cover
Contact Name
M. Hasan Ma'ruf
Contact Email
hasan.stie.aas@gmail.com
Phone
+6281802579955
Journal Mail Official
budimas.aas@gmail.com
Editorial Address
Jln Slamet Riyadi No. 361 Windan Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by STIE AAS Surakarta
ISSN : -     EISSN : 27158926     DOI : https:/doi.org/10.29040/budimas
Jurnal Pengabdian Masyarakat BUDIMAS diterbitkan 2 (dua) kali setahun (April dan Oktober) oleh LPPM STIE AAS. Terbit pertama pada bulan Oktober 2019. BUDIMAS memuat hasil pengabdian kepada masyarakat dalam segala bidang. Editor mengundang para akademisi dan praktisi terkait (Perguruan Tinggi, Pemerintahan, LSM, dan lain-lain) untuk dapat mengirimkan artikelnya ke Jurnal Pengabdian Masyarakat BUDIMAS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,208 Documents
PENERAPAN SMART FARMING MENJAMIN KETAHANAN PANGAN BERGIZI DAN MENGENTASKAN KEMISKINAN EKSTREM PADA KELOMPOK BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI DESA TALANGAGUNG Andi Nu Graha; Syahminan; Enike Dwi Kusumawati; Natasya Bintang Lenani; Seilla Eka Ardilla; Aurel Nurpuji Dyah Lelita
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.18914

Abstract

Ketahanan pangan bergizi dan pengentasan kemiskinan ekstrem merupakan isu strategis dalam pembangunan pedesaan, khususnya pada sektor perikanan budidaya. Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang memiliki potensi besar dalam budidaya ikan gurame, ikan nila, dan ikan lele, namun masih menghadapi kendala berupa rendahnya produktivitas, pengelolaan kualitas air yang belum terukur, manajemen usaha yang belum sistematis, serta keterbatasan akses pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan konsep smart farming berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi budidaya, produktivitas, dan pendapatan kelompok pembudidaya ikan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu survei dan analisis kondisi baseline, pengadaan dan instalasi teknologi IoT, pelatihan teknik budidaya ikan, manajemen usaha mikro, pemasaran digital dan branding produk, serta workshop pengolahan ikan gurame dan ikan nila. Evaluasi dilakukan melalui monitoring harian kualitas air dan pertumbuhan ikan menggunakan sistem monitoring berbasis aplikasi Android. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan smart farming mampu meningkatkan stabilitas kualitas air, memperbaiki pertumbuhan ikan, menurunkan tingkat mortalitas, serta meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam pengelolaan usaha dan pemasaran produk. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi positif terhadap peningkatan ketahanan pangan bergizi, efisiensi usaha budidaya, dan potensi peningkatan pendapatan masyarakat, sehingga mendukung upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Desa Talangagung.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN HASIL KELOMPOK BUDI DAYA IKAN AIR TAWAR DASA WISMA LIDAH BUAYA KELURAHAN MOJOREJO KECAMATAN TAMAN KOTA MADIUN Nanang Cendriono; Ardiana, Titin Eka; Eka Destriyanto
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18932

