cover
Contact Name
Angga Nugraha
Contact Email
anggasosek2010@gmail.com
Phone
+6285649544287
Journal Mail Official
nia@kahuripan.ac.id
Editorial Address
Universitas Kahuripan Kediri
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Agriovet
ISSN : 26544792     EISSN : 27164403     DOI : https://doi.org/10.51158/agriovet.v3i2.545
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Agriovet merupakan jurnal yang mewadahi artikel hasil penelitian dan kajian bidang pertanian, peternakan, ketahanan pangan, kebijakan pertanian, ilmu tanah dan tanaman, teknologi dan industri pertanian, ekonomi pertanian, dan agribisnis.Terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober
Articles 288 Documents
ESTIMASI PERMINTAAN KARKAS AYAM PEDAGING DI KECAMATAN PARE, KABUPATEN KEDIRI Rico Anggriawan
Jurnal Agriovet Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harga karkas dipengaruhi oleh hukum pasar yaitu faktor permintaan dan ketersediaan barang maupun fluktuasi harga komoditas pertanian sebagai bahan baku pakan ayam ras. Pemilihan Kecamatan Pare sebagai lokasi penelitian berdasarkan pertimbangan bahwa rumah tangga di Kecamatan Pare memiliki konsumsi daging ayam ras tertinggi dibandingkan kecamatan lain di Kabupaten Kediri. Metode penelitian kualitatif yaitu metode estimasi permintaan konsumen terhadap karkas ayam pedaging yang bersifat deskriptif, artinya mencari data yang secara langsung diperoleh dari konsumen untuk mengestimasi permintaan mendatang dengan menggunakan analisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini adalah semakin tinggi harga karkas ayam pedaging maka akan semakin rendah daya beli masyarakat. Faktor yang berpengaruh terhadap konsumsi karkas di Kecamatan Pare adalah jumlah anggota keluarga, pendapatan rumah tangga, dan harga karkas itu sendiri. Kata Kunci : Konsumsi, Karkas Ayam Pedaging, Permintaan
ANALISIS MORFOLOGI DAN KEKERABATAN DURIAN LOKAL DI JAWA TIMUR Chitra Dewi Yulia Christie; Nia Agus Lestari
Jurnal Agriovet Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/csns9014

Abstract

Keanekaragaman sebutan nama dari durian asal Kediri, Jombang, dan Malang membuat keingintahuan akan nenek moyang dari berbagai jenis durian asal Kediri, Jombang, dan Malang tersebut diperoleh. Terkadang sebutan nama-nama durian di berbagai daerah yang berbeda-beda tersebut belum tentu menunjukkan bahwa durian-durian tersebut berasal dari varietas yang berbeda. Sehingga perlu pencirian khusus dalam penamaan durian lokal Kediri, Jombang dan Malang menggunakan ciri morfologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekerabatan durian lokal Malang, Jombang dan Kediri melalui identifikasi morfologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dan metode cluster analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua kelompok besar yaitu cluster A yang terdiri dari J2 dan cluster B yang terdiri dari cluster B1(J3, J1, M2) dan cluster B2 (K3, K2, M1, K1). Kata Kunci : Morfologi, Filogeni, Durian, Jawa Timur
ANALYSIS BIAYA PRODUKSI USAHA TERNAK SAPI PERAH “ANUGERAH” DI KECAMATAN PAGU KABUPATEN KEDIRI Diyah Ayu Candra; Rico Anggriawan
Jurnal Agriovet Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat biaya tetap atau dengan kata lain (fixed cost) dan biaya variabel (variable cost) usaha ternak sapi perah “Anugerah” di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Penelitian tersebut memiliki metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Data yang diakomodir melalui pengamatan langsung ke objek penelitian dan wawancara ke pemilik. Bahan dan materi yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner yang didapat dari peternak. Analysis biaya variabel (variable cost) dan biaya tetap (fixed cost) usaha peternakan sapi perah dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil biaya tetap (fixed cost) usaha peternakan sapi perah “Anugerah” di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri tertinggi pada komponen biaya penyusutan ternak memiliki nilai yang cukup besar yaitu Rp. 10.244.435., sedangkan biaya variabel yang paling tinggi adalah komponen biaya pakan sebesar Rp. 64.122.000 per tahun Kata Kunci : Sapi Perah, Biaya Tetap, Biaya Variabel
KONSEPSI PEMULIHAN LAHAN EKS TAMBANG Zeni Zainal Muis
Jurnal Agriovet Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eksploitasi lahan pada kegiatan penambangan menyebabkan kerusakan lahan dan kehilangan vegetasi serta merubah ekosistem sehingga keseimbangan alam menjadi terganggu. Masyarakat yang berada di sekitar kegiatan penambangan akan merasakan dampaknya. Permen ESDM no 18 tahun 20018 tentang Reklamasi dan Penutupan Tambang mengatur Perusahaan Tambang harus memenuhi kewajibannya untuk memulihkan lahan eks penambangan tersebut. Keberhasilan reklamasi rendah karena masyarakat setempat dan pemerintahan Desa kurang dilibatkan dalam program reklamasi. Banyak faktor yang mempengaruhi ketidakberhasilan reklamasi tersebut diantaranya faktor teknis, sosial, ekonomi dan budaya. Penelitian ini mencuplik Studi Kasus pada pemulihan lahan eks penambangan batu bara di PT Bukit Asam Provisi Sumatera Selatan. Data primer diperoleh dengan melakukan visit site di lokasi penambangan dan pemukiman di sekitarnya. Metode penelitian secara Observasi dan Wawancara dan pengamatan data sekunder. Data dan informasi yang terhimpun kemudian menganalisis secara Deskriptif dan merumuskannya menjadi sebuah Konsep pemulihan lahan eks penambangan yang bertumpu pada aspek ekologi, sosial dan ekonomi yang dilaksanakan secara kolaboratif antara PT Bukit Asam, Lembaga Masyarakat Desa dan Pemerintah Kelurahan Tanjungenim. Kata Kunci : Pemulihan Lahan, Kerjasama, Pola Tanam
KETAHANAN BEBERAPA VARIETAS JAGUNG HIBRIDA TERHADAP BEBERAPA PENYAKIT PENTING JAGUNG DI INDONESIA Febri Hendrayana; Nia Agus Lestari; Amran Muis; Muhammad Azrai
Jurnal Agriovet Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/agriovet.v3i1.419

