Widya Komunika: Jurnal Komunikasi Pendidikan
Jurnal Widya Komunika membahas dan mengkaji tema-tema komunikasi dan pendidikan yang bersumber dari hasil penelitian maupun sumbang saran pemikiran atau pengkajian ilmiah dari semua akademisi, praktisi dan pemerhati masalah komunikasi dan dunia pendidikan. Fokus dan Bidang Kajian artikel-artikel yang dapat diterima Jurnal Widya Komunika adalah kajian Komunikasi Kontemporer secara umum dan Komunikasi Pendidikan secara khusus. Dalam bidang Komunikasi Pendidikan tidak dibatasi dalam kajian konseptual teoretis saja namun juga kajian yang bersifat terapan/bersumber kasus di masyarakat secara langsung seperti Komunikasi Pemasaran, Komunikasi Instruksional, Komunikasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Pemasaran Sosial, dan Perubahan Sosial.
Articles
165 Documents
Informasi Covid-19 dan Kecemasan Sosial
zefa alinda fitria
Widya Komunika Vol 11 No 1 (2021): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20884/1.wk.2021.11.1.3685
Adanya pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal bulan Januari 2020 ini menyebabkan perubahan yang terjadi di segala bidang kehidupan. Covid-19 merupakan penyakit yang menyerang pernafasan dan dapat mengakibatkan penderitanya meninggal dunia. Sehingga setiap orang diwajibkan dengan protokoler yang berlaku untuk pencegaham. Protokoler ini dilakukan sejak awal Maret lalu dengan lockdown atau yang familiar disebut dengan #dirumahaja. Hingga saat ini protokoler masih berjalan dengan social distancing, memakai masker, membiasakan diri dengan mencuci tangan, selalu menjaga kebersihan diri, dan membatasi interaksi dengan orang lain. Hal-hal semacam itu membuat seluruh kegiatan dan masyarakat berubah. Terlebih dengan adanya informasi yang tersebar melalui media online / internet. Dalam hal ini, media online digunakan sebagai fasilitas untuk mendapatkan informasi mengenai penyebaran dan segala hal yang berhubungan dengan Covid-19. Informasi Covid-19 tersebar melalui website, sosial media (instagram, facebook, dan twitter), juga grup pada pesan pribadi whatsapp. Informasi tersebut berasal dari sumber yang sangat beragam sehingga tidak dapat diketahui kredibilitas dan akurasinya. Informasi mengenai Covid-19 terdiri dari pesan-pesan yang berisi soal menakutkannya virus ini, cara penyebarannya, pencegahan, maupun dampak yang ditimbulkan. Hal ini pada akhirnya menimbulkan pengguna yang mengakses pesan tersebut mengalami kecemasan dan ketidakpastian dalam menerima pesan. Pengguna media sosial yang membaca informasi Covid-19 secara tidak langsung akan memroses informasi sehingga akan mempengaruhi cara berpikir bahkan tindakannya. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pengalaman subjektif individu dalam memahami informasi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang berpijak pada studi interpretif dan tradisi fenomenologi dengan menggunakan Elaboration Likehood Theory untuk menjelaskan proses individu dalam memroses informasi. Selain itu, juga menggunakan Anxiety-Uncertainty Management Theory untuk mengetahui kecemasan dan ketidakpastian individu dalam merespon media sosial juga dan juga perubahan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beragam respon individu dalam memroses informasi Covid-19. Individu dengan latar belakang sosial dan pendidikan tinggi cenderung menggunakan sumber internet yang bervariasi seperti website, instagram, dan twitter untuk membandingkan dan tidak serta merta percaya pada satu sumber. Individu dengan latar belakang pendidikan seperti Sarjana dan bekerja pada sebuah institusi perusahaan tidak mengalami kecemasan dalam menerima informasi yang berdampak buruk pada sikap mental. Sementara individu yang tidak bekerja dan berasal dari latar belakang sosial menengah kebawah cenderung mudah mempercayai informasi Covid-19 sehingga berpengaruh pada sikap mental dan ketakutan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
EFEKTIVITAS CYBER PUBLIC RELATIONS DALAM PEMBENTUKAN CITRA ORGANISASI HIMAKOM UNIVERSITAS NASIONAL
Nadya Tantri Utami;
Shopyana Fatikhasari;
Vida Azizah
Widya Komunika Vol 12 No 2 (2022): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20884/1.wk.2022.12.2.7653
