cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 41 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 4 (2023)" : 41 Documents clear
Pelatihan Kahoot! pada Guru Sekolah Menengah Pertama di Kota Tangerang Selatan Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan TPACK dalam Pembelajaran Sukma Wahyu Wijayanti; Faizal Akhmad Adi Masbukhin; Inas Sausan; Dola Suciana; Ayu Fahimah Diniyah Wathi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i4.9475

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) pada guru-guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tangerang Selatan melalui pelatihan platform Kahoot! Perlunya dilaksanakan pelatihan TPACK karena belum maksimalnya penggunaan teknologi dalam pembelajaran di sekolah-sekolah menengah di daerah Tangerang Selatan. TPACK merupakan kemampuan integrasi antara pengetahuan teknologi, pedagogi, dan konten dalam konteks pembelajaran. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, demonstrasi dan praktik secara daring melalui platform Zoom Meetings dengan bantuan fasilitator yang dilaksanakan pada 2 Juli 2022 dan luring pada 6 Agustus 2022. Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan TPACK pada kelompok guru yang menerima pelatihan Kahoot! sehingga dapat memanfaatkannya untuk membuat kegiatan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Hasil pengisian angket menunjukkan bahwa para guru menjadi termotivasi dalam menggunakan platform Kahoot! untuk pembelajaran. Kegiatan pelatihan ini menyimpulkan bahwa pelatihan Kahoot! efektif dalam meningkatkan kemampuan TPACK guru SMP di Kota Tangerang Selatan. Para guru dapat mengintegrasikan teknologi secara lebih efektif dalam pembelajaran mereka, meningkatkan keterlibatan peserta didik, dan memfasilitasi pemahaman konten yang lebih baik. Rekomendasi untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat mendatang mencakup eksplorasi penggunaan platform pembelajaran berbasis game lainnya.Implementation of community engagement activities aims to enhance the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) abilities of junior high school (SMP) teachers in South Tangerang City through Kahoot! Platform training. TPACK refers to integrating technological, pedagogical, and content knowledge in the context of learning. The method used was a combination of lectures, demonstrations, and online practice, carried out on July 2nd, 2022, and offline on August 6th, 2022. The results of this community engagement initiative show improved TPACK abilities among the teachers who received Kahoot! Training enables them to make learning activities more enjoyable. The questionnaire results indicate that teachers are motivated to use Kahoot! A platform for teaching. This study concludes that Kahoot! Training effectively enhances the TPACK abilities of junior high school teachers in South Tangerang City. Teachers can integrate technology more effectively in their teaching, increase student engagement, and facilitate better content comprehension. Recommendations for future community engagement activities include exploring other game-based learning platforms.
Program Pendampingan Integrasi Bakat dan Minat dalam Memilih Mata Pelajaran sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Made Dharmawan Rama Adhyatma
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i4.9572