Abstract

Penyakit bulai, hawar daun dan karat daun merupakan penyakit utama jagung yang menghambat peningkatan produksi jagung. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat ketahanan calon varietas jagung hibrida PT. Premier Seeds Indonesia terhadap penyakit utama jagung. Sebanyak enam calon varietas jagung hibrida, empat varietas pembanding, dan satu varietas cek rentan diuji tingkat ketahanannya. Hasil pengujian terhadap penyakit bulai P. philippinensis menunjukkan dua calon varietas menunjukan ketahanan. Hasil pengujian terhadap bulai P. maydis terdapat satu calon varietas menunjukkan reaksi Agak Tahan dan empat calon varietas menunjukkan reaksi Tahan. Hasil pengujian terhadap hawar daun dan karat daun, berturut-turut terdapat tiga calon varietas dan satu calon varietas menunjukkan reaksi Agak Tahan. Hasil pengujian menunjukkan calon varietas jagung hibrida MLG705 dan MLG708 memperlihatkan ketahanan terhadap penyakit bulai P phlippinensis maupun P. maydis dan hawar daun dengan reaksi Agak Tahan hingga Tahan, serta MLG705 menunjukkan reaksi Agak Tahan penyakit karat daun P. polysora. Kata Kunci: P. philippinensis, P. maydis, B. maydis, P. polysora
KARAKTERISTIK SERBUK MENGKUDU DENGAN METODE FOAM MAT DRYING (KAJIAN LAMA PENGERINGAN DAN TWEEN 80) Hasbi Ashshiddiqi Kusuma; Andika Putra Setiawan
Jurnal Agriovet Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan lama pengeringan dan konsentrasi Tween 80 yang tepat pada pembuatan serbuk buah mengkudu dengan metode foam mat drying agar menghasilkan produk yang berkualitas dan dapat digunakan sebagai minuman fungsional yang bermanfaat untuk kesehatan. Rancangan penelitian disusun dengan Rancangan Acak Kelompok. Penelitian diawali dengan membuat esktrak mengkudu kemudian cairan tersebut dijadikan serbuk. Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap aktivitas antioksidan dan rendemen. Terdapat dua faktor dalam pembubukan yaitu lama pengeringan dan konsentrasi tween 80 yang dikombinasikan menjadi 9 perlakuan. Didapatkan nilai tertinggi untuk aktivitas antioksidan sebesar 64.66 % mg/ml. Hasil serbuk terbaik tedapat pada perlakuan lama pengeringan 14 jam dengan kombinasi konsentrasi Tween 80 sebesar 0,7% dengan menghasilkan rerata nilai kesukaan serbuk mengkudu tertinggi yaitu 4,18 (agak menyukai). Kata Kunci: Antioksidan, Foam Mat Drying, dan Mengkudu
KUALITAS ORGANOLEPTIK NUGGET AYAM DENGAN LEVEL PENAMBAHAN JEROHAN AYAM David Kurniawan; Anang Widigdyo
Jurnal Agriovet Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memanfaatkan jerohan ayam sebagai bahan tambahan dalam pembuatan nugget ayam dengan mengetahui pengaruh level penambahan jerohan ayam terhadap kualitas organoleptik nugget ayam. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan yang terdiri dari P0: Nugget ayam sebagai kontrol, P1: Nugget ayam dengan 25% jerohan ayam, P2: Nugget ayam dengan 50% jerohan ayam, P3: Nugget ayam dengan 100% jerohan ayam. Peubah yang diamati adalah mutu organoleptik produk yang meliputi warna, rasa, aroma dan kesukaan dengan menggunakan skala hedonik. Panelis yang digunakan adalah panelis tidak terlatih berjumlah 20 orang. Panelis berasal dari dosen, laboran atau mahasiswa tahap akhir yang telah mengetahui dan memahami tentang analisis organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan jerohan ayam memberikan pengaruh yang nyata (P≦0,05) terhadap kualitas organoleptik yaitu warna, rasa, aroma, tekstur dan kesukaan. Perlakuan terbaik yang mendekati perlakuan kontrol adalah penambahan jerohan ayam sebanyak 25% (P1). Penambahan jerohan ayam memberikan rasa amis yang kuat, warna yang lebih gelap kehitaman dan tekstur yang mudah hancur. Kata Kunci : : Nugget Jerohan, Citarasa, Kesukaan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENAWARAN CABAI RAWIT DI KECAMATAN KOLAKA KABUPATEN KOLAKA (Studi di Pasar Raya Mekongga) Haerunianti Haerunianti; La Aman Tabia
Jurnal Agriovet Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/agriovet.v3i2.440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yangmemengaruhi penawaran cabai rawit di Kecamatan Kolaka KabupatenKolaka (Studi di Pasar Raya Mekongga). Sampel yang digunakanadalah Sampling Jenuh (sensus) sebanyak 43 pedagang cabai rawitdengan metode analisis persamaan regresi linear bergandamenggunakan program SPSS versi 22, menunjukkan bahwa terdapathubungan dan pengaruh positif yang kuat. Bahwa secara simultandengan tingkat kepercayaan 90% (a = 0,1) faktor yang memengaruhiharga jual cabai rawit, harga cabai besar, harga cabai keriting, hargamerica dan modal berpengaruh terhadap jumlah penawaran cabai rawitdi Pasar Raya Mekongga Kabupaten Kolaka.Kata Kunci : Faktor, Penawaran, Cabai rawit
SUBTITUSI TEPUNG SAGU (METROXYLON SP) DAN LAMA PEREBUSAN TERHADAP MUTU CINCAU HITAM (MESONA PALUSTRIS) laila sari; Fadlan Hidayat; Juliani Juliani; Yuslinaini Yuslinaini; Sholihati Sholihati; Sutriani Sutriani
Jurnal Agriovet Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/agriovet.v3i2.445

