cover
Contact Name
Sakti Ritonga
Contact Email
ijis.uinsu@gmail.com
Phone
+6281362954860
Journal Mail Official
ijis.uinsu@gmail.com
Editorial Address
Kampus II UIN Sumatera Utara Medan Gedung Prof. Drs. Harun Harahap, Lt. 1 Kantor MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Jl. Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences
ISSN : -     EISSN : 27222128     DOI : 10.30821
Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences (IJIS) is an international, scholarly open access, peer-reviewed and fully refereed journal focusing on theories, methods and applications in Islamic social sciences. As an international, online-only journal it is devoted to the publication of original, primary research (theoretical and empirical papers) as well as practical applications relating to Islamic social sciences with no cost.
Articles 90 Documents
EKSISTENSI DAN FUNGSI SOSIAL RITUAL RATIB SAMMAN PADA MASYARAKAT DESA SEI PAHAM KECAMATAN SEI KEPAYANG KABUPATEN ASAHAN Siregar, Saidatul Ulya
Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/islamijah.v4i2.17067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi, praktik, makna serta fungsi sosial ritual Ratib Samman pada masyarakat Desa Sei Paham Kecamatan Sei Kepayang Kabupaten Asahan. Ritual Ratib Samman adalah ritual yang dilakukan dengan mengumpulkan orang banyak dilakukan oleh kaum lelaki pada malam hari selesai Sholat Isya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam hal ini, untuk memperoleh data yang dimaksud, didapat melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksistensi dari tradisi ritual Ratib Samman pada masyarakat Desa Sei Paham Kecamatan Sei Kepayang Kabupaten Asahan merupakan suatu bentuk budaya yang diyakini dan diketahui masyarakat sudah ada melalui dari zaman Atok nenek moyang mereka dan dijadikan sebagai turun-temurun. Yang keberadaannya itu, mempunya nilai yang tinggi di dalam masyarakat. Sedangkan praktiknya dimulai dari tahap pra pelaksanaan, tahap pelaksanaan dan tahap pasca pelaksaanan. Terdapat gerakan-gerakan yang dipakai yaitu dengan gerakan posisi duduk, posisi berputar dan berdiri serta gerakan posisi jurus pencak silat. Dengan melafalkan baca-bacaan ayat yang berada dalam kumpulan lafaz Al-Qur’an serta dzikir-dzikir. Masyarakat memaknai ritual ini sebagai amalan dzikir Allah Swt untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Diketahui bahwa ritual tersebut adalah bagian dari ajaran Tarekat. Namun di daerah ini, sudah menjadi Ratib publik yakni siapapun boleh mengikutinya. Ritual Ratib Samman juga memiliki fungsi sosial antara lain, sebagai bentuk dari solidaritas dan integrasi sosial dan sebagai sarana mengatasi wabah atau penyakit, musim paceklik, kejahatan, dan gangguan makhluk-makhluk halus.Kata Kunci: Ritual Ratib Samman, Fungsi Sosial, Solidaritas Sosial.
KAUM MODERNIS DI NUSANTARA: GERAKAN PADERI Br. Tarigan, Sabilla Hidayani
Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/islamijah.v3i3.17046

Abstract

Gerakan Padri merupakan gerakan dakwah Islam yang ada di Minangkabau, Sumatra Barat. Gerakan ini terjadi pada tahun 1821-1837, dakwah Islam ini menjadi perselisihan antara kaum Adat, kaum Padri dan kolonial Belanda. Tulisan ini bertujuan untuk memahami bagaimana gerakan padri yang terjadi pada masa itu dan mengetahui cara-cara berdakwah dalam Islam yang ada pada masa pra kemerdekekaan yang masih dilakukan sampai sekarang. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif deskriptif, yaitu dengan menganalisa fenomena yang ada serta menjabarkannya di dalam dalam bentuk poin-poin. Berdasarkan penelitian ini, ditemukan bahwa pendakwah Islam sejak sebelum kemerdekaan sudah banyak yang belajar agama ke Timur Tengah, dakwah Islam dilakukan melalui ceramah di masjid-masjid, lembaga madrasah serta melalui perdagangan dan perkawinan. Pada masa selanjutnya hal ini tetap dilakukan sebagai metode dakwah dan menjadi sebuah komunitas Islam yang berbentuk lembaga pendidikan, organisasi masyarakat serta tradisi yang masih dilakukan hingga sekarang.
STRATEGI SEKOLAH DALAM MEMBUDAYAKAN POLA HIDUP SEHAT KEPADA PARA SISWA DI SDIT AL-HIJRAH 2 DELI SERDANG Dini, Alifah; Dora, Nuriza; Hati, Silvia Tabah
Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/islamijah.v5i2.21442