Kajian ini berfokus pada efektivitas Cyber–Public Relations di media sosial yang diterapkan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) Universitas Nasional. HIMAKOM merupakan organisasi internal Universitas Nasional. Berdiri pada 4 Desember 2004, HIMAKOM telah menjadi wadah ekspresi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi Universitas Nasional. Humas Universitas Nasional HIMAKOM memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan kinerjanya sekaligus meningkatkan citra Universitas Nasional HIMAKOM. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peran strategi cyber public relations untuk menciptakan citra positif dan meningkatkan citra HIMAKOM Universitas Nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan verifikatif. Jumlah sampel ditentukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah 30 orang. Analisis statistik yang digunakan adalah uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian diperoleh angka signifikansi sebesar 0,366 yang berarti cyber public relations (X) berperan dalam meningkatkan citra HIMAKOM Universitas Nasional (Y). Artinya, strategi cyber public relations yang digunakan HIMAKOM Universitas Nasional melalui media sosial dinilai mampu meningkatkan citra HIMAKOM Universitas Nasional di mata publik
EFEKTIFITAS KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM PERUMUSAN RPJMDES BERBASIS BUTTON UP DI DESA TAMBAKSOGRA SUMBANG BANYUMAS
Tobirin Tobirin;
Anwarrudin Anwarrudin;
Hikmah Nuraini
Widya Komunika Vol 10 No 2 (2020): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20884/1.wk.2020.10.2.3257
Artikel ini mendiskusikan pentingnya efektifitas komunikasi organisasi dalam merumuskan rencana pembangunan jangka menengah Desa (RPJMDES). Desa tanpa RPJMDes yang akuntabel tidak dapat menjalankan pembangunan desanya secara terencana, terarah dan keberlanjutan. Masalahnya desa tidak mampu merumuskan perencanaan desa dengan baik. Akibatnya pembangunan desa tidak responsibel, terarah dan terintegrasi dalam pembangunan desanya. Tujuan Penelitian ini adalah menganalis pentingnya efektifitas komunikasi organisasi dalam mencapai keberhasilan perumusan RPJMDes yang button up model. Metode Penelitian ini adalah kualititatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observati dan pengamatan langsung dalam proses penyusunan RPJMDes. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi organisasi yang efektif penting antar lembaga desa untuk merumuskan, memetakan potensi desa yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu komunikasi organisasi yang efektif dapat memperlancar tahapan perumusan RPJMDes di Desa Tambaksogra.
PEMBINGKAIAN BERITA VAKSIN NUSANTARA DI MEDIA ONLINE
Aditya Priyatna Darmawan
Widya Komunika Vol 12 No 1 (2022): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20884/1.wk.2022.12.1.5278
Pada awal tahun 2021, terdapat pemberitaan mengenai Vaksin Nusantara, dalam hal ini masih dalam proses penelitian untuk menyempurnakan vaksin tersebut. Beberapa kantor media khususnya media digital memberitakan Vaksin Nusantara tersebut, seperti Tempo.co dan Suara.com. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana framing atau pembingkaian berita yang dimunculkan oleh Tempo.co dan Suara.com. Model analisis yang digunakan yaitu model Robert N Entman. Model analisis framing oleh Robert N Entman mempunyai 4 elemen atau tahap. Keempat elemen tersebut yaitu Define Problems (Pendefinisian masalah), Diagnose Causes (Perkiraan Penyebab Masalah), Make Moral Judgement (Membuat pilihan moral), dan Treatment Recommendation (Menekankan penyelesaian masalah). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini yaitu pada elemen Define Problems, Tempo.co menonjolkan rasa tidak setuju dengan Vaksin Nusantara tersebut. Sedangkan Suara.com condong mendukung vaksin tersebut. Pada elemen Diagnose Causes, Tempo.co menjelaskan bahwa Vaksin Nusantara menimbulkan kontroversi di masyarakat luas. Sedangkan Suara.com memberitakan hal-hal positif yang menjadikan vaksin tersebut patut untuk didukung. Pada elemen Make Moral Judgement, Tempo.co menyampaikan nilai moral bahwa sejak awal penlitian Vaksin Nusantara tersebut saja sudah banyak masalah. Sedangkan Suara.com memberikan nilai moral seharusnya sebagai warga Negara Indonesia, bangga terhadap Vaksin Nusantara yang merupakan hasil karya anak bangsa. Pada elemen Treatment Recommendation, Tempo.co sering menyuarakan sebaiknya Vaksin Nusantara dihentikan saja. Sedangkan Suara.com menyuarakan untuk selalu mendukung Vaksin Nusantara. Kata Kunci: Vaksin Nusantara, Tempo.co, Suara.com, Framing
INSTAGRAM REELS SEBAGAI MEDIA SELF DISCLOSURE MAHASISWA
Andiwi Meifilina
Widya Komunika Vol 11 No 2 (2021): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20884/1.wk.2021.12.2.4892