Abstract

Kurikulum Merdeka memiliki perbedaan yang cukup mendasar dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya. Pada tingkat SMA, perubahan yang perlu dilakukan adalah penerapan peminatan pada kelas XI dimana pada Kurikulum Merdeka sudah tidak ada lagi penjurusan IPA dan IPS, namun siswa diminta untuk memilih mata pelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal inilah yang membuat implementasi pengintegrasian bakat dan minat menjadi penting untuk dilakukan agar siswa kelas X bisa memahami kebutuhannya dalam memilih mata pelajaran di kelas XI nantinya. Berdasarkan kebutuhan tersebut, maka Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan agar siswa kelas X memiliki wawasan yang cukup untuk mengetahui bakat dan minatnya sekaligus cara memaksimalkan potensinya tersebut untuk memilih mata pelajaran peminatan di kelas XI. Metode yang dilakukan adalah melakukan psikotes bakat minat dan psikoedukasi secara luring dimana peserta diberikan wawasan secara psikologis terkait bakat dan minat serta penerapannya dalam memilih mata pelajaran. Psikoedukasi terdiri atas empat sesi, yaitu penjelasan terkait mata pelajaran pilihan yang disediakan oleh sekolah, definisi dan cara mengetahui bakat dan minat, memilih mata pelajaran berdasarkan bakat dan minat, serta ditutup dengan sesi diskusi tanya jawab. Efektivitas dari kegiatan diukur menggunakan kuisioner dilengkapi dengan pertanyaan terbuka terkait dua aspek yaitu pengetahuan dan keyakinan dalam memilih mata pelajaran. Kuisioner diberikan pada saat sebelum psikotes dan sesudah kegiatan psikoedukasi. Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan peserta setelah kegiatan lebih tinggi dibandingkan dengan sebelum kegiatan sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta terkait bakat dan minat serta keyakinan untuk bisa memilih mata pelajaran yang sesuai dengan minat dan bakat.The Merdeka Curriculum has quite basic differences compared to the previous curriculum. At the High School level, the change that needs to be made is the implementation of specialization in XI grade, where in the Merdeka Curriculum, there are no longer science and social studies majors. However, students are asked to choose subjects that suit their needs. This is what implements integrating talents and interests. It is important to do so so that X-grade students can understand their needs in choosing subjects in XI grade later. Based on these needs, this community service aims to give X-grade students sufficient insight to know their talents and interests and how to maximize their potential to choose specialization subjects in XI grade. The methods used are interest and talent psychological assessment and psychoeducation, where participants are given psychological insight regarding talents and interests and their application in choosing subjects. This psychoeducation activity consisted of four sessions. The sessions are explanations regarding the elective subjects provided by the school, definitions and ways to identify talents and interests, choosing subjects based on talents and interests, and closing with a discussion session. Efectivity of the activities was measured using a questionnaire equipped with open questions. Questionnaires were given at the time before and after the activity. The results showed that the average participant's knowledge score after the activity was higher than before, so it can be concluded that this activity increased the participant’s knowledge regarding talents and interests and their confidence in choosing subjects.
Merancang dan Memandu Refleksi pada Kegiatan Penguatan Komite Pembelajaran Sekolah Penggerak Zulpan Zulpan; Siti Khodijah Lubis
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i4.9002

Abstract

Refleksi bermanfaat untuk memahami kelemahan dan evaluasi atas pencapaian tujuan dari kegiatan yang telah dilaksanakan. Namun, dalam upaya refleksi khususnya pada pembelajaran masih banyak pendidik yang belum menerapkan dan tidak memahami terhadap metode-metode refleksi, sehingga tidak dilakukan dalam pembelajaran yang diterapkan. Pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan memandu refleksi pada kegiatan penguatan komite pembelajaran pada Sekolah Penggerak Kabupaten Asahan. Metode yang digunakan dengan pendekatan andragogy serta menggunakan alur pembelajaran MERRDEKA. Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 13/06/2022 dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Peserta kegiatan ini adalah komite pembelajaran Sekolah Penggerak di Kabupaten Asahan, terdiri dari unsur pengawas sekolah, kepala sekolah serta dua perwakilan guru setiap sekolah. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya pengetahuan baru peserta tentang konsep memfasilitasi refleksi, ragam metode refleksi serta mengetahui berbagai contoh lembar kerja refleksi. Hasil yang didapatkan pada kegiatan pengabdian ini dapat diimplementasikan oleh komite pembelajaran dalam setiap aktivitas dan kegiatan yang dilakukan.Reflection is beneficial for understanding weaknesses and evaluating the achievement of objectives from activities that have not been implemented. However, in the effort to reflect, especially in learning, many educators have not applied and do not understand the methods of reflection, so it is not done in applied learning. This devotion aims to design and guide reflection on learning committee strengthening activities at the Asahan District Sekolah Penggerak. The method used is the andragogy approach and uses the MERRDEKA learning flow. This devotion was implemented on 13/06/2022 with 20 participants. Participants in this activity were the learning committee of the Sekolah Penggerak in Asahan District, consisting of school supervisors, principals, and two teacher representatives for each school. The results of this devotion activity showed that participants had new knowledge about reflection, methods, and learning worksheets. The implication obtained from devotion can be implemented for learning activities.
Lokakarya Etika Profesi dan Kerahasiaan Data pada Proyek Perangkat Lunak: Studi Kasus PT Neuronworks Arfive Gandhi; Dana Sulistiyo Kusumo; Indra Lukmana Sardi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i4.9387

