cover
Contact Name
M. Hasan Ma'ruf
Contact Email
hasan.stie.aas@gmail.com
Phone
+6281802579955
Journal Mail Official
budimas.aas@gmail.com
Editorial Address
Jln Slamet Riyadi No. 361 Windan Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by STIE AAS Surakarta
ISSN : -     EISSN : 27158926     DOI : https:/doi.org/10.29040/budimas
Jurnal Pengabdian Masyarakat BUDIMAS diterbitkan 2 (dua) kali setahun (April dan Oktober) oleh LPPM STIE AAS. Terbit pertama pada bulan Oktober 2019. BUDIMAS memuat hasil pengabdian kepada masyarakat dalam segala bidang. Editor mengundang para akademisi dan praktisi terkait (Perguruan Tinggi, Pemerintahan, LSM, dan lain-lain) untuk dapat mengirimkan artikelnya ke Jurnal Pengabdian Masyarakat BUDIMAS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,208 Documents
Sinergitas Unikama dan Peternak Kambing Rakyat dalam Mewujudkan Wirausaha Mandiri melalui Edukasi Kewirausahaan dan Digitalisasi Lina Kartikaningrum; Puspitosari Suharso, Arien Anjar; Andi Nu Graha
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19186

Abstract

Kegiatan beternak kambing telah menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat sejak lama, baik sebagai sumber pendapatan tambahan maupun sebagai tabungan jangka panjang. Namun demikian, sebagian besar peternak masih menjalankan usaha ternaknya secara tradisional, dengan skala kecil dan minim sentuhan manajemen usaha modern. Pengabdian ini dilakukan untuk menjawab fenomena yang terjadi dilapangan yang terjadi pada perternak rakyat di desa Sidorejo Dusun Krajan RT 1 RW I Kabupaten Tulungagung yang menunjukan bahwa usaha ternak kambing hanya kegiatan sambilan tanpa orientasi pada usaha bisnis yang jelas. Kondisi ini muncul karena keterbatasan SDM terkhusus pada penguasaan manajerial,kemampuan kewirausahaan dan skill Pemasaran. Tujuan Abdimas ini untuk peningkatan kapasitas SDM peternak melalui Pelatihan dan Pendampingan. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi pelatihan mindset kewirausahaan , pendampingan manajemen usaha (business plan), dan juga pelatihan pemasaran produk ternak melalui platform digital untuk memperluas jangkauan pasar. Hasil pengabdian yang dicapai bagi peternak: peningkatan pengetahuan dan keterampilan usaha. Bagi Unikama: memperkuat citra institusi sebagai kampus yang berkontribusi nyata bagi masyarakat. Kata kunci: Pelatihan , Kewirausahaan, Business Plan, Digital Marketing Abstract Goat farming has long been part of the community's economic activities, both as a source of additional income and as long-term savings. However, most farmers still run their livestock businesses traditionally, on a small scale and with minimal modern business management. This community service program was carried out to address the phenomenon observed in the field among smallholder farmers in Sidorejo Village, Krajan Hamlet, RT 1 RW I, Tulungagung Regency, which showed that goat farming was only a side activity without a clear business orientation. This condition arose due to limited human resources, particularly in terms of managerial skills, entrepreneurial skills, and marketing skills. The objective of this community service program is to improve the capacity of livestock farmers through training and mentoring. The methods used include entrepreneurial mindset training, business management mentoring (business plan), and marketing training for livestock products through digital platforms to expand market reach. The outcomes achieved for farmers include improved business knowledge and skills. For Unikama, this initiative strengthens the institution's image as a university that makes a tangible contribution to society. Keywords: Training, Entrepreneurship, Business Plan, Digital Marketing
Sosialisasi Literasi Keuangan Anak Usia Dini Melalui Program Edukasi “Ayo Menabung” Bersama SDN 048473 Desa Ndesakti Anugerah Panji Ahmad Harahap
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19190

Abstract

This community service program aims to instill savings habits from an early age in elementary school students in Ndesakti Village, Karo. Activities include counseling, outreach, and interactive presentations. This socialization activity was attended by 40 students and teachers.Results indicate an increased understanding of the students’ basic savings concepts, pocket money management, and awareness of planning for future needs. The program also strengthens collaboration between universities, schools, and the community to improve financial literacy in early childhood. Keyword: Financial Literacy, Saving from an Early Age ABSTRAK Program pengabdian masyarakat ini bertujuan menanamkan kebiasaan menabung sejak dini kepada siswa Sekolah Dasar di Desa Ndesakti, Karo. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, sosialisasi, dan presentasi interaktif. Diikuti sebanyak 40 siswa beserta guru-guru yang ikut berpartisipasi pada kegiatan sosialisasi ini. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman siswa mengenai konsep dasar menabung, pengelolaan uang saku, serta kesadaran merencanakan kebutuhan masa depan. Program ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan literasi keuangan pada anak usia dini. Kata Kunci: Literasi Keuangan, Menabung Sejak Dini
NASI AYAM BLUE OCEAN: MENCIPTAKAN RUANG PASAR BARU Halan, Yohanes Fabiyola; Mastan, Stanislaus Adnanto
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19244