Abstract

Pendampingan dalam pengabdian ini adalah terkait sumber daya manusia dilakukan dikarenakan pemberdayaan Dasawisma Lidah Buaya Penerima Manfaat memiliki peran yang berat dalam menciptakan kemandirian perekonomian dalam meningkatkan taraf hidup dengan cara memberikan pelatihan dan juga pendampingan sesuai dengan analisis situasi yang ada di mitra. Mitra Pengabdian Masyarakat pada hibah pengabdian masyarakat ini adalah Dasa Wisma Lidah Buaya Kelurahan Mojorejo Kecamatan Taman Kota Madiun adalah kelompok Dasa Wisma RT 58 RW 14 Kelurahan Mojorejo Kota Madiun. Dasa Wisma Lidah Buaya ada 15 anggota yang terdiri dari anggota yang tinggal di perumahan Bumi Mas 2 Blok RR dan SS. Kontribusi mitra adalah menyediakan lahan dan membantu pemeliharaan serta menyediakan pakan alami setiap hari berupa daun-daunan. Kegiatan ini merupakan pendampingan budidaya ikan air tawar. Manfaat pendampingan budidaya ikan air tawar memastikan keberhasilan budidaya,membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membantu mengembangkan sektor perikanan yang berkelanjutan, membantu meningkatkan mutu perikanan budidaya, membantu memberikan jaminan keamanan pangan. Metode pendekatan yang dilakukan pada program kemitraan masyarakat adalah menawarkan untuk menyelesaikan persoalan terkait dengan permasalahan dalam bidang manajemen Sumber Daya Manusia dan dalam bidang usaha budidaya ikan air tawar. Kata Kunci: Dasawisma;budidaya; pendampingan; perikanan; air tawar
MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN BERBASIS KOMUNITAS: SINERGI AKADEMISI DAN RUMAH MU’ALLAF SUKOHARJO Srie Juli Rachmawatie; Chomsatu, Yuli; Istiqomah; Raisa Aribatul Hamidah; Ida Aryati DPW.; Slamet Ariyanto
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18935

Abstract

Ketahanan pangan berbasis komunitas merupakan salah satu pendekatan strategis dalam menjawab tantangan ketersediaan, akses, dan keberlanjutan pangan di tingkat lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun ketahanan pangan melalui sinergi antara akademisi dan Rumah Mu’allaf Sukoharjo sebagai upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 22 Nopember 2025 dengan melibatkan 35 peserta yang merupakan anggota komunitas Rumah Mu’allaf Sukoharjo. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pendampingan, diskusi partisipatif, serta praktik pemanfaatan potensi lokal dalam pengelolaan pangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya ketahanan pangan, keterampilan dalam pengelolaan sumber daya pangan secara mandiri, serta tumbuhnya kesadaran akan nilai kolaborasi antara komunitas dan akademisi. Sinergi ini tidak hanya memperkuat kapasitas individu dan kelompok, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian pangan, peningkatan kesejahteraan ekonomi, dan ketahanan sosial masyarakat. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan ketahanan pangan berbasis komunitas yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain. . Abstract Community-based food security is a strategic approach to addressing challenges related to food availability, access, and sustainability at the local level. This program aims to strengthen food security through synergy between academics and the Rumah Mu’allaf Sukoharjo as an effort toward sustainable community empowerment. The activity was conducted on November 22, 2025, involving 35 participants from the Rumah Mu’allaf Sukoharjo community. The methods applied included counseling sessions, mentoring, participatory discussions, and practical activities focused on utilizing local potential in food management. The results indicate an improvement in participants’ understanding of the importance of food security, enhanced skills in independent food resource management, and increased awareness of the value of collaboration between communities and academic institutions. This synergy not only strengthens individual and group capacities but also promotes food self-reliance, economic empowerment, and social resilience. Therefore, this program is expected to serve as a sustainable model for community-based food security development that can be replicated in other regions. Kata kunci: Ketahanan pangan; berbasis komunitas; sinergi akademisi; pemberdayaan masyarakat; Rumah Mu’allaf Sukoharjo
TRANSFORMASI DIGITAL LITERACY PEGAWAI SATUAN PENDIDIKAN UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN LAYANAN AKADEMIK MODERN Saleh, Nursahdi; Sain, Muhammad; Bahri, Samsul
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18939