Abstract

Sebagai bentuk menjaga keberlangsungan usaha, PT Neuronworks memiliki tuntutan untuk memastikan sikap professional dan menjamin kerahasiaan data di seluruh proyek-proyek perangkat lunak yang ditanganinya. Permasalahan mendasarnya, kesadaran atas etika profesi dan kerahasiaan proyek menjadi risiko yang tinggi. Satu kasus pelanggaran etika maupun kebocoran data dapat berdampak pada keberlangsungan proyek, bahkan bisnis PT Neuronworks secara keseluruhan. Hal ini berkaitan erat dengan keberadaan pegawai yang dapat silih berganti maupun keterlibatan pihak eksternal yang rawan kebocoran data antar-entitas. Sebagai Upaya meningkatkan kapabilitas atas tuntutan tersebut, Fakultas Informatika menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa lokakarya dengan konten terkait etika profesi dan kerahasiaan data dalam proyek perangkat lunak. Terdapat tiga topik yang dihantarkan pada lokakarya ini: etika profesi software engineer, simulasi manajemen risiko atas kebocoran data proyek perangkat lunak, dan penyusunan non-disclosure agreement. Kegiatan lokakarya diselenggarakan pada tanggal 27 Juni 2023 dengan partisipan sebanyak 19 yang berasal dari bervariasi tim proyek perangkat lunak di PT Neuronworks. Tingkat kepuasan atas kegiatan pengabdian masyarakat mencapai 90,48% melalui pengukuran kuantitatif. Hal ini mengindikasikan bahwa kegiatan ini berhasil mencapai efektivitas dan kepuasan mitra.To maintain business continuity, PT Neuronworks has demanded to ensure a professional attitude and guarantee data confidentiality in all software projects it handles. The basic problem is that awareness of professional ethics and project confidentiality is hazardous. One ethical violation or data leak can impact the project's continuity, even PT Neuronworks' business. This is closely related to employees who can change and the involvement of external parties prone to data leaks between entities. To increase capabilities for these demands, the Faculty of Informatics is holding community service activities in workshops with content related to professional ethics and data confidentiality in software projects. This workshop covered three topics: software engineer professional ethics, risk management simulations for software project data leaks, and drafting non-disclosure agreements. The workshop activity was held on June 27, 2023, with 19 participants from various software project teams at PT Neuronworks. The satisfaction with community service activities reached 90.48% through quantitative measurements. This indicates that this activity was successful in achieving effectiveness and partner satisfaction.
Pelatihan Pembelajaran Inovatif yang Bermuatan Lingkungan Lahan Basah di MA Sultan Sulaiman untuk Optimalisasi Kemapuan Pedagogik Guru Sarah Miriam; Abdul Salam M; Dewi Dewantara; Zainuddin Zainuddin; Bagindar Sianipar; Muhammad Rizky Hidayat; Nova Wardani; Masropah Masropah; Refna Zia
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i4.10081

Abstract

Kabupaten Banjar kaya dengan kearifan lokalnya. Madrasah Aliyah (MA) Sultan Sulaiman adalah salah satu sekolah yang terdapat pada kabupaten tersebut. Pengintegrasian kearifan lokal dan lingkungan lahan basah akan membuat pembelajaran lebih bermakna bagi siswa. Pembelajaran tersebut tentunya menerapkan pembelajaran-pembelajaran inovatif, yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa serta menanamkan karakter yang baik sesuai identitas bangsa kita, serta sikap religious. Pelatihan pembelajaran inovatif yang bermuatan lingkungan lahan basah di MA Sultan Sulaiman bertujuan untuk mengoptimalisasi kemampuan pedagogik guru agar dapat memanfaatkan lingkungan sekitar siswa dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di MA Sultan Sulaiman dilaksanakan pada bulan Juni-September 2023 yang meliputi proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan penyampaian materi terbagi menjadi tiga pokok bahasan yakni lingkungan lahan basah, pembelajaran inovatif , pembelajaran inovatif terintegrasi lingkungan lahan basah dan kearifan lokal. Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan perencanaan pembelajaran inovatif bermuatan lingkungan lahan basah  serta praktik oleh guru mitra. Kegiatan pelatihan pembelajaran inovatif bermuatan lingkungan lahan basah telah terlaksana sesuai dengan rencana kegiatan yang diajukan. Kegiatan pendampingan bagi para guru mitra  dalam menerapkan pembelajaran inovatif bermuatan lingkungan lahan basah telah membuahkan hasil dimana guru mitra dapat pengintegrasikan lingkungan lahan basah dan kearifan lokal dalam pembelajaran sesuai mata Pelajaran masing-masing melalui praktik.Banjar Regency is rich in local wisdom. MA Sultan Sulaiman is one of the schools in the district. Integrating local wisdom and the wetland environment will make learning more meaningful for students. This learning certainly applies innovative learning so that it is not only knowledge, but students can hone their skills and instill good character according to the identity of the Akita nation and religious attitudes. Service activities in the form of innovative learning involving wetland environments at MA Sultan Sulaiman were carried out in June-September, which included planning, implementation, and evaluation processes. The material delivery activities are divided into three main topics: Wetland Environment, Innovative Learning, Integrated Innovative Learning Wetland Environment, and local wisdom. The activity continued with planning assistance for Wetland Environment-Loaded Innovative Learning and practice by partner teachers. Wetland Environmentally Loaded Innovative Learning training activities have been carried out following the proposed activity plan. Mentoring activities for partner teachers in implementing Innovative Learning Containing Wetland Environments have produced results where partner teachers can integrate the wetland environment and local wisdom in learning according to their respective subjects.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Melalui Edukasi Tentang Pentingnya Konsumsi Suplemen dan Vitamin untuk Kesehatan Janin Resha Resmawati Shaleha; Rossa Deliana Putri Iskandar; Martha Uly Angelica; Ardi Wijanarko Pratama
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i4.9294

