cover
Contact Name
Alfredo Tutuhatunewa
Contact Email
alfredo.tutuhatunewa@fatek.unpatti.ac.id
Phone
+6285235222230
Journal Mail Official
arika@fatek.unpatti.ac.id
Editorial Address
Ruang Program Studi Teknik Industri Lantai I Gedung Fakultas Teknik Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka - Ambon, 97233
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
ARIKA
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 19781105     EISSN : 27225445     DOI : -
Jurnal ARIKA merupakan Jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Pattimura. Jurnal ini membahas ilmu di bidang teknik industri, sebagai wadah untuk menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan Ilmu Teknik Industri. Jurnal Arika terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Pebruari dan Agustus. Fokus dan Ruang Lingkup Penelitian Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi Sistem Produksi Simulasi dan Pemodelan Optimasi Industri Manajemen Logistik dan Transportasi Manajemen Kualitas Rekayasa Sistem Manufaktur Perencanaan dan Pengendalian Produksi Statistik Supply Chain
Articles 232 Documents
Alternatif Pemilihan Bahan Pipa untuk Mencegah Korosi pada Raw Water Filter Mesin SWD 6TM410RR PLTD Hative Kecil B. J Camerling; Istawa. A. Abdullah
ARIKA Vol 12 No 1 (2018): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.739 KB) | DOI: 10.30598/arika.2018.12.1.53

Abstract

Pusat Listrik Tenaga Diesel (PLTD) adalah pembangkit listrik yang menggunakan sistem mesin pembakaran dalam yang memerlukan sistem pendinginan. Proses pembakaran pada ruang bakar akan menimbulkan panas yang tinggi selama pembakaran berlangsung. Oleh sebab itu untuk menghindari terjadinya kerusakan pada material yang berhubungan langsung dengan proses pembakaran maka diperlukan proses pendinginan. Salah satu Sistem pendinginan pada mesin yang terdapat di PLTD Hative Kecil yaitu yang sistem pendinginan dengan menggunakan media air laut (raw waer cooling system). Sistem pendingin tersebut digunakan untuk mendinginkan minyak pelumas, jacket water, dan intercooler. Raw water cooling system memiliki efisiensi yang lebih tinggi dan dapat mendinginkan secara merata. Adapun kerugian raw water cooling system adalah pada instalasi pemipaan dan komponennya mudah sekali terjadi pengkaratan disebabkan air laut yang bersifat korosif. Raw water cooling system mengalami korosi pada filternya (berbahan stainless steel) sehingga membuat lubang-lubang filter menjadi semakin besar. Korosi tersebut mengakibatkan banyak kotoran yang tembus melewati lubang-lubang filter hingga menutupi lubang-lubang tubing pendingin minyak pelumas, jacket water dan intercooler. Tentunya kondisi ini sangat mengganggu kelancaran operasional dan pemeliharaan mesin karena terjadinya penurunan performa, mesin trip akibat over heating dan dapat berdampak pada kerusakan material. Untuk itu dengan adanya permasalahan tersebut maka diadakan penelitian untuk dilakukan pemilihan bahan raw water filter dengan menggunakan bahan pipa sehingga diharapkan Raw water cooling system tidak mengalami korosi pada filternya.
Pengukuran Kinerja PT. PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara menggunakan Malcolm Baldrige B. J. Camerling; Mirsan .
ARIKA Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.334 KB) | DOI: 10.30598/arika.2018.12.2.67

Abstract

Perkembangan teknologi dan industri di dunia dewasa ini sangat pesat. Pada suatu perusahaan, pengukuran kinerja sangat dimanfaatkan untuk membantu mengevaluasi tingkat pencapaian kinerja suatu perusahaan. Wawasan dari mahasiswa tentang dunia kerja yang berkaitan dengan industrialisasi sangat diperlukan sehubungan dengan kondisi objektif indonesia yang merupakan negara berkembang dan memerlukan pembangunan yang lebih sempurna dalam segala bidang. Universitas Pattimura Ambon sebagai sebuah institusi (Perguruan Tinggi) berupaya untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswanya bagaimana kinerja suatu perusahaan dapat tercapai dan mahasiswa secara langsung dapat menerapkan ilmu yang telah di dapatkan selama dibangku kuliah. Wilayah kerja PT.PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara Meliputi Area Ambon, Area Tual, Area Masohi, Area Ternate, dan Area Sofifi. PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara menerima pelaporan kondisi Kinerja unit-unit yang akan dievaluasi baik tiap triwulan maupun semester. Pengukuran Kinerja hanya dilakukan dengan mengumpulkan kinerja masing-masing area secara manual. Berangkat dari masalah tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan Mengukur Kinerja Perusahaan dengan menggunakan Malcom Badrige, sehingga kinerja perusahaan dapat diukur, dianalisa dan perbaikan kinerja perusahaan dapat tercapai.
Pengaruh Pengawasan dan Disiplin Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada PT. PLN (Persero) Rayon Ambon Kota N. E. Maitimu; V. O. Lawalata; Tedi Hariadi
ARIKA Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.98 KB) | DOI: 10.30598/arika.2018.12.2.79