Abstract

Dokumen ini menganalisis transformasi strategis UMKM "Usaha Nasi Ayam" dari pendekatan Red Ocean ke Blue Ocean, bertujuan menciptakan ruang pasar baru dan meningkatkan daya saing. Fokus utama adalah inovasi produk berbasis kearifan lokal dan peran pendampingan akademis. Melalui program pendampingan lima tahapan, mulai dari identifikasi pasar hingga pemasaran digital, UMKM ini mengembangkan produk baru seperti Chicken Rice Bowl dan Potato Wrap yang memadukan cita rasa lokal dengan penyajian modern. Hasilnya menunjukkan inovasi nilai sebagai kunci keberhasilan, menggabungkan tradisi dan modernitas, serta meningkatkan efisiensi produksi dan kepuasan pelanggan. Adopsi teknologi digital dan co-creation dengan konsumen terbukti efektif memperluas jangkauan pasar dan membangun loyalitas merek. Pembentukan Prosedur Operasional Standar (SOP) juga memperkuat landasan manajerial. Kesimpulannya, penerapan Blue Ocean Strategy melalui pendampingan ini memberikan dampak signifikan, memungkinkan "Usaha Nasi Ayam" untuk berinovasi, beradaptasi, dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan di pasar kuliner yang kompetitif. Kata Kunci: Strategi Blue Ocean, UMKM, Inovasi Produk Lokal
MANAJEMEN STRESS MENGGUNAKAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF UNTUK SURVIVOR SCHIZOFRENIA DAN CAREGIVER DI SURAKARTA Fithri Setya Marwati; Eny Kustiyah
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19255

Abstract

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2025, tim pengabdian dosen di Universitas Islam Batik bekerja sama dengan KPSI Solo Raya menyelenggarakan Psikoedukasi bertema “Manajemen Stress Menggunakan Relaksasi Otot Progresif"; yang diikuti para penyintas skizofrenia dan psikososial beserta caregiver nya ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis untuk mengenali, mengelola, dan mengurangi dampak stres sehari-hari. Dengan pemahaman yang lebih baik, penyintas dan caregiver dapat bekerja sama secara efektif untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan hidup. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025 pukul 09.00 WIB bertempat di Warung Makan Pedesaan Country Side, yang beralamat di Jalan Pakel No.6, RW.12, Klodran Indah, Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Pemberian materi oleh narasumber Fithri Setya Marwati dan Eny Kustiyah. Acara dibuka oleh Ketua KPSI Solo Raya dan pemandu acara oleh pengurus dari KPSI Solo Raya. Materi yang dipaparkan narasumber meliputi Konsep Dasar, Eustress dan Distress; Stress baik dan Stress buruk, Coping Stress, dan Relaksasi Otot Progresif. Implikasi praktis kegiatan ini adalah untuk dapat menghasilkan manfaat untuk membantu penyintas disabilitas psikiatris beserta pendampingnya yaitu Manfaat relaksasi otot progresif: Mengurangi stress dan kecemasan, mengurangi nyeri otot, meningkatkan kualitas tidur, meningkatkan kesadaran tubuh, serta sebagai alternatif Terapi. Kata kunci : manajemen stress, relaksasi otot progresif Abstract In order to commemorate World Mental Health Day 2025, the lecturer community service team at Batik Islamic University collaborated with KPSI Solo Raya, by holding Psycho-education with the theme "Stress Management Using Progressive Muscle Relaxation"; which was attended by schizophrenia and psychosocial survivors and their caregivers, aimed to provide knowledge and practical skills to recognize, manage, and reduce the impact of daily stress. With a better understanding, survivors and caregivers can work together effectively to improve the quality of life and well-being. The activity was carried out on Saturday, October 18, 2025 at 09.00 WIB at the Country Side Village Food Stall, located at Jalan Pakel No. 6, RW. 12, Klodran Indah, Banyuanyar, Banjarsari District, Surakarta City, Central Java.The presentation was delivered by Fithri Setya Marwati and Eny Kustiyah, the event was opened by Chair of the Solo Raya KPSI (Solo Raya Student Association), and hosted by staff from the Solo Raya KPSI. The material presented by the speakers covered basic concepts, eustress and distress; good and bad stress; coping with stress; and progressive muscle relaxation. The practical implications of this activity are to provide benefits to survivors of psychiatric disabilities and their caregivers. The benefits of progressive muscle relaxation include: reducing stress and anxiety, reducing muscle pain, improving sleep quality, increasing body awareness, and serving as an alternative therapy. Keywords: stress management, progressive muscle relaxation
PEMBERDAYAAN MITRA DENGAN PENDAMPINGAN VAKSINASI ND LASOTA-2 UNTUK AYAM PETELUR DAN ND LASOTA-1 UNTUK DOC AYAM PEDAGING DI KELURAHAN WAILITI Paulus Oktavianus Pyo; Arkadius Suban Keray; Maria Yohanista; Sarlina Noni; MariaAntoniaYersiDuaBura; Diana Genista Siga; Matheus Mbele Dede
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19284

