cover
Contact Name
Dwi Septian Wijaya
Contact Email
admin@jurnalmedikahutama.com
Phone
+6281334291827
Journal Mail Official
admin@jurnalmedikahutama.com
Editorial Address
Jl. Gas Alam No. 59 Curug Cimanggis Depok
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Medika Hutama
ISSN : 27158039     EISSN : 27159728     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Hutama adalah jurnal hasil penelitian, studi kasus, dan tinjauan pustaka di bidang Kesehatan dan Kedokteran
Articles 533 Documents
Pengaruh Pemberian Vitamin C dalam Pengobatan Covid-19 Inas Dzakirah
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 01 Oktober (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) is a new type of disease that was first reported in Wuhan City, this disease is transmitted by animals that cause disturbances in the human respiratory tract. Covid-19 patients are only treated symptomatically, including vitamin C. The purpose of this study was to determine the effect of giving vitamin C in the treatment of Covid-19. The method used in conducting this research is using qualitative methods in the form of literature studies from various national and international journals. The results in this study were that there was an effect of giving vitamin C in the Covid-19 treatment because there were 50 cases that patients who consumed vitamin C recovered faster than patients who did not consume vitamin C.
POTENSI PEMBERIAN VITAMIN D TOPIKAL PADA ALOPESIA AREATA Shella Maharani
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 01 Oktober (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alopesia areata (AA) merupakan salah satu jenis alopesia nonsikatrikal yang sering ditemukan. AA adalah penyakit autoimun spesifik organ, bersifat kronis, yang ditandai dengan infiltrat sel T dan produksi sitokin yang secara spesifik menargetkan folikel rambut tahap anagen. Vitamin D merupakan prohormon yang disintesis di kulit dan memiliki peran dalam regulasi respons imun. Beberapa penelitian menunjukkan defisiensi vitamin D dapat dipertimbangkan sebagai faktor risiko pekembangan AA. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi pemberian vitamin D topikal pada AA. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dari beberapa jurnal baik dari nasional maupun internasional kemudian dirangkum menjadi sebuah topik pembahasan dan disajikan dalam artikel. Hasil dari penelitian menunjukkan pemberian analog vitamin D topikal dapat menjadi opsi terapi alopesia areata (AA). Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut dengan skala yang lebih besar.
Faktor Risiko Ketuban Pecah Dini Stefani Melisa
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 01 Oktober (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Premature Rupture of Membranes (PROM) . When rupture occurs before delivery and before 37 weeks of gestation, it is also called preterm PROM. PROM is one of the causes of morbidity and mortality in obstetrics. The cause of PROM has not been determined with certainty. The interaction of PROM risk factors is the determinant of this incident. The purpose of this paper is to determine the risk factors for premature rupture of membranes. The method used is literature review by searching for premature rupture of membranes, determinants, and obstetrics on Google Scholar and Pubmed. Searching the literature from both national and international journals then summarizes the discussion topics and compares the results presented in the articles. From a review of the existing literature, risk factors for PROM include maternal age during pregnancy, history of parity, maternal education level, and history of infection in the mother.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TERHADAP BAHAYA ASAP ROKOK ADHA AGUNG WIJAYA SAPUTRA
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 01 Oktober (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smoking is a form of tobacco use. The prevalence of smoking in Indonesia is 29%. Smoking has a major influence in damaging health. During pregnancy exposure to cigarette smoke has a negative impact on health. Cigarette exposure also affects the health of pregnant women and the fetus they contain, hindering the distribution of nutrients from mother to fetus. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of pregnant women on the dangers of cigarette smoke. The method used in this research is a literature review study. Searching for library sources used through the website of the Ministry of Health, WHO, NCBI, Google Scholar. It can be concluded that the level of knowledge of pregnant women about the dangers of cigarette smoke for pregnancy is still high enough so that it is still necessary to increase the knowledge of pregnant women about the dangers of cigarette smoke.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN PENGGUNA BPJS DI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA Aulia Ghina Sabilla