Abstract

Transformasi digital dalam satuan pendidikan menuntut kesiapan sumber daya manusia, khususnya pegawai atau tenaga kependidikan, dalam mengelola layanan akademik secara efektif dan modern. Namun, masih terdapat kesenjangan literasi digital yang berdampak pada optimalisasi layanan akademik di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Menengah hingga Perguruan Tinggi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital pegawai satuan pendidikan guna mendukung pengelolaan layanan akademik modern. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pelatihan dan pendampingan kepada tenaga kependidikan Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar serta pegawai SMKS Soeparman dan SMKS Muhammadiyah. Pelaksanaan kegiatan bertempat di Aula ITBM Polman pada Senin, 8 Desember 2025. Materi yang diberikan meliputi konsep literasi digital, pemanfaatan teknologi informasi dalam layanan akademik, serta praktik penggunaan sistem dan aplikasi pendukung layanan akademik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengelolaan layanan akademik. Peserta juga menunjukkan sikap yang lebih adaptif terhadap penerapan layanan akademik berbasis digital. Kegiatan ini berkontribusi positif dalam mendukung transformasi digital di satuan pendidikan serta mendorong terciptanya layanan akademik yang lebih efektif, efisien, dan profesional.
Pemberdayaan UMKM Keripik melalui Pendampingan Pencatatan Keuangan Sederhana dan Perhitungan Harga Pokok Produksi di Pedan, Klaten Fatmayuni, Ida Ayu; Susanti, Rina
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18970

Abstract

UMKM keripik milik Ibu Umi di Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, telah beroperasi sejak tahun 2011 dengan memproduksi keripik pisang, sukun, dan singkong. Meskipun memiliki permintaan yang stabil, pengelolaan keuangan usaha masih dilakukan secara informal tanpa pencatatan transaksi harian dan tanpa perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), sehingga pemilik usaha tidak mengetahui laba bersih, struktur biaya, maupun margin keuntungan per produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan UMKM melalui pendampingan pencatatan keuangan sederhana dan perhitungan HPP berbasis pembukuan manual. Pendekatan yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan berbasis praktik langsung dengan penyusunan buku kas manual, laporan laba rugi sederhana, serta perhitungan HPP per produk menggunakan metode biaya total. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM mampu menerapkan pencatatan kas harian secara konsisten, menyusun laporan laba rugi bulanan, serta menghitung HPP untuk setiap jenis produk. Perhitungan HPP menunjukkan bahwa keripik pisang dan keripik singkong memiliki margin laba tertinggi, sedangkan keripik sukun tetap menguntungkan setelah dilakukan penyesuaian harga jual. Secara keseluruhan, kegiatan ini meningkatkan literasi keuangan pemilik usaha, memperjelas struktur biaya dan keuntungan, serta mendukung pengambilan keputusan usaha berbasis data untuk keberlanjutan UMKM.
PELATIHAN MANAJEMEN USAHA DAN KEUANGAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN UMKM PADA KELOMPOK PENGARAJIN LURIK RUKUN MAKMUR DESA TLINGSING Henny Lukitsari, Evelyne; Fitriyadi, Farid; Indriatiningsih, Erna; Khoirul Anwar, Ahmad
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pengrajin lurik Rukun Makmur di Desa Tlingsing menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan usaha, khususnya pada aspek manajemen usaha, pencatatan keuangan, dan perencanaan bisnis yang masih bersifat konvensional. Keterbatasan literasi manajerial dan pemanfaatan teknologi digital berdampak pada rendahnya kemandirian usaha, sulitnya pengambilan keputusan berbasis data, serta terbatasnya akses terhadap pengembangan usaha yang berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Program PISN ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian UMKM melalui pelatihan manajemen usaha sederhana, pencatatan keuangan berbasis digital, serta penyusunan rencana bisnis yang aplikatif dan kontekstual sesuai karakteristik pengrajin lurik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan analisis situasi dan kebutuhan mitra, pelatihan partisipatif, praktik langsung penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital, pendampingan penyusunan rencana bisnis, serta evaluasi capaian kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip dasar manajemen usaha, kemampuan melakukan pencatatan keuangan secara tertib dan digital, serta tersusunnya rencana bisnis sederhana yang dapat digunakan sebagai acuan pengembangan usaha. Selain itu, pelatihan ini mendorong perubahan pola pikir pelaku UMKM dari sekadar produksi berbasis tradisi menuju pengelolaan usaha yang lebih profesional dan berorientasi keberlanjutan. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam memperkuat kemandirian UMKM pengrajin lurik, meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan ekonomi digital, serta berkontribusi pada pelestarian dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal Desa Tlingsing
PENGEMBANGAN EKONOMI MANDIRI DESA PASI TEUBEE KABUPATEN ACEH JAYA MELALUI SINERGI PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM, PENINGKATAN KETERAMPILAN LOKAL, DAN INOVASI PRODUK KREATIF Amelia, Neli; Ardiansyah; yani, novita; Melianda Sari, Oci; Sarah; Lingga, Mira Wati; Jamil, Afdal; Safrianda, Fitra
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18999

