Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal
AKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal with P-ISSN 2407-8018 (Print), E-ISSN 2721-7310 (Online) is a Peer-reviewed journal published three times published in January, May, September with a peer review process and open access. The Focus and Scope of the journal publishes research articles on current issues and trends in nonformal education including: Education Life Skills, Educational Management, Early Childhood Education, community education, empowerment and counseling, Literacy and educational equality including package A, package B and package C, Educational Institutions Courses and training, skills and job training Education, Social Sciences, Humanities, Arts, Tourism, Culture, Health, and other intended education. Published with open access while Abstracts and full text that have been obtained on the website can be read and downloaded. Scientific publications reviewed by experts in the field of expertise with abstracts in English and Indonesian. Peer Review Process, all manuscripts sent to this journal must follow the focus and scope, and the guidelines of the authors of this journal. Manuscripts sent must discuss scientific achievements or novelty in accordance with the focus and scope. All texts must be free of plagiarism content. All authors are advised to use plagiarism detection software to check the similarity. The script was published by the Masters in Nonformal Education Postgraduate at Gorontalo State University. Decree from the Indonesian Institute of Sciences no. 0005.020 / JI.3.2 / SK.ISSN / 2015.01 - January 16 2015.
Articles
602 Documents
Penerapan HOTS pada Soal-soal Buku Teks Pelajaran Bahasa Indonesia Tingkat SMA
Rina Rosdiana;
Sandi Budiana;
Tri Mahajani;
Stella Talitha
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 8, No 2 (2022): May 2022
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/aksara.8.2.1065-1074.2022
Peran guru bukan hanya melakukan penilaian, melainkan juga harus mampu melaksanakan pembelajaran yang dapat melatih peserta didik memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi. Tugas guru tersebut dibantu dengan perangkat pembelajaran berupa buku teks pelajaran. Muatan instrumen penilaian merupakan suatu keharusan pada setiap babnya. Dalam banyak referensi dimensi proses berpikir dalam Taksonomi Bloom-Anderson terdiri atas kemampuan: mengingat (remembering-C1), memahami (understanding-C2), menerapkan (applying-C3), menganalisis (analyzing-C4), mengevaluasi (evaluating-C5), dan mencipta (creating-C6). Soal-soal HOTS pada umumnya mengukur kemampuan pada ranah menganalisis (analyzing-C4), mengevaluasi (evaluating-C5), dan mencipta (creating-C6). Tujuan penelitian ini memaparkan kesesuaian penulisan soal sesuai dengan kompetensi dasar, sebaran ranah kognitif. Data diperoleh dari rumusan soal pada setiap bab pada buku teks Bahasa Indonesia Kelas X terbitan Yudhistira. Jumlah soal pilihan ganda 115, dan jumlah soal uraian/esai 45 soal. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengungkap hal berikut: 1) terdapat kesesuaian pengembangan soal dengan kompetensi dasar, 2) distribusi atau sebaran penulisan soal pilihan ganda pada ranah kognitif hanya sampai ranah analisis dan pada soal uraian sudah memenuhi keterampilan berpikir tingkat tinggi, 3) penyusunan soal secara umum sudah sesuai dengan kriteria penulisan soal.
Meningkatkan Kemampuan Penalaran dan Disposisi Matematis Siswa Pada Materi Limit Fungsi Dengan Menggunakan Strategi Think-Talk-Write
Fatma Abdurahman
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 5, No 1 (2019): January 2019
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/aksara.5.1.9-18.2019
Penelitian ini bertujuan untuk: (a) mendeskripsikan proses pembelajaran menggunakan strategi Think-Talk-Write (TTW) dalam meningkatkan kemampuan penalaran dan disposisi matematis siswa pada materi limit fungsi aljabar dan (b) mengetahui kemampuan penalaran dan disposisi matematis melalui strategi TTW. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 1 Gorontalo berjumlah 30 orang. Desain penelitian menggunakan prosedur tindakan Model Kemmis dan McTaggart, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Instrumen penelitian menggunakan tes untuk menilai kemampuan penalaran dan lembar pengamatan menilai disposisi matematis siswa. Temuan penelitian membuktikan bahwa kemampuan penalaran dan disposisi matematis siswa pada materi limit fungsi aljabar dapat meningkat melalui strategi TTW. Pada Siklus I sebanyak 16 (53,33%) orang mencapai nilai 60 dan kemudian meningkat menjadi 20 (66,67%) orang pada Siklus II, dan meningkat lagi menjadi 27 (90%) orang pada Siklus III. Sedangkan disposisi matematis siswa pada Siklus I sebesar 76,12%, meningkat menjadi 80,27% pada Siklus II, serta menjadi 90,03% pada Siklus III.