Abstract

Arah dan tujuan bisnis menjadi pedoman dasar bagi PT PLN (Persero) untuk meningkatkan produktivitaskerja sesuai harapan pemegang saham dan pelanggan. Oleh karena itu, pengawasan dan penerapan disiplin kerja karyawan cenderung dapat memberikan tingkat produktivitas kerja karyawan yang baik. Untuk itu, penelitian ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membuktikan signifikansi pengaruh pengawasan dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Rayon Ambon Kota. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang disebarkan kepada 80 responden (karyawan) sebagai sampel. Metode analisis data yang dipakai adalah Partial Least Square (PLS) yang diolah menggunakan aplikasi SmartPLS 2.0. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Pegawasan Kerja tidak memberikan pegaruh yang signifikan terhadap Produktivitas Kerja, sedangkan Disiplin Kerja memberikan pegaruh positif yang signifikan terhadap Produktivitas Kerja karywan PT. PLN (Persero) Rayon Ambon Kota. Disiplin Kerja dapat menerangkan 35,3117% dari keragaman Produktivitas Kerja karyawan PT. PLN (Persero) Rayon Ambon Kota, dimana sisanya dipengaruhi oleh variabel lain diluar model penelitian ini.
Pemilihan Kontraktor Jasa Sewa Pembangkit Pasca MVPP Beroperasi di Sistem Pembangkit dengan Menggunakan Metode AHP (Study Kasus Pada PLN Area Ambon) V.O. Lawalata; Angga Almada
ARIKA Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.443 KB) | DOI: 10.30598/arika.2018.12.2.95

Abstract

Marine Vessel Power Plan (MVPP) adalah Pembangkit Sewa diesel yang terletak di Kapal Laut, yang dioperasikan dengan batas aman beban kontinyu 48 MW. Beban sistem Ambon diperkirakan mencapai 56 MW pada akhir tahun 2017, sehingga diperlukan pembangkit lain untuk membantu memenuhi beban listrik itu. Penlitian skripsi ini dilakukan untuk memilih kontraktor jasa sewa pembangkit tambahan yang tepat untuk mendukung pemenuhan permintaan beban listrik sistem Ambon berdasarkan aspek teknis (konsumsi bahan bakar, waktu penyediaan daya kontrak), sosial dan lingkungan (emisi gas buang, tingkat kebisingan), serta biaya yang menguntungkan PLN Area Ambon (biaya pokok produksi, biaya sewa). Setelah dianalisis menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), hasil penelitian menyatakan Sewatama sebagai pembangkit yang paling tepat bagi sistem ambon dibandingkan Sewa Wesa, Sewa PYM dan Sewa CPI
Analisa Biaya Pengaruh Implementasi Pembangkit Terhadap Biaya Operasional Pemeliharaan Mesin pada PT. PLN (Persero) PLTD Poka-Ambon J. M. Tupan; Billy S. Tampubulon
ARIKA Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.989 KB) | DOI: 10.30598/arika.2018.12.2.113

Abstract

Perawatan mesin diesel pada bagian maintenance PLTDsangat penting untuk mencegah terjadinya downtime produksi. Perawatan yang paling baik digunakan adalah perawatan pencegahan sebelum terjadinya kerusakan (preventive maintenance). Sistem perawatan mesin yang dilakukan di PLTD Poka ialah periodic maintenance dan condition-based maintenance, yaitu tindakan perawatan yang dilakukan berdasarkan lamanya waktu operasi mesin yang telah ditentukan oleh pabrikan dan berdasarkan kondisi mesin. Dengan sistem tersebut ,ditemukan kesulitan perencanaan dan administrasi pemeliharaan karena fluktuatifnya pengoperasian mesin sehingga pemeliharaan sering tidak tepat waktu. Waktu antar kerusakan adalah selang waktu terjadinya kerusakan setelah dilakukan perbaikan. Untuk menentukan waktu antar kerusakan, langkah pertama yang dilakukan adalah dengan mengukur lamanya waktu operasi mesin setelah dilakukan perbaikan pada setiap kerusakan mesin. Sistem perencanaan pemeliharaan selama ini masih menggunakan perhitungan secara manual sehingga ada kemungkinan salah perhitungan perencanaan pemeliharaan yang berujung padati dakter capainya SFC, SLC dan Jam operasi Mesin yang diharapkan / ditargetkan. Berdasarkan permasalahan tersebut,dibuatlah“SiPembangkit”berbasis web untuk modernisasi system record dan report data harian dan bulanan pengoperasian mesin, monitoring pemeliharaan serta peningkatan performance operasional mesin. Dengan demikian operational Excellence bisa tercapai.
Implementasi Metode Saving Matrix dalam Penentuan Rute Terbaik untuk Meminimumkan Biaya Distribusi (UD. Roti Arsita) D. B. Paillin; Fhony M. Kaihatu
ARIKA Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.947 KB) | DOI: 10.30598/arika.2018.12.2.123