Abstract

This research aims to analyze the strategies carried out by schools in cultivating healthy lifestyles among students at SDIT Al-Hijrah 2 Deli Serdang. Schools not only pay attention to strategies in implementing learning but also pay attention to student health which is done by cultivating the school so that students get used to healthy living behavior. This research uses qualitative research using analytical descriptive methods. Data was obtained using data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The aim of this research is to determine the strategy, implementation and impact of the healthy living culture carried out at SDIT Al-Hijrah 2 Deli Serdang. The results of this research show that (1) the strategy carried out by schools in cultivating healthy lifestyles is carried out by habituation (enculturation) in the form of written rules outlined on banners in the school environment, conveying various important information to parents through FKOMG, habituation or acculturation (enculturation ) in each class, and through the P5 program. (2) Implementation of strategies for cultivating a healthy lifestyle is carried out in several ways, namely the unavailability of canteens, healthy eating patterns, provision of drinking water in schools, school catering, afternoon naps, maintaining environmental cleanliness, exercise, and fasting on Mondays and Thursdays. (3) The impact of the strategy and implementation of a healthy lifestyle makes students disciplined, self-controlled and independent, has a sense of responsibility and care for students. The results of this research can be used as an example for other schools to pay attention to student health and make healthy lifestyles part of their school culture.Keywords: Strategy, Culture, and Healthy Lifestyle.
RELEVANSI KONSEP PENDIDIKAN ISLAM AL-GHAZALI TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER Lubis, MelliFera
Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/islamijah.v4i3.12845

Abstract

The development agenda of a nation, especially in the field of education, will never stop and be finished. This is because education is an ongoing process, which will always exist and develop according to the dynamics of people's lives. Education plays a very important role in the formation of human identity. Through education, each individual is guided and fostered to realize the ideal society that is aspired to through education. It is not an easy job, along with the development of human life which is increasingly complex, the act of educational and scientific innovation becomes urgent which is of course adapted to the times. The purpose of national education leads to the formation of four aspects, namely, religious aspects, moral aspects, intellectual aspects, and national aspects. All these aspects are realized in order to form a complete and complete human being. At the field level, religious aspects and aspects of morality are wrongly captured by Religious Education. The role of Islamic religious education in achieving the goals of national education is very strategic, because the objectives of Islamic religious education are an integral part of the goals of national education. logistically, that the goals of National Education will be achieved if the goals of Islamic education have been achieved first. The vision of Islamic religious education is a source of values and guidelines in the development and implementation of educational programs in order to help students who have quality, personality, faith, and piety.
HAJI DI MASA KOLONIAL: ORDONASI DAN RESOLUSI Harahap, Nur Ikwana
Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/islamijah.v4i1.17078

Abstract

Haji  pada abad ke 19 merupakan alat untuk mentransmisikan budaya dan doktrin agama. Tantangan yang di hadapi oleh calon jamaah haji yaitu berasal dari bangsa belanda sebagai pengelolah haji. Peraturan yang diterapkan mulai dari sebelum berangkat  haji sampai sepulang dari tanah suci sangat mempersulit jamaah. Naiknya status sosial setelah menunaikan haji memiliki pengaruh tersendiri bagi masyarakat, Haji memiliki makna dan pengaruh yang signifikan pada abad ke 19 mampu menggerakkan kekuatan sosial dan kultural untuk melawan belanda oleh karena itu belanda membuat peraturan kebijakan khusus terkait ibadah haji yang tujuannya untuk meminilisir jumlah jamaah haji dari indonesia dan pada akhirnya kebijakan tersebut tidak berpengaruh bagi jamaah haji sehinggah muncul perlawanan-perlawanan umat Islam yang di pimpin oleh para pemuka agama islam yang bertitel haji. Ibadah Haji memiliki pengaruh besar terhadap indonesia salah satunya di bagian Politik, Ekonomi  dan pendidikan. Dibagian Pendidikan banyak masyarakat indonesia yang telah haji kemudian menetap di makkah untuk menuntuk ilmu setelah itu di amalkan atau dilaksanakan ilmu tersebut ke Indonesia. Dibagian Politik dengan adanya ibadah Haji Kolonial masyarakat Indonesia untuk membentuk organisasi-organisasi Islam diantara SI. Dibagian Ekonomi dengan adanya ibadah Haji membuat perekonomian meningkat terutama di pelayaran,   hal ini dikarenakan masyarakat arab dan inggris banyak yang berdagang di pelayaran pada saat keberangkan ibadah Haji.
PERSPEKTIF K.H. AHMAD DAHLAN DALAM MENDIRIKAN MUHAMMADIYAH Fadilla, Nurul; Saragih, Hendra; Ardianti, Siti
Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/islamijah.v2i2.16758