Abstract

Cincau hitam merupakan jenis minuman tradisional berbentuk agar-agar yang digemari oleh masyarakat, biasanya dicampur dengan potongan buah dan larutan sirup dan gula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi subtitusi tepung sagu dan tepung kanji serta lama perebusan cincau hitam, menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu subtitusi perbandingan tepung sagu dan tepung kanji(S) yang terdiri dari 3 level yaitu (70:30%, 50:50% dan 30:70%) dan faktor kedua yaitu lama perebusan yang terdiri dari 3 level yaitu (1jam, 1,5jam dan 2 jam). Masing-masing perlakuan terdiri dari 2 ulangan, maka terdapat 18 kombinasi satuan percobaan. Hasil analisis dari interaksi subtitusi tepung sagu dan tepung kanji serta lama perebusan berpengaruh sangat nyata (P ≤ 0,01) terhadap kadar air dan kadar serat cincau hitam. Kata Kunci : Tepung Sagu, Tepung Kanji, Lama Perebusan, Cincau Hitam
BOBOT LAHIR ANAK KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) DAN SENDURO DI KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG Rifa'i Rifa'i; Dian Afikasari; Rico Anggriawan
Jurnal Agriovet Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/agriovet.v3i2.448

Abstract

Ternak kambing PE dan kambing Senduro merupakan ternak yang sedang dan terus dikembangkan saat ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bobot lahir anak kambing PE dan Kambing Senduro. Metode penelitian menggunakan studi kasus di Unit Pelaksana Teknis Pembibitan Ternak dan Hijuan Makanan Ternak (UPT PT dan HMT) Singosari, Kabupaten Malang. Materi yang digunakan adalah kambing PE dan kambing Senduro bunting tua masing-masing sebanyak 30 ekor, yang kemudian dilakukan pengamatan saat fase partus untuk mengetahui bobot lahir anak yang dihasilkan. Bobot lahir anak kambing PE tipe kelahiran kembar lebih tinggi dibandingkan tipe kelahiran tunggal 3,8726 ± 0,3874 > 3,7754 ± 0,6859, sedangkan bobot lahir anak kambing Senduro menunjukkan tipe kelahiran kembar lebih tinggi dibandingkan tipe kelahiran tunggal 3,7198 ± 0,4234 > 3,4230 ± 0,3252. Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa bobot lahir pada anak kambing PE dan kambing Senduro tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Kata Kunci : Anak kambing, Bobot lahir, kambing PE dan kambing Senduro