Media sosial ini sangat menarik untuk dibahas karena seseorang lebih nyaman mengekspresikandirinya di media sosial. Entah itu tentang hal-hal yang bersifat umum hingga pribadi. Padaumumnya seseorang akan lebih nyaman dan percaya diri dalam mengungkapkan dirinya dan isihatinya kepada orang yang dipercaya dan dekat dengannya. Tujuan penelitian ini adalahmengetahui media pengungkapan diri bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNISBA Blitar.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mengharuskan peneliti mengikutiformat penelitian kualitatif dari awal sampai akhir. Hasil penelitian ini adalah mahasiswa IlmuKomunikasi UNISBA Blitar mengungkapkan diri melalui fitur Instagram yaitu Instagram reels.Fenomena keterbukaan diri yang banyak dilakukan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi UNISBA dimedia social sering dilakukan dan keterbukaan diri melalui media sosial dirasa sudah menjadi halyang lumrah bagi sebagian mahasiswa.
Citra Merk Lembaga Pendidikan Tinggi pada Siswa Sekolah Menengah Keatas
Christopher Chandra
Widya Komunika Vol 11 No 1 (2021): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20884/1.wk.2021.11.1.4051
Merk adalah elemen yang penting dalam setiap organisasi, salah satu dari setiap organisasi adalah pendidikan. Hal tersebut penting karena merk adalah cerminan identitas dari tiap tiap institusi. Dalam sektor perguruan tinggi, hal tersebut dapat memberikan dampak dalam usaha memperkenalkan insitusi tersebut kepada calon calon mahasiswa dan mempertahankan rupa dari dari institusi itu sendiri. Merk dalam sebuah institusi Pendidikan tinggi tentu saja perlu dikenali dan dikelola agar dapat muncul secara jelas, terutama dimata para calon calon mahasiswa yang sudah menjadi target dari Pendidikan Tinggi tersebut. Mengukur sebagaimana penting pengaruh dari Citra Merk dari sebuah Universitas menjadi hal yang penting untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari citra merk tersebut pada keputusan pemilihan Universitas.
EXISTENSI KELOMPOK TANI PADA IMPLEMENTASI KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PARTISIPATIF UNTUK KEBERDAYAAN
Muhammad Nur Jaya
Widya Komunika Vol 12 No 2 (2022): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20884/1.wk.2022.12.2.5745
Indonesia adalah negara agraris yang tentunya lebih mengutamakan pembangunan pertanian lebih khusus tanaman padi. Tanaman padi merupakan makanan pokok msyarakat Indonesia, sehingga bidang pertanian terus mengalami perkembangan dengan berdasarkan atas kemajuan teknologi. Teknologi di bidang pertanian terus berinovasi dengan berbagai temuan teknologi pertanian yang modern. Sejalan dengan hal tersebut para kelompok tani sebagai pelaku usaha tani dituntut untuk meningkatkan daya saing di era globalisasi ini, olehnya itu penting menggunakan komunikasi pembangunan pertanian yang partisipatif dengan mengedepankan masyarakat lokal dengan dimensi kulturalnya sebagai pemegang kekuasaan. Paradigma baru komunikasi pembangunan menempatkan kelompok tani sebagai subyek pembangunan yang sebelumnya selalu menjadi obyek pembangunan, fokus pembangunan pertanian diarahkan pada masyarakat lokal.Penelitian ini bertujuan : 1. Menganalisis aktivitas kelompok tani dalam implementasi komunikasi pembangunan partisipatif untuk keberdayaan; 2. Menganalisis pengaruh karakteristik kelompok tani terhadap implementasi komunikasi pembangunan partisipatif untuk keberdayaan. Penelitian ini menggunakan paradigma positivistik dengan menggunakan metode survey. Penelitian kuatitatif dilaksanakan didua Kabupaten pada 8 kecamatan yang menjadi obyek penelitian atau unit analisis adalah kelompok tani dengan mengambil sampel 170 kelompok tani. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan eksplanatif. Hasil penelitian adalah : (a) Aktivitas kelompok tani di wilyah penelitian ini di lakukan oleh kelompok tani sesuai karakteristik yang ada yaitu : pendidikan, usia, luas lahan, pengalaman, status sosial, kosmopolitan, pendapatan, ukuran kelompok, kohesi dan kepemimpinan kelompok.; (b) Karakteristik kelompok tani memengaruhi implementasi komunikasi pembangunan partisipatif untuk keberdayaan. Kata Kunci : Kelompok tani, Komunikasi pembangunan partisipatif, Keberdayaan
SOCIAL MEDIA ANALYTICS ISU COVID-19 VARIAN OMICRON DI MEDIA SOSIAL TWITTER
Suluh Gembyeng Ciptadi;
Alfath Marzuki
Widya Komunika Vol 12 No 1 (2022): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20884/1.wk.2022.12.1.5326