Abstract

Abstract: K.H. Ahmad Dahlan was born in Kauman Yogyakarta (1285 H coincides 1868 AD) - and died on February 23, 1923 (55 years old) and buried in Karangkajen, Yogyakarta. By the Government of Indonesia, he was appointed as a Hero of Indonesian Independence with Decree No. 657 of 1961.Muhammad Darwisy is the childhood name of Kyai Haji Ahmad Dahlan. He was born on August 1, 1868 Yogyakarta and died at the age of 54 on February 23, 1923. He is the founder of one of the largest organizations in Indonesia, Muhammadiyah. He is also a scholar and one of the figures of Islamic renewal in Indonesia. In general, the driving factor for the birth of Muhammadiyah stems from several social, religious, and moral anxieties and concerns. This social anxiety occurs due to the atmosphere of ignorance, poverty, and backwardness of the people. the background of the establishment of the Muhammadiyah Association can be divided into 2 causal factors, namely the Individual factor of KH. Dahlan (Subjective) and External Factors (objective). The values that can be exemplified from Kyai Ahmad Dahlan, especially in the world of education are very broad. However, some values can be taken as supporting the lives of mankind in the field of education, such as having to be a person who never gives up and does not delay something that is being studied.Keywords: Life History, Muhamamdiyah Background, and Character Value.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA MENGANALISIS PEMENTASAN DRAMA BERDASARKAN TEKNIK PEMENTASAN MELALUI METODE PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION BAGI KELAS XI IPA-2 SMA N 3 KISARAN Lubis, Syifa Aramitha; Yahfizham, Yahfizham
Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/islamijah.v5i1.20266

Abstract

Fungsi guru dalam proses belajar mengajar adalah sebagai komunikator yang menghubungkan antara murid dan guru. Dengan demikian, seorang guru dalam menjalankan tugasnya harus mampu berkomunikasi dengan baik terhadap muridnya,  melakukan kajian sederhana khusunya dengan pengenalan anak, Menganalisis Pementasan Drama Berdasarkan Teknik Pementasan hasil kajiannya, menyiapkan segala sesuatunya yang berhubungan dengan persiapan mengajarnya, termasuk siap tampil menarik dan bertingkah laku sebagai guru, meguasai ilmunya dan siap menjawab pertanyaan dari anak didiknya, menyajikan materi ajar secara konkrit. Masalah dalam penelitian adalah bagaimanakah cara meningkat kemampuan Menganalisis Pementasan Drama Berdasarkan Teknik Pementasan bagi siswa kelas XI IPA-2 SMA Negeri 3 Kisaran dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Instructions?. Bagaimanakah siswa menyikapi relevansi penerapan model pembelajaran Problem Based Instructions, pada proses belajar Bahasa Indonesia untuk meningkatkan ketuntasan dan prestasi belajar? Berdasarkan masalah kondisi internal inilah, peneliti membuat hipotesis yaitu melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Instructions kemampuan Menganalisis pementasan Drama Berdasarkan Teknik Pementasan dan prestasi belajar siswa dapat ditingkatkan. Hasil penelitian Tindakan kelas ini adalah sebagai berikut pada siklus kedua, siswa yang dapat belajar tuntas sudah mencapai 32 orang (94,11%). Secara ringkas dapat disimpulkan bahwa hasil siklus kedua dari aspek partisipasi/ keaktifan siswa dalam proses pembelajaran sudah tercapai secara optimal, sebab rata-rata presentase yang dicapai sudah 92,27%. Pada siklus kedua, persentase ketuntasan belajar siswa juga meningkat yaitu dari 34 siswa pada siklus pertama hanya 28 siswa yang termasuk dalam kategori sudah tuntas belajar menjadi 32 siswa (94,11%) yang temasuk dalam kategori Tuntas Belajar. Sehingga pada siklus kedua ini presentase kelulusan siwa sudah mencapai 92,27% artinya penerapan model pembelajaran Problem Based Instructions sudah dapat penerapan meningkatkan prestasi belajar siswa dalam “Menganalisis Pementasan Drama Berdasarkan Teknik Pementasan” pada mata pelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa XI IPA-2 SMA Negeri 3 Kisaran.
HUBUNGAN SELF CONCEPT DENGAN PENYESUAIAN STADIUM PSIKOLOGIS PASIEN KANKER PADA PENDERITA KANKER PAYUDARA STADIUM LANJUT DI RUMAH SAKIT HASAN SADIKIN BANDUNG PRESPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM Mardenny, Mardenny
Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/islamijah.v4i2.17127

