cover
Contact Name
Dr. S. Bekti Istiyanto
Contact Email
bekti.istiyanto@unsoed.ac.id
Phone
+6285221626505
Journal Mail Official
bektiis@yahoo.com
Editorial Address
Jurusan Ilmu Komunikasi Jalan Kampus No 1 Grendeng Purwokerto Utara
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Widya Komunika: Jurnal Komunikasi Pendidikan
ISSN : 02167239     EISSN : 26861968     DOI : -
Jurnal Widya Komunika membahas dan mengkaji tema-tema komunikasi dan pendidikan yang bersumber dari hasil penelitian maupun sumbang saran pemikiran atau pengkajian ilmiah dari semua akademisi, praktisi dan pemerhati masalah komunikasi dan dunia pendidikan. Fokus dan Bidang Kajian artikel-artikel yang dapat diterima Jurnal Widya Komunika adalah kajian Komunikasi Kontemporer secara umum dan Komunikasi Pendidikan secara khusus. Dalam bidang Komunikasi Pendidikan tidak dibatasi dalam kajian konseptual teoretis saja namun juga kajian yang bersifat terapan/bersumber kasus di masyarakat secara langsung seperti Komunikasi Pemasaran, Komunikasi Instruksional, Komunikasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Pemasaran Sosial, dan Perubahan Sosial.
Articles 165 Documents
PEMBINGKAIAN BERITA VAKSIN NUSANTARA DI MEDIA ONLINE Aditya Priyatna Darmawan
Widya Komunika Vol 12 No 1 (2022): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.wk.2022.12.1.5278

Abstract

Pada awal tahun 2021, terdapat pemberitaan mengenai Vaksin Nusantara, dalam hal ini masih dalam proses penelitian untuk menyempurnakan vaksin tersebut. Beberapa kantor media khususnya media digital memberitakan Vaksin Nusantara tersebut, seperti Tempo.co dan Suara.com. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana framing atau pembingkaian berita yang dimunculkan oleh Tempo.co dan Suara.com. Model analisis yang digunakan yaitu model Robert N Entman. Model analisis framing oleh Robert N Entman mempunyai 4 elemen atau tahap. Keempat elemen tersebut yaitu Define Problems (Pendefinisian masalah), Diagnose Causes (Perkiraan Penyebab Masalah), Make Moral Judgement (Membuat pilihan moral), dan Treatment Recommendation (Menekankan penyelesaian masalah). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini yaitu pada elemen Define Problems, Tempo.co menonjolkan rasa tidak setuju dengan Vaksin Nusantara tersebut. Sedangkan Suara.com condong mendukung vaksin tersebut. Pada elemen Diagnose Causes, Tempo.co menjelaskan bahwa Vaksin Nusantara menimbulkan kontroversi di masyarakat luas. Sedangkan Suara.com memberitakan hal-hal positif yang menjadikan vaksin tersebut patut untuk didukung. Pada elemen Make Moral Judgement, Tempo.co menyampaikan nilai moral bahwa sejak awal penlitian Vaksin Nusantara tersebut saja sudah banyak masalah. Sedangkan Suara.com memberikan nilai moral seharusnya sebagai warga Negara Indonesia, bangga terhadap Vaksin Nusantara yang merupakan hasil karya anak bangsa. Pada elemen Treatment Recommendation, Tempo.co sering menyuarakan sebaiknya Vaksin Nusantara dihentikan saja. Sedangkan Suara.com menyuarakan untuk selalu mendukung Vaksin Nusantara. Kata Kunci: Vaksin Nusantara, Tempo.co, Suara.com, Framing
Social Media Analytics Isu Covid-19 Varian Omicron di Media Sosial Twitter Suluh Gembyeng Ciptadi; Alfath Marzuki
Widya Komunika Vol 12 No 1 (2022): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.wk.2022.12.1.5326

Abstract

Pada akhir tahun 2021, di tengah situasi pandemi covid-19 yang dianggap sudah membaik, muncul varian baru virus corona, yaitu varian omicron. Pertengahan bulan Desember 2021, virus omicron dinyatakan sudah masuk Indonesia. Diskursus terkait virus ini mulai ramai diperbincangkan di media massa maupun media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isu covid-19 varian omicron yang terjadi di media sosial twitter pada periode tanggal 16 hingga 31 Desember 2021. Dengan menggunakan konsep Social Media Analytics (SMA), penelitian ini menggali data tweet dan menganalisis berdasarkan tagar yang muncul, akun yang banyak memposting dan mendapat re-tweet, serta akun yang paling banyak disebut (mentioned) dalam perbincangan isu varian omicron. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tweet dari akun media @cnnindonesia dan akun presiden @jokowi menjadi akun yang paling banyak mendapat re-tweet terkait isu varian omicron. Sementara akun pejabat dan lembaga negara, seperti @erickthohir, @jokowi, @kemenkesri, dan @kemenbumn mendominasi akun yang paling sering disebut (mentioned) oleh pengguna twitter. Selain itu, dalam isu varian omicron, beberapa tagar yang yang muncul antara lain #ayovaksin70persen, #omicron, dan #waspadatanpapanik.
ANALISIS SEMIOTIKA DALAM PRESS RELEASE Rully Viersa Budiman; Sekar Puspita; Whitney Kenny Pangkey
Widya Komunika Vol 12 No 1 (2022): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.wk.2022.12.1.5533