Abstract

kendaraan, biaya distribusi, dan waktu kerja yang berpengaruh pada efisiensi distribusi perusahaan. Sebuah kajian dilakukan dengan tujuan mendapatkan pola distribusi optimal agar dapat meningkatkan efisiensi jarak tempuh, waktu, dan biaya distribusi yang terbaik bagi perusahaan. Metode Saving Matrix adalah metode yang digunakan untuk menentukan rute distribusi produk ke wilayah pemasaran dengan cara menentukan rute distribusi yang harus dilalui dan jumlah kendaran berdasarkan kapasitas dari kendaraan tersebut agar diperoleh rute terpendek dan biaya transportasi yang minimal. Salah satu algoritma yang dapat digunakan dalam menyelesaikan permasalahan ini adalah algoritma Clarke & Wright Saving. Hasil yang diperoleh menggunakan algoritma Clarke & Wright Saving menunjukkan bahwa perolehan rute awal perusahaan sebesar 535,97 km sedangkan dengan metode Algoritma Clarke & Wright Saving sebesar 273,56 km sehingga adanya nilai penghematan jarak sebesar 262,42 km atau 48%. Dari perhitungan total biaya distribusi rute awal adalah sebesar Rp 6.097.614,012 per bulan dan total biaya distribusi menggunakan Algoritma Clarke & Wright Saving adalah Rp 4.581.002 per bulan dan diperoleh penghemantan biaya per bulan sebesar Rp 1.516.612 per bulan atau sebesar 24,8% per bulan dan total waktu tempuh sebesar 17,96% dari rute awal perusahaan.
Analisis Perancangan Bahan Baku Berbasis Listrik berdasarkan Metode Material Requirement Planning (MRP) pada PT. PLN (Persero) Pusat Listrik Masohi N. E. Maitimu; Anton Tonapa
ARIKA Vol 13 No 1 (2019)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.461 KB) | DOI: 10.30598/arika.2019.13.1.1

Abstract

Permintaan akan tenaga listrik yang semakin meningkat membutuhkan persediaan bahan bakar dan material fast moving yang cukup sebagai bahan baku utama dalam penyediaan tenaga listrik. MRP suatu teknik atau prosedur logis untuk menterjemahkan Jadwal Induk Produksi (JIP) dari barang jadi atau end item menjadi kebutuhan bersih untuk beberapa komponen yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan JIP. PT PLN (Persero) Pusat Listrik Masohi dalam melakukan permintaan bahan bakar untuk pembangkit listrik dilakukan secara bulanan dan dilakukan pemantauan secara online perhari dimana diperlukan ketepatan pelaporan dan penyediaan bahan bakar untuk penyediaan tenaga listrik yang dinamis. Kebutuhan bahan baku untuk produksi tenaga listrik PT PLN (Persero) Pusat Listrik Masohi telah menggunakan pendekatan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam proses pengadaan material bahan baku. Penelitian ini mendapatkan hasil penggunaaan Metode lot sizing Lot-For-Lot, Economic Order Quantity, Part Period Balancing yang optimal untuk digunakan pada Pusat Listrik Masohi adalah Part Period Balancing. Dengan menggunakan metode Part Period Balancing, perusahaan dapat mengurangi biaya persediaan sebesar Rp 1,739,053,883,- , atau sebesar 2,88 % dari total biaya dari metode perusahaan.
Rancang Bangun Alat Tes Kebocoran Air Cylinder Head pada Mesin Anglo Belgian Corp Type 12VDCZ PT PLN (Persero) Sektor Pembangkitan Maluku PLTD Poka J. M. Tupan; W. M. E. Wattimena; Hastony I Pranata
ARIKA Vol 13 No 1 (2019)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.495 KB) | DOI: 10.30598/arika.2019.13.1.17