Abstract

This livestock business faces various challenges, including infectious diseases such as Newcastle Disease (ND), which causes mass mortality, decreased egg production, and suboptimal growth. Vaccination is often not carried out optimally in small-scale farms due to a lack of knowledge about the schedule and techniques of vaccination, limited access to vaccines, and minimal assistance. The purpose of this community service activity is to assist Partner Farmers in implementing vaccinations that can be carried out appropriately in terms of timing, dosage, and technique, as well as applying good maintenance and biosecurity management, thereby improving the sustainability of smallholder farming in a safe, efficient, and productive manner, and contributing to improving food security and the economic welfare of the local community. This community service activity was carried out using a participatory and community empowerment approach. The stages of the activity were survey and problem identification, socialization and technical education, training and vaccination assistance, and implementation of vaccination at partner farms. The results of the community service activity on surveys and problem identification found that the profile of partner farmers was smallholder farmers with medium-scale businesses. Basic knowledge of livestock health management varied, and farmers had a poor understanding of the appropriate vaccination schedule. The laying hen and broiler chicken coops owned by partners are semi-open, with adequate ventilation but suboptimal sanitation. The health status of the partners' livestock shows a history of respiratory disease in chickens in the last 6 months, which is suspected to be related to ND disease, and there are no systematic livestock health records among farmers. The results of the ND vaccination socialization and education program covered the importance of ND prevention, agreement on the LaSota-2 ND vaccination schedule for laying hens, LaSota-1 ND vaccination for broiler chicks, eye drop vaccination techniques, and coop biosecurity standards. The results of the assistance and implementation of vaccination were carried out over 2 days, namely checking health conditions before vaccination, preparing vaccines and solvents, administering ND vaccines to 16-week-old laying hens using the LaSota-2 ND vaccine at a dose of 0.5 ml/head, using the intramuscular injection method in the thigh (injection), 6-day-old broiler chicks using the LaSota-1 ND vaccine at a dose of 0.25 ml/bird, and the eye drop method. A total of 9,000 chickens were vaccinated, consisting of 5,500 laying hens and 3,500 broiler chicks. Keywords: Partner; vaccination; Wailiti; Newcastle Disease; Broiler Chicken; Laying Chicken
Pendampingan Terpadu Pengrajin Lurik Kecamatan Cawas dalam Pengembangan Produk, Identitas Visual, dan Digitalisasi Pemasaran Yunita Primasanti; Lukitasari, Evelyne Henny; Farid Fitriyadi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pengenalan dan daya saing lurik khas Kecamatan Cawas akibat keterbatasan efisiensi proses produksi, belum adanya identitas visual yang kuat, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan nilai tambah dan daya saing tunik lokal melalui pendampingan terpadu yang mengintegrasikan keilmuan Teknik Industri, Desain Komunikasi Visual, dan Informatika. Metode yang digunakan meliputi pemetaan proses produksi dan perbaikan alur kerja pengrajin, perancangan identitas visual produk (logo, kemasan, dan materi promosi), serta pengembangan dan pelatihan penggunaan media pemasaran digital berbasis web dan media sosial. Pendampingan dilakukan secara partisipatif melalui pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi berkala bersama mitra pengrajin. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi proses produksi, terbentuknya identitas visual lunik khas Kecamatan Tawas yang konsisten dan mudah dikenali, serta meningkatnya jangkauan pemasaran dan minat konsumen melalui kanal digital, sehingga berkontribusi pada penguatan ekonomi kreatif dan keberlanjutan usaha pengrajin lokal.
Peran Serta Dosen dalam Mendukung Pembinaan Bakat Bahasa Inggris Siswa Murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) melalui Kegiatan Penjurian Lomba Pidato Bahasa Inggris pada PORSENI MI Kecamatan Bendosari Tahun 2025 Fitria, Tira Nur
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19329

