereka dapat melalui tantangan tersebut, serta menjadikannya sebagai motivasi dalam pengembangan diri dan pencapaian kesuksesan. Hal inilah yang melatar belakangi diadakannya kegiatan pengabdian tentang kecerdasan dan pengukuran tes kecerdasan (IQ) pada remaja di desa Kobebesa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh Dosen dan Mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Kristen, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, di desa Kobebesa pada tanggal 2 Desember 2021. Sasaran kegiatan adalah remaja. Berdasarkan hasil tes IQ diketahui kategori Tinggi sebanyak 1 orang (5%), di Atas Rata-rata sebanyak 2 orang (10%), Normal 4 orang (20%), dan Rendah Sekali sebanyak 13 orang (65%). Hasil tes ini menunjukkan bahwa skor IQ dengan kategori Rendah Sekali lebih mendominasi. Saran yang dapat diberikan yaitu: 1) Hasil tes IQ dapat dijadikan rujukan bagi guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan siswa; 2) Perlu dilakukan kegiatan pengabdian berupa seminar tentang kiat berprestasi sebagai tindak lanjut dari kegiatan pengabdian ini.
EDUCATION ON THE USE OF HERBAL MEDICINE FOR THE WOMEN'S GROUP OF RT 34 KOMPLEK AZHAR PERMAI KELURAHAN KENTEN AND YAYASAN MIFTAHUL JANNAH KENTEN LAUT KABUPATEN BANYUASIN Sarmadi Sarmadi; Mar’atus Sholikhah; M. Nizar
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.7148

Abstract

Jamu banyak dikonsumsi oleh masyarakat daerah Kenten Kabupaten Banyuasin untuk tujuan kesehatan, namun hingga saat ini banyak yang masih merasa kesulitan untuk membedakan antara jamu yang terdaftar di Badan POM dengan jamu ilegal. Mitra beranggapan bahwa selama ada nomor registrasi dari Badan POM di suatu kemasan jamu maka jamu tersebut dianggap resmi dan aman. Tidak sedikit juga selama ini mitra tidak pernah memperhatikan nomor registrasi produk pada kemasan jamu yang mereka beli. Di sisi lain, ancaman adanya bahan kimia obat (BKO) di dalam jamu juga banyak ditemukan di sejumlah daerah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan terkait jamu baik cara memperolehnya ataupun cara penggunaannya. Kegiatan ini melibatkan dua kelompok masyarakat yaitu mitra di RT 34 Komplek Azhar Permai Kenten dan Yayasan Miftahul Jannah. Metode kegiatan yang digunakan meliputi observasi, intervensi I, intervensi II, follow up, intervensi III, serta monitoring dan evaluasi. Hasil nilai kuesioner menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pada mitra yang telah diberi edukasi tentang pemilihan dan penggunaan jamu. Hasil ini diharapkan dapat berkorelasi dengan tindakan bijak mitra dalam memilih dan menggunakan jamu sehingga mampu menjadi habit.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL HUDA SEKARDANGAN BLITAR Arif Muzayin Shofwan
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.6668

Abstract

Era kontemporer memang dituntut menngunakan teknologi agar pembelajaran mudah dipahami dan cepat diserap dalam pikiran dan jiwa peserta didik. Begitu pula dalam dunia pendidikan pesantren juga dituntut untuk menggunakan sarana teknologi seperti laptop dan proyektor dalam melakukan pembelajaran pada peserta didik. Tanpa mengikuti perkembangan teknologi yang ada, maka akan tertinggal jauh di belakang. Tulisan ini akan mengupas tentang penanaman pendidikan karakter di Pondok Pesantren Miftahul Huda Sekardangan Blitar. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini, antara lain: metode ceramah, metode tanya jawab, metode simulasi, dan metode penugasan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meenguatkan pendidikan karakter bagi peserta didik (santri-santri) melalui kitab-kitab yang sudah diajarkan kepada mereka dengan pembelajaran tradisional. Penguatan pendidikan karakter melalui pembelajaran teknologi modern seperti laptop, power point dan proyektor ini sangat penting agar kitab-kitab yang biasanya dikaji berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun tersebut terserap mudah melalui media tersebut dalam waktu yang singkat.
EDUKASI ORANGTUA SISWA MENGENAI CARA PEMBUATAN HANDSANITIZER DI RA AL HUDA PAYAMAN, KABUPATEN NGANJUK, JAWA TIMUR Lisa Savitri; Nur Fahma Laili; Datin An Nisa Sukmawati
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.7272

