cover
Contact Name
Yusuf Rahman
Contact Email
ushuluna@uinjkt.ac.id
Phone
+628128340778
Journal Mail Official
ushuluna@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 95 Tangerang Selatan
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin
ISSN : 24609692     EISSN : 2721754X     DOI : 10.15408
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin is a journal published by the Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta. The journal is published twice annually (June and December) and consists of articles on Qur’anic studies and interpretation, hadith and Prophetic tradition, religious studies, and mysticism.
Articles 225 Documents
ISLAM DAN SAINS PERSPEKTIF NURCHOLISH MADJID Helmy Hidayatulloh
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 5 No. 1 June 2019
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.29 KB) | DOI: 10.15408/ushuluna.v1i1.15341

Abstract

This article explains the relationship between Islam and science from the perspective of Nurcholish Madjid. Nurcholish saw the relationship between Islam and science through two things, namely: first, the contribution of Islam to science; and second, the organic unity of Islam and science. Islam contributes greatly to the development of science and the contribution of Islam really cannot be underestimated because Islam is able to influence almost all fields of scientific studies. In addition, Islam has an organic and harmonious relationship with science. According to Nurcholish, science will always have a positive impact on a Muslim's faith, but if his faith is true. Conversely, if the faith is wrong, then the faith will be filled with things that are mythological. If a belief is filled with mythology, then the belief (religion) will be defeated by science.
Al-Hikam Mutiara Pemikiran Sufistik Ibnu Atha’illah as-Sakandari Zaenal Muttaqin
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 2 No. 1 June 2016
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.83 KB) | DOI: 10.15408/ushuluna.v2i1.15173

Abstract

Cinta terhadap Allah mengharuskan seseorang menempuh medan perjalanan spiritual yang panjang dan terjal. Ditulis dalam gaya bahasa aporisma yang indah tanpa menggusur kedalaman pesan yang ingin disampaikan, Al-Hikam yang ditulis Ibnu Atha’illah as-Sakandari mendeskripsikan jalan-jalan spiritual yang harus ditempuh para penempuh jalan tersebut. Diantaranya, keharusan menjangkau setiap stasiun spiritual (maqam) seperti taubat, zuhd, shabr, tawakkal), dan ridha. Selanjutnya, para penempuh juga akan mencapai sejumlah kondisi (ahwal) seperti khauf, raja’, tawadhu, ikhlas, dan syukr yang harus diterima sebagai karunia Yang Dituju (Allah), bukan hasil usahanya.
Menyelisik Kepercayaan Masyarakat Sunda Wiwitan Badui Dalam di Kanekes Lebak Banten Ali Thaufan Dwi Saputra
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 3 No. 2 December 2017
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.585 KB) | DOI: 10.15408/ushuluna.v3i2.15200

Abstract

Sebagai sebuah aliran kepercayaan lokal, Sunda Wiwitan memiliki akar historis panjang. Penelitian ini memfokuskan pada pembahasan kepercayaan Sunda Wiwitan yang terdapat di Kanekes Banten. Dzat Maha Kuasa yang dipercayai sebagai tuhan dalah Sang Hyang Keresa. Dalam pandangan penganut Sunda Wiwitan, kepercayaan kepada Sang Hyang Keresa (Yang Maha Kuasa) akan memberikan kesejahteraan hidup. Mereka juga percaya bahwa nabi pertama adalah Adam. Selain mengangungkan Hyang Keresa, Sunda Wiwitan juga percaya bahwa pohon-pohon dana lam semesta ini dihuni dan dijaga oleh roh-roh ghaib.
AJARAN, PENGAMALAN, DAN MAQAMAT TASAWUF Iqbal Firdaus
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 1 No. 2 December 2015
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.907 KB) | DOI: 10.15408/ushuluna.v1i2.15161