Abstract

Press release adalah informasi yang dibuat dan disusun oleh Humas di suatu industry, organisasi ataupun lembaga dengan tujuan memberikan informasi kepada publik melalui media massa/surat kabar baik online maupun offline. Hal ini menjadikan press release sebagai suatu media dalam penyampaian informasi oleh suatu badan tertentu. Pada pelaksanaan kinerja lembaga pemerintah Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam mengawasi pelaksanaan penugasan dan pencabutan pejabat DKI Jakarta, KASN mengeluarkan press release terkait beberapa catatan dan rekomendasi hasil evaluasi yang menimbulkan konotasi bahwa KASN telah berpolitik. Pada sisi lain Pemerintah DKI menganggap press release adalah cara yang tidak tepat untuk menyampaikan informasi tersebut. Untuk melihat bagaimana signifikansi KASN dalam memanfaatkan press release, penelitian dilakukan menggunakan Model Analisis Semiotika Roland Barthes dalam menggali fenomena ini. Studi menemukan adanya ketidaksesuaian pada konotasi yang berkembang bahwa KASN dianggap telah berpolitik.
FASHION SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI NON VERBAL DALAM MENUNJUKKAN IDENTITAS DIRI Happy Prasetyawati; Yesica Verawaty Sitinjak
Widya Komunika Vol 12 No 1 (2022): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.wk.2022.12.1.5572

Abstract

Abstrak. Fashion merupakan suatu hal yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari manusia, seperti halnya pakaian, aksesoris, sepatu, tas, hingga gaya rambut. Setiap orang memiliki sesuatu dalam dirinya yang ingin ditunjukkan melalui fashion yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana seseorang menggunakan fashion (mulai dari pakaian, sepatu, aksesoris, gaya rambut, dan tas) sebagai media komunikasi non verbal untuk menunjukkan identitas dirinya kepada orang lain, serta hambatan yang ditemui ketika mengenakan fashion sesuai dirinya. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian dikumpulkan dengan melakukan wawancara kepada informan mahasiswa Universitas Bina Nusantara, mahasiswi Universitas Indonesia, yang terkenal sebagai universitas dengan mahasiswa fashionable, seorang influencer di media sosial, dan seorang fashion desainer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memang benar seseorang menggunakan fashion untuk berkomunikasi secara non verbal mengenai identitas dirinya. Setiap orang berusaha menampilkan sisi terbaiknya dan sisi unik dirinya melalui fashion yang dikenakan dari kepala hingga kaki. Dengan memiliki selera fashion sendiri, orang lebih mudah dikenali dengan ciri khasnya menggunakan fashion. Meski demikian, dalam penggunaan fashion terdapat juga hambatan yang dirasakan. Hambatan ini membuat sulit untuk mengeksplor dengan lebih jenis fashion yang diinginkan dan sesuai diri masing-masing. Adapun hambatannya yang dirasakan mulai dari dari rasa percaya diri, hingga perkataan orang di sekitarnya.
STRATEGI MEDIA INSTAGRAM @DINKESDKI UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERKAIT COVID-19 Fahqi Mazini Idzni
Widya Komunika Vol 11 No 1 (2021): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.wk.2021.11.1.3963