Abstract

Handsanitizer atau yang juga dikenal sebagai antiseptik tangan atau hand rub adalah produk yang dioleskan ke tangan untuk menghilangkan patogen umum di tangan. Handsanitizer biasanya tersedia dalam bentuk busa, gel, atau cair dan direkomendasikan untuk digunakan ketika tidak ada air dan sabun atau ada masalah medis lainnya (misalnya, menyebabkan retakan pada kulit). Munculnya COVID-19 ini adanya persediaan handsanitizer di toko-toko sering menipis dan harganya mahal karena semua masyarakat sedang membutuhkan handsanitizer untuk mencegah COVID-19. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri mengadakan penyuluhan pembuatan handsanitizer. Melihat situasi saat ini masih besar harapan bahwa taraf kehidupan orangtua siswa di RA Al Huda, Payaman, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur ini dapat ditingkatkan melalui kegiatan masyarakat yang dapat membantu melindungi sesama keluarga dari COVID-19, salah satu caranya dengan penggunaan handsanitizer yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan kulit dan setelah pemakain handsanitizer berulang kali harus tetap cuci tangan. 
PELATIHAN MODEL BERCERITA BULENG BAGI GURU PAUD SEBAGAI UPAYA REVITALISASI TRADISI LISAN BETAWI Nur Aini Puspitasari; Syarif Hidayatullah; Khusniyati Masykuroh
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.7125

Abstract

Buleng merupakan salah satu model bercerita tradisi lisan Betawi yang perlu direvitalisasi karena keberadaannya telah jarang ditemui dalam situasi sosial budaya masyarakat Betawi. Untuk itu perlu dilakukan revitalisasi terhadap model bercerita ini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengimplementasi teknik bercerita ini dalam kegiatan pembelajaran.  Untuk mewujudkan hal tersebut, maka diperlukan kegiatan pelatihan teknik bercerita buleng. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan dengan tahapan metode pelaksanaan, yaitu identifikasi masalah bersama mitra, perumusan masalah bersama mitra, perumusan solusi permasalahan bersama mitra, penyusunan materi dan instrumen evaluasi, pelaksanaan kegiatan dan sosialisasi, dan evaluasi program bersama mitra. Hasil kegiatan ini diperoleh bahwa kemampuan para guru dalam bercerita dengan teknik buleng sudah baik dan dapat diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS REMAJA PADA MASA PANDEMI MELALUI PEMBUATAN MAKRAME DI DESA NGRUKEM MLARAK PONOROGO Mughniatul Ilma; Wafiqul Azizah
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.7029

Abstract

Pandemi Covid-19 berpengaruh dalam berbagai aspek kehidupan manusia, terutama dalam bidang pendidikan. Pendidikan yang semula dilaksanakan tatap muka, kini hanya dilaksanakan melalui online yang berakibat pada kurangnya produktivitas siswa, terutama masa remaja yang dipandang sebagai masa pencarian jati diri. Dalam hal ini melalui kegiatan akademika KPM-DDR IAIN Ponorogo, dipilih lah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas remaja pada masa pandemi, yakni melalui pelatihan makrame menggunakan aset yang sudah ada. Penelitian pengabdian ini menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) dengan melibatkan sejumlah remaja putri lingkungan Desa Ngrukem, Mlarak Ponorogo, dengan program utama pelatihan pembuatan berbagai karya seni makrame yang selanjutnya akan dipasarkan secara online dan offline. Dalam pelaksanaan pelatihan, antusiasme remaja cukup besar, mengingat karya seni makrame belum banyak diketahui. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa produktivitas remaja pada masa pandemi selama pelatihan makrame ini meningkat. Namun, perlu adanya evaluasi dan tindak lanjut untuk mendukung peningkatan ini.
TRAINING ON MAKING DREAM TREES FOR IMPROVING STUDENT LEARNING MOTIVATION Trie Utari Dewi; Sulistyawati Sulistyawati
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.7247

Abstract

Pendidikan merupakan hak bagi seluruh manyarakat Indonesia, di mana setiap warga wajib untuk memperoleh pendidikan hingga tingkat Sekolah Menengah Pertama. Banyak orang berkeinginan untuk dapat sekolah hingga tingakat tinggi. Namun hal tersebut tidak semua orang dapat rasakan. Salah satunya adalah pada anak di Desa Cikarageman, Kelurahan Setu, Bekasi. Kebanyaka anak-anak di sana putus sekolah karena kurangnya pemahaman tentang pentingnya pendidikan tinggi serta kebanyakan dari mereka lebih memilih untuk bekerja membantu orang tuanya. Begitu pula yang terjadi pada siswa di Sekolah Masjid Indonesia (SMI) yang rata-rata merupakan anak yatim dan dhuafa. Latar belakang tersebut menjadi salah satu penyebab rendahnya motivasi belajar siswa SMI. Kebanyakan mereka tidak tahu ingin menjadi apa kelak ketika dewasa, dan masih bingung terkait cita-cita mereka. Hal ini juga dikarenakan belum tergalinya potensi siswa untuk dapat menentukan cita-cita mereka ke depannya. Oleh karena itu, berdasarkan diskusi yang dilakukan oleh tim bersama mitra, dibutuhkan pelatihan untuk dapat menggali potensi siswa dalam menentukan cita-cita sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar dan sekolahnya. Oleh karena itu, tim bertujuan untuk mengadakan pelatihan pembuatan pohon cita-cita untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, peserta menjadi mengenal potensi yang ada dalam dirinya untuk menentukan cita-citanya sehingga mampu meningkatkan motivasi belajarnya baik di sekolah maupun di lingkungan rumah.
IMPROVING THE ABILITY OF INFORMATIC ENGINEERING STUDENTS IN ARTIFICIAL INTELLIGENCE APPLIED TECHNOLOGY BASED ON PEER TEACHING METHOD Muhammad Fikri Hidayattullah; Ardi Susanto; Ginanjar Wiro Sasmito
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.7180

