cover
Contact Name
Fariz Al-Hasni
Contact Email
al.ihkam@uinmataram.ac.id
Phone
+6285934327883
Journal Mail Official
al.ihkam@uinmataram.ac.id
Editorial Address
Berugak Journal, Jln. Pendidikan No. 35, Kota Mataram Nusa Tenggara Barat 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Al-Ihkam: Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram
ISSN : 20881169     EISSN : 27146391     DOI : https://doi.org/10.20414/alihkam
Core Subject : Religion, Social,
Al-Ihkam Journal is one of the Faculty Sharia journals of the Departement Islamic Family Law (Ahwal Syakhshiyyah) Universitas Islam Negeri Mataram, which intensely tries to respond, criticize, and comprehensively analyze related issues in contemporary Islamic Family Law from various scientific perspectives.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 122 Documents
KEWAJIBAN ORANG TUA PENYANDANG DISABILITAS DALAM PENGASUHAN ANAK MENURUT HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF (Studi Pada Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Provinsi NTB) Mardiana, Dian; M. Riadhussyah; Khairul Hamim
Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Vol. 17 No. 1 (2024): Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/alihkam.v17i1.10955

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi mengenai masalah pola asuh orang tua penyandang disabilitas dalam pengasuhan anak dan implementasi kewajiban orang tua penyandang disabilitas dalam pengasuhan anak menurut hukum islam dan hukum positif, dimana banyak ditemukan stigma pada orang tua penyandang disabilitas oleh masyarakat terkait orang tua dengan kondisi disabilitas diragukan untuk dapat mengasuh dan memenuhi kewajiban pengasuhan anak dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan perundang-undangan (Statute Approach), pendekatan komparatif (Comparative Approach) pendekatan sosiologis (Sociological approach). Narasumber dalam penelitian ini 6 (enam) dan 3 (tiga) orang informan yang merupakan tokoh pemerhati disabilitas yang berada di NTB. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa, pola asuh yang diterapkan oleh orang tua penyandang disabilitas adalah pola asuh demokratis, kewajiban menurut hukum islam sebagian besar terpenuhi dan sebagian orang tua penyandang disabilitas tidak bisa memenuhinya. Kewajiban orang tua penyandang disabilitas dalam pengasuhan anak menurut hukum positif Undang-Undang Republik Indonesia No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, sudah terpenuhi dengan baik, namun ada beberapa kewajiban yang belum dapat di penuhi oleh orang tua penyandang disabilitas.
EFEKTIVITAS PROSES MEDIASI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA WARIS DI BALE MEDIASI NUSA TENGGARA BARAT (NTB) Akisha, Baiti; Muktamar Ibrahim
Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram Vol. 17 No. 1 (2024): Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/alihkam.v17i1.10956

Abstract

Pada tanggal 25 November 2014 Bale Mediasi NTB menjadi lembaga mediasi sebagai bagian dari pemerintahan, yang mana lembaga yang nantinya akan dibentuk sebagai paying bagi lembaga-lembaga mediasi dan lembaga adat yang akan menjalankan fungsi mediasi. Sebagai dasar hukum pembentukan lembaga mediasi tersebut, Pokja bersama Bappeda NTB selanjutnya menyusun peraturan Gubernur yang disahkan menjadi Peraturan Gubernur Nomor 35 Tahun 2015 tentang Bale Mediasi tanggal 6 Oktober 2015. Menguatkannya dukungan masyarakat dan komitmen pemerintah NTB untuk mengembangkan Bale Mediasi, pada tahun 2018 Peraturan Gubernur Nomor 35 Tahun 2015 ditingkatkan statusnya menjadi Peaturan Daerah Nomor 9 Tahun 2018 tentang Bale Mediasi. Yang dikaji dalam skripsi ini adalah (1) bagaiman proses penyelesaian sengketa waris (2) keefektivan bale mediasi dalam menangani sengketa waris. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif denga jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis Miles dan Huberman Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mediator cekatan dalam menjadi jembatan dalam proses penyelesaian sengketa waris yang melakukan mediasi di Bale Mediasi NTB, serta bale mediasi cukup efektiv dalam penyelesaian sengketa waris dalam peneyelesaian sengketa.

Page 13 of 13 | Total Record : 122