Abstract

Di indonesia, aktivitas media sosial telah muncul sejak dulu, apabila masyarakat dapat mendapatkan keuntungan dari media sosial maka banyak pula manfaat yang didapat seperti pemasaran, rekan kerja, koneksi kerja serta memperluas pergaulan. Media instagram saat ini digunakan sebagai sarana melihat berita atau informasi yang tersedia. Masyarakat sebagai pengguna instagram harus pandai dalam memanfaatkannya. Misalnya, pada akun resmi Dinas Kesehatan DKI Jakarta @dinkesdki yang di dalamnya memuat berita seputar isu kesehatan salah satunya adalah berita valid terkait Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesadaran masyarakat terkait Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, Hasil data dari penelitian ini berupa fakta- fakta yang telah ditemukan pada saat dilapangan oleh peneliti. Strategi komunikasi dinkes yaitu melakukan promosi kesehatan agar dapat dipahami dan bisa di laksanakan oleh seluruh orang yang menjadi komunikan. Terkait dengan Covid-19, kebijakan yang menyangkut peraturan tentang kesehatan dan bagaimana praktek di lapangan kembali lagi ke hakikat masyarakat. followers dari instagram @dinkesDKI sendiri merasakan manfaat langsung dari platform tersebut, karena memberikan informasi yang valid dan update terkait dengan pandemi Covid-19. Strategi instagram @dinkesDKI terhadap tingkat kesadaran masyaratak terkait dengan Covid-19 belum dapat dirumuskan dalam sebuah perhitungan yang valid, namun instagram @dinkesDKI memiliki insight yang baik terhadap wawasan masyarakat terkait Covid-19. Kata Kunci : Instagram, Covid-19, Strategi Komunikan.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BPR SIWI SEDANA DALAM MENARIK NASABAH DI ERA PANDEMI COVID-19 Ayu Eunike Sukaning Dewi Komang
Widya Komunika Vol 12 No 2 (2022): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.wk.2022.12.2.5644

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi komunikasi pemasaran pada BPR Siwi Sedana selama pandemic covid-19. Sebagai BPR yang sudah berkarya selama 30 (tiga puluh) tahun, BPR Siwi Sedana dapat menarik nasabah dan tetap eksis di era pandemi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran BPR Siwi Sedana selama pandemi dengan menggunakan strategi komunikasi IMC (Integrated Marketing Communication). Dengan ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa selama pandemi covid-19 BPR Siwi Sedana menggunakan empat strategi bauran pemasaran dari strategi IMC (Integrated Marketing Communication) yaitu periklanan, promosi penjualan, penjualan personal, dan pemasaran interaktif dalam menarik nasabah. Kata kunci: Strategi Komunikasi, Komunikasi Pemasaran.
PERAN PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PERILAKU PETANI PADI DALAM MENINDAKLANJUTI KEGIATAN PENYULUHAN DI KABUPATEN MAGELANG Setyo Rahyunanto; Sunarru Samsi Hariadi; Roso Witjaksono
Widya Komunika Vol 10 No 2 (2020): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.wk.2020.10.2.3352

Abstract

Penyuluh sebagai narasumber dalam menyampaikan informasi harus mampu melaksanakan perantersebut kepada petani yang memiliki keterbatasan dalam mengakses informasi pertanian. Adanyaperubahan lingkungan strategis (desentralisasi, demokratisasi, isu globalisasi dan pembangunanberkelanjutan), dalam menjalankan tugasnya sebagai fasilitator, edukator, mediator, motivator,tidak semua penyuluh menyediakan waktu yang cukup untuk berkoordinasi dengan petani sebabseorang penyuluh harus mendampingi lebih dari 1 desa. Penyuluh bertugas mendampingi petaniuntuk mengadopsi informasi, teknologi inovasi yang disampaikan pada saat penyuluhan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian terhadap perubahan perilakupetani dalam menindaklanjuti kegiatan penyuluhan pertanian. Metode penelitian adalah deskriptifkualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh terhadap petani dalammenindaklanjuti kegiatan penyuluhan menyebabkan beberapa hal, yaitu keaktifan proses produksijarang dilakukan oleh petani, keaktifan peningkatan usaha, keaktifan proses belajar dan keaktifankerja sama masih kadang-kadang dilakukan. Dalam pemasaran produk hasil pertanian, rata-ratapetani menjual kepada pembeli tetap dalam bentuk tebasan atau produk mentah, sementara dalamkegiatan proses produksi mulai dari pasca panen, sortasi, grading, pengemasan dan pemasaranproduk jadi masih jarang dilakukan. Rekomendasi dari hasil penelitian adalah strategi penyuluhandengan fokus meningkatkan kerjasama dan menjaring kemitraan antara petani dengan pelakuusaha, pelatihan pengolahan produk olahan hasil pertanian untuk meningkatkan nilai ekonomi danpendapatan petani beserta keluarganya, pelatihan dan penerapan digital marketing/pemasaranonline.
STRATEGI MANAJEMEN EDITOR DEPARTEMEN PROMO ON AIR DAN CREATIVE DI MNC CHANNEL Tulus Hendra; Arjun Aidil Akbar; Suraya Mansur
Widya Komunika Vol 12 No 1 (2022): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.wk.2022.12.1.5341