Abstract

Salah satu ilmu yang bertujuan untuk menggapai kebahagiaan akhirat adalah Tasawuf. Tasawuf dalam dunia Islam baru akhir-akhir ini dipelajari sebagai ilmu, sebelumnya dipelajari sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.  Manusia pada dasarnya adalah suci, maka kegiatan yang dilakukan oleh sebagian manusia untuk mensucikan diri merupakan naluri manusia. Usaha yang mengarah kepada pensucian jiwa terdapat di dalam kehidupan tasawuf. Tasawuf merupakan suatu ajaran untuk mendekatkan diri sedekat mungkin dengan Allah bahkan kalau bisa menyatu dengan Allah melalui jalan dan cara, yaitu maqâmât dan ahwâl.
Makna Huruf Jar Lam Dalam Al-Qur'an M Suryadinata
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 1 No. 1 June 2015
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.134 KB) | DOI: 10.15408/ushuluna.v1i1.15140

Abstract

Tulisan ini mewacanakan tentang aneka makna dari huruf jar lam dalam ayat-ayat al-Qur'an. Urgensi mempelajari aspek penambahan makna dari huruf jar khususnya lam antara lain; dapat mengatakan makna suatu kata dalam al-Qur'an secara tepat menurut konteksnya, dapat mengetahui makna dari ayat al-Qur'an secara holistik, dan dapat mengetahui salah satu aspek kemukjizatan al-Qur'an lantaran keunggulan dan keindahan susunan bahasa kalimatnya. Menurut Jamal al-Din Ibn Hisyam dalam Mugni Labib menyatakan bahwa, makna pokok dari huruf jar lam seluruhnya ada 21, antara lain: istihqaq (berhak), ihtisah (syibh milk), al-milk, tamlik (kepemilikan), syibh tamlik, taukid al-nafyi, bermakna ila, bermakna 'ala (isti'la haqiqi), bermakna fi, bermakna 'inda, ta'lil, bermakna ba'da, bermakna ma'a, bermakna min, taballug (menyampaikan), bermakna 'an, sairurah (menjadi sebaliknya), ta'ajjub tanpa qasam, ta'ajjub yang disertai qasam, ta'diyah, dan taukid (huruf ziyadah). Dengan demikian, setiap kata yang didahului huruf jar lam tersebut memiliki makna tambahan dan titik tekan yang berbeda yang dapat menjelaskan atau mengungkap makna pokok dari ide gagasan sebuah kalimat lantaran dibubuhi huruf jar lam tersebut. Sehingga, huruf jar lam yang disisipkan merupakan sudah pilihan yang pas sesuai dengan konteks ayat tersebut.
KEMASAN IDEOLOGI DALAM PESANTREN Lilik Ummi Kaltsum
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 5 No. 2 December 2019
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.691 KB) | DOI: 10.15408/ushuluna.v1i2.15330

Abstract

The Indonesian Parliament has passed the Pesantren Law. An important point of the Pesantren Law is the state's recognition of pesantren graduates, both formal and informal. Pesantren data from the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia is divided; 12,626 pesantren that focus on studying the Book (Yellow), and 15,109 pesantren who study the Book and other educational providers, with a total of 27,735 pesantren in Indonesia.In an Islamic boarding school, an ideological spirit will be found. The kyai will teach his chosen ideology to all students, both in attitude and speech, both in formal and informal learning. Scientific transformation as well as ideology will gradually form a santri figure similar to his kyai. And the pesantren culture continues to be rooted in obedience and loyalty between the kyai and santri. This situation led to the same spirit. This paper will photograph pesantren in packaging certain ideologies. What is the argument for choosing ideology? How do you socialize it?
Relasi Ekonomi Global Dan Komunitas Lokal Dalam Pembangunan (Studi Kasus Konflik Makam Mbah Priok) Muhammad Ismail
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 3 No. 1 June 2017
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.42 KB) | DOI: 10.15408/ushuluna.v3i1.15190

Abstract

Perkembangan ekonomni global telah membawa dampak positif dan negative, Indonesia bagian dari negaranegara berkembang yang mengalamai proses ekonomi global mendapatkan dampak tersebut. Konflik perebutan lahan makam mbah Priok tahun 2010 antara Pelindo II  adalah dampak dalam melaksanakan pembangunan ekonomi di era ekonomi global, yang hanya mementingkan nilai liberalism tanpa menghiraukan nilai-nilai lokal, konflik antara keduanya berdampak buruk dalam proses pembangunan di Tanjung, solusi damai merupakan jalan menuju pembangunan masyarakat Tanjung Priok
HADIS ORANG BODOH MASUK SURGA Siti Chuzaemah
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 4 No. 1 June 2018
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1216.355 KB) | DOI: 10.15408/ushuluna.v1i1.15290