Abstract

Kurikulum pembelajaran yang saat ini diterapkan di Program Studi Sarjana Terapan Teknik Informatika ada dua versi, yaitu kurikulum tahun 2015 dan kurikuluam tahun 2020. Kurikulum tahun 2015 belum berorientasi ke arah pengembangan aplikasi berbasis kecerdasan buatan. Sedangkan kurikulum tahun 2020 sudah didesain ke arah pengembangan aplikasi berbasis kecerdasan buatan. Saat ini mahasiswa yang masih menggunakan kurikulum tahun 2015 adalah mahasiswa semester 7. Sebentar lagi para mahasiswa tersebut akan lulus kuliah. Sedangkan kebutuhan di dunia industri software saat ini mengharuskan penguasaan di bidang pengembangan aplikasi cerdas. Melihat fenomena tersebut, tim kegiatan pengabdian kepada masyarakat berinisiatif membekali para mahasiswa semester 7 dengan pelatihan pembuatan aplikasi cerdas untuk menjembatani gap dengan dunia industri. Metode pelatihan yang digunakan adalah peer teaching. Peer teaching merupakan metode pembelajaran dengan menjadikan sesama mahasiswa sebagai tutor. Pemilihan metode ini dirasa lebih efektif karena suasana pembelajaran akan terkesan lebih santai dan rileks sehingga materi dapat lebih cepat diserap. Berdasarkan hasil pengisian kuesioner dari para peserta, kegiatan ini mampu memberikan banyak manfaat bagi para peserta.
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL BAGI GURU-GURU MATEMATIKA SMP DI KABUPATEN JOMBANG Syarifatul Maf'ulah
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.6911

Abstract

Guru dituntut memiliki kemampuan menulis artikel sebagai salah satu persyaratan mengajukan sertifikasi, kenaikan pangkat, dan pengajuan kepala sekolah. Tapi, masih banyak guru yang belum faham bagaimana menulis artikel (berdasarkan hasil wawancara kepada beberapa guru di Jombang).  Oleh sebab itu, pengabdi mengadakan pelatihan penulisan artikel bagi guru-guru matematika SMP Kabupaten Jombang. Adapun tahapan kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah pengabdi mempersiapkan materi pelatihan dan menetapkan waktu pelaksanaan pelatihan penyusunan artikel. Tahap pelaksanaan, pengabdi memaparkan materi pelatihan dilanjutkan sesi tanya jawab. Berikutnya, peserta pelatihan menyusun artikel secara mandiri di rumah masing-masing. Ketika artikel selesai, peserta mengirimkan artikelnya tersebut kepada pengabdi melalui Whatsapp untuk direview sebagai dasar evaluasi pelatihan. Feedback pengabdi terkait artikel yang ditulis guru adalah, kerapian penulisan, metode penelitian masih terlalu panjang sehingga harus diringkas lagi, dan bagian hasil dan pembahasan, terlalui singkat, sehingga harus dirinci dan diperkuat dengan data. Secara keseluruhan, peserta pelatihn sudah mampu menyusun artikel dengan baik. Hal tersebut dikarenakan guru-guru tersebut baru pertama menyusun artikel.
PELATIHAN SOFTWARE APLIKASI ANBUSO DALAM PENILAIAN PEMBELAJARAN DI MI MUHAMMADIYAH PULUHAN TRUCUK KLATEN Fery Firmansah; Triyono Triyono; Theresia Kriswianti Nugrahaningsih; Joko Sungkono; Muhammad Wahid Syaifuddin; Yuliana Yuliana
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.7143

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah melaksanakan pelatihan software aplikasi AnBuso di MI Muhammadiyah Puluhan Trucuk Klaten. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2021. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pelatihan dan ceramah. Analisis tingkat pemahaman peserta dibagi menjadi tiga kategori yaitu rendah, sedang dan tinggi. Hasil dan pembahasan diperoleh bahwa tingkat pemahaman peserta pengabdian terhadap software aplikasi AnBuso meningkatkan untuk kategori tinggi dari 12.50% menjadi 62.50%. Kesimpulannya pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman peserta terkait penggunaan software aplikasi AnBuso dalam menyelesaikan permasalahan penilaian pembelajaran.