Pada akhir tahun 2021, di tengah situasi pandemi covid-19 yang dianggap sudah membaik, muncul varian baru virus corona, yaitu varian omicron. Pertengahan bulan Desember 2021, virus omicron dinyatakan sudah masuk Indonesia. Diskursus terkait virus ini mulai ramai diperbincangkan di media massa maupun media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isu covid-19 varian omicron yang terjadi di media sosial twitter pada periode tanggal 16 hingga 31 Desember 2021. Dengan menggunakan konsep Social Media Analytics (SMA), penelitian ini menggali data tweet dan menganalisis berdasarkan tagar yang muncul, akun yang banyak memposting dan mendapat re-tweet, serta akun yang paling banyak disebut (mentioned) dalam perbincangan isu varian omicron. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tweet dari akun media @cnnindonesia dan akun presiden @jokowi menjadi akun yang paling banyak mendapat re-tweet terkait isu varian omicron. Sementara akun pejabat dan lembaga negara, seperti @erickthohir, @jokowi, @kemenkesri, dan @kemenbumn mendominasi akun yang paling sering disebut (mentioned) oleh pengguna twitter. Selain itu, dalam isu varian omicron, beberapa tagar yang yang muncul antara lain #ayovaksin70persen, #omicron, dan #waspadatanpapanik.
pengaruh komunikasi internal dan motivasi terhadap kinerja tenaga kependidikan di era new normal covid-19
juni lius telussa
Widya Komunika Vol 11 No 1 (2021): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20884/1.wk.2021.11.1.4008
“ ABSTRACK In the new normal era, everything changes in various activities, and must adjust accordingly. The magnitude of change is caused by the corona virus which has spread to almost all parts of the world. All areas of the economy have collapsed and are even powerless to face it. Likewise in the world education sector, virus Covid-19 also has the world to education in Indonesia. From Kindergarten level to College level, experience a new pattern of learning and teaching processes. Not only students but also teachers must be able to adapt to new technology. Learning online (online) and offline (outside the network), is a new thing in the learning process of teaching distance. Likewise, the way of communicating between education personnel changes and must adjust to the circumstances so that motivation and performance are maintained. In this study the researcher wanted to know, and had the aim of analyzing and knowing the effect of internal communication and work motivation on the performance of educational staff employees in the new normal era. This research uses explanative research. The population in this study were all educational staff at Candle Tree Junior High School. For data collection techniques, namely through distributing questionnaires or questionnaires, interviews, observation, and documentation as well as school data. As for the data analysis technique, researchers used quantitative methods and adjusted to the results of their research.
ANALISIS PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK PADA ANAK USIA DINI DI MASA PANDEMI
Elisa Intania;
Velly Flaviani Hyunanda;
Jejen Zainal Muttaqin
Widya Komunika Vol 12 No 2 (2022): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20884/1.wk.2022.12.2.5637
This research is entitled “The Effects of the Use of TikTok Application on Young Children During Pandemic”. The purpose of this research is to increase knowledge of the importance of the role of parents, mental health of young children, and the awareness of the effects of using TikTok application. The research method used is through phenomenological research and qualitative research. The data collection techniques used for this research is by distributing questionnaires and online interviews. The interviews conducted involves several parents who uses TikTok application. Based on the results received, there has been an increase of social media usage, in particular the TikTok application. The TikTok application caused an adverse effect on young children. Furthermore, there has been some concerns from several parents during interviews over the mental health issues of young children. The presence of TikTok as a new media has caused rapid cultural shift and can be easily imitated by young children. The suggestions conveyed through this article is the importance of the role of parents in accompanying and supervising their young children in using TikTok, increase awareness of parents on the use of TikTok application, and the adverse effects on young children when using the TikTok application.