Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Komunikasi Krisis Grab Indonesia pada Kasus Kecelakaan Grabwheels dalam Menjaga Citra Perusahaan Winda Dwi Astuti Zebua; Syifa Astasia Utari; Djatimas Tandjung Djuwardie
Communicator Sphere Vol. 1 No. 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.302 KB) | DOI: 10.55397/cps.v1i1.4

Abstract

Pada pertengahan tahun 2019, Grab Indonesia merilis produk atau jasa baru yaitu “grabwheels” (skuter listrik atau otoped listrik) yang bisa digunakan oleh masyarakat melalui aplikasi online “Grab”. Disaat antusias masyarakat terhadap grabwheels ini semakin tinggi, namun musibahpun tak bisa dihindari, pada 11 november 2019 terjadi kecelakaan yang mengakibatkan pengguna grabwheels meninggal dunia. Kecelakan pengguna grabwheels menjadi topik hangat di lingkungan masyarakat bahkan menjadi topik hangat liputan berbagai media. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komuikasi krisis yang dilakukan oleh Grab Indonesia pada kasus kecelakaan pengguna grabwheels untuk menjaga citra perusahaan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research), media monitoring dan dokumentasi. Setelah mengumpulkan semua data dan hasil dari penelitian menunjukkan bahwa komunikasi krisis yang dilakukan oleh Grab Indonesia terkait kasus kecelakaan pengguna grabwheels dibagi menjadi tiga fase yaitu pre-crisis phase, crisis response phase, dan post-crisis phase. Dari ketiga fase itu Grab Indonesia sudah melakukan komunikasi yang baik seperti, edukasi diawal, komunikasi empati dan juga edukasi serta perbaikan layanan setelah kasus terjadi. Maka Grab Indonesia dianggap mampu mempertahankan citra perusahaannya pasca krisis tersebut terjadi.
Peningkatan Kompetensi Civitas Universitas Muhammadiyah Jakarta Terkait Produksi Kampanye Public Relations di Masa Pandemi Syifa Astasia Utari; Winda Dwiastuti Zebua
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v3i1.479