Abstract

Salah satu mesin yang digunakan pada PLTD Poka adalah mesin dengan merk Anglo Belgian Corps (ABC). Apabila terjadi pada saat awal pengecekan sebelum dilakukan start ditemukan level oli yang meningkat dari batas normal dan ditemukan air pada stick penunjuk level. Setelah di lakukan blow up ternyata keluar air dari salah satu cylinder head, kemudian komponen Cylinder Head dilepas untuk di lakukan pengecekan namun tidak adanya alat untuk mengetes kebocoran sehingga pengecekan hanya dilakukan secara visual dan cylinder head yang bocor diganti dengan cylinder head yang baru untuk dipasang kembali agar mesin dapat beroperasi. Dengan adanya permasalahan perlu adanya sebuah alat yang dapat mengetahui kebocoran air pada cylinder head sehingga effisiensi waktu pemelihaaan lebih cepat dan biaya pemeliharaan lebih hemat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang n membuat sebuah alat agar kebocoran dalam saluran air pendingin cylinder head agar kerugian-kerugian karena kebocoran air pendingin dapat di hindari. Dengan diskusi dengan pegawai PLTD di dapatkan desain akhir yang sesuai dengan desain cylinder head mesin Anglo Belgian Corp. 12 VDCZ dan dengan biaya pembuatan sebesar Rp. 1.762.000 dapat menghemat biaya menghemat biaya akibat tidak masuknya mesin pada sistem sebesar Rp. 8.116.400 dan dapat menghemat penggunaan oli sebesar Rp. 28.238.000. karena manfaat yang sangat besar pada PLN maka hendaknya PLN dapat mengimplemtasikan kepada seluruh unit yang memiliki mesin Anglo Belgian Corp. Type 12VDZ.
Penentuan Jadwal Perawatan Komponen Kritis pada Mesin MTU 12V2000G65 di PLTD Tersebar PT PLN (Persero) Area Tual J. M. Tupan; B. J. Camerling; Maknun Amin
ARIKA Vol 13 No 1 (2019)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.219 KB) | DOI: 10.30598/arika.2019.13.1.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jadwal perwatan komponen kritis pada mesin MTU 12V200G65 pada PLTD Wonreli.Tahapan penelitian ini dimulai dengan menentukan mesin kritis dengan Metode Critical Analysis. Setelah itu dilanjutkan dengan menentukan komponen kritis menggunakan Diagram Pareto. Kemudian menentukan probability density function dan reabilitas dari komponen-komponen kritis. Setelah itu, menentukan interval perawatan komponen-komponen kritis menggunakan kriteria minimasi downtime.Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan, ditemukan bahwa mesin kritis adalah MTU Group Fuel System Low Pressure. Komponen Fuel Delivery Pump menjadi komponen kritis dari mesin MTU 12V200G65. Tindakan perawatan yang perlu dilakukan perusahaan dalam mengatasi gangguan pada komponen kritis adalah dengan melakukan pemeriksaan pada setiap komponen kritis. Interval penggantian pencegahan bagi komponen Fuel Delivery Pump adalah 1009 Jam. Sedangkan interval pemeriksaan dari tiap komponen relativ sama yaitu 182.5 Jam, dan frekuensi optimal pemeriksaan tiap komponen adalah 3 kali/ bulan.
Perbaikan Sistem Pengendalian Kualitas PT. Pos Indonesia (Persero) Ambon untuk Mencapai Target Distribusi di Bagian Ekspedisi menggunakan Metode Six Sigma M. Tukan; Meiyanti Chantika Pattiasina
ARIKA Vol 13 No 1 (2019)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.641 KB) | DOI: 10.30598/arika.2019.13.1.49

Abstract

PT. Pos Indonesia (Persero) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa dalam mendistribusikan kiriman. Bagian ekspedisi (antaran) merupakan bagian terakhir dalam proses distribusi kiriman, harus mendapatkan perhatian khusus sehingga dapat mengatasi ketidakcapaian target kerja yaitu SWP (Standar Waktu Penyerahan) yang diakibatkan karena kegagalan yang sering terjadi dalam proses distribusi kiriman. Masalah ini dapat diatasi dengan melakukan perbaikan dalam proses distribusi. Six Sigma merupakan salah satu metode dalam sistem pengendalian kualitas. Metode Six Sigma adalah proses perbaikan secara terus menerus untuk mengurangi tingkat kecacatan/kegagalan. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan untuk mengukur keberhasilan dan kegagalan dalam proses distribusi kiriman di bagian ekspedisi PT. Pos Indonesia (Persero) Ambon. Dari hasil pengolahan data menggunakan six sigma menunjukkan terdapat 3 jenis kegagalan dalam proses distribusi yaitu antar ulang, salah salur, dan kirim kembali dengan jenis kegagalan yang paling banyak ialah kiriman antar ulang dengan presentasi sebesar 85% yang ditinjau dari kecacatan yang dimiliki selama 5 bulan dari bulan januari-mei 2018 sebesar 8.920 kiriman, CTQ (critical to quality) yang dimiliki yaitu 3, nilai DPMO sebesar 32.851 sehingga nilai sigma yang didapat sebesar 3,34.