Abstract

Banyak ibu hamil yang masih malas dan belum memahami pentingnya mengonsumsi suplemen dan vitamin. Sebagai tenaga kesehatan, kita wajib mengayomi masyarakat yang merupakan pengingat utama yang dapat mengingatkan dan memberikan informasi kepada ibu hamil. Untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tersebut dapat dilakukan dengan memberikan informasi melalui media penyuluhan. Tujuan edukasi ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil di Desa Tambaksari tentang pentingnya konsumsi suplemen dan vitamin selama kehamilan. Waktu pelaksanaan edukasi ini dilakukan pada tanggal 15 Juni 2023, di Desa Tambaksari Kabupaten Cilacap diikuti oleh pesertanya ibu hamil sebanyak 15 orang. Edukasi menunjukkan adanya peningkatan dari yang sebelumnya kategori baik 34% meningkat menjadi 66%. Berdasarkan hasil edukasi bahwa peningkatan pengetahuan mengenai konsumsi suplemen dan vitamin bagi wanita yang sedang hamil sangat penting, karena wanita hamil harus paham tentang asupan gizi dan perawatan selama kehamilan.Many pregnant women are still lazy and don't understand the importance of taking supplements and vitamins. As health workers, we are obliged to protect the community, which is the prominent reminder that can remind and provide information to pregnant women. To increase the knowledge of pregnant women, this can be done by providing information through educational media. This education aims to increase pregnant women's knowledge in Tambaksari Village about the importance of consuming supplements and vitamins during pregnancy. This education was implemented on June 15, 2023, in Tambaksari Village, Cilacap Regency, attended by 15 pregnant women. Education increases from 34% to 66% in the previous good category. Based on the education results, increasing knowledge regarding supplements and vitamins is very important because pregnant women must understand nutritional intake and care during pregnancy.
Pelatihan Service Excellent kepada Siswa Jurusan Perbankan di SMKN 1 Palembang Hardiansyah Hardiansyah; Mulia Marita Lasutri Tama
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i4.8087

Abstract

Keterbatasan dalam pengajaran kemampuan berkomunikasi di SMKN 1 Palembang mendorong tim pelaksana dan mitra untuk menyelenggarakan pelatihan service excellent bagi siswa jurusan Perbankan. Pelatihan service excellent ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada siswa mengenai pengetahuan dan keterampilan dalam bidang pelayanan guna meningkatkan rasa percaya diri mereka. Pelatihan dilakukan secara tatap muka pada tanggal 7 dan 8 Februari 2023 dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang. Metode pelaksanaan yang diaplikasikan dalam pelatihan ini adalah dengan memberikan materi terlebih dahulu dan kemudian dilanjutkan dengan role play secara langsung. Materi pelatihan mencakup pengenalan konsep customer dan makna dari pelayanan, mindset service, prinsip-prinsip pelayanan prima, grooming, teknik pendekatan dengan customer, komunikasi dan penggunaan bahasa yang tepat. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai service excellent secara relevan. Namun dalam hal keterampilan, perubahan dalam komunikasi para peserta tidak secara langsung meningkat intens. Service excellent tidak hanya terbatas pada kemampuan berkomunikasi, tetapi juga melibatkan produk atau fasilitas fisik yang menjadi bagian dari layanan yang diberikan. The limitations in teaching communication skills at SMKN 1 Palembang have prompted the organizing team and partners to conduct service excellence training for students in the Banking department. This service excellence training aims to give students insights into knowledge and skills in the service field to enhance their self-confidence. The training was conducted face-to-face on February 7th and 8th, 2023, with 35 participants. The implementation method applied in this training involved delivering the materials first, followed by direct role plays. The training materials covered introducing the customer concept and the meaning of service, the service mindset, the principles of excellent service, grooming, customer approach techniques, communication, and the use of appropriate language. The training results indicated a relevant improvement in participants' understanding of service excellence. However, in terms of skills, the changes in communication among the participants did not directly intensify. Service excellence is not limited to communication skills alone but also involves the products or physical facilities that are part of the service provided.
Pelatihan Media Interaktif Kimia Berbasis Teknologi di Lingkungan Lahan Basah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Abdul Hamid; Rusmansyah Rusmansyah; Fauzia Dwi Sasmita; Misbah Misbah; Andy Azhari; Eka Farida; Nur Annisa Bella; M Noor Raidimas; Moh Rudi Febrissa
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i4.10175