Abstract

Berbagai lini kehidupan masyarakat ikut terkena dampak akibat keberadaan Covid-19, beragam upaya juga terus dilakukan guna menekan angka pertumbuhan Covid-19 di Indonesia, mulai dari kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar, penerapan protokol kesehatan, hingga edukasi publik mengenai pentingnya pola hidup sehat. Kondisi ini menuntut pemerintah dan stakeholder lainnya untuk mampu mendifusikan informasi terkait isu tersebut kepada masyarakat secara tepat dan akurat, salah satunya adalah dengan menggalakkan kampanye. Kampanye yang digencarkan secara intensif dianggap mampu membentuk persepsi publik mengenai suatu isu, namun terkadang validitas pesan yang beredar masih perlu dipertanyakan sehingga menimbulkan disinformasi dan berpotensi menjadi hoax, misalnya saja kampanye seputar Vaksin Covid-19. Program ini berupaya untuk meningkatkan kompetensi peserta melalui kegiatan sharing knowledge tentang produksi dan distribusi kampanye di lapangan, agar civitas UMJ dapat berkontribusi dalam mengeduksi masyarakat melalui kampanye yang mereka buat. Metode pengabdian masyarakat ini berupa talkshow dan pelatihan pembuatan kampanye melalui webinar di Zoom meeting dan live streaming di Youtube FISIP UMJ, dengan judul Communicatalks: Tren Kampanye Humas di Masa Pandemi dan berkolaborasi dengan Humas KEMENPPPA sebagai studi kasus. Hasil kegiatan ini peserta mampu menciptakan pesan-pesan kampanye yang berkualitas dan valid sehingga resiko disinformasi yang menyebabkan keresahan di masyarakat dapat diminimalisasi, contoh-contoh hasil kampanye dipublikasikan melalui media sosial.Kata Kunci: Covid-19, Hoax, Kampanye, KEMENPPPA, Public Relation
How an Organization Should Implement Risk Communication in Response to Cyber Attack in Indonesia Syifa Astasia Utari; Velda Ardia; Jamiati Jamiati; Della Fitria
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The escalation of internet use in Indonesia is directly proportional to the increase in the vulnerability of cyber attacks that have the potential to create a crisis. When an attack occurs, proper handling is required, not only in terms of technical aspects related to cyber operational systems, but also in aspects related to reputation and public trust. Public Relations plays an important role in carrying out the communication function when a crisis due to cyber attacks occurs, to maintain good relations and maintain public trust in affected organizations. This study seeks to provide recommendations on how public relations practitioners provide communication responses when crises due to cyber attacks occur. Using a literature-based explorative research method. Research shows that public relations practice is an important thing to do, especially in carrying out the communication function. Public relations must be responsive and have high awareness in carrying out early detection of potential crises due to cyberattacks, designing response plans, and conducting transparent, credible and accountable communications in order to maintain public trust and organizational reputation.
PENINGKATAN DIGITAL SKILL PELAKU UMKM DI WILAYAH CIPUTAT TIMUR Syifa Astasia Utari; Luqman Hakim; Jamiati Jamiati; Fitria Rosmi; Della Fitria
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Situasi Pandemi menuntut pelaku UMKM untuk menyusun strategi kreatif dan inovatif agar mampu bertahan dan beradaptasi dengan berbagai perubahan. Terutama perubahan perilaku dan pola konsumsi masyarakat terhadap informasi, yang telah bertransformasi ke dalam bentuk digital, khususnya informasi terkait produk tertentu. Ironisnya, banyak UMKM yang terpaksa gulung tikar akibat terdisrupsi oleh kehadiran platform digital, dan minimnya digital skill atau kemampuan penggunaan media digital. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM agar mampu beradaptasi menghadapi situasi pasca pandemi, dengan memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran digital, sekaligus media komunikasi dengan calon konsumen secara massive di ruang digital. Bentuk pengabdian ini berupa pelatihan bagi kelompok UMKM di wilayah Ciputat Timur, Tangerang Selatan yang diikuti oleh sekitar 30 pelaku UMKM. Materi yang disampaikan mulai dari dasar-dasar digita skill (kemampuan penggunaan data dan media digital), contoh pemasaran digital, kampanye produk di sosial media instagram, hingga praktik foto produk sebagai penunjang visualisasi produk agar menarik minat konsumen. Sehingga diharapkan para pelaku UMKM dapat menjalankan bisnisnya secara kreatif, adaptif, dan berkelanjutan.
The Effectiveness of Social Services in Handling Beggars as Social Welfare Service Needers in South Tangerang City Abdul Rahman; Hanifa Arwanti Lubis; Syifa Astasia Utari
Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan (JPK) Vol 4, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jpk.v4i2.17405

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of Social Services in handling beggars as Social Welfare Service Needers (PPKS) in South Tangerang City since, until now, they still encounter many obstacles. First, handling PPKS has not become one of the government’s main agendas. Second, the problems are the rampant existence of beggars who disturb public order and cause public unrest. The third, based on a study by the Integrated Service Center Team for the Empowerment of Women and Children (P2TP2A) of South Tangerang City, is not optimal for handling beggars/PPKS in South Tangerang City. This study used a descriptive method with a qualitative approach. Meanwhile, the organizational effectiveness theory of Steers et al., which consists of 4 indicators of organizational effectiveness, such as organizational characteristics, environmental characteristics, worker characteristics, and management practices, became the main analytical knife of the study. This study concluded that the Social Services have not effectively handled beggars as Social Welfare Service Needers in South Tangerang City. Several aspects need to be improved, such as more intense training for employees of the South Tangerang City Social Service, additional human resources who have a background in social science studies, providing public complaint channels, conducting strict action against beggars who have been caught twice, gaining effectiveness counseling to rehabilitated beggars, developing social institutions, and formulating regional regulations governing sanctions for beggars.
Sosialisasi Kebijakan Kampus Merdeka pada Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Perguruan Tinggi Penyelenggara Program Pendidikan Vokasi Abdul Rahman; Evi Satispi; Venni Herli Sundi; Devia Andiani; Syifa Astasia Utari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i4.9526