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 01 Oktober (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan pasien adalah salah satu parameter untuk menentukan tingkat keberhasilan pada pelayanan kesehatan. Pasien berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal sesuai dengan kebutuhan baik pelayanan kesehatan dasar maupun rujukan, tanpa membedakan status sosial. Oleh karena itu, pentingnya bagi penyedia layanan kesehatan untuk menjaga mutu pelayanan terhadap pelanggan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien pengguna BPJS di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Artikel ini menggunakan metode literature review yang menggunakan google scholar sebagai pendukungnya database yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Berdasarkan lima jurnal yang diidentifikasi, yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara mutu pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien pengguna BPJS di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Diagnosis dan Tatalaksana Stroke Hemoragik Putri Ayundari Setiawan
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 01 Oktober (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan penyakit neurologis utama di usia dewasa hingga lansia, berdasarkan tingginya angka kegawatdaruratan, penyebab utama kecacatan dan kematian. Stroke hemoragik, dapat terjadi karena pecahnya pembuluh darah otak. Data dari WHO menunjukkan stroke merupakan penyebab kematian terbesar ketiga di dunia. Sedangkan di Indonesia, data RISKESDAS 2018 menunjukkan stroke penyebab kematian nomor satu disemua umur yaitu sebesar 15,4%. Penyebab stroke hemoragik paling penting adalah penyakit hipertensi. Selain hipertensi, penyebab stroke bisa dipengaruhi oleh ras/suku, jenis kelamin dan usia. Usia yang paling tinggi beresiko terkena stroke yaitu usia lansia ≥75tahun. Penegakkan diagnosis stroke hemoragik berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik umum dan pemeriksaan neurologis, serta pemeriksaan penunjang. Gejala klinis yang sering dialami oleh pasien stroke hemoragik adalah nyeri kepala, mual, muntah, kejang dan penurunan kesadaran. Penatalaksanaan awal yang cepat dan tepat memungkinkan pasien tidak memerlukan tindakan pembedahan. Pencegahan untuk menghindari stroke dengan menghentikan kebiasaan merokok, minum alkohol, mengkonsumsi obat-obatan, serta memperbanyak olahraga.
FIBROSIS PARU PASCA COVID 19: SEBUAH TANTANGAN BARU Feryandi Limanto Suhardi; Richard Chayadi
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 01 Oktober (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduksi: COVID 19 (SARS CoV 2) merupakan pandemi yang dimulai dari Wuhan pada Desember 2019 yang disebabkan oleh virus corona.1 Coronavirus (CoV) adalah virus RNA yang diketahui menyebabkan infeksi pernapasan pada manusia. Pada 11 Maret 2020, COVID 19 dinyatakan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia.2 Komplikasi toraks yang paling ditakuti pada COVID 19 adalah emboli paru dan fibrosis paru. Angka kejadian terjadinya fibrosis paru belum diketahui secara pasti.3 Fibrosis paru terjadi akibat kerusakan alveolar dan badai sitokin yang membentuk jaringan fibrosis untuk mengganti parenkim paru sebagai penyembuhannya.4 Kasus: Pria, DS, usia 64 tahun, datang ke IGD dengan keluhan batuk dan demam sejak 9 hari sebelum masuk RS. Sesak sudah mulai dirasakan sejak 4 hari sebelum masuk RS. Setelah dilakukan pemeriksan, pasien dinyatakan positif COVID 19 dan dilakukan rawat inap. Pasien dinyatakan sembuh pada hari rawat ke 20 setelah dua kali PCR Swab negatif. Keluhan sesak masih tetap dialami walaupun dinyatakan PCR swab negatif. CT scan paru diulangi pada hari rawat ke-25 dan didapatkan hasil fibrosis paru, Echocardiography juga dilakukan untuk menyingkirkan adanya emboli paru. Pasien mengalami perburukan pada hari rawat ke-30 dan dinyatakan meninggal dunia pada hari rawat ke-39. Diskusi: Virus SARS-CoV-2 akan menyebabkan kerusakan pada organ, terutama pada paru-paru melalui aktivitas imun host.4 Pengobatan fibrosis paru akibat COVID-19 masih belum diketahui sepenuhnya. Dari penelitian lebih dari 3 dekade lalu, pirferidone dan nintedanib telah digunakan untuk mengobati fibrosis paru idiopatik.5 Kesimpulan: Fibrosis paru menjadi salah satu sekuele pasca ARDS COVID-19 yang patut diperhatikan, karena walaupun telah sembuh dari COVID-19, penyintas masih dapat merasakan gejala sisa, bahkan hingga meninggal.