Abstract

Abstrak Pengembangan ekonomi mandiri di Desa Pasi Teubee dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya alam, meningkatkan keterampilan masyarakat, dan menciptakan produk olahan bernilai tambah. Permasalahan utama meliputi kurangnya pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), minimnya inovasi produk hasil kebun, serta rendahnya pemahaman tentang pemasaran digital. Metode yang digunakan mencakup observasi langsung, wawancara dengan warga dan tokoh desa, serta analisis dokumentasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Hasil menunjukkan bahwa pelatihan pemasaran digital, inovasi produk olahan, dan pembuatan kerajinan ecoprint memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha dan memperluas pasar. Selain itu, kegiatan sosial seperti turnamen voli dan sosialisasi penggunaan Canva untuk desain promosi memperkuat solidaritas dan motivasi warga. Temuan ini menegaskan pentingnya teknologi digital dan keterampilan lokal dalam mendorong kemandirian ekonomi secara berkelanjutan. Dengan sinergi antara potensi alam, keterampilan masyarakat, dan inovasi produk, Desa Pasi Teubee dapat berkembang menjadi desa yang mandiri dan produktif. Rekomendasi dari program ini dapat dijadikan acuan untuk pengembangan program serupa di daerah lain dengan kondisi yang sejenis. Abstract The development of an independent economy in Pasi Teubee Village is carried out by utilizing natural resources, improving community skills, and creating processed products with added value. Key issues include the lack of development of micro, small, and medium enterprises (MSMEs), minimal innovation in garden products, and a low understanding of digital marketing. The methods used included direct observation, interviews with residents and village leaders, and analysis of documentation from the Community Service Program (KKN). The results show that digital marketing training, processed product innovation, and ecoprint craft production have a positive impact on improving business management skills and expanding the market. In addition, social activities such as volleyball tournaments and socialization on the use of Canva for promotional design strengthen community solidarity and motivation. These findings emphasize the importance of digital technology and local skills in promoting sustainable economic independence. Through the synergy between natural resources, community skills, and product innovation, Pasi Teubee Village can develop into an independent and productive village. Recommendations from this program can serve as a reference for developing similar programs in other areas with similar conditions
PERANCANGAN APLIKASI PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DAN HARGA JUAL MASTER PRICE BUM DESA BERBASIS VBA Abid Baladitama Danungtyas; Amalia Asy Syifa Choir; Anggita Aulia Cahyaningrum; Asyifa Jenita Isnaini
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19027

Abstract

Perancangan aplikasi yang dilakukan oleh tim D3 Akuntansi Universitas Sebelas Maret di BUM Desa Kampus Kopi Banyuanyar bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan tata kelola usaha melalui pengembangan aplikasi perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dan harga jual berbasis VBA yang bernama Master Price BUM Desa. Kegiatan yang dilakukan mencakup analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, workshop, serta pendampingan penggunaan aplikasi kepada pelaku UMKM di bawah naungan BUM Desa Kampus Kopi Banyuanyar. Hasil pelaksanaan menunjukkan respons positif dan antusiasme tinggi dari para pelaku UMKM, yang menandakan adanya kebutuhan nyata akan alat bantu perhitungan HPP yang akurat dan mudah untuk digunakan. Aplikasi Master Price BUM Desa terbukti meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai elemen biaya dalam HPP, meningkatkan ketepatan dan efisiensi perhitungan harga pokok produksi serta harga jual, dan mendorong penerapan tata kelola usaha yang lebih baik. Secara keseluruhan, program kerja ini berpotensi mendukung peningkatan pendapatan UMKM serta memberikan kontribusi positif terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).
DISEMINASI KAJIAN FISKAL REGIONAL (KFR) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI FISKAL DI PROVINSI JAMBI MELALUI KOLABORASI UNIVERSITAS DINAMIKA BANGSA DAN KANWIL DJPB PROVINSI JAMBI Yossinomita; Herry Mulyono; Setiawan Assegaff; Akwan Sunoto; Maria Rosario; Ahmad Hussaein; Effiyaldi; Roby Setiawan; Ayu Feranika; Laura Prasasti; Eddy Suratno; Johni Paul Karolus Pasaribu; Rista Aldilla Syafri; Hanan Laras Sabrina; Mardiana R.; Abdul Rahim; Andi Nurul Izzah; Putri Indri Fitria Ningrum; Tunas Agung Jiwa Brata; Asyep Syaefudin; Junaidi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.19028