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatar belakangi oleh adanya kebutuhan untuk mengamplifikasi informasi kebijakan kampus merdeka pada program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di entitas Perguruan Tinggi Penyelenggaraan Program Pendidikan Vokasi (PTPPPV). Hal itu menjadi urgensi karena tahun 2023 merupakan kali pertama PTPPPV turut berpartisipasi pada program PMM. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah sosialisasi secara daring pada 5 April 2023, disiarkan melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube, serta dihadiri oleh 4.457 partisipan yang terdiri dari: mahasiswa, dosen, kepala program studi/kepala jurusan, dan pimpinan (Direktur/Wakil Direktur Politeknik/Dekan) pada entitas vokasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi kebijakan kampus merdeka pada program PMM pada entitas PTPPPV efektif dan menghasilkan dampak positif. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pendaftar sebanyak hampir 8 kali lipat pada mahasiswa, dan hampir 3 kali lipat pada PTPPPV dari sebelum dan sesudah dilakukannya kegiatan sosialisasi.This community service activity was motivated by the need to amplify information on the independent campus policy on the Independent Student Exchange (PMM) program in the Higher Education entity for the Implementor of the Vocational Education Program (PTPPPV). This is urgent because 2023 is the first time PTPPPV has participated in the PMM program. This community service activity used an online socialization method on 5th April 2023, which was broadcast via Zoom Meeting and YouTube channel and attended by 4,457 participants from vocational entities, including students, lecturers, heads of study programs/heads of departments, and leaders (Director/Deputy of Director of Polytechnic/Dean). The results of this community service show that the socialization of the independent campus policy in the PMM program for PTPPPV entities is effective and has a positive impact. This was demonstrated by a nearly 8-fold rise in student registrations and a nearly 3-fold increase in PTPPPV registrations between before and after socialization.
Community service on marketing online training using Shopee Live for Aglaonema farmers in Depok Lorenta In Haryanto; Dessy Iriani Putri; Syifa Astasia Utari; Prisca Nurmala Sari; Reza Firdaus; Aqila Karliyah Aziza; Deni Fadillah; Arif Muzahidin
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 8, No 4 (2023): November 2023
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v8i4.11107

Abstract

The Aglaonema plant is extensively traded in the Depok region and has already been promoted through various social media platforms. The primary objective of this community service initiative is to impart knowledge to farmers regarding utilizing live features on the Shopee e-commerce platform. The partners are farmers affiliated with the Aglaonema Nusantara Association, located in Depok. The programmes were conducted in August 2023 in Pasir Putih, Sawangan. The selected approaches encompassed counseling, mentoring, and practice. Practical application and support are facilitated by a team of students who create a seller account and conduct a live demonstration on the Shopee platform. Success indicators could be observed through several means, such as output analysis, pre-test and post-test assessments, and measurement of partner satisfaction. The activity mentioned above yielded several outcomes, including establishing a Shopee seller account, a notable improvement in participants' knowledge by up to 22%, and generating a partner evaluation sheet with a satisfaction score of 4.7 out of 5, denoting a high level of satisfaction. This action was effectively executed under established protocols. Nevertheless, it is imperative to sustain this endeavour to facilitate broader adoption of technology among farmers and enhance their ability to promote and sell their agricultural product effectively.
PENERAPAN SOCIAL MEDIA MARKETING DALAM MEMBANGUN ONLINE REPUTATION LEMBAGA PPPA DAARUL QUR’AN jamiati KN; Said Hamzali; Syifa Astasia Utari; Oktaviana Purnamasari
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v6i2.12821