Improving Disaster Mitigation Capability from an Early Age by Strengthening Disaster Literacy for Students at SD Negeri 10 Bonepantai Bone Bolango Regency
Intan Noviantari Manyoe;
Yayu Indriati Arifin;
Ahmad Zainuri;
Windayani Ika Yunitasari;
Naafi Syahna Firdhaus Biya
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 8, No 2 (2022): May 2022
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/aksara.8.2.1263-1272.2022
Tihu Village is located on the southern coast of Gorontalo and is included in an area prone to earthquakes and tsunamis. The impact of the earthquake and tsunami disaster can be in the form of loss of life and material. The losses incurred as a result of a disaster are usually caused by the local community's lack of responsiveness in dealing with an impending disaster. Mitigation efforts are needed in tsunami-prone areas to prevent casualties and material losses. Mitigation efforts can be carried out by socializing the earthquake and tsunami disaster and making tsunami evacuation routes. The programs implemented through this service activity are: 1) survey of potential disasters and identification of disaster-prone zones; 2) manufacture of disaster risk reduction information boards; 3) construction of evacuation route boards and assembly points; 4) Socialization of earthquake and tsunami disaster risk reduction; 5) Installation of evacuation route boards and assembly points.
Handling Juvenile Delinquency: The Role of the Social Welfare Service in Handling Cases in Samarinda City
Suryaningsi Suryaningsi;
Marwiah Marwiah;
Jawatir Pardosi;
Jamil Jamil;
Asnar Asnar;
Edi Rahmad;
Muhammad Rean Wahyudi
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 8, No 2 (2022): May 2022
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/aksara.8.2.1417-1428.2022
The purpose of this research is to examine the prevention of juvenile delinquency by the Department of Social Welfare in handling cases in Samarinda City. This type of qualitative descriptive research focuses on the empowerment and obstacles faced by the Office of Social Welfare. This research has been carried out from October to January 2022. The primary data sources are the head of the service, the head of the rehabilitation section for children and the elderly, social workers and counseling. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques through reduction, display and conclusion. The validity of the data using data triangulation. The results of the study, adolescent empowerment will have implications in developing the mindset of youth independence so that they have the ability to work and gain experience. Barriers: on the financial aspect, human resources, shelter, the role of parents and public awareness. The practical implication is that this research can be piloted in a youth development social home in handling delinquency cases delegated from the Samarinda Class II Child Special Guidance Institute in Tenggarong.
Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Pada Pelajaran Kewirausahaan Melalui Metode Mind Mapping
Batsir Podungge
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 4, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/aksara.4.1.27-34.2018
Hasil akhir dari penelitian ini adalah dengan permasalahan yang sangat spesifik sekali yaitu perilaku kurangnya Prestasi Belajar Siswa , maka dalam proses dan jangka waktu yang tidak pendek, metode pembelajaran peta konsep tersebut berdampak positif bagi siswa yaitu siswa yang tersebut bisa meningkatkan Prestasi Belajar Siswa. Terbukti pada perolehan hasil belajar siswa yang terus meningkat dari pra siklus hingga siklus 2. Pada pra siklus di mana pembelajaran masih menggunakan metode ceramah siswa yang mampu tuntas belajar hanya sejumlah 9 siswa, kemudian pada siklus 1 peneliti menerapkan metode pembelajaran peta konsep, dan hasil dari siklus 1 adalah terdapat 14siswa yang tuntas belajar. Pada siklus 2 masih dengan metode pembelajaran peta konsep maka seluruh siswa kelas XII TKJ yang berjumlah 21 siswa, yang dapat mencapai ketuntasan belajar adalah 19 siswa.
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Melalui Penerapan Discovery Learning Pada Siswa Kelas X IPS 4 SMA Negeri 1 Gorontalo Tahun Pelajaran 2016-2017
Herlina Yasin
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 4, No 2 (2018): May 2018
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/aksara.4.2.129-144.2018
This research is aimed to describe the learningof writing thetext of the observation reportusing the discovery model. This research includes the introductory research, planning, execution, observation, and reflektion. The introductory research held before te execution. The planning held to plan the execution procedure, data source and determine the observation form. Then the execution and ended with rflektion.The data of this research is process data and result action from observatio, interview, field record, and documentation. The source of the ata is teacher andstudents in teaching and lerning process. this activity is in two cycles. The result of the research shown that discocery learning model can incrase student ability in the learning of writing the text of the observation report. this is shown in cycle one and two. In cycle one the lowest mark is 30 and highest is 95 with the avarege 58, 29. While in the second cycle the lowest mark is 70 and highest is 100 with the average 84,82. Based on this research, it is suggested to the teacher that in the learning of writing the text of the observation report they shold follow the discovery learning model.