Abstract

Terbatasnya kemampuan guru dalam menggunakan teknologi dalam membuat media interaktif kimia dapat dilihat berdasarkan kuesioner yang di isi para guru diperoleh bahwa 58,8% guru cukup terampil menggunakan teknologi dalam membuat media interaktif kimia. Hal tersebut yang melatarbelakangi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan para guru kimia dalam membuat media interaktif kimia dalam implementasi Kurikulum Merdeka menggunakan Anyflip. Pelatihan ini diikuti oleh 12 orang guru MGMP Kimia Kabupaten Barito Kuala yang akan dilaksanakan di SMAN 1 Alalak dengan 3 kali pertemuan secara online (satu kali pertemuan) maupun ofline (dua kali pertemuan). Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2023, 28 Juli 2023, dan 4 Agustus 2023. Kegiatan ini dilaksanakan melalui 4 tahapan antara lain tahap perencanaan, tahap tindakan, tahap observasi dan evaluasi terakhir tahap refleksi. Adapun hasil kegiatan ini dilihat dari angket evaluasi peserta paham mengenai pembuatan media interaktif dengan memperoleh nilai sebesar 76,31% yang termasuk kategori paham. Melalui kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan dan pemahaman para guru dalam membuat media interaktif dalam pembelajaran kimia.The limited ability of teachers to use technology in creating chemical interactive media can be seen based on questionnaires filled out by teachers; it was found that 58.8% of teachers were skilled enough to use technology in creating chemical interactive media. This is the background for this Community Service (PkM) activity. This training activity aims to increase the understanding and ability of chemistry teachers to create interactive chemistry media in implementing the Independent Curriculum using Anyflip. This training was attended by 12 MGMP Chemistry teachers from Barito Kuala Regency, which will be held at SMAN 1 Alalak with three meetings online (one meeting) and offline (two meetings). This activity was carried out on 21 July 2023, 28 July 2023, and 4 August 2023. This activity was carried out in 4 stages, including the planning stage, the action stage, the observation stage, the final evaluation stage, and the reflection stage. The results of this activity can be seen from the evaluation questionnaire of participants' understanding of making interactive media, which has a score of 76.31% and is included in the understanding category. Teachers can improve their skills and understanding in creating interactive media in chemistry learning through this training activity.
Pelatihan Penggunaan Tools WEKA untuk Pembuatan Rule Otomatis dalam Penerapan Logika Fuzzy Tundo Tundo; Andi Saidah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i4.9519