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi berimbas pada peralihan tren pemasaran di dunia, dari pemasaran konvensional (offline) beralih ke digital marketing (online). Online marketing merupakan strategi pemasaran yang lebih prospektif karena calon pelanggan potensial mulai mengenal produk/jasa bahkan menentukan reputasi dari sebuah perusahaan/organisasi. Keadaan ini tentu saja memerlukan kegiatan komunikasi yang baik, dan terarah untuk meningkatkan repurasi baik internal maupun eksternal. Metode dalam peneliitan ini adalah kualitatif, dengan tipe deskripsi, peneliti bertindak selaku fasilitator, Pengumpulan data dengan wawancara tatap muka antara peneliti dengan responden. Teknik Analisa data dalam penelitian ini yaitu menguji kebenaran dan kejujuran subjek penelitian dalam mengungkapkan realitas. Dengan cara menguji credibility Selanjutnya peneliti melakukan triangulasi, hasil dari wawancara kemudian dianalisis dan diinterpretasikan menggunakan kategori-kategori analisis yang telah ditentukan. Penerapan Social Media Marketing adalah strategi yang kuat untuk membangun dan mengelola reputasi online yang positif, dalam menerapkan menggunakan unsur social community, social publishing, social entertaiment dan social commerce. Konsep reputation online dimulai dari Jejak digital, perubahan konteks, dan citra profesi dapat membantu membangun serta menjaga reputasi yang kuat. komunikasi online responsif terhadap perubahan lingkungan digital dan tren industri. Social Media Marketing dapat membangun, memelihara, dan meningkatkan reputasi online, Membangun reputasi online yang kuat melibatkan pemahaman yang mendalam tentang jejak digital, perubahan konteks, dan citra profesi. faktor ini saling terkait karna berdampak pada bagaimana individu atau organisasi dilihat dalam lingkungan digital. Aktivitas di media sosial, seperti posting, komentar, memengaruhi pandangan orang terhadap reputasi sebuah lembaga atau perusahaan.
Deadly Coal Social Campaign in Environmental Policy Advocacy for Indigenous Community of Kalimantan Winda Dwi Astuti Zebua; Abdul Rahman; Syifa Astasia Utari; Wisnu Hasanudin; Dwinarko Dwinarko
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 2 (2023): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/lontar.v11i2.7749

Abstract

In the midst of the high production of coal to meet the energy needs of society, JATAM strives to carry out a social campaign for environmental advocacy in the indigenous communities of Kalimantan. The purpose of this article is to describe the management of JATAM's deadly coal campaign in advocating for the environmental rights of indigenous communities in Kalimantan due to coal mining activities. A qualitative research approach was chosen to uncover data to address these objectives. The data collection techniques employed were interviews and documentation through online media monitoring. The data analysis technique utilized three stages: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results obtained indicate that the campaign aims to advocate for the rights of indigenous communities in Kalimantan to have a safe and healthy environment without mining contamination. The primary target audience includes indigenous communities and the government. In its implementation, JATAM engages in discussions and provides writing training for indigenous communities. Furthermore, JATAM collaborates with Greenpeace and other international NGOs to conduct on-the-ground lobbying of government policies through various actions. The targeted communities have shown a change in attitude and behavior, demonstrating acceptance and willingness to learn about the impacts of mining and their rights to life in their indigenous land.
Peran Humas Kepolisian Resor Tangerang Selatan dalam Meningkatkan Citra Kepolisian Barikatul Hikmah; Syifa Astasia Utari; Winda Dwi Astuti Zebua
TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2023): November TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/tuturan.v1i4.572

Abstract

With the various negative issues that have approached the Indonesian police, this can have a negative impact on the image of the police. Therefore, a maximum public relations role is needed in improving the image of the police. This research aims to find out about the role of public relations of the South Tangerang Resort Police in improving the image of the police. It is also done to find out the opinions of external parties, namely the community and journalists who partner with the South Tangerang Police regarding the role that has been carried out by public relations in improving the image of the police. The theory used is the Public Relations Role theory from Ruslan (2016), namely Communicator, Relationship, Back up Management, and Good Image Maker. The approach used in conducting this research is a qualitative approach, and uses descriptive methods using data collection techniques through interviews, documentation, and literature studies. There are four sources in this study, namely the head of the public relations section of the Tangsel Police, PS PIDM Sub Section, one of the people who live in South Tangerang and journalists who partner with the Tangsel Police. The results of this study indicate that the role of public relations of South Tangerang Police in improving the image is carried out in various ways, namely as a Communicator, Relationship, Back up Management, and Good Image Maker, the role of public relations has been carried out well, so that people can continue to believe in the police institution.