Abstract

The purpose of the study was to empirically determine the relationship between self-concept and psychological adjustment stage of cancer patients. The method used was correlational; and the study conducted was population study,  because the number of patients with advanced breast cancer who regularly carry out checks at Hasan Sadikin hospital that met the criteria was only about 20 people. The hypothesis of the proposed research was:  the more positive the self concept of the patients with advanced breast cancer, the faster the patients will reach the stage of acceptance in undergoing psychological stages. The main variable in this study is the Self Concept. The data were obtained by using the Tennessee Self Concept Scale of Fitts.  The second variable is the psychological adjustment stage of the cancer patients. The data were obtained by using a scale that was made using the Likert scale.  Data measuring was in the form of ordinal data and data processing  was carried out by using Spearman rank coefficient test (rs). From the data processing with a significance level α = 0.05, thit (8,435) > ttab (1,734) was obtained. This means that H0 is rejected and H1 is accepted, thus it can be concluded that there is a significant relationship between self-concept and psychological adjustment stage of cancer patients. This means that the more positive self concept of patients with advanced breast cancer, the faster the patient will be in undergoing psychological stages until it reaches the stage of acceptance.
KOMUNITAS JAWI DI MAKKAH: Analisis Abad 17 hingga 20 Pulungan, Elly Damayanti
Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/islamijah.v3i3.17049

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunitas Jawi di Makkah abad ke-17 hingga 20, Tradisi Ulama Jawi di Makkah, serta Posisi Ulama Jawi di Makkah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memakai metode Library Research (studi pustaka) dengan menggunakan buku sebagai sumber utamanya dan jurnal sebagai sumber sekunder sebagai sumber pembantu yang menunjang penelitian ini. Adapun temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Komunitas Jawi memiliki peranan yang sangat penting di Makkah, banyak di antara Ulama Jawi yang mendapatkan penghormatan sebagai Imam di Mesjidil Haram, dapat mengajarkan ilmu-ilmu agama kepada para muridnya, dan bahkan ada yang mendapat kesempatan sebagai khatib di Mesjidil Haram. Adapun ulama-ulama Jawi abad ke-17 (seperti Nuruddin Al-Raniri, Abdul Rauf Al-Sinkili, dan Muhammad Yusuf Al-Maqassari), abad ke-18 (Syekh Abdul Samad Al-Falimbani, Muhammad Arsyad al-Banjari, Muhammad Nafis al-Banjari, Abd al-Wahhab al-Bugisi, Dawud bin Abd Allah al-Fatani), serta abad ke-19 dan awal abad ke-20 (Syekh Cholil Bangkalan, KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah, Syekh Nawawi al-Bantani, Syekh Mahfudz Al-Tirmis, Syekh Yasin Al-Fadani,dan Ahmad Khatib al-Minangkabauwi.
SIKAP SISWA TERHADAP BULLYING DI SMA NEGERI 1 KUALUH SELATAN: Tanggapan dan harapan untuk perubahan Br.Tanjung, Halimatussa’ Diyah; Fauza, Hendri; Dora, Nuriza
Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/islamijah.v5i2.21494

Abstract

Penelitian ini  mengenai Respon Siswa Mengenai Perilaku Bullying Di SMA Negeri 1 Kualuh Selatan. Penelitian  ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kualuh Selatan. Penelitian  ini  menjabarkan  mengenai bagaimana respon siswa mengenai perilaku bullying, yang mana hal ini dilihat dari bagaimana cara siswa mengorganisasikan pemahaman yang ia dapatkan dari apa yang indranya dapatkan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak sepuluh orang. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kualuh Selatan. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa terdapatnya beberapa perilaku yang terindikasi melakukan pembullyan kepada teman sekelasnya, dengan adanya indikasi ini menunjukan bahwasanya para siswa telah dapat mengartikan apa yang dimaksud dengan perlakuan bullying ini. Dengan adanya perlakuan bullying ini tidak hanya korban dan pelaku yang terlibat namun juga siswa yang menjadi saksi terhadap adanya pelakuan bullying. Dari keterlibatannya semua siswa di dalam lingkungan sekolah ini akan melihat bagaimana pandangan mereka terhadap bullying Kata Kunci: Respon siswa, Bullying, Pelaku Bullying