Maddewata As The Performing Art Of Bissu Oral Tradition In Bugis Soppeng Society
Suciaty Pratiwi;
Arisal Arisal;
Faisal Faisal
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 6, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/aksara.6.3.307-316.2020
The history of I La Galigo as a literary work of ancient Bugis has given many contributions towards world literature development both in oral and written forms. In the previous decades, there were a lot of talks about past traditions which still exist in society. Those traditions have received the attention of various experts especially anthropologist, sociologists and philologists. One form of traditions that still exists today is the Bissu oral tradition. In various translations of episode of I La Galigo, those explain many things about the existence of Bissu with sacred verses which are inseparable from one another. The form of a Bissu tradition which still survives today is something that has value and becomes a local cultural heritage that can be said to be global. This paper aims to describe the ritual performing art in Bissu activities which manifests in tradition, especially in Bugis Soppeng society. Activities in a Bissu tradition certainly contain various kinds of local wisdom values that are expected to contribute to build one's character.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Rutinitas dalam Mengontrol Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2
Indirawaty Indirawaty;
Anang Adrian;
Sudirman Sudirman;
Kurnia Rahma Syarif
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 7, No 1 (2021): January 2021
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/aksara.7.1.67-78.2021
Diabetes Mellitus is a serious chronic disease and occurs both when the pancreas does not produce enough insulin (a hormone that regulates blood glucose) or if the body cannot use the insulin produced effectively. DM sufferers are at risk of complications. These complications can be prevented by controlling diabetic blood glucose levels. Control of blood sugar levels in patients with DM is not adequate to avoid complications, the needs for knowledge and support of family with regular control of blood sugar DM patients. Method: This research was analytic descriptive with cross sectional design. The sampling technique used was random sampling with 50 respondents. Data collection was carried out using a questionnaire. Data analysis used Chi Square test with significance level α = 0.05. Result: Based on the results of statistical tests using test, it was found that there was correlation between family support and knowledge and controlling blood sugar levels with p-value 0,002 and there was correlation between family support in controlling blood sugar levels with ρ-value 0,001and obtained p value <0,05. Conclusion: There is a significant correlation between family support and knowledge with regular control of blood sugar in patients with type 2 diabetes mellitus in the Mangasa Health Center Makassar.Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronik yang serius dan terjadi baik saat pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur glukosa darah) maupun jika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkan secara efektif. Penderita DM berisiko mengalami komplikasi. Komplikasi tersebut dapat dicegah dengan mengendalikan kadar glukosa darah diabetesi. Pengendalian kadar gula darah pada penderita DM tersebut belum cukup untuk menghindari terjadinya komplikasi akan tetapi diperlukan adanya pengetahuan dan dukungan keluarga dengan rutinitas dalam mengontrol gula darah penderita DM. Metode Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan ialah random sampling dengan jumlah responden sebanyak 50 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan risk didapatkan ada hubungan pengetahuan dalam mengontrol kadar gula darah nilai p-value 0,002 dan ada hubungan dukungan keluarga dalam mengontrol kadar gula darah nilai ρ-value 0,001 diperoleh nilai p<0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna pengetahuan dan dukungan keluarga dengan rutinitas dalam mengontrol gula darah pada penderita Diabetes Melitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Mangasa Kota Makassar
Meningkatkan Kemampuan Guru- Gurudalam Pelaksanaan Bimbingan Belajar Melalui Teknik Pendampingan Di SMP Negeri 1 Ponelo Kepulauan
Imran Atute
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 6, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/aksara.6.3.377-386.2020
Berdasarkan kegiatan refleksi dan umpan balik yang dilakukan antara guru dan kepala sekolah disepakati untuk tidak melanjutkan penelitian ke siklus III karena guru pada dasarnya telah dapat melakukan aktivitas pendampingan sesuai dengan kesepakatan dan telah berimplikasi pada peningkatan kemampuan guru dalam untuk pelaksanaan bimbingan belajar terhadap siswa.Berdasarkan tindakan yang dilaksanakan selama penelitian jelas menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan kegiatan bimbingan belajar setelah dilaksanakan penelitian tindakan sekolah melalui 2 siklus dengan teknik pendampingan. Dengan temuan ini maka teknik pendampingan seyogyanya dijadikan sebagai rujukan dalam proses peningkatan kemampuan guru dalam melakukan bimbingan belajar terhadap siswa. Teknik análisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menjabarkan secara rinci perencanaan, pelaksanaan, observasi serta hasil pelaksanaan tindakan setiap siklus sehingga diperoleh gambaran yang jelas tentang hasil penelitian.
Kinerja Penilik Kesetaraan dan Keaksaraan di Kabupaten Gorontalo
Maety B. Laha
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 6, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/aksara.6.1.80-88.2020
Dalam rangka pencapaian pendidikan nonformal dibutuhkan pula adanya pendidik maupun tenaga kependidikan yang bergerak dibidang pendidikan nonformal. Salah satu unsur tenaga kependidikan pendidikan nonformal yang memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan dan meningkatkan mutu pendidikan nonformal adalah penilik. Sebagaimana yang tercantum dalam rancangan peraturan menteri negara pemberdayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi nomor 14 tahun 2014 tentang jabatan penilik fungsional dan angka kreditnya, Penilik adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggungjawab, dan wewenang untuk melakukan kegiatan pengendalian mutu dan evaluasi dampak program pendidikan.