Abstract

Mengelola sebuah media penyiaran sama dengan mengelola sumber daya manusia yang ada didalamnya. Setiap departement atau bagian dalam media penyiaran memiliki strategi masing-masing untuk mencapai tujuan organisasi. Salah satunya departemen promo on air, sumber daya manusia harus mampu menyelesaikan tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi manajemen editor promo on air di MNC Channel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan POAC, sistem yang paling umum digunakan dalam manajerial perusahaan dalam aspek sumber daya manusia. Planning (perencanaan), tahap menetapkan tujuan organisasi, organizing (pengorganisasian), proses dimana pekerjaan diatur dan dibagikan di antara para anggota organisasi sehingga tujuan organisasi dapat dicapai dengan efisien, Actuating (pelaksanaan) tahap pelaksanaan dalam mencapai tujuan organisasi, controlling (pengendalian), tindakan membandingkan antara rencana dengan aktualnya. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi Manajer Editor Promo On Air MNC Channels, Section Head Promo On Air Production MNC Channels, dan Editor. Hasil penelitian terdapat beberapa strategi yang dilakukan manajemen editor, yaitu dari proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Tahap planning terdiri dari pembuatan rencana kerja anggaran tahunan dan pembuatan jadwal pekerjaan editor. Organizing mencakup pada pembagian tanggung jawab pekerjaan editor. Actuating tahap dimana materi editing promo on air dilaksanakan. Controlling meliputi aspek pemeriksaan kinerja edior melalui hasil editan, dan evaluasi tayangan.
KOMUNIKASI DALAM DIALEKTIKA RELASIONAL PADA PASANGAN JARAK JAUH BEDA KEWARGANEGARAAN Florensia Vania Yosiano
Widya Komunika Vol 11 No 2 (2021): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.wk.2021.12.2.4882

Abstract

Penelitian ini membahas tentang komunikasi dalam dialektika yang melibatkan komunikasi interpersonal antarbudaya pada pasangan jarak jauh beda kewarganegaraan. Peneliti tertarik dengan dialektika pasangan LDR beda kewarganegaraan karena pasangan memiliki tantangan untuk menyatukan cara berpikir dan berkomunikasi dengan baik dengan adanya perbedaan latar belakang budaya. Teori yang digunakan ada tiga, yaitu (1) Komunikasi Interpersonal, (2) Komunikasi Antarbudaya, dan (3) Dialektika Relasional. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi sebagai metode penelitian. Wawancara penelitian dilakukan kepada tiga pasangan LDR, yaitu pasangan Indonesia-United Kingdom, Indonesia-India, dan Indonesia-Brazil. Temuan data yang didapat dari penelitian ini adalah ketiga pasangan memiliki komunikasi yang baik dalam hubungan masing-masing dan saling menghargai perbedaan budaya. Ketiga pasangan mengatakan bahwa tentu ada argument, tetapi dapat diselesaikan dengan baik dan cepat, karena komunikasi menjadi kunci utama mereka dalam berhubungan. Melalui hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ketiga pasangan tidak menjadikan perbedaan kewarganegaraan sebagai hal yang menghambat hubungan dan keterbukaan, kejujuran, serta saling memahami dan menghargai satu sama lain membuat hubungan menjadi lebih baik dan adanya jarak tidak membuat hubungan menjadi membosankan, justru sebaliknya.
LITERASI MEDIA DIGITAL MEMBUKA WAWASAN IBU-IBU RUMAH TANGGA Dewi Novianti; Siti Fatonah
Widya Komunika Vol 10 No 2 (2020): JURNAL KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN WIDYA KOMUNIKA
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.wk.2020.10.2.3307

Abstract

Khalayak sasaran dari literasi media digital mencakup berbagai lapisan dalam masyarakat, baik anak-anak, remaja, dewasa, maupun orang tua. Dari segi usia pun tidak mengenal batas. Namun yang menarik adalah khalayak dari kalangan ibu-ibu rumah tangga. Penelitian ini mengambil subyek penelitian ibu-ibu Rumah Tangga. Ibu-ibu rumah tangga dipilih sebagai subyek penelitian karena mereka adalah tonggak atau pilar dalam sebuah rumah tangga. Apabila pilar itu kokoh, maka kokoh pula rumah tangga tersebut. Dengan demikian, apabila kita ingin membangun generasi yang kuat dan tangguh, maka di mulai dari rumah tangga. Rumah tangga yang Tangguh diawali dari ibu-ibu yang Tangguh pula. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui wawasan Ibu-Ibu Rumah Tangga desa Karang Anom mengenai konten-konten yang ada di smartphone atau gadget, dan memberikan pengetahuan literasi media digital kepada Ibu-Ibu Rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipan, wawancara, focus group discussion (FGD), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan dimana ibu-ibu rumah tangga yang sebelumnya tingkat literasi media masih rendah, kemudian diberikan wawasan pengetahuan berupa pelatihan dan sosialisasi literasi media digital. Ada tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk dapat mencapai hasil literasi yang diinginkan.

Page 11 of 17 | Total Record : 165


Filter by Year

2015 2025