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kontribusi keilmuan dosen melalui peran sebagai juri lomba pidato Bahasa Inggris dan mendukung pembinaan bakat dan kemampuan public speaking Bahasa Inggris bagi siswa murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) MI Kecamatan Bendosari Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa-Rabu 17-18 Juni 2025 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Sukoharjo. Lomba Pidato Bahasa Inggris ini merupakan salah satu cabang lomba dalam rangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Madrasah (PORSENI) yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Bendosari tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 17 Juni 2025, dan diikuti oleh sembilan peserta perempuan yang berasal dari sembilan madrasah ibtidaiyah di wilayah Kecamatan Bendosari. Setiap peserta mendapatkan nomor undian dan menandatangani daftar hadir sebelum mengikuti lomba. Madrasah yang mengirimkan perwakilan dalam lomba ini antara lain adalah MI Tahfizhul Quran Baitul Hikmah Sukoharjo, MI Muhammadiyah Kramat Mulur, MI Muhammadiyah Manisharjo, MI Gotong Royong Gentan Gentan, MI Walisongo Cabeyan, MI Negeri 3 Sukoharjo, MI Walisongo Kalangan Mulur, MI Muhammadiyah Karanglo Mertan, dan MI Muhammadiyah Toriyo. Kegiatan ini dilaksanakan secara sistematis melalui beberapa tahapan. Tahap awal dimulai dengan koordinasi bersama panitia PORSENI MI Kecamatan Bendosari, untuk menyepakati peran dosen sebagai juri, jadwal, teknis lomba, dan kriteria penilaian. Selanjutnya, dosen melaksanakan observasi dan penjurian lomba pidato Bahasa Inggris dengan mengacu pada indikator seperti pelafalan, intonasi, struktur, isi pidato, dan kepercayaan diri peserta. Setelah penjurian, dosen memberikan umpan balik kepada peserta dan panitia berupa apresiasi dan saran pengembangan kemampuan berbahasa Inggris. Peserta dari masing-masing madrasah tampil secara bergiliran sesuai nomor undian yang telah ditentukan panitia. Penilaian lomba dilakukan oleh dewan juri menggunakan form resmi yang mencakup empat aspek utama, yaitu Pronunciation (pelafalan atau pengucapan) dengan bobot 20%, Material (isi pidato) sebesar 25%, Performance (penampilan) sebesar 25%, dan Fluency (kelancaran berbicara) sebesar 30%. Setiap aspek dinilai secara objektif oleh juri untuk menghasilkan total nilai masing-masing peserta. Selain aspek penilaian utama, terdapat beberapa ketentuan teknis yang berpengaruh terhadap skor. Jika durasi pidato peserta kurang dari 5 menit atau lebih dari 7 menit, maka skor akan dikurangi 5 poin. Hal yang sama berlaku jika peserta menyebutkan identitas madrasah mereka secara eksplisit dalam pidato. Ketentuan ini bertujuan untuk menjaga standar perlombaan dan menjamin objektivitas penilaian. Lomba ini juga menjadi ajang seleksi tingkat kecamatan, di mana dua peserta terbaik (juara 1 dan juara 2) akan dipilih untuk mewakili Kecamatan Bendosari dalam lomba pidato Bahasa Inggris tingkat Kabupaten Sukoharjo. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bersifat kompetitif di tingkat lokal, tetapi juga sebagai pintu gerbang untuk menuju prestasi di level yang lebih tinggi.
MENYIAPKAN GENERASI BERWAWASAN GLOBAL DENGAN PELATIHAN BAHASA INGRIS KEPADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR Poniman; Muhammad Sirod
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19331

Abstract

Abstract This community service program aims to assist the residents of Karangasem Village, Laweyan, Surakarta. Parents in Karangasem who have elementary school-aged children feel the need to enhance their children's English skills. The D3 English Study Program collaborates with Karangasem Village to help them by conducting English training for elementary school-aged children entitled "English Training for Elementary School-Aged Children: Preparing a Globally Minded Generation." This community service program implements the Service Learning method, where the facilitators involve students who actively participate, from preparing the materials to the implementation of the training. The students act as controllers and facilitators of the learning forum, held in 8 sessions. This English training employs specific strategies, namely (1) providing basic and easy materials, (2) using an intensive approach, (3) creating an engaging atmosphere interspersed with games, (4) providing short and humorous stories that contain moral lessons and inspirational social messages. By the end of the activities, they feel eager to learn more about English language skills. Participants recognizing the need for English will continue learning it, understand the importance of English, and possess a global perspective—that is, broadmindedness and the ability to adapt to modern life. Key words: English language, global, ‘service learning', training

Filter by Year

2019 2026