STRATEGI PEMASARAN LAYANAN MENTAL HEALTH CHECK UP DI RUMAH SAKIT JIWA Dr. SOEHARTO HEERDJAN JAKARTA Galianti Prihandayani
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 01 Oktober (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan jiwa adalah masalah yang sampai saat ini belum tertangani dengan baik. Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan merupakan salah satu rumah sakit khusus jiwa yang memiliki instalasi Mental Health Check Up (MHCU) yang menyediakan layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan jiwa. Layanan MHCU merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan jiwa di Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan. MHCU menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan mental secara menyeluruh yang bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan mental, memetakan profil kepribadian dan potensi yang dimiliki seseorang, untuk kepastian serta kepentingan hukum, mengantisipasi gangguan kesehatan mental yang berkembang menjadi suatu gangguan yang serius, dan deteksi dini dari suatu keadaan yang membutuhkan penanganan segera sehingga dapat meminimalisir kerugian yang lebih jauh. Selama masa pandemi Covid-19 terjadi penurunan kunjungan layanan MHCU sehingga perlu dilakukan upaya pemasaran untuk meningkatkan kunjungan layanan MHCU. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif analitik. Hasil penelitian ini MHCU RSJ Dr. Soeharto Heerdjan berada di kuadran IV (SWOT) digambarkan sebagai Grow dan Build. Strategi yang umum digunakan dalam posisi tersebut adalah strategi intensify. Selain itu diperlukan juga dukungan dari bagian pemasaran rumah sakit agar strategi pemasaran MHCU dapat terlaksana dengan optimal.
Potensi Probioitik Sebagai Terapi Akne Vulgaris Meyliana Suwanda; Putri Ulayya Anjaya
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 01 Oktober (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Safe and effective therapeutic options for acne vulgaris are needed to overcome the side effects and increasing resistance to current antibiotic therapy. Probiotics are microorganisms which when consumed in adequate amounts can have a healthful effect on the host which have the potential to be an alternative to new therapeutic options. To find out more about the use of probiotics as a therapy for acne vulgaris, using the method, namely the study of literature from both national and international journals by summarizing the topic of discussion and comparing the results presented in the article. Several in-vitro and in-vivo studies have shown that probiotics topical or oral as an adjunctive therapy have an effective potential in the management of acne vulgaris therapy either directly by preventing the growth of opportunistic bacteria or as anti-inflammatory both topically and systemically. Indirectly, the role of probiotics can also change intestinal permeability so that it can reduce pathogenic bacteria that cause acne vulgaris and also its mechanism that can ferment glycerol which is effective for use in the management of acne vulgaris therapy.
Strategi Coping Stress Pada Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Dwi Wulan Noviyanti
Jurnal Medika Hutama Vol. 3 No. 01 Oktober (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 membawa dampak yang begitu besar pada aspek pendidikan. Adapun mahasiswa di tahun pertama kuliah akan mengalami banyak perubahan yang besar, dimana individu dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan berbagai aspek kehidupan secara bersamaan. Ditambah dengan situasi pandemi covid-19 yang mengharuskan aktivitas belajar mengajar menggunakan metode daring yang membuat mahasiswa harus beradaptasi lagi dengan kondisi yang baru. Perubahan metode pembelajaran ini berdampak pada psikologis mahasiswa seperti menjadi stres selama mengikuti perkuliahan online. Stres yang dialami mahasiswa baru dapat berasal dari tuntutan eksternal maupun internal. Untuk mengatasi stres ketika perkuliahan daring, mahasiswa dapat melakukan strategi coping stress untuk mengurangi perasaan stres yang sedang terjadi, yaitu coping yang berfokus pada masalah dan coping yang berfokus pada emosi. Penelitian dengan metode studi literatur ini bertujuan untuk melihat apakah strategi coping pada mahasiswa baru fakultas kedokteran dalam pembelajaran daring dapat mengurangi stress. Hasil dari studi literatur menunjukan bahwa tingkat stres pada mahasiswa kedokteran di tahun pertama sangat tinggi yang menunjukkan lebih dari 50% populasi mahasiswa kedokteran mengalami stress. Hal tersebut dikarena mahasiswa yang kebingungan menghadapi metode daring dan tumpukan tugas yang membuat pembelajar semakin mengalami kecemasan. Kecemasan yang berkepanjangan dapat menimbulkan stres yang tentunya dapat mengganggu kegiatan dalam kehidupan sehari-hari.