Abstract

This paper discusses the quality of the hadith of Inna Akṡar Ahl al-Jannah al-Bulhu contained in Musykil al-Ᾱtṡār by Imām al-Ṭaḥāwī. Although the quality of the hadith is ḍa‘īf, in terms of observance of the tradition it is ṣaḥīḥ. This paper also dialogues the contradiction between the hadith and the Qur’an, and the resolution of the problem by using the Jam‘ Yūsuf al-Qarḍāwī method and Maḥmūd al-Ṭaḥḥān.
KEBEBASAN MENGELUARKAN PENDAPAT DAN AJARAN ISLAM A M Romly
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 2 No. 2 December 2016
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.66 KB) | DOI: 10.15408/ushuluna.v2i2.15179

Abstract

Masalah kebebasan manusia sudah menjadi perbincangan para pemikir dan negarawan sejak dahulu. Kebebasan manusia yang paling ramai dibicarakan adalah kebebasan berpiir dan mengeluarkan pendapat. Sebab berpikir dan mengeluarkan buah pikiran merupakan ciri utama manusia. Namun kita sendiri tentu sadar, bahwa hidup di dunia ini tidak sendiri melainkan bersama orang-orang lain. Mereka pun tentu saja ingin hidup bebas dan nyaman, tanpa gangguan. Di sinilah kita menghadapi masalah terutama dalam mengeluarkan pendapat. Sebab bisa jadi pendapat yang kita sampailan mengganggu kebebasan orang lain yang ingin hidup tenang dan tenteram. Penggunaan kebebasan mengeluarkan pendapat dewasa ini telah semakin marak, termasuk di dalamnya ujaran kebencian. Dengan demkian potensi gangguan kebebasan mengeluarkan pendapat terhadap orang yang ingin hidup nyaman semakin besar karena didukung pesatnya kemajuan media masa dan media sosial. Di sini perlu kita memahami sejauhmana kebebasan mengeluarkan pendapat seharusnya kita terapkan dalam kehidupan.
PANDANGAN ORIENTALIS TERHADAP SEJARAH ISLAM AWAL Rizki Ulfahadi; Reynaldi Adi Surya
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 4 No. 2 December 2018
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.275 KB) | DOI: 10.15408/ushuluna.v1i2.15297

Abstract

Islamic Studies in the Western have different view and method from Eastern Islamic studies (such as Arab or Indonesia). The orientalists researched Islam through critical and historical views. One of the topics discussed in this paper is "Early Islam" or "Old Islam" problem, the origin of prophet Muhammad SAW, the origin of the word "Islam", and etc. We explain their opinions about Muslim scholars’ construction of the early Islam.

Page 4 of 23 | Total Record : 225


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 12 No. 1 June 2026 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 11 No. 2 December 2025 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 11 No. 1 June 2025 Vol 10, No 2 (2024): USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 10 NO. 2 DECEMBER 2024 Vol 10, No 1 (2024): USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 10 NO. 1 JUNE 2024 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 10 No. 2 December 2024 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 10 No. 1 June 2024 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 9 NO. 2 DECEMBER 2023 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 9 NO. 1 JUNE 2023 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 8 NO. 2 DECEMBER 2022 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 8 NO. 1 JUNE 2022 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 7 NO. 2 DECEMBER 2021 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 7 NO. 1 JUNE 2021 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 6 NO. 2 DECEMBER 2020 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 6 NO. 1 JUNE 2020 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 5 No. 2 December 2019 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 5 No. 1 June 2019 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 4 No. 2 December 2018 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 4 No. 1 June 2018 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 3 No. 2 December 2017 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 3 No. 1 June 2017 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 2 No. 2 December 2016 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 2 No. 1 June 2016 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 1 No. 2 December 2015 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 1 No. 1 June 2015 More Issue