Abstract

Pada pelatihan ini, penggunaan WEKA akan fokus dalam hal association rules, yang berguna untuk menemukan berbagai relasi antara banyaknya variabel yang terdapat di dalam sebuah basis data dengan jumlah yang besar. Intinya membuat rule yang terbentuk dari sebuah dataset yang ada tanpa harus berkonsultasi dengan pakar. Salah satu caranya dengan menggunakan aplikasi WEKA, dimana cara ini juga membantu mahasiswa dalam menentukan tema skripsi yang di dalamnya mengandung algoritma dan metode, terutama metode dalam bidang sistem cerdas. Bentuk cara dalam membantu mahasiswa tersebut, salah satunya yaitu memberikan pelatihan penggunaan aplikasi WEKA untuk membantu mahasiswa dalam menentukan metode yang dipilih untuk dikonsepkan pada skripsinya. Pelatihan dilakukan pada tanggal 24 Juni 2023 dengan menggunakan media Google Meet yang berlangsung mulai pukul 09.30 s/d 12.00 WIB, pada pelatihan ini masih fokus ke pembuatan rule otomatis dengan menggunakan algoritma J48. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pendampingan dan pelatihan dalam penggunaan aplikasi WEKA mulai dari pendahuluan berisi penyemangat motivasi, pemaparan materi terkait fungsi dan kegunaan WEKA, kemudian praktik cara membuat rule otomatis. Berdasarkan hasil kuesioner menunjukkan lebih dari 94% peserta merasa WEKA mudah digunakan dan antusias mereka dalam penggunaan aplikasi WEKA terutama dalam membuat rule otomatis untuk mempermudah mahasiswa dalam menentukan rule tanpa harus berkonsultasi dengan pakar, terkhusus bagi mahasiswa yang akan mengambil tugas akhir dengan bidang minat kecerdasan buatan, salah satunya adalah Logika Fuzzy, dimana dalam penerapan logika fuzzy terdapat rule untuk pemrosesan keputusan. In this training, WEKA will focus on association rules, which are useful for finding various relationships between the many variables in a large database. The point is to make rules formed from an existing dataset without consulting an expert. One way is using the WEKA application, which also helps students determine the thesis theme, which contains algorithms and methods, especially methods in intelligent systems. One of the ways to help these students is to provide training on using the WEKA application to assist students in determining the chosen method to conceptualize in their thesis. The training was conducted on June 24, 2023, using Google Meet media, which took place from 09.30 to 12.00 WIB; in this training, the focus was still on making automatic rules using the J48 algorithm. The activity was carried out in the form of assistance and training in using the WEKA application, starting from an introduction containing motivational encouragement, a presentation of material related to the functions and uses of WEKA, and then practicing how to create automatic rules. The questionnaire results showed that more than 94% of participants felt that WEKA was easy to use. They were enthusiastic about using the WEKA application, especially in making automatic rules to make it easier for students to determine rules without consulting with experts, especially for students who will take their final project with an interest in artificial intelligence. , one of which is Fuzzy Logic, wherein there are rules for decision processing in the application of fuzzy logic. 
Sosialisasi Kebijakan Kampus Merdeka pada Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Perguruan Tinggi Penyelenggara Program Pendidikan Vokasi Abdul Rahman; Evi Satispi; Venni Herli Sundi; Devia Andiani; Syifa Astasia Utari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i4.9526

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatar belakangi oleh adanya kebutuhan untuk mengamplifikasi informasi kebijakan kampus merdeka pada program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di entitas Perguruan Tinggi Penyelenggaraan Program Pendidikan Vokasi (PTPPPV). Hal itu menjadi urgensi karena tahun 2023 merupakan kali pertama PTPPPV turut berpartisipasi pada program PMM. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah sosialisasi secara daring pada 5 April 2023, disiarkan melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube, serta dihadiri oleh 4.457 partisipan yang terdiri dari: mahasiswa, dosen, kepala program studi/kepala jurusan, dan pimpinan (Direktur/Wakil Direktur Politeknik/Dekan) pada entitas vokasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi kebijakan kampus merdeka pada program PMM pada entitas PTPPPV efektif dan menghasilkan dampak positif. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pendaftar sebanyak hampir 8 kali lipat pada mahasiswa, dan hampir 3 kali lipat pada PTPPPV dari sebelum dan sesudah dilakukannya kegiatan sosialisasi.This community service activity was motivated by the need to amplify information on the independent campus policy on the Independent Student Exchange (PMM) program in the Higher Education entity for the Implementor of the Vocational Education Program (PTPPPV). This is urgent because 2023 is the first time PTPPPV has participated in the PMM program. This community service activity used an online socialization method on 5th April 2023, which was broadcast via Zoom Meeting and YouTube channel and attended by 4,457 participants from vocational entities, including students, lecturers, heads of study programs/heads of departments, and leaders (Director/Deputy of Director of Polytechnic/Dean). The results of this community service show that the socialization of the independent campus policy in the PMM program for PTPPPV entities is effective and has a positive impact. This was demonstrated by a nearly 8-fold rise in student registrations and a nearly 3-fold increase in PTPPPV registrations between before and after socialization.