Abstract

This community service activity aims to enhance fiscal literacy and understanding of state financial policies among stakeholders, the academic community, and students in Jambi Province through the Dissemination of the Regional Fiscal Study (Kajian Fiskal Regional/KFR) for the Third Quarter of 2025. This activity represents the implementation of a collaborative partnership between Universitas Dinamika Bangsa (UNAMA) and the Regional Office of the Directorate General of Treasury (Kanwil DJPb) of Jambi Province in supporting the comprehensive and sustainable dissemination of fiscal policy information. The materials delivered included an overview of the fiscal performance of the State Budget (APBN) and the Regional Budget (APBD) of Jambi Province presented by the Head of the Regional Office of the Directorate General of Treasury of Jambi Province, as well as a thematic analysis of the Three Million Houses Program and the Housing Financing Liquidity Facility (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan/FLPP) policy in Jambi Province delivered by a Local Expert from the Regional Office of the Directorate General of Treasury of Jambi Province. The activity was conducted through presentations, interactive discussions, and question-and-answer sessions involving representatives from local governments, vertical agencies, financial authorities, academics, and stakeholders in the housing sector. The results indicate an improvement in participants’ understanding of regional fiscal conditions, the synergy between the APBN and APBD, and the implications of national housing policies for regional economic development. This activity is expected to strengthen cross-sectoral coordination and support evidence-based fiscal policymaking in Jambi Province.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN, SOSIAL, DAN EKONOMI DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN GAMPONG PAYA BARO, KECAMATAN TEUNOM, KABUPATEN ACEH JAYA Lanteng, Hibsil; Yusmanidar; Azmi, Ulul; Putri, Mayci Nur; Andilayani, Lesi; Ramadani, Suci; Ayuni, Rozatul; Ayu, Yulita
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19042

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi program pendidikan, sosial, dan ekonomi dalam mendukung kemandirian Gampong Paya Baro, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya. Isu utama yang dihadapi desa meliputi rendahnya literasi pendidikan masyarakat, terbatasnya pemahaman sosial terhadap masalah lingkungan dan kesejahteraan, serta minimnya penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Tujuan program ini adalah meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, menguatkan kesadaran sosial, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan masyarakat, serta evaluasi program berbasis keterlibatan warga. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pendidikan, penguatan solidaritas sosial, serta tumbuhnya inisiatif ekonomi seperti pengembangan UMKM dan pemanfaatan sumber daya lokal. Secara keseluruhan, implementasi program memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kemandirian Gampong Paya Baro, meskipun diperlukan keberlanjutan program dan dukungan lintas pihak agar dampak yang dihasilkan dapat terus berkembang This study examines the implementation of educational, social, and economic programs to support the independence of Gampong Paya Baro, Teunom District, Aceh Jaya Regency. The main issues identified include low community educational literacy, limited social awareness regarding welfare and environmental concerns, and weak economic capacity based on local potential. The program aims to strengthen human resource capacity, enhance social awareness, and promote community-based economic independence. A participatory approach was applied through field observation, community outreach, training activities, mentoring, and program evaluation involving local residents. The implementation results indicate increased community participation in educational activities, strengthened social cohesion, and emerging economic initiatives such as the development of small enterprises and utilization of local resources. Overall, the program significantly contributes to enhancing the independence of Gampong Paya Baro, although sustained efforts and broader support are required to ensure long-term continuity and impact

Filter by Year

2019 2026